Direktorat Geologi Tata Lingkungan

Directorate ofEnv;ronmenfal Geology

Bandung, Indonesia

Buletin Geologi Tara Linghngan (Bulletin of Environmental Geology), No. 24, September J 'J98 ISSN 141011696; Keputusan UPI No. 861V.2/KP/93

TINJAUAN APLIKASI GEOSINTETIK PADA TAPAK YANG MEMPUNY AI PROBLEM GEOTEKNIK

Oleh: Sudibyo & Hennawan .)

SARI

Pembangunan konstruksi teknik di daerah yang mempunyai problem geoteknik seperti lereng terjal, tanah lunak; lempung mengembang, atau bahkan tanah gambut, tidak dapat dihindari lag; pada saat in; dikarenakan mahalnya lahan. Oleh sebab itu horus diupayakan perbaikan mutu tanah dengan berbagai cara, salah satu diantaranya menggunakan bahan sintetis yang berupa material geosintetik. Material int dapat berupa geotekstil, geogrid, dllnya yang dapat dibeli dipasaran bebas, bahkan beberapa agen di Indonesia menyediakan jasa perhitungan kebutuhan material geosintetik sesuat dengan masukan hasil laboratorium mekanika tanah sekaligus melakukan konstruksinya. Dalam makalah ini akan dibahas jenis, tipe, bentuk, ukuran, dan cara pemakaian material geosintetik yang diambil dari beberapa kutipan bahan kuliah Environmental Management, brosur geosintetik dari beberapa perusahaan penyalur material geosintetik, dan informasi dari International Geosynthetisc Society (lGS). Hal in; dimaksudkan untuk membuka wawasan dalam penerapan bahan geosintetik pada rekayasa konstruksi teknik suatu tapak konstruksi bangunan teknik yang mempunyai problem geoteknik.

ABSTRACT

The technical building constructions in areas with geotechnical problems such as the steep slopes, soft grounds, and expansive c/ay areas, more over in the peat soil cannot be avoided, because in the recent time the land site price is very expensive. Therefore this condition must be tried to improve the quality of the soil. It can use all kinds of soil stabilization methods, where one of the soil stabilization methods can use the Synthetic material, such as Geosynthetic material. These materials are in the form of geotextile. geogrid, and others, and they can be bought in the free markets. In Indonesia some geosynthetic business agent also prepared the calculation merit to deciside the kinds of the material types which is based on the soil mechanic laboratory test result and they can also carry out physical construct. This paper will discuss about the kinds, types, shapes, and sizes of geosynthetic materials and application methods of the geosynthetic materials which is taken from quote of the Environmental Management lectures and Geosynthetic brochures of some distributors of the Geosynthetic Industry, and some information of the International Geosynthetic Society (lGS). The purpose of this paper to add knowledge of the Geosynthetic materials application for foundation design of the construction in areas with geotechnical problems.

PENDAHULUAN
Problem atau fenomena geologi teknik yang telah diidentifikasi dalam penyelidikan atau

lereng

terjal,

tanah

sangat

lunak,

mineral

lempung

mengembang.

dan endapan

garnbut:

umumnya memerlukan rekayasa teknik dalam upaya pcnanggulangannya dan pcrbaikan mutu

penelitian geologi teknik secara rinci pacta suatu tapak konstruksi bangunan terletak pacta daerah

tanah atau stabilisasi tanah.

.) 8di:erja pada Seksi Pemetaan Geologi Teknik., Sub Direktorai G~'OlogiTeknik, OOTL

