Software Pembelajaran yang Baik Dilihat dari Aspek Desain Pembelajaran

– Trik dan Tips untuk Peserta Lomba – Uwes A. Chaeruman

Seperti apakah software pembelajaran yang baik itu? Software pembelajaran yang baik dapat dilihat dari berbagai aspek, salah satu diantaranya adalah aspek pembelajaran. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan mulai dari perumusan judul sampai evaluasi diantaranya adalah sebagai berikut: • Mulai dengan Judul yang Menarik dan Menantang KESAN PERTAMA SANGAT MENENTUKAN! Begitu kata pepatah. Jadi, judul merupakan titik awal penarik perhatian pengguna. Namun demikian, banyak peserta lomba yang kurang memperhatikan hal ini. Sering ditiemui, judul dinyatakan dengan kalimat yang kaku. Padahal, Anda dapat menyulapnya menjadi kalimat yang lebih menarik dan menantang. Perhatikan contoh berikut:
Contoh Judul yang Kurang Baik TATA SURYA BIAYA, PENERIMAAN DAN RUGI/LABA TRIGONOMETRI Contoh Judul yang Baik SEPERTI APAKAH KEADAAN DI LUAR ANGKASA? CARA MUDAH MENGHITUNG RUGI LABA BAGAIMANA CARA MENGHITUNG LUAS BERBAGAI BENTUK RUANG?

Rumuskan Tujuan Pembelajaran yang Jelas dan Menantang AMBAK (APA MANFAATNYA BAGIKU?), demikian istilah yang digunakan Colin Rose, dalam ”Accelerated Learning for the 21st Century”. Pengguna (siswa) wajib mengetahui manfaat dari apa yang akan mereka pelajari. Itulah sebabnya keberadaan tujuan pembelajaran menjadi sangat penting. Inti daripada perlunya pernyataan tujuan pembelajaran sebenarnya adalah agar pengguna mengetahui manfaat dari software pembelajaran tersebut. Oleh karena itu, manfaat bagi pengguna harus dinyatakan secara jelas, realistis dan menantang tentunya. Disamping itu, penggunaan kata sapaan, seperti Anda atau Kamu secara psikologis akan dapat lebih meningkatkan ikatan emosional dengan pengguna. Beberapa kelemahan yang sering ditemui adalah (1) tiadanya tujuan pembelajaran; dan (2) walaupun ada, tidak dinyatakan dengan redaksi yang jelas, realistis, dapat diukur dan menantang/menarik perhatian pengguna. Mengapa? Karena pengembang selalu terpaku pada rumusan kompetensi dasar atau indikator yang telah ada dalam kurikulum. Padahal, Anda dapat secara kreatif menyulap redaksi kompetensi dasar atau indikator dalam kurikulum dengan kalimat yang lebih jelas, realistis, dapat diukur dan menarik serta menantang. Perhatikan contoh berikut :
Contoh Rumusan yang Kurang Baik KOMPETENSI DASAR Contoh Rumusan yang Baik MANFAAT APA YANG AKAN KAMU

1 of 7

kamu akan mengetahui rahasianya.. kamu akan mempelajari fungsi X2. pernyataan tujuan pembelajaran yang menarik dan menantang saja kurang cukup. dst ..  Tips untuk SPM Software Pembelajaran Mandiri adalah media pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa sehingga memungkinkan siswa dapat mempelajarinya secara mandiri dengan bantuan yang minimal dari guru atau orang lain.. Oleh karena itu. Bahkan tanpa bantuan sama sekali atau belajar sendiri. Judul. dst . sebenarnya merupakan aktifitas pembuka.Setelah mempelajari media ini.. biasanya muncul dalam bentuk teks atau narasi pembukaan suatu software pembelajaran) Contoh Apersepsi yang Baik Pernahkan kamu menonton film perang? Dalam suatu perang.. dalam membahas/menguraikan materi Anda harus bersikap seolah-olah sedang berkomunikasi dengan siswa. siswa akan dapat menjelaskan terjadinya jantung koroner. terdapat dua kategori yaitu Software Pembelajaran Mandiri (SPM) dan Media Presentasi Pembelajaran. pembahasan dalam software pembelajaran persis seperti apa yang tertulis dalam buku teks. Anda (Kamu) akan mampu menjelaskan hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya jantung koroner dengan baik. dan keduanya bukan buku teks.. Dalam software pembelajaran ini.. Perhatikan contoh berikut : Contoh Apersepsi yang Kurang Baik Selamat datang dalam software pembelajaran fisika. Perhatikan contoh berikut: Contoh yang Kurang Baik Contoh yang Baik 2 of 7 . PEROLEH? Dalam waktu 15 menit. Agar pengguna mau mempelajari lebih jauh software yang kita kembangkan. • Berikan Apersepsi yang Kontekstual BAWA DUNIA MEREKA KE DUNIA KITA. Buku teks sebainya kita jadikan sebagai acuan saja. Selanjutnya adalah bagian inti sebagai berikut: • Lakukan Pembahasan (Uraian) yang Komunikatif Sering ditemui. Begitulah salah satu prinsip pembelajaran quantum (quantum teaching). tujuan pembelajaran dan appersepsi. Catatan: Kalimat seperti ini. tentara biasanya menggunakan rudal untuk menghancurkan musuhnya. Tahukah Anda bagaimana cara menentukan arah rudal sehingga pelurunya dapat jatuh tepat pada sasaran yang diinginkan? Dengan mempelajari fungsi X2 . Kita perlu menghubungkan apa yang akan mereka pelajari dengan sesuatu yang kita anggap sudah terpatri dalam memori/pengalaman siswa (kontekstual) dan dinyatakan dengan bahasa yang menantang. Padahal dalam lomba ini.

PENGERTIAN BIAYA DAN UNSURUNSURNYA Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. Dalam hal ini. gambar.  Tips untuk MPP Berbeda dengan Software Pembelajaran Mandiri (SPM). APA YANG DIMAKSUD DENGAN BIAYA? Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. seperti diuraikan di atas. Mengapa? Karena penjelasan lebih mendalam akan diberikan dalam penjelasan langsung (oral) yang diberikan oleh guru. animasi atau bentuk visual lainnya yang relevan. Contoh yang Baik APA YANG DIMAKSUD DENGAN BIAYA? Sebelum. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. penting sekali Anda mampu secara kreatif menentukan media (teks. Definisi ini akan lebih baik jika ditunjang oleh visualisasi baik berupa gambar atau animasi atau video jika memungkinkan. bukan siswa. chart/diagram. Dalam MPP. analogi atau ilustrasi yang relevan agar dapat mempermudah atau memperdalam pemahaman siswa. Dalam MPP yang menonjol justeru visualisasi yang tidak hanya berupa teks saja. definisi biaya muncul. belumlah cukup. Perhatikan contoh berikut: Contoh yang Kurang Baik Contoh yang Baik Output Biaya 3 of 7 . baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Tapi cukup. atau pada saat diskusi. Anda tidak perlu membahasakan uraian materi dengan kalimat panjang lebar. praktek/percobaan dan lain-lain. Analogi atau Ilustrasi dan Simulasi yang Relevan dan Kontekstual Uraian yang komunikatif saja. diagram. dll) yang paling tepat untuk menarik perhatian dan kemudahan pemahaman siswa. point-pointnya saja yang ditunjang dengan ilustrasi baik berupa gambar. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Media Presentasi Pembelajaran (MPP) justeru digunakan untuk konsumsi guru. video. baru kemudian muncul definsi: Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. efisien dan atraktif. beri kesempatan kepada siswa untuk memberikan definisi dengan bahasa sendiri sesuai dengan persepsi atau apa yang telah mereka ketahui). Contoh yang Kurang Baik PENGERTIAN BIAYA Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. Kita perlu secara kreatif memberikan contoh. • Berikan Contoh. animasi. MPP digunakan oleh guru sebagai alat bantu untuk menyampaikan/menyajikan materi pembelajaran agar lebih efektif.

latihan dan tes dibuat dalam bentuk tes obyektif (seperti pilihan ganda. memungkinkan user meng-input sesuatu sehingga ia dapat membuktikan hasilnya. Marginal Cost tersebut dapat digambarkan dalam kurva. MC = TCn TCn-1 Perhatikan table berikut ! Biaya Kuantit Biaya variabl as tetap e 0 50 0 1 50 400 2 50 700 3 50 900 4 5 50 50 1300 1800 Biay a total 50 450 750 950 135 0 185 0 Biaya Marjinal 350 300 200 400 500 Contoh yang Baik Disamping penjelasan tentang cara menghitung marginal cost seperti dicontohkan pada kolom kiri. Siswa diberi kesempatan untuk mengisi salah satu variabel dalam salaha satu kolom pada tabel tersebut. sehingga siswa dapat melihat perubahan yang terjadi baik dari sisi hasil perhitungan maupun bentuk tabel kurvanya. Ada beberapa hal yang penting diperhatikan dalam memberikan latihan dan tes. apalagi untuk kategori software pembelajaran mandiri (SPM). akan sangat banyak sekali peluang memberikan simulasi. Satu hal lagi yang juga tak kalah penting untuk diperhatikan adalah adanya simulasi. benar salah. alangkah baiknya kalau urutan munculnya soal dibuat acak (random). . Disamping itu. Simulasi. Artinya.PENGERTIAN BIAYA Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. sebaiknya hindarkan pilihan ganda atau benar salah. ketika anak 4 of 7 . baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Itulah yang dimaksud dengan biaya. Akan lebih baik jika diberikan simulasi. baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. kondisi ini tidak berlaku atau tidak harus demikian. Simulasi berbeda dengan animasi. Dalam memberikan latihan. gunakan latihan yang memungkinkan siswa memberikan jawaban singkat. dll). Tapi dalam tes. Keberadaan latihan dan tes adalah mutlak. Atau kamu pernah meminta uang karena telah berencana akan membeli sesuatu. Mengapa? Hal ini dilakukan untuk menghindari kebiasaan siswa (pengguna) yang asal menebak. • Berikan Latihan. Tes dan Umpan Balik Korektif secara Kreatif PRACTICE MAKE PERPECT. Sebagai gantinya. Perhatikan contoh berikut: Contoh yang Kurang Baik MARGINAL COST Tambahan biaya yang diperlukan untuk memproduksi satu unit output tambahan. (Tentunya akan lebih baik jika Anda melengkapi ilustrasi di atas dengan gambar atau bentuk visualisasi lain yang relevan) APA YANG DIMAKSUD DENGAN BIAYA? Kamu tentu pernah mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu yang Kamu perlukan. Biaya adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk proses produksi yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku. Untuk mata pelajaran matematika dan IPA. menjodohkan. Untuk tes. berikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab lebih dari satu kali. Biasanya.

Sekali lagi. soal nomor 1 adalah ”xxxxxxxx”. Artinya.” • Kembangkan SPM dan MPP Seinteraktif Mungkin BELAJAR AKAN LEBIH BAIK JIKA SIWA MENCARI. dan lain-lain. yang berperan dalam memberikan hal tersebut adalah guru. akan lebih baik gunakan game sebagai berikut: ”Dalam layar monitor muncul planet-planet yang bergerak sesuai dengan orbitnya masingmasing. pemberian latihan. baik dalam latihan maupun tes. Tapi. Maksudnya. ”BAGUS. daripada menggunakan tes obyektif untuk topik tata surya (jenis-jenis planet). atau simulasi). ”Tahukah Anda . misal. ”Anda Benar. latihan dan tes tidak selalu harus diberikan dalam bentuk tes. Misal.. Misal.  Ajak siswa berpikir terlebih dahulu. Hanya saja. biasanya diberikan dalam bentuk ”reinforcement”.. ketika awala melakukan tes. akan lebih baik jika Anda gunakan umpan balik korektif . Contoh (dalam MPP). Selain itu. soal yang sama tidak akan muncul pada nomor atau urutan soal yang sama.. idealnya harus mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk dapat membangun pengetahuannya sendiri. MENEMUKAN DAN MEMBANGUN PENGETAHUANNYA SENDIRI. sebelum menjelaskan. hal ini sangat penting untuk SPM. Kedua. diantaranya adalah sebagai berikut:  Jika memungkinkan. Alangkah baiknya. baik SPM maupun MPP harus interaktif. Biasanya dalam tes hanya diberikan ”hint”. Contoh. disamping ”hint” juga diberikan pembahasan jawaban. Umpan balik. Bagaimana caranya? Ada banyak cara... ANDA BENAR” atau ”ANDA SALAH”.”. “ANDA BELUM TEPAT” daripada. maka ketika di lain waktu siswa melakukan tes lagi. Pertama hindari ungkapan yang memojokan atau menyakitkan. perbanyak games dan simulasi. jadikan game dan simulasi untuk latihan dan tes... atau ”Belum tepat... 5 of 7 . Contoh. Untuk itu. rumus marginal cost adalah . bukan otomatisasi melalui komputer.”. Misalnya. “ANDA SALAH”... maka soal nomor 1 yang muncul bukan lagi ”xxxxxxxx”. karena sifatnya sebagai software pembelajaran mandiri. Untuk MPP.  Mulai dengan pertanyaan (resiprok). tapi ”yyyyyyyy”..  Berikan umpan balik korektif. itu adalah rumus variable cost.. ”Mengapa . Misal. jika muncul ”clue” berupa karakteristik dari salah satu planet. berikan penjelasan mengapa jawabannya benar dan atau mengapa jawabannya salah... Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam meberikan umpan balik. SPM maupun MPP. ”letaknya paling jauh” maka siswa harus menembak tepat ke planet pluto. Aturan mainya. akan lebih baik menggunakan kalimat.. Demikian kata teori belajar konstruktifism.?”. berikan kesempatan kepada siswa untuk mendefinisikan sesuatu dengan kalimatnya sendiri sebelum Anda sajikan definisi menurut pendapat beberapa ahli.?”.. Begitu pula halnya dalam tes. maka siswa harus menembak planet sesuai dengan karakteristik tersebut... rumus marginal cost adalah .. tes dan umpan balik pada prinsipnya sama. Siswa diberikan peluang untuk menembak dengan tepat planet-planet tersebut. Anda juga dapat mengemasnya secara kreatif dalam bentuk permainan (game. clue yang muncul adalah.melakukan reset atau melakukan tes dilain waktu.

juga harus mengacu pada tujuan pembelajaran yang merupakan tujuan akhir yang hendak dicapai dan harus telah ditentukan sebelumnya. akan lebih baik menggunakan animasi daripada gambar saja. animasi. apalagi tidak relevan dengan tujuan pembelajaran. siswa bisa mengawalinya dari latihan dulu. video. Atau. Cakup. Ada beberapa (walaupun tidak banyak). akan lebih baik menggunakan animasi atau video. banyak item soal tes yang hanya mengukur kemampuan berpikir tingkat rendah. siswa diberi kesempatan untuk loop (melihat kembali) materi yang terkait dengan soal latihan yang sedang dikerjakan. untuk menjelaskan teknik membuat keramik akan lebih baik menggunakan video. Latihan dan Tes yang Cukup. untuk menjelaskan cara kerja jantung. latihan dan tes disamping harus cukup dan cakup. tujuan hendaknya dijadikan sebagai acuan/patokan. Oleh sebab itu. banyak ditemui juga terjadi pada latihan dan tes. Oleh karena itu. sebelum memulai materi. dll) secara harmonis dengan bantuan teknologi komputer sehingga menghasilkan sesuatu yang sinergi untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu”. Tentukan Kombinasi Media yang Paling Tepat dan Relevan “Multimedia pembelajaran adalah pemanfaatan kombinasi beragam media (teks. daripada gambar orang yang sedang membuat keramik. Dalam semua aktifitas. Atau. Bahkan ada beberapa tujuan pembelajaran yang tidak dites-kan. Dalam lomba sebelumnya. harus ada keharmonisan antar media yang Anda gunakan. Branching atau learner controlled. Misal. atau mungkin keterampilan dan pengetahuan. dll). Secara umum. chart. Pengalaman sebagai juri menunjukkan adanya ketidak konsistenan dan ketidak relevanan antara materi dengan tujuan pembelajaran dan juga antara latihan/tes dengan tujuan pembelajaran. Begitu pula halnya dengan tujuan pembelajaran. Sangat jarang sekali ditemui ”problem solving” untuk • 6 of 7 . Anda sebainya harus mampu menentukan materi yang benar-benar perlu (need to know) dengan materi yang baik diketahui siswa (nice to know) yang sebenarnya tidak perluperlu amat. Konsisten dan Relevan dengan Tujuan Pembelajaran START FROM THE END! Begitu kata pepatah. karena keterbatasan waktu. Latihan dan tes tidak mengukur secara proporsional setiap tujuan pembelajaran. audio. banyak sekali keharmonisan penggunaan media yang kurang tepat. peserta yang menambah/melebihkan materi yang justeru materi bahasan tersebut diluar tujuan pembelajaran yang diharapkan dicapai. untuk menjelaskan proses terjadinya gunung meletus. yaitu mengingat (recall). Ketidak relevanan. gambar. daripada gambar saja. grafis (diagram. SPM dan MPP dapat dikatak sebagai multimedia pembelajaran. artinya berikan kesempatan siswa untuk menentukan sendiri hal apa yang akan mereka lakukan terlebih dahulu. materi. Contoh.  • Gunakan navigasi yang jelas dan konsisten. Atau ketika mengerjakan latihan. pemilihan media yang tepat dan juga relevan sangat menentukan. Jadi. Disamping itu. Atau siswa ingin memulai topik 2 sebelum topik 1. Tentukan Materi.

mengukur kemampuan analisis. tapi sebaliknya tidak cukup/mendalam.. Karena. Cakupannya proporsional. Tips dan trik ini didasarkan atas teori desain pembelajaran dan pengalaman penulis selama menjadi juri lomba pengembangan software pembelajaran yang diselenggarakan oleh Dikmenum. Bagi peserta yang nota bene adalah guru. tentu sudah mahir semuanya. Sebaiknya. tapi pembahasannya dangkal atau ”cetek”. tapi dibahas secara mendalam. Teknik menyusun evaluasi hasil belajar. ! Amin ! Wassalam. itu bukan merupakan hal yang baru. Penulis 7 of 7 .. TIDAK HANYA UNTUK KEPERLUAN LOMBA TENTUNYA . banyak pembahasan yang tidak perlu dan tidak relevan dengan tujuan pembelajaran. Demikian. Kejadian yang sering ditemui justeru sebaliknya. sinetsis dan evaluatif. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi Anda semuanya. Kondisi ideal yang harusnya terjadi adalah mencakup secara proporsional semua tujuan pembelajaran. untuk latihan dan tes Anda dapat memulainya dari penentuan jenis teknik evaluasi yang tepat dan penyusunan kisi-kisi soal yang didasarkan pada tujuan pembelajaran. Masalah cukupan dan cakupan juga masih sering ditemui. beberapa tips dan trik dilihat dari sisi/aspek desain pembelajaran yang dapat Anda jadikan sebagai pedoman. Banyak materi yang dibahas dengan cakupan yang luas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful