LAPORAN PRAKTIKUM

ORGANISASI SISTEM KOMPUTER TOP VIEW SIMULATOR DASAR

Di susun oleh : NIM Nama Kelas Kode : : : : M0509023 Diyah Ayu Listiyoningsih A / Semester 3 P2 – 9 Nop

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2010

TUGAS PRAKTIKUM TOP VIEW SIMULATOR
TopView Simulator merupakan RealTime Simulator untuk mikrokontroller keluarga MCS51 ( AT89C51,52, AT89C2051 dan masih banyak lagi ). Selain itu Simulator ini menyediakan banyak modul hardware yang bisa dipakai antara lain: LED Seven Segment ( multiplex atau tidak ) Kepad matrix dan saklar push button atau toggle NO/NC LCD I2C ( RTC dan EEPROM ) dan lain - lain Modul - modul tersebut bisa diseting sesuai dengan hardware yang kita buat , jadi sebelum program di download ke mikrokontroler kita bisa

mensimulasikannya dulu di komputer.

CARA MENGINSTAL TOP VIEW SIMULATOR 1. Apabila folder installer Top view simulator ini masih terpecah dalam beberapa folder, seperti dibawah ini :

2

Maka ubahlah semua folder yang masih dalam bentuk .rar ke dalam bentuk folder biasa. Dan letakkan semua file yang ada dalam bentuk satu folder, yaitu folder ASM51. Serta simpan folder tersebut di hardisk D:\ atau E:\ atau yang lainnya. Seperti dibawah ini :

Fol der di D:\

AS M51

2. Lakukan penginstalan top view simulator dengan mengeklik setup.exe yang sudah ada pada folder tersebut. Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :

3. Tekan Next, dan pilih directory tempat menyimpan file sistemnya. Untuk standard nya pada C:\Program file\

3

3. Buka program notepad / text editor dan ketik listing program, kemudian simpan dengan nama yang bereksistensi *.as m ( misalnya coba51.asm) lalu simpan dalam satu folder dengan program ASM51 tadi. Dibawah ini adalah listing program untuk menghidupkan led di port 1.

Mov p1, # 01h berfungsi untuk mengisi nilai register port 1 senilai 01 heksa, yaitu 00000001 biner ( dengan urutan P1.7 ,P1.6 ,P1.5, P1.4 ,P1.3 ,P1.2 ,P1.1 ,P1.0) dimana 0 menunjukkan LED hidup dan 1 menunjukkan LED mati. Jadi LED P1.0 mati, P1.1 hidup, P1.2 hidup, P1.3 hidup, P1.4 hidup, P1.5 hidup, P1.6 hidup, P1.7 hidup

4. Kemudian buka command prompt dan masuk di direktori tempat menyimpan folder ASM51 tadi, yaitu misalnya pada folder D:\ASM51

5. Langkah selanjutnya ketik ASM51 spasi nama file yang sudah berisi program assembler tadi, yaitu coba51.asm. Perhatikan pada tampilan hasilnya. Apabila tidak ada kesalahan, maka akan muncul ASSEMBLY COMPLETE, 0 ERROR FOUND. Yaitu seperti pada tampilan dibawah ini :

6

6. Selanjutnya buka program Top View Simulator dan pilih menu File  Load Program, tampilanny seperti gambar dibawah ini :

Dan kemudian pilihlah file hexa, yaitu file assembler yang sudah tercompile tadi.

7

7. Kemudian akan muncul bentang alamat memory seperti gambar ini :

Kemudian klik OK. 8. Pilih menu File  External Modules Setting  LED dan akan muncul form pengaturan module led seperti gambar :

Pilihlah port yang akan diaktifkan, misalnya port 1, maka ceklist masingmasing bit pada port 1. selanjutnya klik OK. 9. Langkah berikutnya pilih menu View  External Modules  LED dan akan muncul form :

8

Form ini merupakan Form Led Modules yang belum dijalankan 10. Selanjutnya pilih menu Run  Go untuk menjalankan program dan tampilan hasil eksekusinya yaitu :

Form ini merupakan hasil dari eksekusi program yang ada, dimana hanya Led 0 yang mati, sedangkan led yang lainnya hidup.

9

11. Apabila yang dinginkan adalah :
LED P1. 0 Ma ti 1 Hid up ti P1. 2 Ma P1. 3 Hid up ti P1. 4 Ma P1. 5 Hid up ti P1. 6 Ma P1. 7 Hid up P1.

Maka listing programnya yaitu :

Mov p1, # 55h berfungsi untuk mengisi nilai register port 1 senilai 55 heksa, yaitu 01010101 biner ( dengan urutan P1.7 ,P1.6 ,P1.5, P1.4 ,P1.3 ,P1.2 ,P1.1 ,P1.0), dimana 0 menunjukkan LED hidup dan 1 menunjukkan LED mati. Jadi lampu akan hidup secara berselang-seling ( P1.0 mati, P1.1 hidup, P1.2 mati, P1.3 hidup, P1.4 mati, P1.5 hidup, P1.6 mati, P1.7 hidup).

Sedangkan untuk langkah-langkah menjalankannya di Top View Simulator adalah sama seperti menjalankan program (menghidupkan LED selain LED P1.0) diatas tadi.

10

2. Kemudian buka command prompt dan masuk di direktori tempat menyimpan folder ASM51 tadi, yaitu misalnya pada folder D:\ASM51 3. Langkah selanjutnya ketik ASM51 spasi nama file yang sudah berisi program assembler tadi, yaitu tombol.asm. Perhatikan pada tampilan hasilnya. Apabila tidak ada kesalahan, maka akan muncul ASSEMBLY COMPLETE, 0 ERROR FOUND. Yaitu seperti pada tampilan dibawah ini :

4. Selanjutnya buka program Top View Simulator dan pilih menu File  Load Program, tampilanny seperti gambar dibawah ini :

Dan kemudian pilihlah file hexa, yaitu file assembler yang sudah tercompile tadi.

5. Kemudian akan muncul bentang alamat memory seperti gambar ini :

13

Kemudian klik OK. 6. Pilih menu File  External Modules Setting  LED, dan ceklist port yang digunakan untuk LED. Dibawah ini adalah Form Pengaturan Module LED:

7. Dan untuk konfigurasi Tombol, Tekan pilih menu File  External Modules Setting  Keyboard . Pilihlah port yang digunakan untuk tombol, yaitu port 3 (sesuai yang ada diprogramnya) dan Kotak Matrix KeyPad pilih  None, bila sudah sesuai, maka tekan tombol OK.

14

8. Untuk menampilkan LED, pilih menu VIEW  External Modules  LED, dan untuk menampilkan modul Tombol, pilih menu Vie w  External Modules  Keyboard. Sehingga tampilannya yaitu :

9. Kemudian pilih menu Run  Go. Dan mulailah melakukan percobaan dengan menekan tombol pada port 3, dimana pada port 3 ini akan menterjemahkan tampilan pada LED port 1. Tombol tekan ini dapat digunakan sebagai tombol SET dan RESET, Misalnya yaitu menghidupkan LED pada

15

P1.0 dengan menekan tombol P3.0 dan untuk memadamkan nyala LED P1.0 dengan menekan tombol P3.1.

Algoritmanya yaitu :

Sedangkan Tampilan dari pengunaan program dengan tombol ini yaitu :

LED P1.1 hidup ketika tombol P3.1 ditekan

KESIMPULAN

16

TopView Simulator merupakan RealTime Simulator untuk mikrokontroller keluarga MCS51 ( AT89C51,52, AT89C2051 dan masih banyak lagi ). Simulator ini menyediakan banyak modul hardware yang bisa dipakai antara lain: LED Seven Segment ( multiplex atau tidak ) Kepad matrix dan saklar push button atau toggle NO/NC LCD I2C ( RTC dan EEPROM ) dan lain - lain Modul - modul tersebut bisa diseting sesuai dengan hardware yang kita buat , jadi sebelum program di download ke mikrokontroler kita bisa

mensimulasikannya dulu di komputer. Sebelum menjalankan program di Top View Simulator, maka harus dicompile terlebih dahulu di command prompt, sehingga dapat diketahui kesalahnnya dan dapat di buat menjadi file bereksistensi *.HEX yang digunakan sebagai program yang diload oleh Top View Simulator. Dalam menjalankan sebuah program, kita harus meload progam bereksistensi #.HEX tersebut ( File  Load Program ) dan kemudian mengatur konfigurasi dari penggunaan LED , Keyboard atau yang lainnya, yang dibutuhkan dalam program yang diload tersebut, dengan car a memilih menu File  External Modules Setting  LED atau File  External Modules Setting  Keyboard, atau yang lainnya. Sedangkan untuk menampilkan LED adalah dengan memilih menu View  External Modules  LED. Untuk menjalankan program adalah dengan memilih menu Run  Go. Dalam pembuatan program ini dapat menggunakan bilangan hexsa ataupun biner.

LAPORAN PRAKTIKUM
ORGANISASI SISTEM KOMPUTER
TOP VIEW SIMULATOR SEVEN SEGMENT

17

Di susun oleh : NIM Nama Kelas Kode : : : : M0509023 Diyah Ayu Listiyoningsih A / Semester 3 P9 – 16 Nop

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2010

PENGAKSESAN SEVEN SEGMENT

18

Seven segment merupakan komponen elektronika yang dapat digunakan untuk karakter angka, didesain dari 7 led dan 1 dot point dengan ukuran bermacam- macam.

Dari gambar tersebut, tampak bahwa 7 pin tersebut digunakan untuk membentuk karakter angka dan harus dibuat tabel pengaksesan pin seven segment. Sebagai contoh seven segment dihubungkan dengan port 1 seperti gambar dibawah ini :

19

hasil dari pengaturan tadi. Sehingga tampak seperti pada tampilan dibawah ini :

Selanjutnya, lakukan penulisan listing program yang akan dieksekusi. Dibawah ini merupan beberapa listing program seven segment yang bisa dieksekusi oleh top view simulator :

1. Listing program untuk menampilkan angka 0 pada seven segment

Simpan program ini pada folder ASM51 kemudian compile program tersebut dengan menggunakan command prompt, sehinggan dapat diketahui eror atau tidaknya. Dan apabila compiler sukses tanpa eror, maka akan tampil hasil seperti ini :

22

Load file program yang berekstensi *.HEX (yang merupakan file hasil dari compiler ini) di top view simulator (File  Load Program),

Klik open.

23

2. Listing program untuk menampilkan angka 5 pada seven segment o Listing programnya yaitu :

o Compile program tersebut dengan command prompt dan lakukan tahaptahap seperti sebelumnya, dari meload program sampai menjalankannya (run). o Hasil tampilan dari program tersebut yaitu :

Program ini menampilkan angka 5 pada seven segmentnya. Dan LED yang hidup yaitu P1.1, P1.2, P1.4, P1.6, P1.7. dengan bilangan biner 00101001 (0 berarti hidup dan 1 berarti mati dan urutannya dari P1.7, P1.6, P1.5, P1.4, P1.3, P1.2,P1.1, P1.0).

25

3. Listing program untuk menampilkan angka 7 pada seven segment o Listing programnya yaitu :

o Lakukan perintah yang sama seperti program-program sebelumnya, o Dan hasil dari eksekusi program ini yaitu :

Hasil dari running program ini yaitu menampilkan angka 7 pada seven segmentnya. Dan LED yang hidup yaitu P1.3, P1.4, P1.7. dengan bilangan biner 01100111 (0 berarti hidup dan 1 berarti mati dan urutannya dari P1.7, P1.6, P1.5, P1.4, P1.3, P1.2,P1.1, P1.0).

26

4. Pengaksesan Seven Segment dengan Pengiriman Data secara Langsung o Listing program dari pengaksesan 7 segment dengan penerimaan data secara langsung yaitu :

Keterangan program : Program diatas merupakan program untuk menampilkan angka 0 , 1 , 2 , 3 , 4 , 5 , 6 , 7 secara bergantian dan dengan delay yang sedikit / cepat. Mov p1,#22h maksudnya adalah mengisi register port 1 (yang berupa LED dan seven segment) dengan 22 hexsa. Yang menunjukkan angka 1.

27

 0A4 hexsa = angka 2

 25 hexsa = angka 3

 71 hexsa = angka 4

30

 29 hexsa = angka 5

 28 hexsa = angka 6

 67 hexsa = angka 7

o Program tersebut menampilan angka 0 sampai 7 secara berurutan dan dengan delay yang sedikit / cepat. Jika ingin mengetahui jalannya program step by step maka pilih menu singlestep  single step  lalu pilih menu singlestep lagi dan pilih finish subroutine  singlestep lagi atau tekan

31

pada program sebelumnya. Hal ini karena intruksi penundaan sebagai berikut: tunda:mov r0,#20h  menunda dengan mengisi register r0 dengan 20h tunda1:mov r1,#0FFh  menunda dengan mematikan semua led (0ff hexsa) pada register r1 tunda2:mov r2,#0  memulai akan menjalankan program dengan menghidupkan semua led ( 0 haxsa) padaregister r2 djnz r2,$ djnz r1,tunda2 djnz r0,tunda1 ret  Sehingga dengan jelas. jalannya tampilan hasil eksekusi program ini dapat dilihat

o Flowchart dari program ini yaitu :

o Setelah program ini dicompile dan dirunning, maka hasil dari program ini akan menampilkan urutan angka dari 0 sampai 9 secara berurutan. Yaitu :  22 hexsa = angka 0

33

Keterangan : 22 hexsa = 00100010 biner (0 hidup , 1 mati), sehingga LED yang akan menyala adalah P1.7 , P1.6 , P1.4 , P1.3 , P1.2 , P1.0 dan sevent segment yang berhubungan dengan port 1 pada LED ini akan hidup sehingga akan menampilkan angka 0  77 hexsa = angka 1

Keterangan : 77 hexsa = 01110111biner (0 hidup , 1 mati), sehingga LED yang akan menyala adalah P1.7 , P1.3 dan sevent segment yang berhubungan dengan port 1 pada LED ini akan hidup sehingga akan menampilkan angka 1

34

 0A4 hexsa = angka 2

Keterangan : 0A4 hexsa = 10100100 biner (0 hidup , 1 mati), sehingga LED yang akan menyala adalah P1.6 , P1.4 , P1.3 , P1.1 , P1.0 dan sevent segment yang berhubungan dengan port 1 pada LED ini akan hidup sehingga akan menampilkan angka 2  25 hexsa = angka 3

Keterangan : 25 hexsa =00100101 biner (0 hidup , 1 mati) sehingga LED yang akan menyala adalah P1.7 , P1.6 , P1.4 , P1.3 , P1.1 dan sevent segment yang berhubungan dengan port 1 pada LED ini akan hidup sehingga akan menampilkan angka 3

35

 71 hexsa = angka 4

Keterangan : 71 hexsa =01110001 biner (0 hidup , 1 mati), sehingga LED yang akan menyala adalah P1.7 , P1.3 , P1.2 , P1.1 dan sevent segment yang berhubungan dengan port 1 pada LED ini akan hidup sehingga akan menampilkan angka 4  29 hexsa = angka 5

Keterangan : 29 hexsa =00101001 biner (0 hidup , 1 mati), sehingga LED yang akan menyala adalah P1.7 , P1.6 , P1.4 , P1.2 , P1.1 dan sevent segment yang berhubungan dengan port 1 pada LED ini akan hidup sehingga akan menampilkan angka 5

36

 28 hexsa = angka 6

Keterangan : 28 hexsa = 00101000 biner (0 hidup , 1 mati), sehingga LED yang akan menyala adalah P1.7 , P1.6 , P1.4 , P1.3 , P1.2 , P1.1 , P1.0 dan sevent segment yang berhubungan dengan port 1 pada LED ini akan hidup sehingga akan menampilkan angka 6  67 hexsa = angka 7

Keterangan : 67 hexsa = 01100111 biner (0 hidup , 1 mati), sehingga LED yang akan menyala adalah P1.7 , P1.4 , P1.3 dan sevent segment yang berhubungan dengan port 1 pada LED ini akan hidup sehingga akan menampilkan angka 7

37

acall tunda mov p1,#77h acall tunda mov p1,#62h acall tunda mov p1,#21h acall tunda mov p1,#29h acall tunda mov p1,#77h acall tunda mov p1,#70h acall tunda tunda: mov r0,#0FFh tunda1: mov r1,#00h tunda2: nop nop nop djnz r1,tunda2 djnz r2,tunda1 ret end Program ini nanti akan berjalan cepat ketika dieksekusi karena delay nya sedikit.

40

Atau kita bisa menggunakan pedoman seperti no 5 (yang menggunakan data pointer), yaitu :

Program ini memiliki delay yang tidak terlalu cepat sehingga tampilannya tidak cepat seperti program no 4 dan kita tinggal mengganti isi dari numerik yang ada diprogram tersebut sesuai dengan tampilan huruf / angka yang kita inginkan. Pada program ini misalnya nilai 34 hexsa merupakan bentuk dari bilangan biner 00110100 (0 berarti hidup dan 1 berarti mati). Setiap nilai bilangan biner ini terhubung pada LED (pada port 1)dengan urutan yaitu P1.7 , P1.6 , P1.5 , P1.4 , P1.3 , P1.2 , P1.1 , P1.0 . Dan port pada LED ini terkoneksi pada seven segment dengan urutan sesuai pada pengaturan LED sebelumnya, yaitu :  Digit segment a pada seven segment dihubungkan ke P1.4 pada LED  Digit segment b pada seven segment dihubungkan ke P1.3 pada LED  Digit segment c pada seven segment dihubungkan ke P1.7 pada LED  Digit segment d pada seven segment dihubungkan ke P1.6 pada LED  Digit segment e pada seven segment dihubungkan ke P1.0 pada LED  Digit segment f pada seven segment dihubungkan ke P1.2 pada LED  Digit segment g pada seven segment dihubungkan ke P1.1 pada LED  Digit segment dp / dot pada seven segment dihubungkan ke P1.5 pada

41

LED Jadi ketika suatu nilai heksa dieksekusi maka LED ada yang hidup dan ada yang mati dan akan tampil huruf / angka pada seven segment sesuai program yang telah dibuat. Arti dari nilai hexsa yang digunakan program ini untuk manampilkan nama Diyah Ayu Listiyoningsih ini yaitu : Bilangan Hexsa 34 h 77 h 31 h 60 h 70 h 60 h 31 h 32 h 0BA h 77 h 29 h 0B8 h 77 h 31 h 22 h 62 h 77 h 62 h 21 h 29 h 77 h 70 h Bilangan Biner 00110100 01110111 00110001 01100000 01110000 01100000 00110001 00110010 10111010 01110111 00101001 10111000 01110111 00110001 00100010 01100010 01110111 01100010 00100001 00101001 01110111 01110000 LED yang hidup P1.7 , P1.6 , P1.3 , P1.1 , P1.0 P1.7 , P1.3 P1.7 , P1.6 , P1.3 , P1.2 , P1.1 P1.7 , P1.4 , P1.3 , P1.2 , P1.1 , P1.0 P1.7 , P1.3 , P1.2 , P1.1 , P1.0 P1.7 , P1.4 , P1.3 , P1.2 , P1.1 , P1.0 P1.7 , P1.6 , P1.3 , P1.2 , P1.1 P1.7 , P1.6 , P1.3 , P1.2 , P1.0 P1.6 , P1.2 , P1.0 P1.7 , P1.3 P1.7 , P1.6 , P1.4 , P12 , P1.1 P1.6 , P1.2 , P1.1 , P1.0 P1.7 , P1.3 P1.7 , P1.6 , P1.3 , P1.2 , P1.1 P1.7 , P1.6 , P1.4 , P1.3 , P1.2 , P1.0 P1.7, P1.4 , P1.3 , P1.2 , P1.0 P1.7 , P1.3 P1.7 , P1.3 , P1.2 , P1.1 , P1.0 P1.7 , P1.6 , P1.4 , P1.3 , P1.2 , P1.1 P1.7 , P1.6 , P1.4 , P1.2 , P1.1 P1.7 , P1.3 P1.7 , P1.3 , P1.2 , P1.1 , P1.0 Tampilan d 1/I y A H A y U L 1 S/5 t 1/I y 0 n 1/I n g/9 S/5 1/I H

42

 Simpan program ini difolder yang sama dengan ASM51 lalu compile dan load program di top view simulator. Kemudian jalankan.  Hasil dari running program ini yaitu akan tampil urutan huruf yang membentuk nama dIyAH AyU LIStIyOnIngSIH, yaitu :

34 hexsa = huruf d

77 hexsa = huruf I

31 hexsa = huruf y

43

60 hexsa = huruf A

70 hexsa = huruf H

6O hexsa = huruf A

44

31 hexsa = huruf y

32 hexsa = huruf U

0BA hexsa = huruf L

45

77 hexsa = huruf I

29 hexsa = huruf S

0B8 hexsa = huruf t

46

77 hexsa = huruf I

31 hexsa = huruf y

22 hexsa = huruf 0

47

62 hexsa = huruf n

77 hexsa = huruf I

62 hexsa = huruf n

48

21 hexsa = huruf g

29 hexsa = huruf S

77 hexsa = huruf I

70 hexsa = huruf H

49

 Jadi program tersebut berhasil menampilkan huruf berurutan yang membentuk nama dIyAH AyU LIStIy0nIngSIH  Diyah Ayu Listiyoningsih

50

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful