P. 1
Anatomi sistem pencernaan

Anatomi sistem pencernaan

|Views: 184|Likes:
Published by Mohamad Judha

More info:

Published by: Mohamad Judha on Feb 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/30/2014

pdf

text

original

Oleh : Mohamad Judha, AMK.,S.Kep.,Ners.,M.

Kep

Kelenjar ludah Parotis Submandibularis (bawah rahang) Sublingualis (bawah lidah) Rongga mulut Tekak / Faring Lidah Kerongkongan / Esofagus Pankreas Lambung Saluran pankreas Hati Kantung empedu Usus dua belas jari (duodenum) Saluran empedu Usus tebal / Kolon Kolon datar (tranverse) Kolon naik (ascending) Kolon turun (descending) Usus penyerapan (ileum) Sekum Umbai cacing Poros usus / Rektum Anus

Š

Anak :
ƒ

8 gigi seri ƒ 4 gigi taring ƒ 8 geraham

Š

Dewasa :
ƒ

8 gigi seri ƒ 4 gigi taring ƒ 12 geraham depan (pre molar) ƒ 8 geraham belakang (molar

‡

Bagian-bagian yang terdapat dalam mulut:
Gigi (dens) ± Lidah (lingua) adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. Berfungsi untuk:
±

‡ sebagai indera pengecap/perasa ‡ mengaduk makanan di dalam rongga mulut ‡ membantu proses penelanan ‡ membantu membersihkan mulut ‡ membantu bersuara/berbicara

Š

Kelenjar liur atau kelenjar ludah adalah kelenjar yang berfungsi untuk memproduksi air ludah. Kelenjar ini terdapat di bawah lidah. Produksi air ludah dapat terganggu apabila terjadi dehidrasi , panas dalam atau disebabkan oleh suatu penyakit

‡ ‡

‡

‡

Adapun kandungannya adalah: Elektrolit: (2-21 mmol/L natrium, 1036 mmol/L kalium, 1,2-2,8 mmol/L kalsium, 0,08-0,5 mmol/L magnesium, 5-40 mmol/L klorida, 2-13 mmol/L bikarbonat, 1,4-39 mmol/L fosfat) Mukosa, yang terutama mengandung mukopolisakarida dan glikoprotein; Senyawaan antibakteri (tiosianat, hidrogen peroksida, dan immunoglobulin A)

‡

Beberapa macam enzim, di antaranya alfa-amilase , lisozim , dan lingual lipase .
‡

‡ ‡

‡ ‡ ‡ ‡
‡

Amilase dan lipase berturut-turut memulai pencernaan pati dan lemak sebelum makanan ditelan. Enzim-enzim tersebut bekerja optimal pada pH 7,4. Lingual lipase memiliki pH optimum ~4,0, sehingga tak akan aktif jika belum memasuki lingkungan asam. Lisozim berperan dalam lisis bakteri. Air liur manusia juga mengandung fosfatase asam ludah, N-asetilmuramil-Lalanin amidase , NAD(P)H dehidrogenase-quinone , laktoperoksidase ludah superoksida dismutase glutation transferase , dehidrogenase aldehid glukosa-6-fosfat isomerase Adanya produk-produk ini kadang mengakibatkan air liur berbau tidak sedap.

Manusia mengeluarkan sekitar 700 ml air liur setiap harinya.

Š

Š

Š

Lambung atau ventrikulus berupa suatu kantong yang terletak di bawah sekat rongga badan. Lambung dapat dibagi menjadi tiga daerah, yaitu daerah kardia, fundus dan pilorus. Kardia adalah bagian atas, daerah pintu masuk makanan dari kerongkongan . Fundus adalah bagian tengah, bentuknya membulat Pilorus adalah bagianbawah, daerah yang berhubungan dengan usus 12 jari (duodenum).  

Di dalam lambung, makanan dicerna secara kmiawi. Dinding lambung tersusun dari tiga lapisan otot, yakni otot melingkar, memanjang dan menyerong. Kontraksi dan ketiga macam lapisan otot tersebut mengakibatkan gerak peristaltik (gerak menggelombang). Gerak peristaltik menyebabkan makanan di dalam lambung diaduk-aduk. Di dalam lambung, makanan dicerna secara kmiawi. Dinding lambung tersusun dari tiga lapisan otot, yakni otot melingkar, memanjang dan menyerong. Kontraksi dan ketiga macam lapisan otot tersebut mengakibatkan gerak peristaltik (gerak menggelombang

Š

Aroma, bentuk, warna, dan selera terhadap makanan secara refleks akan menimbulkan sekresi getah lambung. Getah lambung mengandung asam lambung (HCI), pepsin, musin, dan renin.

Š

Asam lambung berperan sebagai pembunuh mikroorganisme dan mengaktifkan enzim pepsinogen menjadi pepsin.
ƒ

Pepsin merupakan enzim yang dapat mengubah protein menjadi molekul yang lebih kecil. ƒ Musin merupakan mukosa protein yang melicinkan makanan. ƒ Renin merupakan enzim khusus yang hanya terdapat pada mamalia, berperan sebagai kaseinogen menjadi kasein.

ƒ

Kasein digumpalkan oleh Ca²+ dari susu sehingga dapat dicerna oleh pepsin. Tanpa adanya renin usus yang berwujud cair akan lewat begitu saja di dalam lambuing dan usus tanpa sempat dicerna.

Š

Kerja enzim dan pelumatan oleh otot lambung mengubah makanan menjadi lembut seperti bubur, disebut chyme (kim) atau bubur makanan. Otot lambung bagian pilorus mengatur pengeluaran kim sedikit demi sedikit dalam duodenum

Š

Š

Caranya, otot pilorus yang mengarah ke lambung akan relaksasi (mengendur) jika tersentuh kim yang bersifat asam.Sebaliknya, oto pilorus yang mengarah ke duodenum akan berkontraksi (mengerut) jika tersentu kim. Jadi, misalnya kim yang bersifat asam tiba di pilorus depan, maka pilorus akan membuka, sehingga makanan lewat. Oleh karena makanan asam mengenai pilorus belakang, pilorus menutup. Makanan tersebut dicerna sehingga keasamanya menurun. Makanan yang bersifat basa di belakang pilorus akan merangsang pilorus untuk membuka.

Š

Š

Š

Š

Di dalam usus dua belas jari, dihasilkan enzim dari dinding usus. Enzim tersebut diperlukan untuk mencerna makanan secara kimiawi: Enterokinase, untuk mengaktifkan tripsinogen yang dihasilkan pankreas; Erepsin atau dipeptidase, untuk mengubah dipeptida atau pepton menjadi asam amino; Laktase, mengubah laktosa menjadi glukosa;

Š

Š

Š

Š

Š

Maltase, berfungsi mengubah maltosa menjadi glukosa; Disakarase, mengubah disakarida menjadi monosakarida; Peptidase, mengubah polipeptida menjadi asam amino; Lipase, mengubah trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak; Sukrase, mengubah sukrosa menjadi fruktosa dan glukosa.

Š

Usus halus atau usus kecil adalah bagian dari saluran pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. Usus halus terdiri dari tiga bagian yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum). Pada usus dua belas jari terdapat dua muara saluran yaitu dari pankreas dan kantung empedu.

Š

Di dalam usus penyerapan (iluem) terdapat banyak lipatan atau lekukan yang disebut jonjot-jonjot usus (vili). Vili berfungsi memperluas permukaan penerapan, sehingga makanan dapat terserap sempurna.

Š Š Š Š

Sekresi cairan Usus Menerima Empedu dan getah pancresa Pencernaan makanan Absorbsi air, garam dan vitamin

Š

Š

Usus dua belas jari atau duodenum adalah bagian dari usus halus yang terletak setelah lambung dan menghubungkannya ke usus kosong (jejunum) Usus kosong atau jejunum (terkadang sering ditulis yeyunum) adalah bagian kedua dari usus halus, di antara usus dua belas jari (duodenum) dan usus penyerapan (ileum).

Š

Pada manusia dewasa, panjang seluruh usus halus antara 2-8 meter, 1-2 meter adalah bagian usus kosong. Usus kosong dan usus penyerapan digantungkan dalam tubuh dengan mesentrium   

kolon dalam anatomi adalah bagian usus antara usus buntu dan rektum. Fungsi utama organ ini adalah menyerap air dari feses. Terdiri dari kolon menanjak (ascending), kolon melintang (transverse), kolon menurun (descending), kolon sigmoid, dan rektum. Bagian kolon dari usus buntu hingga pertengahan kolon melintang sering disebut dengan "kolon kanan", sedangkan bagian sisanya sering disebut dengan "kolon kiri".

Konstipasi atau sering disebut sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang manusia (atau mungkin juga pada hewan) mengalami pengerasan feses atau tinja yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. Konstipasi yang cukup hebat disebut juga dengan obstipasi.

Terima kasih

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->