Seri I

PENCINTA & PELESTARI BUDAYA NUSANTARA
28 – 8 - 2010

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’ Kata Pengantar
Salam Indonesia, Ebook ini adalah kumpulan postingan diskusi tentang Kelemahan Teori “ Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman” , di forum online kaskus. Diskusi tersebut dapat diakeses melalui alamat http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5084288 Ebook ini dibuat bertujuan untuk memudahkan penyebaran informasi mengenai Kelemahan Teori “ Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman”. Ebook ini bebas untuk disebarluaskan seluas – luasnya. Apabila ingin mengcopy harap mencantumkan alamat link diskusi. Demikian kata pengantar ini dibuat. Penyusun mohon maaf apabaila tata letak e-book ini kurang berkenan. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Agustus 2010

Ke Daftar Isi

1

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Daftar Isi
Kata Pengantar Wonosobo = Hutan Saba? Ratu Bilqis = Ratu Boko ? Nabi Sulaiman Adalah Leluhur Orang Jawa ? Teori yg Bertentangan dengan Ajaran Islam Patung di Borobudur Borobudur Tidak Pernah Dipindah Dari Kraton Boko Rambut Keriting Sleman bukan berarti Sulaiman #1 Sleman bukan berarti Sulaiman #2 Another Matematika Borobudur Kesimpulan sementara #1 Patung Budha di Jepang Penjelasan yg nggak nyambung Logika Pindahan Jika Dianggap Teori K.H. Fami Basya Benar Teori yg saling berlawanan #1 Berhala Teori yg saling berlawanan #2 Apakah Borobudur itu Piramid ? Unfinished Solomon Tulisan yg terpahat di Borobudur Karmawibhangga Kerajaan Air Sulaiman dan Kraton Solo Kepingan informasi yg menggiring logika #1 Kepingan informasi yg menggiring logika #2 Kepingan informasi yg menggiring logika #3 Kepingan informasi yg menggiring logika #4 Matematika di Borobudur karya siapa ?? Matematika di Borobudur karya siapa ?? Matematika di Borobudur karya siapa ????? Gambar kapal Nabi Nuh di relief Borobudur ? 1 Gambar kapal Nabi Nuh di relief Borobudur ? 2 'Siapa meng-copas siapa #1' 'Siapa meng-copas siapa #2' 'Gerhana Matahari' 'Plat Emas di Kraton Boko?' 'Cukup Satu Fenomena Luar Biasa !' 'Ayat yg di Plat Emas di Kraton Boko?' 'Kerancuan Teori KH. Fahmi Basya #1' 'Istana Ratu Bilqis' 'Kerancuan Teori KH. Fahmi Basya #2' 'Flying Book no.95 a' 'Negri Saba dalam Al Quran' Ke Daftar Isi
2

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Saba dalam teori KH. Fahmi Basya Teori Bilangan Biji Imaginasi KH Fahmi Basya Gambar Bumi Teori Piring Terbang #1 Teori Piring Terbang #2 Teori Piring Terbang #3 Misteri angka 73 Piramida dari negri Sleman Teori Air Kaskus Ternyata Tertulis di Borobudur Model Patung Ka'bah Tidak Segaris dengan Borobudur & Kraton Boko Dosen MIPA yg Salah Menghitung Sudut Kekilafan atau Pembohongan ? Membangun Opini Sejarah Asal Usul Teori FB Stupa Kosong Carbon Dating Pengikisan Terbang Melebihi Kecepatan Cahaya Patung Meleleh ? Jarak Kraton Boko Jarak Kraton Boko 2 Ciri – ciri Pseudoscience Penelitian Sesat Solomon's Temple Garis Lagi Garis Nyasar (lagi) Zaman Es Kecepatan Cahaya Test di lab Fisika Nuklir Kesimpulan Pendustaan surat & ayat Al Quran oleh Fahmi Basya Index Kaskus

Ke Daftar Isi

3

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Wonosobo = Hutan Saba? Dalam teorinya diartikan bahwa kata wonosobo adalah hutan saba, wono diartikan hutan dan saba = tempat berkumpul. wono memang dlm bhs jawa berarti hutan, tapi sobo? sobo = pergi, datang, berkunjung, berkeliaran, berkelana sobo itu kata kerja jika diartikan sebagai 'tempat berkumpul' sangat salah krn sobo bukan kata benda atau kata keterangan. sebagai contoh pemakaian kata sobo : - dalam cangkriman (teka-teki) yg umum ada kata "pitik walik saba kebon" (ayam kate berkeliaran di kebun), jelas disitu bahwa sobo/saba adalah kata kerja krn dibelakangnya disertai keterangan tempat. -dlm primbon ada watak manusia 'sumur sinobo' , sinobo = sobo + in imbuhan 'in' ini membentuk kata benda/keterangan yg membuat arti "sumur (yg selalu) dikunjungi' jadi arti wonosobo sebenarnya ada bbrp kemungkinan : 1. secara harafiah : wono (yg) sobo atau hutan yg berkelana/berkeliaran. Hutan kok berkeliaran ? Dijawa tidak terlepas dari mistik, jadi mungkin saja hutan berkeliaran krn ada daerah yg bernama jati ngaleh (pohon jati yg berpindah), gunung mendhak (gunung yg merunduk). 2. wono yg sudah sinobo. mungkin ini arti yg paling pas, hutan yg (sudah) dijelajahi/didatangi (manusia). 3. wonosobo = sobowono=menjelajah hutan. lah kok dibolak-balik ? Adalah hal yg biasa dijawa, contoh : - kalijogo (maksudnya menjaga sungai) dibalik dari jogo kali. - haswa suta utama (nama dari aswatama, haswa=kuda suta=anak) artinya anak kuda yg mulia, tidak ditulis suta haswa utama dari sejarah : Quote: Sekitar awal abad ke-XVIII, tersebutlah tiga orang pengelana yang masing-masing bernama Kyai Kolodete, Kyai Karim dan Kyai Walik, mulai merintis suatu pemukiman di daerah Wonosobo, Kyai Kolodete berada di Dataran Tinggi Dieng, Kyai Karim berada di daerah Kalibeber clan Kyai Walik berada di sekitar Kota Wonosobo sekarang ini. Sejak saat itu daerah ini mulai berkembang dan ketiga tokoh tersebut dianggap sebagai cikal bakal dari masyarakat Wonosobo yang dikenal sekarang. Dikemudian hari dikenal pula beberapa tokoh penguasa Daerah Wonosobo seperti Tumenggung Kartowaseso sebagai penguasa Daerah Ke Daftar Isi
4

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Wonosobo yang pusat kekuasaannya di Selomanik, dikenal pula tokoh bernama Tumenggung Wiroduto sebagai Penguasa Wonosobo dengan pusat kekuasaannya di Kalilusi Pecekelan (Sapuran), yang selanjutnya dipindahkan ke Ledok atau Plobangan. Ki Songowedono Cucu dari Kyai Karim dikenal pula sebagai salah satu penguasa di Wonosobo karena mendapat hadiah satu tempat di Selomerto dari Kraton Mataram, kemudian berganti nama menjadi Tumenggung Jogonegoro. sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Wonosobo dari sejarah membuktikan bahwa kota wonosobo dibangun sangat jauh waktunya sesudah borobudur. Ratu Bilqis = Ratu Boko ? Kelemahan yg paling utama ada disini adalah dalam kisah Ratu Balqis adalah seorang perempuan, sementara dlm legenda jawa Ratu Boko adalah lelaki. Teori ini mungkin didasari dari istilah 'Ratu', pengertian ratu = queen = bergender perempuan dan raja = king = bergender laki2 padahal itu tidak berlaku di jawa. Arti ratu di jawa : Ratu = King = Queen = Pemimpin kerajaan, penguasa, majikan. tidak peduli apakah dia berjenis laki2 atau perempuan. contoh : - ratu amarta, ratu astina, ratu alengka dsb....semua lelaki. - keraton berasal dari kata 'karaton' = ka + ratu + an. - sabda pandhita ratu, jarang sekali disebut ada pandhita perempuan. - ada istilah satria piningit (laki2) dan 'Ratu adil', adakah yg berfikir bahwa ratu adil itu perempuan ? Quote: Nama "Ratu Boko" berasal dari legenda masyarakat setempat. Ratu Boko (Bahasa Jawa, arti harafiah: "raja bangau") adalah ayah dari Loro Jonggrang, yang juga menjadi menjadi nama candi utama pada komplek Candi Prambanan. dari prasasti : Quote: Prasasti yang dikeluarkan oleh Rakai Panangkaran (746-784M) menyebut suatu kawasan wihara di atas bukit yang dinamakan Abhyagiri Wihara ("wihara di bukit yang damai"). Tampaknya, komplek itu kemudian diubah menjadi keraton bagi raja bawahan (vazal) yang bernama Rakai Walaing Pu Kumbayoni. Legenda Prabu Boko justru menceritakan ttg seputar dibangunya candi prambanan bukan borobudur.
5

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Dan faktanya candi prambanan sangat dekat lokasinya dgn kraton boko artinya legenda tsb lebih masuk akal. sumber dari yg saya quote : Wikipedia Nabi Sulaiman Adalah Leluhur Orang Jawa ? Quote: [zamanku] Dosen UIN Syarif Hidayatullah nyatakan bahwa Candi Borobudur dibangun oleh tentara Nabi Sulaiman mediacare Mon, 31 May 2010 17:50:40 -0700 Berdasarkan hasil riset Lembaga Studi Islam dan Kepurbakalaan yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya, dosen Matematika Islam UIN Syarif Hidayatullah, ternyata "CANDI BOROBUDUR" adalah bangunan yang dibangun oleh "TENTARA NABI SULAIMAN" termasuk didalamnya dari kalangan bangsa Jin dan Setan yang disebut dalam Alqur'an sebagai "ARSY RATU SABA", sejatinya PRINCE OF SABA atau "RATU BALQIS" adalah "RATU BOKO" yang sangat terkenal dikalangan masyarakat Jawa, sementara patung2 di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting. Hasil riset tsb juga menyimpulkan bahwa "SUKU JAWA" disebut juga sebagai "BANI LUKMAN" karena menurut karakternya suku tsb sesuai dengan ajaran2 LUKMANUL HAKIM sebagaimana tertera dalam Alqur'an. Perlu diketahui bahwa satu2nya nabi yang termaktub dalam Alqur'an, yang menggunakan nama depan SU hanya Nabi Sulaiman dan negeri yang beliau wariskan ternyata diperintah oleh keturunannya yang juga bernama depan SU yaitu Sukarno, Suharto, dan Susilo serta meninggalkan negeri bernama SLEMAN di Jawa Tengah. Nabi Sulaiman mewarisi kerajaan dari Nabi Daud yang dikatakan didalam Alqur'an dijadikan Khalifah di Bumi ( menjadi Penguasa Dunia dengan Benua Atlantis sebagai Pusat Peradabannya), Nabi Daud juga dikatakan raja yang mampu menaklukkan besi (membuat senjata dan gamelan dengan tangan, beliau juga bersuara merdu) dan juga menaklukkan gunung hingga dikenal sebagai Raja Gunung. Di Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah "SYAILENDRA" , menurut Dr. Daoed Yoesoef nama Syailendra berasal dari kata saila dan indra, saila = gunung dan indra = raja. Subhanallaah.... Alhamdulillaah... sumber : http://www.mail-archive.com/zamanku@.../msg09513.html

Ke Daftar Isi

6

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
mari kita lihat dari arti kata : sulaiman = su + laiman su = baik, laiman = ? tidak dikenal kosa kata 'laiman' dlm bahasa jawa yg ada adalah liman = gajah. kelemahan lain : - di jawa tidak dikenal vokal rangkap (diftong) 'ai' - fakta bahwa lidah jawa lebih banyak melafalkan 'soleman' daripada 'suleman' atau bahkan 'sulaiman'. dari sejarah : pemakain nama 'su' belum banyak dikenal dijaman kerajaan dahulu, jika merujuk ke masa pembangunan borobudur maka nama2 yg dipakai waktu itu lebih ke arah nama sanskerta, di jaman singosari sampai majapahit lebih banyak memakai nama2 binatang spt : gajah, mahesa, lembu,..dsb. nama dgn awalan 'su' yg dikenal ada adalah 'sutawijaya' itu pun bukan 'su' karena berasal dari suta + wijaya (anak dr hadi wijaya). jadi kemungkinan awalan nama 'su' dipakai mulai pada kerajaan2 surakarta & Yogyakarta...ini jelas ada jarak waktu yg sangat jauh sekali. sleman berasal dari kata 'sulaiman' ? boleh jadi benar tapi tidak membuktikan bahwa nabi sulaiman adalah leluhur jawa. karena sleman adalah wilayah yogyakarta, sementara asal-usul yogyakarta yaitu kerajaan mataram yg baru dibangun pd abad XV - XVI. Jadi kota sleman dibangun pada masa setelah mataram islam berdiri sementara borobudur dibangun pada jaman mataram hindu. jadi jelas teori tentan nama 'su' dan bukti kota sleman sangat lemah, dan terkesan dipaksakan / diplesetkan Teori yang Bertentangan dengan Sejarah dan Ajaran Islam mohon maaf bagi semua nya mohon disimak dengan kepala dingin dan jangan berburuk sangka atas apa yg saya tulis dibawah ini. Karena yg saya baca2 di trit tentang 'temuan' ini kebanyakan muslimin merasa bangga dan menganggap bahwa 'temuan' ini menunjukkan kebesaran Al Quran, padahal menurut saya justru kebalikanya. Sekali lagi mohon untuk disimak baik2 krn teori2 ini membawa dalil agama, saya tidak bermaksud menyerang, mengkritik, atau melecehkan agama tapi saya hanya menarik logika dari teori seseorang yg memakai dalil agama. Pendapat bahwa borobudur dibangun oleh nabi sulaiman dan didalamnya memuat jumlah raka'at sholat dan ayat2 dalam Al Quran (sesuai teori matematika Al Quran yg disampaikan sang Ke Daftar Isi
7

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
penemu) maka justru menurut saya akan sangat bertentangan dengan ajaran islam itu sendiri. Jika teori itu dianggap benar maka secara logika akan ada pandangan : 1. Nabi Sulaiman sudah mengerti tentang Al Quran dan perintah Sholat padahal dlm islam diajarkan bahwa Al Quran adalah mukjizat dari Rasulullah dan perintah Sholat diberikan pada peristiwa isra miraj. 2. Dalam teori ini dianggap bahwa Borobudur lebih dulu ada sebelum Al Quran diturunkan, jadi jika filosofi bangunan yg ada di borobudur dianggap termuat di dalam Al Quran maka cenderung diambil logika bahwa Al Quran justru menerjemahkan apa yg ada dlm filosofi bangunan borobudur. Dan saya yakin pasti seluruh muslimin di dunia (termasuk saya) tidak akan setuju dengan logika tsb. Demikian, sekali lagi mohon disimak baik2 tulisan saya dengan begitu anda sekalian bisa menilai apakah trit ini saya buat untuk melecehkan agama atau menyampaikan kebenaran semata.

Patung di Borobudur

teori nya : Quote: patung2 di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting. Ke Daftar Isi
8

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
betulkah ? 1. coba anda bandingkan dengan gambar patung2 budha yg ada di china, india, thailand dll model rambut, gelung dan mudra nya mirip. sudah jelas bahwa patung tsb adalah patung sang budha. 2. apakah rambutnya keriting ? teori yg sangat mentah hanya krn melihat secara fisik patung tsb. mari kita pakai fakta dan logika : - coba cari orang keriting disekitar anda, bisakah anda membuat gelung dengan rambutnya ? sebenarnya yg dianggap sebagai rambut 'keriting' tsb adalah seni atau gaya dlm membuat ukiran bukan gambaran ttg rambut yg keriting, dlm tradisi jawa bentuk (keriting) setengah atau lingkaran spt itu disebut motif 'ukel'. Borobudur Tidak Pernah Dipindah Dari Kraton Boko adanya 'stupa' di kraton boko tidak membuktikan bahwa borobudur pernah dipindah dari kraton boko. Teori tsb sangat tidak masuk akal mengingat luas area kraton boko yg relatif kecil dibandingkan dengan borobudur, kemudian juga teori tsb mengabaikan fakta bahwa lokasi kraton boko ada di atas bukit, artinya jika borobudur pernah berada disitu pastilah akan jadi sangat tinggi sekali. Belum lagi tentang penjelasan bagaimana mengangkutnya. Penjelasan yg masuk akal saya tentang adanya stupa tsb ada di wikipedia spt ini : Quote: Prasasti yang dikeluarkan oleh Rakai Panangkaran (746-784M) menyebut suatu kawasan wihara di atas bukit yang dinamakan Abhyagiri Wihara ("wihara di bukit yang damai"). Tampaknya, komplek itu kemudian diubah menjadi keraton bagi raja bawahan (vazal) yang bernama Rakai Walaing Pu Kumbayoni. jadi stupa tsb ada krn memang dulunya adalah vihara. keterengan ini justru membenarkan sejarah bahwa masa itu terjadi perang antara pemeluk hindu dan budha, dan kemungkinan besar legenda tentang prabu boko dan bandung bondowoso adalah kisah perang agama antara hindu (bandung bondowoso) dan budha (prabu boko). Yang berakhir dengan dibangunnya candi prambanan (candi roro jonggrang), krn dalam sejarah maupun fakta bentuk candi menjelaskan bahwa prambanan dibangun sebagai bentuk perdamaian antara hindu-budha itulah makanya bangunan candi nya meskipun bernuansa hindu tetapi masih ada stupa2 kecil diatasnya.

Ke Daftar Isi

9

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Rambut Keriting

relief yg atas adalah para wanita dan yg bawah adalah para pria, perhatikan rambut yg ada di dahi dibawah pengikat kepala, rambut dibuat dengan motif ukel bukan berarti menunjukkan mereka berambut keriting.

Ke Daftar Isi

10

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

perhatikan puncak candi prambanan..itu adalah bentuk stupa Sleman Bukan Berarti Sulaiman #1 Quote: Originally Posted by Masagung mari kita lihat dari arti kata : sulaiman = su + laiman su = baik, laiman = ? tidak dikenal kosa kata 'laiman' dlm bahasa jawa yg ada adalah liman = gajah. kelemahan lain : - di jawa tidak dikenal vokal rangkap (diftong) 'ai' - fakta bahwa lidah jawa lebih banyak melafalkan 'soleman' daripada 'suleman' atau bahkan 'sulaiman'. dari sejarah : pemakain nama 'su' belum banyak dikenal dijaman kerajaan dahulu, jika merujuk ke masa pembangunan borobudur maka nama2 yg dipakai waktu itu lebih ke arah nama sanskerta, di jaman singosari sampai majapahit lebih banyak memakai nama2 binatang spt : gajah, mahesa, lembu,..dsb. nama dgn awalan 'su' yg dikenal ada adalah 'sutawijaya' itu pun bukan 'su' karena berasal dari suta + wijaya (anak dr hadi wijaya). jadi kemungkinan awalan nama 'su' dipakai mulai pada kerajaan2 surakarta & Yogyakarta...ini jelas ada jarak waktu yg sangat jauh sekali. sleman berasal dari kata 'sulaiman' ? boleh jadi benar tapi tidak membuktikan bahwa nabi sulaiman adalah leluhur jawa. karena sleman adalah wilayah yogyakarta, sementara asal-usul yogyakarta yaitu kerajaan mataram yg baru dibangun pd abad XV - XVI. Jadi kota sleman dibangun pada masa setelah mataram islam berdiri sementara borobudur dibangun pada jaman mataram hindu.

Ke Daftar Isi

11

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

jadi jelas teori tentan nama 'su' dan bukti kota sleman sangat lemah, dan terkesan dipaksakan / diplesetkan SLEMAN=SELA LIMAN kalo masagung menghadap ke utara saat di kaliurang pasti kelihatan sela liman alias batu gajah=Gunung Merapi Sleman Bukan Berarti Sulaiman #2 Tentang Sleman Quote: Originally Posted by Masagung mari kita lihat dari arti kata :

sleman berasal dari kata 'sulaiman' ? boleh jadi benar tapi tidak membuktikan bahwa nabi sulaiman adalah leluhur jawa. karena sleman adalah wilayah yogyakarta, sementara asal-usul yogyakarta yaitu kerajaan mataram yg baru dibangun pd abad XV - XVI. Jadi kota sleman dibangun pada masa setelah mataram islam berdiri sementara borobudur dibangun pada jaman mataram hindu.

Cuma sekedar nambahen.. kebetulan aku dari Sleman kalo kata orang2 sepuh di sleman dan guru sejarah saya. Sleman gak ada hubungannnya dengan Nabi Sulaiman. Sleman ata Saleman berasal dari kata Liman atau gajah. Konon sebelum punah disana banyak gajah. Maka sungai unutk mandiin gajah di sana disebut sungai Gajah Wong. Sekedar sharing Another Matematika Tentang Borobudur Quote: Pada hakekatnya Borobudur itu berbentuk stupa, yaitu bangunan suci agama Buddha yang dalam bentuk aslinya merupakan kubah (separoh bola) yang berdiri atas alas dasar dan diberi payung di atasnya. Relief pada dinding-dinding candi Borobudur itu menurut Drs. Moehkardi dalam majalah Intisari jumlahnya ada 1460 adegan menghias candi Brobudur, tiap relief menggambarkan ceritera kehidupan Buddha Gautama, sedang relief yang merupakan dekoratief (hiasan) ada 1212 buah. Panjang relief itu kalau disambung-sambung seluruhnya dapat mencapai 2.900 m, jadi hampir 3
12

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
km. Jumlah arcanya ada 505 buah, terdiri dari : -Tingkat ke-1 Rupadhatu ditempat arca-arca Manushi Budha sebanyak 92 buah; -Tiga tingkat selebihnya masing-masing mempunyai 92 buah arca Dhyani Buddha; -Tingkat di atasnya mempunyai 64 arca Dhyani Buddha. Selanjutnya di tingkat Arupadhatu terdapat pula arca-arca Dhyani Buddha yang dikurung dalam stupa, terletak pada tingkatan yang berbentul lingkaran dan masing-masing tingkat sebanyak : 32, 24 dan 16 sejumlah 72 buah. Akhirnya di stupa induk paling atas, dahulunya terdapat pula sebuah patung Sang Adhi Buddha, yaitu Buddha tertinggi dalam agama Buddha Mahaya. Maka julah seluruhnya adalah 3 x 92 buah jumlah 432 + 64 + 1 = 505 buah. Permainan angka yang mengagumkan. Drs. Moehkardi mengemukakan adanya permainan angka dalam Candi Borobudur yang juga amat mengagumkan, sebagai berikut : Jumlah stupa di tingkat Arupadhatu (stupa puncak tidak di hitung) adalah: 32, 24, 26 yang memiliki perbandingan yang teratur, yaitu 4:3:2, dan semuanya habis dibagi 8. Ukuran tinggi stupa di tiga tingkat tsb. Adalah: 1,9m; 1,8m; masing-masing bebeda 10 cm. Begitu juga diameter dari stupa-stupa tersebut, mempunyai ukuran tepat sama pula dengan tingginya : 1,9m; 1,8m; 1,7m. Beberapa bilangan di borobudur, bila dijumlahkan angka-angkanya akan berakhir menjadi angka 1 kembali. Diduga bahwa itu memang dibuat demikian yang dapat ditafsirkan : angka 1 melambangkan ke-Esaan Sang Adhi Buddha. Perhatikan bukti-buktinya dibawah ini : Jumlah tingkatan Borobudur adalah 10, angka-angka dalam 10 bila dijumlahkan hasilnya : 1 + 0 = 1. Jumlah stupa di Arupadhatu yang didalamnya ada patung-patungnya ada : 32 + 24 + 16 + 1 = 73, angka 73 bila dijumlahkan hasilnya: 10 dan seperti diatas 1 + 0 = 10. Jumlah patung-patung di Borobudur seluruhnya ada 505 buah. Bila angka-angka didalamnya dijumlahkan, hasilnya 5 + 0 + 5 = 10 dan juga seperti diatas 1 + 0 = 1. Sang Adhi Buddha dalam agama Buddha Mahaya tidak saja dianggap sebagai Buddha tertinggi, tetapi juga dianggap sebagai Asal dari segala Asal, dan juga asal dari keenam Dhyani Buddha, karenanya ia disebut sebagai ―Yang Maha Esa‖. Demikianlah keindahan Borobudur sebagai yang terlihat dan yang terasakan, mengandung filsafat tinggi seperti yang tersimpan dalam sanubari bangsa Timur, khususnya bangsa kita. TKP : http://heritageofjava.com/portal/art...90309201839822

Ke Daftar Isi

13

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Kesimpulan (sementara). Teori yg dikemukakan oleh K.H. Fahmi Basya tentang borobudur memiliki 2 poin pokok yaitu : 1. Borobudur dibangun oleh nabi Sulaiman A.S 2. Filosofi bangunan candi borobudur sesuai atau memakai prinsip dlm Al Quran yg dlm istilah beliau adalah matematika Al Quran. Dari 2 pokok pikiran tsb apabila dikaji akan menimbulkan persepsi sbb : 1. Kemungkinan no.1 saja, borobudur dibangunoleh nabi sulaiman tapi tidak ada dlm Al Quran. Teori ini terpatahkan dengan fakta dan data tentang hutan saba, ratu boko, prasasti2, keraton boko,bentuk patung & relief, dan legenda lokal yg ada. 2. Kemungkinan no.2 saja, filosofi borobudur sesuai/ada dlm ayat2 Al Quran namun tidak dibangun oleh nabi sulaiman. Teori ini juga lemah krn faktanya adanya patung dan relief (gambar wanita dgn dada terbuka) yg jelas2 tidak islami. 3. Keduanya benar artinya dibangun oleh nabi sulaiman dan memuat kandungan Al Quran. Teori ini jelas saling bertentangan meskipun dipandang dari perspektif islam sendiri. Patung Budha di Kamakura, Jepang

gaya rambutnya itu lho...

Ke Daftar Isi

14

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

baru nemu trit tentang patung budha : http://www.kaskus.us/showthread.php?p=219391477

silakan dibuktikan patung budha diseluruh dunia

Penjelasan yg nggak nyambung Quote: Ratu Balqis tunduk kepada Sulaiman Setelah membangunkan Baitul Muqaddis, Nabi Sulaiman menuju ke Yaman. Tiba di sana, disuruhnya burung hud-hud (sejenis pelatuk) mencari sumber air. Tetapi burung berkenaan tiada ketika dipanggil. Ketiadaan burung hud-hud menimbulkan kemarahan Sulaiman. Selepas itu burung hud-hud datang kepada Nabi Sulaiman dan berkata: "Aku telah terbang untuk mengintip dan terjumpa suatu yang sangat penting untuk diketahui oleh tuan..." Firman Allah, bermaksud: "Maka tidak lama kemudian datanglah hud-hud, lalu ia berkata; aku telah mengetahui sesuatu, yang kamu belum mengetahuinya dan aku bawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini. "Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah..." Mendengar berita itu, Nabi Sulaiman mengutuskan surat mengandungi nasihat supaya menyembah Allah kepada Ratu Balqis. Surat itu dibawa burung hud-hud dan diterima sendiri Ratu Balqis. Selepas dibaca surat itu, Ratu Balqis menghantarkan utusan bersama hadiah kepada Sulaiman. Dalam al-Quran diceritakan: "Tatkala utusan itu sampai kepada Nabi Sulaiman, seraya berkata; apakah patut kamu menolong aku dengan harta? "Sesungguhnya apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikannya kepadamu, tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu. "Kembalilah kepada mereka, sungguh kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang mereka tidak mampu melawannya dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka menjadi tawanan yang tidak berharga." Utusan itu kembali ke negeri Saba dan menceritakan pengalaman yang dialami di Yaman kepada Ratu Balqis, sehingga dia berhajat untuk berjumpa sendiri dengan Sulaiman. Keinginan Ratu Balqis untuk datang itu diketahui Nabi Sulaiman terlebih dulu. Beliau segera memerintahkan seluruh tentaranya yang terdiri dari manusia, haiwan dan jin untuk membuat persiapan bagi
15

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
menyambut kedatangan Ratu Balqis. Nabi Sulaiman kemudian menitahkan untuk memindahkan singasana Ratu Balqis ke istana beliau. Adalah Ashif bin Barqoyya dari golongan manusia menyanggupi untuk melaksanakan titah tersebut dengan kecepatan angin. Ifrit dari golongan jin, menyanggupi untuk membawa singasana itu bahkan sebelum mata menutup ketika berkejap. Begitulah akhirnya singgasana Ratu Balqis dibawa oleh Ifrit ke dalam istana Nabi Sulaiman lebih cepat dari kejapan mata. Manakala Ratu Balqis tiba, ia ditanya oleh Sulaiman: "Seperti inikah singgahsanamu?" Dengan terperanjat, Ratu Balqis menjawab: "Ya, memang sama apa yang seperti singgahsanaku" Kemudian Ratu Balqis dipersilakan masuk ke istana Nabi Sulaiman. Namun, ketika berjalan di istana itu, sekali lagi Ratu Balqis terpedaya, karena menyangka lantai istana Sulaiman terbuat dari air, sehingga ia menyingkap kainnya. Firman Allah yang bermaksud: Dikatakan kepadanya; masuklah ke dalam istana. Maka tatkala dia (Ratu Balqis) melihat lantai istana itu, dikiranya air yang besar dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman; "sesungguhnya ia istana licin yang diperbuat daripada kaca". Berkatalah Balqis; "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman dan kepada Allah, Tuhan semesta alam." Peristiwa itu menyebabkan Ratu Balqis berasa sangat aib dan menyadari kelemahannya, sehingga dia memohon ampun atas kesilapannya selama ini dan akhirnya dia diperisterikan oleh Nabi Sulaiman. dari : wikipedia Teori K.H. Fahmi Basya banyak nggak nyambung dan sepotong2 contohnya spt yg saya quote diatas tertulis jelas bahwasanya Ratu Balqis adalah wanita yang memerintah di negri saba. Namun dari penjelasan beliau sbb : - wonosobo adalah hutan saba/negri saba - ratu boko adalah ratu balqis dari situ saja sudah terjadi kejanggalan, kalau ratu balqis (katakanlah ratu boko) memerintah di negri saba mestinya kraton boko ada di negri saba (yg disebutnya wonosobo). jadi jika teori itu benar harusnya kraton boko berada di wonosobo bukan di daerah boko. krn jarak antara kraton boko dan wonosobo relatif jauh untuk ukuran jaman tsb. untuk itulah beliau perlu mengartikan saba sebagai 'tempat berkumpul'. okelah kalau begitu artinya saba, tapi itu tidak menjelaskan kenapa letak kerajaan ratu balqis jauh dari negri nya.

Logika Pindahan
16

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Quote: Originally Posted by Suzaku Musha makin banyak lobang otak atik gathuk yang terlihat makin tidak gathuk lagi jika dikaitkan dengan teorinya tentang borobudur yg sekarang ini pernah dipindah dari kraton boko. kenapa dulu dibangun di kraton boko, lalu kraton boko itu negri mana? kenapa dipindah ke lokasi yg sekarang bukan ke negri saba atau yg beliau artikan wonosobo? 3 lokasi itu sangat jauh jaraknya jika diukur kondisi masa lalu. sebagai perbandingan sejarah jauh setelah itu : - pindahan kraton pajang ke kartasura cuma berjarak kurang lebih 5 Km. - pindahan kraton kartasura ke surakarta cuma berjarak kurang lebih 10 Km. itu pun barang2 yg dipindah cuma istana kecil dari kayu, sangat tidak masuk akal jika batu sebesar candi borobudur dipindah dari kraton boko ke lokasi yg sekarang mengingat jaraknya puluhan Km. Dijaman sekarang pun sangat tidak mungkin me-relokasi borobudur meskipun alat2 sudah semakin canggih. Mari kita anggap benar teori K.H. Fahmi Basya Saya tidak sedang bercanda gan Setelah dibuktikan dengan bukti2 sejarah, fakta dll yg menegaskan bahwa teori dari K.H. Fahmi Basya banyak kejanggalan dan kesalahan persepsi. Maka dari itu saya mengajak teman2 disini untuk tidak berburuk sangka, mari kita anggap teori2 itu benar. ups..jangan pada emosi bagi yg nggak setuju..tarik nafas yg dalam..hembus kan...oke mudah2an sudah pada tenang dan sepakat teori itu benar. selanjuntnya spy lebih tenang kita simak dulu terjemahan ayat2 Al Quran yg saya ambil dari wikipedia sbb : "Maka tidak lama kemudian datanglah hud-hud, lalu ia berkata; aku telah mengetahui sesuatu, yang kamu belum mengetahuinya dan aku bawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini." "Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah..." dari ayat tsb kita dapat simpulkan bahwa nabi sulaiman mendapat berita ttg ratu saba dari burung Ke Daftar Isi
17

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
hud2. Dan teori pak kyai menyebutkan 4 tempat yg penting yaitu : kraton boko, sleman, wonosobo dan borobudur. mari kita lihat peta nya :

kraton boko di klaten dan sleman ada di wilayah Yogyakarta, sementara borobudur ada di magelang. nah...jika kita tarik garis yg menghubungkan kota2 penting tsb kira2 spt ini : kraton boko ------ sleman ------- borobudur ---- wonosobo seperti yg saya katakan pd tulisan ini kita sepakat untuk menganggap teori itu benar, tapi bolehkan kalau saya bertanya : Dimana lokasi kerajaan nabi Sulaiman ? Kerajaan nabi Sulaiman ada di jawa ? baik...mari kita lihat kemungkinan nya : 1. Disekitar kraton boko. Jelas tidak mungkin, baca terjemahan ayat suci diatas...nabi sulaiman mengetahui keberadaan ratu balqis dari burung hud2, kalau beliau tinggal dekat2 dgn kraton boko pastilah akan mengetahui sendiri. 2. Di Sleman. Karena nama sleman dari sulaiman ? mari kita lihat lokasinya..burung hud2 pergi ke hutan saba (wonosobo) yg diartikan 'tempat berkumpul', arahnya berlawanan dengan arah kraton boko jika dari sleman, jadi tidak mungkin ketemu ratu boko/ratu balqis. 3. di magelang/ lokasi borobudur. ini juga tidak mungkin, bukankah patung yg berambut keriting itu untuk menggambarkan Ke Daftar Isi
18

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting..dan itu tidak mungkin dilakukan di negri dan oleh umat nabi Sulaiman sendiri. 4. di wonosobo. tambah tidak mungkin lagi, krn wonosobo adalah 'hutan tempat berkumpul' bagi burung hud2 dan negri itu yg dikabarkan kpd nabi sulaiman oleh burung hud2. 5. Somewhere in java. tidak ada bekas peninggalan istana sulaiman, budaya atau cerita ttg nabi sulaiman tidak pernah ada di jawa, logika nya jika kraton boko (kraton balqis) saja masih ada sisa peninggalannya kenapa sisa kerajaan nabi sulaiman tidak diketemukan padahal masih dlm satu jaman.

Demikianlah, meskipun kita anggap teori2 tsb benar tetapi tetap saja janggal dan saling bertentangan, dan itu sudah menjadi bukti sendiri bahwa teori ini tidak benar. Teori yg saling berlawanan #1 Dalam teori K.H. Fami Basya disebut "Borobudur merupakan arsy (bangunan) yg dipindahkan pada jaman nabi Sulaiman." seperti yg beliau tulis disini : http://www.konservasiborobudur.org/lht_tm1.php dan dalam tulisan2 yg lain dari beliau juga disebutkan begitu. mari kita lihat pemahaman ttg arsy : Quote: Masih diriwayatkan dari Ibnu Abi 'Ashim, Nabi Muhammad bersabda: ―Sesungguhnya ‗Arsy sebelumnya berada di atas air. Setelah Allah menciptakan langit (ke-7), ‗Arsy itu ditempatkan di langit yg ke-7. Dia jadikan awan sebagai saringan untuk hujan. Apabila tidak dijadikan seperti itu, tentu bumi akan tenggelam terendam air.‖ dari : wikipedia Teori tsb bertentangan dengan teori K.H. Fahmi Basya sendiri : Penemuan stupa di kraton boko membuktikan bahwa borobudur pernah dipindahkan dari istana Ratu Boko ke tempatnya sekarang. coba anda lebih jeli menyimak : dari dalil diebut bahwa arsy dipindah dari tempat yg rendah (diatas air) ke tempat yg tinggi (langit ke-7) sementara dlm teori pak kyai : borobudur dipindahkan dari tempat yg tinggi (kraton boko ada di bukit) ke tempat yg lebih rendah (air) krn lokasi borobudur yg sekarang diperkirakan dulunya adalah telaga. (dlm pandangan budha spt lotus atau teratai yg mengambang di air). Ke Daftar Isi
19

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Berhala Quote: Makna berhala dalam Al-Qur'an Kata berhala didalam Al-Qur'an digunakan untuk mengartikan tiga istilah yang berbeda, yaitu alasnam (‫ ,)منسا لا‬al-ausan (‫ )ناسوأ لآ‬dan al-ansab (‫ .)بصنألا‬Masing-masing kata tersebut dalam al-Qur'an mempunyai makna yang berbeda sesuai dengan konteks ketika kata itu disandarkan. 1. Asnam adalah segala sesuatu yang terbuat dari kayu, batu, emas, perak, tembaga dan semua jenis bahan berasal dari bumi yang memiliki bentuk menyerupai makhluk hidup seperti manusia, binatang dan tumbuhan serta memiliki bentuk tubuh yang besar. Selain itu, al-asnam mengalami perluasan makna yang digunakan untuk menunjukkan makna majazi dari berhala. 2. Awsan dari bahan baku pembuatnya sama dengan al-asnam, namun kata ini lebih umum daripada al-asnam, karena dapat berupa segala sesuatu yang berbentuk dan tidak berbentuk, baik kecil maupun besar. Sehingga, kata al-asnam dapat dimasukkan ke dalam kategori al-awsan. 3. Ansab adalah batu yang tidak memiliki bentuk tertentu yang digunakan untuk tempat menyembelih binatang yang akan dipersembahkan (altar) untuk berhala-berhala. Al-ansab juga dipakai untuk jenis batu yang tidak dibentuk yang disembah apabila tidak mampu membuat alasnam. Selain itu, ada sebagian kamus-kamus bahasa Arab yang menyamakan ketiga istilah tersebut sehingga makna dari ketiganya menjadi tidak jelas. Quote: Ninawa (Yunus) Yunus diutus Allah untuk berdakwah di sebuah tempat bernama Ninawa, dimana penduduknya menyembah berhala, sesuai dengan ajaran turun-temurun sejak zaman nenek moyangnya. Ajaran-ajaran Yunus itu bagi para penduduk Ninawa merupakan hal yang baru yang belum pernah mereka dengar sebelumnya. Karenanya mereka tidak dapat menerimanya untuk menggantikan ajaran dan kepercayaan nenek moyang mereka, yang sudah menjadi adat kebiasaaan mereka. Mereka menantang Yunus untuk menimpakan azab terhadap mereka, pada akhirnya Yunus pergi dengan marah sambil meminta Allah menghukum mereka. Sepeninggal Yunus, kaum Ninawa gelisah, karena cuaca dikota mendung gelap, binatang peliharaan gelisah, wajah mereka pucat pasi, dan angin bertiup kencang yang membawa suara bergemuruh. Mereka takut ancaman Yunus benar-benar terjadi menimpa mereka. Akhirnya mereka sadar bahwa Yunus adalah orang yang benar dan ajarannya berasal dari Allah, kemudian menyesali perbuatan mereka. Mereka lari tunggang langgang dari kota mencari Yunus sambil berteriak meminta pengampunan Allah atas dosa mereka. Allah akhirnya mengampuni mereka dan segera seluruh keadaan pulih seperti sedia kala. Penduduk Ninawa kemudian tetap berusaha mencari Yunus agar ia bisa mengajari agama dan menuntun mereka di jalan yang benar. [sunting] Phiniq & Bani Israel (Ilyas)
20

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Ilyas diutus oleh Allah kepada kaumnya, yang menyembah berhala bernama Ba'al. Ilyas berulang kali memperingatkan kaumnya, namun mereka tetap ingkar. Karena itulah Allah menurunkan musibah kekeringan selama bertahun-tahun, sehingga mereka baru tersadar bahwa seruan Ilyas itu benar. Setelah kaumnya tersadar, Ilyas berdoa kepada Allah agar musibah kekeringan itu dihentikan. Namun setelah musibah itu berhenti dan perekonomian mereka memulih, mereka kembali durhaka kepada Allah. Akhirnya kaum Ilyas kembali ditimpa musibah yang lebih berat daripada sebelumnya, yaitu gempa bumi yang dahsyat sehingga mereka mati bergelimpangan. [sunting] Bani Israel (Musa) !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Samiri Salah seorang umat Musa yang memiliki ilmu sihir Samiri, pernah membuat patung anak sapi betina terbuat dari emas, ia buat untuk bani Israel, selama Musa pergi untuk mendapatkan wahyu. Oleh Samiri dimasukkan segumpal tanah, tanah itu bekas dilalui tapak kaki kuda malaikat Jibril ketika Musa dan pengikutnya menyeberangi Laut Merah. Sehingga mulut sapi betina itu bisa mengeluarkan suara. Samiri membuat patung tersebut terpengaruh oleh agama/budaya Mesir Kuno, ia meniru dewa Hathor, adalah salah satu dewi Mesir kuno, disembah sebagai sapi dewata dari akhir 2700 S.M. selama dinasti kedua.[8] [sunting] Kal'an (Ibrahim) !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ikonoklasme Pada zaman Babilonia yang dipimpin oleh Raja Namrudz banyak sekali terdapat berhala-berhala untuk di sembah. Pada saat itu Ibrahim menghancurkan berhala dengan kapaknya. Ironisnya ayah Ibrahim yang bernama Azar adalah seorang pembuat berhala. Risalah Nabi Ibrahim di Kanaan ini bertujuan menyebarkan paham tauhid dan mengikis praktikpraktik pemujaan terhadap dewa-dewa. Dalam buku Sejarah Nabi-nabi Allah, Ahmad Bahjat, mengungkapkan bahwa saat itu Ibrahim menghadapi tiga kelompok penyembah berhala. Kelompok penyembah berhala itu menurut Ahmad Bahjat diantaranya adalah: * Penyembah patung-patung yang terbuat dari kayu dan batu, * Penyembah benda-benda langit dan, * Penyembah raja-raja atau penguasa. [sunting] 'Aad (Hud) Hud di utus di tengah suku Aad, mereka suka membuat patung-patung dan mereka beri nama Shamud dan Alhattar. Patung-patung itu yang disembah sebagai tuhan mereka, yang menurut kepercayaan mereka, dapat memberi kebahagiaan, kebaikan dan keuntungan serta dapat menolak kejahatan, kerugian dan segala musibah. Kenikmatan hidup yang mereka terima, dianggap sebagai karunia dari berhala tersebut. Tanah yang subur dan menghasilkan hasil tanaman yang melimpah ruah. Karenanya mereka tidak putus-putus bersujud kepada berhala itu dan mensyukurinya sambil memohon perlindungannya dari segala bahaya dan mushibah berupa penyakit atau kekeringan. Ke Daftar Isi
21

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
[sunting] Bani Rasib (Nuh) Awal mula munculnya penyembahan terhadap berhala, yaitu pada zaman Nuh, kaum Nuh lah yang pertama kali memuja berhala, pemujaan pertama kali itu hanya memuja terhadap orangorang shaleh dan pengkeramatan terhadap kuburan-kuburan mereka. Setelah bertahun-tahun kemudian beberapa generasi telah berganti, mulailah dibuat patung-patung mereka (orang-orang shaleh) untuk disembah dan pada akhirnya berkembanglah pemujaan terhadap berhala di masyarakat. sumber : wikipedia bisa kita lihat nabi2 sebelum dan sesudah nabi Sulaiman memerangi berhala, alangkah naifnya jika kita percaya bahwa nabi Sulaiman membangun berhala. Teori yg saling berlawanan #2 Borobudur dibangun oleh nabi Sulaiman teori in berlawanan dengan penjelasan K.H. Fami Basya : 1. Quote: ...sementara patung2 di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting. dan 2. Quote:

Ke Daftar Isi

22

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

JIka benar yg membangun borobudur adalah nabi Sulaiman tentunya beliau tidak membiarkan dirinya dijadikan model untuk membuat berhala, dan beliau pasti juga akan mengetahui ciri2 fisik bidadara di sorga. jika benar yg membangun adalah nabi Sulaiman, kenapa arsy yg digambarkan adalah matahari yg disebut disini arsy ratu saba, bukan arsy nya nabi Sulaiman ? Untuk apa beliau membangun gambaran arsy yg salah? Apakah Borobudur itu Piramid ? Kalau piramid yg dimaksud itu adalah bentuk bangun piramida (limas segi empat) boleh dikata memang begitu bentuk yg ada pd strutur dasar candi. Tapi kalau piramid yg dimaksud adalah bangunan yg ada di mesir, ya nanti dulu...kita onceki dulu. Coba anda bandingkan hieroglif pada piramid di mesir dan relief candi borobudur, gambar2 pada hieroglif 2 dimensi sementara pada relief gambarnya timbul atau 3D, padahal piramid dimesir Ke Daftar Isi
23