perkuatan tanah dengan angker (soil nailing). Dalam proses pembuatannya. dan cara terakhir yang mulai banyak dilakukan adalah rekayasa teknik dengan penggunaan bahan geosintetik. karena digunakan untuk perbaikan sifat fisik dan mekanik tanah atau untuk pekerjaan yang berhubungan dengan tanah (kebumian) maka disebut bahan geosintetik. Tabel I. penggunaan tiang-tiang paneang. perbaikan nilai kelulusan air (reduction in permeability) hal ini dapat berfungsi sebagai lapisan penyalir (bahan berbutir kasar) atau sebaliknya sebagai lapisan kedap air (bahan berbutir sangat halus). sehingga pada saat pembuatannya ditarnbahkan bahan kimia antioksidan stabiIisasi sinar ultraviolet (ultraviolet light stabilization antioxidant = HALS) guna mengurangi dampak oksidasi sinar ul traviolet. angker perkuatan tanah maupun pencampuran berbagai bahan kimia. yang dinyatakan relatif lebih tahan terhadap kebanyakan bahan kimia daripada rangkaian polimer yang lainnya. filarnenfilarnen menerus (kontinyu) dihasilkan dan resin polypropylene dasar yang diramu secara khusus untuk rekayasa teknik. Polymer dan Polypropylene. Disamping itu. Upaya perbaikan mutu tanah seeara efektif tersebut meliputi pengganlian tanah dengan material urugan (soil replacement). pemadatan (soil compaction). misalnya geomembran yang terbuat dari serat pipih teranyam seperti karung goni sehingga mempunyai kekuatan tarik eukup tinggi. Penanggulangan problem geoteknik tersebut seringkali dilakukan dengan eara perbaikan mutu tanah secara konvensional dengan pengurugan tanah dan pemadatan. konsolidasi (soil consolidation). PENGERTIAN UMUM Pekerjaan stabilisasi tanah atau perbaikan mutu tanah banyak dilakukan dalam upaya rekayasa teknik terhadap daerah yang bermasalah geoteknik. dan melokalisir limbah agar tidak mengkontaminasi lapisan pembawa airtanah. PENGGUNAAN GEOSINTETIK (VLOPE) hingga bahan plastik sangat berat High Density Polyethylene (HOPE). semacam anyaman batang plastik pipih bcrkekuatan tarik atau tekan tinggi untuk memperkuat kekuatan tanah (strength). untuk memperbaiki daya dukung dan penyaliran air. laba-laba dan sarang tawon. pengerasan tanah sehingga menjadi padu (solidification). Faktor utama penyebab pelapukan bah an olefin adalah oksidasi. butiran . memperkuat lereng yang terjal. pembuatan kolom-kolom pasir tegak. kemungkinan penggunaan metoda-metoda barn dalarn pembuatan pondasi seperti eakar ayam. Beberapa pabrik geosintetik menggunakan bahan dasar polypropylene yaitu suatu olefin dengan pH 2-13 yang rnerupakan salah satu dari rangkaian polimer. Jcnil Pcnl:aruh Polypropylene Asam Asam Alkali Alkali Mikroba SM PU 8M PU Jeni!i Potlmcr pH Polyclhl"lcn Polyester SM PU B TU PU B PU TD SB SB SM B SB SM SB Hidrolisa Sinar Matahrui TD B Keterangan SM SB B PU TU TO = sangat memuaskan = sangat = bagus bagus = perJu diuji/ditest = tidak diutarnakan = tidak disarankan Umumnya geosintetik terbuat dari bahan plastik ringan atau Polyethylene (PE) dari yang sangat ringan Very Low Density Polyethylene 2 Disamping itu masih banyak lagi produk lainnya yang bcrserat atau berserabut uutuk penyaJiran air. Cara tersebut memerlukan biaya besar dan seringkali eukup sulit pelaksanaannya atau memakan waktu yang lama. Perbandingan ketahanan terhadap dari berbagai polimer geotekstil. Apabila dianyam disebut woven. Pada saat ini telah dikembangkan berbagai bahan bangunan untuk perbaikan mutu tanah dengan bahan timan atau bahan sintetik. kemudian telah dieoba eara-cara bam menggunakan bahan sintetis dalam perbaikan daya dukung tanah maupun pekerjaan rekayasa problem geoteknik Iainnya yang dianggap relatif murah dan eepat pclaksanaannya.Hal ini dimaksudkan untuk menaikan daya dukung tanah. misalnya geomembran lembaran plastik rata (tidak dianyam). tetapi apabila tidak dianyam disebut non woven.

antara Jain • men gal ami perubahan warna. • menghemat Iuas tapak. hingga beton sintetik. • menghemat material. • penggunaan peralatan berat dapat menyebabkan robeklrusaknya geotekstil. • menghemat biaya. • mudah robek. angker bolt. • memberi tambahan estetika. • menjadi kaku dan getas. maka penerapan rekayasa teknik dengan aplikasi geosintetik mulai digemari . Pertimbangan ekonomi antar potongan tersebut seri ngkali menerima beban tarik atau tekan.plastik dalam berbagai ukuran untuk memperbaiki penyaliran air sekaligus memperkuat kekuatan tanah. IFA! (1992) yang dikutip dari Anon (1995). dengan menunjukkan gejala-gejala. Meskipun demikian secara umum aplikasi geosintetik mempunyai beberapa kekurangan dan kelebihan dibandingkan penerapan perbaikan mutu tanah secara konvensional. Keunggulan utama Selain penghematan masa konstruksi. rancangan aplikasi geosintetik khususnya geotekstil yang efektif dapat menghemat 10% hingga 50% dari biaya konstruksi sernula sebagai hasil dari peningkatan kecepatan pelaksanaan dan penghematan material. Raugrid. Disarnping hal tersebut geotekstil mempunyai kelemahan dalam hal juga Sesuai dengan sifat material dan kemasannya yang dapat langsung digunakan segera secara cepat dengan biaya yang lebih rnurah. pemakaian geosintetik untuk beberapa rekayasa teknik dianggap lebih menguntungkan dibandingkan cara-cara konvensional. meskipun demikiau beberapa rekayasa teknik tertentu tetap menggunakan konstruksi teknik yang sudah umwn dipergunakan seperti shotcrete. sering kurang kuat. sehingga kemudian rnuncul berbagai jenis produk geosintetik antara lain geotekstil. • menghemat tenaga. sehingga akan banyak dijumpai nama dagang bahan geosintetik di pasaran bebas antara lain Gundline HOPE 30 mil. 4. pabrik yang mengeluarkan serta layanan purna jual. soil nailing dan lain sebagainya.ahan atau tidak resisten terhadap sinar ultra violet dan benzena. maka ditinjau dari pertimbangan ekonomi. masih terdapat celah sehingga terjadi kebocoran.Qlch para ahh teknik sipil. Mebradrain. sistem pembuatannya. juga telah dilaporkan adanya pengurangan biaya pemeliharaan. Polyfelt TS 510. Annorform dan lain-lainnya. misalnya geogrid yang terbuat dari lembaran HOPE dilubangi dengan jarak lubang tertcntu akan lebih baik daripada geogrid yang terbuat dari potongan pipih HDPE yang direkatkan seperti pagar. tidak kuat Demikian sebaliknya jenis geosintetik yang dibikin dengan sistem yang sarna tetapi menggunakan bahan yang berbeda ruutunya maka akan menghasilkan mutu dan siIat keteknikan yang berbeda pula seperti dalaru menerima beban tarik dan tekan. serta penghematan biaya terbesar karena ineningkatnya umur dan pemanfaatan maupun kemantapan konstruksinya. menyebutkan • penyambungan geotekstil. geomembran. Sifat keteknikan geosintetik sangat bergantung kepada bahan baku yang digunakan. 1. Fibredrain. Suatu jenis geosintetik dapat dibuat dari bahan yang sama tetapi sistem pembuatannya berbeda akan menghasilkan sifat keteknikan dan mutu yang berbcda. Soil Saver. karena sambungan 3 . • mempunyai kekuatan tinggi. Pada umumnya masing-masing pabrik memberikan nama patent bagi produknya sendirisendiri. Bima Geotek BW 150. Kelemaha» dasar Pada beberapa geosintetik yang menggunakan bahan dasar (baku) kurang baik umumya tidak t. Pertimbangan keteknikan Suatu yang tidak dapat dipungkiri keunggulan pernakaian geosintetik an tara lain • mengheinat waktu kerja. • menurunnya kekuatan tarik/tekan. Deugau keunggulan terscbut di atas. 2. 3. FLN 200. geogrid.

Beberapa produk geosintetik dibuat dengan dua muka yang berbeda satu sisi halus sedangkan sisi yang lain berserabut atau serat-serat plastik yang menempel seeara langsung (needle punched continous filament nonwoven) yang memungkinkan terjadinya penyaliran lateral sehingga akan meningkatkan kuat geser tanah dasar dan mernperbaiki kondisinya bersamaan dengan waktu. Rekayasa Teknik Menurut Anon (1995). mencegah kontaminasi dan mempertahankan keiebalan agregat pada lapisan perkerasan jalan. endapan gambut yang jenuh air atau selalu dalam keadaan basah serta sangat peka terhadap gangguan (remoulding). dapat ditentukan dengan eara mengidentifikasi fungsi-fungsi utama yang diperlukan dari geosintetik tersebut. penyalir. Ukuran bukaan pori (kemas) dari geotekstil mengikuti sistem Apparent Opening Size (AOS) atau Equivalent Opening Size (EOS). Gradasi disaring harus selaras dengan bukaan pori dari geotekstil. penyaring. 1986) . (1989) menurut Koerner. endapan gambut. Adapun beberapa fungsi tersebut akan diuraikan sebagai berikut tersumbatnya sistem setelah agregat drainase terkontaminasi oleh tanah dasar sekelilingnya (Gambar 2).03 O. lempung organik.30 mm lolos lolos 75 75 um um kemas kemas (dikutip dari Fell. tergantung ' dari apli kasi nya. beberapa yang lebih baik tanah yang akan distribusi ukuran a) Bidang Batas (Separator) Pada tanah lempung. Perbandingan beberapa produk geosintetik terhadap struktur. dibanding penggunaan pasirlkerikil/kerakal. Fungsi-fungsi tersebut adalah pembatas. baik secara tersendiri maupun bersama tanah yang diperbaiki. Pada pembuatan struktur-struktur yang berkaitan dengan tanah lunak. lempung mengembang berbutir halus. dapat diternpatkan lembaran geotekstil yang dihamparkan sebagai Iapisan Untuk Geotekstil seperti needle punched continuous filament nonwoven umumnya lebih baik sebagai saringan untuk berbagai jenis tanah dengan kisaran ukuran butir yang lebih luas. antara lain Tabel 2.4 W NW Needle P NW Needle P NW s!2000 POlyfeil TS500 Polyfcll TS800 Bidim U14 Bidim U64 batas atau separator antara tanah sangat lunak dengan lapisan agregat (Gambar I). karena kegagalan konstruksi disebabkan oleh buruknya drainase dan berkurangnya daya dukung sebagai akibat kontaminasi dari bahan agregat pembentuk perkerasan jalan terhadap tanah dasar yang sangat lunak tersebut atau·sebaliknya. geosintetik menarnpilkan 5 (lima) fungsi yang utama. Untuk mencegah penyumbatan dapat digunakan geotekstil yang terbuat dari struktur serat polymer umumnya mempunyai penneabilitas tinggi karena distribusi ukuran pori geotekstil yang baik untuk drainase optimum.59I11m • untuk <50% tanah AOS>O. raneangan aplikasi dan kinerja geosintetik terlepas dari komposisi atau jenisnya. proteksi. R. Bagairnanapun geotekstil merupakan filter dibandingkan lainnya. EOS dan harga K (Anon.5. 1995) Nilma Slruktur W/NW Prod uk Terrafirma EOS CI-'m) 60-70 212 130 100-120 60-75 70 sieve Harga K em/dt 0. pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi umurnnya rnasalah daya dukung tanah dasar merupakan masalah yang paling sering dijumpai. utama dari semua juga.~ 0. c) Penyaring (Filtrasi) Filtrasi merupakan fungsi geotekstil. menurut AASHTO • untuk <50% tanah AOS>O. lempung mengembang dan pemotongan lereng. perkuatan. Kegagalan sistem drainase ini seringkali sebagai akibat 4 NW W N/A Polytrac Cara untuk mernilih kemas AOS yang cocok guna material filter antara lain. b) Pengering (Drainage) Penyumbatan sistem drainase akan mengakibatkan keruntuhan lokal dari struktur (konstruksi pengering). Di bawah ini disajikan indeks test yang dilakukan terhadap beberapa produk geotekstil.

Sebagai separator menghindari kontaminasi tanah tunak. a. dengan menggunakan separator Gombar 2. Sebagai ftltrasi terhadap tanah berbutir halus. tanpa separator sehingga material kerikil!kerakal mQSUkke tanah lunak b.Gombar J. Sebagai lapisan penyalir (drainage) Gombar 3. agar tidak menyebabkan kegagalan pengeringan (drainage) 5 .

