Bagian III

Pengembangan Dualistik

Setelah mempertimbangkan di Bab I dan II konteks umum masalah perkembangan dan beberapa pendekatan pada analisis mereka, kita sekarang siap secara langsung untuk pemeriksaan yang lebih detail pada proses pembangunan. Kita memfokuskan pada karakteristik luar biasa pada LDC (negara yang kurang berkembang)- yaitu ³dualisme.´ Dalam banyak LDCs, sebuah sektor industrial komersil modern telah berkembang bersama dengan sektor pertanian yang subsistensi, menghasilkan apa yang disebut ekonomi ganda. Motivasi dualisme berasimetri diantara sektor organisasi dan produksi. Kontrasnya dalam organisasi dan produksi antara sektor pertukaran maju dan adat keterbelakang antara paling mencolok- dan membingungkan- karakteristik dari sebuah negara miskin. Jika kita mengidentifikasi hubungan struktural yang terlibat dalam proses pembangunan, kita harus mengerti dua struktur moderen dan tradisional dan kita harus mempertimbangkan bagaimana kemajuan pembangunan sebuah negara akan memerlukan sebuah transformasi struktural pada tingkat yang lebih tinggi. Sebagai sebuah ekonomi berkembang, struktur tersebut bertransformasi pada pola produksi, komposisi permintaan, perdagangan luar negri, dan tenaga kerja. Perubahan pada struktur ekonomi berasosiasi dengan perubahan penawaran dan penggunan sumberdaya-sumberdaya yang turut meningkatkan pendapatan. Perhatian pada perubahan struktural memerlukan kita untuk mempelajari interaksi antar sektor. Kekurangan pekerjaan (pengangguran terselubung) umumnya dipercaya sebagai sifat dominan dari padat penduduk, negara terbelakang, dan angkatan kerja secara kontinu meningkat bersama pertumbuhan penduduk. Oleh karena itu penting untuk mempertimbangkan bagaimana dualisme berkaitan dengan masalah dengan model dual-sektor penyediaan tenaga kerja produktifias yang lebih tinggi, bagian ini fokus pada dinamika makro penawaran dan permintaan untuk tenaga kerja dan perpindahan tenaga kerja pada aktifitas produksi yang lebih tinggi. Ada banyak kebingungan tentang fenomena pengangguran, kekurangan tenaga kerja, dan pengangguran terselubung pada sektor tradisional sebuah negara miskin. Seleksi di bagian III.A dirancang untuk mengklarifikasi efek sebuah struktur dualistik pada tenaga kerja dengan menguji konsep ³surplus ekonomi tenaga kerja.´ Sedemikian ekonomi surplus tenaga kerja

kita butuh mempertimbangkan apa yang salah dengan transfer tenaga kerja model Lewis. menekankan sebuah fungsi migrasi bahwa hipotesa yang relevan pada pendapatan perkotaan adalah nilai sekarang dari pendapatan yang diharapkan (yaitu perhitungan rasional oleh migran individu yang mengizinkan pada probabilitas migran memperoleh tenaga kerja perkotaan.´ Mungkin yang paling terkenal dari model kerja surplus adalah analisis pemenang Nobel Arthur Lewis¶s dalam ³Pembangunan Ekonomi dengan Supply Tenaga Kerja Tidak Terbatas. kriteria terkait ³keberhasilan´ dalam upaya pembangunan sehingga tingkat penyerapan tenaga kerja industri yang cukup cepat untuk memungkinkan perekonomian untuk melarikan diri dari pernah mengancam perangkap Malthus. Untuk menguji kembali masalah penyerapan tenaga kerja. tenaga kerja tidak terbatas. sedangkan modal secara ekstrim terbatas. Pembangunan oleh karena itu mensyaratkan bahwa: ³Pusat gravitasi harus terus-menerus bergeser ke arah industri melalui realokasi tenaga kerja dari pertanian ke sektor industri.´ Model Lewis membantu dalam menjelaskan mekanisme di mana proporsi tabungan domestik pada pendapatan nasional meningkatkan program pembangunan. Dalam pasar tenaga kerja terdistorsi. Sesuai dengan model menjelaskan. disampaikan dalam seleksi III. pengangguran di perkotaan tumbuh konsisten dengan seimbang dalam model ini. Model oleh Michael Todaro. serta adanya kenaikan laba dalam pendapatan nasional pada tahap awal pembangunan. pertumbuhan pada sektor kapitalis moderen ternyata cenderung rata-rata lebih tinggi untuk menyimpan dari keuntungan pendapatan.mengapa pengangguran di perkotaan meningkat dan mengapa . dan migrasi pedesaan-perkotaan diasumsikan terjadi hingga ada persamaan upah pedesaan yang sebenarnya (aktual) dan upah yang diharapkan.dualistik.C.