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
dibuat dgn batu puih sementara borobudur memakai batu hitam yg keras, jelas bahwa tehnik yg dipakai lebih maju. lalu kenapa ada kesamaan bentuk? jelas karena para pembuat piramid, borobudur, pagoda, dll..belajar pada sumber yg sama yaitu alam. alam sudah memberikan contoh model untuk bentuk yg besar, tinggi dan kokoh yaitu gunung. Unfinished Solomon ? ini penjelasan dari para pakar : Quote: 'Buddha Cacat' Menurut Daoed Joesoef Borobudur Penulis: Daoed Joesoef Penerbit: Buku Kompas, Desember 2004 Tebal: 164 hlm Tiba-tiba Daoed Joesoef menulis soal Borobudur. Di usia menginjak 78 tahun, ia seperti banyak mengenang hal yang berkesan di masa lalunya. Belum lama ia meluncurkan Emak. Sebuah novel, semibiografis, bercerita tentang sosok ibunya yang begitu dekat dengan dirinya. Dan kini Borobudur, sebuah bangunan sakral yang agaknya menduduki tempat khusus di hatinya. Ingatannya melayang ke tahun 1953. Bersama sahabat karibnya, Adi Putera Parlindungan, berdua mereka naik ke puncak Borobudur. Borobudur yang sehari-hari tak terawat, ditumbuhi tunas-tunas kecil dari kotoran kelelawar, makin seperti sampah. Pada malam purnama, banyak muda-mudi bergerombol atau para penganut kebatinan yang ingin bersamadi. "Kami dapati Candi Borobudur dalam keadaan yang memprihatinkan…. Lorong-lorongnya serba miring dan berlumut… penuh daun dan kulit pisang, tongkol jagung dan sisa-sisa makanan lainnya...." Di antara arca-arca diam, sekarat, puntung rokok, dan sisa kemenyan, di antara stupastupa yang sewaktu-waktu bisa amblas, runtuh itu, mereka tidur di bawah sinar bulan. Memori akan Borobudur yang campur aduk—elok-magis, purbawi, tapi kotor, menanti ajal—itu dibawanya sampai Paris. Saat 1964-1972 menjadi mahasiswa Universitas Sorbonne, ia sering menyambangi Unesco, lembaga PBB yang pusatnya di Paris. Ia memperoleh informasi bahwa Unesco memiliki dana khusus untuk pemugaran situs bersejarah di dunia. Tahun-tahun itu yang mendapat donasi adalah situs Abu Simbel di tepi Sungai Nil. Ia heran mengapa Kedutaan Besar Indonesia tak ngotot mendapatkannya. Berkali-kali ia melaporkan hal itu, tapi tak ada inisiatif bergerak. Sampai akhirnya Jenderal Askari menjadi duta besar Indonesia di Prancis. Askari, menurut dia, punya perhatian. Melalui Askari, akhirnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Mashuri, meminta dirinya sebagai wakil aktif Indonesia di Unesco. Tugasnya meyakinkan Unesco bahwa Borobudur butuh pendanaan. Ketika diajukan saat itu, Borobudur bersaing ketat dengan kota air Venesia dan situs Mohenjodaro di Pakistan. Tapi Borobudur menang.
24

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Pemugaran Borobudur dimulai pada 10 Agustus 1973. Pada 1978, Daoed diangkat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Otomatis, ia banyak mengadakan kunjungan ke Borobudur. Di situ naluri menggambarnya bergetar lagi. Ia intens membuat sketsa pemugaran Borobudur. Terbukti, Daoed seorang jago gambar. Pada 1946 ia menjadi Ketua Seniman Indonesia Muda (SIM) cabang Yogya. Dalam buku ini, Daoed mengungkapkan sejak awal memang banyak yang tak suka dengan proyek ini. Ketua Pemugaran Borobudur, arkeolog Prof Sukmono, misalnya, sering menerima ancaman. "Saya sendiri kerap menerima surat kaleng dan selebaran gelap yang isinya berupa makian, hujatan dan kutukan bahwa saya orang kafir karena bertanggung jawab atas pembangunan berhala yang terbesar di tanah air," tulisnya. Ketika 21 Januari 1985 Borobudur diledakkan dan sembilan stupanya koyak-moyak, ia terperangah, teringat surat-surat kaleng itu. Sesungguhnya, tidak ada informasi yang baru dalam buku ini. Buku ini hanya merangkum pendapat pakar Borobudur seperti A.J. Bernard Kempers, De Casparis, dan Soekmono. Ada asalusul nama Borobudur, berbagai teori stupa, cerita relief, atau refleksi numerik jumlah arca. Sebuah disertasi (kini telah dibukukan) tentang Borobudur berjudul Candi Borobudur Rekonstruksi Agama dan Filsafatnya karya arkeolog Noerhadi Magetsari sayangnya tidak digunakan Daoed sebagai referensi. Padahal buku itu secara mendalam mengurai konsep Bodhisattwa versi Mahayana yang menjadi dasar pembangunan Borobudur. Satu yang paling menarik adalah saat Daoed menyinggung soal unfinished sculpture, "arca Buddha buruk muka". Ini lama tak terdengar. Untuk itu kita harus kembali ke era Belanda. Pada 1907-1911, Van Erp memimpin pemugaran. Ia menemukan stupa induk, sedangkan stupa di puncak Borobudur dalam keadaan bolong. Ternyata di dalamnya ada sebuah arca Buddha tertimbun tanah. Saat dikeluarkan, arca itu ternyata bersosok belum sempurna. Dalam posisi bhumiparsa-mudra— tangan sedang menyentuh tanah—kerul rambut Buddha belum dipahat, lengan atasnya yang kanan tidak sama panjangnya dengan yang kiri, jari-jari tangannya tak lengkap, salah satu ibu jarinya hilang, pahatan di lipatan jubahnya tidak halus. Karena tidak ada bukti yang meyakinkan mengenai asal-usulnya, Van Erp meletakkannya di bawah pohon kenari di halaman Candi. Ia menutup kembali bolong di stupa induk. Tindakan Van Erp ini dikritik beberapa arkeolog. Mereka berpendapat seharusnya arca harus dikembalikan ke stupa induk. Bernard Kempers sangat gigih. Menurut dia, arca itu sengaja tidak diselesaikan pembuatannya. Argumentasi Bernard Kempers diketengahkan secara panjang oleh Daoed. Menurut Kempers, di India pun, sesuai dengan catatan Cina tahun 640 M—pernah terdapat arca "Buddha cacat" seperti itu. Daoed tak mengetengahkan pendapat W.F. Sttuterheim, ahli purbakala Belanda. Setelah meneliti kitab Jawa kuno Shang Hyang Kamahayanikan, Sttuterheim yakin arca cacat itu bagian tak terpisahkan dari Borobudur. Dalam kitab Kamahayanikam disebutkan jumlah arca Buddha Borobudur semuanya 505 buah. Arca pengejawantahan tertinggi adalah Bhatara Buddha, yang tak tampak. Nah, arca yang di Borobudur kini hanya sebanyak 504 buah. Kesimpulan Ke Daftar Isi
25

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Sttuterheim: arca "Buddha cacat" itu adalah sang Bhatara Buddha. Akan halnya Prof Soekmono, diketengahkan Daoed, cenderung sependapat dengan Van Erp. Ia berpendapat, arca itu arca gagal, yang diafkir. Keyakinannya diperkuat dengan penemuan Borobudur tahun 1814 era Raffles. Penemuan tanpa laporan tentang patung cacat itu. Bagaimana pendapat Daoed sendiri? Di buku ini terbaca sikapnya: "Mula-mula saya tidak peduli pada arca Buddha yang satu ini…. Saya pikir cacat yang ada di wajah dan tubuh arca ini bukanlah pembawaannya semula. Cacat tersebut pasti akibat sentuhan tangan-tangan jahil. Ia bercerita lambat-laun sikapnya berbalik. "Tetapi mengapa di seluruh Candi Borobudur hanya ada satu arca yang belum selesai?! Kalau dahulu setelah candi selesai dibangun ternyata ada satu arca Buddha yang belum sempurna, mengapa ia tidak dimusnahkan saja? Ia membandingkan dengan pelukis Affandi atau pematung Ida Bagus Tilem yang juga di studionya banyak memiliki karya yang tak selesai—tapi cukup puas dengan karya itu. Satu hal yang entah diketahui atau tidak oleh Daoed, bahwa Soekmono, beberapa tahun kemudian, pada 1994, "merevisi" pandangannya. Ia menulis di sebuah jurnal arkeologi, dan artikel ini tak dipakai sebagai rujukan Daoed. Soekmono mengakui, pada 1973 itu ia memutuskan tak mengembalikan arca "Buddha cacat" ke stupa utama. Kalau itu dilakukan, berarti kita harus melubangi stupa induk yang sudah ditutup kembali oleh Van Erp. Dan itu bertentangan dengan spirit rekonstruksi. Pada 1994 itu, ia yakin bahwa "arca cacat" itu memang letaknya di dalam stupa utama. Sebabnya, dalam serat Centhini pupuh 105 bait 8-9 ia menemukan telah diceritakan adanya arca itu. Serat Centhini kita tahu mengisahkan perjalanan Mas Cebolang ke seluruh Jawa. Suatu malam Cebolang tidur dekat stupa induk. Cebolang melihat arca besar Buddha yang belum selesai, ia bertanya bagaimana di puncak ada arca yang belum lengkap. Cebolang melihat itu memang sengaja dibuat rusak. Buku tipis ini dilengkapi sketsa-sketsa Daoed. Tentu lebih menarik bila sketsa ditonjolkan dan format buku diperlebar. Sebab, dengan ukuran buku biasa (14 x 21 sentimeter) sketsa-sketsa yang diletakkan di halaman belakang terasa sekadar pelampir. Juga yang paling fatal, tidak ada foto arca "Sang Buddha Buruk Muka"—sehingga pembaca tidak dapat membayangkan bagaimana sosoknya. Masihkah sang Sakyamuni itu di sana? Terakhir ia ada di museum lapangan taman wisata Candi Borobudur. Jangan-jangan sekarang…. Seno Joko Suyono sumber : http://majalah.tempointeraktif.com/i...105477.id.html

Ke Daftar Isi

26

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Tulisan yg terpahat di Borobudur. Quote: Inskripsi pendek : kata kunci untuk siapa ? 10/05/2010 Cakravarti artinya sang penguasa dunia, itu contoh sepenggal kata ini terukir pada pinggiran atas dari panel Maha Karmawibhangga nomer 129. Kita menemukan tidak kurang dari 35 panil memuat tulisan kata seperti itu. Inskripi pendek yang ditulis dengan aksara Jawa Kuno itu biasanya diukirkan di bagian perbingkaian di luar bidang pahat. Adakah hubungan penulisan kata ini dengan visualisasi panel-nya? Visualisasi panil 129 yang memuat kata cakravarti menggambarkan seorang tokoh duduk di atas bangku didampingi seorang putri. Di samping kiri jongkok seorang dayang perempuan membawa pengusir lalat (camara). Para abdi duduk bersila, wanita di sebelah kiri dan pria di sebelah kanan. Gambar itu dilatari pepohonan dan binatang peliharaan gajah dan kuda. Kita melihat pola visualisasi serupa pada panil 132 yang juga memuat inskripsi sama yaitu cakravarti. Ungkapan ‖penguasa‖ telah divisualkan dengan perbedaan posisi tempat dan cara duduk, sang penguasa duduk di bale lebih tinggi daripada abdi di sekitarnya besila tanpa bale, lalu aksesosi yang dikenakan juga berbeda. Barangkali pohon-pohon, gajah, dan kuda mewakili simbol dan visualisasi dari kekayaan. Penguasa dikonotasikan pemilik kebun, dan binatang tunggangan, begitu juga pundi-pundi di bawah bale adalah representasi dari kemakmuran. Lalu kata svargga yang berarti surga termuat pada panil : 130, 134, 137, 140,143, dan 147. Surga pada panil 137 divisualisasikan : seorang dewa duduk didampingi 3 perempuan. Salah seorang tengah memainkan alat musik Di bagian lain tampak makhluk kayangan kinara-kinari (badan burung kepala manusia) yang berdiri di atas guci harta, merupakan lambang kehidupan di surga. Secara keseluruhan menggambarkan suasana kelimpahan. Di samping visualisasi tentang situasi, kita juga mencatat dua tulisan dalam satu panil seperti pada panil 131 memuat kata gantha yang berarti lonceng dan kata mahecakhyasamavadhana yang berarti orang-orang suci bersama pengikutnya. Secara keseluruhan panil memperlihatkan beberapa orang beribadat sambil memukul genta. Pemujaan dilakukan pada sebuah bangunan suci. Di bagian lain ada dua orang suci dan pengikutnya. Dari cuplikan panil-panil ini kita bisa mengatakan bahwa kata bertulis pada tepian relief berkesesuaian dengan visualisi panil nya. Kita menduga tulisan-tulisan pendek ini merupakan kata kunci dari pesan. Mungkin berfungsi semacam instruksi atau panduan singkat yang harus diikuti dan divisualkan sang silpin ketika memahat relief. Kita tak tahu persis setelah panil jadi apakah tulisan ini akan dihapus? [Sony Wibisono] sumber : http://www.indoarchaeology.com/borobudur/?id=18&a=1 ternyata ada kata2 yg terukir di panil borobudur, masihkah kita meragukanya ?

Ke Daftar Isi

27

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Karmawibhangga Quote: Pahatan Relief Maha Karmawibhangga: Apa Acuan Dasarnya? 10/05/2010 Seorang komikus dalam memvisualisasikan suatu karya sastra dapat dengan mudah menggambarkan alur cerita. Bagian yang tidak dapat divisualkan cukup ditulis dengan tulisan. Namun tidak demikian bagi seorang silpin (seniman pemahat). Dia tidak dapat menuliskan dalam bentuk kalimat suatu karya sastra. ―Kasus‖ relief cerita Maha Karmawibhangga ketika pertama kalinya ditemukan (1885) tidak ada seorang pun yang mengetahui alur cerita apa yang dipahatkan pada dinding kaki bangunan Borobudur. Seluruh alur cerita dipahatkan dalam 160 panil. Lebih dari seribu tahun relief cerita Maha Karmawibhangga tertutup batu-batu, dan puluhan tahun sudah kemunculannya sejak 1885. Namun setelah sekian lama barulah diketahui apa alur ceritanya, yaitu ketika Sylvain Levi berhasil mendapatkan naskah Karmawibhangga yang ditulis dalam bahasa Sansekerta di Nepal. Pada tahun 1932, limabelas tahun setelah Krom berhasil mengidentifikasi relief cerita Gandawyuha, Levi berhasil mengidentifikasi relief cerita Maha Karmawibhangga di kaki Borobudur. ―Maha Karmawibhangga‖ yang dapat diartikan ―tingkatan perbuatan yang agung‖ merupakan salah satu sutra dalam agama Buddha Mahayana yang berisi penjelasan terperinci mengenai perbuatan ―karma‖ (sebab akibat). Sutra ini demikian populer di kalangan sangha sehingga diterjemahkan dalam berbagai bahasa yang berlaku di wilayah di mana agama Buddha Mahayana berkembang. Seperti halnya sutra-sutra yang lain, awalnya Maha Karmawibhangga berbahasa Sansekerta atau Pali. Persoalannya, naskah Maha Karmawibhangga mana yang dijadikan dasar untuk visualisasi pada kaki Borobudur? Levi dalam kajiannya menemukan naskah-naskah Maha Karmawibhangga yang ditulis dalam bahasa Pali di Nepal, Tibet, Tiongkok dan Kuchean (Asia Tengah). Namun sayangnya di Indonesia belum pernah ditemukan naskah Maha Karmawibhangga, baik yang ditulis dalam bahasa Sansekerta, Malayu Kuna, maupun Jawa Kuna. Dalam kajiannya Levi menyimpulkan bahwa relief Maha Karmawibhangga di kaki Borobudur secara garis besar sesuai dengan isi naskah versi Sansekerta dan terjemahan versi Tiongkok. Kajian Levi tersebut ―dibenarkan‖ oleh A.J. Bernet Kempers, namun ada bagian-bagian tertentu yang ―terpaksa‖ diabaikan oleh pemahatnya. Berbeda dengan komikus, pemahat tidak dapat memvisualkan bagian ―definisi‖ Maha Karmawibhangga, pengantar naskah, serta komentar terhadap naskah. Itulah keterbatasan seorang silpin dalam memvisualisasi karya sastra. Selanjutnya Kempers menduga bahwa naskah yang dijadikan pedoman silpin adalah naskah yang berbeda dengan naskah versi Sansekerta. Atau bahkan naskah Karmawibhangga yang sudah diringkas, karena hanya ada 23 dari 160 panil yang sesuai dengan naskah versi Sansekerta. Sejumlah 137 panil tidak sesuai dengan versi Sansekerta. Keadaan ini tentu ada sebabnya, antara
28

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
lain kebebasan dari silpin dalam menafsirkan ajaran-ajaran dalam naskah menjadi adegan-adegan tertentu yang divisualisasikan. Penafsiran bebas ini mungkin terjadi pada bagian ―definisi‖ Karmawibhangga yang sebenarnya, pengantar naskah, dan komentar isi naskah. Contohnya, bagaimana memvisualisasikan ajaran ―Ghosti‖ (berkata sopan). Kebebasan dalam memvisualisasikan ajaran tentu disesuaikan dengan lingkungan budaya setempat [Sony Wibisono]. sumber : http://www.indoarchaeology.com/borobudur/?id=15&a=1 dari tulisan ini kita bisa belajar bahwa : - para ahli tidak sembarangan memastikan isi relief sesuai dengan cerita/kisah/isi buku atau kitab tertentu. - yg meneliti borobudur bukan cuma arkeolog indonesia saja. - borobudur bukan dibangun memakai jin tapi dipahat oleh manusia. Teori tentang kerajaan air Quote:

Originally Posted by aazizbsy Kerajaan-kerajaan air di nusantara, The Empire of Water ini diungkap Basya dengan menggunakan bangunan piramida 286 dengan 3 bagian dan surah Nuh sehingga ditemukan balok tersembunyi = 160. Melalui perhitungan Matematika Al-Qur’an, Basya menunjuk candi Borobudur sebagai bangunan yang mencerminkan kerajaan-kerajaan air. Candi Borobudur di pulau jawa memiliki 160 balok tersembunyi. Pada bagian atas disebut A Rupa Dhatu memiliki fenomena yang sama dengan 3 pada piramida 286. Itulah sebabnya ada satu stupa kosong dari 72 stupa pada A Rupa Dhatu karena 72 – 1 = 71, kode air. 71 merupakan kode air karena 71 persen permukaan bumi ini adalah lautan dan 29 persen daratan. Di dalam Al-Qur’an pun perbandingan kata lautan dan daratan adalah 71 persen lautan dan 29 persen daratan. Massa jenis hydrogen pun 0,0071 g/m3. Unsure air di dalam tubuh manusia juga 71 persen. Transformasi keseimbangan global bentuk M itu kemudian menjelma menjadi suatu bangunan yang tinggi sebagai wujud surat 10 (jumlah ayat = 109) seperti dikatakan basya:” jika sisi lain juga membentuk keseimbangan dengan jarak 22 surat (2 kode keseimbangan) maka titik tengahnya berupa pilar yang dibentuk oleh surat ke 10 ( surat Yunus;kisah manusia yang berada di atas kapal), yang tingginya juga 9 karena surat ke 10 ayatnya 109”.dan tingginya 9 (angka tertinggi) jika benar yg dimaksud kerajaan air dlm Al Quran itu ada di nusantara maka yg paling masuk akal adalah kerajaan Sriwijaya, krn kerajaan sebelumnya tidak memiliki kekuasaan seluas Sriwijaya. Quote: Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya; Thai: atau " rī wichạy") adalah salah satu kerajaan maritim yang kuat di pulau Sumatra dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah
29

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
kekuasaan membentang dari Kamboja, Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi[1][2]. Dalam bahasa Sansekerta, sri berarti "bercahaya" dan wijaya berarti "kemenangan"[2]. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7; seorang pendeta Tiongkok, I-tsing, menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan[3][2][4][5]. Selanjut prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7, yaitu Prasasti Kedukan Bukit di Palembang, bertarikh 682[6][7]. Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan[2] diantaranya serangan dari raja Dharmawangsa dari Jawa ditahun 990, dan tahun 1025 serangan Rajendra Coladewa dari Koromandel, selanjutnya tahun 1183 Sriwijaya dibawah kendali Kerajaan Dharmasraya. Dan di akhir masa, kerajaan ini takluk di bawah kerajaan Majapahit[8]. Setelah Sriwijaya jatuh, kerajaan ini terlupakan dan sejarawan tidak mengetahui keberadaan kerajaan ini. Eksistensi Sriwijaya diketahui secara resmi tahun 1918 oleh sejarawan Perancis George Cœdès dari École française d'Extrême-Orient[2]. Sekitar tahun 1992 hingga 1993, PierreYves Manguin membuktikan bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatra Selatan, Indonesia) sumber : wikipedia dengan demikian teori ini justru membuktikan bahwa borobudur dibangun oleh wangsa syailendra keturunan dari dinasti di Sriwijaya. Sulaiman dan Kraton Solo. sedikit imajinasi nakal, mengganti data borobudur dgn kraton solo maka didapat 'teori baru' : Quote: Sulaiman dan kraton Solo. Sulaiman atau Solomon mungkin merupakan asal-usul ungkapan di jawa yg berarti selamat, solomon ----> sluman, slumun, slamet. Seperti kita ketahui konsep bangunan di kraton solo merujuk pada keseimbangan, dengan dua pintu utama di utara dan selatan serta pintu yg lain di barat dan timur. "Dan sesungguhnya kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan kami jadikan keturunan keduanya kenabian dan Al-kitab". (QS. Al –Hadid; 26) Rahasia Nuh dan Nun itu di antaranya terletak pada bentuk Nun yang menyerupai kapal. Negerinegeri di atas bumi ini telah diberikan bentuknya yang khas,bila di lihat di atlas bumi negeri jepang dikenal dengan negeri naga karena bentuk negerinya seperti ular naga dan italia disebut negeri sepatu bot karena negerinya seperti sepatu boot. Indonesia adalah negeri kepulauan yang berbentuk kapal layar, pulau sumatera seperti sebuah haluan kapal, pulau jawa lambungnya, papua sebagai buritannya, Kalimantan dan Sulawesi seperti layarnya. "UMMATAN WASATHON adalah umat yang diberi kitab yang berimbang, agama yang mengajarkan keadilan. Mempelajari semua agama dan kitab-kitab sucinya maka Islam dan AlQur‘an adalah agama dan kitab yang adil dan seimbang. Islam mengajarkan keadilan dan
30