Dalam beberapa kasus. Fleksibilitas pada pemasangan merupakan sifat fisik yang penting dalam aplikasinya sebagai filter sehingga dapat dipastikan geotekstil berada dalam kontak yang baik: dengan tanah yang akan difilter. erosi aktif terhadap tanah penutup dapat menyebabkan bentuk permukaan tanah yang penuh dengan erosi parit (gultey erosion) sehingga menampakkan badland topografi. d) Perkuatan (Reinforcement) Pada kemiringan lereng yang diinginkan seringkali agak terjal. apabila pemasangan dan pemadatan yang baik dapat dicapai.5d~)lCU 09S« 18d50)lCU Padat DR>80% 09s<2CU (dlO) Keterangan d50 CU = = partikel tanah dengan 50% halus koefisien keseragaman (=dsoldlO) dlo ~5 ::: partikel tanah dengan 10% halus == perkiraan ukuran bukaan geotekstil (jika data tidak diberikan oleh pabrik. lihat Gambar 4 dan 5. kemampuan meluluskan air dati geotekstil juga sangat penting diketahui. untuk itu diberikan rumus sebagai berikut I dimana IV kn == o/=~ I kemampuan (permittivity) tegak lurus bidang = tebal geotekstil pada tekanan normal di atas geotekstil Dari Hukum Darcy didapatkan rumus q :::koefisien penneabilitas = kiA = kn-.H = = harga ali ran perbedaan tinggi memo tong geotekstil 6 . tebing tanpa perkuatan mungkin akan menjadi tidak stabil atau longsor. dimana q ll. Koefisien perkiraan Densltal Relatir A == luas geotekstil keseragaman butir untuk butiran yang lepas selama CU>3 filterasi (Fell. • Kapasitas drainase pada bidang-bidang geosintetik memungkinkan pelepasan tegangan air pori berlebih. mempercepat konsolidasi dan meningkatkan karakteristik kekuatan tanah. t dengan demikian maka • Geosintetik memungkinkan penggunaan setiap jenis material timbunan setempat bahkan tennasuk material kohesif yang basah. geogrid. sehingga memungkinkan pelaksanaan lebih cepat dan arnan. Semua geotekstil stan dar akan dapat bertahan terhadap tegangan konstruksi yang bekerja pada geotekstil saat penempatan agregat pengering. • Karakteristik Lepas DR<50% Oys«9dlO)lCU Menengah 50<DR>80 09s<1. 1987).Hubungan antara koefisien keseragarnan ukuran butir dengan relatif densitas menurut Giroud adalah sebagai berikut Tabel 3. 1989) l<CU<3 ~s<CU (dlO) Filter geotekstil membutuhkan kekuatan yang memadai untuk menahan tegangantegangan saat pemasangan dan cara penimbunan yang kasar.A H beban regangan geosintetik dalam uji geosintetik bersama tanah menunjukkan modulus dan kuat tarik yang lebih tinggi dibandingkan dengan hasil uji geosintetik tersendiri. Ketepatan penggunaan geotekstil. lihat Gambar 3. beberapa hasil penelitian atas sifat masa tanah akan mengalami perbaikan dengan pemakaian geosintetik adalah sebagai berikut • Hasil uji rangkak geosintetik menunjukkan bahwa pada beban tetap. maupun geolock untuk aplikasi perkuatan tanah telah diuji dan diteliti dalam praktek.5CU (d~) 09s« 13. regangan geosintetik meningkat dengan beIjalannya waktu (lihat Gambar 3). Dalam uji rangkak geosintetik bersama tanah (confined) (lihat Gambar 4). sehingga rangkak geosintetik dapat diabaikan (Fock & Mc Gown. harga AOS ini pada umumnya dalam mm). Menurut Anon (1987). Di samping itu.

Kurva regangan vs waktu hasi! uji rangkak geosintetik bersama tanah Gombar 6.100 ~OO 300 400 . Kurva regangan vs waktu hasil uji rangkak geosintetik 100r---------------------------------~ 60 Percentage Rupture 50%~ 40%". \ o 100 200 300 400 Time SOD 600 jHr I . -.00 soo 900 1000 Gombar 5.OC soc no aDD 900 1000 T me ~H' Gambar 4. Sebagai perlindungan terhadap erosi sungai dan pantai 7 . load V 30% <.

lihat Gambar 6. sehingga cukup rnahal (lihat Gambar 7). pipa air minum. bronjong atau sejenis material pelindung yang biasa digunakan sebagai pengendali erosi. (piping) akibat dan hempasan utama erosi adalah gaya gelomaliran air permukaan. geosintetik terkena tegangan dan benturan yang tinggi akibat energi jatuhan dari batu. pasang surut. antara lain terdapat terutama beberapa Dalam tulisan ini akan disajikan beberapa contoh aplikasi geosintetik dalam pekerjaan teknik sipil yang telah umum dilakukan. Selama penempatan rip-rap. peinasangan di bawah air. Saat ini problem tersebut telah dapat diatasi dengan aplikasi geosintetik menggunakan material geolock. dan lainnya. Pemasangan material geolock ini cukup mudah dan cepat. • pemasangan yang lebih mudah dibandingkan pembuatan filter konvensional. pemeliharaan sistem • mempertahankan dan rneningkatkan stabilitas struktur perlindungan terhadap erosi. antara lain 8 . Cam konvensional pembuatan dinding tipis vertikal dari bentonit atau semen yang cukup dalam.e) Proteksi (Protection) Salah satu masalah yang banyak terjadi di beberapa daerah adalah erosi pada tepian sungai. pilar dan abutmen jembatan. Lapisan proteksi beton dan kayu Pemakaian geosintetik dapat melindungi struktur dari erosi tanah apabila digunakan bersama-sama batu pelindung. • mengurangi biaya dan pengendalian erosi. Penyebab bang. semen tara melalukan air ke lapisan batu pelindung atau material lain sepanjang umur bangunan. Cara konvensional dengan pelapisan galvanisasi pada besi beton atau kayu hitam yang tahan air asin. akan tetapi pada saat ini sangat sulit didapat dan sangat mahal. pesisir pantai. yang berupa lapisan penutup plastik terbuat dari HOPE dan PVC yang diselirnutkan pada pondasi beton. pipa air kotor. CONTOH KONSTRUKSI • memberikan karakteristik dan sifat-sifat filtrasi dengan kualitas yang konsisten. Di dalam penggunaannya rnacam proteksi. plat beton. Filter geosintetik yang berfungsi sebagai perlindungan terhadap erosi harus memiliki suatu perbandingan optimum antara kemampuan untuk menahan butiran dan permeabilitas jangka panjang serta sebaiknya dirancang untuk kondisi aliran turbulen. sehingga geosintetik perlu dirancang dapat bertahan terhadap kehancuran (puncture) saat pelaksanaan pembangunan rekayasa teknik guna mencegah erosi. sangat sukar dan memerlukan waktu yang lama. Keuntungan penggunaan lapisan geosintetik ini adalah • mengurangi jumlah lapisan material filter granular. Dinding penghalang vertikal Pada beberapa kasus untuk melokalisasi air lindihan yang tennasuk limbah BJ. • menyaring secara efektif tanah halus kelanauan yang menghadapi kondisi aliran turbulen. Pemasangan material geogrip ini cukup mudah dan cepat. maksimum kedalaman 40 m. pemipaan air rembesan. arus aliran sungai. Problem tersebut telah dapat diatasi dengan aplikasi geosintetik menggunakan material geogrip. karena hanya diselimutkan dengan rapat sehingga dapat melindungi dari asam sulfat (sulfurhidro-gas = H2S). karena hanya dipancangkan dengan penumbuk sampai pada kedalaman yang diinginkan. (lihat Gambar 8). di belakang sistem bronjong serta pada parit dan saluran air permukaan. diperlukan suatu konstruksi dinding penghalang vertikal (Barrier or Vertical cut-offwallsy. dan volume Di daerah pantai yang berair asin mempunyai kecenderungan terjadinya korosi terhadap beton dan pelapukan konstruksi kayu di dermaga. yang berupa dinding plastik terbuat dari HDPE yang dipancangkan dan berhubung-hubungan satu sarna lainnya pada bagian yang dapat terkunci dengan rapat serta dijamin tidak akan terjadi kebocoran pada sambungan tersebut. banjir. Hal ini disebabkan karena geosintetik berfungsi sebagai lapisan filter fleksibel sekaligus penahan butiran tanah.

Sebagai proteksi beton dan kayu terhadap korosi serta pelapukan Gambar 9. Pemakaian geotekstil untuk mengganti filter tanah pada bendung air 9 .Gombar 7. Sebagai dinding penghalang vertikal (barrier walls) Gombar 8.

Aplikasi geosintetik yang lain adalah digunakannya geogrid.a) Bendung air Aplikasi geosintetik jenis non woven needle punched dan woven geotextile pada konstruksi bendungan air (lihat Gambar 9). umumnya menunjukkan pengurangan akibat penyumbatan antara 5 hingga 10 kali. demikian seterusnya di bagian atasnya dibuat lapisan geotekstil dan tanah hingga ketinggian yang diinginkan. Pada daerah yang terbentuk oleh material yang lunak atau bcrdaya d~ung rendah maka pada bagian alas jaJan atau tauggul perlu dilamparkan geogrid guna mcningkatkan 10 (2) Untuk kondisi pembebanan dinamis Misalnya untuk gelombang atau pemompaan maka Of = 095 :s. Di daerah longsoran yang pada umumnya mempakan daerah yang terbentuk oleh material rombakan hasil pendadahan longsoran (debris material) biasanya mempunyai permeabilitas yang cukup tinggi sehingga parit penyalir hams dibuat kedap untuk menghindari rembesan air ke dalam tubuh longsoran. D50.16 9. Pada woven geotextile.00 x 10-3 crn/menit Aplikasi geosintetik yang lain adalah digunakannya geogrid baik pada tanah yang bercampur dengan kerakal. cf'= beban statis) Pemakaian geotekstil bersama dengan pasir dan kerakaJ sebagai filter pada bendung tailing menurut Fell (1989) lebih murah dibandingkan pemakaian pasir dan kerakal sebagai filter seperti tampak dalam Gambar 10 terlampir. maka 10. pembuatan saluran air di daerah yang terkena longsoran dan penye1imutan material konstruksi bahan besi dari pengaruh korosivitas air pada longsoran di daerah tambang. hams digunakan cf < D90 untuk pembebanan statis. sebagai berikut ( I) c) Perkuatan Lereng Terjal pada perkuatan lereng sangat lunak atau material organik. akibat penyumbatan umumnya akan berkurang menjadi k geotekstil/ k tanah = 0. 1996) lihat Gambar I2 b). (Of = Filter ukuran bukaan geotekstil. tetapi harga permeabilitas masih tennasuk tinggi antara 10. terlebih lagi bagi daerah yang sukar dijumpai material tanah lempung kedap air yang meinerlukan pckerjaan pemadatan.3 em/menit 5 = 0. (Anon. Lereng yang telah diperkuat tersebut kemudian dilakukan penutupan dengan tanah penutup dan ditanami mmput atau tanaman perdu. Pada non woven needle punched.m/menit.3_ 10-4 m/rnenit. Guna keperJuan uu dapat dilakukan penutupan parit penyalir dengan geosintetik. diameter lubang geogrid disesuaikan dengan diameter kerakal. perkuatan tanah pada beban kontra (counter weigth). baik dengan dihampari geotekstil ataupun tidak.18. dapat digunakan geotekstil needle punched continous filament nonwoven maupun geotekstil woven yang ditempatkan pada lapisan tanah lunak atau material organik tersebut sebagai perkuatan tanah seperti terlihat pada Gamba! 12 a). kernudian dilakukan pengurugan dengan material kerakal dan diperkeras (Iihat Gambar II). k tanah k geotekstil hingga = 1-5 X X 10. .« . dapat digunakan geotekstil yang dihamparkan pada lapisan tanah lunak atau garnbut tersebut sebagai separasi (bidang batas). Aplikasi geosintetik yang lain adalah dapat digunakannya geolock untuk mencegah aJiran airtanah masuk ke daerah longsoran. d) Longsoran Aplikasi geosintetik pada tanah longsor temtama ditujukan untuk penyaliran air guna meningkatkan kekuatan tanah.16 hingga 0. dimana Hamparan geotekslil tersebut ditimbun tanah kemudian dilipat menutupi tanah tersebut. Aplikasi geosintetik terjal terutama di daerah bertanah Pengurangan Permeabilitas akibat penyurnbatan oleh material tanah. Di atas harnparan geotekstil tersebut kemudian dilakukan pemadatan tanah urugan dan perkerasan jalan. b) Stabilisasi Jalan Aplikasi geosintetik pada stabilisasi jalan terutarua di daerah bertanah sangat lunak atau endapan gambut. menurut Fell (1989) dikutip dari Heerten (1984) rnenunjukkan beberapa data yang sangat berguna.

batu 40 mm Gamb ar 10.I batu 19 mm . geotekstil di bagian bawah d. pasir dan kerakal c. geotekstil di bagian bawah II . filter pasir baru e mm . pasir dan kerakal b. Konstruksi filter bendungan tailing a.

Perkuatan lereng lerjal dengan geosintetik a. perkuatan dengan geogrid 12 . perkuatan dengan geotekstil b.b) Gombar 11. bidang perkuatan geogrid Gamber } 2. bidang batas geotekstil b. Stabilisasi jalan pada tanah sangat lunak atau gambut a.

Technical Notes. Jakarta 1996. data laboratorium mekanika tanah. Geosinindo. Disamping itu geogrid juga dipakai untuk membuat bronjong (gabion.. Geolock/Geogrip. A. Civil Engineering & Industrial Systems. Pusat Pelayanan Teknis Regiona1 Intemasiona1 Polyfeft Group Geosinindo. 13 . R. Geotekstil untuk penyelesaian dan PT. Langkah pertarna daJam mengevaJuasi rancangan dan kinerja geosintetik adalah mengenal fungsi-fungsi penentu tergantung aplikasinya. sehingga dapat meningkatkan kestabilan lereng. geosintetik menunjukkan 5 (lima) fungsi utama. com. layanan penggunaan software dan prosedur pemasangannya dari agen geosintetik tersebut di Indonesia. www. UNSW. Fortrac Geogrid Pusat Pelayanan Teknis Regional dan lntemasional Akzo Group. perkuatan tanah pada beban kontra (counter weigth). 1997. G. kedua bidang batas tersebut dimaksudkan guna melokalisir air lindihan agar tidak mencemari lingkungan Disamping itu semua saluran pengering sebaiknya dibungkus dengan geotekstil agar dapat berfungsi dengan balk dan konstruksi bangunan dapat berumur panjang. KESIMPULAN Semua rancangan dan aplikasi geosintetik dapat ditentukan dengan earn mengidentifikasikan fungsi-fungsi utama yang di perl ukan. DAFrAR Anon. Selanjutnya. PUSTAKA 1995. Untuk pembuatan struktur yang berkaitan dengan tanah. • perkuatan.com. Anon. akan mempengaruhi Akhimya. • penyaliran (drainasi). dapat digunakan geotekstil yang dihamparkan pada lapisan tanah dasar sebagai separasi (bidang batas atau barrier datar). Technica1 Notes. confra. • penapisan (filtrasi).nilex. Sydney.kekuatan tanah sehingga mampu menahan beban berat serta menghindari teTjadinya longsoran sirkuler memotong aJasja1an (lihat Gambar (3). PT. W\\W. Confra Geosynthetics Corporation. Geotechnical Engineering of Hydraulic Structures: Design. Geotextiles/Geogrids. 9th• Southeast Asian Geotechnical Conf. 1989. antara lain • bidang batas (separasi). pemilihan aplikasi geosintetik akan ditentukan oleh spesifikasi sifat -sifat fungsional yang diperlukan oleh geosintetik.. Anon. Jakarta Anon. Fell. Bangkok. Maupun penggunaan geolock sebagai bidang batas tegak. e) Rembesan air lindi (B3) Aplikasi geosintetik pada rembesan air lindi di lokasi buangan sampah. karena terhindar dari pengaruh korosivitas air lindi yang seringkali mempunyai pH yang rendah atau bahkan dapat pula mengandung berbagai senyawa kirniawi yang beracun dan berbahaya (B3). Nilex Corporation. The Creep behaviour of needle punched polypropylene geotextiles. 1995. 1987. masalah rekayasa teknik sipil. Use of Geotextiles as filters. specification and construction of filters. Fock. • proteksi. Lecture 4 Hand Out. and McGown. mengenali faktor-faktor yang kineTja geosintetik dan menentukan sifat-sifat geosintetik yang diperlukan agar dapat bertahan terhadap pengaruhtersebut.

penyallr datarltegak b. counter weigth c. Aplikasi geosintetik pada daerah longsoran a. saluran pengering dan penghalang vertikal I·~ .Gombar J 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful