Tugas Peralatan Industri Proses Nama : Ade Trie Nugraha NIM : 091411066

Kelas : 2-C

Ekstraktor Soxhlet

Soxhlet extractor adalah salah satu peralatan laboratorium, ditemukan pada tahun 1879 oleh Franz von Soxhlet. Awalnya ekstraktor ini dirancang untuk ekstraksi lipid dari bahan padat. Namun, ekstraktor soxhlet tidak terbatas pada ekstraksi lipid saja. Ekstraktor Soxhlet hanya diperlukan dimana senyawa yang diinginkan memiliki keterbatasan kelarutan dalam pelarut, dan pengotor yang tidak larut dalam larutan. Jika senyawa yang diinginkan memiliki kelarutan yang signifikan maka filtrasi dapat digunakan untuk memisahkan senyawa dari larutan. Biasanya bahan padat yang mengandung beberapa senyawa yang diinginkan tersebut diletakkan di dalam selongsong kaca yang berisi kertas filter. Ekstrator Soxhlet dilengkapi dengan kondensor sehingga pelarut dapat dipanaskan kembali dengan bantuan refluks. Pelarut dipanaskan dalam labu didih sehingga menghasilkan uap. Uap tersebut kemudian masuk ke dalam kondensor melalui pipa kecil dan keluar dalam bentuk fasa cair. Kemudian pelarut masuk ke dalam selongsong berisi padatan, pelarut tersebut akan membasahi sampel dan tertahan di dalam selongsong sampai tinggi pelarut dalam pipa sifon sama dengan tinggi pelarut di selongsong. Kemudian pelarut seluruhnya akan menggejorok masuk kembali ke dalam labu didih dan begitu seterusnya dan peristiwa ini disebut dengan efek sifon.

Keuntungan dari sistem ini adalah banyak bagian pelarut yang melewati sampel sehingga ekstraksi berjalan lebih baik. biasanya melalui suatu evaporator rotary. 2. 5. Representasi skematis dari Ekstraktor Soxhlet : 1. Air pendingin masuk 11. 8. 6. 9. Air pendingin keluar . Bagian yang tidak larut dari diekstraksi padat tetap dalam selongsong. dan biasanya dibuang. Setelah ekstraksi pelarut dihilangkan. Penyulingan path Selongsong Filter (padatan) Pipa kapiler masuk (LC) Pipa kapiler keluaran Ekspansi adaptor Kondensor 10. Pengaduk Labu destilat (panci masih tidak boleh terlalu penuh dan volume pelarut dalam labu destilat tetap harus 3 sampai 4 kali volume ruang soxhlet) 3. Setelah siklus sifon berlangsung banyak senyawa yang diinginkan terkonsentrasi pada labu destilasi. 7. dan hanya satu kali pelarut didaur ulang.Pada setiap siklus. 4. sebagian senyawa non-volatile larut dalam pelarut.