Landasan Teori

A. Definisi Penyakit jantung rematik (PJR) atau biasa juga disebut dengan Rheumatic Heart Desease (RHD) adalah suatu kondisi dimana terjadi kerusakan pada katup jantung yang bisa berupa penyempitan atau kebocoran terutama pada katup mitral (stenosis katup mitral) sebagai akibat dari demam rematik.

B. Mekanisme Penyakit Jantung Rematik

Penyakit jantung rematik tidak sama dengan penyakit rematik pada umumnya. Bila pada rematik biasa nyeri yang dialami hanya berada pada satu sendi saja, sedangkan pada jantung rematik, penderita mengalami nyeri sendi tidak hanya di satu sendi tetapi berpindah-pindah. Hal ini akibat penanganan yang tidak adekuat terhadap demam rematik.

atau bising terus menerus • Pembesaran jantung yang jelas • Adanya bising jantung yang nyaring yang disertai thrill • Aritmia yang jelas Penegakan Diagnosis Penyakit Jantung Rematik selain dengan adanya tanda dan gejala yang tampak secara langsung dari fisik. yaitu : • adanya bising diastolik. C. dan kultur ulasan tenggorokan. ada 4 kriteria px dengan kelainan jantung. CRP. katup jantung menjadi lengket sehingga menyempit atau menebal dan mengkerut. Bila radang terjadi cukup parah. presistolik. Bentuk pemeriksaan yang paling akurat adalah dengan dilakukannya echocardiografi untuk melihat kondisi katup-katup jantung dan otot jantung D. pemeriksaan darah rutin. Diagnosis Menurut Buwell & Metcaife.Demam rematik yang tidak tertangani dengan baik menyebabkan racun dari kuman penyebab demam rematik menyebar melalui sirkulasi darah ke jantung dan menyebabkan peradangan pada katup jantung. Penatalaksanaan . umumnya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan laboratorium. misalnya. ASTO. Hal ini menyebabkan katup tidak dapat menutup dengan sempurna dan mengakibatkan kebocoran pada jantung. Katup jantung yang berfungsi membuka dan menutup sirkulasi darah terjadi radang.

. Pekerjaan: untuk mengetahui pengaruh aktifitas terhadap Alamat: Keluhan Utama mengetahui suku. d. memudahkan komunikasi.1. e. a. budaya dan rendahnya kehamilan pada ibu.KONSEP DASAR ASUHAN KEBIDANAN PADA PENYAKIT JANTUNG REMATIK I. Pengkajian A. Pendidikan: dasar dalam memberikan KIE. Usia klien dan suami: untuk mengetahui resiko tinggi atau Agama: mengetahui keyakinan klien. Biodata Nama klien dan suami: untuk mengetahui identitas klien. 2. f. c. Data Subyektif 1. daerah. adat. b. kesehatan klien.

bercak kemerahan di kulit yang berbatas. gerkan tangan yang tak beraturan dan terkendali. bulan – 3. : menggunakan rumus Nagel (hari + 7. sesak napas. Flour albus HPHT : normalnya tidak berbau. : menentukan tafsiran persalinan dan usia kehamilan.) Dysmenorrhoe : normalnya sebelum/ saat/ setelah haid. cepat lelah. Tafsiran Persalinan tahun + 1) 5. nyeri perut. tidak berwarna dan tidak gatal.Nyeri sendi yang berpindah – pindah. Kehamilan N o Sua mi ke U k Peny ul Riwayat obstetric yang lalu Persalinan Pen ol jeni s tm pt peny ul Anak PB/B B Se ks hidu p ma ti Nifas Lama men yu Ke peny ul t . a. : normalnya 2 – 3 pembalut/hari :normalnya bau anyir dan warna merah kehitaman. Lama pernikahan. b. 4. Riwayat menstruasi Menarche Siklus Lama Banyaknya Bau/warna : normalnya 9 – 13 tahun : normalnya 28/35 hari. Usia pertama kali menikah (istri atau suami. c. : normalnya 5 – 7 hari. demam 3. Riwayat Pernikahan Berapa kali menikah.

.. HE yang sudah didapat. a. darah tinggi.....minggu.kali. Gerakan anak normalnya rata-rata 34 kali per hari. P. jantung.. 1999:170). darah tinggi.. atau penyakit lain yang dapat mengganggu kehamilan ibu..UK…. Pada primigravida gerakan janin mulai dirasakan pada minggu ke 13 (Sarwono.kali. TM III………. TM II………...jumlah gerakan…………dalam 24 jam terakhir.. Keadaan Psikologi .. 8.. Riwayat Kesehatan Apakah sebelumnya ibu pernah sakit jantung atau demam rematik. kontrol kehamilan (ANC) di………. Keluhan pada TM I………. Imunisasi TT sebanyak………. kencing manis maupun penyakit menular seperti batuk darah... 7.... dan gerak terakhir pada jam. Pergerakan anak pertama kali (queckening) pada UK………minggu. Riwayat kesehatan yang lalu b. jantung. status emosional………..………..6.... c. hepatitis. TBC... Riwayat kehamilan saat ini Kehamilan ke….. Adakah riwayat kehamilan kembar. HIV AIDS maupun penyakit menurun seperti asma.. Riwayat kesehatan keluarga Apakah dalam keluarga ibu ada yang menderita penyakit menular seperti hepatitis. 1999:170).. apabla kurang dari 15 kali perhari maka dikatakan gerakan rendah (Sarwono P.. kencing manis. Riwayat kesehatan sekarang Apakah ibu sebelumnya pernah menderita penyakit menurun seperti asma.

f. Pola aktifitas  9. Pola istirahat tidur Tidur siang normalnya 1 – 2 jam/hari. sayur.    b. Pola Kebiasaan Sehari-hari a. warna kuning. Tidur malam normalnya 8 – 10 jam/hari. d. gosok gigi 3x/hari. ganti celana dalam 2x/hari. atau jika terasa basah. Apakah ibu percaya terhadap mitos atau tidak. bau kahs. Aktifitas ibu sehari – hari. Bagaimana respon pasien dan keluarga terhadap kodisi kehamilan klien saat ini. Pola personal hygiene Pola nutrisi Makan: normalnya 3x/hari dengan menu seimbang (nasi. air putih). e. susu. lauk pauk. Pola kebiasaan Normalnya ibu bukan perokok aktif/pasif. buah). apakah kehamilan ini diharapkan atau tidak. ganti baju 2x/hari. Pola eliminasi BAK: normalnya 6 – 8x/hari. . jernih. keramas 2x/minggu.    10. Normalnya mandi 2x/hari. c. ibu tidak mengkonsumsi jamu atau alkohol. Latar Belakang Sosial Budaya Bagaimana adat istiadat yang ada di lingkungan sekitar. Kualitas tidur nyenyak dan tidak terganggu. Minum: normalnya sekitar 8 gelas/hari (teh. Adakah kebiasaan-kebiasaan keluarga maupun lingkungan masyarakat yang mengganggu kehamilan ibu. adakah gangguan mobilisasi atau tidak. konsistensi lembek. BAB: normalnya kurang lebih 1x/hari. Bagaimana psikis ibu.

warna.5 cm b. sklera putih/ tidak. sopor. TD : normalnya 110/70 – 120/80 mmHg.50C untuk mengetahui adanya tanda -tanda infeksi. Kepala Wajah Mata . Data Obyektif a. Pada pasien dengan kelainan jantung tekanan darah menurun sedikit Suhu : normalnya 36. ≥ 380C dianggap tidak normal dan ada tanda infeksi. B. normalnya boleh dilakukan pada kehamilan trimester II dan awal trimester III h. Pemeriksaan umum Kesadaran : composmentis.g. Pola seksualitas Berapa kali melakukan hubungan seksual selama kehamilan dan adakah keluhan. oedem/ tidak : konjungtiva anemis/ tidak.5 – 37.  Pemeriksaan khusus Inspeksi : rambut bersih/ tidak. : pucat / tidak. RR nya juga akan meningkat BB TB : normalnya kenaikan BB selama hamil 10 – 11 kg. Pada px dengan kelainan jantung. nadinya akan meningkat sedikit RR : normalnya 16 – 24 kali/menit. Nadi : normalnya 60 – 100 kali/menit. koma. Untuk mengetahui adanya resiko tinggi. : normalnya > 145 cm Lila : normalnya > 23. somnolent.. ada ketombe dan benjolan. apatis. Pola rekreasi Hiburan yang biasanya dilakukan oleh klien. adakah cloasma gravidanum. Pada px dengan kelainan jantung.

: mukosa bibir kering/ lembab. Abdomen : adakah bekas jahitan SC. tenggelam/menonjol. : Abdomen . striae alba sebagai tanda pernah hamil yang lalu. striae lividae tanda hamil sekarang. puting susu datar. : adakah benjolan abnormal. Dada : adakah hyperpigmentasi areola mamae. Palpasi adalah pemeriksaan dengan cara meraba Leher Dada : adakah pembesaran kelenjar tiroid dan bendungan vena jugularis. Varises : ada atau tidak. adakah luka perineum yang menandakan sudah pernah Anus Ekstrimitas:  Palpasi : adakah hemoroid/tidak. pembesaran sesuai usia kehamilan. Leher :adakah pembesaran kelenjar tiroid dan bendungan vena jugularis. ibu hamil pembesarannya membujur sebagai tanda letak bayi. caries gigi dan gigi palsu.Telinga Hidung Mulut : adakah serumen/tidak. adakah odeme. garis antara sympisis.pusat yang tampak putih. kolostrum sudah keluar/ belum. kolostrum sudah keluar/ belum. : adakah sekret dan polip. Genetalia : adakah perdarahan melahirkan. adakah stomatitis. Oedem : untuk curiga preeklamsia. linea alba dan nigrae.adakah varises. lidah bersih atau tidak. pervaginam .

Pemeriksaan Dalam : 23 – 26cm :26 – 28 cm :18 – 20 cm :80 – 100 cm Tidak dilakukan kecuali jika ada indikasi . Pada letak sungsang. pada fundus teraba keras. bundar dan melenting • Leopold II : Untuk menentukan di mana letaknya punggung dan bagian-bagian kecil janin • Leopold III • : Untuk menentukan apa yang terdapat di bagian : Untuk menentukan seberapa jauh bagian bawah dan apakah bagian bawah janin sudah masuk PAP Leopold IV bawah janin yang masuk PAP  Auskultasi Auskultasi adalah pemeriksaan klien dengan mendengar. Pemeriksaan pangggul luar Distantia spinarum Distantia Cristarum Conjungtiva eksterna Lingkar panggul d. atau bising terus menerus Pembesaran jantung yang jelas Adanya bising jantung yang nyaring yang disertai thrill Aritmia yang jelas Pemeriksaan refleks patella normalnya (+)/(+). Menurut Buwell & Metcaife. yaitu : • • • •  Perkusi adanya bising diastolik. c. ada 4 kriteria px dengan kelainan jantung.• Leopold I : Untuk menentukan usia kehamilan dan bagian apa yang terdapat dalam fundus. presistolik.

... ASTO.. dan kultur tenggorokan I. tuber ischii. intrauterin.. sacrum.Dapat diraba os. e. dengan penyakit jantung rematik Masalah : gangguan aktifitas sehari – hari sehubungan dengan keluhan cepat lelah dan nyeri sendi I. hidup.. Identifikasi Diagnosa dan Masalah Potensial Langkah ini diambil berdasarkan diagnosa atau masalah yang telah ditemukan berdasarkan data yang ada kemungkinan menimbulkan keadaan yang gawat. UK: . Identifikasi Diagnosa dan Masalah (Interpretasi Data Dasar) Langkah ini diambil berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan kepada pasien. untuk melihat kondisi katup – katup jantung dan otot jantung  Pemeriksaan ultrasonografi: untuk mengetahui keadaan janin dalam rahim  Pemeriksaan laboratorium : Pemeriksaan darah rutin. Pemeriksaan Penunjang  Pemeriksaan Echocardiografi (ECG) . jalan lahir normal. keadaan umum ibu baik.. P: . Dx : G: . CRP. letak bokong. dan anus.3.2. tunggal. pada letak kaki teraba kaki. minggu. Diagnosa potensial: Bagi ibu: • Edema paru akut pada stenosis mitralis • Gagal jantung Bagi janin : • • • • • Dapat terjadi abortus Prematuritas Dismaturitas Lahir dengan nilai Apgar rendah atau lahir mati IUFD ...

5.7. Implementasi Pelaksanaan tindakan dalam asuhan kebidanan dilaksanakan berdasarkan rencana tindakan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan yang diharapkan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Rencana tindakan • Menjelaskan pada ibu bahwa kehamilannya mengalami komplikasi penyakit jantung dan apabila tidak segera ditangani akan mengganggu kesehatan ibu serta janinnya serta penyebab terjadinya penyakit jantung antara lain dikarenakan oleh : Hipervolumia. I.  Lahir dengan apgar rendah atau lahir mati. Mudah lelah.I. Dispenea. Pembesaran jantung. Identifikasi Kebutuhan Segera Mencakup tentang tindakan segera untuk menangani diagnosa/masalah potensial yang dapat berupa konsultasi. Pembesaran rahim. kolaborasi dan rujukan I.4. Evaluasi . Nadi tidak teratur.6. Dalam pelaksanaan ini bidan melakukan secara mandiri dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan yang lain. • Memberitahu ibu tentang tanda dan gejala penyakit jantung seperti : Aritmia. Edema pulmonal. Sianosis • Memberitahu ibu tentang resiko yang akan terjadi pada kehamilan dengan penyakit jantung seperti :  Dapat terjadi abortus  Prematuritas : lahir tidak cukup bulan.  Dismaturitis : lahir cukup bulan namun dengan berat badan rendah. Demam rematik.  Kematian jani dalam lahir ( IUFD) I.

sebagian atau sama sekali tidak.Merupakan bagian dari proses asuhan kebidanan untuk menilai apakah pelayanan kesehatan telah tercapai seluruhnya. Dari hasil evaluasi ini ditentukan apakah rencana tindakan kebidanan itu relevan diterapkan. Evaluasi dituangkan dalam bentuk SOAP. .