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
keseimbangan, mengatur hubungan manusia dan tuhan, alam dan sesame manusia, dunia dan akhirat, ilmu dan iman, hati dan akal secara berimbang. DR. Abdul Razaq Naufal dalam bukunya berjudul ‗ Al‘Ijaz Al‘Adadiy Fi Al-Qur‘an Al Karim‖ membuktikan bahwa Al-Qur‘an sebagai kitab suci umat Islam adalah kitab yang seimbang, beliau menulis beberapa tema-tema menyangkut keseimbangan kata-kata di Al-Qur‘an yang tidak bisa dibantah oleh kitab-kitab lain dan berikut ini adalah sejumlah perhitungan yang benarbenar merupakan Mukjizat, dari jumlah kata dalam Al-Qur‘an sebanyak 51.900, Jumlah Juz 30, Jumlah Surat 112. Negeri manakah di dunia ini yang paling banyak penduduknya mewarisi kitab yang seimbang itu. Telusuri semua bangsa-bangsa di muka bumi. Indonesia yang berada di tengah-tengah ini telah mewarisi kitab yang seimbang. Indonesia kini telah menjadi Negara berpenduduk muslim terbesar di dunia mewariskan sebuah kitab yang seimbang (Al-Qur‘an), raksasa di dunia muslim yang jumlah penduduk muslimnya tidak bisa ditandingi kecuali seluruh penduduk Negara-negara arab bersatu, dan kraton solo yg menggunakan konsep keseimbangan berada di wilayah Indonesia. Kerajaan-kerajaan air di nusantara, The Empire of Water, dalam sejarahnya kraton solo dulunya adalah rawa dan transportasi melalui air (bengawan solo) sudah digunakan pada jaman ini bahkan ditemukan peninggalan berupa fosil disepanjang sungai yg membuktikan bahwa kehidupan di solo waktu itu sangat dekat dengan air. Mengapa air ? karena 71 persen permukaan bumi ini adalah lautan dan 29 persen daratan. Di dalam Al-Qur‘an pun perbandingan kata lautan dan daratan adalah 71 persen lautan dan 29 persen daratan. Massa jenis hydrogen pun 0,0071 g/m3. Unsure air di dalam tubuh manusia juga 71 persen. Transformasi keseimbangan global bentuk M itu kemudian menjelma menjadi suatu bangunan yang tinggi sebagai wujud surat 10 (jumlah ayat = 109) seperti dikatakan basya:‖ jika sisi lain juga membentuk keseimbangan dengan jarak 22 surat (2 kode keseimbangan) maka titik tengahnya berupa pilar yang dibentuk oleh surat ke 10 ( surat Yunus;kisah manusia yang berada di atas kapal), yang tingginya juga 9 karena surat ke 10 ayatnya 109‖.dan tingginya 9 (angka tertinggi). Mari kita kaji misteri bangunan ka‘bah, bangunan Y dan kepala. Dengan formula (23, 3, 7 Kepala) dengan usahanya menghubungkan ruas tulang manusia, kota Al-Qur‘an dan rukun haji ditemukan kesamaan tiga buah pola sebagai berikut; Pola (23, 3, 7, Kepala) terdapat pada diri manusia Pola (23, 3, 7, bangunan Y) terdapat pada Al-Qur‘an Pola (n, 3, 7, Ka‘bah) terdapat pada manasik haji Selain ketiga pola di atas memiliki relasi bilangan matematika, Ketiga pola di atas juga memiliki relasi lain yaitu relasi yang menunjuk negeri adidaya. Kepala adalah imam atau pemimpin, ka‘bah adalah bangunan yang menunjukkan letak suatu negeri kelahiran pemimpin dunia (Nabi Muhammad) dan bangsanya pernah memimpin peradaban dunia. Pola (23, 3, 7, Kepala) ternyata melahirkan kode susu dengan bilangan 233. Kode susu itu terungkap dalam Al-Qur‘an di surat sapi betina, surat Al-Baqarah ayatnya adalah 233, berbunyi sebagai berikut: Dan ibu-ibu itu menyusukan anak-anak mereka dua tahun sempurna… (QS. Al-Baqarah; 233) Dalam surat yang sama (Al-Baqarah) terdapat dua bilangan yang sangat menarik tentang negeri Ke Daftar Isi
31

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
yang memimpin dunia yaitu kode susu yang termuat dalam ayat 233 dan umat pilihan dalam ayat 143. Dan demikianlah Kami jadikan kamu umat yang di tengah-tengah yakni umat pilihan, agar kamu menjadi saksi-saksi atas manusia. (QS. Al-Baqarah; 143) Apabila bilangan 233 dikurangi 143 maka akan menghasilkan bilangan 90. 9 bilangan tertinggi dan 0 tidak ada yang menandingi. Lihatlah dalam Al-Qur‘an surat ke 90, anda pun akan terkejut bahwa surat itu berjudul Al-Balad yang artinya negeri, bukan negeri biasa tapi negeri adidaya yang ditopang angka 9 tertinggi dan 0 tidak ada yang menandingi. Bacalah isi surat itu apakah benar tentang negeri yang dulu memimpin dunia. Tentu ini sebuah perencanaan yang matang dan sistematis dari Tuhan tentang kelahiran peradaban baru dari suatu negeri dengan pola (23, 3, 7) tersebut. Masih belum yakin?, Angka 2 menurut DR. Abdul Razaq Naufal adalah kode keseimbangan seperti hitam-putih, panas-dingin, siang-malam, pria-wanita, langit-bumi dll. Sedangkan angka 9 adalah kode kedigdayaan (tak tertandingi). Seperti jumlah huruf kraton solo atau S-u-r-a-k-a-r-t-a yg berjumlah 9 menunjukkan kedigdayaan, dan makna surakarta sendiri yaitu sura = berani, karta = negri/kota, negri yg berani atau negri yg digdaya dan sebagai bukti kerajaan air maka kraton solo memiliki peninggalan sebuah perahu/bahtera yaitu perahu Rajamala. Lalu mereka mendustakan Nuh, maka kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan kami jadikan mereka itu pemegang kekuasaan Kami. (QS. Yunus; 73) Kemudian kraton solo memiliki Panggung Sanggabuana yaitu sebuah bangunan tinggi/panggung (gambaran arsy) yg dijunjung (sangga) dari bumi (buana). Dan pada hari itu 8 malaikat menjunjung Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. (QS. Al-Haaqah; 17) Bilangan 2,3, dan 4 ditemukan dalam kraton solo sbb : Konsep bangunan kraton solo yg mengandung angka 2 terlihat pada adanya 2 alun-alun, 2 beringin kembar (kembar juga berarti 2 yg sama), 2 arca penjaga. Sedangkan angka 3 dijumpai dengan pembagian area yaitu utara (beberapa komplek bangunan) , kedhaton/kraton, selatan (beberapa komplek bangunan), dan secara lebih luas digambarkan dengan alas ketonggo di selatan, kraton ditengah dan alas purwo di utara. sedangkan bilangan 4 tergambar dari 4 gerbang sesuai arah mata angin, 4 pohon beringin. Selanjutnya tentang bilangan sayap 2, 3 dan 4 dijelaskan pula dalam Al-Qur‘an sebagai berikut: Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan yang memiliki sayap masing-masing 2, 3 dan 4. (QS. Faathir; 1) Bilangan 2, 3, dan 4 juga terlihat di tata surya kita, jika planet-planet sebagai sayap maka 9 planet di tata surya kita dapat memperlihatkan bilangan 2, 3 dan 4. Ke Daftar Isi
32

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

2 = Pluto dan Neptunus 3= Uranus, saturnus dan Yupiter 4=Mars, Bumi, Venus dan Mercury Di tengahnya bangunan Y adalah matahari, karena ada relasi antara bangunan Y dan kabah maka bangunan kabah juga mewakili matahari dan orang yang thawaf mewakili bumi. Hal yg sama juga dijumpai pada setiap malam tahun baru hijriyah dilakukan ritual keliling mengitari area keraton solo. semoga anda tidak percaya teori hoax saya diatas, tapi boleh anda coba copas di lounge atau forum lain, mungkin akan banyak yg percaya dan bahkan ada yg minta kraton solo diteliti lagi oleh arkeolog. 'Teori' tsb saya buat dlm waktu kurang 1 jam, bayangkan jika saya persiapkan dlm sebulan kemudian ditambah gambar2, bumbu2 yg menarik dan dikemas dlm slide atau pdf pasti akan lebih terasa khasiatnya. Kepingan informasi yg menggiring logika #1 Sebenarnya teori2 pak kyai ini hanya merupakan kepingan2 informasi yg (sebenarnya) tidak saling berhubungan namun deng penggabungan dan cara penyampaian yg baik maka para pembaca akan dibawa kepada kesimpulan atas logika pembaca itu sendiri. sebagai contoh pada tulisan saya 'Sulaiman dan kraton solo' akan membawa logika pembaca bahwa saya menyampaikan kalau nabi sulaiman itu berasal dari solo, atau ada kaitanya engansolo...sumpah saya tidak nulis itu, silakan dibaca lagi saya hanya menempelkan kepingan informasi yg saya tahu ttg kraton solo dan saya tempelkan pada teori pak kyai. namun ketika saya tempel ttg bangunan kraton solo yg menggunakan konsep keseimbangan sebelum penjelasan ttg keseimbangan dlm kitab Al quran, maka pembaca akan terbawa pada kesimpulan dari logikanya sendiri bahwa apa yg tertulis di Al Quran adalah merujuk ke kraton solo. Sama ketika saya tempel ttg sanggabuana sebelum ayat yg menjelaskan malaikat mengangkat arsy maka pembaca akan terbawa pada logikanya sendiri mengartikan bahwa panggung sanggabuana adalah penggambaran arsy yg diangkat. begitu juga ketika saya mencomot jumlah huruf surakarta, menceritakan kraton solo yg dekat dgn air maka pembaca pun tergiring untuk menarik logika bahwa ada benang merah dgn isi Al Quran yg dikutip. begitulah, sebenarnya kita hanya digiring untuk mengambil kesimpulan berdasarkan kepingan
33

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
informasi yg tidak berhubungan sehingga logika kita menerima bahwa informasi2 tsb ada keterkaitan. Kepingan informasi yg menggiring logika #2 Saya akan mencoba memberikan contoh bagaimana kepingan informasi yg tidak berhubungan bisa menggiring dan memanipulasi kesimpulan pembaca. Misalnya saja faktanya : 'saya membeli baju yg murah ' Bagaimana supaya orang mengambil kesimpulan dengan logikanya bahwa 'saya membeli baju mahal di butik terkenal'. maka saya akan utak-atik dengan kepingan informasi yg berbeda spt ini : - saya membeli baju - butik 'X' menjual baju2 yg mahal. - artis 'Y' dikenal sangat suka mengkoleksi baju mahal. - saya bersyukur bisa membeli baju. empat pokok informasi tsb sangat jelas tidak ada hubunganya dan berdiri sendiri2, tapi jika kita bisa meracik dengan baik maka akan menggiring logika dan kesimpulan spt ini : Quote: Sudah lama saya kepengen beli baju baru namun susah juga buat menyisihkan duitnya, tapi alhamdulillah akhirnya keinginan itu terlaksana juga kemaren. Memang harus diakui kalau untuk urusan baju, butik X sangat memuaskan, model baju disitu sangat bervariasi dan up to date tapi harganya itu lho...alamaak...mahal2 kali. Tapi...yah...baju kan sekarang nggak cuma berfungsi sebagai kebutuhan sandang, tapi juga prestise dan kesenangan. Di tayangan TV aja kemaren artis Y menunjukkan lemari2 nya yg penuh dengan baju2 mahal, habis dia hobi belanja sih. Tapi saya bersyukur kok, kalau kemaren bisa beli meski cuma satu aja..itu pun menguras isi kantong saya...hehehe. cerita dari kepingan2 info tsb menggiring kesimpulan bahwa saya mengumpulkan uang untuk membeli baju mahal di butik X, padahal faktanya uang saya mepet dan beli bajunya entah dimana. Kepingan informasi yg menggiring logika #3 Kembali ke teori pak kyai, saya berikan contoh bagaimana kepingan2 tsb dibuat untuk menggiring logika. Fakta yg ada : - susunan stupa yg ada di borodur pada tiap 1/4 lingkarannya adalah 4,6, 8 - di dalam Al Quran disebutkan bahwa malaikat memiliki sayap masing-masing 2,3 dan 4. - jumlah raka'at sholat ada 2, 3 dan 4

Ke Daftar Isi

34

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
maka disederhanakanlah susunan stupa tsb dgn 'membagi bilangan tsb dgn angka 2' sehingga diperoleh angka 2,3 dan 4. kemudian ditempel kan pada sebelum atau sesudah ayat atau dihubungkanya dengan raka'at sholat. kemudian ditambah lagi dengan pengelompokan planet yg sebenarnya tidak berdasar, yaitu 2,3,4 hasilnya : pembaca tergiring untuk percaya bahwa angka 2,3,4 memang ada kaitanya dengan dalil2 diatas. padahal angka 2,3,4 tidak ada di borobudur, angka tersebut hasil dari pak kyai membagi urutan susunan stupa dgn angka 2. jadi jangan biarkan logika anda tergiring Kepingan informasi yg menggiring logika #4 Kepingan2 informasi yg menggiring logika pembaca untuk menyimpulkan bahwa teori2 pak kyai itu valid adalah kepingan2 yg sejenis dengan yg dipaparkan mas zeth. Indonesia adalah atlantis, yahudi adalah jawa, jawa adalah bani lukman..dsb..dsb...merupakan kepingan informasi yg menjadikan input dalam otak kita, sehingga bawah sadar kita bisa menerima dan menganggap semua itu masuk logika. Kita akan digiring pada logika kita sendiri untuk menyimpulkan..'wah berarti benar, krn keterangan yg sana kayaknya nyambung dgn ini'...'wah, berarti informasi yg kemaren itu bener dong'..dsb. Dan dalil2 serta ayat2 dari kitab suci akan membuat bawah sadar anda sulit untuk membantah teori2 yg diajukan, krn alam bawah sadar anda sudah menerima bahwa dalil2 dan isi dari ayat2 tersebut adalah kebenaran...jadi anda yg menganggap segala teori2 itu benar krn sebenarnya bawah sadar anda menerima bahwa ayat2 dan dalil2 tsb benar...padahal sebenarnya antara teori dan ayat2 maupun dalil2 itu tidak berhubungan. Matematika di Borobudur, karya siapa ??? dapat dari : bolos.icr38.net/buku1/Borobudur.doc silakan klik link tsb untuk download Quote:

Ke Daftar Isi

35

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Borobudur (diambil dari : jawaplace) Berdasarkan atas tulisan yang terdapat pada ―kaki‖ tertutup dari Candi Borobudur yang berbentuk huruf Jawa kuno yang berasal dari huruf pallawa, maka dapat diperkirakan tahun berdirinya Candi tersebut, yaitu pada tahun 850 Masehi, pada waktu pulau Jawa dikuasai oleh keluarga raja-raja Sailendra antara tahun 832-900. Jadi umurnya sudah lebih dari 1.000 tahun.Candi itu terdiri dari 2 juta bongkah batu, sebagian merupakan dinding-dinding berupa relief yang mengisahkan ajaran Mahayana. Candi tersebut berukuran sisi-sisinya 123 meter, sedang tingginya termasuk puncak stupa yang sudah tidak ada karena disambar petir 42 m. Yang ada sekarang tingginya 31,5 m. Pada hakekatnya Borobudur itu berbentuk stupa, yaitu bangunan suci agama Buddha yang dalam bentuk aslinya merupakan kubah (separoh bola) yang berdiri atas alas dasar dan diberi payung di atasnya. Candi itu mempunyai 9 tingkat, yaitu : 6 tingkat di bawah,: "tiap sisinya agak menonjol berliku liku, sehingga memberi kesan bersudut banyak. 3 tingkat diatasnya:'' berbentuk lingkaran. Dan yang paling atas yang disebut sebagai tingkat ke-10 adalah stupa besar ukuran diametrnya 9,90 m, tinggi 7 m. Borobudur tidak memiliki ruang-ruang yang dulunya dipakai sebagai tempat memuja seperti candi-candi lainnya. Yang ada ialah lorong-lorong panjang yang merupakan jalan sempit, kedua tepinya dibatasi oleh dinding candi, mengelilingi candi tingkat demi tingkat. Dari satu tingkat lainnya di empat penjuru terdapat pintu gerbang masuk ke tingkat lainnya melalui tangga. Di lorong-lorong inilah para umat Buddha diperkirakan melakukan upacara berjalan kaki mengelilingi candi ke arah kanan. Upacara itu disebut pradaksima Sejarawan Belanda Dr. J.G. Casparis dalam desertasinya untuk mendapat gelar doctor pada tahun. 1950 mengemukakan, bahwa Borobudur yang bertingkat 10 menggambarkan secara jelas terlihat filsafat agama Buddha Mahayana yang disebut ―Dasabodhisatwabhumi‖. Filsafat itu mengajarkan, bahwa setiap orang yang ingin mencapai tingkat kedudukan sebagai Buddha harus melampaui 10 tingkatan Bodhisatwa. Apabila telah melampaui 10 tingkat itu, maka manusia akan mencapai kesempurnaan dan menjadi seorang Buddha. Perlu diketahui, bahwa menurut ajaran Buddha Mahaya, diamping Buddha Gautama yang kita kenal dalam sejarah, ada pula tokoh-tokoh Buddha lain-lainnya, masing-masing menurut jamannya, baik di jaman lampau maupun di jaman yang akan datang. Buddha di masa datang kini masih berada di dalam sorga dan masih bertingkat Bodhisatwa adalah calon Buddha di masa datang. Dr. J. G. Casparis berpendapat, bahwa sebenarnya Borobudur merupakan tempat pemujaan nenek moyang raja-raja Sailendra, agar nenek moyang mencapai ke-Buddhaan. Sepuluh tingkat Borobudur itu juga melambangkan, bahwa nenek moyang raja Sailendra yang mendirikan Borobudur itu berjumlah 10 orang. Berdasarkan prasasti Karangtengah bertahun 824 Ke Daftar Isi
36

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
M dan prasati Kahulunan bertahun 824 M. Dr. J.G. Casparis berpendapat bahwa pendiri Borobudur adalah raja Sailendra bernama Samaratungga, kira-kira disekitar tahun 824. Bangunan raksasa itu kiranya baru dapat diselesaikan oleh puterinya yaitu Ratu Pramodawardhani. Dalam hal tersebut para ahli belum terdapat kata sepakat.

Matematika di Borobudur karya siapa ????? sambungan...... Quote: Tingkatan –Tingkatan Borobudur Pada tahun 1929 Prof. Dr. W.F. Stutterheim telah mengemukakan teorinya, bahwa Candi Borobudur itu hakekatnya merupakan ―tiruan‖ dari alam semsta yang menurut ajaran Buddha terdiri atas 3 bagian besar, yaitu: (1). Kamadhatu; (2). Rupadhatu; dan (3). Arupadhatu. Bagian ―kaki‖ melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau nafsu (keinginan) yang rendah, yaitu dunia manusia biasa seperti dunia kita ini. Rupadhatu, yaitu dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari ikatan nafsu, tetapi maish terikat oleh rupa dan bentuk, yaitu dunianya orang suci dan merupakan ―alam antara‖ yang memisahkan ―alam bawah‖ (kamadhatu) dengan ―alam atas‖ (arupadhatu). Arupadhatu, yaitu ―alam atas‖ atau nirwana, tempat para Buddha bersemayam, dimana kebebasan mutlak telah tercapai, bebas dari keinginan dan bebas dari ikatan bentuk dan rupa. Karena itu bagian Arupadhatu itu digambarkan polos, tidak ber-relief. Patung-patung Dhayani Buddha Pada bagian Rupadhatu patung Dhayani Buddha digambarkan terbuka, ditempatka di lubang dinding seperti di jendela terbuka. Tetapi dibagian Arupadhatu patung-patung itu ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti didalam kurungan. Dari luar masih tampak patung-patung itu samar-samar. Cara penempatan patung seperti tersebut rupanya dimaksudkan oelh penciptanya untuk melukiskan wujud samar-samar ―antara ada dan tiada‖ sebagai suatu peralihan makna antra Rupadhatu dan Arupadhatu. Arupa yang artinya tidak berupa atau tidak berwujud sepenuhnya baru tercapai pada puncak dan pusat candi itu yaitu stupa terbesar dan tertinggi yang digambarkan polos (tanpa lubang-lubang), sehingga patung didalamnya sama sekali tidak tampak.
37

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Stupa-stupa kurungan patung-patung di bagian Arupadhatu yang bawah bergaris miring, sedang lubang-lubang seperti yang diatasnya bergaris tegak. Menurut almarhum Prof. Dr. Sucipta Wirjosaputro lubang-lubang seperti tersebut merupakan lambang tentang proses tingkat-tingkat lenyapnya sisa nafsu yang terakhir. Lubang-lubang yang bergaris miring (lebih rendah dari lainnya) menggambarkan, bahwa di tingkat itu masih ada sisa-sisa dari nafsu, sedang pada tingkat di atasnya yang bergaris tegak menggambarkan nafsu itu telah terkikis habis, dan hati pun telah lurus. Reliefnya panjang 3 km; arcanya 505 buah .Relief pada dinding-dinding candi Borobudur itu menurut Drs. Moehkardi dalam intisari jumlahnya ada 1460 adegan, sedang relief yang dekoratief (hiasan) ada 1212 buah. Panjang relief itu kalau disambung-sambung seluruhnya dapat mencapai 2.900 m, jadi hampir 3 km. Jumlah arcanya ada 505 buah, terdiri dari : -Tingkat ke-1 Rupadhatu ditempat arca-arca Manushi Budha sebanyak 92 buah; -Tiga tingkat selebihnya masing-masing mempunyai 92 buah arca Dhyani Buddha; -Tingkat di atasnya mempunyai 64 arca Dhyani Buddha. Selanjutnya di tingkat Arupadhatu terdapat pula arca-arca Dhyani Buddha yang dikurung dalam stupa, masing-masing tingkat sebanyak : 32, 24 dan 16 jumlah 72 buah. Akhirnya di stupa induk paling atas, dahulunya terdapat pula sebuah patung Sang Adhi Buddha, yaitu Buddha tertinggi dalam agama Buddha Mahaya. Maka julah seluruhnya adalah 3 x 92 buah jumlah 432 + 64 + 1 = 505 buah. ....bersambung

matematika di Borobudur karya siapa ???? sambungan... Quote: Permainan angka yang mengagumkan. Drs. Moehkardi mengemukakan adanya permainan angka dalam Candi Borobudur yang amat mengagumkan, sebagai berikut : Jumlah stupa di tingkat Arupadhatu (stupa puncak tidak di hitung) adalah: 32, 24, 26 yang memiliki perbandingan yang teratur, yaitu 4:3:2, dan semuanya habis dibagi 8. Ukuran tinggi stupa di tiga tingkat tsb. Adalah: 1,9m; 1,8m; masing-masing bebeda 10 cm. Begitu juga diameter dari stupa-stupa tersebut, mempunyai ukuran tepat sama pula dengan
38

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
tingginya : 1,9m; 1,8m; 1,7m. Beberapa bilangan di borobudur, bila dijumlahkan angka-angkanya akan berakhir menjadi angka 1 kembali. Diduga bahwa itu memang dibuat demikian yang dapat ditafsirkan : angka 1 melambangkan ke-Esaan Sang Adhi Buddha. Perhatikan bukti-buktinya dibawah ini : Jumlah tingkatan Borobudur adalah 10, angka-angka dalam 10 bila dijumlahkan hasilnya : 1 + 0 = 1. Jumlah stupa di Arupadhatu yang didalamnya ada patung-patungnya ada : 32 + 24 + 16 + 1 = 73, angka 73 bila dijumlahkan hasilnya: 10 dan seperti diatas 1 + 0 = 10. Jumlah patung-patung di Borobudur seluruhnya ada 505 buah. Bila angka-angka didalamnya dijumlahkan, hasilnya 5 + 0 + 5 = 10 dan juga seperti diatas 1 + 0 = 1. Sang Adhi Buddha dalam agama Buddha Mahaya tidak saja dianggap sebagai Buddha tertinggi, tetapi juga dianggap sebagai Asal dari segala Asal, dan juga asal dari keenam Dhyani Buddha, karenanya ia disebut sebagai ―Yang Maha Esa‖. Demikianlah keindahan Borobudur sebagai yang terlihat dan yang terasakan, mengandung filsafat tinggi seperti yang tersimpan dalam sanubari bangsa Timur, khususnya bangsa kita.

sambungan....... Quote: Penemuan Borubudur Tidak pernah terlintas oleh Pemerintah Hindia Belanda bahwa suatu ketika Nusantara ini akan dikuasai oleh Inggris. Gubernur Jenderal yang mengurusi masalah tanah jajahan di Timur, Lord Minto harus mendelegasikan kekuasaan di Nusantara ini kepada Letnan Gubernur Jendral Sir Thomas Stamford Raffles. Raffles mempunyai perhatian yang sangat besar terhadap budaya timur, sehingga ketika pada tahun 1814 mendapat laporan tentang ditemukannya reruntuhan yang diperkirakan candi, segera mengutus perwira zeni HC Cornelius untuk ke Bumi Segoro. Itulah awal diketemukannya Borobudur yang terpendam entah sejak kapan dan apa penyebabnya. Misteri yang sampai kini belum terungkap. Sayang, tahun 1815 Inggris harus angkat kaki dan mengembalikan tanah jajahan kepada Belanda. Bagi Belanda, peninggalan sejarah juga tidak kurang menariknya. Pada 1834 Residen Kedu bernama Hartman yang baru dua tahun menduduki jabatan mengusahakan pembersiha n Borobudur. Stupa yang ternyata puncak candi diketahui sudah menganga sejak ditangani Cornelius 20 tahun sebelumnya.. Selama kurun waktu 20 tahun itu tidak ada yang bertanggung jawab terhadap kawasan penemuan. Pada tahun 1842 Hartman melakukan penelitian pada stupa induk. Dalam budaya
39

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
agama Buddha, stupa didirikan untuk menyimpan relik Buddha atau relik para siswa Buddha yang telah mencapai kesucian. Dalam bahasa agama, relik disebut saririka dhatu, diambil dari sisa jasmani yang berupa kristal selesai dilaksanakan kremasi. Bila belum mencapai kesucian, sisa jasmani tidak berbentuk kristal dan tidak diambil. Bila berupa kristal akan diambil dan ditempatkan di dalam stupa. Diyakini bahwa relik ini mempunyai getaran suci yang mengarahkan pada perbuatan baik. Pada setiap upacara Waisak, relik ini juga dibawa dalam prosesi dari Mendut ke Borobudur untuk ditempatkan pada altar utama di Pelataran Barat. Relik yang seharusnya berada di dalam stupa induk Borobudur hingga kini tidak diketahui siapa yang mengambil dan di mana disimpan. Demikianlah, Borobudur yang ditemukan pada tahun 1814 mulai ditangani di bawah perintah Hartman antara lain dengan mendatangkan fotografer, pada tahun 1845 bernama Schaefer, namun hasilnya tidak memuaskan. Itulah sebabnya pada tahun 1849 diambil keputusan untuk menggambar saja bangunan Borobudur. Tugas mana dipercayakan pada FC Wilsen yang berhasilkan menyelesaikan 476 gambar dalam waktu 4 tahun. Ada seorang lagi yang ditugaskan untuk membuat uraian tentang Borobudur yang masih berupa duga-duga, yaitu Brumund. Hasil Wilson maupun Brumund diserahkan oleh Pemerintah Hindia Belanda kepada Leemans pada 1853 yang baru berhasil menyelesaikannya pada 1873 . Selama penggarapan gambar yang duga duga itu, oleh Hartman Borobudur dijadikan tempat rekreasi. Pada puncaknya didirikan bangunan untuk melihat keindahan alam sambil minum teh. Pembersihan batu-batuan terus berlangsung, ditempel-tempel asal jadi menurut dugaan asal-asalan saja. Anugerah untuk Raja Borobudur dibersihkan dari hari ke hari, hingga makin menarik. Sungguh fantastis bagi para penguasa Belanda menikmati pemandangan indah di atas bangunan kuno yang sedemikian besar. Pada tahun 1896, Raja Thai, Chulalongkorn datang ke Hindia Belanda. Sebagai penganut agama Buddha tentu tidak akan melewatkan untuk menyaksikan bangunan stupa yang didengungdengungkan oleh para pejabat pemerintah kolonial. Entah bagaimana ceriteranya, Pemerintah Belanda menawarkan Raja untuk membawa bagian dari batu-batuan Borobudur. Menurut catatan tidak kurang dari 8 gerobak melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Diantara yang diangkut ke Negara Gajah Putih tersebut ada 30 lempeng relief dinding candi, 5 buah patung Buddha, 2 patung singa dan 1 pancuran makara. Bilamana kita berada di istana Raja Bhumibol Adulyagej kita dapat saksikan batu-batuan Borobudur yang terawat baik hingga kini. Sebagai negara yang sebagian besar menganut Buddha, rakyat menyampaikan hormat dihadapan patung Buddha asal Borobudur sebagai lambang kebesaran Gurunya. Jadi, jauh sebelum batu-batuan Borobudur ditempatkan sebagaimana mestinya, bagian dari batubatuan yang berada dalam istana dynasti Cakri telah diperlakukan dengan baik, karena keluarga raja di sana mengerti simbol-simbol yang terkandung dalam bagian kecil peninggalan agama yang dianutnya.

Ke Daftar Isi

40

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
sambungan....... Quote: Pemugaran Pada tahun 1882 ada usul untuk membongkar seluruh batu-batuan Borobudur untuk ditempatkan dalam suatu museum. Usul ini tidak disetujui, bahkan mendorong usaha untuk membangun kembali reruntuhan hingga berbentuk candi. Dorongan lain untuk lebih membuka tabir misteri dalah diketemukannya satu lantai lagi dibawah lantai pertama candi oleh Vzerman pada 1885. Pada tahun 1900 dibentuklah Panitia Khusus perencanaan pemugaran Candi Borobudur. Setelah bekerja dua tahun, maka Panitia menyimpulkan bahwa tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pemugaran yaitu: Pertama : segera diusahakan penaggulangan bahaya runtuh yang sudah mendesak dengan cara memperkokoh sudut-sudut bangunan, menegakkan kembali dinding-dinding yang miring pada tingkat pertama, memperbaiki gapura-gapura, relung serta stupa, termasuk stupa induk. Kedua : mengekalkan keadaan yang sudah diperbaiki dengan cara mengadakan pengawasan yang ketat dan tepat, menyempurnakan saluran air dengan jalan memperbaiki lantai-lantai serta lorong-lorong. Ketiga : menampilkan candi dalam keadaan bersih dan utuh dengan jalan menyingkirkan semua batu-batuan yang lepas untuk dipasang kembali serta menyingkirkan semua bangunan tambahan. Pada tahun 1905 keluarlah Keputusan Pemerintah Kerajaan Belanda yang menyetujui usul Panitia dengan penyediaan dana sebesar 48.800 gulden untuk menunjuk Insinyur zeni T.van Erp. Pemugaran dimulai pada Agustus 1907 yang berhasil diselesaikan pada tahun 1911. Dengan demikian, Borobudur dapat dinikmati keindahannya secara utuh. Setelah proklamasi kemerdekaan, pada tahun 1948 Pemerintah RI yang masih dalam penataan negara memperhatikan kerusakan Borobudur yang sudah diketahui sejak 1929 dengan mendatangkan dua orang ahli purbakala dari India. Sayang usaha ini tidak ada kelanjutannya. Pada tahun 1955 pemerintah RI mengajukan permintaan bantuan kepada Unesco untuk menyelamatkan berbagai candi di Jawa, tidak terkecuali Borobudur . Usaha lebih mantap baru dimulai pada tahun 1960 yang terhenti karena pemberontakan G.30.S/PKI ketika bangsa dan negara mengkonsentrasikan diri menyelematkan masa depan yang hampir saja dikoyak komunis. Pemugaran candi secara serius baru terlaksana pada masa Orde Baru, melalui SK Presiden RI No.217 tahun 1968 tanggal 4 Juli 1968 dibentuk Panitia Nasional yang bertugas mengumpulkan dana dan melaksanakan pemugaran. Tahun berikutnya Presiden membubarkan Panitia tersebut dan membebankan tugas pemugaran kepada Menteri Perhubungan. Tahun 1973 diresmikan permulaan pemugaran yang selesai pada tanggal 23 Februari 1983.
41

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Usaha penyelamatan ini adalah yang paling mantap dalam sejarah perawatan Borobudur .

Tiga Serangkai Kapan Borobudur didirikan secara pasti belum ditemukan datanya. Dari Prasasti Karangtengah bertahun 824 M maupun Prasasti Sri Kahulungan bertahun 842 menyebutkan bahwa ada tiga buah candi yang didirikan untuk mengagungkan kebesaran Buddha, yaitu Mendut, Pawon dan Borobudur. Bangunan yang dimaksud adalah Candi Mendut yang didirikan oleh Pramudyawardani, Candi Pawon yang didirikan oleh oleh Indra dan Borobudur yang didirikan oleh raja kondang dynasti Syailendra bernama Smaratungga. Enatah yang mana lebih dahulu didirikan, yang jelas ketiganya mempunyai makna tersendiri dan mempunyai keterikatan yang satu dengan yang lainnya. Dari relief yang ada, Candi Mendhut didirikan untuk memperingati khotbah pertama Sang Buddha. Pada dinding itu jelas ditawarkan alternatif yang boleh dipilih oleh pengikut Sang Buddha, yaitu hidup meninggalkan keduniawian sebagai bhikkhu (pertapa) atau hidup dalam keduniawian demi kesejahteraan sesama menampilkan kemakmuran bagi bangsa dan negara. Buddha mengajarkan pemilihan termaksud dengan konsekwensi yang pasti dan jelas. Untuk mengetahui lebih mendalam tentang kehidupan hingga tercapainya Nibbana (Nirvana), maka di Borobudur dijelaskan secara rinci, dari kehidupan penuh nafsu, melalui kelahiran demi kelahiran baik dalam alam binatang, alam dewa atau pun alam manusia hingga akhirnya tidak ada kelahiran lagi yang dinamakan Nibbana itu. Tetapi untuk mengetahui lebih mendalam akan makna yang tercantum pada dinding Borobudur, batin kita hendaknya dimatangkan dulu di Candi Pawon. Demikianlah makna perjalan ziarah agama Buddha menuju Borobudur. Dari Mendhut, menyinggahi Pawon menuju Borobudur, bukannya sebaliknya dari yang termegah menuju awal mencari dharma. Ini juga dapat digambarkan kehidupan kita, mula-mula mencari pegangan hidup, memilih diantara alternatif yang tersedia kemudian melalui pendadaran yang penuh sepi dan keprihatinan untuk mencapai kejayaan. Ketiganya terletak pada satu garis lurus dari timur menuju barat.

sambungan...... Quote: Relief Borobudur Bilamana kita ingin ―membaca‖ semua relief yang ada pada dinding Candi Borobudur, kita harus mulai dari Gapura Timur. Pada lantai pertama, segera membelok ke kiri berjalan searah jarum
42

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
jam yang disebut ―pradaksina‖. Sebagai relief pertama dilukiskan ketika Sang Bodhisatta (Bodhisatva) berada di sorga Tusita, dihantar oleh dewa ketika akan lahir sebagai manusia. Barulah pada dinding ke 13 dilukiskan ketika Permaisuri Maya bermimpi seekor gajah masuk ke dalam rahimnya sebagai pertanda akan melahirkan putra mahkota pada usia lanjut. Mengelilingi dinding pertama hingga pada ujung Gapura Timur lagi dilukiskan ketika Sang Buddha membabarkan dhamma (dharma) untuk pertama kali dihadapan lima orang pertapa di Taman Isipatana. Kisah kehidupan ini disebut Lilitavistatara. Membaca relief lantai kedua sampai dengan lantai keempat secara pradaksina dapat disaksikan penggambaran ketiga Sang Bodhisatta tumimbal lahir sebelum kelahirannya yang teakhir sebagai manusia Siddhattha (Siddhartha). Himpunan cerita ini ada yang melukiskan ketika hidup sebagai kelinci, gajah, manusia bahkan dewa. Cerita ini diambil dari kitab kelima dari Sutta Pitaka, bagian dari Khudaka Nikaya yang disebut Jataka. Cerita dari Jataka ini sangat disukai oleh anakanak beragama Buddha, dan menjadikannya berkeyakinan akan adanya tumimbal lahir sebelum tercapainya Nibbana. Mulai lantai kelima hingga ketujuh dindingnya tidak berelief. Kalau empat lantai sebelumnya berbentuk bujursangkar, tiga lantai tanpa relief yang disebut Arupa-Datu berbentuk lingkaran. Bagian kesembilan adalah stupa induk. Masih ada lagi satu lantai basement (bawah tanah) yang hanya dibuka sedikit, disebut KamaDatu, menggambarkan memenuhan nafsu. Empat lantai berrelief oleh ahli sejarah disebut RupaDatu. Itulah sebabnya Borobudur disebut juga ― bangunan suci sepuluh tingkat‖. Bagi penggemar sejarah, Borobudur tidak mungkin disaksikan sekali, dua kali bahkan sepuluh kali. Ditelusuri seribu kalipun Borobudur tidak habis-habisnya bercerita. Pancaran Borobudur menembus batas waktu yang mengarungi abad demi abad memancarkan misi yang mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Borobudur bagaikan mutiara yang memancarkan sinar keagungannya sepanjang masa.

Dari : jawaplace silakan dibandingkan dgn 'karya' pak kyai, kemudian silakan disimpulkan sendiri

Gambar kapal Nabi Nuh di relief Borobudur ? Maaf, menurut saya sangat naif jika ada gambar kapal di candi2 nusantara termasuk borobudur, kemudian dianggap itu menceritakan bahtera nuh. Mari kita pahami dengan mencoba membayangkan situasi dan kondisi masa itu dimana alam masih asli penuh hutan dan belum banyak jalan darat. Jadi alat transportasi umum waktu itu ya cuma kuda, kereta atau perahu/kapal karena tehnologi pesawat terbang belum ditemukan.
43

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Sebagai negara besar yg menguasai wilayah dgn banyak pulau sudah pasti Sriwijaya memiliki keahlian dalam bidang kelautan terutama transportasi melalui air yaitu perahu atau kapal.Jadi wajar saja kalau di relief candi2 nusantara ada gambar kapal krn semua bangsa yg besar kala itu pasti memiliki armada laut yg tangguh. Kisah perahu/kapal bukan semata-mata hanya kisah nabi nuh, bangsa viking, laskar mongol dan bangsa2 penakluk lain di dunia juga punya kisah tentang kehebatan pasukan maritim mereka. Menarik kesimpulan bahwa gambar kapal pasti menceritakan nabi nuh, menurut saya, sama naifnya jika sekarang ini kita melihat photo orang mengoperasikan komputer kemudian kita simpulkan dia adalah Bill Gates, krn dia yg punya microsoft. Gambar kapal nabi Nuh di relief Borobudur 2 Quote: Originally Posted by coffin relief kapal di borobudur itu yang ini ya?

jika memang benar itu adalah kapal Nabi Nuh, kenapa tidak ada gambar hewan hewannya Ke Daftar Isi
44

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
disitu? seharusnya jika itu benar kapal Nabi Nuh paling tidak akan digambarkan wujud wujud hewan yang ada di kapal tersebut, bukan hanya manusia saja dikisahkan juga pengikut manusia di kapal itu hanya 8 orang, menilik pahatan bentuk manusia di kapal tersebut rasanya lebih dari itu dan jika menganalogi perbandingan ukuran, perbandingannya terlalu kecil CMIIW terimakasih gambarnya mas. coba kita lihat gambar perahu tsb dgn pikiran obyektif ya : - perahu tsb bercadik (ada penyangga kecil di kanan dan kiri) itu menunjukkan bahwa perahu itu ukuran kecil bukan kapal besar, karena tidak pernah ada kapal besar yg bercadik...ribet kali jadinya nanti. nah nabi Nuh kan nggak naik perahu, tapi kapal besar yg muat banyak orang dan binatang2 juga. mudah2an logika kita bisa menerima fakta di relief tsb. 'Siapa meng-copas siapa #1' teori dari pak kyai : Quote:

Ke Daftar Isi

45

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

dan Quote: Originally Posted by aazizbsy Mari kita yakinkan dengan penjelasan matematika Basya; ........................ .................................................. ............................................. Selanjutnya tentang bilangan sayap 2, 3 dan 4 dijelaskan pula dalam Al-Qur’an sebagai berikut: Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan yang memiliki sayap masing-masing 2, 3 dan 4. (QS. Faathir; 1) Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa 2, 3 dan 4 adalah bangunan sayap terlihat pada 3 lapisan di Arupha Dhatu. Karena bangunan Y berhubungan dengan kabah yang merupakan sumbu pusat karena ada thawaf disana maka kalau Y juga kita putar setelah penggabungan dan pemasangan itu, akan terjadi benda putar.

Ke Daftar Isi

46

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Bilangan 2, 3, dan 4 juga terlihat di tata surya kita, jika planet-planet sebagai sayap maka 9 planet di tata surya kita dapat memperlihatkan bilangan 2, 3 dan 4. 2 = Pluto dan Neptunus 3= Uranus, saturnus dan Yupiter 4=Mars, Bumi, Venus dan Mercury .................................................. .......... dari jawaplace : Quote: Permainan angka yang mengagumkan. Drs. Moehkardi mengemukakan adanya permainan angka dalam Candi Borobudur yang amat mengagumkan, sebagai berikut : Jumlah stupa di tingkat Arupadhatu (stupa puncak tidak di hitung) adalah: 32, 24, 26 yang memiliki perbandingan yang teratur, yaitu 4:3:2, dan semuanya habis dibagi 8. siapa ya ? Siapa meng-copas siapa #2 dari pak kyai :

Originally Posted by aazizbsy Akhirnya di stupa induk paling atas, dahulunya terdapat pula sebuah patung Sang Adhi Buddha, yaitu Buddha tertinggi dalam agama Buddha Mahaya. Maka jumlah seluruhnya adalah 3 x 92 buah jumlah 432 + 64 + 1 = 505 buah. Jadi Jumlah patung-patung di Borobudur seluruhnya ada 505 buah. Bila angka-angka didalamnya dijumlahkan, hasilnya 5 + 0 + 5 = 10 dan juga seperti diatas 1 + 0 = 1(bilangan syahadat atau kode keesaan Allah) Menyangkut angka 505 dalam Borobudur dan bilangan syahadat dapat dijelaskan dalam AlQur’an. Pada kisah nuh dalam Al-Qur’an ada rahasia bilangan 50; Dan sungguh kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya maka ia tinggal di antara mereka 1000 tahun kurang 50. (QS. Al-Ankabuut; 14) padahal lambang bilangan 50 itu dulunya adalah hurufnya Nun, dan surat Al-Qalam yang dibuka dengan huruf Nun pada nomor 68. Dan surat yang dibuka dengan huruf tidak pernah lebih dari 50 nomor suratnya kecuali 68 ini seolah huruf Nun itu pindah dari 50 ke 68. Sehingga Bobot huruf Nun 50 pada kalimat Syahadat “ Aku bersaksi tidak ada tuhan melainkan Allah” Ke Daftar Isi
47

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
kata melainkan = Illa ini kamusnya ada pada surat Al-Ankabuut ayat 14 di atas dengan sebutan Illa Khamsin=kecuali 50 atau kurang 50 jadi dalam bahasa matematika Illa = kurang, bagaimana bila kata Illa = kurang diterapkan dalam kalimat syahadat laa = tidak ada = 0 tidak ada tuhan; 0 = Tuhan tidak ada Tuhan melainkan Allah; 0 = Tuhan – Allah 0 = 1 – Allah Allah = 1 Ini mirip dengan 505 arca, bila angka-angka didalamnya dijumlahkan, hasilnya 5 + 0 + 5 = 10 dan juga seperti diatas 1 + 0 = 1 menjadi bilangan syahadat. Itulah sebabnya Sang Adhi Buddha dalam agama Buddha Mahaya tidak saja dianggap sebagai Buddha tertinggi, tetapi juga dianggap sebagai Allah S.W.T Asal dari segala Asal, dan juga asal dari keenam Dhyani Buddha, karenanya ia disebut sebagai “Yang Maha Esa”. Dari uraian tentang korelasi Candi Borobudur dan Alqur'an di atas, maka tidaklah mungkin candi tsb dibangun oleh keturunan Wangsa Sriwijaya, boleh jadi wangsa2 di Jawa tsb hanya mendapatkan warisan bangunan yg ditinggalkan pemiliknya karena bencana banjir yg dasyat. dari jawaplace : Quote: Perhatikan bukti-buktinya dibawah ini : Jumlah tingkatan Borobudur adalah 10, angka-angka dalam 10 bila dijumlahkan hasilnya : 1 + 0 = 1. Jumlah stupa di Arupadhatu yang didalamnya ada patung-patungnya ada : 32 + 24 + 16 + 1 = 73, angka 73 bila dijumlahkan hasilnya: 10 dan seperti diatas 1 + 0 = 10. Jumlah patung-patung di Borobudur seluruhnya ada 505 buah. Bila angka-angka didalamnya dijumlahkan, hasilnya 5 + 0 + 5 = 10 dan juga seperti diatas 1 + 0 = 1. Sang Adhi Buddha dalam agama Buddha Mahaya tidak saja dianggap sebagai Buddha tertinggi, tetapi juga dianggap sebagai Asal dari segala Asal, dan juga asal dari keenam Dhyani Buddha, karenanya ia disebut sebagai ―Yang Maha Esa‖. Demikianlah keindahan Borobudur sebagai yang terlihat dan yang terasakan, mengandung filsafat tinggi seperti yang tersimpan dalam sanubari bangsa Timur, khususnya bangsa kita.

siapa ya ?

Ke Daftar Isi

48

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Gerhana Matahari Quote: Originally Posted by Flash84 Untuk penjelasan kenapa candi pawon, candi mendut dan candi borobudur segaris sudah ada penjelasannya menurut versi K.H. Fahmi Basya. Apa ada teman-teman di sini yang kontra, yang bisa memberikan pemahaman berdasarkan versi Budha atau lainnya? perhatikan yg ini :

sudah terbantah sendiri oleh beliau kok perhatikan kalimat terakhir nya : ' mendut adalah gambar bumi. itu sebab mendut mewakili manusia.Disana ada sebuah patung manusia sebagai wakil penduduk bumi adalah manusia. '

Ke Daftar Isi

49

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
pak kyai memakai teori bahwa mendut adalah bumi krn ada patung manusia, itu sama saja membantah kalau beliau membuat teori kalau pawon adalah bulan (di candi pawon ada gambar kalpataru atau pohon kehidupan, di bulan kan nggak ada pohon), dan borobudur adalah matahari jelas sekali ini bantahan beliau sendiri kan patung manusia, hewan,kapal, burung, dll.. ada di borobudur jadi ironis kalau beliau menarik kesimpulan bahwa mendut menggambarkan bumi hanya krn ada patung manusia, sementara yg digambarkan matahari justru banyak patung2 dan gambar apa yg ada di bumi. Plat Emas Dapat dari lounge : Spoiler for gambar dan dalil2nya:

satu2nya 'bukti' yg masuk akal bagi saya hanya ttg surat yg ditulis diatas plat emas yg ditemukan di kolam istana prabu boko. tapi kok saya yakin ini hoax ya, krn 'logika kriminal' saya mengatakan kalau relief dan patung yg terbuat dari batu saja pada dicolong masak plat emas bisa aman2 saja disitu. Ke Daftar Isi
50

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
dan kalau diperhatikan gambarnya keknya sotosop deh Tapi nggak tau mungkin ada teman2 disini yg pernah ekspedisi ke kraton boko pernah melihat lempengan emas itu ? apakah tulisanya arab sesuai surat yg dikutip tsb atau huruf palawa ya? Cukup Satu Fenomena Luar Biasa ! maaf sodara2 ijinkanlah saya menyampaikan 'pidato malem jum'at' saya yg mungkin sedikit OOT : Kalau K.H Fahmi Basya dalam pengajaran teori2 nya menyebut dengan istilah ' One Million Phenomena ' maka sebagai orang yg tidak sependapat dengan teori2 beliau, saya nyatakan ' Cukup Satu Fenomena Luar Biasa '. Tanpa kita sadari ternyata ada satu fenomena yg luar biasa, yg terjadi dalam trit ini yaitu bersatunya umat berlainan agama dan kepercayaan, baik itu islam, hindu, budha, kristen, kejawen bahkan atheis dan mungkin banyak yg belum saya sebutkan lainnya...sama2 bersatu, bahu membahu untuk membantah teori dari seorang kyai haji dimana teori2 tsb sarat muatan agama (islam) dan membawa-bawa ayat2 suci ( Al Quran). Saya yakin fenomena luar biasa ini baru pertama kali terjadi, bukan hanya di kaskus tapi mungkin juga di forum2 lain. Disini kita bersatu untuk untuk menjaga agar tetap berbeda, dan perbedaan itu ternyata mempererat rasa persatuan diantara kita. Yang berbeda biarlah berbeda jangan dipaksakan untuk menjadi sama, biarlah umat islam menjadi islam dengan segala ajaranya, biarlah umat hindu tetap menjadi hindu dengan segala ajaranya, biarlah umat budha tetap menjadi budha dengan segala ajaranya...demikian juga untuk agama dan kepercayaan lainya, janganlah dipaksakan untuk menjadi sama. Dengan menyadari adanya perbedaan, dan melandasi kesadaran tsb dengan sikap saling menghormati dan saling menghargai keyakinan masing2, maka akan tercapai kedamaian dan persatuan. Memaksakan diri untuk menganggap bahwa semua agama dan kepercayaan adalah sama dan satu aliran adalah mengingkari kenyataan dan bahkan mengingkari ajaran agama itu sendiri. Agama ageming aji dlm budaya jawa, atau bagiku agamaku - bagimu agamamu dalam islam, jelas2 menunjukkan bahwa sumber dan ajaran masing2 agama adalah berbeda meskipun menuju muara yg sama yaitu Tuhan YME. Dan teori K.H Fahmi Basya seperti yg disampaikan para pendukungnya, bahwa semua agama berasal dari sumber dan pengajaran yg sama adalah memaksakan diri. Apalagi jika motivasi nya dalam menganggap kesamaan tersebut hanya untuk menunjukkan
51

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
bahwa agama2 yg ada di dunia ini telah melenceng dari ajaran yg sebenarnya dari Tuhan, maka dari itu ada satu agama yang diutus untuk menyempurnakan....sungguh itu suatu kemunafikan. Seolah-olah merangkul semua agama dan menjadikan sesama saudara, tetapi tujuanya untuk menghakimi bahwa agama2 mereka telah melenceng dari ajaranNya...sungguh suatu sikap bermuka dua. Jadi untuk apa ditunjukkan 'one million phenomena' kalau tujuanya untuk penghakiman semata, lebih baik kita akui bahwa kita berbeda dan 'cukup satu fenomena luar biasa' yg bisa mempersatukan kita. 'Bhinnêka tunggal ika tan hana dharma mangrwa' Ayat yg di Plat Emas di Kraton Boko Quote: Originally Posted by bintangkomunika http://organicyoga.tribe.net/thread/...7-8b0741a7ca5c

http://in.answers.yahoo.com/question...8234422AARQ5mH

http://www.himalayaninstitute.org/Yo...e.aspx?id=3147 'pergilah dengan tulisanku ini '(27.28)

'Ia berkata : Hai para Malak, sesungguhnya telah dicampakkan kepadaku satu kitab yg kariim, sesungguhnya ia dari Sulaiman, dan sesungguhnya dia Bismillaahhirrahmaanirrahiim' (27.29 -30) 'Untuk setiap kabar ada letak tempatnya, dan nanti kamu akan mengetahui' (6.67)

kok menurut saya gak ada mirip2 nya ya antara tulisan di kraton boko sama ayat2 Al Quran yg dicomot buat menjelaskan

Ke Daftar Isi

52

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Kerancuan Teori KH. Fahmi Basya #1 1. Pada gambar (poster) indonesia adalah negri saba tertulis bahwa ditemukan stupa di kraton boko, dan ini membuktikan bahwa borobudur (arupadhatu = arsy) pernah dipindah dari kraton boko ke lokasi sekarang. link : http://www.ssq-dla.com/images/storie...sia-saba-1.jpg 2. Pada flying book no 117 dijelaskan bahwa arupadhatu = arsy, dan arsy ratu saba ini dipindahkan dari dataran tinggi golan. link : http://www.ssq-dla.com/index.php?opt...book&Itemid=75 Kerancuan Teori : - ada 2 tempat asal arsy yaitu dataran tinggi saba dan kraton boko dan itu juga berarti ada 2 tempat yg diakui sebagai 'saba'. mana yg benar ? mari kita berfikir dgn logika dan mengacu kepada isi ayat Al Quran kurang lebih sbb : - nabi sulaiman menanyakan siapa yg bisa membawa arsy ratu bilqis sebelum dia datang. - kemudian disanggupi jin ifrit akan membawanya sebelum pandangan nabi sulaiman kembali kepadanya. dari cerita dalam Al Quran tsb menggambarkan bahwa jarak antara kerajaan nabi sulaiman tidak lah sangat jauh sekali dgn kerajaan raut bilqis (ini tergambar dari adanya 'kurir' yg menyampaikan pesan dari dan kepada nabi sulaiman), dan ifrit tidak perlu menyanggupi untuk mengangkat arsy secepat itu jika jarak antara 2 kerajaan tsb adalah sangat jauh. Bayangkan untuk ke Yaman pd jaman tsb pastilah ratu balqis akan naik kapal berbulan2 jika dia berasal dari jawa, jadi utnuk apa secepat itu jin ifrit menyanggupi ? Sudah jelas yg masuk akal dan sesuai dengan gambaran dari Al Quran, saba atau ratu bilqis bukan lah wonosobo dan ratuu boko.

Ke Daftar Isi

53

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Istana Ratu Bilqis Quote:

Figure 2: (a) Mahram Bilqis in Marib (Yemen), also known as Temple Awwam. This temple was dedicated to Ilmaqah (or Almaqah), the national god of the Kingdom of Sheba. Although in the popular literature, it is referred to as "Temple of the Moon-god", Ilmaqah was actually a Sun god! (b) Ground plan of the Mahram Bilqis

link : http://www.islamic-awareness.org/Qur...nal/sheba.html

Ke Daftar Isi

54

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Istana ratu Bilqis di Yaman, itu versi arkeolog dan islam di negri sono lho...entah kalau yg disini

Kerancuan Teori KH. Fahmi Basya #2 Quote: Originally Posted by Masagung Kerancuan Teori KH. Fahmi Basya #1 1. Pada gambar (poster) indonesia adalah negri saba tertulis bahwa ditemukan stupa di kraton boko, dan ini membuktikan bahwa borobudur (arupadhatu = arsy) pernah dipindah dari kraton boko ke lokasi sekarang. link : http://www.ssq-dla.com/images/storie...sia-saba-1.jpg 2. Pada flying book no 117 dijelaskan bahwa arupadhatu = arsy, dan arsy ratu saba ini dipindahkan dari dataran tinggi golan. link : http://www.ssq-dla.com/index.php?opt...book&Itemid=75 Kerancuan Teori : - ada 2 tempat asal arsy yaitu dataran tinggi saba dan kraton boko dan itu juga berarti ada 2 tempat yg diakui sebagai 'saba'.

mana yg benar ? mari kita berfikir dgn logika dan mengacu kepada isi ayat Al Quran kurang lebih sbb : - nabi sulaiman menanyakan siapa yg bisa membawa arsy ratu bilqis sebelum dia datang. - kemudian disanggupi jin ifrit akan membawanya sebelum pandangan nabi sulaiman kembali kepadanya. dari cerita dalam Al Quran tsb menggambarkan bahwa jarak antara kerajaan nabi sulaiman tidak lah sangat jauh sekali dgn kerajaan raut bilqis (ini tergambar dari adanya 'kurir' yg menyampaikan pesan dari dan kepada nabi sulaiman), dan ifrit tidak perlu menyanggupi untuk mengangkat arsy secepat itu jika jarak antara 2 kerajaan tsb adalah sangat jauh. Bayangkan untuk ke Yaman pd jaman tsb pastilah ratu balqis akan naik kapal berbulan2 jika dia berasal dari jawa, jadi utnuk apa secepat itu jin ifrit menyanggupi ? Sudah jelas yg masuk akal dan sesuai dengan gambaran dari Al Quran, saba atau ratu bilqis bukan lah wonosobo dan ratuu boko. susah payah beliau membuktikan bahwa ratu balqis = ratu boko dengan segala dalil dan teori serta bukti spt :

Ke Daftar Isi

55

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

tapi kemudian dibantahnya sendiri di Flying Book no. 117 beliau membantah sendiri dengan teori trans arsy sptr ini :

dan lingkaran itu adalah :

Ke Daftar Isi

56

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

flying book no. 117 membantah sendiri kalau ratu balqis BUKAN ratu boko karena ratu boko TIDAK PUNYA arsy di dataran tinggi golan. tapi nggak tahu lho, kalau dibantah lagi bahwa ratu boko membeli arsy di golan untuk investasi

Flying Book no.95 a penjelasan tentang saba dimulai pada slide ke 4 :

dan digiringlah orang untuk berharap dengan ayat :

Ke Daftar Isi

57

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

disambung dengan ayat yg melompat :

dibawa lagi ke ayat sebelumnya namun dipotong :

dan melompat lagi ayat untuk mengkaitkan dengan borobudur : Ke Daftar Isi
58

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

eeiit berhenti dulu...perhatikan slide terakhir, hanya karena Quwah = Kuat maka ayat tsb dikaitkan dengan borobudur (setidaknya dengan back ground borobudur untuk membawa pikiran yg membaca ttg sesuatu yg 'kuat') dibawa lagi ke ayat untuk memantapkan imaginasi tentang kuat :

dan dikuatkan lagi dgn ini :

Ke Daftar Isi

59

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

maka resmilah kraton boko pindah ke borobudur :

perhatikan baik2 sebenarnya ayat2 dari Al Quran tidak jelas merujuk ke borobudur maupun kraton boko, yg merujukkan adalah background dan kata2 'kuat'.

Negeri Saba dalam Al Quran Surah: Saba' (Kaum Saba')

laqad kaana lisaba-in fii maskanihim aayatun jannataani 'an yamiinin wasyimaalin kuluu min rizqi rabbikum wausykuruu lahu baldatun thayyibatun warabbun ghafuurun
60

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
15. Sesungguhnya bagi kaum Saba' ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): "Makanlah olehmu dari rezki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepadaNya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun".

fa-a'radhuu fa-arsalnaa 'alayhim sayla al'arimi wabaddalnaahum bijannatayhim jannatayni dzawaatay ukulin khamthin wa-atslin wasyay-in min sidrin qaliilin 16. Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar1237) dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr1238). 1237).Maksudnya: banjir besar yang disebabkan runtuhnya bendungan Ma'rib. 1238)."Pohon Atsl" ialah sejenis pohon cemara "pohon Sidr" ialah sejenis pohon bidara.

dzaalika jazaynaahum bimaa kafaruu wahal nujaazii illaa alkafuura 17. Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.

waja'alnaa baynahum wabayna alquraa allatii baaraknaa fiihaa quran zhaahiratan waqaddarnaa fiihaa alssayra siiruu fiihaa layaaliya wa-ayyaaman aaminiina 18. Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarakjarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman1239). 1239).Yang dimaksud dengan "negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya" ialah negeri yang berada di Syam, karena kesuburannya; dan negeri-negeri yang berdekatan ialah negeri-negeri antara Yaman dan Syam, sehingga orang-orang dapat berjalan Ke Daftar Isi
61

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
dengan aman siang dan malam tanpa terpaksa berhenti di padang pasir dan tanpa mendapat kesulitan.

faqaaluu rabbanaa baa'id bayna asfaarinaa wazhalamuu anfusahum faja'alnaahum ahaadiitsa wamazzaqnaahum kulla mumazzaqin inna fii dzaalika laaayaatin likulli shabbaarin syakuurin

19. Maka mereka berkata: "Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami1240)", dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tandatanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur. 1240).Yang dimaksud dengan permintaan ini ialah supaya kota-kota yang berdekatan itu dihapuskan, agar perjalanan menjadi panjang dan mereka dapat melakukan monopoli dalam perdagangan itu, sehingga keuntungan lebih besar. dari : http://www.alquran-indonesia.com/ind...d=70&surano=34

dari surat tsb nanti kita akan mendapatkan banyak bukti

Saba dalam teori KH. Fahmi Basya ada 5 lokasi yg dianggap sebagai saba oleh pak kyai : 1. Wonosobo. lihat poster, wonosobo diartikan sebagai hutan saba. 2. kraton boko disebut sebagai saba yg hilang :

Ke Daftar Isi

62

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

3. Borobudur. disebut dlm 'piramida dari negri saba', wisata DLA ke negri saba 4. Dataran Tinggi Golan. Dalam teori trans arsy :

5. Indonesia Dan negri saba bertambah luas lagi yaitu Indonesia :

Ke Daftar Isi

63

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

lokasi2 tsb digunakan sebagi bukti sesuai kebutuhan BTW semua bukti tsb terbantah oleh fakta bahwa lokasi Saba sebenarnya ada di Aceh, buktinya ada lagu ' DARI SABAng SAMPAI MERAUKE' eh...bukan dink, oleh ayat yg ada di surat saba' bahwa negri saba ada di Yaman. Teori Bilangan Biji Pada Flying book 98b Pak kyai membuat teori ttg bilangan biji yg mirip sempoa, pada awal beliau kumpulkan surat2 dan nomer ayatnya di sesuaikan dgn biji : slide 4

slide 5

Ke Daftar Isi

64

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

untuk menjelaskan bahwa pengelompokan biji tsb sesuai Al Quran maka beliau mengutip ayat :

kalau anda baca di Al Quran sebenarnya ayat tsb tidak merujuk kepada pengelompokan tsb Tapi masalah belum selesai sampai disitu krn pengelompokan biji tsb belum berbentuk...ketemu lah akal untuk memindahkan biji2 tsb (dlm hitungan peramal togel ini disebut 'mistik'), tapi alasan apa untuk memindahkan ? maka untuk melegalkan pemindahan tsb dicomot lah ayat ini :

Ke Daftar Isi

65

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

akhirnya didapat bentuk spt ini :

dan supaya pembaca tidak protes atau spy lebih yakin maka dicomot lah ayat :

Jadilah kraton boko menjadi sidrin qolil

Ke Daftar Isi

66

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Rahasianya : - silakan buka surat Hud disitu sebenarnya bukan menjelaskan tentang pengelompokan surat atau ayat menjadi 10 bilangan biji. - surat an Nahl ayat 101 :

wa-idzaa baddalnaa aayatan makaana aayatin waallaahu a'lamu bimaa yunazzilu qaaluu innamaa anta muftarin bal aktsaruhum laa ya'lamuuna 101. Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja". Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui. Terjemahannya sedikit dibelokkan, dan surat ini juga tidak mengacu tentang memindahkan susunan biji apalagi memindahkan biji pak kyai. Bijimane menurut agan ? Imaginasi KH Fahmi Basya dalam flying book no.116

Ke Daftar Isi

67

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

bagaimana bisa diambil kesimpulan spt, lha wong cuma dpt kalimantan sbg muka, palu dan paku nya nggak jelas, trus australia ketutup kaki, yg aneh lagi apa hubunganya palu, paku dan burung cendrawasih ? mau lebih aneh lagi yg ini :

laut merah dibayangkan memisahkan 2 jendral yg beradu muka, lha dpt jendralnya dari mana ya ?

Ke Daftar Isi

68

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Gambar Bumi gambar2 imaginasi pak kyai yg diambil dari peta bumi :

ini gambar pada flying book no.96 b, yang menjelaskan tentang yajujaakarta atau kota yajujaa, penjelasan yg gak nyambung krn dihubungkan dengan lembah tidar, jika yg dimaksud yajujaakarta adalah yogyakarta maka akan semakin ironis krn kota sleman (suleman) ada diwilayah yogyakarta, apakah artinya sulaiman dibawah kekuasaan yajuj ? eniwei gambar ini menjelaskan asal usul ungkapan 'cuci kaki sebelum tidur' krn dari gambar terlihat bahwa kaki itu qatar, makanya hrs dicuci.

gambar ini ada di flying book no.122 yg menunjukkan sebuah pulau sebagai hidung firaun yg bengkok. sayangnya spt gambar 2 jendral, gambar firaun ini tidak dijelaskan dgn penelitian kaitanya firaun dengan pulau yg digambarkan sebagai hidung bengkok tsb.

Ke Daftar Isi

69

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
misalnya saja apakah jika firaun lagi pilek maka pulau tsb mengalami bencana banjir atau jika firaun bersin pulau tsb mengalami angin topan...entahlah.

Teori Piring Terbang #1 masih ingat bilangan biji sehingga didpt bentuk gerbang kraton boko spt ini ? : Quote: Originally Posted by Masagung

pak kyai belum puas dan mengumpulkan ayat2 lagi sehingga terbentuk spt ini :

Ke Daftar Isi

70

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

ups...tapi kok belum berbentuk ya ? tenang kita cari solusi dulu dengan ayat ini :

Ke Daftar Isi

71

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

maka ditempel lagi satu ayat untuk dpt bentuk spt ini :

Ke Daftar Isi

72

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

maka didapatlah 1 stupa besar dan 3 stupa kecil spt diatas

.......bersambung Teori piring terbang #2 dari atas sudah didapat bentuk spt ini :

Ke Daftar Isi

73

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

tunggu dulu....apakah ada tulisan sayap ? sayap ada hubunganya dengan burung...tapi itu nggak canggih ah, kita buat piring terbang aja. caranya, kita sempurnakan bodinya dengan ayat ini :

Ke Daftar Isi

74

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

sehingga didapat separuh body piring terbang yg ini :

Ke Daftar Isi

75

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

didapatlah setengah body piring terbang.

bersambung......

Teori Piring Terbang #3 oke...sdh dpt body utuh, lalu sayapnya ? gampang...ambil saja sayap dari 'bangunan sayap' yg ini :

Ke Daftar Isi

76

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

dapat !!! mari kita susun body dan sayapnya spt ini :

Ke Daftar Isi

77

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

lho..kok sayapnya cuma sebelah ? gimana ya ??...puter aja deh biar dpt bentuk nya ! oke...kita puter spt ini :

Ke Daftar Isi

78

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

ngeeeeeng...piring terbang sudah jadi ! sudah jelas kan, kalau teori piring terbang dlm Al Quran dari pak kyai cuma imaginasi yg dipaksakan ?

Misteri angka 73 dia awal flying book 116 pak kyai membawa kita ttg angka 73 :

Ke Daftar Isi

79

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Ke Daftar Isi

80

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

menarik...tapi kalau kita mengikuti semua teori beliau maka kita akan tanya kenapa penghitungan stupa bisa berubah2, krn untuk mencocokkan dengan teori air stupa dihitung 72 (yg utama tidak dihitung) sedangkan disini dihitung lanjut lagi :

Ke Daftar Isi

81

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

pak kyai menghitung stupa dgn cara melingkar kekiri dari arah luar menuju ke dalam/pusat lingkaran..lho kok cuma sampai angka 72 pakde ? kan diatas ayatnya 73 lalu dibuat hitungan melingkar lagi :

Ke Daftar Isi

82

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

dibuat hitungan dari 2 arah yaitu dr luar dan dari pusat lingkaran...tapi...nggak adil hitunganya, coba perhatikan yg dari arah luar sampai angka 53, tapi yg dari dalam cuma sampai angka 19, jika hitungan fair mestinya sama2 sampai angka 36 dong...ada apa ini ? ooo...rupanya untuk mencocokkan biar didapat angka 19 pd kedua relung terbuka dan dpt angka 6 di stupa yg kosong, biar sesuai dengan ayat ini :

Ke Daftar Isi

83

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

dan...selalu begitu...biar nggak pada protes maka dikeluarkan ayat :

Ke Daftar Isi

84

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

jadi inilah hasil rekayasa itu:

Ke Daftar Isi

85

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Ke Daftar Isi

86

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

supaya cocok dihubungkan dgn ayat ini :

Ke Daftar Isi

87

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

oke deh...tapi backgroundnya kayak prambanan yah?

Piramida dari negri Sleman dalam flying book no. 120 ini pak kyai menggambarkan arupadatu yg berbentuklingkaran menjadi bentuk bujur sangkar :

Ke Daftar Isi

88

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

dimulai dengan angka 8 yg menjadi imaginasi sebagai 8 malaikat memikul arsy

Ke Daftar Isi

89

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

nah...disini sudah mulai tampak penyimpangan dalam hitungan jumlah stupa 32,24,16 jika masing2 dibagi 8 maka akan didapat deretan angka 4,3,2 tapi deretan angka ini dijadikan angka 432, dan dijumlahkan lagi dengan jumlah asalnya menjadi 32 + 24 + 16 + 432 = 504. biar gathuk gitu loh note : baca di 'data borobudur' disitu saja pak kyai menyebut sendiri ada 504 patung Buddha, nah lho...

Ke Daftar Isi

90

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

belum puas dgn angka tsb, pak kyai menambahkan 1 lantai lagi di arupadhatu

Ke Daftar Isi

91

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

jadilah piramida baru dgn 5 tingkat. tolong di catat : - kalimat pertama : lambang alif, lam, mim adalah 6 - penjumlahan 8 + 24 + 48 + 80 = 160, pada angka 8

Ke Daftar Isi

92

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

angka 8 sudah hilang, dan stupa jadi 3 tingkat, dan tingkat atas tidak di hitung.

Ke Daftar Isi

93

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

jadi 4 tingkat, dan angka2 balik lagi. kemana angka2 : 24, 48, dan 80 yg diatas ya ?

Ke Daftar Isi

94

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

malah dibuktikan dengan angka2 yg lain lagi

Ke Daftar Isi

95

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

kasihan sekali...ternyata nabi Sulaiman duduk di stupa sampai wafat

Ke Daftar Isi

96

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Teori Air masih di FB no.120 tentang penjelasan teori air dari pak kyai :

disini alif lam mim diterjemahkan menjadi angka 71 (ingat yg diatas diterjemahkan angka 6) penghitungan stupa juga nggak konsisten, disini stupa dutama nggak dihitung jadi cuma ada 72, kemudian jadi 71..tujuanya untuk dpt angka 0.071 yaitu massa jenis hidrogen.

Ke Daftar Isi

97

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

ini buat menegaskan ttg hidrogen.

Ke Daftar Isi

98

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

ini untuk menjelaskan tentang oksigen dan membawa teori air . sudah terlihat penyimpanganya kan ? - untuk hidrogen dipakai massa jenis nya, semnetara aoksigen dipakai nomor atom nya. - mestinya hitungan massa jenis hidrogen diatas dihitung dai 2H bukan H, atau kalau konsekwen dengan air mestinya dihitung massa jenis air.

Ke Daftar Isi

99

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

penutupnya sih air...

Ke Daftar Isi

100

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

FB in action !!! Kaskus Ternyata Tertulis di Borobudur terinspirasi oleh teori2 pak kyai ternyata saya menemukan sesuatu yg luar biasa di borobudur : Quote: Kaskus ternyata tertulis di borobudur jumlah patung di borobudur ada 504 jika masing2 dijumlahkan akan didapat angka 5 + 0 + 4 = 9, dan angka sembilan adalah simbol kedigdayaan. pola (23, 3, 7, Kepala) ternyata melahirkan kode susu dengan bilangan 233. Kode susu itu terungkap dalam Al-Qur‘an di surat sapi betina, surat Al-Baqarah ayatnya adalah 233, berbunyi sebagai berikut: Dan ibu-ibu itu menyusukan anak-anak mereka dua tahun sempurna… (QS. Al-Baqarah; 233) Dalam surat yang sama (Al-Baqarah) terdapat dua bilangan yang sangat menarik tentang negeri yang memimpin dunia yaitu kode susu yang termuat dalam ayat 233 dan umat pilihan dalam ayat 143. Dan demikianlah Kami jadikan kamu umat yang di tengah-tengah yakni umat pilihan, agar kamu menjadi saksi-saksi atas manusia. (QS. Al-Baqarah; 143) Ke Daftar Isi
101

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Apabila bilangan 233 dikurangi 143 maka akan menghasilkan bilangan 90. 9 bilangan tertinggi dan 0 tidak ada yang menandingi. Lihatlah dalam Al-Qur‘an surat ke 90, anda pun akan terkejut bahwa surat itu berjudul Al-Balad yang artinya negeri, bukan negeri biasa tapi negeri adidaya yang ditopang angka 9 tertinggi dan 0 tidak ada yang menandingi. Bacalah isi surat itu apakah benar tentang negeri yang dulu memimpin dunia. Tentu ini sebuah perencanaan yang matang dan sistematis dari Tuhan tentang kelahiran peradaban baru dari suatu negeri dengan pola (23, 3, 7) tersebut. Masih belum yakin?, Angka 2 menurut DR. Abdul Razaq Naufal adalah kode keseimbangan seperti hitam-putih, panas-dingin, siang-malam, pria-wanita, langit-bumi dll. Sedangkan angka 9 adalah kode kedigdayaan (tak tertandingi). Dengan memakai kode keseimbangan yaitu angka 2 maka akan didapat fenomena kedigdayaan di dalam candi Borobudur yaitu bilangan 9. Perhatikanlah Candi itu mempunyai 9 tingkat, yaitu : 6 tingkat di bawah,: "tiap sisinya agak menonjol berliku-liku, sehingga memberi kesan bersudut banyak. 3 tingkat diatasnya:'' berbentuk lingkaran. Dan yang paling atas yang disebut sebagai tingkat ke-10 adalah stupa besar ukuran diameternya 9,90 m, tinggi 7 m. Jumlah stupa di A rupha Dhatu ada 3 lapisan yaitu lapisan atas berjumlah 16, lapisan tengah berjumlah 24 dan lapisan bawah berjumlah 32 (1 stupa tidak selesai) bila dibagi dengan bilangan 2 (kode keseimbangan) sebanyak 3 kali maka akan di raih angka 36, 18 dan 9. Dan apabila bilangan 504 itu dikurangi angka 2 , 504 - 2 = 502 2. (Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir :"Ini adalah suatu yang amat ajaib".(QS Qaaf, 50,2).

Ke Daftar Isi

102

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

terdapat angka 20,05,02 dalam stupa borobudur,2 relung stupa yg mengapit stupa kosong melambangkan kode 20 - 05 - 02, atau 200502. sebuah angka yg menunjukkan keseimbangan, kedigdayaan dan akan datangnya pemberi peringatan tentang borobudur. lalu apa hubunganya dengan kaskus dan apa maksud 200502 ini ? setelah saya selidiki ternyata 200502 adalah ID kaskus.

<---------- tuh disebelah,lihat dibawah avatar mohon maaf tulisan diatas tidak bermaksud untuk melecehkan ayat suci, atau menyombongkan diri, tulisan tsb cuma saya maksudkan sebagai bukti bahwa hanya denga sedikit imaginasi kita Ke Daftar Isi
103

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
bisa membuat cerita khayalan spt pak kyai. jika saya pakai id saya krn takut jadi salah paham nanti kalau ceritanya ttg orang lain. jadi sudah terbukti bahwa MENGARANG ITU GAMPANG kaya judul bukunya arswendo ya

Model Patung kita lihat gambar2 dibawah ini :

Ke Daftar Isi

104

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

gambar yg atas menunjukkan bahwa untuk memuat patungnya saja, nabi sulaiman harus memperagakan sendiri posisi patung itu dan menjadi model agar didapat sosok bidadara surga. disini menunjukkan bahwa jin yg membuat borobudur tidak bisa membuat patung tanpa contoh/model yg secara fisik terlihat. gambar bawah, menunjukkan sosok ayah sulaiman (daud) digambar dengan detil yg teliti padahal kalau seharusnya nabi daud kala itu sudah wafat, jadi bagaimana jin bisa membuat sosok orang yg sudah wafat justru lebih teliti sementara untuk membuat patung orang duduk saja hrs diperagakan langsung ? mau lebih tahu tentang KEBOHONGAN teori patung bidadara ? simak gambar yg atas ada kata 'ia memperagakan bidadara didalam khiyam' , tandai kata memperagakan. jadi seharusnya posisi patung budha itu sesuai yg diperagakan oleh nabi sulaiman spt ini :
(PERINGATAN : bagi yg punya sakit jantung, darah tinggi, mual2, gampang muntah, pandangan ber kunang2 tidak dianjurkan untuk membuka spoiler)

Spoiler for gambar peragaan:

Ke Daftar Isi

105

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

dan FAKTA nya posisi patung tidak sesuai yg diperagakan nabi Sulaiman, tetapi posisi2 mudra. makin kita pelajari flying book makin kelihatan kebohonganya. piss
masih ada 1 kebohongan lagi yg belum kita bahas :

Ka'bah, Borobudur dan Kraton Boko tidak segaris
dalam flying book 98c pak kyai mengemukakan 1 'bukti' :

Ke Daftar Isi

106

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

benar kah ? kita ambil titik awal yaitu ka'bah dan ditarik garis ke borobudur dan kraton boko, jika benar 2 lokasi tsb segaris maka akan punya sudut yg sama dengan garis lurus yg kita gunakan untuk mengukurnya. ka'bah sudah jelas dan diakui sebagai arah kiblat. garis lurus yg kita buat adalah garis utara-selatan. maka jika kita minta bantuan 'jin' google untuk meneropong berapa sudut masing2 akan didapat :

Ke Daftar Isi

107

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

gambar arah borobudur jika ditarik garis ke ka'bah, sudut dengan arah utara = 294,70 derajat.

Ke Daftar Isi

108

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

gambar arah kraton boko jika ditarik garis ke ka'bah, sudut dengan arah utara = 294,68 derajat. lho kan selisihnya cuma 0,02 derajat ? iya kalau dilihat dipeta memang kecil dan mungkin bisa dianggap sama, tapi kalau dari fakta lokasi coba lihat jarak kraton boko ke ka'bah = 8367 Km. dengan jarak sejauh itu maka celah sudut yg dihasilkan dari kedua garis akan berjarak sangat besar ! itu artinya BUKTI pak kyai salah !

Ke Daftar Isi

109

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Dosen MIPA yg Salah Menghitung Sudut masih ragu kalau pak kyai salah ? kita perbesar gambar pak kyai diatas ya :

sebuah lingkaran memiliki sudut 360 derajat, krn dalam lingkaran (luar) ada 32 stupa berarti celah antar stupa membentuk sudut = 360 : 32 = 11,25 derajat. mari kita hitung gambar pak kyai :

Ke Daftar Isi

110

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

garis kuning adalah sumbu utara-selatan. garis lingkar hijau adalah untuk menghitung sudut antara utara dan barat = 3 x 90 = 270 derajat. dari gambar ada 2 kemungkinan maksudnya : 1. garis itu memotong tepat pada stupa. maka akan didapat sudut dgn arah barat = 2,5 x 11,25 = 28,125 jika dihitung dari arah utara maka sudutnya = 270 + 28,125 = 298,125 derajat 2. garis itu ditengah antara stupa. maka akan didapat sudut dgn arah barat = 2 x 11,25 = 22,5 jika dihitung dari arah utara maka sudutnya = 270 + 22,5 = 292,5 derajat. terbukti gambar pak kyai sendiri tidak sesuai dengan fakta
111

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Kekilafan atau Pembohongan ? analisis dari gambar 'bukti' bahwa ka'bah segaris dengan borobudur dan kraton boko : 1. Pak kyai salah hitung. wow...beliau kan dosen MIPA mosok hitung2an sudut kayak gini masih salah, gimana ngitung piring terbang ? 2. Kesengajaan. Kalau disengaja berarti memang pembohongan publik dan gambar tsb untuk meyakinkan pembaca krn pada umumnya kan pada males ngitung buat membuktikan...hehehe

jadi inget iklan tipi : soal KATA lidah bisa berbohong, soal FAKTA lidah nggak bisa bohong !!!

aku nggak punya ayaaaahhhh........ Membangun Opini Opini publik pada masa ini seringkali dianggap sebagai fakta, bahkan opini publik sering mengalahkan fakta. Itulah makanya orang2 banyak yg membangun opini publik seperti misalnya 'gerakan 1 juta orang mendukung si A, B ..dsb" yg tujuanya jelas bahwa opini tsb akan dijadikan landasan untuk menguatkan pendapat. Begitu juga apa yg dilakukan oleh KH Fahmi Basya dengan flying book nya beliau membangun opini publik melalui dunia maya untuk mendapatkan dukungan ttg 'penemuan' nya. Selain melalui internet beliau juga membangun opini tsb melalui ceramah2 termasuk (mohon maaf) talkshow yg digelar forsup. Tujuan jangka panjangnya jelas, bahwa pada saat nanti opini sudah terbangun dan banyak orang yg sudah bisa 'menerima' teorinya maka kemudian akan dijadikan dasar untuk mengklaim kebenaran teori tsb. Itulah sebabnya saya memilih bikin trit, melawan opini dengan opini, melawan teori dengan fakta, dan menyebarkannya agar publik bisa mendapatkan wacana lain dan menimbang dengan akal sehatnya mana yg khayalan mana yg fakta. salam. Ke Daftar Isi
112

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Sejarah Asal Usul teori FB Quote: Originally Posted by ccck Makasi mas, makanya saya tanya alur ceritanya/sejarahnya bagaimana bisa borobudur sebagai peninggalan nabi Sulaiman...... Apa nabi Sulaiman 'mengajarkan' "menanam" benda-benda semacam emas sebagai simbol2 tertentu pada tempat ibadah atau tempat penghormatan semacam ini??? ato jika nabi Sulaiman adalah Siddhārtha Gautama maka seharusnya sejarah direvisi sehingga dikatakan bahwa Siddhārtha itu dari Indonesia dan bukannya dari India...... malah kitab suci yang menyertakan nama nabi Sulaiman itu perlu direvisi karena nama yang benar adalah Siddhārtha dan bukannya Sulaiman dan juga beragama Buddha..... jika tidak, bukankah ini sebuah bukti juga bahwa Borobudur tidak dibangun oleh nabi Sulaiman karena jelas berbeda 'jalur' dimana pembangunan Bororbudur sendiri memakai 'jalur' dari India (Hindu dan Buddha) sehingga pembangunannya menggunakan pernak-pernik seperti diatas sebagai simbol2 tertentu (cmiiw)...... kalau alurnya nggak jelas jika diurut2 dari awal sampai akhir, tapi kalau cerita awalnya begini : pak FB kebetulan ada seminar ke yogya, kebetulan para peserta seminar itu oleh panitia diadakan paket wisata ke kraton, prambanan, boko, borobudur dan dieng (wonosobo)...biasa lah paket2 wisata di yogya. ketika di kraton, prambanan, dan kraton boko sebenarnya belum ada ilham ttg teori ini, tapi ketika perjalanan mau ke borobudur kan lewat sleman tuh..pak FB baru mulai mikir apa sleman itu sulaiman ya?, tapi kemudian beliau tertidur diperjalanan hingga bangun lagi sudah sampai borobudur (inilah asalnya istilah 'piramida dari negri sleman' krn pak FB pikir borobudur ada di sleman). Nah..rasa penasaran pak FB makin tambah ketika dibilang sama pemandu wisata borobudur kalau batu2 candi belum bisa dipastikan dgn pengukuran carbon, maka makin antusias pak FB untuk membuat teori makin besar. nah keyakinan ini makin mantab ketika sampai di dieng atau daerah wonosobo, dia baru dapat ilham tentang sobo atau saba. akhirnya berdasarkan data candi dari buku yg dibeli dari borobudur maka dibuatlah teori matematika borobudur. dan krn dia pikir lokasi borobudur ada di sleman maka dihubungkanlah dengan nabi sulaiman supaya cocok dengan wonosobo yg dijadikan negri saba. dan cerita roro jonggrang dari pemandu wisata di prambanan mengilhami beliau tentang ratu boko yg kemudian 'diwisuda' maksudnya wisuda disini adalah 'trans gender' dari laki2 dijadikan perempuan, kalau dokter pakai operasi tapi kalau pak kyai cukup diwisuda saja. begitulah kira2 benang merah kenapa candi Borobudur dibangun oleh nabi Sulaiman. Ke Daftar Isi
113

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Stupa Kosong Pak kyai bikin teori berdasarkan keadaan FISIK Borobudur sekarang, ada relung Stupa terbuka, ada stupa kosong, dll.

Ke Daftar Isi

114

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Ke Daftar Isi

115

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

TERBANTAHKAN HANYA DENGAN 1 SLIDE DARI DOSEN UI

Banyak yang terbuka dan rusak dulunya...yang sekarang antara udah gak bisa diperbaiki atau sengaja supaya wisatawan bisa melihat dalamnya stupa...

Ke Daftar Isi

116

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Carbon Dating Assalamualaikum. Numpang nimbrung... Ane biasa mangkal di formil. Kali2 maen di Supranatural dan Budaya...

Nimbrung satu hal dikit yang bikin saya ketawa CARBON DATING DIPAKE NGUKUR UMUR BATU? Keliatan sangat ilmiah, menunjukkan umur batu udah Ribuan tahun sebelum umur Candi Borobudur ditemukan. Kita lihat secara Logika gathuk2an dulu... Berapa umur batu? Batu yang di Borobudur DIUKIR dari BATU ALAM. Kalo diukur umurnya ketauan tu batu umurnya SATU JUTA TAHUN, apa iya Batu itu diukurnya SATU JUTA TAHUN yang lalu? Nggak lah. Kalo saya ambil meteor di Museum Geology Bandung yang udah ketauan u murnya oleh para ahli geologi 2 juta tahun, terus saya ukir jadi Patung dan dicek lagi sama ahli geologi yang sama, apa iya umurnya langsung berubah jadi satu tahun? Keliatan kalo Pak Kyai gak ngerti masalah sains carbon dating dsbnya. Lalu berikutnya: Carbon Dating itu apa Silakan ini pendukung pak Kyai cek dulu di WIKIPEDIA Quote: Radiocarbon dating, or carbon dating, is a radiometric dating method that uses the naturally occurring radioisotope carbon-14 (14C) to determine the age of carbonaceous materials up to about 58,000 to 62,000 years.[1] Raw, i.e. uncalibrated, radiocarbon ages are usually reported in radiocarbon years "Before Present" (BP), "Present" being defined as AD 1950. Such raw ages can be calibrated to give calendar dates. One of the most frequent uses of radiocarbon dating is to estimate the age of organic remains from archaeological sites. When plants fix atmospheric carbon dioxide (CO2) into organic material during photosynthesis they incorporate a quantity of 14C that approximately
117

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
matches the level of this isotope in the atmosphere (a small difference occurs because of isotope fractionation, but this is corrected after laboratory analysis). After plants die or they are consumed by other organisms (for example, by humans or other animals) the 14C fraction of this organic material declines at a fixed exponential rate due to the radioactive decay of 14C. Comparing the remaining 14C fraction of a sample to that expected from atmospheric 14C allows the age of the sample to be estimated. Kalo kapal Nabi Nuh di CARBON DATING, Wajar.... karena terbuat dari kayu Kalo tongkat Nabi Musa di CARBON DATING, Wajar... karena kayu juga Kalo fosil T-Rex di Carbon dating wajar, lha wong dia makhluk hidup!

Batu di carbon dating? Emangnya batu itu dulu pernah hidup? Ya wajar aja gak ketauan tu batu umurnya berapa. Biasanya kalo katakan seorang arkeolog menemukan sebuah artefak dari batu, yang dicarbon dating ya bukan batunya. Tapi di sekitaran batu ditemukan apa? Tanah yang mengubur batu juga dicek. Prosesnya gak segampang cuma carbon dating terus ketauan. Bisa juga pake radiometric dating, tapi bukan karbon. SILAKAN KALO ADA YANG MAU MENYANGGAH UCAPAN SAYA... SAYA TUNGGU

Pengikisan Quote: Originally Posted by Judess Wass... Thanks atas masukan na, mas. Senang banget ada rekan dari formil yg sudi mampir kemari. Salam kenal ya mas, saya pun pencinta dunia militer. Huehehe Quote: Originally Posted by Masagung makasih gan, share yg mantabs...jadi inget kata guru SMA dulu carbon itu ada pda makhluk hidup Sama-sama deh mas2 dan mbak2 semua. Iseng2 aja nimbrung. lagi cari bahan buat nyanggah yang teori "batu meleleh gara2 dibawa melebihi kecepatan cahaya" Ke Daftar Isi
118

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
sekalian biar rajin nambah wawasan aja.... toh kita disini kan sama2 belajar Quote: Originally Posted by 1udang300. : manteb.. dari awal ga kepikiran ini hal paling gampang untuk diulas.. salut..

:

lagian kalau FB mau hitung umur batu mungkin karena FB bisa bicara bahasa batu.. kalau mau hitung secara ilmiah mungkin bisa dihitung dari hasil pengikisan oleh air dan sinar matahari sejak awal periode pemahatan batu tersebut sampai saat penemuan kembali,, dengan catatan batu tersebut ada di alam terbuka. tapi hal ini tidak di mungkin kan karena mengingat Borobudur pernah terkubur didalam tanah.. Betul gan. yang anda sebut terakhir bener. Misalnya, seorang yang berteori bahwa Sphinx itu dibuat jauh sebelum ada Pyramid, alasan mereka adalah di fondasi sphinx ada bekas pengikisan air, artinya waktu sphinx dibuat, ada curah hujan dsbnya... Dan mengingat terakhir gurun itu hujan sekian ribu tahun lalu, maka timbul teori kalau Sphinx dibuat ribuan tahun sebelum pyramid. Ini juga ada sanggahan, dan yang menyanggah menyebutkan, bahwa bekas kikisan air ini didapat dari BANJIR SUNGAI NIL ada yang bilang kalau sebenernya pas Sphinx dibangun, gurun itu belum berupa gurun, masih hutan. Udah dari sini ketauan sudah. lengkapnya baca di wiki ada... nih saya copas dan di hidden Spoiler for : Water erosion debate The Sphinx in 1839, by David Roberts, who unlike most Western artists depicting it, had seen it R. A. Schwaller de Lubicz, a French polymath and amateur Egyptologist, first noticed evidence of water erosion on the walls of the Sphinx Enclosure in the 1950s. Author John Anthony West investigated further and in 1989 sought the opinion of a geologist, Robert M. Schoch, associate professor of natural science at the College of General Studies, Boston University.[17] From his investigation of the Enclosure's geology, Schoch concluded that the main type of weathering evident on the Sphinx Enclosure walls could only have been caused by prolonged and extensive rain.[18] According to Schoch, the area has experienced a mean annual rainfall of approximately one inch (2.5 cm) since the Old Kingdom (c. 2686–2134 BC), and since Egypt's last period of significant rainfall ended between the late fourth and early 3rd millennium BC, [19] he dates the Sphinx's construction to the 6th millennium BC or 5th millennium BC.[20][21][22] Ke Daftar Isi
119

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Contrary to Schoch's paleometeorological conclusions, recent studies by German climatologists Rudolph Kuper and Stefan Kröpelin, of the University of Cologne, and geologist Judith Bunbury, of St Edmund's College, Cambridge, suggest that the change from a wet to a much drier climate may have occurred later than is currently thought, and that Dynasty IV (the traditional era of the construction of the Sphinx) may still have been a period of significant rainfall; a conclusion also accepted by Mark Lehner.[23] However, Schoch points out that fragile mudbrick structures nearby, indisputably dated to Dynasties I and II, have survived relatively undamaged, indicating that no heavy rainfall has occurred in the region since the Early Dynastic Period.[24] Colin Reader, a British geologist, agrees that the evidence of weathering indicates prolonged water erosion. Reader found, inter alia, that the flow of rainwater causing the weathering had been stemmed by the construction of 'Khufu's quarries',[25] which lie directly "upstream" of the Sphinx Enclosure, and therefore concludes that the Sphinx must predate the reign of Khufu (2589–2566 BC), and certainly Khafra, by several hundred years. Reader however disagrees with Schoch's palaeometeorological estimates, and instead concludes that the Sphinx dates to the Early Dynastic Period (c. 3150–2686 BC).[10] David Coxill, a geologist working independently of both Schoch and Reader, concludes from the evidence of weathering in the Enclosure: "The Sphinx is at least 5,000 years old and pre-dates dynastic times [before 3100 BC]."[3] Most Egyptologists, dating the building of the Sphinx to Khafra's reign (2520–2492 BC), do not accept the water erosion theory. Alternative explanations for the evidence of weathering, from Aeolian processes and acid rain to exfoliation, haloclasty, thermal expansion, and even the poor quality limestone of the Sphinx, have been put forward by Egyptologists and geologists, including Mark Lehner,[17] James A. Harrell of the University of Toledo,[26] Lal Gauri, John J. Sinai and Jayanta K. Bandyopadhyay,[27] Alex Bordeau,[28] and Lambert Dolphin, a former senior research physicist at SRI International.[29] The chief proponents of the water erosion theory have rejected these alternative explanations. Reader, for example, points to the tombs dug into the Enclosure walls during Dynasty XXVI (c. 600 BC), and notes that the entrances of the tombs have weathered so lightly that original chisel marks are still clearly visible. He points out that if the weathering on the Enclosure walls (up to a metre deep in places) had been created by any of the proposed alternative causes of erosion, the tomb entrances would have been weathered much more severely.[30] Similarly, Schoch points out that the alternative explanations do not account for the absence of similar weathering patterns on other rock surfaces in the Giza pyramid complex.[21]

Ini perdebatan umur sphinx. Kalau mau ndebat umur Borobudur, silakan ambil basis SEPERTI INI... bukan asal bilang "carbon dating", "umur batuan dibentuk kapan".

Ke Daftar Isi

120

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Kalaupun diasumsikan carbon dating bisa ngukur umur batuan, dia taunya umur batuan itu dari awal terbentuk, bukan dari awal diukir. Konsep karbon dating kan makhluk hidup menyerap carbon, bisa dari makanan (untuk hewan dan manusia) bisa dari udara (tumbuhan). kalo mati, gak nyerap carbon lagi, padahal carbon ada Isotop radioaktifnya yang meluruh. Dari analisis bla bla bla, ketauan dia bahwa pas si pohon mati dan kayunya, katakan, dijadiin kapal Nabi Nuh, carbon sekian, bisa direka-reka, kapan itu pohon ditebang dan dijadikan Kapal Nabi Nuh atau tongkat Nabi Musa Terbang Melebihi Kecepatan Cahaya Quote: Originally Posted by xenocross pak, bisa diselidiki apakah sudah ada penelitian yang menguji benda yang secepat cahaya. Saya belum pernah dengar bahwa kita sudah sangup membuat pesawat angkasa yang bisa melakukannya. Tapi mungkin dalam skala atomik di laboratorium sudah pernah dilakukan, saya tidak tahu. Yang saya curiga adalah kalau batu dibawa secepat cahaya melewati atmosfir bumi, yang ada TERKIKIS dan TERBAKAR seperti meteorit yang jatuh ke bumi. Tapi entahlah, meteorit kan tidak jatuh secepat cahaya. Yang kita tahu, pesawat concorde dengan kecepatan suara aja, aftershocknya begitu hebat, menimbulkan vacuum di udara dan menimbulkan suara bising sekali. Jadi seharusnya sih Borobudur waktu dipindah lagi dalam keadaan ngepul berasap/terbakar, terkikis, dan aftershocknya membelah lautan dan membentuk goresan garis lurus di tanah dari titik awal ke titik akhir

Bingung kan? ini karena pak Fahmi Basya gak tau ada yang namanya "TELEPORT" Logikanya sangat masuk pak. Apabila dibawa dalam keadaan supersonic saja, pasti sudah terbakar duluan. dan yang foto ditunjukkan pak FB itu bukan MELELEH atau TERBAKAR. tapi TEREROSI. Yang jelas memang udah ada partikel yang menembus kecepatan cahaya. Ga usah jauh2, di BATAN Bandung aja udah bisa buat koq Tetapi partikel itu menembus kecepatan cahaya di dalam air (yang lebih rendah dari kecepatan Ke Daftar Isi
121

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
cahaya di udara). kalo kata temen saya yang anak Fisika Teknik dan pernah liat kejadiannya, timbullah Radiasi Cherenkov. http://en.wikipedia.org/wiki/Cherenkov_radiation Quote: Cherenkov radiation (also spelled Cerenkov or Čerenkov) is electromagnetic radiation emitted when a charged particle (such as an electron) passes through an insulator at a constant speed greater than the speed of light in that medium. The charged particles polarize the molecules of that medium, which then turn back rapidly to their ground state, emitting prompt radiation. The characteristic blue glow of nuclear reactors is due to Cherenkov radiation. It is named after Russian scientist Pavel Alekseyevich Cherenkov, the 1958 Nobel Prize winner who was the first to characterise it rigorously.[1] Nah, selama di Ayat Al Qur'an ga ada tulisan "Istana ratu Bilqis berpendar membiru", maka saya yakin, itu pindahnya "TELEPORT", bukan dikebut menembus kecepatan cahaya... Kalo memang dibawa fisik seperti itu, sepanjang dari Ratu Boko sampe ke tempat Nabi Sulaiman bakal ngeliat langit waktu itu warnanya biru. Patung Meleleh ? Quote: Originally Posted by coffin buktinya? anda bisa mencari badan rahasia di CIA yang khusus menangani dunia metafisika dan mengembangkannya, hm saya lupa namanya tapi silahkan anda cari cari saja dulu dan pelajari, sehingga kita tidak mengganggu alur thread ini dan bikin OOT Ada filmnya gan. The Men who stare at goats... Ane nonton, filmnya aneh banget dan terkesan gak masuk akal. Ternyata KISAH NYATA Tentang First Earth Battalion http://en.wikipedia.org/wiki/First_Earth_Battalion Biar gak OOT balik ke pembahasan candi lagi. Ya ane sendiri sih gak ngambil secara "agamawi" silakan itu rekan2 yang lebih ngerti aja yang ngomong, terutama dari sisi Islam dan Budha. Biar saya ngomong secara iptek. Ke Daftar Isi
122

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Sekarang kita usut yang satu ini

Ke Daftar Isi

123

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Bandingkan sama patung MOAI

Sphinx juga

Apa2an diklaim "meleleh"? itu EROSI. Kecuali pak FB mau sebut Sphinx atau Moai itu juga "meleleh" gara-gara Jin nya Nabi Sulaiman iseng2 mindahin juga. Apa coba energi terbesar yang dibuat manusia yang menyerupai energi yang sama diterima kalo benda melebihi kecepatan cahaya? Apa yang terjadi kalau sebuah batu, digesek luar biasa sampe panas banget?

Ke Daftar Isi

124

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Bukan GOSONG lagi... atau MELELEH seperti diatas. Ini adalah Trinitite

Batuan yang tersisa di dasar kawah pas pengetesan Nuklir. Lihat kalo BATU itu jadi seperti Kaca (karena panas yang maha tinggi, seperti orang buat kaca dari silikat) Apakah dari gambar itu ditemukan demikian? Nggak. Menariknya, trinitite ditemukan di India lho, di beberapa situs sejarah. Beberapa orang berkata, kalo di India dulu kemungkinan terjadi "Perang Nuklir" Nah, kalo istana yang dipindahin semuanya bentuknya jadi SEPERTI ITU, silakan klaim kalo Borobudur udah dipindahkan melebihi kecepatan cahaya secara fisik. Energi akibat gesekan bakalan bikin seperti itu, gak cuma "meleleh" (karena lelehan dari Batu itu sejatinya KACA!!! bukan gosong gitu)

Ke Daftar Isi

125

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Jarak Kraton Boko Sekarang kita bicara hal ini...

Ke Daftar Isi

126

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Apa spesialnya di daerah yang jaraknya 36 km ditemukan dua stupa yang bentuknya PERSIS SAMA? 36 km itu jaman dulu juga udah deket, naik kuda juga 2-3 jam sampe. Jalan kaki dua hari perjalanan sampe (kecepatan orang 4 km/jam. 36/4 = 9 jam. Plus istirahat dan nginap ya 2 harian sampe lah!) Bisa aja kan kalo "subkontraktor" dua produk itu orang yang sama, terus satu dikirim ke Borobudur, satu ke Istana Ratu boko. Lagian apa iya Nabi Sulaiman sama Negeri Saba itu jaraknya cuma dua hari perjalanan? Kalo jarak perbatasan demikian dekat, kenapa Nabi Sulaiman terkesan (maaf) "kuper", tidak tahu keberadaan Ratu Balqis? Jarak cuma segitu tentunya bakalan ada Trade antar dua kerajaan. Dan Ratu Balqis sendiri pasti tau lah, diceritain pedagang2.. "Eh Kanjeng Ratu, di kerajaan sebelah keren lho rajanya! Istana megah2..."

Jarak Kraton Boko 2 setuju sama yang ini gan..... jarak 36km untuk orang dulu itu deket, cerita mbah saya aja dahulu kalo mau manen padi harus berjalan 14km....14km jalan kaki sambil membawa padi... nambahin....

Ke Daftar Isi

127

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

ini juga seperti mementahkan teori mereka sendiri tanpa mereka sadari... kalau memang negeri saba hancur karena banjir dan terbagi menjadi ribuan pulau...mana mungkin jarak antara istana ratu Boko dan Borobudur masih 36 km seperti sekarang juga? Ciri – ciri Pseudo Science teori FB tentang borobudur jelas-jelas pseudo-science. silahkan lihat ciri-cirinya : How can you recognize pseudoscience : Science (S) : The primary goal of science is to achieve a more complete and more unified understanding of the physical world. Pseudosciences (P) : more likely to be driven by ideological, cultural, or commercial goals. S : Most scientific fields are the subjects of intense research which result in the continual
128

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
expansion of knowledge in the discipline. P : The field has evolved very little since it was first established. The small amount of research and experimentation that is carried out is generally done more to justify the belief than to extend it. S : Workers in the field commonly seek out counterexamples or findings that appear to be inconsistent with accepted theories. P : In the pseudosciences, a challenge to accepted dogma is often considered a hostile act if not heresy, and leads to bitter disputes or even schisms. S : Observations or data that are not consistent with current scientific understanding, once shown to be credible, generate intense interest among scientists and stimulate additional studies. P : Observations or data that are not consistent with established beliefs tend to be ignored or actively suppressed. S : Science is a process in which each principle must be tested in the crucible of experience and remains subject to being questioned or rejected at any time. P : The major tenets and principles of the field are often not falsifiable, and are unlikely ever to be altered or shown to be wrong. S :Scientific ideas and concepts must stand or fall on their own merits, based on existing knowledge and on evidence. P : Pseudoscientific concepts tend to be shaped by individual egos and personalities, almost always by individuals who are not in contact with mainstream science. They often invoke authority (a famous name, for example) for support. S : Scientific explanations must be stated in clear, unambigous terms. P : Pseudoscientific explanations tend to be vague and ambiguous, often invoking scientific terms in dubious contexts. Source : www.chem1.com/acad/sci/pseudosci.html

Penelitian Sesat hati-hati dengan metode pendekatan penelitian seperti ini...... hehehhe. ... terkesan logis, tapi...............

silahkan di telaah mana yg menggunakan metode pendekatan spt ini dan apa tujuan dibalik itu ... clear mind clearer viewing angle Ke Daftar Isi
129

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

fallacy bahasa indonesianya : sesat-pikir logis --------------------------------------------------------Inductive fallacies * Hasty generalization is the fallacy of examining just one or very few examples or studying a single case, and generalizing that to be representative of the whole class of objects or phenomena. * Slothful induction is the fallacy of denying the logical conclusion of an inductive argument, dismissing an effect as "just a coincidence" when it is very likely not to be. * The overwhelming exception is related to the hasty generalization, but working from the other end. It is a generalization which is accurate, but tags on a qualification which eliminates enough cases (as exceptions); that what remains is much less impressive than what the original statement might have led one to assume. * Biased sample * Misleading vividness is a kind of hasty generalization that appeals to the senses. * Statistical special pleading occurs when the interpretation of the relevant statistic is "massaged" by looking for ways to reclassify or requantify data from one portion of results, but not applying the same scrutiny to other categories.

-----------------------------------------------http://en.wikipedia.org/wiki/Faulty_generalization

Solomon's Temple Solomon's Temple, also known as the First Temple, was constructed by Solomon, king of the ancient Israelites, on mount Moriah in Jerusalem according to the Hebrew Bible. It housed the Ark of the Covenant and functioned as a religious focal point in ancient Judaism for the worship of God. Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Solomon%27s_Temple Solomon itu orang Yahudi, agamanya Judaism (agama Yahudi bukan Islam), beribadah di Bait Allah (bukan masjid) dan tidak pernah mengucapkan syahadat Islam, melainkan dibaptis dan disunat menurut adat kebiasaan suku-suku Yahudi. Solomon tidak pernah dipanggil Sulaiman oleh orang Yahudi, apalagi dipanggil Sleman.

Ke Daftar Isi

130

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Kalau mau meneliti sejarah Solomon, pakailah literatur Yahudi yang ditulis pada jaman tersebut, bukan berdasarkan klaim sepihak buku lain yang terbit ratusan tahun kemudian. Buat Kang FB: shame on you Garis Lagi Quote: Originally Posted by Masagung masih ada 1 kebohongan lagi yg belum kita bahas : Ka'bah, borobudur dan kraton boko tidak segaris dalam flying book 98c pak kyai mengemukakan 1 'bukti' :

Waktu aku sambungkan garis diagonal Ka'bah dan disambung dengan Kraton Ratu boko, inilah hasilnya.

Ke Daftar Isi

131

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Coba teman-teman yang punya google earth, mungkin saya salah menggariskan.....tapi kok bedanya jauh di aku.

Garis nnyasar (lagi) Yang menjadi base line disini adalah diagonal yang ditarik di bangunan Ka'bah itu sendiri. Diagonal yang ditarik dari sudut Rukun Syam dan sudut yang ada Batu Hajar Aswat-nya. Dan garis ini kalau diteruskan akan melewati pas di atas Stupa Utama Borobudur. Tapi kalau garis ini diteruskan.....

Ke Daftar Isi

132

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

diperbesar gambarnya....

Ke Daftar Isi

133

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Malah nyasar ke atasnya candi sewu,2,5 km di utara Kraton Boko. Kalau gak percaya tanya mbah google... Zaman Es Hehehe... Lagian emang ucapannya makin aneh koq. Saya bahas ini aja, pake guthak gathuk ala anak SD

Ke Daftar Isi

134

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

Mencair, meleleh... hmm... Seperti roti dimasak... hmmm... Anak kecil juga tau kalo roti dipanasin ga bakal meleleh!! Luas bumi dibagi 3,6 milyar? Hmmm.... Tambah ngaco lagi. Ke Daftar Isi
135

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Darimana rumus ini? Perpindahan panas secara apa? radiasi, konduksi, konveksi? Rahasia musim Es? hmm... Apa ada CATATAN BAHWA SETELAH DIPINDAH, SEKITAR ISTANA NABI SULAIMAN JADI DINGIN MEMBEKU? 60.000 kali kecepatan cahaya? Tambah ngaco lagi... Mata manusia punya REFRESH RATE 50 Hz... 1/50 detik. Kecepatan pindah 36 km perlu waktu seper berapa detik? tetep aja gak keliatan di mata manusia, tau2 udah sampe Ceritanya pingin kedengeran Ilmiah, tapi konsep Fisika dan teori relativitas Einstein aja udah ngaco gitu.

Quote: Dari segi pandang sudut di atas, zaman es terakhir dimulai sekitar 20.000 tahun yang lalu dan berakhir kira-kira 10.000 tahun lalu atau pada awal kala Holocene (akhir Pleistocene). Proses pelelehan es di zaman ini berlangsung relatif lama dan beberapa ahli membuktikan proses ini berakhir sekitar 6.000 tahun yang lalu. http://id.wikipedia.org/wiki/Zaman_es kok gak cocok ya timeline nya?

Trus, sumber energi JIN darimana? Dari suhu bumi? Jadi tiap kali Jin-Jin bekerja, suhu bumi turun? Kalau gitu sebenarnya kita sudah punya solusi untuk global warming

Ke Daftar Isi

136

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Kecepatan Cahaya

info baru:

Ke Daftar Isi

137

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’

secara teori sebuah benda itu tidak mungkin berpindah dengan kecepatan lebih cepat dari cahaya
Quote: Upper limit on speeds According to special relativity, the energy of an object with rest mass m and speed v is given by γmc2, where γ is the Lorentz factor defined above. When v is zero, γ is equal to one, giving rise to the famous E = mc2 formula for mass-energy equivalence. Since the γ factor approaches infinity as v approaches c, it would take an infinite amount of energy to accelerate an object with mass to the speed of light. The speed of light is the upper limit for the speeds of objects with positive rest mass More generally, it is normally impossible for any information or energy to travel faster than c. One reason is that according to the theory of special relativity, if something were travelling faster than c relative to an inertial frame of reference, it would be travelling backwards in time relative to another frame, and causality would be violated. In such a frame of reference, an "effect" could be observed before its "cause". Such a violation of causality has never been recorded and would lead to paradoxes such as the tachyonic antitelephone http://en.wikipedia.org/wiki/Speed_of_light Kredit: pacar ane yang kuliah sains Masagung, tolong postingan yang ini taro depan hehehehe

Quote: Originally Posted by xenocross k info baru:

secara teori sebuah benda itu tidak mungkin berpindah dengan kecepatan lebih cepat dari cahaya
Kredit: pacar ane yang kuliah sains

Ke Daftar Isi

138

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Masagung, tolong postingan yang ini taro depan hehehehe Kalo saya sih liatnya dari TV aja gan TV kan intinya dia sebaran Proton yang sebenernya gak bareng2 bikin gambar. tapi satu2 ditembaknya. Hanya karena keterbatasan manusia, dengan refresh rate 50 HZ aja udah keliatan seperti itu. Lagipula namanya teori harusnya nunjukin darimana intinya,

Test di Lab Fisika Nuklir Lha pak FB nyebutin selalu "Bisa di Test di Lab Fisika Nuklir" gak nyebutin dasar teorinya mana, dari buku apa, siapa yang buat... Padahal S1 bikin tugas akhir aja, nyantumin satu teori harus nampilin itu teori siapa, diambil dari mana. Lagian kalo ada benda nembus kecepatan Cahaya, harusnya ada RADIASI CHERENKOV. Tapi mana ini? Koq gak disebut2? Taunya dingin, ya udah dingin aja... Padahal energi kan gak bisa dimusnahkan, emangnya Radiasi Cherenkov itu bikin dingin gitu?

Ke Daftar Isi

139

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Pendustaan surat & ayat Al Quran oleh Fahmi Basya Quote:

coba perhatikan ayat yg saya beri tanda panah merah diatas, ternyata telah dip[alsukan dari surat dan ayat aslinya. surat ke 40 ayat 39 adalah ini :

39. Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.

Ke Daftar Isi

140

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Kesimpulan Kesimpulan : 1. Teori ini hanya berdasar imaginasi dan penalaran KH Fahmi Basya saja, tidak bisa dikategorikan teori ilmiah karena tidak bisa dibuktikan dengan pembuktian yg bisa diterima secara ilmiah. 2. Banyak Kelemahan dan multi tafsir sehingga bila diurut maka penjelasan tidak nyambung bahkan saling bertentangan. 3. Bisa disimpulkan bahwa teori ini adalah hoax. Quote: Originally Posted by 1udang300.

Quote: Originally Posted by 1udang300.

Ke Daftar Isi

141

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
Index Kaskus Berikut adalah daftar link postingan asli yang ada di forum diskusi kaskus :
- Wonosobo bukan hutan Saba - Ratu Bilqis bukan Ratu Boko - Nabi Sulaiman bukan leluhur Jawa - Teori yg bertentangan dengan ajaran Islam - Patung di Borobudur - Borobudur tidak pernah dipindah dari kraton Boko - Rambut Keriting - Another Matematika Borobudur - Sleman bukan berarti Sulaiman #1 - Sleman bukan berarti Sulaiman #2 - Kesimpulan sementara #1 - Patung Budha di Jepang - Penjelasan yg nggak nyambung - Logika pindahan - Jika dianggap teori K.H. Fami Basya benar - Patung Sang Budha di borobudur - Teori yg Saling berlawanan #1 - Berhala - Teori yg Saling berlawanan #2 - Apakah Borobudur piramid ? - unfinished solomon - Tulisan yg terpahat di borobudur - karma wibangga - Kerajaan air - Sulaiman dan kraton solo - Kepingan informasi yg menggiring logika #1 - Kepingan informasi yg menggiring logika #2 - Kepingan informasi yg menggiring logika #3 - Kepingan informasi yg menggiring logika #4 - matematika di borobudur karya siapa ?? - matematika di borobudur karya siapa ?? - matematika di borobudur karya siapa ????? - matematika di borobudur karya siapa ????? - matematika di borobudur karya siapa ????? - matematika di borobudur karya siapa ????? - Gambar kapal nabi Nuh di relief Borobudur ? - Gambar kapal nabi Nuh di relief Borobudur ? - 'Siapa meng-copas siapa #1' - 'Siapa meng-copas siapa #2' - 'Gerhana matahari' - 'Plat emas di kraton boko?' - 'Cukup Satu Fenomena Luar Biasa !' - 'ayat yg di Plat emas di kraton boko?' - 'Kerancuan Teori KH. Fahmi Basya #1' - 'Istana Ratu Bilqis' - 'Kerancuan Teori KH. Fahmi Basya #2' - 'Flying Book no.95 a' - 'Negri Saba dalam Al Quran' - Saba dalam teori KH. Fahmi Basya - Teori Bilangan Biji - Imaginasi KH Fahmi Basya - Gambar Bumi - Teori Piring terbang #1 - Teori piring terbang #2 - Teori Piring Terbang #3 - Misteri angka 73 - Piramida dari negri sleman - Teori Air - Kaskus ternyata tertulis di borobudur - Model Patung - Ka'bah tidak segaris dengan borobudur & kraton boko - Dosen MIPA yg salah menghitung sudut - kekilafan atau pembohongan ? - membangun opini - sejarah asal usul teori FB - stupa kosong - carbon dating - pengikisan - terbang melebihi kecepatan cahaya - patung meleleh ? - jarak kraton boko - jarak kraton boko 2 - ciri2 pseudo science - Penelitian sesat 142

Ke Daftar Isi

Kelemahan Teori ‘Borobudur adalah Peninggalan Nabi Sulaiman’
- Solomon's Temple - garis lagi - garis nyasar (lagi) - zaman es - kecepatan cahaya - Test di lab fisika nuklir

Ke Daftar Isi

1

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful