P. 1
Pancasila Sebagai Ideologi

Pancasila Sebagai Ideologi

|Views: 110|Likes:
Published by azrito

More info:

Published by: azrito on Feb 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2012

pdf

text

original

Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka

Pancasila merupakan ideologi nasional negara Indonesia. Secara umum ideologi merupakan kumpulan gagasan, ide, keyakinan, kepercayaan yang menyeluruh serta sistematis yang menyangkut dan mengatur tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan politik, pertahanan, kemanan, sosial, kebudayaan, dan keagamaan. Makna ideologi di Indonesia tercermin pada falsafah hidup dan kepribadian bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Karena, Pancasila mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang oleh bangsa Indonesia di yakini paling benar. Pancasila sebagai ideologi negara tercantum dalam pembukaan UUD 1945, walaupun UUD 1945 telah mengalami beberapa kali perubahan (amandemen), Pancasila tetap menduduki posisi sebagai ideologi nasional dalam UUD 1945. A. Pengertian Ideologi Ideologi berasal dari Kata Yunani Idein artinya melihat dan logia yang berarti kata, ajaran. Ideologi secara praktis diartikan sebagai sistem dasar seseorang tentang nilai- nilai dan tujuan- tujuan serta sarana- sarana pokok untuk mencapainya. Jika diterapkan untuk negara, maka ideologi diartikan sebagai kesatuan gagasan- gagasan dasar yang disusun secara sistematis dan dianggap menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya, baik sebagai individu, sosial maupun dalam kehidupan bernegara. B. Pancasila sebagai ideologi terbuka Pancasila dilihat dari sifat- sifat dasarnya, dapat dikatakan sebagai ideologi terbuka. Pancasila Sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi- dimensi idealitas, normatif dan realitas. Rumusan- rumusan pancasila sebagai ideologi terbuka bersifat umum, universal, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUd 1945. C. Perbandingan antara Ideologi Liberalisme, Komunisme dan pancasila 1. LIBERALISME Ciri- ciri Liberalisme adalah sebagai berikut : - Memiliki kecenderungan untuk mendukung perubahan - Mempunyai kepercayaan terhadap nalar manusiawi - Bersedia menggunakan pemerintah untuk meningkatkan kondisi manusiawi - Mendukung kebebasan individu

Ekonomi komuis bersifat etatisme. Setelah membandingkan kedua ciri di atas dengan paham negara RI yaitu Pancasila.Merupakan sistem kekuasaan satu partai atas seluruh rakyat . .Laninisme. . KOMUNISME Ada 3 ciri negara komunisme yaitu : .citanya. Ideologi komunisme bersifat absolutilasi dan determinisme. hak milik pribadi tidak diberi tempat di negara komunis. amaka dapat disimpulkan bahwa pancasila sebagai ideologi memberi kedudukan seimbang kepada manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.Berdasarkan ideologi Marxisme.Bersikap ambivalen terhadap sifat manusia Kelemahannya : . kebebasan individu. 2.Liberalisme melahirkan “Binatang Ekonomi” yaitu manusia yang hanya mementingkan keuntungan ekonomisnya sendiri. artinya bersifat materialis. karena memberi perhatian yang sangat besar kepada kolektivitas atau masyarakat.Liberalisme buta terhadap kenyataan bahwa tidak semua orang kuat kedudukannnya . ateis dan kolektivistik.. .Dan tidak semua orang kuat cita.

mengamalkan dan mangamankan. Pancasila dalam kedudukannya sebagai Ideologi negara. kebaikan dan keunggulan Pancasila sepanjang masa. PENDAHULUAN Pemahaman mendalam terhadap latar belakang historis. dan konseptual tentang Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 bagi setiap warga negara. Pancasila Kesepakatan Bangsa Indonesia Sebelum pembahasan lebih lanjut tentang Pancasila sebagai idelogi terbuka. Pancasila sebagai dasar negara merupakan dasar dalam mengatur penyelenggaraan negara disegala bidang. Kesetiaan. Karena kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara (Filsafat Negara). yakni menghayati. Kesetiaan ini akan semakin mantap jika mengakui dan meyakini kebenaran. merupakan hasil refleksi manusia berkat kemampuanya mengadakan distansi (menjaga jarak) terhadap dunia kehidupannya. nasionalisme (cinta tanah air) dan patriotisme (kerelaan berkorban) warga negara kepada bangsa dan negaranya dapat diukur dalam bentuk kesetiaan (loyalitas) mereka terhadap filsafat negaranya yang secara formal diwujudkan dalam bentuk Peraturan perundang-undangan (Undang-Undang Dasar 1945. maka setiap warga negara wajib loyal (setia) kepada dasar negaranya. Dengan demikian. berbangsa dan bernegara. namun juga membentuk masyarakat menuju cita-cita. diharapkan mampu menjadi filter dalam menyerap pengaruh perubahan jaman di era globalisasi ini. dan Peraturan Perundangan lainnya). siapapun yang menjadi warga negara Indonesia hendaknya menghargai dan menghormati kesepakatan yang telah . UndangUndang. sehingga berlangsung pengaruh timbal balik yang terwujud dalam interaksi yang disatu pihak memacu ideologi makin realistis dan dilain pihak mendorong masyarakat makin mendekati bentuk yang ideal. Keterbukaan ideologi Pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA 1. Perjalanan hidup suatu bangsa sangat tergantung pada efektivitas penyelenggaraan negara. sosial-budaya dan hankam. Era global menuntut kesiapan segenap komponen bangsa untuk mengambil peranan sehingga dampak negatif yang kemungkinan muncul. Ideologi mencerminkan cara berfikir masyarakat. baik bidang ideologi. Suatu ideologi negara. terlebih dahulu yang harus kita pahami adalah bahwa “Pancasila telah menjadi kesepakatan bangsa Indonesia” sejak berdirinya Negara (Proklamasi) Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945. politik. Ketetapan MPR. Antara keduanya. ekonomi. merupakan suatu bentuk kewajiban sebelum kita dapat melaksanakan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat.A. yaitu ideologi dan kenyataan hidup masyarakat terjadi hubungan dialektis. B. Kesetiaan warga negara tersebut akan nampak dalam sikap dan tindakan. Kewajiban tersebut merupakan konsekuensi formal dan konsekuensi logis dalam kedudukan kita sebagai warga negara. dapat segera diantisipasi.

Konstitusi Republik Indonesia Serikat (1949) ........... kesejahteraan....... kerakyatan dan keadilan sosial. dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan. menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kehidupan bermasyarakat. kerakyatan dan keadilan sosial.... Kesepakatan tersebut merupakan perjanjian luhur atau kontrak sosial bangsa yang mengikat warga negaranya untuk dipatuhi dan dilaksanakan dengan semestinya. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ... kemanusiaan yang adil dan beradab... Untuk membuktikan bahwa Pancasila merupakan hasil kesepakatan bangsa Indonesia dengan legalitas yang kuat.... telah menjadi kesepakatan nasional sejak ditetapkan tanggal 18 Agustus 1945.. dan akan terus berlanjut sepanjang sejarah Negara Republik Indonesia.. a..... persatuan Indonesia. berdasarkan pengakuan keTuhanan Yang Maha Esa..... Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia (1950) .. untuk mewujudkan kebahagiaan. Maka demi ini kami menyusun kemerdekaan kami itu dalam suatu Piagam negara yang berbentuk republik-kesatuan. kiranya perlu dilengkapi dengan justifikasi yuridik.  Justifikasi Juridik Bangsa Indonesia telah secara konsisten untuk selalu berpegang kepada Pancasila dan UUD 1945. perikemanusiaan. .... kebangsaan..... filsafat dan teoritik serta sosiologik dan historik. berbangsa dan bernegara... perikemanusiaan...... c. perdamaian dan kemerdekaan dalam masyarakat dan Negara hukum Indonesia Merdeka yang berdaulat sempurna.. Pancasila yang sila-silanya diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.. . kebangsaan.......... serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia........ b...... dalam suatu susunan negara Republik Indonesia. yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa....... berdasarkan pengakuan keTuhanan Yang Maha Esa........ sebagaimana telah diamanatkan adanya rumusan Pancasila ke dalam undang-undang dasar yang telah berlaku di Indonesia dan beberapa Ketetapan MPR Republik Indonesia..dibangun oleh para pendiri negara (founding fathers) tersebut dengan berupaya terus untuk menggali. Maka demi ini kami menyusun kemerdekaan kami itu dalam suatu Piagam negara yang berbentuk republik federasi.

bersikap dan bertingkah laku dalam kehidupan berbangsa.V/MPR/2000 tentang PEMANTAPAN PERSATUAN DAN KESATUAN NASIONAL Arah Kebijakan (2) Menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara yang terbuka dengan membuka wacana dan dialog terbuka di dalam masyarakat sehingga dapat menjawab tantangan sesuai dengan visi Indonesia masa depan. Para pendiri negara dalam membuktikan kebenaran Pancasila dimulai dengan suatu aksioma bahwa :”Manusia dan alam semesta ini adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dalam suatu partalian yang selaras atau harmoni”. keempat dan pasal 29. universal. Ketetapan MPR RI No.V/MPR/2000 tentang PEMANTAPAN PERSATUAN DAN KESATUAN NASIONAL Pengertian Etika kehidupan berbangsa merupakan rumusan yang bersumber dari ajaran agama. karena hal tersebut dipandang suatu kebenaran yang hakiki. sebagai berikut : Alinea Kedua. Pada umumnya olah pikir filsafati dimulai dengan suatu aksioma.XVII/MPR/1998 tentang HAK ASASI MANUSIA Pasal 2 Menugaskan kepada Presiden Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk meratifikasi berbagai instrumen Perserikatan Bangsa Bangsa tentang Hak Asasi Manusia.d.Filsafati Yaitu merupakan usaha manusia untuk mencari kebenaran Pancasila dari sudut olah pikir manusia. e. khususnya yang bersifat. f. dari konstruksi nalar manusia secara logik. yakni suatu kebenaran awal yang tidak perlu dibuktikan lagi. Ketetapan MPR RI No. sepanjang tidak bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Ketetapan MPR RI No. dan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang tercermin dalam Pancasila sebagai acuan dasar dalam berpikir. Aksioma ini dapat ditemukan rumusannya dalam Pembukaan UUD 1945 pada aline kedua.  Justifikasi Teoritik . .

 Justifikasi Sosiologik – Historik Menurut penggagas awal (Ir. Dengan demikian. . syarak basandi Konsep religiositas Kitabullah c. Minahasa . nampak jelas bahwa sesungguhnya Pancasila telah menjadi living reality (kehidupan nyata) jauh sebelum berdirinya negara republik Indonesia.. yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa.. Jawa Nilai-nilai/Ungkapan Berkembang a. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Pangilikenta waja si Empung si Rumer Konsep religiositas reindeng rojor (Sekalian kita maklum bahwa yang memberikan rahmat yakni Tuhan Yang Maha Esa) b. gotong royong (berat ringan ditanggung bersama) 1) Bulat air oleh pembuluh. a. Minangkabau 3.. sepi ing pamrih rame ing gawe (maumenjiwai Indonesia.. c. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas.... tepo seliro (tenggang rasa).. Tia kaliuran si masena Konsep religiositas 2... Beberapa contoh nilai-nilai Pancasila yang telah berkemang di dalam kehidupan masyarakat antara lain : No Asal Daerah 1. oleh mufakat 2) Adat basandi syarak.. Alinea Keempat... bulat kata Konsep sovereinitas. Penghulu beraja ke mufakat........ bekerja keras tanpa pamrih)... .. Pasal 29 ayat (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa... Soekarno). Nilai-nilai tersebut dapat diamati pada kelompok masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia yang dalam implementasinya sangat disesuaikan dengan kultur masyarakat yang bersangkutan.. YangKeterangan Adanya konsep humanitas yang sudah bangsa b. mufakat Konsep humanitas beraja pada kebenaran.Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur... bahwa Pancasila digali dari bumi Indonesia sendiri dan dikristalisasikan dari nilai-nilai yang berkembang dalam kehidupan rakyat Indonesia yang beraneka ragam.

Berdasarkan uraian-uraian tersebut di atas. Berdasarkan sudut pandang justifikasi filsafati dan teoritik inilah bangsa Indonesia yang memiliki beraneka ragam suku. 4. Maluku humanitas  Kaulete mulowang lalang walidase Konsep nausavo sotoneisa etolomai dan persatuan kukuramese upasasi netane kwelenetane ainetane (Mari kita bersatu baik dilaut maupun di darat untuk menentang kezaliman). dilemsesat (Simpang siur di luar. suatu perjanjian luhur yang memiliki legalitas. sapo’iman. 11. Bengkulu  Kalau takut dilambur pasang. mupakat Konsep sovereinitas.kebersamaan ringan sama dijinjing). jelaslah bahwa bagi bangsa Indonesia tidak perlu diragukan lagi tentang kebenaran Pancasila sebagai dasar negara. 9. 8. Hal ini terbukti setelah kita analisis dari sudut justifikasi yuridik. jangan Konsep humanitas berumah di pinggir pantai. maka bangsa Indonesia dikenal oleh bangsa- . masitungkol tungkolan songon suhat dirobean (Biarlah kita bersatu seperti batang pisang dan mendukung seperti pohon tales di kebun). 5.impalampangan (Jangan lupa kepada “Dia” yang memberi terang. Bugis/ Makasar  Tak sakrakai allowa ritang ngana Konsep religiositas langika (Matahari tak akan tenggelam di tengah langit). Batak (Manda- Songon siala sampagul rap tuginjang Konsep persatuan dan iling) rap tu roru (Berat sama dipanggul. 6. Untuk itu. Bolaang  Na’buah pinayung (Tetap bersatu danKonsep nasionalitas/ Mangondow persatuan rukun). agama. Lampung  Tebak cotang di serambi. Sebagai perwujudan tersebut. payung AllahKonsep religiositas (Iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa) 7. filsafati dan teoritik serta sosiologik dan historik. ideologi nasional maupun pandangan hidup bangsa dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Batak (Toba)  Sai masia minaminaan songon lampak Konsep persatuan ni pisang. Madura  Abantal sadat. rukun dan sejahtera dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika serta dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. semakin jelaslah bahwa Pancasila merupakan kesepakatan bangsa. mufakat di dalam balai). kebenaran dan merupakan living reality yang selama ini telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. ras dan antar golongan (SARA) mampu hidup berdampingan secara damai. 10.

Sejak saat itulah perkataan Pancasila menjadi bahasa Indonesia dan dijadikan istilah yang sudah umum. Ir. Dengan demikian. . d. Namun jika dicermati. maka perlu dijelaskan lebih dahulu apa itu Pancasila. Pancasila yang memiliki arti lima asas dasar digunakakn oleh Presiden Soekarno untuk memberi nama pada lima prinsip dasar negara Indonesia yang diusulkannya. c. Berdasarkan Terminologi.bangsa manca negara sebagai bangsa yang memiliki sifat khas kepribadian (unik) antara lain : ramah tamah. religius. yaitu Muhammad Yamin. Pancasila berasal dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti sendi. Perkataan tersebut dibisikan oleh temannya seorang ahli bahasa yang duduk di samping Ir. Notonegoro Pancasila adalah Dasar Falsafah Negara Indonesia. 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia merdeka dan keesokan harinya (18 Agustus 1945) salah satunya disahkan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang di dalamnya memuat isi rumusan lima prinsip dasar negara yang diberi nama Pancasila. Pada 1 juni 1945. Berikut adalah beberapa pengertian tentang Pancasila yang dikemukakan oleh para ahli. b. suka membantu sesama (solideritas). 2. dan mengutamakan musyawarah mufakat. a. atas. lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Muhammad Yamin. Soekarno Pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Pengertian Pancasila Dalam rangka lebih memahami tentang Pancasila sebagai idelogi terbuka. Berdasarkan pengertian ini dapat disimpulkan Pancasila pada hakikatnya merupakan dasar falsafah dan Ideologi negara yang diharapkan menjadi pendangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu. Banyak tokoh nasional yang telah merumuskan konsep Pancasila sesuai dengan sudut pandang masing-masing. tetapi lebih luas lagi. Pada tanggal. dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Dengan demikian Pancasila merupakan lima dasar yang berisi pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik. yakni falsafah bangsa Indonesia. dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan kemerdekaan Indonesia (BPUKI). Pancasila tidak saja falsafah negara. secara umum definisi konsep tersebut relatif sama. Soekarno.

Proses Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara. .3.

Muhammad Yamin. Muhammad Yamin menyampaikan usul tertulis naskah Rancangan Undang-Undang Dasar. Secara ringkas proses perumusan tersebut adalah sebagai berikut. Peri Kebangsaan 2. pada sidang BPUPKI tanggal 29 Mei menyampaikan rumus asas dan dasar degara sebagai berikut: 1. Sebagai realisasi janji tersebut pada tanggal 29 April 1945 kepala pemerintahan Jepang untuk Jawa (Gunseikan) membentuk BPUPKI dengan Anggota sebanyak 60 orang yang merupakan wakill atau mencerminkan suku/golongan yang tersebar di wilaya Indonesia.Keterlibatan Jepang dalam perang dunia ke 2 membawa sejarah baru dalam kehidupan bangsa Indonesia yang di jajah Belanda ratusan tahun lamanya. Peri Kemanusiaan 3. Dalam melaksanakan tugasnya di bentuk beberapa panitia kecil. Hal ini kemudian membawa perubahan baru bagi pemerintah Jepang di Tokyo dengan janji kemerdekaan yang di umumkan Perdana Mentri Kaiso tanggal 7 september 1944 dalam sidang istimewa Parlemen Jepang (Teikoku Gikai) ke 85. Inilah langkah awal dalam sejarah perumusan pancasila sebagai dasar negara. Janji tersebut kemudian diumumkan oleh Jenderal Kumakhichi Haroda tanggal 1 maret 1945 yang merencanakan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Mr. tercantum rumusan lima asas dasar negara yang berbunyi sebagai berikut : 1. Mr.P Suroso dan Penjabat yang mewakili pemerintahan Jepang “Tuan Hchibangase”. a. Ketuhanan Yang Maha Esa 1945 . Di dalam Pembukaan Rancangan UUD itu. antara lain panitia sembilan dan panitia perancang UUD. BPUPKI diketuai oleh DR Radjiman Wedyodiningrat sedangkan wakil ketua R. Setelah menyampaikan pidatonya. Peri Kerakyatan 5. Hal ini disebabkan bersamaan dengan masuknya tentara Jepang tahun 1942 di Nusantara. maka berakhir pula suatu sistem penjajahan bangsa Eropa dan kemudian digantikan dengan penjajahan baru yang secara khusus diharapkan dapat membantu mereka yang terlibat perang. Menjelang akhir tahun 1944 bala tentara Jepang secara terus menerus menderita kekalahan perang dari sekutu. Peri Ketuhanan 4. Kesejahteraan Rakyat.

bahwa jika kita hendak mendirikan Negara Indonesia yang sesuai dengan keistimewaan sifat dan corak masyarakat Indonesia.. yaitu sebagai berikut : 1... Soekarno. Kebangsaan Indonesia .... Kebangsaan Persatuan Indonesia 3.. Kerakyatan yang dipimpin permusyawaratan Perwakilan oleh hikmah kebijaksanaan dalam 5. juga memberikan pemikiran tentang paham integralistik Indonesia.. dalam sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945 mengusulkan rumusan dasar negara adalah sebagai berikut : 1...2.. Hubungan antar Bangsa Catatan : Mr.... Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 4. negara yang bersatu dengan seluruh rakyatnya. Perhubungan Negara dengan Agama 3.... Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia b.. Ir....... Sistem Badan Permusyawaratan 4. pada tanggal 31 Mei 1945 antara lain dalam pidatonya menyampaikan usulan lima dasar negara.... Soepomo dalam pidatonya selain memberikan rumusan tentang Pancasila. Sosialisasi Negara 5.... yang mengatasi seluruh golongan-golongannya dalam lapangan apapun. Hal ini tertuang di dalam salah satu pidatonya . maka negara kita harus berdasar atas aliran pikiran (staatsidee) negara yang integralistik. Mr Soepomo.. c... Paham Negara Kesatuan 2...

Persatuan Indonesia 4. dapat diperas menjadi Tri Sila. Internasionalisme atau peri kemanusiaan 3. yaitu Gotong Royong. Panitia Kecil pada sidang PPKI tanggal 22 Juni 1945. Rapat Panitia Kecil telah diadakan bersama-sama dengan 38 anggota BPUPKI di kantor Besar Jawa Hookookai dengan susunan sebagai berikut : . Sila Mufakat atau Demokratie dan Sila Ketuahanan yang berkebudayaan. KeTuhanan yang berkebudayaan. Mufakat atau demokrasi 4. memberi usulan rumusan dasar negara adalah sebagai berikut : 1. d. Kerakyatan yang dipimpin permusyawaratan perwakilan oleh hikmah kebijaksanaan dalam 5. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya. Kemudian Tri Sila tersebut dapat diperas lagi menjadi Eka Sila. Ketuhanan. Catatan : Konsep dasar negara yang diajukan oleh Ir. Kesejahteraan Sosial 5.2. yaitu : Sila Kebangsaan dan Sila Internasionalisme diperas menjadi Socio Nationalisme. 2. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Catatan : Paniti kecil mempunyai tugas untuk menggolong-golongkan dan memeriksa catatan-catatan tertulis selama sidang. Soekarno tersebut.

Kerakyatan yang dipimpin permusyawaratan /perwakilan oleh hikmah kebijaksanaan dalam 5.A. Panitia Kecil inilah yang sering disebut sebagai panita 9 (sembilan) yang pada akhirnya menghasilkan Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Abikusno Tjokrosujoso. Selanjutnya. Agus Salim. Persatuan Indonesia 4. Keadilan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia Rumusan inilah yang kemudian dijadikan dasar negara. Subardjo. Muhammad Yamin. termasuk oleh MPR hasil pemilu. Mohammad Hatta. Hadikoesoemo. Jika merubah dasar negara Pancasila sama dengan membubarkan negara hasil proklamasi (Tap MPRS No.Ketua : Ir. Maramis. A. 3) Mr. 4) M. Kedudukan Pancasila Bagi Bangsa Indonesia. Otto Iskandar Dinata. 5) R. . A.A. Mohammad Hatta. 6) Drs. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. 2) Mr.H. Soekarno Anggota : 1) K. Muhammad Yamin. Maramis. Mr. Wachid Hasjim. K. A. e. Bagoes H. 7) K. dalam sidang PPKI memberi rumusan Pancasila sebagai berikut : 1. hingga sekarang bahkan hingga akhir perjalanan Bangsa Indonesia. Rumusan Akhir Pancasila yang di tetapkan tanggal 18 Agustus 1945. Mr. dalam sidang yang dihadiri oleh 38 orang tersebut telah membentuk lagi satu Panitia Kecil yang anggota-anggotanya terdiri dari : Drs. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 3. Bangsa Indonesia bertekad bahwa Pancasila sebagai dasar negara tidak dapat dirubah oleh siapapun. Kiai Abdul Kahar Moezakkir. Soetardjo Kartohadikoesoemo. XX/MPRS/1966).A Wachid Hasjim.A.H. dan H. Ir. Soekarno. Mr.

2) Ketetapan MPR No. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara bersifat tetap. kemanusia yang adil dan beradab. a... kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan . maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada. diantaranya menyebutkan : Sumber Hukum dasar nasional yang tertulis dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dasar Hukum Pancasila Sebagai Dasar Negara Pengertian pancasila sebagai dasar negara. Mengubah Pancasila berarti membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. dan tidak dapat diubah oleh siapapun. kemanusia yang adil dan beradab.. Pancasila sebagai kaidah negara yang fundamental berarti bahwa hukum dasar tertulis (UUD). pada pasal 1 menyebutkan bahwa “Pancasila sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah dasar negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan bernegara”. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Kesepakatan tersebut. Pancasila dipergunakan sebagai dasar untuk mengatur pemerintahan dan mengatur penyelenggaraan negara. Konsep-konsep Pancasila tentang kehidupan bernegara yang disebut cita hukum (staatsidee).. Pancasila sering disebut sebagai dasar falsafah negara (dasar filsafat negara) dan ideologi negara. hukum tidak tertulis (konvensi). persatuan Indonesia. termasuk oleh MPR-DPR hasil pemilihan umum. Di dalam Pembukaan UUD 1945 tersebut meskipun tidak tercantum kata Pancasila. tercantum pula dalam berbagai Ketetapan MPR-RI diantaranya sebagai berikut : 1) Ketetapan MPR – RI No. yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. sesuai dengan bunyi Pembukaan UUD 1945 pada alinea keempat ”…. kuat. Ketuhanan Yang Maha Esa. namun bangsa Indonesia sudah bersepakat bahwa lima prinsip yang menjadi dasar Negara Republik Indonesia disebut Pancasila.XVIII/MPR/1998. III/MPR/2000. merupakan cita hukum yang harus dilaksanakan secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia.. dan semua hukum atau peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam negara Republik Indonesia harus bersumber dan berada dibawah pokok kaidah negara yang fundamental tersebut. persatuan Indonesia. Pancasila juga mempunyai fungsi dan kedudukan sebagai pokok atau kaidah negara yang mendasar (fundamental norma).

Namun sebaiknya perlu diyakini terlebih dahulu bahwa Pancasila memenuhi syarat sebagai dasar negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan beragam suku. 1) Pancasila memiliki potensi menampung keadaan pluralistik masyarakat Indonesia yang beraneka ragam suku. Hal ini ditunjukkan dengan Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. 2) 3) 4) Pancasila memberikan jaminan berlangsungnya demokrasi dan hak-hak asasi manusia sesuai dengan budaya bangsa. agama. prinsip dan nilai yang terkandung di dalamnya agar dapat dengan tepat mengimplementasikannya. dengan menjunjung tinggi dan menghargai manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan secara berkeadilan yang disesuaikan dengan kemampuan dan hasil usahanya. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. yang terdiri atas ribuan pulau sesuai dengan Sila Persatuan Indonesia. . agama. 5) Pancasila menjamin terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera sesuai dengan Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat sebagai acuan dalam mencapai tujuan tersebut. Pancasila memiliki potensi menjamin keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Pancasila memberikan jaminan terealisasinya kehidupan yang pluralistik. ras dan antar golongan yang ada. b. Pancasila Memenuhi Syarat Sebagai Dasar Negara Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada Sila Ketuhanan Yang Maha Esa.dalam permusyawaratan/perwakilan. ras dan antar golongan. Pancasila memenuhi syarat sebagai dasar negara bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan alasan sebagai berikut. Hal ini. dasar negara Pancasila perlu difahami konsep. selaras dengan Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Kemudian pada Sila Persatuan Indonesia. mampu mengikat keanekaragaman dalam satu kesatuan bangsa dengan tetap menghormati sifat masing-masing sepert apa adanya. menjamin kebebasan untuk beribadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing.

Adapun asal mula krya adalah PPKI sebagai pembentuk Negara dan atas dasar pembentuk Negara tang mengesahkan Pncasila menjadi dasar Negara yang sah. Moh Hatta serta anggota BPUPKI lainya merumuskan dan membahas pancasila terutama hubungan bentuk. Adapun pengrtian asal mula tersebut adalah sebagai berikut : Asal Mula Langsung Pengertian asal mula secara ilmiah filsafati di bedakan menjadi empat yaitu: causa materialis. causa formalis. causa efficient. niali kemanusiaan.rumusan dan nama Pancasila. Soekarno bersama-sam denagn Drs. nilai . Asal mula karya (causa efficient) Asala mula karya yaitu asal mula yang menjadikan Pancasila dari calon dasar Negara menjadi dasar negarayang satu. maka asal mula bentuk Pancasila adalah .PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA LATAR BELAKANG proses terjadinya pancasila dapat di badakan menjadi dua yaitu: asala mula yang langsung dan asal mula yang tidak langsung. Panitia Sembilan. Asal mula bentuk (causa formalis) Hal ini di maksudkan bagaimana asal mula bentu atau bagaimana bentuk Pancasila itu di rumuskan sebagaimana termuat dalam Pembukaan UUD 1945. kebudayaan serta nilai-nilai religius yang terdapat dalam kehidupan sehari hari bangsa Indonesia. setelah melakukan pembahasan baik yang di lakuakan oleh BPUPKU . Nilai-nilainya yaitu nilai keuhanan. adapt-istiadat. Asal mula tidak langsung Asal mula tidak langsung pancasila bila dirinci adalah sebagai berikut: unsur unsure Pancasila tersebut sebelum secara langsung dirumuskan menjadi dasar filsafat Negara. Adapun rincian asal mual langsung Pancasila menurut Notonegora adalah sebagai berikut : Asal mula bahan (causa materialis) Asal bahan Pancasila adalah bangsa Indonesia itu sendiri karena Pancasila di gali dari nilai-nilai.

mengubahnya dan mencabutnya“. A.. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman dalam memecahkan problema kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia.persatuan. ARTI IDEOLOGI TERBUKA Ideologi terbuka ialah bahwa nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar. Kenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakat yang berkembang secara cepat. FAKTOR PENDORONG KETERBUKAAN IDEOLOGI PANCASILA Faktor yang mendorong pemikiran mengenai keterbukaan ideologi Pancasila adalah sebagai berikut : a. yang berupa nilai-nilai adapt istiadat. niali kerakyatan. Dengan demikian dapat disimpulakan bahwa asal mula tidak langsung Pancasila pada hakikatnya bangsa Indonesia sendiri. lebih baik hukum dasar yang tertulis itu hanya memuat aturan-aturan pokok. “. yang menyatakan. Nilai-nilai tersebut terkandung dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk Negara. Sumber semangat ideologi terbuka itu sebenarnya terdapat dalam Penjelasan Umum UUD 1945. sedangkan aturan-aturan yang menyelenggarakan aturan pokok itu diserahkan kepada undang-undang yang lebih mudah cara membuatnya. . moral dan budaya masyarakatnya sendiri. Berdasarkan uraian di atas . melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani.dapat membeikan gambaran pada kita bahwa pancasila itu pada hakikatnya adalah sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang jauh sebelum bangsa Indonesia membentuk Negara. terutama bagi negara baru dan negara muda. atau dengan kata lain bangsa Indonesia sebagai “Kausa materialis” atau sebagai asal mula tidak langsung nilai-nilai Pancasila. Ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman dan adanya dinamika secara internal.. niali keadilan telah ada dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia sebelum membentuk Negara. B. nilai kebudayaan serta nilai religius.

Karena itu adalah pilihan dan hasil konsensus bangsa yang disebut kaidah pokok dasar negara yang fundamental (Staatsfundamentealnorm).b. Kenyataan menunjukkan. Larangan terhadap pandangan ekstrim yang mengelisahkan kehidupan masyarakat. keterbukaan ideologi Pancasila ada batas-batasnya yang tidak boleh dilanggar. c. yaitu sebagai berikut : Stabilitas nasional yang dinamis. C. Kita mengenal ada tiga tingkat nilai. Mencegah berkembangnya paham liberal. Perwujudan atau pelaksanaan nilai-nilai instrumental dan nilai-nilai praktis harus tetap mengandung jiwa dan semangat yang sama dengan nilai dasarnya. Pengalaman sejarah politik kita di masa lampau. Tekad untuk memperkokoh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif dan dinamis dalam rangka mencapai tujuan nasional. leninisme dan komunisme.norma dasar Pancasila yang terkandung dan tercermin dalam Pembukaan UUD 1945. Keterbukaan ideologi Pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual dalam dunia modern. . BATAS-BATAS KETERBUKAAN IDEOLOGI PANCASILA Sungguhpun demikian. d. yaitu nilai dasar yang tidak berubah. nilai instrumental sebagai sarana mewujudkan nilai dasar yang dapat berubah sesuai keadaan dan nilai praktis berupa pelaksanaan secara nyata yang sesungguhnya. Nilai-nilai Pancasila dijabarkan dalam norma . bahwa bangkrutnya ideologi yang tertutup dan beku dikarenakan cenderung meredupkan perkembangan dirinya. Penciptaan norma yang baru harus melalui konsensus. Larangan terhadap ideologi marxisme. Nilai atau norma dasar yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 ini tidak boleh berubah atau diubah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->