P. 1
Unsur – Unsur Periode Tiga - Copy

Unsur – Unsur Periode Tiga - Copy

|Views: 467|Likes:
Published by sarah_pramitha

More info:

Published by: sarah_pramitha on Jan 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

Sifat-Sifat Unsur Periode Tiga dan Terdapatnya di Alam Unsur-unsur periode tiga terdiri atas 8 unsur

, yaitu : natrium (Na), magnesium (Mg), alumunium (Al), silicon (Si), fosfor (P), sulfur (S), klorin (Cl), dan Argon (Ar)

y Sifat-sifat unsur periode tiga, meliputi : y a. Sifat Logam dan Nonlogam

Dalam segi fisis dibagi lagi menjadi 3 sifat, yaitu : logam (Na,Mg,Al), semilogam (Si), dan nonlogam (P,S,Cl,Ar). Sifat dari unsur logam adalah mengilap, massa jenis tinggi, titik lebur tinggi, dapat dibentuk, mempunyai kekerasan, dan daya hantar listrik yang tinggi. Sifat dari unsur nonlogam adalah kebalikannya dari sifat unsur logam. Sedangkan unsure semilogam adalah memiliki sebagian sifat unsur logam dan nonlogam. Berkurangnya sifat logam unsur-unsur periode tiga dari kiri ke kanan disebabkan oleh harga keelektronegatifannya semakin besar, sehingga semakin sulit dibentuk ion positif.

b. Sifat Keperiodikan Unsur-unsur Periode Tiga
Sifat-sifat tersebut meliputi : 1. Jari jari atom Unsur-unsur periode tiga dari kiri ke kanan memiliki jumlah proton dan elektron semakin banyak, menyebabkan gaya tarik menarik antara inti atom dengan elektron-elektronnya semakin kuat. Maka, jari-jari atom unsur-unsur periode tigadari kiri ke kanan semakin kecil. 2. Energi ionisasi Pada umumnya semakin kecil jari-jari atom suatu unsur, energi ionisasinya semakin besar. Energi ionisasi juga dipengaruhi oleh struktur elektron dalam orbital-orbital terluarnya. Maka, terdapat penyimpangan energy ionisasi unsur-unsur pada periode tiga, contohnya energy ionisasi Mg lebih besar dari Al dan energi ionisasi P lebih besar daripada S. 3. Keelektronegatifan Keelektronegatifan unsur-unsur pada periode tiga dari kiri ke kanan semakin besar, maka kemampuan atom untuk menarik elektron dari atom lain untuk memenuhi kaidah octet semakin bertambah. 4. Titik didih dan titik leleh 5. Bentuk molekul

berarti sifat oksidatornya semakin kuat. . Sifat reduktor dan oksidator dapat ditentukan dari besarnya harga potensial reduksi standar (E ) masingmasing unsur periode tiga.Sifat reduktor dan oksidator berkaitan dengan jari-jari atom. Dalam satu periode. berarti sifat reduktornya semakin lemah. Dan sebaliknya. dari kiri ke kanan jari-jari atom semakin kecil. akibatnya unsur-unsur tersebut semakin ke kanan semakin mudah mengalami reduksi. maka sifat oksidatornya berkurang dan sifat reduktornya bertambah. Harga potensial reduksi standar semakin ke kanan semakin positif. maka semakin sulit untuk melepaskan elektron atau semakin sulit teroksidasi. atom yang berjari-jari kecil akan mudah menerima elektron atau mudah tereduksi.

Mg. karena dapat bertindak sebagai asam dan basa. Bertindak sebagai basa jika senyawa senderung melepaskan ion hydrogen (OH¯) .dan Ar tidak dapat menghantarkan listrik karena bersifat nonlogam. Bertindak sebagai asam apabila senyawa tersebut cenderung melepaskan ion hydrogen (H ) LO H LO¯ + H 2. Sifat tersebut terdapat syarat-syaratnya : 1. Sedangkan. dan Al dapat menghantarkan listrik (padat dan cair).Unsur Na. e. Sifat Asam Basa Unsur-unsur Periode Tiga Sifat asam dan basa dapat dipelajari dari senyawa yang mengandung L-O-H.Cl.S. unsur P.

Jika energy ionisasi unsur L besar. 2. maka terbentuklah ion H . larutan ini berarti bersifat basa. berarti lebih mudah untuk melepaskan elektron maka terjadi pemusatan elektron di sekeliling atom O dan mengakibatkan atom O bersifat negative dan mengikat atom H yang bermuatan positif sehingga terbentuk ion OH¯. berarti L cenecerung menarik elektron sehingga atom Onya menjadi bermuatan positif dan berakibat atom O tersebut menolak atom H. Jika energi ionisasi unsur L kecil.Kecenderungan senyawa dengan gugus L-O-H bertindak sebagai asam atau basa sangat tergantung pada besarnya energy ionisasi yang dimiliki unsur L 1. larutan ini berarti bersifat asam. .

belerang. Oksidasi nonlogam senyawa SO . Al(OH) akan bersifat basa jika berada dalam larutan asam dan sebaliknya.dan sifat asamnya bertmbah. NaOH sangat mudah terurai menjadi ion Na dan OH¯. H PO . Semakin kuat suatu unsur menarik elektron. Adapun H SO dan semua asam klorin bersifat asam kuat. Al dapat membentuk basa lemah (Al(OH) ) karena memiliki energy ionisasi yang tinggi. sifat basanya berkurang . Sifat asam dan basa unsur-unsur periode tiga adalah sebagai berikut : a) NaOH bersifat basa kuat karena Na sangat mudah melepaskan elektron sehingga Na memiliki energy ionisasi yang cukup rendah. dan Cl O dalam air akan membentuk asam. fosforus. b) Mg(OH) bersifat basa lemah karena ion OH¯ nya lebih sulit terlepas karena enerdi ionisasi Mg lebih tinggi. Al juga dapat membentuk asam lemah (HAlO ) karena memiliki keelektronegatifan yang lebih tinggi dari Na dan Mg. H SiO . c) Al(OH) bersifat asam ataupun basa. Cl O . dan H SO bersifat asam lemah. d) Unsur silicon. maka disebut zat amfoter. dan klorin merupakan unsur-unsur nonlogam sehingga memiliki kecenderungan untuk menarik elektron. hal ini menyebabkan Al(OH) cenderung melepaskan H .

Energi ionisasi d. Konduktivitas (daya hantar) e. sifat asam b. Sifat logam . jari-jari atom d. sifat oksidator c. sifat reduktor c. Keelektronegatifan e.Na Mg Logam Reduktor Al P a da t Si Metaloid P S Cl Gas Ar Bukan logam Oksidator Inert Tak ada asam & basa Membentuk asam Memebentuk basa amfoter Sifat-sifat yang ke kanan makin bertambah: a. sifat basa b. Bilangan oksidasi minimum Sifat-sifat yang semkain ke kanan semakin berkurang: a.

. Logam Na juga dapat diperoleh dari oksidanya Na O atau dari mineralnya kriolit (Na AlF ). Natrium Ditemukan tahun 1807. unsur natrium terdapat sebagai senyawa garam natrium klorida (NaCl). Di alam. NaCL dapat dibuat dengan cara mereaksikan logam natrium dengan gas klorin.a.

merupakan reduktor yang kuat. Sifat fisik natrium : berwarna putih keperakan. Berdasarkan sifat reduktor.1) Sifat-sifat logam natrium : a. digunakan untuk mereduksi lelehan KCl b. Sifat kimia natrium : cepat bereaksi dengan air membentuk NaOH. Digunakan untuk membentuk natrium karbida (Na C ) . mempunyai kerapatan 0. b. larut dalam air raksa. mudah teroksidasi dengan oksigen di udara. merupakan logam lunak. 2) Kegunaan Natrium a.97 g/ml sehingga lebih ringan daripada air.

b.MgCl . Mg dapat diperoleh dengan cara melektrolisis MgCl dengan elektrode karbon. Magnesium (Mg) Ditemukan tahun 1775. Ditemukan juga dalam bentuk garam sulfat yaitu MgSO4 dan oksidanya (MgO).6H O). Magnesium yang banyak di alam yaitu dolomite (CaCO .MgCO ) dan karnalit (KCl. .

Zn. Bersifat ringan tetapi keras dan kuat.berwarna putih keperakan .1) Sifat-sifat logam magnesium : .oksida magnesium mudah larut dalam air dan membentuk magnesium hidroksida (Mg(OH) ) 2) Kegunaaan magnesium : digunakan untuk membuat paduan logam atau lakur. .mudah mengalami reaksi oksidasi oleh oksigen . Logam yang digunakan untuk membuat lakur dengan magnesium adalah Al. dan Mn.

yaitu alumunium silikat (KAlSi O ) dan mineral kriolit (Na AlF ).c. Alumunium (Al) Ditemukan pada tahun 1827. alumunium banyak ditemukan dalam bentuk silikat. serta dalam bentuk oksidanya yaitu Al O . .

Oksida yang digunakan berupa bauksit yang dicampur dengan oksida-oksida lain. seperti besi oksida dan silikon oksida. . Cara ini ditemukan oleh Charles Martin Hall tahun 1886 dan prosesnya dikenal dengan proses Hall.1) Pembuatan alumunium Logam alumunium dibuat dengan cara elektrolisis leburan alumunium oksida.

titik leleh 660 C .kerapatannya 2.logam putih keperakan .titik didih 2400 C .dalam bentuk bubuk mudah terbakar menghasilkan panas .sebagai konduktor panas dan listrik yang baik .merupakan reduktor yang kuat .2) Sifat-sifat logam alumunium a) Sifat fisika : .tahan terhadap korosi b) sifat kimia : .bersifat amfoter sehingga dapat bereaksi dengan asam dan basa .7 g/ml .

untuk membuat logam campuran .sebagai katalis pada industri plastic .3) kegunaan alumunium : .garam sulfatnya digunakan dalam proses pewarnaan di industri tekstil .digunakan di industri pesawat .sebagai thermit .untuk mereduksi oksida-oksida logam .

diantaranya ortoklase (K O. kaolin (Al O .6SiO ) serta ditemukan sebagai silikat atau silicon dioksida (SiO ).Al O .6SiO ). . Di alam silicon ditemukan dalam bentuk mineral.Al O .d.2 SiO . Silikon (Si) Ditemukan tahun 1823.2H O) atau albit (Na O.

tidak rusak akibat bahan kimia . Silikon juga diperoleh dengan cara memanaskan silicon tetrahalida yang menggunakan suhu tinggi dengan menggunakan gas pereduksi gas hidrogen. 2) Sifat-sifat silikon : .1) Pembuatan silikon Diperoleh dengan cara mereduksi SiO dan dilakukan di dalam tungku listrik dengan batang kardon atau kalsium karbida (CaC ).tidak berbau .Tahan terhadap suhu tinggi .tidak berwarna .

dan persendiaan buatan. Dibuat dengan cara memanaskan batuan yang mengandung batu kapur dengan tanah liat. Gelas dan kaca Merupakan senyawa campuran senyawa-senyawa silikat. pelumas. Gelas dibuat dengan cara memanaskan campuran Na CO dan CaCO dengan pasir (SiCO ) b. Semen Merupakan senyawa silikon yang terdiri atas campuran kalsium dan kalsium aluminat.3) Senyawa-senyawa silicon yang penting Beberapa senyawa silikon yang banyak berperan dalam kehidupan sehari-hari : a. 4) Kegunaan silicon Pertama kali digunakan untuk membuat lem. Silikon cair digunakan untuk operasi retina (sebagai perekat) . katup jantung.

Silikon cair .

5. Di alam fosfor ditemukan dalam bentuk senyawa. . Fosfor (P) Merupakan unsur yang dapat terpendar karena mengalami floresens. Sebagian besar fosfor mineral dalam bentuk mineral-mineral apatit.

dan hitam. Oksida fosfor dengan air membentuk asam fosfat (H PO) Ketika fosfor putih terpapar sinar matahari atau dipanaskan hingga suhu 250 C. fosfor putih akan berubah menjadi fosfor merah. . yaitu fosfor merah.1) Sifat-sifat fosfor Fosfor memiliki 4 bentuk alotrop. Fosfor putih mudah bereaksi dengan oksigen membentuk fosfor pentaoksida b. Sifat umum fosfor putih sebagai berikut : a.putih atau kuning.

b.2) Pembuatan fosfor a. Pembuatan fosfor putih Fosfor putih pertama kali dibuat oleh Hening Brand tahun 1669 dengan cara memanaskan urine dan pasir kemudian mengkondensasikan uapnya melalui air. . Pembuatan fosfor merah Dibuat dengan cara memanaskan fosfor putih.

Sebagai bahan pembuat baja .3) Kegunaan fosfor : .Sebagai bahan dasar pembuatan pupuk fosfat dan superfosfat .Untuk membuat asam fosfor .Digunakan untuk membuat dinding dan kepala korek api .

Sedangkan dalam bentuk senyawa. belerang dihasilkan dari proses vulkanisme gunung berapi. Sulfur (S) atau Belerang Dalam bentuk unsur bebas.f. . belerang dapat ditemukan sebagai sulfide dan sulfat.

Belerang monoklin ditemukan di atas suhu 96 C. minyak tanah. Larut dalam pelarut-pelarut organik seperti alcohol. b. aniline. karbon disulfida. Belerang mempunyai 2 bentuk alotropi. dan eter. sedangkan titik lelehnya 129 C d. sedangkan di bawah suhu 96 C belerang lebih stabil dalam bentuk rhombik. yaitu belerang monoklin dan belerang rhombik. yaitu : a.1) Sifat-sifat belerang Belerang mempunyai beberapa sifat. Jika dibakar belerang menghasilkan nyala biru dan menghasilkan gas SO yang berbau busuk . Titik didih belerang 446 C. tetapi tidak larut dalam air c.

H S diperoleh dari hasil penambangan minyak bumi. Caranya. Prosesnya. H S dioksidasi dengan oksigen agar menghasilkan gas SO . b. . Gas SO yang dihasilkan dicampurkan dengan sebagian gas H S sehingga dihasilkan belerang cair. Cara Clause Penggolong belerang dengan cara Clause menggunakan bahan baku gas asam sulfide (H S).2) Pembuatan belerang a. Frasch tahun 1890. Cara Frasch Pembuatan belerang dengan cara Frasch ditemukan oleh H. tanah yang mengandung belerang dibor menggunakan bor khusus yang terdiri atas pipa-pipa yang mempunyai diameter berbeda dan disusun secara simetris.

Belerang banyak digunakan di industry kimia .3) Kegunaan belerang .Sebagai bahan baku pembuatan asam sulfat .Seng sulfide digunakan sebagai bahan pelapis pada layar televisi .Sebagai bahan baku pembuatan korek api .Sebagai bahan pada proses vulkanisasi karet .

Apabila hujan. Senyawa ini dibebaskan ke udara dan sebagian teroksidasi menjadi belerang trioksida (SO ). SO dan SO akan terlarut dalam air hujan dan menghasilkan senyawa asam dan menjadi hujan asam.4) Senyawa belerang yang penting a. Belerang dioksida banyak dihasilkan di Negara industri. Belerang dioksida (SO ) Belerang dioksida terbentuk dari reaksi pembakaran senyawa-senyawa belerang. Belerang trioksida (SO) Dihasilkan dengan cara mengoksidasi belerang dioksida dengan oksida. b. .

Katalis V O untuk mempercepat tercapainya kesetimbangan.Suhu dan tekanan tepat b. Asam Sulfat (H SO ) 1. Katalis yang digunakan pada proses ini NO . . Proses oksidasi ini menggunakan katalis vanadium pentaoksida (V O ). Belerang trioksida yang terbentuk kemudian diabsorpsikan ke dalam larutan asam sulfat pekat dan menghasilkan asam pirosufit. Proses Bilik Timbal Merupakan proses pembuatan asam sulfat yang dilakukan di dalam bintik atau ruang yang dindingnya dilapisi timbal. Selanjutnya belerang dioksidasi hingga diperoleh belerang trioksida. pembuatan asam sulfat : a. Proses kontak Menggunakan bahan baku belerang dioksida yang diperoleh dengan cara membakar belerang di udara. Asam pirosufit dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan asam sulfat. Pembuatan asam sulfat melalui proses kontak merupakan reaksi kesetimbangan dan memerlukan kondisi : . Bahan baku yang digunakan yaitu belerang atau pirit yang dibakar agar menghasilkan SO . 2SO + O 2SO .c.

H SO sebagai bahan baku pembuatan pupuk superfosfat dan ammonium .Asam sulfat murni merupakan cairan yang tidak berwarna .H SO digunakan pada proses pemurnian minyak bumi . Sifat-sifat asam sulfat .H SO dengan kadar 25% digunakan sebagai elektrolit.2.H SO sebagai bahan pembersih logam .H SO digunakan sebagai bahan baku untuk membuat senyawa-senyawa sulfat .Merupakan asam kuat yang larut ke dalam air dengan menghasilkan suhu tinggi . Kegunaan asam sulfat . untuk pengisi aki .Merupakan oksidator dan dehidator sehingga sering digunakan sebagai zat pengering 3.

Unsur klorin jarang terdapat dalam keadaan bebas. melainkan dalam bentuk senyawa ion dengan logamlogam.G. Klorin (Cl) Ditemukan tahun 1774. . Unsur klorin merupakan salah satu unsure periode 3 yang berwujud gas dan bersifat sangat reaktif.

Sifat sifat fisika : .Dengan asam hipoklorit.sifatnya sangat beracun b.titik lebur -101 C . klorin bereaksi lambat . Sifat sifat kimia : .warna hijau kekuningan .merupakan unsur nonlogam yang sangat reaktif dengan logam .klorin bereaksi hebat dengan hidrogen .Ion klorida merupakan pembektuk garam . Sifat-sifat klorin a.1.titik didih -35 C .

Kalium klorat digunakan sebagai zat pengoksidasi .Senyawa natrium hipoklorit digunakan sebagai pemutih .Sebagai bahan baku pembuatan kapur dan kaporit . Dengan MnO sebagai oksidator 3. Pembuatan dengan proses elektrolisis klorin . klorin diproduksi secara besar-besaran dengan proses elektrolisis garam dapur. Kegunaan klorin : .2.Elektrolisis larutan garam dapur Dalam perdagangan. Proses ini menggunakan anode grafit dan katode raksa mereaksikan klorida dengan MnO dalam H SO pekat.

4. Plastik salah sau jenis plastic dari senyawa klorin yang sangat penting adalah PVC . dettol. Pelarut senyawa klorin yang digunakan sebagai pelarut adalah tetrakloro etena b. dan DDT c. Antiseptik jenis desinfektan yang banyak digunakan adalah TCP. Senyawa-senyawa klorin dapat juga digunakan sebagai : a.

93% . Terdapat di udara sekitar 0. Merupakan unsur berwujud gas.Argon pertama kali ditemukan oleh Lord Rayleigh dan William Ramsay tahun 1894.

tidak berwarna .a.sedikit larut dalam air. Kegunaan argon : .Sebagai bahan pengisi bola lampu pijar dan neon .tidak berbau .Sebagai gas inert yang melindungi dari bunga api listrik dalam proses pengelasan dan produksi titanium .tidak berasa . b.Sebagai pelindung kristal silikon dan germanium . Sifat Argon : .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->