Nama : Trimans Yogiana NIM : 0902261 Pendidikan Ilmu Komputer B

Pasar Traditional & Pasar Modern Harga barang Barang-barang yang dijual di pasar tradisional dan pasar modern memiliki perbedaan harga yang cukup signifikan. Harga suatu barang di pasar tradisional bahkan bisa sepertiga dari harga barang yang sama yang dijual di supermarket, terutama untuk produk-produk segar seperti sayur-mayur serta bumbu-bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, merica, cabai merah, cabai rawit, dan lain sebagainya. Tawar menawar Berbelanja di pasar tradisional memungkinkan pembeli untuk menawar harga barang-barang hingga mencapai kesepakatan dengan pedagang. Jika cukup pintar menawar, Anda bisa mendapatkan barang dengan harga yang jauh lebih murah. Sedangkan di pasar modern, pembeli tidak mungkin melakukan tawar menawar karena semua barang telah dipatok dengan harga pas. Diskon Untuk urusan diskon, sejumlah supermarket memang sering memberikan berbagai penawaran yang menggiurkan. Akan tetapi, perlu diperhatikan apakah hal tersebut merupakan rayuan terselubung (gimmick) agar pembeli bersikap lebih konsumtif. Tak jarang, orang menjadi lapar mata ketika berbelanja di supermarket dan tergoda membeli barang-barang yang tidak mereka butuhkan. Kenyamanan berbelanja Untuk urusan kenyamanan, berbelanja di pasar modern memang jauh lebih nyaman ketimbang berbelanja di pasar tradisional. Berbagai supermarket memiliki area yang lebih luas, bersih, rapi, dan dilengkapi dengan pendingin ruangan. Sedangkan pasar tradisional menempati area yang lebih sempit, sumpek, sesak, dan tak jarang menguarkan bau kurang sedap. Kesegaran produk Untuk produk-produk segar seperti daging, ikan, sayur-mayur, telur, dan lain sebagainya, pasar tradisional biasanya menyajikan produk yang jauh lebih segar ketimbang supermarket, karena belum ditambahkan zat pengawet. Logikanya, pedagang di pasar tradisional memiliki dana yang cukup terbatas sehingga hanya mampu membeli pasokan barang dengan jumlah tidak terlalu banyak. Dengan demikian, produk-produk yang dijual pun lebih terjaga kesegarannya. http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/read/2009/07/30/1937/9/Pasar Tradisional-Vs-Pasar-Modern Saat ini banyak pasar modern atau swalayan yang buka 24 jam dan bahkan menyajikan makanan dan minuman siap saji seperti convenience store.

Tugas Kewirausahaan 1

Page 1

Di Amerika franchise tren dijalankan pada tahun 1990-an.elektrik dan gas.namun sesuai dengan perkembanganya pengertianya menjadi ³pemberian ijin´ pemakaian merk dagang.konsep franchise ini mulai diterapkan sejak 1863 oleh perusahaan mesin jahit singer di Amerika.5% ditengah pertumbuhan ekonomi nasional yang dibawah 3%. Dalam dunia bisnis istilah franchise atau waralaba adalah suatu pemberian lisensi oleh suatu pihak (perorangan maupun perusahaan )sebagai pemberi franchise kepada pihak lain sebagai penerima franchise untuk berusaha dengan menggunakan merk dagangnya dengan menggunakan keseluruhan sistim bisnisnya.lalu franchise dikenal sebagai format bisnis baru pada era 1950-an.di Indonesia franchise dikenal pada tahun 1950-an yaitu munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi.rumah sakit.lalu pada tahun1970-an franchise tidak sekedar penyalur tapi juga hak untuk memproduksi produknya. minimart dapat dikembangkan dengan format franchise.pada dasarnya semua bisnis bisa di franchisekan misalnya hotel.properti. Sejarah dan perkembangan franchise Asal mula franchise dimulai pada tahun 200 sebelum masehi ketika seorang pengusaha cina memperkenalkan konsep rangkaian toko untuk mendistribusikan produk makanan dengan merk tertentu. http://elqorni.Pada tahun 2000 diperkirakan penjualan sektor franchise mencapai US$ 1 trillion atau 50% dari total penjualan sektor retail.Bambang rahmadi seorang Top manajemen Bank Panin rela meninggalkan jabatan bergengsinya untuk memulai bisnis sendiri dengan membeli franchise Mc donald. Franchise merupakan salah satu cara untuk mempercepat ekspansi usaha dalam meningkatkan pasar dan penjualan usaha.tahun 1992 usaha franchise mewarnai daratan Amerika .itu artinya 88 juta orang mendapatkan nafkah dari franchise. Pada periode tahun 1996-1999 usaha franchise di Indonesia tumbuh sekitar 12.dan pada tahun 1880 diikuti oleh sejumlah perusahaan mobil.studio foto.wordpress.FRANCHISE Franchise berasal dari bahasa perancis yaitu ³franchir´ yang artinya dibebaskan dari pemberian upeti .langkah sukses singer diikuti oleh coca cola pada tahun 1899.com/2008/08/16/329/ Tugas Kewirausahaan 1 Page 2 .pajak kepada pihak-pihak yang berkuasa pada abad pertengahan. Franchise adalah sistim distribusi dimana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalty) kepada perusahaan induk (penjual franchise=franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang umumnya menggunakan format dan sistim bisnis yang sudah standar.setelah perang dunia konsep franchise berkembang pesat.

dan konsistensi. maka dapat dipastikan anda akan memiliki suatu merek pribadi yang dapat membantu anda melakukan tiga hal: (1) Membangun nama dan memberikan gambaran kepribadian anda pada orang lain.psikologizone.1%. (2) Memberikan ketertarikan dan penjelasan yang lebih jelas dan bisa menguntungkan klien.PERSONAL BRANDING Personal Branding adalah merupakan kunci untuk membangun dan menghasilkan jutaan orang-orang yang profesional. dimana dari kedua hal tersebut akan memberikan gambaran yang memang dibutuhkan dari anda.com/apa-itu-personal-brand/06511830 PRESENTASE WIRAUSAHA Berdasarkan data statistik tingkat wirausaha negara-negara ASEAN. Sedangkan negara tetangga. http://www. Singapura. (3)Membantu Anda mempertahankan klien anda.suaramerdeka. perencanaan.com/?option=com_content&task=view&id=1497 Tugas Kewirausahaan 1 Page 3 . bila personal branding digunakan dengan benar. Malaysia mempunyai 2.1% dan Thailand 4. Indonesia adalah negara yang cukup tertinggal dalam berwirausaha. mempunyai 7.2% wirausaha. http://citizennews. dengan kreativitas. Personal brand digunakan sebagai alat untuk membentuk pandangan orang lain kepada diri anda.24% dari jumlah total penduduk. Tingkat wirausaha Indonesia hanya sekitar 0. Dalam buku The Branding Called You oleh Peter Montoya pada tahun 2009. bahkan ketika bisnis sedang berjalan lambat bagi orang lain.