Cara Mendidik Anak Yang Efektif terletak pada kunci ± kunci di bawah ini, yaitu : A.

Proses belajar mengajar yang menyenangkan Belajar yang menyenangkan tentu saja akan membuat anak tertarik dan tidak akan membuat mereka jenuh. Terutama bagi anak usia dini. Lebih baik untuk menunda kegiatan belajar apabila kita belum bisa menciptakan suasana menyenangkan bagi anak. Karena apabila kita memaksa anak untuk belajar dalam situasi yang menegangkan, hal itu dapat membuat anak frustasi dan menjadi tidak mau belajar, karena merasa trauma dan ketakutan. Pemaksaan bahkan bisa melumpuhkan sel syaraf yang terdapat di otak anak.

Setiap pendidik pasti mengharapkan agar anak mendapatkan hasil belajar yang optimal, dan hal itu hanya akan didapatkan apabila anak mempunyai ketertarikan pada apa yang kita ajarkan. Caranya yaitu dengan belajar sambil bermain, bercerita,bernyanyi dan lain sebagainya. B. Kasih Sayang

³Kasih sayang melahirkan kecerdasan´, hasil dari sebuah penelitian telah membuktikan bahwa pembentukan otak dan perasaan sangat terikat erat pada kasih sayang yang diberikan kepadanya semasa ia berada di dalam kandungan sampai kasih sayang yang ia dapatkan setelah ia lahir dan tumbuh dewasa.
³Autis´ adalah salah satu contoh sebagai akibat dari kurangnya kasih sayang. (Autis terjadi akibat kurang terhubungkannya syaraf ±syaraf di pusat otak yang berisi emosi yang mengisi gerakan rasional dan pikiran logis). Hilangnya perasaan cinta pada awal kehidupan juga dapat melemahkan kekuatannya dan membuat pengaruh yang fatal pada otak. Pernyataan ini diperkuat oleh hasil penelitian bahwa ukuran otak anak yang jarang tersiram kasih sayang dan jarang diajak bermain lebih kecil 30% daripada anak normal pada usia yang sama. C. Disiplin Disiplin merupakan salah satu elemen penting agar terciptanya efektifitas belajar. Namun disiplin juga harus diterapkan secara konsisten dan ber´sinergi´. Konsisten atau istiqomah diperlukan dalam proses penerapan disiplin. Hilangnya konsistensi akan menghancurkan upaya kita dalam menegakkan disiplin.Satu contoh ,misalnya kita menginginkan satu bentuk tertentu pada sebuah pohon. Kita dapat membentuknya dengan mengikat dahan pohon tersebut dengan tali atau kawat. Namun bayangkan apa yang akan terjadi apabila dalam waktu yang singkat kita telah membuka ikatan itu ? tentu dahan pohon yang diikat tadi akan kembali seperti keadaan semula, bahkan mungkin akan bergerak lebih jauh dari posisi semula. Akan tetapi dengan kesabaran dan ketelatenan kita akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan kita. Itulah sebabnya kenapa pendidikan anak harus dilakukan secara bertahap, sedikit demi sedikit sampai anak memahami apa yang kita ajarkan.

Karena pendidikan adalah sebuah proses yang sangat panjang dan tak berujung.
Selanjutnya kita akan menjelaskan tentang arti dari kata ³sinergi´. Sinergi adalah satu bentuk penyatuan energi dari semua pihak yang berkepentingan, dalam hal ini yaitu kerjasama yang berkesinambungan antara orang tua,pihak sekolah serta lingkungan (kakek nenek, saudara, teman bermain, dll). Artinya pendidikan bukan hanya merupakan tanggung jawab orang tua saja, atau tanggung jawab sekolah saja, akan tetapi telah menjadi tanggung jawab

TIPOLOGI ORANG TUA DAN TIPE ANAK SEBAGAI HASILNYA PRILAKU ORANG TUA : . D. 2010 by putritidur ( Prof. H.DR. Berilmu mutakhir dan berprestasi 4. Bertaqwa 2. pengendalian diri. Berkepribadian matang 3. M. kecerdasan. Metode Efektif Mendidik Anak Usia SD Januari 25th. Sukses Pendidikan Pendidikan orang tua yang sukses adalah pendidikan yang mampu mengantarkan anak menjadi : 1. Ganjaran / hadiah diberikan kepada anak ketika anak berhasil melakukan perbuatan yang baik (menurut norma agama ataupun norma yang berlaku di masyrakat). dengan tujuan untuk memotivasi anak agar mereka mempertahankan bahkan meningkatkan perilaku baiknya menjadi lebih baik. kepribadian. Berwawasan global. serta keterampilan yang diperlukan dirinya. Arief Rachman. masyarakat.bersama.Pd ) Definisi Pendidikan Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. dengan tujuan agar anak tidak mengulangi perbuatannya. Mempunyai rasa kebangsaan 5. bangsa dan negara.sehingga dalam pelaksanaan disiplinpun harus ada koordinasi yang baik dari semua pihak. Hukuman dan Ganjaran Hukuman dapat diterapkan apabila anak tidak mematuhi aturan yang telah disepakati / tidak disiplin. akhlak mulia.

tidak berprestasi. Watak Anak : Merasa kurang. menurut. mengijinkan semua permintaan. . tidak peduli. memiliki akar dalam keluarga. Suri Tauladan : Mengarahkan/menjelaskan. . . Otoriter : Paling tahu. mudah bersosialisasi. senang berdiskusi. takut salah. binal. mudah terpengaruh. Kemampuan verbal . Kemampuan berhitung. Watak anak : Mengaggap dewasa Jati diri anak : Kemauan harus di turuti. Kegemaran berbuat untuk Allah. . berkesadaran tujuan hidup. dewasa. Disiplin beribadah. tempramen. memiliki tempat bertanya. selalu benar/menyalahkan. C. emosional. rentan/tidak tahan banting.A. D. Watak anak: Tergantung. berlindung pada orang tua. Membebaskan : Sangat percaya pada anak. mendahulukan emosi untuk menyelesaikan masalah. Ragam Potensi Kecerdasan Anak Potensi Spiritual . bekerjasama. Melindungi : Memanjakan. berprinsip. berkuasa. Berdialog. Jati Diri Anak : Sulit mengaktualisasikan jati diri. merasa diperlukan. . Sabar berupaya. kepedulian rendah. Jati diri anak : Menjaga nama baik keluarga. membela. Watak anak : Hormat kepada orang tua. memerintah. membimbing. tidak berdaya. berkuasa. terjamin. memberi pedoman (berprinsip). menolong. menerima saja. Berterima kasih/bersyukur atas pemberian Tuhan kepada kita. Jati diri anak : sulit berperan dewasa. B. Potensi Akal . memenangkan. Mampu menghadirkan Tuhan/keimanan dalam setiap aktifitas.

Kemampuan spasial . Senang membuat orang lain senang. Bergejolak/panas : Perasa. kaku. Menunda kepuasan sesaat. Berkepribadian stabil. dingin.. agresif. . negatif. . . Senang menolong. Kemampuan membuat daftar prioritas. Mengerti perasaan orang lain. Potensi Perasaan . Potensi sosial . . . . Sehat secara medis. Potensi Jasmani . tidak bersemangat. . kemampuan membedakan. . . Senang bekerjasama. Stabil : . Senang berteman. . . tegang. pendiam. berubah-ubah. Tahan bekerja keras. tidak tenang. Kecenderungan Sikap Tidak stabil : Penyedih/dingin : Sangat murung. Senang berkomunikasi. Senang bekerjasama. Mengendalikan emosi. pasif.penuh perhitungan. Tahan cuaca.

emosi seimbang.Sense of comitment .Sense of goal ( bertujuan) .Pupil Centered (berorientasi pada anak) .Democratice (demokratis).Democratice .Democratic. Bersemangat gembira. dapat dipercaya. penuh semangat. atau mendapat penjelasan yang berdasar ilmiah 5.Berhati tenang/sejuk : Hati-hati.Mengembangkan spiritual Quotient ( kecerdasan spritual). Peran Sekolah Kepala sekolah : .Sense of Integrity . pemimpin.Sense of Regulation ( keteraturan) . terkendali.politik 3. selalu ingin tahu. sering bertanya yang berbobot 4. fleksibel/memahami perbedaan. aktif bermasyarakat. Wajah cerah dan berfisik dinamis 2. Ciri-ciri Anak yang Kreatif 1.Mencintai . . Guru : . tidak berbatas tembok status . merdeka. hangat : Optimis. orientasi bergembira. tenggang rasa.Team Building. berminat luas mulai dari musik -mata pelajaran .Dinamic . damai. senang berkomunikasi. Sikap orang tua : .

Fleksibel . mempunyai gagasan-gagasan yang original.Toleransi . mempunyai banyak alternatif untuk menyelesaikan masalah 8.Comprehend (Daya tahan) Watak Yang Perlu Dikembangkan .Inovative (Inovasi/pembaharuan) .Percaya diri/Mandiri . berani ambil resiko 7.Assosiative (Penyatuan/penggabungan) .Ketegasan . berani tampil beda 10.Retensi (Daya ingat) .Berencana .Analitical (Analisa) .Curious (Rasa ingin tahu) . senang menggali pengetahuan 11.6.Creative (Kreatifitas) . tidak cepat puas.Hipothesised (Jawaban sementara) .Critical (Kritis) .disiplin .Keterbukaan .Predictive (Prediksi) . hampir selalu ingin sempurna 9. Keterampilan Berfikir Anak Yang Harus Dikembangkan .

siswa efektif.Orang tua efektif .Guru/dosen efektif .Bertaqwa. Tiga Sukses Pendidikan Anak ..Berani ambil resiko .Orientasi masa depan dan penyelesaian tugas . .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful