P. 1
KORUPSI

KORUPSI

|Views: 37|Likes:
Published by Fahrizal Saputra

More info:

Published by: Fahrizal Saputra on Jan 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

Ahmad Baidowi, Petnberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam

I

143

PEMBERANTASAN KORUPSI DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Ahmad Baidowi*
-: ..'

Abstract Corruption has been considered as one of the complex issues in modem human culture. Corruption measure was not merely seen in social context, but it was also in the self and individual context of human. Islam emphasized that corruption was a type of denial action that it should be abolished from the community. Islam also comprehended corruption not merely seen from law aspect, but also from social-cultural, psychological, and belief aspects . .Keyword: Islam, corruption, deny (munkar)

A.

Pendahuluan

orupsi merupakan kejahatan yang seakan tak pernah ada hentinya. Sekalipun berbagai jenis hukuman dijatuhkan kepada pelaku korupsi, namun ia tetap saja terjadi. Seakan hukuman terhadap pelaku korupsi tidak pernah memberikan efek jera kepada masyarakat. Meskipun sistem dan aturan hukum mengenai korupsi juga terus dikembangkan, namun kejahatan tersebut senantiasa masuk dalam celah-celahnya dan lubang-lubangnya yang bukan tidak mungkin sengaja diciptakan untuk memberi peluang kejahatan tersebut. Sejarah korupsi sendiri sudah terjadi sejak manusia mengenal sistem hidup bersama, mulai dan penarikan upeti, pemerasan, suap dan lain-lain yang memang selalu terkait dengan penyalahgunaan wewenang. Korupsi sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang ini merupakan satu kejahatan yang terus berkembang baik ragam maupun modus operandinya. Artikel ini ingin menunjukkan pandangan Islam terhadap korupsi dan bagaimana Islam memberikan solusi atas kejahatan tersebut. B. Pengertian Korupsi

K

Korupsi berasal dan bahasa Latin "corruptio" dan dipakai oleh Aristoteles dalam bukunya De Generatione at corruptione, yang berarti perubahan atau penurunan dan tidak ada kaitannya dengan kata kekuasaan atau uang. Kata "korupsi" ini kemudian mengalami pergeseran dan Lord Acton menghubungkan-

" Kemudian suap didefinisikan sebagai "hadiah. 2000). J Sejak inilah korupsi kemudian senantiasa dikaitkan dengan kekuasaan dan perbuatan yang merugikan kepentingan publik atau masyarakat untuk kepentingan kelompok tertentu. penyuapan (extortion) dan nepotisme yang ketiganya dikaitkan dengan penempatan kepentingan-kepentingan publik di bawah kepentingan privat dengan pelanggaran norma-norma tugas dan kesejahteraan. kekuasaan bisa menjadi sumber kolusi. 187. yang bertujuan agar orang yang memiliki jabatanatau otoritas tertentu melakukan penyelewengan dari otoritas yang dimilikinya. terutama dari seseorang yang menempati kedudukan terpercaya". menarik keuntungan dari wewenangnya dan sebagainya. 4. hlm.' Syed Hosein Alatas mengaitkan korupsi dengan penyuapan (bribery). 2008). 30. 10. ekonomi. him. penghargaan. pemberian atau keistimewaan yang dianugerahkan atau dijanjikan dengan tujuan merusak pertimbangan atau tingkah laku.2. I R. . No. Dari aspek politik. 1981) ) Onghokham. Menurut Webster's Third New International Dictionary (1961).144 I ESENSIA Vol. negara bisa berubah dari institusi yang melayani masyarakat menjadi institusi yang dilayani. Mencegah dan Memberantas Korupsi (Jakarta: Prestasi Pus taka. Sosiologi Korupsi (Jakarta: Lp3Es. 186. Strategi Memberantas Korupsi: Eleman Sistem Integritas Nasional (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. pungutan liar.' Meskipun seringkali dikaitkan dengan uang. "Tradisi dan Korupsi" daIam Majalah Prisma. Pun. 5 Ibid.' C. "korupsi" didefinisikan sebagai "perangsang (seorang pejabat pemerintah) berdasarkan I'tikad buruk (seperti suap) agar ia melakukan pelanggaran kewajibannya. Juli 2009 nya dengan kekuasaan sebagaimana terdapat dalam suratnya kepada Uskup Mandell Creighton tanggal3 April 1887 yang berbunyi "Power tends 0 corrupt and absolute power corrupts absolutely". nepotisme yang menguntungkan orang-orang yang memiliki kedekatan (atau sengaja mendekat) dengan kekuasaan. Penyelewengan itu sendiri bisa berupa penyelewengan uang negara. 4 Dikutip dari Pope Jeremy. him. kekuasaan politik merupakan aspek paling dominan bagi tumbuh subumya perbuatan korupsi. hlm. 2 Lihat misalnya. Sebab-Sebab dan Dampak Korupsi Perbuatan korupsi terjadi karena beberapa faktor: politik. Dalam kekuasaan politik yang meniscayakan birokrasi sebagai perpanjangan kekuasaan. uang pelicin. korupsi. pemerasan. Diyatmino Soemodihardjo. Syed Hussein Alatas. Februari 1983.2 Tahun XII. budaya. namun korupsi sesungguhnyajuga digunakan untuk hal-hal lain yang biasanya disebut dengan penyalahgunaan wewenang (abuse of powerV Dalam kaitan inilah Robert Klitgaard mendefinisikan korupsi sebagai "abuse of public power for private benefit" (penyalahgunaan kekuasaan publik untuk keuntungan pribadi atau golongan). No. Definisi tersebut menegaskan bahwa korupsi dan suap merupakan dua hal yang sangat terkait.

Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 145 Aspek ekonomi juga menjadi salah satu faktor yang ikut berperan dalam berbagai kasus korupsi. Pemberian hukuman yang ringan terhadap koruptor. sehingga interaksi sosial tidak berproses secara egaliter. melainkan sudah merambah ke tingkat yang lebih rendah bahkan sampai ke pedesaan. Terlebih lagi. Bukan hal yang mengagetkan jika ternyata korupsi bukan hanya dilakukan oleh para pejabat pemerintahan. berkepribadian. jasa retribusi dan lain sebagainya. Sangat rnenyedihkan ketika korupsi bukan lagi terjadi di kalangan elit. kata "ghulul" digunakan dalam pengertian penggelapan harta rampasan perang sebelum harta tersebut didistribusikan. alihalih menurunkan korupsi. korupsijustru akan menghancurkan masyarakat sehingga menjadi masyarkat yang lumpuh dan tentu tidak akan mampu bersaing di tingkat global. pejabat-pejabat yang sebenarnya memegang posisi untuk penegakan hukum pun tidak sedikit yangjustru melibatkan did dalam berbagai tindak pidana ini. aspek "kekeluargaan" dalam budaya feodal memunculkan sikap tidak tegas. apalagi ketika korupsi itu dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kedekatan secara emosional. Di sisi lain. siap menghadapi tantangan global dan lain-lain. Masyarakat yang tidak egaliter menafikan kebutuhan dan kepentingan so sial akan adanya kontrol terhadap kekuasaan. atau bahkan pembebasan mereka. atau para pengusaha. membuat korupsi bisa tumbuh dengan subur bukan hanya di tingkatan elit. Dalam QS Ali Imran ayat 161. memasyarakatkan penipuan. Ghulul yang sscara leksikal berarti pengkhianatan. Ironisnya. ewuh. Istilah ini digunakan untuk mrnunjukkan perbuatan seseorang yang melakukan pengkhianatan dengan menggelapkan harta. korupsi akan semakin mudah tumbuh dan berkembang. Deeb al-Khudrawi dalam Kamus al- . D.Ahmad Baidowi. namun juga dilakukan oleh tukang parkir sepeda motor. namun bahkan sampai ke daerah. Ketika kebutuhan semakin tinggi. Lemahnya penerapan hukum terhadap berbagai kasus korupsi membuat kasus-kasus korupsi berkembang seperti jamur di musim hujan. Alih~aIih menjadikan masyarakat yang rnandiri. Jenis-Jenis Korupsi menurut Islam Ada beberapa istilah yang digunakan oleh Islam untuk menyebut apa yang kemudian disebut dengan korupsi. Kondisi ekonomi yang carut-marut. memperluas budaya menjilat. keadilan yang tidak merata. gay a hidup hedonis dan konsumeris semakin meluas sehingga membuat kebutuhan hidup pun semakin tinggi. kuat. sementara uang yang dimiliki tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Istilah-istilah tersebut adalah: Pertama. yang terjadi justru membuat pejabat semakin berani melakukan kejahatan ini. Secara moral korupsi akan mendidik masyarakat untuk bermoral munafik. penyuapan dan sebagainya. dalam menangani kasus-kasus korupsi. Terjadinya korupsi juga berkorelasi dengan tatanan sosial feodal karen a struktur masyarakat yang berbudaya feodal memberi kesempatan bagi timbulnya kevakuman moral. Kelihaian mereka "mengemas" kejahatan ini seakan mengaburkan sisi-sisi kejahatan yang mereka lakukan.

tt). yakni pemberian yang diperoleh seseorang karena jabatan yang melekat pada dirinya. Nail al-Authar (Kairo: Darul Hadis. 10. 2001). ia disamakan dengan binatang yang melahap segala mac am makanan yang • Al-Shan'ani. Kedua. "mempersembahkan sesuatu untuk memperoleh sesuatu." HRAhmad. hlrn. . I: 231. S Al-Syaukani. hIm. hadiah. pemberian atau komisi. atau dalam bahasa al-Shan' ani. yakni tindakan mengambil sesuatu penghasilan di luar gaji yang telah ditetapkan untuk jabatannya.146 I ESENSIA Vol. terj. karena bukan saja suap akan merugikan orang lain namun yang paling mengerikan adalah bahwa suap akan menghancurkan tata nilai dan sistem hukum. ghulul merupakanjenis korupsi otogenik.Dalam konteks korupsi. 322 1 Abdullah bin Abdul Muhsin al-Turki. Risywah. Suap dalam Pandangan Islam. Harnzah dan Subakir Saerozi (Jakarta: Gema Insani Press." Rasulullah sendiri secara moral membenci tindkan suap ini dengan sabdanya "Allah melaknat orang-orang yang melakukan dan menerima suap" (HR Ibn Majah). Mengenai hal ini Rasulullah saw menyatakan "Hadian yang diterima para pejabat adalah korupsi (ghulul)." Al-Syaukani menyebut suap sebagai kebobrokan moral yang sangat luar biasa (ghayah al-suquth).No. Ayat ini diturunkan untuk menolak tuduhan tersebut. hlm. maka sesuatu yang diterima di luar gajinya adalah korupsi (ghulul)" HRAbu Dawud (b) Hadiah. yakni korupsi yang dilakukan oleh seorang diri tanpa melibatkan orang lain. Dalam QS al-Baqarah: 188 kalimat "la tudlu biha ila al-hukkam" dalam ayat tersebut diartikan oIeh alZamakhsyari? sebagai Iarangan membawa urusan harta kepada hakim dengan maksud untuk memperoleh harta dari orang lain dengan cara suap-menyuap. • Al-Zamaksyari.2. (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah). 1993). 10. Sedangkan secara terminologis berarti memberikan harta atau yang semacamnya untuk membatalkan hak milik pihak lain atau mendpatkan atas hak milik orang lain. AI-Qur' an menyebut istilah suap dengan "ad-Dalw" yang diartikan sebagai memperoleh harta dari orang lain denganjalan suap. Tafsir al-Kasysyaf."" Abdullah bin Abdul Muhsin al-Turki mengartikan suap dengan pemberian sesorang kepada seorang hakim atau orang lain dengan tujuan untuk memperoleh kepastian hukum atau hal-hal yang lain. Tentang komisi ini Nabi menyatakan "Siapa saja yang telah. Secara leksikal kata "risywah" berarti upah. " Ketiga. al-Suht yang secara leksikal berarti membinasakan dan digunakan untuk melukiskan binatang yang sangat rakus dalam memperoleh makanan. Juli 2009 Alfazh al-lslamiyab mengartikannya sebagai "stealing from the war booty before its distribution. 310. aku angkat dalam satu jabatan kemudian aku berikan gaji. Subul al-Salam (Beirut: Dar al-Shadr. "Janganlah kamu memakan harta orang lain dengan jalan suap-menyuap." Ayat ini turun berkenaan dengan tuduhan orang-orang munafik terhadap Nabi bahwa beliau telah mengambil harta rampasan berupa selimut merah yang biasa digunakan pada musim dingin. Seseorang yang melahap harta dan tidak peduli dari mana harta tersebut didapat. Rasulullah sendiri kemudian memperluas makna ghulul pada beberapa bentuk: (a) Komisi.

10 Al-Zamakhsyari. al-Maraghi. pembunuhan. Kelima. yang berarti merampas harta orang lain. . plagiat dan lain sebagainya. jasa perantara. al-Qurtubi dan Ibnu Katisr cenderung mengartikan kata "al-suht" ini sebagai suap. Ketujuh. sehingga mulut mereka dianggap membisu karena tidak berani menegur yang salah dan menegakkan hukum keadilan. Meskipun berniat mengembalikan harta yang dikosupsinya. AI-Maidah: 42.Ahmad Baidowi. Korupsi yang dilakukan dengan cara paksa seperti pungutan liar. Keenam. Keempat.. pungutan secaraa tidak resmi.'? Hamka memberikan penjelasan. pencurian karya cipta. Solusi Islam bagi Pemberantasan Korupsi Secara sederhana bisa dikemukakan bahwa pemberantasan korupsi akan berhasil dengan cara mencegah timbulnya niat seseorang untuk melakukan korupsi dan menghilangkan kesempatan bagi seseorang agar tidak melakukan korupsi. Ill: 622. Kata "yuharibuna" dalam QS al-Maidah: 33 dimaknai sebagai aksi hirabah atau perampasan ini. Aksi hirabah dapat dilakukan oleh seseorang atau segerombolan orang untuk melakukan kekacauan. bisa dengan penggelapan. meminta komisi. untuk melakukan pencegaban perbuatan korupsi ini. lalu ia memberi hadiah kemudian orang itu menerimanya. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 147 akhirnya membinasakannya. uang pelicin dan lain-lain bisa saja dikateorikan ke dalam istiIah "hirabah" ini. Mengambil harta secara tersembunyi sendiri tentu berkembang modus operansinya. seorang yang melakukan korupsi tetap saja disebut sebagai koruptor. al-hirabah. ada tiga pendekatan yang bisa digunakan yaitu pendekatan pada posisi sebelum perbuatan korupsi terjasi. al-Kasysyaf. yakni potong tangan. Para mufassir pun seperti al-Zamakhsyari. QS al-Maidah: 38 berkaitan dengan hukuman bagi para pencuri ini. Dalam QS. perampasan harta yang secara terang-terangan mengganggu keamanan dan ketertiban sosial. QS al-Kahfi: 79 menceritakan kisah perompak yang merampas perahu anak yatim sehingga Khaidir menyelamatkannya dengan cara merusaknya. penggelembungan harga. "Ghasab" yang berarti merampas harta orang lain dengan cara zhalim atau mengambil hak orang lain yang berharga dan berniat mengembalikannya . "khasr" dan "bakhs" yang berarti melakukan kecurangan sehingga merugikan orang lain sebagaimana terapat dalam QS al-Muthafifin: 1-3 di mana Tuhan mengancam orang yang berbuat curang dalam melakukan penimbangan atau QS al-Syu'ara: 183 yang melarang manusia berbuat kecurangan yang bisa merugikan orang lain. E. Menurut Ibnu Mas'ud. Sebagian ahli fiqh menyebut pelaku hirabah sebagai "qathi'u al-thariq" atau penyampun dan "alsyariqa al-kubra" atau pencurian besar. kata "al-suht" diartikan dengan suap. menerima hadiah. bahwa harta sogokan dinamai suap karenajika sudah disuapi mulut seseorang akan terkatup dan tidak mampu mengemluarkan kalimat apa pun. "as-Saraqah" yang berarti mengambil harta orang lain secara rahasia dan melawan hukum. "al-suht" adalah seseorang datang menemui saudaranya dengan satu kepentingan.

2.. namun apa yang dilakukan Nabi sangat penting sebagai semacam shock teraphy bagi pelaku korupsi dan kiranya bisa menjadi pendorong untuk tindakan pemberantasan korupsi. Meskipun hukuman yang dijatuhkan oleh Nabi kepada para pelaku korupsi lebih bersifat rnoral-psikologis. Manik-manik seharga dua dirham pada masa Nabi adalah sekitar 0.148 I ESENSIAVol. budak itu berdiri untuk melepaskan pelananya. Dari tiga pendekatan ini bisa diklasifikasikan tiga strategi untuk mencegah dan memberantas korupsi. Juli 2009 pendekatan saat korupsi terjadi dan pendekatan setelah korupsi terjadi. Karni berkata: 'Sernoga dengan syahidnya ia masuk surga'. untuk memberantas tindakan korupsi ini Nabi juga memberikan beberapa contoh pemberian hukuman yang bisa dijadikan sebagai "teladan" bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. VI: 2466." ketika kemudian para sahabat memeriksa barangbarangnya. Maka para sahabat pun melaporkan hal itu kepada Nabi Muhammad saw lalu Nabi bersabda "Shalatkanlah kawanmu itu" Tibatiba rona wajah para sahabat berubah. Nabi dan Pemberantasan Korupsi Nabi Muhammad Saw bukan hanya mencela tindakan korupsi dengan menyatakannya sebagai perbuatan yang bertentangan dengan nilai moral Islam. betapa pun kecil nilainya. Jika 1 gram emas di Indonesia saat ini adalah Rp. Shahih al-Bukhari (Beirut: Dar ibn Kasir. sehelai baju yang dikorupsinya dari perang Khaibar yang tidak dimasukkan dalam pernbagian akan mernbakarnya. Namun. . strategi detektif untuk mendeteksi terjadinya korupsi dengan cepat dan strategi represif untuk memberikan sanksi hukum bagi pelaku korupsi. yaitu strategi prevent if untuk mencegah terjadinya korupsi. tetapi tiba-tiba satu anak panah rnengenainya hingga ia meninggal. mereka menemukan manik-rnanik milik seorang Yahudi yang harganya tidak lebih dari dua dirham. Sunan Abi Dawud.10.ketika kami menuruni lembah. II Soedarjono. Ada beberapa contoh kasus yang bisa diambil sebagai teladan. 12 Abu Dawud. II 1. IJ Al-Bukhari. I! Dalam sebuah hadis lain yang diriwayatkan oleh Bukhari juga disebutkan: Diriwayatkan dari Abu Hurairah . "Strategi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi yang Komprehensif dan Terintegrasi". "Kitab al-Jihad fi Ta'zhirn al-Ghulul" (Beirut: Dar alFikr. Nabi pun bersabda. "Tidak mungkin! Demi zat yang menguasai Muhammad. him. 626.?" Dua riwayat di atas menegaskan bahwa korupsi tidak bisa ditolerir.85 gram emas. Jakarta 15 September 1997. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa Nabi Muhammad saw telah memberikan contoh pemberantasan terhadap pelaku korupsi yang bisa menjadi contoh atau pendorong bagi upaya pemberantasan korupsi di negeri ini. kemudian Nabi melanjutkan "Rekanmu itu korupsi dalam perang. Makalah unuk Lokakarya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia.. 1994). Dalam sebuah hadis laporan Abu Dawud disebutkan bahwa seorang sahabat meninggal dunia pada waktu penaklukan Khaibar.No. 1987).

Ahmad Baidowi. Memang "hukuman" Nabi ini hanya bersifat moral. Gubemur Mekkah Nafi' bin Ammar al-Khuza'i.000 Nabi melarang pejuang yang mati dalam peperangan untuk dishalatkan. Gubemur Mesir Amru bin Ash. Imam Jalaluddin as-Suyuthi dalam bukunya Tarikh alKhulafa' menyebutkan bahwa Umar memerintahkan Maslamah membagi dua kekayaan pejabat yang tak wajar. karena jumlah yang dikorupsi memang sangat kecil. hadiah yang diberikan seserang kepada penguasa temasuk ghulul (kecurangan). Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 149 100. hukuman moral menjadi tidak cukup untuk diberikan kepada para pelaku korupsi yangjumlahnya bisa mencapaijutaan rupiah. Hanya melakukan korupsi Rp. Gubernur Kufah Sa'ad bin Abi Waqqash dan Gubemur Syam Khalid bin Walid. hukuman tersebut sudah cukup memberikan semangat bagi pemberantasan korupsi. milyaran atau bahkan trilyunan rupiah. Belajar dari 'Umar bin Khattab dan Umar ibn' Abdul Aziz Salah satu tokoh teladan yang bisa dijadikan sebagai contoh bagi upaya pemberantasan korupsi adalah Umar bin Khattab. di akhir mas a jabatannya harta pejabat tersebut dibagi menjadi dua. Tentu saja. Menurut sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dan Imam Ahmad disebutkan bahwa menurut Nabi. Gubemur Iraq Nu'man bin Adi. Ibnul Attabiyah dipecat gara-gara menerima hadiah. Umar bin Khattab adalah khalifah kedua dalam sejarah Islam yang pertama kali membentuk lembaga pengawas harta pejabat. Hal ini dilakukan Umar karena dia meaduga bahwa penguasa berpeluang mendapatkan "rejeki" di luar kewajaran. Nabi Muhammad saw juga bersikap tegas terhadap perbuatan tersebut. Riwayat tersebut menegaskan bahwa seorang pejabat tidak seharusnya menerima hadiah saat ia menduduki jabatannya.85. Apalagijika pejabat tersebut adalahjaksa atau hakim yang sangat mungkin bisa mempengaruhi hukuman si pemberi hadiah ketika dia sedang merniliki persoalan hukum yang tengah diproses baik oleh jaksa maupun hakim tersebut. Jika tak terbukti melakukan korupsi. Sebab hadiah yang diberikan itu sangat mungkin berkaitan dengan kedudukannya sebagai seorang pejabat dan memiliki pengaruh terhadap orang yang memberi hadiah atau keluarganya. Nabi sudah memperingatkan akan hal itu. Selain menegaskan hukuman moral terhadap pelaku korupsi. Menurut sejarah. Jauh sebelum ada ketentuan bahwa seorang pejabat tidak boleh menerima parcel atau hadiah. 85. Di antara yang kemudian tercatat oleh Maslamah adalah nama-nama pejabat seperti Gubemur Bahrain Abu Hurairah. 2. Gubemur Yarnan Ya'la bin Munabbih.000.000. ia telah memerintahkan pencatatan harta pejabat secara terbuka dan mengangkat Muhammad bin Maslamah sebagai pejabat pengawas. Dalam sebuah hadis diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw pemah memecat Ibnul Attabiah. Narnun. Namun. separoh dikernbalikan kepada negara dan separohnya yang lain dikembalikan kepadanya. maka nilai rnanik-manik yang dikorupsi dari orang Yahudi hanyalah "sebesar" Rp. jika harta itu didapatkan dati korupsi maka harta tersebut dikembalikan seluruhnya kepada . orang yang bertugas mengumpulkan zakat dati kafilah bani Sulaiman.

Mu'awiyah. him. J uli 2009 negara. Adakalanya harta itu dirampas dengan mengatakan "Kami mengirimkan Anda sebagai pejabat bukan sebagai pedagang"." Konsistensi Umar bin Khattab yang memiliki sifat anti korup si juga tampak dalam kehidupan dirinya. saya mesti menunggu kering karena saya tak memiliki kemeja yang lain. Ia juga khalifah yang menamani istrinya di akhir malarn sambil memanggul sekantong tepung. Hal seperti ini misalnya dilakukan oleh Umar kepada Abu Sufyan yang membawa barang dan harta sepulang mengunjungi anaknya. Kalau setelah itu mereka memiliki kelebihan harta di luar gaji yang diperolehnya. Koran Tempo. Saat isterinya merawat perempuan tersebut. Dia menanyai mereka mengenai tugas-tugas yang merekajalankan dan menanyakan tentang mereka kepada rakyatnya yang datang menunaikan ibadah haji untuk melihat keseriusan para pejabatnya dalam melaksanakan tugasnya dan mengetahui kebersihan mereka dalam menggunakan penghasilan untuk diri dan keluarga mereka. 16 . Beliau juga seorang khalifah yang suatu kali datang terlambat sebagai khatib Jum' at karenajubah dengan 21 tambalannya masih basah karen a dicuci. 26 April 2001. yaitu merampas harta yang diperoleh dari hasil korupsi. Umar bin Khattab juga melakukan pemberantasan korupsi secara tekun dan berkelanjutan.150 I ESENSIA Vol. Pada setiap musim haji. hlm. No. 2003). Umar bin Khattab (Jakarta: Litera Antar Nua. sebelum memangku jabatannya semua harta calon pejabat dihitung. Yang pertama sekali didahulukan adalah kebersihan para pejabat tersebut. "Apakah ini makanan urnum bagi rakyat di • 14 IS Al-Suyuthi. Umar memasak sendiri makanan bagi perempuan itu. beliau sang at berhati -hati dengan harta negara. Umar bin Khattab mengumpulkan para pejabatnya di Mekkah." ucapnya kepada hadirin. Betapapun memegang jabatan sebagai khalifah. "Maaf saya terlambat karena kemeja ini. Oleh karenanya. Umar merupakan orang yang menggiring sendiri unta-unta Baitul Mal karena khawatir hilangnya harta rakyat tersebut. maka hartanya patut diragukan segera diadakan pemeriksaan atas hart a tersebut. 132. Umar juga merupakan khalifah yang pernah menerima bingkisan berupa makanan lezat dari gubernumya di Azerbaijan dan bertanya kepada utusannya yang mengirim makanan tersebut. Semangat Umar bin Khattab dalam upayanya menciptakan pemerintahan yang bersihjuga diikuti dengan tindakan tegas yang konsisten. 665." Sebagaimana dikemukakan Husein HaikaI. segeriba air dan sebotoI min yak samin untuk menolong seorang perempuan yang hendak rnelahirkan. Keseriusan Umar bin Khattab melakukan kontrol terhadap para pejabat di bawahnya merupakan konsekuensi dari visi kepemimpinannya yang menggambarkan adanya pemerintahan yang bersih dan Urnar sendiri meminta dikontrol oleh rakyat pada saat dia diangkat sebagai kepala negara. Muhammad Husain Haikal.2. 10. Tarikh al-Khulafa'." Umar bin Khattab dalam hal ini menjadikan ibadah haji untuk kepentingan memperbaiki negara.

20-25. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 151 sana?" Utusan itu menjawab. Silahkan kemukakan apa yang akan ananda sampaikan kepada ayah. Kalau setiap pejabat memiliki sikap seperti Umar bin Abdul Aziz ini. hlm. minyak yang dipakai untukmenghidupkan lampu ini dibeli dengan uang negara. hlm. Sementara persoalan yang hendak ananda sampaikan adalah masalah keluarga." Pada suatu mlam ketika khalifah Umar bin Abdul Aziz sedang bekerja serius untuk negaranya di salah satu bilik rumahnya. teladan mengenai pemberantasan korupsi juga bisa disimak dari kisah-kisah keteladanan Umar bin Abdul Aziz. tiba-tiba putranya masuk untuk memperbincangkan suatu urusan yang berhubungan dengan keluarganya. "Bukan. bagaimana sikap antikorupsi seperti di atas bisa disosialisasikan kepada setiap pejabat atau bahkan setiap wama negara ini? Perang terhadap korupsi akan menjadi efektif jika sikap antikorupsi menjadi bagian dari pola hidup masyarakat. "Mana Untamu? Bawalah pemberian ini dan kembalikanlah kepada pengirimnya serta sampaikan pesanku kepadanya 'Takutlahkepada Allah dan kenyangkan rakyat lebih dulu dengan makanan yang biasa kamu makan' ." Umar juga menolak hadiah berupa sajadah yang diberikan salah seorang gubernurnya. Umar bin Abdul Aziz memadamkan lampu yang terletak di meja kerja yang digunakan utuk menerangi bilik kerjanya itu. Puteranya heran melihat sikap bapaknya tersebut dan bertanya: "Ayah! Kenapa lampu itu ayah padamkan? Bukankah kita Iebih baik berbincang-bincang dengan Iampu yang terang?" Maka khalifah Umar pun menjawab: "Benar kau ananda! Tetapi ananda harus ingat bahwa lampu yang sedang ayah pakai ini milik negara. 204). "Apa yang mendorongmu untuk memberi kami hadiah ini? Ambil kembali karen a kami tidak memerlukannya! . khalifah berkata kepada puteranya: "Sekarang lampu yang baru kita nyalakan ini adalah milik keluarga kita. 17 Zainal Arifin Thoha dan Abdurrahman Hakim (ed)." Maka Umar pun berkata.Ahmad Baidowi. Setelah lampu itu dibawanya. minyaknya pun dibeli dengan uang kita sendiri. Himpunan-Himpunan Cerita-Cerita Teladan (Johor Bahru: Pemiagaan Jahabersa. 254-259. ini makanan kelas atas. 18 H Luqman Hakim. yakni Abu Musa seraya melemparkannya ke muka Abu Musa. . Setelah puteranya itu duduk di hadapannya." Kisah ten tang sikap tegas khalifah Umar ibn Abdul Aziz ini merupakan contoh yang pantas dijadikan sebagai teladan bagi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia."17 Selain Umar bin Khattab. 1999)." Seketika kemudian khalifah pun memanggil pelayannya yang disuruhnya untuk membawa Iampu yang dimilikinya. Korupsi dalam Agama-Agama (Yogyakarta: Kutub. Persoalannya adalah. tentu saja korupsi akan bisa diminimalkan.

10. Nilainilai ini akan menjadi benteng bagi seseorang untuk menghindari perbuatan yang bisa merugikan orang lain. Kelima. Juli 2009 3. Memang targetnya bukan para koruptor yang mungkin saja sudah "membuta" terhadap kejahatan ini.sebagai bagian dari kurikulum "antikorupsi" ini. Perlu melakukan refonnasi rnuatan kurikulum mata pelajaran atau mata kuliah tertentu yang hanya memfokuskan pada aspek kesalehan individual pada aspek-aspek yang memberikan perhatian kepada nilai-nilai kesalehan secara sosial. perlunya melakukan secara terus-menerus tentang hal-hal yang terkait dengan sosiologi dan budaya korupsi.152 I ESENSIA Vol. sehingga perbuatan-perbuatan yang bisa merugikan pihak lain pun kadang-kadang diremehkan. baik yang terkait dengan pemberantasan maupun pencegahan. Pendidikan Anti Korupsi Pendidikan bisa menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengurangi perilaku korupsi di kalangan masyarakat. Dengan mensosialisasikan nilai-nilai antikorupsi sejak dini kepada anak didik. Sedangkan pendidikan antikorupsi melaluijalur non-formal bisa dilakukan dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: Pertama. menyontek rnisalnya bisa disosialisasikan sedini mungkin misalnya sejak pendidikan pra sekolah . Pemberantasan korupsi melalui jalur pendidikan ini bisa dilakukan dengan tigajaIur: formal. sebagai upaya penyadaran bagi para peserta didik atau mahasiswa untuk senantiasa mengemban nilai-nilai kejujuran. Keempat. Hasil penelitian ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan kajian lebih lanjut untuk merninimalisir korupsi. Membersihkan lembaga-lembaga pendidikan dari perbuatanperbuatan yang bisa menyebabkan tindakan korupsi seperti pembayaranpembayaran di luar kewajaran dengan dalih sebagai sumbagan biaya uang gedung. organisasi ekstra dan lain-lain. Larangan plagiat. yakni para pelajar dan mahasiswa. keadilan dan kebenaran. Perlunya memasukkan kurikulum "antikorupsi" sebagai bagian dari pelajaran atau mata kuliah yang diberikan kepada peserta didik di setiap lembaga pendidikan. Kedua.No. melainkan bagi generasi-generasi baru yang belum memasuki wilayah kekuasaan. non-formal dan informal. Merumuskan dan mensosialisasikan pelajaran Pendidikan Kewarganageraan dan mata kuliah Civic Education di berbagai lembaga pendidikan. Pendidikan antikorupsi melaluijalur formal dilakukan lewat lembaga-Iembaga pendidikan formal melalui: Pertama. sehingga memungkinkan sikap antikorupsi ini terbentuk sejak dini. Dengan demikian. mengadakan pelatihan- . diharapkan nilai-nilai tersebut terintemalisasi sehingga tertanam menjadi sikap hidupnya. praktikum. seragarn. Fokus pada kesalehen individual seringkali berakibat pad a sikap tidak rnemberikan kepedulian terhadap nilai-nilai sosial. pendidikan antikorupsi lebih merupakan bentuk pencegahan agar rnasyarakat tidak rnelakukan perbuatan tersebut ketika mereka rnemiliki kesempatan untuk melakukannya.2. Kurikulum ini bisa saja tidak berjudul "antikorupsi" namun tetap memiliki arah dan komitmen kepada nilai-nilai yang bisa mencegah perbuatan tersebut. Ketiga.

Kedua. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 153 pelatihan dan pemantauan antikorupsi. Pandangan-pandangan Islam tentang korupsi perIu terus disampaikan kepada masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan. B uku. Sementara itu. Membangun Fiqh Antikorupsi Berbagai upaya untuk memberantas korupsi telah dilakukan oleh beberapa organisasi Islam di Indonesia seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dengan mengadakan diskusi dan menerbitkan buku-buku yang berisi ten tang berbagai tawaran untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. "risywah" dan lain-lain dengan korupsi ini kiranya bisa menjadi contoh mengenai pemberian sanksi pada pelaku korupsi. Fikih antikorupsi menjadi salah satu gagasan yang penting dikemukakan sebagai bagian dari cara para mama Islam memandang korupsi. Kedua. Ketiga. namun korupsi merniliki sejumlah persamaan dengan jenis-jenis kejahatan yang dikenal dalam Islam. "risywah" atau yang lainnya sebagaimana sudah dikemukakan sebelumnya merupakan istilah-istilah yang digunakan Islam untuk menyebut kejahatan yang sedikit banyak. ustadz dan lain-lain untuk memberikan teladan yang positifbagi masyarakat melalui budaya produktif dan menghindari budaya konsumtifyang bisa memberi peluang untuk menggunakan cara-cara yang salah dalam memperoleh harta. termasuk misalnya membentuk lembaga tertentu yang memfokuskan pada pengawasan terhadap penyeLesaian kasuskasus korupsi. Bahkan orientasi khotbahjum'at pun perludiarahkan kepada sikap antikorupsi ini.yang bisa dijatuhkan kepada pelaku korupsi mulai yang paling ring an . Korupsi di Negeri Kaum Beragama: lkhtiar Membangun Fikih Anti Korupsi (Ketiganya diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Pesantren dan Masyarakat) merupakan sedikit dari berbagai buku yang mencoba untuk menggagas pentingnya fikih antikorupsi dalam upaya melakukan pemberantasan terhadap kejahatan ini. menanamkan kepada anggota keluarga untuk merasa senang dengan usahanya sendiri.khususnya untuk hukuman di dunia . pendidikan antikorupsi secara informal bisa dilakukan dengan antara Lain: Pertama. Memerangi Korupsi: Geliat Agamawan atas Problem Korupsi di Indonesia. Ketiga. dan siapa pun untuk menampilkan sikap hid up yang sederhana dengan idak memamerkan kekayaan yang dimiliki. menjiplak. 4. atau menipu.Ahmad Baidowi. pemimpin informal. perlunya keteladanan dari para tokoh masyrakat. Sanksi-sanksi ini . Istilah-istilah seperti "Ghulul". bukan hanya me Lulu pada peningkatan kesalehan yang sifatnya individual. guru.buku semisal Menolak Korupsi: Membangun Kesalehan Sosial. rnelakukan pendidikan dan penyadaran kepada warga masyarakat mengenai bahaya korupsi melalui lembaga-lembaga keagamaan atau forum-forum pengajian. bukan mengutamakan untuk memperoleh hasil yang banyak namun dengan cara-cara yang tidak dibenarkan seperti menyontek. Dengan melihat adanya kemiripan unsur antara "ghulul". mendorong para orang tua. meningkatkan fungsi pendidikan keluarga yang terkait dengan bahaya korupsi sejak usia dini.ada kesamaannya dengan korupsi. Meskipun Islam tidak mengenal istilah "korupsi".

hukuman potong tangan dan kaki secara berselang-seling atau dibuang (penjara seumur hidup) sesuai dengan kadar perampokan yang dilakukan. dicela. Beberapa jenis hukuman yang bisa dijatuhkan adalah hukuman mati. dikucilkan. potong tangan. apakah dengan tidak melakukan pencatatan. gagal divonis sebagai pelaku korupsi karen a tidak ada bukti. cmbuk. Dalam kasus pencurian. 5. Juli 2009 hingga yang berat bisa berupa teguran peringatan. membayar denda atau dipecat dari kepegawaiannya. dengan rnenghilangkan barang bukti dan sebagainya. Sebagian yang lain memahami hukuman potong tangan sebagai hukuman tertinggi yang bisa dijatuhkan kepada pelaku pencurian. Sementara itu. dalam kasus perampokan hukuman yang bisa diberlakukan adalah hukuman mati.jenis-jenis korupsi yang dilakukan. al-Quran rnenentukan hukum po tong tang an untuk pencuri yang telah memenuhi syarat dihukum dengan hukuman tersebut. Dilihat dari. Dalam pemberantasan korupsi. Bentuk korupsi yang termasuk dalam kelompok ini adalah pencurian dan perampokan. Pembuktian Terbalik: Belajar dari Kasus Zulaikha-Yusuf Penegakan hukum merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam pemberantasan korupsi. membayar denda. pernecatan. seperti dicopot dari jabatannya. hak mernilih. Sebagian cendekiawan menafsirkan hukuman potong tangan sebagai hukuman administratif. penjara. pengasingan.154 I ESENSIA Vol. Pertama.2. Akibatnya. Ketiga. dan berpijak pada asas tersebut seorang pelaku korupsi tidak bisa dihukum jika tidak diternukan bukti yang meyakinkan atas tindakannya. salib. Tentu saja hukuman ini bisa "dimodifikasi" dalam konteks keindonesiaan. hak dipilih dan lain-lain. 10. larangan menerima hadiah saat menjabat dan lain-lain. berbagai kasus korupsi seringkali gagal di bawa ke pengadilan atau kalau sudah masuk ke proses pengadilan. hukuman yang bisa dijatuhkan kepada pencuri bisa lebih rendah dad hukuman potong tangan tersebut. Hukuman untuk pelakujarimah fa 'zir ini menjadi wewenang penuh pemerintah untuk menetapkannya. maka hukumannya bisa dikategorikan ke dalam tiga kelompok. mas uk daftar orang tercela. menyimpan surat rahasia. Korupsi adalah seperti kentut. pemcabutan hak tertentu seperti hal menjadi pegawai negeri. kurungan. semisal penjara atau diasingkan. menaati jam kerja. hukum cambuk. Dalam hal ini pelaku bisa dijatuhi hkuman dengan peringatan. korupsi Jarimali fa 'zir. Pelaku korupsi tentu saja berupaya semaksimal mungkin untuk menyembunyikan tindakannya tersebut. Dengan kata lain. No. di mana jenis hukuman belum ditetapkan sebagaimana dalam kategorijarimah hudud. . kelompok Jarimah. hukuman buang. seringkali untuk membuktikan apakah seseorang telah melakukan tindakan korupsi kadang banyak kendala. dipecatdarijabatan. yaitu hukuman yang diberikan kepada pegawai atau seseorang yang melakukan kekurangdisiplinan atau pelanggaran terhadap peraturan-peraturan pemerintah seperti menyimpan rahasia jabatan. hudud. Para pelaku korupsi selalu berlindung di balik asas praduga tak bersalah. korupsijarimah mukhalafah. berbau tetapi tidak kelihatan "barang"nya. penyaliban dan hukuman mati. Kedua.

termasuk dalam membuktikan berbagai tindak korupsi. pembuktian terbalik ini bisa dilakukan dengan merujuk kasus yang terjadi pada dakwaan Zulaikhah terhadap Yusuf. 1987. dapatlah dikemukakan bahwa Islam sesungguhnya membenarkan penggunaan pembuktian terbalik ketika penyidik kesulitan untuk memperoleh bukti ten tang kesalahan yang dilakukan terdakwa. al-.Jakarta: LP3ES. kelompok atau golongannya sendiri. "Kitab al-Jihad fi Ta'zhim al-Ghulul". Syed Hussein. Dalam pembuktian terbalik ini. Sun an Abi Dawud. Bukhari. Unsur merugikan dalam perbuatan korupsi sang at jelas karena orang yang melakukannya telah mengambil hak orang lain untuk kepentingan diri. . berbagai pihak memandang perlunya pembuktian terbalik guna mengungkap apakah seseorang terlibat dalam kasus korupsi ataukah tidak. seseorang yang didakwa korupsi harus membuktikan bahwa harta yang dimilikinya bukanlah hasil dari korupsi. sehingga Yusuf tidak dihukum. Dawud. korupsi bisa dikategorikan sebagai kemunkaran karena perbuatan terse but telah merugikan berbagai pihak. Namun. tennasuk negara dan rakyat. alat bukti yang dikemukakan dalam dakwaan Zulaikhah terhadap Yusuf adalah letak koyak baju Yusuf di belakang atau di depan. Mengacu pada kisah ini.Setiap perbuatan atau tindakan yang berpoteni merugikan orang lain. Dalam bahasa agama Islam. mengingat bahwa pembuktian yang biasa akan sulit diterapkan dalam kasus-kasus korupsi. yang didakwa melakukan perbuatan serong tehadap dirinya. Yusuf sebagai terdakwa berkewajiban untuk menunjukkan letak koyak bajunya. . Setelah terbukti bahwa koyak bajunya di bagian belakang. maka dakwaan Yusuf tidak terbukti. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 155 Jika demikian yang terjadi tentu pemberantasan korupsi akan sulit dilakukan. Pembuktian terbalik ini menjadi sang at penting untuk mengungkap berbagai korupsi yang terjadi di tanah air. Seperti dikemukakan dalam QS. Yusuf (12): 23-29. Beirut: Dar ibn Kasir. Daftar Pustaka Al-Attas. Terhadap dakwaan tersebt. Sosiologi Korupsi. Untuk mengatasi persoalan ini. Shahih al-Bukhari. memperbanyak lapangan kerja dan lain-lain. jika dia tidak bisa membuktikan. Penutup Dalam Islam. maka tuduhan korupsi bisa diberikan kepadanya. keluarga. Beirut Dar al-Fikr. Bahkan metode pernbuktian terbalik ini menjadi penting untuk mendatangkan kernaslahatan. Dalam Islam. Kalaupun ada yang beranggapan bahwa korupsi memiliki aspek positif seperti meningkatkan kualitas kerja. setiap perbuatan yang merugikan orang lain bisa dikategorikan sebagai kernungkaran yang memang wajib dienyahkan. 1994. tentu saja harus dicegah atau atau diperangi. 1981. Abu. Sernakin dibiarkan perbuatan korup ini ia akan semakin bercokol dan rnerugikan banyak orang.Ahmad Baidowi. F. dalam kenyataanjustru sebaliknya.

al-. 2001. Abdullah bin Abdul Muhsin. Soemodihardjo. 1999. Soedarjono. Yogyakarta: Kutub. al-. Haikal.2 Tahun XlI. Februari 1983. Koran Tempo. Himpunan-Himpunan Cerita-Cerita Teladan.2. tt. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah. Thoha. Onghokham. Jakarta 15 September 1997. al-Turki. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. 2003. Juli 2009 Hakim. Shan'ani. 26 April 2001. Zamaksyari. Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga . No. Jakarta: Litera Antar Nua. Makalah unuk Lokakarya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia. "Tradisi dan Korupsi" dalam Majalah Prism a. terj. Jakarta: Gema Insani Press. Tafsir al-Kasysyaf. Beirut: Dar al-Shadr. No. Strategi Memberantas Korupsi: Eleman Sistem Integritas Nasional. Harnzah dan Subakir Saerozi. Johor Bahru: Pemiagaan Jahabersa. Suap dalam Pandangan Islam. Pope. Jeremy. 1993. Nail al-Authar. Mencegah dan Memberantas Korupsi.156 I ESENSIA Vol. Diyatmino. Kairo: Darul Hadis. 2000. Muhammad Husain. *Penulis adalah Dosen Fakultas Yogyakarta. 2008. Syaukani. R. Korupsi dalam AgamaAgama. 2004. al-. "Strategi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi yang Komprehensif dan Terintegrasi". Subul al-Salam. Umar bin Khattab. Jakarta: Prestasi Pustaka. HLuqman. Zainal Arifin dan Abdurrahman Hakim (ed) . tt. 10.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->