Ahmad Baidowi, Petnberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam

I

143

PEMBERANTASAN KORUPSI DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Ahmad Baidowi*
-: ..'

Abstract Corruption has been considered as one of the complex issues in modem human culture. Corruption measure was not merely seen in social context, but it was also in the self and individual context of human. Islam emphasized that corruption was a type of denial action that it should be abolished from the community. Islam also comprehended corruption not merely seen from law aspect, but also from social-cultural, psychological, and belief aspects . .Keyword: Islam, corruption, deny (munkar)

A.

Pendahuluan

orupsi merupakan kejahatan yang seakan tak pernah ada hentinya. Sekalipun berbagai jenis hukuman dijatuhkan kepada pelaku korupsi, namun ia tetap saja terjadi. Seakan hukuman terhadap pelaku korupsi tidak pernah memberikan efek jera kepada masyarakat. Meskipun sistem dan aturan hukum mengenai korupsi juga terus dikembangkan, namun kejahatan tersebut senantiasa masuk dalam celah-celahnya dan lubang-lubangnya yang bukan tidak mungkin sengaja diciptakan untuk memberi peluang kejahatan tersebut. Sejarah korupsi sendiri sudah terjadi sejak manusia mengenal sistem hidup bersama, mulai dan penarikan upeti, pemerasan, suap dan lain-lain yang memang selalu terkait dengan penyalahgunaan wewenang. Korupsi sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang ini merupakan satu kejahatan yang terus berkembang baik ragam maupun modus operandinya. Artikel ini ingin menunjukkan pandangan Islam terhadap korupsi dan bagaimana Islam memberikan solusi atas kejahatan tersebut. B. Pengertian Korupsi

K

Korupsi berasal dan bahasa Latin "corruptio" dan dipakai oleh Aristoteles dalam bukunya De Generatione at corruptione, yang berarti perubahan atau penurunan dan tidak ada kaitannya dengan kata kekuasaan atau uang. Kata "korupsi" ini kemudian mengalami pergeseran dan Lord Acton menghubungkan-

4. menarik keuntungan dari wewenangnya dan sebagainya. terutama dari seseorang yang menempati kedudukan terpercaya". penyuapan (extortion) dan nepotisme yang ketiganya dikaitkan dengan penempatan kepentingan-kepentingan publik di bawah kepentingan privat dengan pelanggaran norma-norma tugas dan kesejahteraan. 2008). No. "Tradisi dan Korupsi" daIam Majalah Prisma. namun korupsi sesungguhnyajuga digunakan untuk hal-hal lain yang biasanya disebut dengan penyalahgunaan wewenang (abuse of powerV Dalam kaitan inilah Robert Klitgaard mendefinisikan korupsi sebagai "abuse of public power for private benefit" (penyalahgunaan kekuasaan publik untuk keuntungan pribadi atau golongan). 187. 30. 186. I R. Syed Hussein Alatas. kekuasaan bisa menjadi sumber kolusi. pemberian atau keistimewaan yang dianugerahkan atau dijanjikan dengan tujuan merusak pertimbangan atau tingkah laku. Diyatmino Soemodihardjo. 10.2 Tahun XII. Februari 1983. Definisi tersebut menegaskan bahwa korupsi dan suap merupakan dua hal yang sangat terkait. 1981) ) Onghokham. Juli 2009 nya dengan kekuasaan sebagaimana terdapat dalam suratnya kepada Uskup Mandell Creighton tanggal3 April 1887 yang berbunyi "Power tends 0 corrupt and absolute power corrupts absolutely". 4 Dikutip dari Pope Jeremy. Penyelewengan itu sendiri bisa berupa penyelewengan uang negara.' C. Mencegah dan Memberantas Korupsi (Jakarta: Prestasi Pus taka. Strategi Memberantas Korupsi: Eleman Sistem Integritas Nasional (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.' Meskipun seringkali dikaitkan dengan uang. Dalam kekuasaan politik yang meniscayakan birokrasi sebagai perpanjangan kekuasaan.' Syed Hosein Alatas mengaitkan korupsi dengan penyuapan (bribery). J Sejak inilah korupsi kemudian senantiasa dikaitkan dengan kekuasaan dan perbuatan yang merugikan kepentingan publik atau masyarakat untuk kepentingan kelompok tertentu. pungutan liar. No. nepotisme yang menguntungkan orang-orang yang memiliki kedekatan (atau sengaja mendekat) dengan kekuasaan. Sosiologi Korupsi (Jakarta: Lp3Es. ekonomi.144 I ESENSIA Vol. Sebab-Sebab dan Dampak Korupsi Perbuatan korupsi terjadi karena beberapa faktor: politik. pemerasan. 2 Lihat misalnya. Dari aspek politik." Kemudian suap didefinisikan sebagai "hadiah. yang bertujuan agar orang yang memiliki jabatanatau otoritas tertentu melakukan penyelewengan dari otoritas yang dimilikinya. . kekuasaan politik merupakan aspek paling dominan bagi tumbuh subumya perbuatan korupsi. hlm. budaya. penghargaan. him. negara bisa berubah dari institusi yang melayani masyarakat menjadi institusi yang dilayani. korupsi. 2000). hlm. "korupsi" didefinisikan sebagai "perangsang (seorang pejabat pemerintah) berdasarkan I'tikad buruk (seperti suap) agar ia melakukan pelanggaran kewajibannya. him. Pun. Menurut Webster's Third New International Dictionary (1961).2. uang pelicin. 5 Ibid.

Pemberian hukuman yang ringan terhadap koruptor. atau bahkan pembebasan mereka. ewuh. sehingga interaksi sosial tidak berproses secara egaliter. melainkan sudah merambah ke tingkat yang lebih rendah bahkan sampai ke pedesaan. Secara moral korupsi akan mendidik masyarakat untuk bermoral munafik. sementara uang yang dimiliki tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. namun juga dilakukan oleh tukang parkir sepeda motor. memasyarakatkan penipuan. Sangat rnenyedihkan ketika korupsi bukan lagi terjadi di kalangan elit. yang terjadi justru membuat pejabat semakin berani melakukan kejahatan ini. Alih~aIih menjadikan masyarakat yang rnandiri. D. Masyarakat yang tidak egaliter menafikan kebutuhan dan kepentingan so sial akan adanya kontrol terhadap kekuasaan. apalagi ketika korupsi itu dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kedekatan secara emosional. Kondisi ekonomi yang carut-marut. keadilan yang tidak merata. Terjadinya korupsi juga berkorelasi dengan tatanan sosial feodal karen a struktur masyarakat yang berbudaya feodal memberi kesempatan bagi timbulnya kevakuman moral. penyuapan dan sebagainya. korupsijustru akan menghancurkan masyarakat sehingga menjadi masyarkat yang lumpuh dan tentu tidak akan mampu bersaing di tingkat global. Jenis-Jenis Korupsi menurut Islam Ada beberapa istilah yang digunakan oleh Islam untuk menyebut apa yang kemudian disebut dengan korupsi. Terlebih lagi. Ketika kebutuhan semakin tinggi. jasa retribusi dan lain sebagainya. Lemahnya penerapan hukum terhadap berbagai kasus korupsi membuat kasus-kasus korupsi berkembang seperti jamur di musim hujan. Di sisi lain. memperluas budaya menjilat. membuat korupsi bisa tumbuh dengan subur bukan hanya di tingkatan elit. Ghulul yang sscara leksikal berarti pengkhianatan. siap menghadapi tantangan global dan lain-lain. atau para pengusaha. aspek "kekeluargaan" dalam budaya feodal memunculkan sikap tidak tegas. kuat. kata "ghulul" digunakan dalam pengertian penggelapan harta rampasan perang sebelum harta tersebut didistribusikan. dalam menangani kasus-kasus korupsi. korupsi akan semakin mudah tumbuh dan berkembang. gay a hidup hedonis dan konsumeris semakin meluas sehingga membuat kebutuhan hidup pun semakin tinggi. alihalih menurunkan korupsi. Deeb al-Khudrawi dalam Kamus al- .Ahmad Baidowi. namun bahkan sampai ke daerah. Istilah ini digunakan untuk mrnunjukkan perbuatan seseorang yang melakukan pengkhianatan dengan menggelapkan harta. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 145 Aspek ekonomi juga menjadi salah satu faktor yang ikut berperan dalam berbagai kasus korupsi. Istilah-istilah tersebut adalah: Pertama. Dalam QS Ali Imran ayat 161. Ironisnya. Bukan hal yang mengagetkan jika ternyata korupsi bukan hanya dilakukan oleh para pejabat pemerintahan. berkepribadian. Kelihaian mereka "mengemas" kejahatan ini seakan mengaburkan sisi-sisi kejahatan yang mereka lakukan. pejabat-pejabat yang sebenarnya memegang posisi untuk penegakan hukum pun tidak sedikit yangjustru melibatkan did dalam berbagai tindak pidana ini.

atau dalam bahasa al-Shan' ani.Dalam konteks korupsi. hlrn. hadiah." Al-Syaukani menyebut suap sebagai kebobrokan moral yang sangat luar biasa (ghayah al-suquth). Risywah. ia disamakan dengan binatang yang melahap segala mac am makanan yang • Al-Shan'ani. AI-Qur' an menyebut istilah suap dengan "ad-Dalw" yang diartikan sebagai memperoleh harta dari orang lain denganjalan suap. 10.146 I ESENSIA Vol. ghulul merupakanjenis korupsi otogenik. • Al-Zamaksyari. yakni tindakan mengambil sesuatu penghasilan di luar gaji yang telah ditetapkan untuk jabatannya. Dalam QS al-Baqarah: 188 kalimat "la tudlu biha ila al-hukkam" dalam ayat tersebut diartikan oIeh alZamakhsyari? sebagai Iarangan membawa urusan harta kepada hakim dengan maksud untuk memperoleh harta dari orang lain dengan cara suap-menyuap."" Abdullah bin Abdul Muhsin al-Turki mengartikan suap dengan pemberian sesorang kepada seorang hakim atau orang lain dengan tujuan untuk memperoleh kepastian hukum atau hal-hal yang lain.No. terj. Ayat ini diturunkan untuk menolak tuduhan tersebut. Sedangkan secara terminologis berarti memberikan harta atau yang semacamnya untuk membatalkan hak milik pihak lain atau mendpatkan atas hak milik orang lain. 10. . 2001). " Ketiga. karena bukan saja suap akan merugikan orang lain namun yang paling mengerikan adalah bahwa suap akan menghancurkan tata nilai dan sistem hukum. (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah). Suap dalam Pandangan Islam. Mengenai hal ini Rasulullah saw menyatakan "Hadian yang diterima para pejabat adalah korupsi (ghulul). 1993). Nail al-Authar (Kairo: Darul Hadis. yakni korupsi yang dilakukan oleh seorang diri tanpa melibatkan orang lain. S Al-Syaukani. tt)." Rasulullah sendiri secara moral membenci tindkan suap ini dengan sabdanya "Allah melaknat orang-orang yang melakukan dan menerima suap" (HR Ibn Majah)." Ayat ini turun berkenaan dengan tuduhan orang-orang munafik terhadap Nabi bahwa beliau telah mengambil harta rampasan berupa selimut merah yang biasa digunakan pada musim dingin. Rasulullah sendiri kemudian memperluas makna ghulul pada beberapa bentuk: (a) Komisi. al-Suht yang secara leksikal berarti membinasakan dan digunakan untuk melukiskan binatang yang sangat rakus dalam memperoleh makanan. I: 231. 322 1 Abdullah bin Abdul Muhsin al-Turki." HRAhmad. Tafsir al-Kasysyaf. yakni pemberian yang diperoleh seseorang karena jabatan yang melekat pada dirinya. pemberian atau komisi. "Janganlah kamu memakan harta orang lain dengan jalan suap-menyuap. maka sesuatu yang diterima di luar gajinya adalah korupsi (ghulul)" HRAbu Dawud (b) Hadiah. hIm. Juli 2009 Alfazh al-lslamiyab mengartikannya sebagai "stealing from the war booty before its distribution. Secara leksikal kata "risywah" berarti upah. Seseorang yang melahap harta dan tidak peduli dari mana harta tersebut didapat. hlm. 310. Subul al-Salam (Beirut: Dar al-Shadr.2. Harnzah dan Subakir Saerozi (Jakarta: Gema Insani Press. aku angkat dalam satu jabatan kemudian aku berikan gaji. Tentang komisi ini Nabi menyatakan "Siapa saja yang telah. "mempersembahkan sesuatu untuk memperoleh sesuatu. Kedua.

Sebagian ahli fiqh menyebut pelaku hirabah sebagai "qathi'u al-thariq" atau penyampun dan "alsyariqa al-kubra" atau pencurian besar. penggelembungan harga. sehingga mulut mereka dianggap membisu karena tidak berani menegur yang salah dan menegakkan hukum keadilan. Para mufassir pun seperti al-Zamakhsyari. plagiat dan lain sebagainya. pencurian karya cipta.'? Hamka memberikan penjelasan.. QS al-Kahfi: 79 menceritakan kisah perompak yang merampas perahu anak yatim sehingga Khaidir menyelamatkannya dengan cara merusaknya. jasa perantara. "khasr" dan "bakhs" yang berarti melakukan kecurangan sehingga merugikan orang lain sebagaimana terapat dalam QS al-Muthafifin: 1-3 di mana Tuhan mengancam orang yang berbuat curang dalam melakukan penimbangan atau QS al-Syu'ara: 183 yang melarang manusia berbuat kecurangan yang bisa merugikan orang lain. "as-Saraqah" yang berarti mengambil harta orang lain secara rahasia dan melawan hukum. yakni potong tangan. menerima hadiah. perampasan harta yang secara terang-terangan mengganggu keamanan dan ketertiban sosial. lalu ia memberi hadiah kemudian orang itu menerimanya. untuk melakukan pencegaban perbuatan korupsi ini. ada tiga pendekatan yang bisa digunakan yaitu pendekatan pada posisi sebelum perbuatan korupsi terjasi. "Ghasab" yang berarti merampas harta orang lain dengan cara zhalim atau mengambil hak orang lain yang berharga dan berniat mengembalikannya . Keempat. Solusi Islam bagi Pemberantasan Korupsi Secara sederhana bisa dikemukakan bahwa pemberantasan korupsi akan berhasil dengan cara mencegah timbulnya niat seseorang untuk melakukan korupsi dan menghilangkan kesempatan bagi seseorang agar tidak melakukan korupsi. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 147 akhirnya membinasakannya. al-Maraghi. Ill: 622. bahwa harta sogokan dinamai suap karenajika sudah disuapi mulut seseorang akan terkatup dan tidak mampu mengemluarkan kalimat apa pun. E. al-Kasysyaf. Aksi hirabah dapat dilakukan oleh seseorang atau segerombolan orang untuk melakukan kekacauan. bisa dengan penggelapan. Meskipun berniat mengembalikan harta yang dikosupsinya. yang berarti merampas harta orang lain. "al-suht" adalah seseorang datang menemui saudaranya dengan satu kepentingan. Kelima. Korupsi yang dilakukan dengan cara paksa seperti pungutan liar. Menurut Ibnu Mas'ud. Keenam.Ahmad Baidowi. 10 Al-Zamakhsyari. al-hirabah. pembunuhan. QS al-Maidah: 38 berkaitan dengan hukuman bagi para pencuri ini. pungutan secaraa tidak resmi. Kata "yuharibuna" dalam QS al-Maidah: 33 dimaknai sebagai aksi hirabah atau perampasan ini. uang pelicin dan lain-lain bisa saja dikateorikan ke dalam istiIah "hirabah" ini. . AI-Maidah: 42. al-Qurtubi dan Ibnu Katisr cenderung mengartikan kata "al-suht" ini sebagai suap. Ketujuh. Dalam QS. meminta komisi. Mengambil harta secara tersembunyi sendiri tentu berkembang modus operansinya. kata "al-suht" diartikan dengan suap. seorang yang melakukan korupsi tetap saja disebut sebagai koruptor.

1994). Jakarta 15 September 1997. Sunan Abi Dawud. Nabi dan Pemberantasan Korupsi Nabi Muhammad Saw bukan hanya mencela tindakan korupsi dengan menyatakannya sebagai perbuatan yang bertentangan dengan nilai moral Islam. 12 Abu Dawud. Namun. 626. Ada beberapa contoh kasus yang bisa diambil sebagai teladan. I! Dalam sebuah hadis lain yang diriwayatkan oleh Bukhari juga disebutkan: Diriwayatkan dari Abu Hurairah . Makalah unuk Lokakarya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia. II 1.No. "Tidak mungkin! Demi zat yang menguasai Muhammad. strategi detektif untuk mendeteksi terjadinya korupsi dengan cepat dan strategi represif untuk memberikan sanksi hukum bagi pelaku korupsi. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa Nabi Muhammad saw telah memberikan contoh pemberantasan terhadap pelaku korupsi yang bisa menjadi contoh atau pendorong bagi upaya pemberantasan korupsi di negeri ini.10. Jika 1 gram emas di Indonesia saat ini adalah Rp. Karni berkata: 'Sernoga dengan syahidnya ia masuk surga'.. mereka menemukan manik-rnanik milik seorang Yahudi yang harganya tidak lebih dari dua dirham. Maka para sahabat pun melaporkan hal itu kepada Nabi Muhammad saw lalu Nabi bersabda "Shalatkanlah kawanmu itu" Tibatiba rona wajah para sahabat berubah. IJ Al-Bukhari.. budak itu berdiri untuk melepaskan pelananya. yaitu strategi prevent if untuk mencegah terjadinya korupsi.?" Dua riwayat di atas menegaskan bahwa korupsi tidak bisa ditolerir.2. Juli 2009 pendekatan saat korupsi terjadi dan pendekatan setelah korupsi terjadi. Nabi pun bersabda. sehelai baju yang dikorupsinya dari perang Khaibar yang tidak dimasukkan dalam pernbagian akan mernbakarnya. Shahih al-Bukhari (Beirut: Dar ibn Kasir. Manik-manik seharga dua dirham pada masa Nabi adalah sekitar 0. betapa pun kecil nilainya. untuk memberantas tindakan korupsi ini Nabi juga memberikan beberapa contoh pemberian hukuman yang bisa dijadikan sebagai "teladan" bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. VI: 2466. namun apa yang dilakukan Nabi sangat penting sebagai semacam shock teraphy bagi pelaku korupsi dan kiranya bisa menjadi pendorong untuk tindakan pemberantasan korupsi.85 gram emas. "Kitab al-Jihad fi Ta'zhirn al-Ghulul" (Beirut: Dar alFikr. tetapi tiba-tiba satu anak panah rnengenainya hingga ia meninggal.148 I ESENSIAVol. kemudian Nabi melanjutkan "Rekanmu itu korupsi dalam perang. him. . Dalam sebuah hadis laporan Abu Dawud disebutkan bahwa seorang sahabat meninggal dunia pada waktu penaklukan Khaibar.ketika kami menuruni lembah." ketika kemudian para sahabat memeriksa barangbarangnya. 1987). Dari tiga pendekatan ini bisa diklasifikasikan tiga strategi untuk mencegah dan memberantas korupsi. Meskipun hukuman yang dijatuhkan oleh Nabi kepada para pelaku korupsi lebih bersifat rnoral-psikologis. II Soedarjono. "Strategi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi yang Komprehensif dan Terintegrasi".

Selain menegaskan hukuman moral terhadap pelaku korupsi. 85. jika harta itu didapatkan dati korupsi maka harta tersebut dikembalikan seluruhnya kepada . Dalam sebuah hadis diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw pemah memecat Ibnul Attabiah. Apalagijika pejabat tersebut adalahjaksa atau hakim yang sangat mungkin bisa mempengaruhi hukuman si pemberi hadiah ketika dia sedang merniliki persoalan hukum yang tengah diproses baik oleh jaksa maupun hakim tersebut. Nabi Muhammad saw juga bersikap tegas terhadap perbuatan tersebut. Hal ini dilakukan Umar karena dia meaduga bahwa penguasa berpeluang mendapatkan "rejeki" di luar kewajaran. Gubemur Yarnan Ya'la bin Munabbih. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 149 100.000. hukuman tersebut sudah cukup memberikan semangat bagi pemberantasan korupsi.000. Tentu saja. orang yang bertugas mengumpulkan zakat dati kafilah bani Sulaiman. di akhir mas a jabatannya harta pejabat tersebut dibagi menjadi dua. Gubernur Kufah Sa'ad bin Abi Waqqash dan Gubemur Syam Khalid bin Walid. Gubemur Iraq Nu'man bin Adi. Menurut sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dan Imam Ahmad disebutkan bahwa menurut Nabi. karena jumlah yang dikorupsi memang sangat kecil. Ibnul Attabiyah dipecat gara-gara menerima hadiah. Nabi sudah memperingatkan akan hal itu. Menurut sejarah. ia telah memerintahkan pencatatan harta pejabat secara terbuka dan mengangkat Muhammad bin Maslamah sebagai pejabat pengawas. Belajar dari 'Umar bin Khattab dan Umar ibn' Abdul Aziz Salah satu tokoh teladan yang bisa dijadikan sebagai contoh bagi upaya pemberantasan korupsi adalah Umar bin Khattab. maka nilai rnanik-manik yang dikorupsi dari orang Yahudi hanyalah "sebesar" Rp. Jauh sebelum ada ketentuan bahwa seorang pejabat tidak boleh menerima parcel atau hadiah. Riwayat tersebut menegaskan bahwa seorang pejabat tidak seharusnya menerima hadiah saat ia menduduki jabatannya. Gubemur Mesir Amru bin Ash. Gubemur Mekkah Nafi' bin Ammar al-Khuza'i. milyaran atau bahkan trilyunan rupiah.85. Imam Jalaluddin as-Suyuthi dalam bukunya Tarikh alKhulafa' menyebutkan bahwa Umar memerintahkan Maslamah membagi dua kekayaan pejabat yang tak wajar.000 Nabi melarang pejuang yang mati dalam peperangan untuk dishalatkan. hadiah yang diberikan seserang kepada penguasa temasuk ghulul (kecurangan). separoh dikernbalikan kepada negara dan separohnya yang lain dikembalikan kepadanya. Namun. Hanya melakukan korupsi Rp. Umar bin Khattab adalah khalifah kedua dalam sejarah Islam yang pertama kali membentuk lembaga pengawas harta pejabat. 2. Jika tak terbukti melakukan korupsi. Memang "hukuman" Nabi ini hanya bersifat moral. Sebab hadiah yang diberikan itu sangat mungkin berkaitan dengan kedudukannya sebagai seorang pejabat dan memiliki pengaruh terhadap orang yang memberi hadiah atau keluarganya. Di antara yang kemudian tercatat oleh Maslamah adalah nama-nama pejabat seperti Gubemur Bahrain Abu Hurairah. Narnun. hukuman moral menjadi tidak cukup untuk diberikan kepada para pelaku korupsi yangjumlahnya bisa mencapaijutaan rupiah.Ahmad Baidowi.

Umar bin Khattab mengumpulkan para pejabatnya di Mekkah. 16 . Dia menanyai mereka mengenai tugas-tugas yang merekajalankan dan menanyakan tentang mereka kepada rakyatnya yang datang menunaikan ibadah haji untuk melihat keseriusan para pejabatnya dalam melaksanakan tugasnya dan mengetahui kebersihan mereka dalam menggunakan penghasilan untuk diri dan keluarga mereka." ucapnya kepada hadirin. Betapapun memegang jabatan sebagai khalifah. Pada setiap musim haji. Tarikh al-Khulafa'. maka hartanya patut diragukan segera diadakan pemeriksaan atas hart a tersebut. Muhammad Husain Haikal. hlm. Beliau juga seorang khalifah yang suatu kali datang terlambat sebagai khatib Jum' at karenajubah dengan 21 tambalannya masih basah karen a dicuci. yaitu merampas harta yang diperoleh dari hasil korupsi. Ia juga khalifah yang menamani istrinya di akhir malarn sambil memanggul sekantong tepung. Umar merupakan orang yang menggiring sendiri unta-unta Baitul Mal karena khawatir hilangnya harta rakyat tersebut. 2003). No." Sebagaimana dikemukakan Husein HaikaI." Umar bin Khattab dalam hal ini menjadikan ibadah haji untuk kepentingan memperbaiki negara. Umar bin Khattab (Jakarta: Litera Antar Nua.2. Hal seperti ini misalnya dilakukan oleh Umar kepada Abu Sufyan yang membawa barang dan harta sepulang mengunjungi anaknya. Keseriusan Umar bin Khattab melakukan kontrol terhadap para pejabat di bawahnya merupakan konsekuensi dari visi kepemimpinannya yang menggambarkan adanya pemerintahan yang bersih dan Urnar sendiri meminta dikontrol oleh rakyat pada saat dia diangkat sebagai kepala negara. "Maaf saya terlambat karena kemeja ini. Kalau setelah itu mereka memiliki kelebihan harta di luar gaji yang diperolehnya. saya mesti menunggu kering karena saya tak memiliki kemeja yang lain.150 I ESENSIA Vol. 665. Umar bin Khattab juga melakukan pemberantasan korupsi secara tekun dan berkelanjutan. Adakalanya harta itu dirampas dengan mengatakan "Kami mengirimkan Anda sebagai pejabat bukan sebagai pedagang". 132. Oleh karenanya. Koran Tempo. J uli 2009 negara. Saat isterinya merawat perempuan tersebut. "Apakah ini makanan urnum bagi rakyat di • 14 IS Al-Suyuthi." Konsistensi Umar bin Khattab yang memiliki sifat anti korup si juga tampak dalam kehidupan dirinya. 10. him. Yang pertama sekali didahulukan adalah kebersihan para pejabat tersebut. segeriba air dan sebotoI min yak samin untuk menolong seorang perempuan yang hendak rnelahirkan. beliau sang at berhati -hati dengan harta negara. Semangat Umar bin Khattab dalam upayanya menciptakan pemerintahan yang bersihjuga diikuti dengan tindakan tegas yang konsisten. Umar memasak sendiri makanan bagi perempuan itu. 26 April 2001. Mu'awiyah. sebelum memangku jabatannya semua harta calon pejabat dihitung. Umar juga merupakan khalifah yang pernah menerima bingkisan berupa makanan lezat dari gubernumya di Azerbaijan dan bertanya kepada utusannya yang mengirim makanan tersebut.

Puteranya heran melihat sikap bapaknya tersebut dan bertanya: "Ayah! Kenapa lampu itu ayah padamkan? Bukankah kita Iebih baik berbincang-bincang dengan Iampu yang terang?" Maka khalifah Umar pun menjawab: "Benar kau ananda! Tetapi ananda harus ingat bahwa lampu yang sedang ayah pakai ini milik negara. khalifah berkata kepada puteranya: "Sekarang lampu yang baru kita nyalakan ini adalah milik keluarga kita.Ahmad Baidowi. teladan mengenai pemberantasan korupsi juga bisa disimak dari kisah-kisah keteladanan Umar bin Abdul Aziz. "Mana Untamu? Bawalah pemberian ini dan kembalikanlah kepada pengirimnya serta sampaikan pesanku kepadanya 'Takutlahkepada Allah dan kenyangkan rakyat lebih dulu dengan makanan yang biasa kamu makan' . tiba-tiba putranya masuk untuk memperbincangkan suatu urusan yang berhubungan dengan keluarganya. 17 Zainal Arifin Thoha dan Abdurrahman Hakim (ed). Persoalannya adalah. hlm. 18 H Luqman Hakim. Himpunan-Himpunan Cerita-Cerita Teladan (Johor Bahru: Pemiagaan Jahabersa." Maka Umar pun berkata." Kisah ten tang sikap tegas khalifah Umar ibn Abdul Aziz ini merupakan contoh yang pantas dijadikan sebagai teladan bagi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. 254-259. "Bukan." Seketika kemudian khalifah pun memanggil pelayannya yang disuruhnya untuk membawa Iampu yang dimilikinya. 20-25. Setelah lampu itu dibawanya. 204). Silahkan kemukakan apa yang akan ananda sampaikan kepada ayah. Korupsi dalam Agama-Agama (Yogyakarta: Kutub. yakni Abu Musa seraya melemparkannya ke muka Abu Musa. ini makanan kelas atas. Umar bin Abdul Aziz memadamkan lampu yang terletak di meja kerja yang digunakan utuk menerangi bilik kerjanya itu. Sementara persoalan yang hendak ananda sampaikan adalah masalah keluarga. Setelah puteranya itu duduk di hadapannya. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 151 sana?" Utusan itu menjawab. bagaimana sikap antikorupsi seperti di atas bisa disosialisasikan kepada setiap pejabat atau bahkan setiap wama negara ini? Perang terhadap korupsi akan menjadi efektif jika sikap antikorupsi menjadi bagian dari pola hidup masyarakat. . minyaknya pun dibeli dengan uang kita sendiri. 1999)."17 Selain Umar bin Khattab. hlm." Umar juga menolak hadiah berupa sajadah yang diberikan salah seorang gubernurnya. minyak yang dipakai untukmenghidupkan lampu ini dibeli dengan uang negara." Pada suatu mlam ketika khalifah Umar bin Abdul Aziz sedang bekerja serius untuk negaranya di salah satu bilik rumahnya. Kalau setiap pejabat memiliki sikap seperti Umar bin Abdul Aziz ini. tentu saja korupsi akan bisa diminimalkan. "Apa yang mendorongmu untuk memberi kami hadiah ini? Ambil kembali karen a kami tidak memerlukannya! .

No. Kurikulum ini bisa saja tidak berjudul "antikorupsi" namun tetap memiliki arah dan komitmen kepada nilai-nilai yang bisa mencegah perbuatan tersebut. Kedua. organisasi ekstra dan lain-lain. Kelima. keadilan dan kebenaran. Membersihkan lembaga-lembaga pendidikan dari perbuatanperbuatan yang bisa menyebabkan tindakan korupsi seperti pembayaranpembayaran di luar kewajaran dengan dalih sebagai sumbagan biaya uang gedung. Juli 2009 3. melainkan bagi generasi-generasi baru yang belum memasuki wilayah kekuasaan. Ketiga. Pendidikan Anti Korupsi Pendidikan bisa menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengurangi perilaku korupsi di kalangan masyarakat. Sedangkan pendidikan antikorupsi melaluijalur non-formal bisa dilakukan dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: Pertama. sehingga perbuatan-perbuatan yang bisa merugikan pihak lain pun kadang-kadang diremehkan.152 I ESENSIA Vol. Dengan demikian. sebagai upaya penyadaran bagi para peserta didik atau mahasiswa untuk senantiasa mengemban nilai-nilai kejujuran. sehingga memungkinkan sikap antikorupsi ini terbentuk sejak dini. Pendidikan antikorupsi melaluijalur formal dilakukan lewat lembaga-Iembaga pendidikan formal melalui: Pertama. Memang targetnya bukan para koruptor yang mungkin saja sudah "membuta" terhadap kejahatan ini. Pemberantasan korupsi melalui jalur pendidikan ini bisa dilakukan dengan tigajaIur: formal. Hasil penelitian ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan kajian lebih lanjut untuk merninimalisir korupsi. perlunya melakukan secara terus-menerus tentang hal-hal yang terkait dengan sosiologi dan budaya korupsi. Larangan plagiat. yakni para pelajar dan mahasiswa. Keempat. praktikum. pendidikan antikorupsi lebih merupakan bentuk pencegahan agar rnasyarakat tidak rnelakukan perbuatan tersebut ketika mereka rnemiliki kesempatan untuk melakukannya.2. mengadakan pelatihan- .sebagai bagian dari kurikulum "antikorupsi" ini. diharapkan nilai-nilai tersebut terintemalisasi sehingga tertanam menjadi sikap hidupnya. Perlu melakukan refonnasi rnuatan kurikulum mata pelajaran atau mata kuliah tertentu yang hanya memfokuskan pada aspek kesalehan individual pada aspek-aspek yang memberikan perhatian kepada nilai-nilai kesalehan secara sosial. Nilainilai ini akan menjadi benteng bagi seseorang untuk menghindari perbuatan yang bisa merugikan orang lain. Dengan mensosialisasikan nilai-nilai antikorupsi sejak dini kepada anak didik. baik yang terkait dengan pemberantasan maupun pencegahan. Perlunya memasukkan kurikulum "antikorupsi" sebagai bagian dari pelajaran atau mata kuliah yang diberikan kepada peserta didik di setiap lembaga pendidikan. seragarn. Fokus pada kesalehen individual seringkali berakibat pad a sikap tidak rnemberikan kepedulian terhadap nilai-nilai sosial. non-formal dan informal. 10. menyontek rnisalnya bisa disosialisasikan sedini mungkin misalnya sejak pendidikan pra sekolah . Merumuskan dan mensosialisasikan pelajaran Pendidikan Kewarganageraan dan mata kuliah Civic Education di berbagai lembaga pendidikan.

Ahmad Baidowi. Fikih antikorupsi menjadi salah satu gagasan yang penting dikemukakan sebagai bagian dari cara para mama Islam memandang korupsi. guru. Dengan melihat adanya kemiripan unsur antara "ghulul". menanamkan kepada anggota keluarga untuk merasa senang dengan usahanya sendiri. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 153 pelatihan dan pemantauan antikorupsi. Sementara itu. atau menipu.yang bisa dijatuhkan kepada pelaku korupsi mulai yang paling ring an . pemimpin informal.ada kesamaannya dengan korupsi. Istilah-istilah seperti "Ghulul". B uku. Pandangan-pandangan Islam tentang korupsi perIu terus disampaikan kepada masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan. ustadz dan lain-lain untuk memberikan teladan yang positifbagi masyarakat melalui budaya produktif dan menghindari budaya konsumtifyang bisa memberi peluang untuk menggunakan cara-cara yang salah dalam memperoleh harta.buku semisal Menolak Korupsi: Membangun Kesalehan Sosial. Memerangi Korupsi: Geliat Agamawan atas Problem Korupsi di Indonesia. "risywah" dan lain-lain dengan korupsi ini kiranya bisa menjadi contoh mengenai pemberian sanksi pada pelaku korupsi. perlunya keteladanan dari para tokoh masyrakat. namun korupsi merniliki sejumlah persamaan dengan jenis-jenis kejahatan yang dikenal dalam Islam. bukan hanya me Lulu pada peningkatan kesalehan yang sifatnya individual. pendidikan antikorupsi secara informal bisa dilakukan dengan antara Lain: Pertama.khususnya untuk hukuman di dunia . menjiplak. Sanksi-sanksi ini . Kedua. Ketiga. Meskipun Islam tidak mengenal istilah "korupsi". Membangun Fiqh Antikorupsi Berbagai upaya untuk memberantas korupsi telah dilakukan oleh beberapa organisasi Islam di Indonesia seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dengan mengadakan diskusi dan menerbitkan buku-buku yang berisi ten tang berbagai tawaran untuk pemberantasan korupsi di Indonesia. Korupsi di Negeri Kaum Beragama: lkhtiar Membangun Fikih Anti Korupsi (Ketiganya diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Pesantren dan Masyarakat) merupakan sedikit dari berbagai buku yang mencoba untuk menggagas pentingnya fikih antikorupsi dalam upaya melakukan pemberantasan terhadap kejahatan ini. Ketiga. 4. rnelakukan pendidikan dan penyadaran kepada warga masyarakat mengenai bahaya korupsi melalui lembaga-lembaga keagamaan atau forum-forum pengajian. Kedua. bukan mengutamakan untuk memperoleh hasil yang banyak namun dengan cara-cara yang tidak dibenarkan seperti menyontek. meningkatkan fungsi pendidikan keluarga yang terkait dengan bahaya korupsi sejak usia dini. mendorong para orang tua. Bahkan orientasi khotbahjum'at pun perludiarahkan kepada sikap antikorupsi ini. termasuk misalnya membentuk lembaga tertentu yang memfokuskan pada pengawasan terhadap penyeLesaian kasuskasus korupsi. dan siapa pun untuk menampilkan sikap hid up yang sederhana dengan idak memamerkan kekayaan yang dimiliki. "risywah" atau yang lainnya sebagaimana sudah dikemukakan sebelumnya merupakan istilah-istilah yang digunakan Islam untuk menyebut kejahatan yang sedikit banyak.

Bentuk korupsi yang termasuk dalam kelompok ini adalah pencurian dan perampokan. dipecatdarijabatan.2. hudud. hak mernilih. penyaliban dan hukuman mati. Akibatnya. korupsi Jarimali fa 'zir. mas uk daftar orang tercela. Kedua. korupsijarimah mukhalafah. No. Dalam hal ini pelaku bisa dijatuhi hkuman dengan peringatan. 10. Pembuktian Terbalik: Belajar dari Kasus Zulaikha-Yusuf Penegakan hukum merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam pemberantasan korupsi. Dalam pemberantasan korupsi.154 I ESENSIA Vol. apakah dengan tidak melakukan pencatatan. Pelaku korupsi tentu saja berupaya semaksimal mungkin untuk menyembunyikan tindakannya tersebut. seperti dicopot dari jabatannya. cmbuk. penjara. menyimpan surat rahasia. membayar denda. Beberapa jenis hukuman yang bisa dijatuhkan adalah hukuman mati. Para pelaku korupsi selalu berlindung di balik asas praduga tak bersalah. dicela. Sebagian cendekiawan menafsirkan hukuman potong tangan sebagai hukuman administratif. salib. menaati jam kerja. pemcabutan hak tertentu seperti hal menjadi pegawai negeri. berbau tetapi tidak kelihatan "barang"nya. larangan menerima hadiah saat menjabat dan lain-lain. pernecatan. dalam kasus perampokan hukuman yang bisa diberlakukan adalah hukuman mati. potong tangan. maka hukumannya bisa dikategorikan ke dalam tiga kelompok. Juli 2009 hingga yang berat bisa berupa teguran peringatan. dengan rnenghilangkan barang bukti dan sebagainya. dikucilkan. hukuman buang. hak dipilih dan lain-lain. al-Quran rnenentukan hukum po tong tang an untuk pencuri yang telah memenuhi syarat dihukum dengan hukuman tersebut. kurungan. hukuman yang bisa dijatuhkan kepada pencuri bisa lebih rendah dad hukuman potong tangan tersebut. kelompok Jarimah.jenis-jenis korupsi yang dilakukan. dan berpijak pada asas tersebut seorang pelaku korupsi tidak bisa dihukum jika tidak diternukan bukti yang meyakinkan atas tindakannya. Hukuman untuk pelakujarimah fa 'zir ini menjadi wewenang penuh pemerintah untuk menetapkannya. di mana jenis hukuman belum ditetapkan sebagaimana dalam kategorijarimah hudud. Dengan kata lain. yaitu hukuman yang diberikan kepada pegawai atau seseorang yang melakukan kekurangdisiplinan atau pelanggaran terhadap peraturan-peraturan pemerintah seperti menyimpan rahasia jabatan. Dalam kasus pencurian. Pertama. membayar denda atau dipecat dari kepegawaiannya. Tentu saja hukuman ini bisa "dimodifikasi" dalam konteks keindonesiaan. Korupsi adalah seperti kentut. hukum cambuk. 5. semisal penjara atau diasingkan. Sebagian yang lain memahami hukuman potong tangan sebagai hukuman tertinggi yang bisa dijatuhkan kepada pelaku pencurian. Dilihat dari. hukuman potong tangan dan kaki secara berselang-seling atau dibuang (penjara seumur hidup) sesuai dengan kadar perampokan yang dilakukan. . gagal divonis sebagai pelaku korupsi karen a tidak ada bukti. berbagai kasus korupsi seringkali gagal di bawa ke pengadilan atau kalau sudah masuk ke proses pengadilan. Ketiga. seringkali untuk membuktikan apakah seseorang telah melakukan tindakan korupsi kadang banyak kendala. Sementara itu. pengasingan.

memperbanyak lapangan kerja dan lain-lain. keluarga. termasuk dalam membuktikan berbagai tindak korupsi. "Kitab al-Jihad fi Ta'zhim al-Ghulul". korupsi bisa dikategorikan sebagai kemunkaran karena perbuatan terse but telah merugikan berbagai pihak. Seperti dikemukakan dalam QS. kelompok atau golongannya sendiri. Namun. Untuk mengatasi persoalan ini. setiap perbuatan yang merugikan orang lain bisa dikategorikan sebagai kernungkaran yang memang wajib dienyahkan. Sosiologi Korupsi. Yusuf (12): 23-29. seseorang yang didakwa korupsi harus membuktikan bahwa harta yang dimilikinya bukanlah hasil dari korupsi. jika dia tidak bisa membuktikan. 1994. Pemberantasan Korupsi dalam Perspektif Islam I 155 Jika demikian yang terjadi tentu pemberantasan korupsi akan sulit dilakukan. Unsur merugikan dalam perbuatan korupsi sang at jelas karena orang yang melakukannya telah mengambil hak orang lain untuk kepentingan diri. Sernakin dibiarkan perbuatan korup ini ia akan semakin bercokol dan rnerugikan banyak orang. Penutup Dalam Islam. 1987. tentu saja harus dicegah atau atau diperangi. maka tuduhan korupsi bisa diberikan kepadanya. Bahkan metode pernbuktian terbalik ini menjadi penting untuk mendatangkan kernaslahatan. maka dakwaan Yusuf tidak terbukti. tennasuk negara dan rakyat. Yusuf sebagai terdakwa berkewajiban untuk menunjukkan letak koyak bajunya. F. dapatlah dikemukakan bahwa Islam sesungguhnya membenarkan penggunaan pembuktian terbalik ketika penyidik kesulitan untuk memperoleh bukti ten tang kesalahan yang dilakukan terdakwa. Dawud.Ahmad Baidowi. Sun an Abi Dawud.Jakarta: LP3ES. yang didakwa melakukan perbuatan serong tehadap dirinya.Setiap perbuatan atau tindakan yang berpoteni merugikan orang lain. Daftar Pustaka Al-Attas. Setelah terbukti bahwa koyak bajunya di bagian belakang. . berbagai pihak memandang perlunya pembuktian terbalik guna mengungkap apakah seseorang terlibat dalam kasus korupsi ataukah tidak. sehingga Yusuf tidak dihukum. al-. Terhadap dakwaan tersebt. alat bukti yang dikemukakan dalam dakwaan Zulaikhah terhadap Yusuf adalah letak koyak baju Yusuf di belakang atau di depan. Kalaupun ada yang beranggapan bahwa korupsi memiliki aspek positif seperti meningkatkan kualitas kerja. Shahih al-Bukhari. Abu. Pembuktian terbalik ini menjadi sang at penting untuk mengungkap berbagai korupsi yang terjadi di tanah air. Mengacu pada kisah ini. pembuktian terbalik ini bisa dilakukan dengan merujuk kasus yang terjadi pada dakwaan Zulaikhah terhadap Yusuf. Beirut Dar al-Fikr. Dalam bahasa agama Islam. Syed Hussein. Dalam Islam. mengingat bahwa pembuktian yang biasa akan sulit diterapkan dalam kasus-kasus korupsi. dalam kenyataanjustru sebaliknya. . Beirut: Dar ibn Kasir. Dalam pembuktian terbalik ini. 1981. Bukhari.

Thoha. terj. Jakarta: Gema Insani Press. Diyatmino. Zainal Arifin dan Abdurrahman Hakim (ed) . Harnzah dan Subakir Saerozi. 2003. Umar bin Khattab. tt.2 Tahun XlI. Jeremy. Mencegah dan Memberantas Korupsi. Pope. No. 26 April 2001. Muhammad Husain. Strategi Memberantas Korupsi: Eleman Sistem Integritas Nasional. 2008. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Zamaksyari. Shan'ani. Jakarta 15 September 1997. al-. Beirut: Dar al-Shadr. al-. Subul al-Salam. Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga . 10. Korupsi dalam AgamaAgama. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah. Tafsir al-Kasysyaf. al-Turki. al-. Kairo: Darul Hadis. *Penulis adalah Dosen Fakultas Yogyakarta. Februari 1983. Jakarta: Prestasi Pustaka. Koran Tempo. HLuqman. Abdullah bin Abdul Muhsin. R. Makalah unuk Lokakarya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia. 1993. Soedarjono.156 I ESENSIA Vol. 2004. Johor Bahru: Pemiagaan Jahabersa. Haikal. Juli 2009 Hakim. Syaukani. tt.2. 2001. "Strategi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi yang Komprehensif dan Terintegrasi". Soemodihardjo. 1999. "Tradisi dan Korupsi" dalam Majalah Prism a. Yogyakarta: Kutub. Jakarta: Litera Antar Nua. Himpunan-Himpunan Cerita-Cerita Teladan. Nail al-Authar. Suap dalam Pandangan Islam. Onghokham. 2000. No.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful