You are on page 1of 2

Perangkap Lalat

Bapak Robert Pangabean robert.p@plasa.com

| Print |

Bagaimana cara membuat perangkap lalat supaya tidak mengganggu aktivitas ayam saat makan dan menjadi vektor penyakit di kandang?

Jawab : Untuk mengatasi lalat yang mengganggu aktivitas ayam saat makan dan ditakutkan menjadi vektor penyakit di kandang salah satunya dengan membuat perangkap. Perangkap lalat bisa dibuat dengan menggunakan botol air mineral 1,5 L. Caranya dengan memasang botol air mineral 600 ml (sudah dipotong bagian bawahnya) di kedua sisi samping botol. Bagian bawah botol 1,5 L diberi air sabun yang fungsinya untuk meningkatkan suhu dalam botol. Bagian mulut botol dimasukkan kawat yang ujungnya dibungkus dengan kapas yang sudah dicelupkan larutan yang aromanya disukai lalat sebagai pemikatnya atau dipasang materi yang disukai lalat (suwiran ikan bandeng mentah, dll). Bagian pangkal digunakan sebagai gantungan. Dengan cara tersebut, lalat akan masuk ke dalam botol untuk mencari aroma pemikat yang dipasang. Lalat yang sudah masuk akan kepanasan, sehingga hanya berputar-putar dalam botol. Harapannya lalat akan jatuh karena kelelahan dan kehabisan oksigen.

Selain itu ada perangkap yang dilakukan saat lalat tidur. Metode yang digunakan yaitu dengan menggantungkan benang berdiameter ± 0.1 cm (benang tukang atau benang sulam) sepanjang ± 30 – 40 cm secara vertikal di atap kandang.

Botol perangkap lalat (Sumber : www.kaskus.com)

Benang tersebut dicelupkan larutan yang bisa meracuni lalat, seperti diazinon. Saat memegang tali yang sudah dicelupkan larutan diazinon, disarankan menggunakan pelindung seperti sarung tangan dari plastik. Hal ini dikarenakan sifat diazinon yang beracun. Cara kerja metode ini berpatokan pada habit (tingkah laku) lalat yang suka tidur berkelompok pada tali atau benang yang menggantung vertikal.

Lebah Spalangia nigroaenea merupakan sejenis tawon (lebah penyengat) yang menjadi parasit bagi pupa lalat. • Metode kimia Tindakan yang dilakukan misalnya dengan menggunakan insektisida. menjaga lantai kandang selalu kering dan membuang feses atau mengolahnya menjadi kompos secara rajin atau mengeringkan feses dengan penaburan kapur serta memotong rumput yang tinggi disekitar kandang. sedangkan untuk sanitasi lingkungan dengan Formades dengan dosis 5 ml/1 liter air. Namun perlu dikombinasikan pula dengan metode kimia. namun seringkali efektivitasnya tidak optimal. Oleh karena itu. seperti cyromazine yang merupakan zat aktif untuk membunuh larva lalat. Spalangia nigroaenea saat bertelur pada pupa lalat (Sumber : www.Semua metode di atas merupakan metode mekanik yang berfungsi untuk mengurangi populasi lalat. • Kontrol manajemen Kontrol manajemen untuk mengatasi lalat diantaranya dengan menjaga kebersihan kandang dan gudang ransum dari ceceran ransum. sehingga mengurangi aktivitas lalat dewasa untuk hinggap dan bertelur di feses.ipm. Cyromazine bekerja mempengaruhi sistem syaraf saat stadium larva sehingga bentuk larva lalat tidak dapat berkembang menjadi bentuk pupa. Gnathoncus nanus) juga merupakan musuh lalat. yaitu di bagian puparium (selubung pupa) dan perkembangan dari telur tawon memangsa pupa lalat (pupa lalat mati). Aplikasinya dengan mencampurkan 100 gram Larvatox dengan 5 kg ransum secara bertahap. Pemakaian Larvatox dihentikan selama 4-8 minggu berikutnya dan digunakan kembali jika lalat terlihat mulai berkembang biak. tungau (Macrpchelis muscaedomesticae dan Fuscuropoda vegetans) dan kumbang (Carnicops pumilio. Penggunaan Larvatox selain mempengaruhi perkembangan larva lalat juga mempercepat feses kering. untuk mengatasi lalat dengan optimal tidak bisa hanya mengandalkan metode mekanik. Produk Medion yang mengandung cyromazine adalah Larvatox. Selain itu perlu dilakukan penyemprotan kandang denganAntisep 3 ml/1 liter air. • Metode biologi Penerapan yang dilakukan adalah dengan menggunakan parasit alami lalat seperti lebah. kemudian dicampur dengan 1 ton ransum sampai homogen dan diberikan selama 4-6 minggu berturut-turut. Mekanismenya ialah tawon dewasa bertelur pada pupa lalat. .edu) Selain tawon.illionis. biologi dan kontrol manajemen.