You are on page 1of 14

BAB I PENDAHULUAN 1.

Latar Belakang Masalah Cincin merupakan salah satu jenis perhiasan yang sering digunakan oleh manusia. Cinin mempunyai warna yang sangat mengkilap,hal itu disebabkan karena cincin mempunyai lapisan emas yang cukup tebal.Namun lama kelamaan lapisan tersebut bisa terkikis dan habis, sehingga warnanya tidak seindah pada saat dibeli lagi. Secara ekonomi, sangat besar biaya yang harus dikeluarkan untuk menganti dengan cinicn yang baru. Tatapi kita tidak harus mengganticincin tersebut dengan yang baru, kita bisa memanfaatkan salah satu proses elektrokimia, yaitu pelaisan logam dengan logam lain atau penyepuhan. Elektroplating atau lapis listrik atau penyepuhan merupakan salah satu proses pelapisan bahan padat dengan lapisan logam menggunakan arus listrik melalui suatu larutan elektrolit (Http://www.id.wikipedia.org/wiki/Elektroplating). Larutan yang digunakan harus sesuai dengan bahan yang digunakan untuk menyepuh yang dipasang sebagai anoda. Jika akan menyepuh benda dengan krom, maka anoda yang digunakan adalah krom dan larutan elektrolit adalah asam khromat (H2CrO4). Nah, jika elektroplating perak, tentu perak sebagai anoda dan larutannya asalah perak nitrat.Sedangkan jika ingin menyepuh emas maka larutan yang digunakan adalah larutan emas (AuCl3). Mari kita ingat kembali apa yang pernah diajarkan guru kita mengenai itu. Sebuah wadah diisi cairan elektrolit (misal Asam sulfat, H2SO4), lalu dua buah logam masing-masing yang ingin di lapis (misalnya paku) dan satu lagi logam pelapis (misalnya lempeng tembaga). Lalu masing-masing logam di ”jepit” dengan seutas kabel yang masing-masing di hubungkan dengan sumber listrik searah (batery atau aki). Jadi proses penyepuhan adalah proses elektrolisis, yaitu proses perubahan Energi listrik menjadi Energi kimia. Proses ini melibatkan Elektroda (logam-logam yang dihubungkan dengan sumber listrik) dan Elektrolit (cairan tempat logam-logam tadi dicelupkan) Penyepuhan berguna untuk melapisi logam untuk perhiasan, atau juga untuk pencegahan karat/korosi, seperti pada pipa atau besi, yang dilapisi oleh
1

dimana pada sumber listrik itu terjadi proses perubahan dari energi kimia menjadi energi Listrik. Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang tersebut dapat ditarik beberapa rumusan masalah sebagai berikut: 1. Manfaat Penulisan 1.campuran besi (Fe) dan Seng (Zn). yang disebut proses galvanisasi. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2 . 2. 2. Reaksi apa yang terjadi pada penyepuhan tersebut? 3. Bagi Penulis Untuk menyelesaikan tugas dari guru kimia. Bagaimana langkah-langkah yang dilakukan pada proses penyepuhan? 2. 2. Untuk mengetahui tahap-tahap dalam melakukan proses penyepuhan. Tujuan Penulisan 1. Untuk mengeetahui reaksi-reaksi yang terjadi pada proses penyepuhan. 4. sebenarnya proses Elektrolisis ini adalah kebalikan dari proses yang terjadi pada baterei atau aki. Bagi Masyarakat Umum Sebagai pengetahuan umum dalam melakukan proses penyepuhan. sehingga pembaca dapat melakukan proses penyepuhan dengan baik. Kalau kamu amati.

AuCl3 dalam larutan pecah menjadi: AuCl3 → Au3+ + 3CI2. Jika akan menyepuh benda dengan krom. yaitu reaksi peruraian ion-ion dalam larutan. Ion-ion positif akan bergerak ke katoda dan ion-ion negatif akan bergerak menuju anoda sehingga terjadi pelapisan pada substrat. Berarti AuCl3termasuk larutan elektrolit. Dalam larutan.Penyepuhan(elektroplanting) dimaksudkan untuk melindungi logam terhadap korosi ataupun untuk memperbaiki penampilan. garam.2. Prinsip dasar elektroplating adalah penempatan ion-ion logam pelapis diatas substrat yang akan dilapisi melalui metode elektrolisis yakni menguraikan senyawa kimia dalam larutan elektrolit dengan mengalirkan arus searah. dan basa. AuCl3 termasuk garam. misalnya suatu logam yang disepuh dengan nikel (Ni). krom (Cr). asam.2 Jenis-jenis Penyepuhan 3 . Arus listrik yang mengalir dalam larutan menyebabkan terjadinya reaksi kimia. atau basa akan pecah menjadi ion-ion positif dan negatif. Pengertian Penyepuhan Penyepuhan merupakan suatu proses pelapisan permukaan logam dengan logam lain. garam. Anoda merupakan elektroda yang menghasilkan elektron sedangkan katoda adalah elektroda yang menerima elektron yang merupakan tempat pengendapan saat proses elektroplating.1. Larutan yang digunakan harus sesuai dengan bahan yang digunakan untuk menyepuh yang dipasang sebagai anoda. maka anoda yang digunakan adalah krom dan larutan elektrolit adalah asam khromat (H2CrO4). Nah. Sedangkan jika ingin menyepuh emas maka larutan yang digunakan adalah larutan emas (AuCl3). Yang termasuk elektrolit adalah asam. perak (Ag). sehinga dinamakan garam emas. emas (Au). jika elektroplating perak. tentu perak sebagai anoda dan larutannya asalah perak nitrat. atau tembaga (Cu).

yakni: Anoda dengan bahan penyepuh dan anoda dari platina (Pt) (bahan Inert). Skema penyepuhan dengan anode Ag+ 2) Anoda dari Platina (Pt) (Bahan Inert) 4 . Dengan demikian maka potensial perak lebih tinggi g daripada potensial cincin. lempeng perak melepaskan ion perak habis larut dalam larutan. amati warna cincin. 1) Anoda dengan bahan penyepuh (Ag) Antara lempeng perak dan cincin diberi beda potensial dengan cara dihubungkan dengan batere. sedangkan cincin dihubungkan dengan kutub negatif batere Mundilarto dan Edi Istiyono. Proses ini berlangsung terus menerus sampai lempeng Ag AgNO 3 Gambar 1. Sementara itu. ion A +yang g telah netral dan melekat di cincin. Langkah-langkah elektroplating: (1) masukan larutan perak nitrat ke dalam bejana (2) masukkan lempeng perak dan cincin ke dalam larutan pada sisi yang bersebarangan (3) Hubungkan lempeng perak dengan kutub positif batere (4) Hubungkan benda yang akan disepuh (cincin) dengan kutub negatif batere. Lempeng perak dihubungkan dengan kutub posiitif batere. Jika cincin sudah seperti perak arus listrik dapat diputus. (5) Setelah beberapa menit.Ditinjau dari anoda yang digunakan maka ada dua jenis elektroplating. sehingga menjadi netral dan menempel pada cincin. Akibatnya ion-ion positif ( A + ) akan bergerak menuju cincin (potensial rendah). 2007). Setelah sampai pada cincin A +menggantikan g A +menerima g sebuah elektron. sedangkan ion-ion negatif ( NO 3 − ) bergerak menuju lempeng perak (potensial tinggi).

amati warna cincin. Prinsip dasar pembuatan lapisan tipis adalah menempatkan ion. waktu pelapisan dan suhu larutan. tegangan.Metode elektroplating dapat dilakukan dengan menggunakan dua buah elektroda yaitu anoda dan katoda. Sebagai anoda digunakan platina karena bersifat inert sedangkan katodanya merupakan substrat yang dipakai untuk membuat lapisan tipis. Susunan atom yang menempel pada substrat dipengaruhi oleh sifat alami substrat dan temperatur selama proses deposisi. PH larutan elektrolit. Jika cincin sudah seperti perak arus listrik dapat diputus. pengadukan. kandungan larutan elektrolit. larutan elektrolit dan sumber arus. Skema penyepuhan dengan anode inert BAB III 5 .ion positif bahan pelapis ditambah dengan elektron yang berasal dari larutan elektrolit logam yang dilapisi. Hasil pelapisan dengan metode elektrodeposisi dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya: arus. Langkah-langkah elektroplating: (1) masukan larutan perak nitrat ke dalam bejana (2) masukkan platina dan cincin ke dalam larutan pada sisi yang bersebarangan (3) Hubungkan platina dengan kutub positif batere (4) Hubungkan benda yang akan disepuh (cincin) dengan kutub negatif batere. (5) Setelah beberapa menit. Pt AgNO 3 Gambar 2.

30 Desember 2011. 29 Desember 2011.2 Alat dan Bahan Adapun alat dan bahan yang kami gunakan pada saat observasi yaitu: 1. 3.1.30 Desember 2011) melakukan observasi yang telah direncanakan.1 Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan melalui 2 tahap.3 Langkah kerja 1. yaitu pelaksanaan penelitian yang dilakukan pada hari/tanggal Jumat.1 Waktu dan Tempat Penelitian 3.2 Tempat Penelitian Tahap pelaksanaan penelitian dilakukan di kios tukang sepuh bapak Zainal Abidin di Pasar Seririt dan tahap penyusunan laporan dilakukan di salah satu rumah anggota kelompok di Desa Bengkel. Pulpen 4. Membuat janji dengan anggota kelompok pada hari Kamis. Kamera 2. Mengobservasi dan mendokumentasikan proses penyepuhan emas. 2. Buku tulis 3.1. 3. Uang secukupnya 3. Pada hari yang ditentukan (Jumat. Dan penyusunan laporan penelitian dari tanggal 31 Desember 2011 dan tanggal 01 Januari 2012. 3.METODE PENELITIAN 3. BAB IV 6 .

7 . Larutan emas (AuCl3) 6. 3. Menyiapkan emas yang akan disepuh Merebus perhiasan emas yang akan disepuh dengan air potassium sampai mendidih.1. Setelah selesai. 4. 4. Buah Lerak (Sapindus mukorossi) 6. besi kecuali baja stainless steel) 2.2 Bahan 1. Logam emas murni 3. proses penyepuhan emas memerlukan alat dan bahan sebagai berikut. Tujuannya untuk menghilangkan lemak-lemak pengotor pada perhiasan emas. 2.1. Air bersih Adapun proses yang dilakukan untuk menyepuh emas adalah sebagai berikut. 1. Larutan tembaga sulfat (CuSO4) 5. 2. Larutan kalium sianida / Potassium (KCN) 4. 3. menyikat perhiasan dalam air rendaman buah rerek. 4.5V 2 buah kabel Sangling (asahan dari baja) Kertas amplas 5. Dimana buah rerek berfungsi sebagai pembersih alami. perak. 5 buah baterai ABC D 1. Setelah mendidih.1 Alat 1. merebus air campuran serbuk emas dan potassium kemudian kutub katoda (kutub negative pada baterai) melilitkan perhiasan emas denan kawat yang ada pada katoda. Sikat kecil dan besar 4.1 Langkah-langkah dalam Proses Penyepuhan Emas Dari hasil observasi yang kami lakukan. Cincin dari logam lain (tembaga.HASIL DAN PEMBAHASAN 4.

Logam logam tersebut dicelupkan ke dalam larutan yang mengandung ion-ion logam penyepuh yaitu larutan emas potassium dimana kadar emasnya lebih tinggi. Setelah perhiasan menunjukkan warna berkilau (sudah terlapis emas). cincin emas diletakan pada katoda terbukti dengan dipasangnya cicin tersebut pada kabel yang dihubungkan dengan kutub negative baterai (katode pada elektolisis bermuatan negative). Sedangkan anodenya adalah emas murni yang dipasang pada kabel yang dihubungkan dengan kutub positif baterai (anode pada elektrolisis bermuatan negative). Setelah air emas mendidih. untuk memurnikan logam. hal ini bertujuan untuk mempertahankan lapisan emas pada perhiasan yang sudah disepuh agar awet. Sedangkan kutub anodanya yang berisi emas murni 24 karat (kutub positif pada baterai) direndam dalam air potassium 6. 9. dan metal yang digunakan sebagai penyepuh sebagai anoda. Setelah beberapa saat lempengan emas murni diangkat sedangkan perhiasan emas yang disepuh dibiarkan di dalam larutan lebih lama 8. Pada proses penyepuhan emas. segera memasukkan perhiasan yang akan disepuh dan lempengan emas murni kedalam air emas 7. Lalu mengeringkan perhiasan yang sudah disepuh dengan menggunakan api. Benda atau logam yang akan dilapisi dipasang sebagai katoda. 8 .2 Reaksi yang terjadi pada Proses Penyepuhan Emas Penyepuhan adalah proses elektolisis untuk melapisi permukaan suatu benda logam yang bertujuan untuk melindungi dari korosi.5. tujuannya adalah untuk melapisi emas sehingga diperoleh hasil yang lebih menarik. 4. mengeluarkan perhiasan tersebut. untuk memperoleh permukaan yang keras atau hasil yang menarik. Dalam pengamatan kami. untuk memisahkan logam guna analisis kuantitatif dan untuk memperoleh kembali suatu logam dari benda cetakannya.

sehingga jelas bahwa cincin yang diletakan di katode akan terlapisi emas penyepuh. menurut analisis kami hal inilah yang menyebabkan penyepuh (orangnya) tidak mencelupkan emas murni pada larutan terlalu lama. 9 .Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut : Emas (Anode) : Au(s) Au3+(aq) + 3e. Terlihat juga pada anode emas penyepuh yang berkadar lebih tinggi melepas electron yang nantinya bepindah ke katode dan terbentuklah lapisan emas yang melapisi cincin. Karena electron pada emas murni akan terus lepas dan berpindah ke katode.(Oksidasi) Au(s) (Reduksi) Cincin (Katode) : Au3+(aq) + 3e- Dalam reaksi tersebut terlihat bahwa di katoda terjadi reaksi reduksi dan terbentuk endapan emas.

5. Larutan elektrolit yang digunakan adalah larutan yang mengadung ion logam anode (seperti penyepuhan logam emas (Au) menggunakan larutan AuCl3. Karena masih merupakan study awal. 4. 10 . Untuk observasi berikutnya sebaiknya disiapkan pertanyaan dan teori yang akan diuji untuk membuktikan teori elektrolisis yang kita pelajari.BAB V PENUTUP 5. karena efeknya tidak langsung dirasakan.2 Saran-saran 1. Ion logam bergerak dari anode menuju katode.1 Kesimpulan 1. masih banyak kekurangan dalam laporan ini dan diperlukan masukan-masukan yang konstruktif dari temanteman dan bapak guru. Kepada pihak terkait agar meningkatkan kesadaran untuk mengurangi polusi lingkungan akibat limbah penyepuhan. dan pengeringan 2. Proses penyepuhan pada perhiasan emas terdiri atas pembersihan. Bahwa penyepuhan itu terjadi karena ion yang bertemu dengan elektron dari arus listrik DC sehingga mengendap pada katode. 2. pelapisan. 3. 3.

”KIMIA untuk kelas XII”.2007.html#ixzz1hg2IK38N Purba.com/2011/10/laporan-pengamatan-penyepuhan-emasgold.”BSE KIMIA untuk SMA dan MA Program Ilmu Alam”.Budi.dkk. 11 .Jakarta: Pusat Perbukuan.”BSE KIMIA untuk kelas XII”. Harnanto.Jakarta: Erlangga.2009.ari.2009.blogspot.Jakarta: Pusat Perbukuan.Daftar Pustaka http://cosmo-burn.Ruminten. Utami. michael.

1 : Observasi di lapangan Lampiran.2 alat dan bahan yang digunakan 12 .Lampiran.

Sangling Buah lerak 13 .

14 .