You are on page 1of 20

WartaRSUD

Bulletin RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas No. 9 Tahun IV Juli—September 2010

www.rsudkapuas.org

1

Beranda

Beranda
Kesehatan merupakan hak dasar bagi setiap individu. Dalam upayanya menperoleh pelayanan kesehatan secara paripurna, mayarakat seringkali dibatasi oleh ketersediaan sistem pelayanan kesehatan yang belum adekuat. Ditambah lagi akses terhadap sarana kesehatan yang masih minim mengakibatkan pemenuhan terhadap pelayanan kesehatan menjadi terkendala. RS sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan dituntut untuk menyediakan sistem pelayanan kesehatan yang optimal., terjankau dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Tuntutan ini seiring dengan fungsi RS sebagai unit pelayanan publik di bidang kesehatan. Untuk menunjang penyediaan pelayanan kesehatan yang optimal inilah diperlukan suatu sistem manajemen rumah sakit dalam bentuk pengelolaan dana yang dapat mendukung tercapainya hal tersebut. Oleh karena itu, untuk menjawab kebutuhan tersebut BLU RSUD menjadi alternatif pilihan untuk pencapaian sistem pelayanan kesehatan yang paripurna. Salam Redaksi

Dewan Redaksi Bulletin WartaRSUD : Pembina : Direktur RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dr. H. Bawa Budi Raharja Kepala Bidang Pelayananan Medis dr. Jum’atil Fajar, MHlthSc Pelaksana Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit : Ketua H. Dusi, SKM Kontributor : Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Editor : M. Sholichuddin, AMdKep—Nenny Puji Lestari, SKM—Arkani, SST Fisio—Danung Sri Wulandari, MPH Sekretariat : RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Jl. Tambun Bungai No. 16 Telp/Fax 0513-23791 email : pkrs.rsudkapuas@gmail.com website : www.rsudkapuas.org facebook : Pkrs Rsud Kapuas Redaksi menerima tulisan maksimal 2 halaman A4, tulisan yang dimuat akan melalui proses editing, tulisan yang diterima menjadi hak WartaRSUD. Disediakan honor bagi tulisan yang dimuat. Bulletin ini dibagikan GRATISSS. Untuk pemasangan iklan hubungi langsung staf redaksi WartaRSUD. Printed by PKRS

2

www.rsudkapuas.org

Cover Story

bupaten Kapuas, tidak jarang pula rumah sakit dan kabupaten lain yang belum memiliki pelayanan UTD memanfaatkan UTD RS Kapuas dalam melayani tranfusi darah bagi pasiennya. Sebagai bagian dari upaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas dan sekitarnya, UTD RS Kapuas selalu mengedepankan upaya kemanusiaan dalam keseharian operasionalnya.

P

ada hari Senin, 4 Oktober 2010 pukul 08.00 - 09.00 WIB bertempat di Unit Transfusi Darah RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (UTD-RS), para anggota dari Kodim 1011/KLK melakukan kegiatan donor darah dalam rangka hari Juang Kartika 2010. Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan PMI Kabupaten Kapuas dalam rangka HUT PMI ke-65. Mulai dari pimpinan sampai ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana juga menyumbangkan darah mereka. Jumlah donor mencapai sekitar 29 orang. Setelah memberikan darah mereka, para pendonor mendapatkan "service donor" yang disediakan oleh UTD-RS. Kegiatan donor darah ini merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat dan penting mengingat kebutuhan akan darah dan komponen darah di RSUD Kapuas termasuk cukup besar. Karena disamping melayani untuk wilayah Kawww.rsudkapuas.org

Memberikan pelayanan tranfusi darah kepada semua pihak tanpa pilih kasih. Hanya saja semua ini sering kali terkendala dengan terbatasnya persediaan darah atau donor yang ada di UTD RS Kapuas. Oleh karena itu kegiatan sosial donor darah yang dilaksanakan seiring dengan peringatan-peringatan hari ulang tahun dan lain sebagainya dirasa sangat perlu dan bermanfaat besar bagi semua pihak. Melalui kegiatan donor darah dalam rangka HUT TNI atau Reuni SMA –3 Kuala Kapuas seyogyanya dapat terus berkelanjutan dan diikuti oleh pihak lain di masa yang akan datang. Setetes darah Anda menyelamatkan jiwa sesama sumber foto dan berita : www.kabupatenkapuas.info

3

Artikel

S

etelah sempat libur pada bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1431, senam diabetes yang rutin diadakan setiap Jum’at pagi mulai jam 06.00 WIB kembali dilaksanakan oleh Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia) Cabang Kapuas dan Diabetes Center RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Pada pelaksanaan senam kali ini menggunakan Senam Diabetes Seri 2 yang dikombinasikan dengan Senam Diabetes Seri 3 dengan instruktur Bpk. Ngata’i yang merupakan salah satu anggota Persadia Cabang Kapuas dan telah mendapatkan pelatihan Senam Diabetes oleh Persadia Pusat. Setelah pelaksanaan senam diadakan penyuluhan atau edukasi oleh Diabetes Center RSUD pada pertemuan tersebut yang berkesempatan sebagai pemberi materi kali ini adalah dr. Agus Nurohman, SpPD (ketua Diabetes Center), dr. Agus mengungkapkan bahwa hasil penurunan kadar gula darah yang sudah mulai membaik selama bulan puasa agar tetap terjaga setelah lebaran, juga jangan sampai karena lebaran sehingga kadar gula kembali meningkat karena agenda silaturahmi selama lebaran yang mana tuan rumah biasanya menyediakan makanan-makanan yang tinggi kadar karbohidratnya sehingga kadar gula darah bisa meningkat lagi. Pada kesempatan tersebut juga Bpk. Cahyono (Persadia) memberikan pengalamannya dalam mengkonsumsi buah mengkudu yang masih mangkal bisa juga menjaga kadar gula dalam darah. Kegiatan senam pada Jum’at Pagi biasanya juga dilaksanakan pemeriksaan kadar gula darah bagi para Anggota Per4

sadia yang dilakukan oleh tenaga analis dari Laboratoriun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo yang juga tergabung dalam Diabetes Center. Pada hari-hari tertentu bisa jga dimanfaatkan oleh sponsor terutama yang berhubungan dengan penatalaksanaan diabetes untuk dapat memberikan dukungan kepada Anggota Persadia misalnya berupa potongan harga pembelian produk-produk yang ditawarkan pada hari tersebut. Kegiatan senam diabetes juga sering dimanfaatkan oleh mahasiswa baik program D3, D4, S1, bahkan program S2 kesehatan untuk melakukan penelitian dengan responden Anggota Persadia. Tetap sehat dengan diabetes 

www.rsudkapuas.org

Artikel

uang Kenanga dipimpin oleh kepala ruangan Ibu Elvina, AMd.Kep dan dibantu oleh 2 ketua tim, dan beberapa perawat pelaksana bersama tenaga administrasi dan petugas kebersihan ( cleaning service ). Di ruang bedah kenanga, semua perawat pendidikan terakhir yaitu DIII Keperawatan, dan yang sedang menjalani pendidikan ke jenjang S1 Keperawatan sebanyak 2 orang. Hampir semua perawat di ruangan Kenanga sudah mengikuti pelatihan internal Rumah Sakit dari Tim PPNI RS. Pelatihan yang diberikan seperti Kewaspadaan baku (Isolation precautions), Terapi insulin pada diabetes mellitus, Resusitasi jantung paru ( RJP ) Dewasa, Pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial di Rumah Sakit, dan Terapi oksigen, dan satu orang perawat pernah mengikuti pelatihan BCLS. Kepala Ruangan sudah mengikuti pelatihan Manajemen Bangsal Rawat Inap di PPKC Jakarta pada bulan Agustus 2008. Tingkat ketergantungan klien di ruang Bedah Kenanga dinilai dengan menggunakan instrumen penilaian ketergantungan klien menurut Orem ; total, parsial, minimal care ( Nursalam, 2002). Klasifikasi ketergantungan pasien dibagi menjadi 3 kategori, yaitu perawatan minimal yang memerlukan waktu 1-2 jam/ 24 jam, perawatan intermediet dengan waktu 3-4 jam/ 24 jam, dan perwatan total dengan waktu 56/ 24 jam. Penerapan Model MAKP Ruang Kenanga sampai saat ini menerapkan model asuhan keperawatan metode Tim kombinasi dengan model Fungsional. www.rsudkapuas.org

R

Kepala ruangan sebagai Penanggung Jawab (PJ) Ruang Kenanga membuat 2 (dua) kelompok yaitu Tim 1 yang terdiri dari 8 orang dan Tim 2 yang terdiri dari 7 orang. Tim 1 bertanggung jawab pada pasien yang dirawat di K1, K2, K3 dan K4, sedangkan Tim 2 bertanggung jawab pada pasien yang dirawat di K5, K6, K7 dan K8. Metode yang diterapkan pada saat ini yaitu kepala ruangan membuat Jadwal Tugas Harian Perawat setiap bulannya, dimana masing-masing anggota Tim sudah dibuat jadwal tugas setiap hari baik dinas pagi, dinas sore maupun dinas malam sesuai dengan Tim masingmasing, sehingga tugas tidak menumpuk pada satu atau dua orang perawat saja karena sudah ada pembagian tugas yang jelas. Uraian Tugas Perawat setiap harinya adalah : PJS ( Penanggung Jawab Shift ) PJO ( Penanggung Jawab Obat ) TIM GV Supervisor Logistik Supervisor Kebersihan Timbang Terima Prosedur timbang terima atau yang sering disebut aplusan, selama ini sudah dilakukan pada setiap pergantian shift jaga, namun cara penyampaian isi timbang terima belum terungkap secara komprehensif, meliputi : isi timbang terima ( masalah keperawatan pasien lebih fokus pada diagnosis medis ). Pada saat timbang terima, perawat menggunakan buku laporan harian perawat sebagai dokumentasi, dan timbang terima pasien dilakukan di masing-masing ruangan pasien.  5

Artikel

N

yeri Punggung Bawah (Low Back Pain /LBP ) adalah sindroma klinik yang ditandai dengan gejala utama nyeri atau perasaan lain yang tidak enak di daerah tualng punggung bagian bawah. Dalam masyarakat LBP tidak mengenal perbedaan umur, jenis kelamin, pekerjaan, status sosial, tingkat pendidikan, semuanya bisa terkena LBP. Lebih dari 80 % umat manusia dalam hidupnya pernah mengalami LBP. Terapi LBP selain istirahat, pemberian analgetika, pemberian modalitas fisik (panas, dingin, stimulasi listrik ), alat ortesa (braceatau korset) dan yang tidak kalah pentingnya yaitu terapi latihan. ETIOLOGI LBP Faktor mekanik sebagai penyebab utama dari LBP dfi masyarakat dapat diklasifikasikan menjadi 2 kategori, yaitu : Statik LBP pada tipe ini terjadi karena kesalahan postur seperti kepala menunduk ke depan, bahu melengkung ke depan, perut menonjol ke depan dan lordosis lumbal berlebihan. Dinamik Dalam keadaan normal gerakan tulang berlangsung dan terintegrasi dengan baik dan terjadi pembatasan oleh otot dan ligamen. Agar tidak menimbulkan keluhan nyeri, gerakan tidak boleh melanggar keterbatasan ini. PROGRAM LATIHAN LBP Tujuan pemberian latihan pada LBP adalah : 1. Mengurangi hiperlordosis lumbal / memperbaiki postur tubuh 2. Membiasakan diri untuk melakukan gerakan -gerakan yang sesuai dengan biomekanik tulang punggung 6

Secara operasional, pemberian latihan ini ditujukan untuk : 1. Mengurangi gaya yang bekerja pada tulang punggung dengan cara mengurangi berat badan 2. Memperkuat otot-otot yang kurang kuat, terutama otot dinding perut, otot gluteus maksimus dan medius, dan otot punggung 3. Meregangkan otot-oto yang memendek, terutama otot punggung dan otot hamstrings 4. Mengurangi posisi bahu dan punggung bagian atas yang terlalu menekuk ke depan 5. Mengurangi spasme otot-otot Beberapa hal penting sebelum melakukan latihan 1. Tidak ada penyakit lain yang membahayakan bila dilakukan latihan 2. Latihan harus dilakukan setiap hari, pagi dan sore dan selalu dimulai dengan intensitas yang ringan dan secara bertahap ditingkatkan 3. Latihan dilakukan pada dasar yang datar, dianjurkan dilantai dengan alas karpet 4. Posisi awal latihan adalah berbaring terlentang, lutut fleksi, kedua telapak kaki menempel lantai seluruhnya dan kedua lengan dan taangan rileks di samping tubuh 5. Setiap latihan diulangi 5x dan bertahap dinaikkan sampai 10 x , dilakukan dengan pelan-pelan dan hati-hati, tidak perlu tergesa-gesa dan jangan terlalu banyak dengan cara mengejan. Teknik Latihan Sikap dasar adalah telentang - Pelvic Tilting Untuk menguatkan otot gluteus maksimus, mencegah hiperlordosis lumbal www.rsudkapuas.org

Artikel
Teknik : menekankan punggung pada alas sambil menegangkan otot perut dan kedua otot gluteus maksimus . Pertahankan selama 5-10 hitungan. - Lutut ke dada Untuk meregangkan otot punggung yang tegang dan spasme Teknik : tarik lutut ke dada bergantian semaksimal mungkin tanpa menimbulkan rasa sakit, dipertahankan 5-10 detik, lakukan juga dengan kedua lutut. - Meregangkan tubuh bagian lateral Untuk meregangkan otot lateral tubuh yang tegang Teknik ; dengan tangan di bawah kepala dan siku menempel pada alas, paha kanan disilangkan ke paha kiri kemudian tarik kesamping kanan dan kiri sejauh mungkin, lakukan juga dengan menyilangkan paha kiri di atas paha kanan. - Straight Leg Raising Untuk meregangkan dan menguatkan otot hamstring dan gluteus Teknik : satu lutut kanan di tekuk, kaki kiri di naikkan ke atas tanpa bantuan lengan dan tangan , dipertahankan 5-10 detik, ulangi sebaliknya - Sit Up Untuk menguatkan otot perut dan punggung bawah Teknik : pelan-pelan menaikkan kepala dan leher sehingga dagu menyentuh dada, diteruskan dengan mengangkat punggung bagian sampai kedua tangan mencapai lutut (tangan diluruskan), sedangkan punggung bagian tengah dan bawah tetap menempel pada dasar. - Hidung ke lutut Untuk memperkuat otot perut dan meregangkan otot iliopsoas Teknik : dengan posisi menekuk , lutut secara bergantian ditarik sampai ke hidung, pertahankan 5-10 detik, lakukan pada lutut satunya. www.rsudkapuas.org - Gerakan gunting Untuk meregangkan dan menguatkan otot hamstring, punggung, gluteus dan abdomen Teknik : kedua tangan di belakang kepala, tarik kedua tungkai ke atas, kemudian kedua kaki disilangkan, tungkai ditarik ke muka belakang bergantian, lakukan 10 kali, kemudian ke samping kanan dan samping kiri - Hiperestensi sendi paha Untuk menguatkan otot gluteus dan punggung bawah serta meregangkan otot fleksor paha Teknik ; dengan posisi tengkurap, tungkai ditarik ke atas , ulangi pada kaki sebelahnya. NASEHAT Nasehat yang perlu diberikan pada penderita LBP sebagai berikut : Waktu berdiri 1. Jangan memakai sepatu dengan hak tinggi 2. Jangan berdiri waktu yang lama, selingi dengan jongkok 3. Berdiri dengan satu kaki diletakkan lebih tinggi untuk mengurangi hiperlordosis lumbal 4. Bila mengambil sesuatu di tanah, jangan membungkuk, tapi tekuklah lutut 5. Bila mengangkat benda berat, renggangkan kedua kaki lalu tekuklah lutut dan punggung tetap tegak dan angkatlah barang tersebut sedekat mungkin dengan tubuh Waktu berjalan Berjalanlah dengan posisi tegak, rileks dan jangan tergesa-gesa Waktu duduk 1. Pilihlah tempat duduk dengan kriteria :  Busa jangan terlalu lunak  Punggung kursi berbentuk huruf S Bila duduk seluruh punggung harus bersambung ke hal ... 19 7

Cover Story

D

iterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) No. 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) adalah sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 69 ayat (7) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. PP tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik oleh Pemerintah, karena sebelumnya tidak ada pengaturan yang spesifik mengenai unit pemerintahan yang melakukan pelayanan kepada masyarakat yang pada saat itu bentuk dan modelnya beraneka macam. Jenis BLU disini antara lain rumah sakit, lembaga pendidikan, pelayanan lisensi, penyiaran, dan lainlain. Rumah sakit sebagai salah satu jenis BLU merupakan ujung tombak dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Namun, tak sedikit keluhan selama ini diarahkan pada kualitas pelayanan rumah sakit yang dinilai masih rendah. Ini terutama rumah sakit daerah atau rumah sakit milik pemerintah. Penyebabnya sangat klasik, yaitu masalah keterbatasan dana yang dimiliki oleh rumah sakit umum daerah dan rumah sakit milik pemerintah, sehingga tidak bisa mengembangkan mutu layanannya, baik karena peralatan medis yang terbatas maupun kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang rendah. Perkembangan pengelolaan rumah sakit, baik dari aspek manajemen maupun operasional sangat dipengaruhi oleh berbagai tuntutan dari lingkungan, yaitu antara lain bahwa rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, dan biaya pelayanan kesehatan terkendali sehingga akan berujung pada kepuasan pasien. Tuntutan lainnya 8

adalah pengendalian biaya. Pengendalian biaya merupakan masalah yang kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai pihak yaitu mekanisme pasar, tindakan ekonomis, sumber daya manusia yang dimiliki (profesionalitas) dan yang tidak kalah penting adalah perkembangan teknologi dari rumah sakit itu sendiri. Rumah sakit pemerintah yang terdapat di tingkat pusat dan daerah tidak lepas dari pengaruh perkembangan tuntutan tersebut. Dipandang dari segmentasi kelompok masyarakat, secara umum rumah sakit pemerintah merupakan layanan jasa yang menyediakan untuk kalangan menengah ke bawah, sedangkan rumah sakit swasta melayani masyarakat kelas menengah ke atas. Biaya kesehatan cenderung terus meningkat,dan rumah sakit dituntut untuk secara mandiri mengatasi masalah tersebut. Peningkatan biaya kesehatan menyebabkan fenomena tersendiri bagi rumah sakit pemerintahan karena rumah sakit pemerintah memiliki segmen layanan kesehatan untuk kalangan menengah ke bawah. Akibatnya rumah sakit pemerintah diharapkan menjadi rumah sakit yang murah dan bermutu. Pengertian, Tujuan dan Azas BLU Pengertian atau definisi BLU diatur dalam Pasal 1 angka 23 UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, yaitu : “Badan Layanan Umum adalah instansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas”. www.rsudkapuas.org

Cover Story
Tujuan dibentuknya BLU adalah sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 68 ayat (1) yang menyebutkan bahwa “Badan Layanan Umum dibentuk untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa”. Kemudian ditegaskan kembali dalam PP No. 23 Tahun 2005 sebagai peraturan pelaksanaan dari asal 69 ayat (7) UU No. 1 Tahun 2004, Pasal 2 yang menyebutkan bahwa “BLU bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan produktivitas, dan penerapan praktek bisnis yang sehat”. 3. Tidak bertujuan untuk mencarai laba; 4. Dikelola secara otonom dengan prinsip efisiensi dan produktivitas ala korporasi; 5. Rencana kerja, anggaran dan pertanggungjawabannya dikonsolidasikan pada instansi induk; 6. Penerimaan baik pendapatan maupun sumbangan dapat digunakan secara langsung; 7. Pegawai dapat terdiri dari pegawai negeri sipil dan bukan pegawai negeri sipil; 8. BLU bukan subyek pajak.

Selain itu, sekalipun BLU dikelola secara otonom dengan prinsip efisiensi dan produktivitas ala korporasi, namun terdapat beberapa karakteristik lainnya yang membedakan pengelolaan keuangan BLU dengan BUMN/BUMD, yaitu: Sedangkan Asas BLU diatur menurut 1. BLU dibentuk untuk meningkatkan Pasal 3 PP No. 23 Tahun 2005, yaitu: pelayanan kepada masyarakat dalam 1. Menyelenggarakan pelayanan umum rangka memajukan kesejahteraan yang pengelolaannya berdasarkan umum dan mencerdaskan kehidupankewenangan yang didelegasikan, tidak bangsa; terpisah secara hukum dari instansi 2. Kekayaan BLU merupakan bagian induknya; dari kekayaan negara/daerah yang 2. Pejabat BLU bertanggung jawab atas tidak dipisahkan serta dikelola dan pelaksanaan kegiatan layanan umumdimanfaatkan sepenuhnya untuk kepada pimpinan instansi induk; menyelenggarakan kegiatan BLU yang 3. BLU tidak mencari laba; bersangkutan; 4. Rencana kerja, anggaran dan laporan 3. Pembinaan BLU instansi pemerintah BLU dan instansi induk tidak pusat dilakukan oleh Menteri Keuanterpisah; gan dan pembinaan teknis dilakukan 5. Pengelolaan sejalan dengan praktik oleh menteri yang bertanggung jawab bisnis yang sehat. atas bidang pemerintahan yang bersangkutan; Dari uraian definisi, tujuan dan asas 4. Pembinaan keuangan BLU instansi BLU, maka dapat terlihat bahwa BLU pemerintah daerah dilakukan oleh memiliki suatu karakteristik tertentu, pejabat pengelola keuangan daerah yaitu : dan pembinaan teknis dilakukan oleh 1. Berkedudukan sebagai lembaga pekepala satuan kerja perangkat daerah merintah yang tidak dipisahkan dari yang bertanggung jawab atas bidang kekayaan Negara; pemerintahan yang bersangkutan; 2. Menghasilkan barang dan/atau jasa 5. Setiap BLU wajib menyusun rencana yang diperlukan masyarakat; kerja dan anggaran tahunan; www.rsudkapuas.org 9

Cover Story
6. Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta laporan keuangan dan laporan kinerja BLU disusun dan disajikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari RKA serta laporan keuangan dan laporan kinerja kementerian negara/ lembaga/pemerintah daerah; 7. Pendapatan yang diperoleh BLU sehubungan dengan jasa layanan yang diberikan merupakan pendapatan negara/daerah; 8. Pendapatan tersebut dapat digunakan langsung untuk membiayai belanja yang bersangkutan; 9. BLU dapat menerima hibah atau sumbangan dari masyarakat atau badan lain; 10.Ketentuan lebih lanjut mengenai pengelolaan keuangan BLU diatur dalam peraturan pemerintah (dhi. PP No. 23 Tahun 2005). b. Pengelolaan wilayah/kawasan tertentu untuk tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat atau layanan umum; dan/atau c. Pengelolaan dana khusus dalam rangka meningkatkan ekonomi dan/atau pelayanan kepada masyarakat. 2. Persyaratan Teknis, yaitu : a. kinerja pelayanan di bidang tugas pokok dan fungsinya layak dikelola dan ditingkatkan pencapaiannya melalui BLU sebagaimana direkomendasikan oleh menteri/pimpinan lembaga/kepala SKPD sesuai dengan kewenangannya; dan b. kinerja keuangan satuan kerja instansi yang bersangkutan adalah sehat sebagaimana ditunjukkan dalam dokumen usulan penetapan BLU. 3. Persyaratan Administratif, yaitu : a. pernyataan kesanggupan untuk meningkatkan kinerja pelayanan, keuangan, Jenis dan Persyaratan BLU dan manfaat bagi masyarakat; Apabila dikelompokkan menurut jenisb. pola tata kelola (yang baik); nya BLU terbagi menjadi 3 kelompok, c. rencana strategis bisnis; yaitu: d. laporan keuangan pokok; 1. BLU yang kegiatannya menyediakan e. standar pelayanan minimum; dan barang atau jasa meliputi rumah sakit, f. laporan audit terakhir atau pernyataan lembaga pendidikan, pelayanan bersedia untuk diaudit secara indelisensi, penyiaran, dan lain-lain; penden. 2. BLU yang kegiatannya mengelola wilayah atau kawasan meliputi otorita pengembangan wilayah dan kawasan ekonomi terpadu (Kapet); dan 3. BLU yang kegiatannya mengelola dana khusus meliputi pengelola dana bergulir, dana UKM, penerusan pinjaman dan tabungan pegawai. Untuk menjadi sebuah BLU, maka harus memenuhi persyaratan sebagaimana diatur menurut Pasal 4 PP No. 23 Tahun 2005, sebagai berikut: 1. Persyaratan Substantif, apabila menyelanggarakan layanan umum yang berhubungan dengan : a. Penyediaan barang dan/atau jasa layanan umum; Bersambung .. 10 www.rsudkapuas.org

Artikel

BAGAIMANA DENGAN TUNJANGAN FUNGSIONAL PRAKTISI KESEHATAN ??????? raktisi kesehatan ( doter, perawat, bidan,dll) merupakan komponen utama dalam bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya senantiasa dituntut untuk dapat berkerja secara cepat,tepat dan profesional sehingga tercapai pelayanan kesehatan yang bermutu dan memuaskan. Dalam mengemban tugas tersebut, pemerintah melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor: 54 tahun 2007, menetapkan tunjangan jabatan fungsional kepada PNS tenaga kesehatan. Walaupun realisasinya di masingmasing daerah tidak bersamaan, bahkan ada yang sampai terlambat sampai memicu terjadi protes dengan aksi mogok kerja. Namun, dengan bertambahnya beban kerja karena masyarakat yang dilayani bertambah banyak seiring diluncurkannya program jaminan kesehatan masyarakat oleh pemerintah, kemudahan dalam mengaksis pelayanan kesehatan dengan meningkatnya sarana transportasi dan reformasi dalam bidang pelayanan kesehatan, partisipasi dan

P

kesadaran masyarakat tentang kesehatan, serta pertumbuhan penduduk itu sendiri. Demikian juga dengan resiko kerja akibat kontak dengan penderita saat memberikan tindakan pelayanan selalu saja mengakibatkan terinfeksinya berbagai penyakit terhadap praktisi kesehatan, yang dalam implementasinya seyogyanya dapat diturunkan jika saja aplikasi standar keselamatan kerja dan peningkatan daya tahan tubuh praktisi kesehatan dapat diberikan dan ditingkatkan. Disamping meningkatnya beban biaya akibat inflasi dan kebutuhan biaya hidup yang juga memberikan andil terhadap kesejahteraan praktisi kesehatan. Dengan argumen diatas, setelah tiga tahun berjalan, apakah cukup layak Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor: 54 Tahun 2007 untuk direvisi pada tahun 2010 ini ? Atau dicaru bentu lain seperti, renumerasi, sertifikasi, tunjangan profesi atau apa aja lah….. Yang penting dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan praktisi kesehatan. Semoga…...Amin Jawabanya, silakan hadir pada rapat sosialisasi Tunjangan Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan, undangan menyusul..

www.rsudkapuas.org

11

Artikel

M

ungkin sebagian besar dari kita tak pernah menyadari, betapa tak sehatanya pola hidup kita saat berada di Kantor. Bayangkan saja, delapan jam duduk di kursi di depan komputer, selama lima hari seminggu, tentu ini membawa resiko bagi kesehatan Anda. Akibat duduk berjamjam ini membuahkan ketegangan mata hingga otot leher kaku, ditambah lemak menumpuk di bagian perut akibat camilan yang ditawarkan teman kerja setiap hari. Nah berikut ada 10 tips untuk menjaga kesehatan selama di tempat kerja. 1. Camilan yang disediakan teman kerja Anda di mejanya dapat menambah ribuan kalori, jika tak berhati-hati itu akan merusak diet Anda, dan menambah berat badan. Jadi jika Anda tahu seseorang memiliki permen atau cokelat di mejanya, kelilingilah meja teman Anda ini untuk menjauhkan diri dari godaan, demikian saran dokter gigi di American Dietetic Association. Istirahatlah sejenak, ambil nafas panjang, dan hapus keinginan untuk menyantap makanan manis. Jika Anda lapar, lebih baik bawalah bekal buah-buahan dari rumah. 2. Minum banyak air – 10 gelas tiap hari – akan membantu menjaga Anda tetap hidrat. Buat rencana untuk menykseskan program ini: bawa 1 botol besar air mineral ke kantor, habiskan satu botol hingga saat makan siang, lalu isi lagi dan habiskan hingga pukul 3 sore, dan pada pukul 5 sore habiskan botol ketiga. Atau Anda bisa memasang alaram di komputer untuk mengingatkan saatnya ambil minum. Selain itu, banyak pula makanan yang kaya kandungan air, seperti jeruk, anggur, semangka dan 12

apel. Menyantap makanan ini sambil bekerja, selain membuat Anda sehat juga membantu Anda tetap hidrat. 3. Satu yang paling penting yang dapat Anda lakukan agar tetap sehat dan langsing adalah olahraga. Berjalan kaki saat makan siang adalah gagasan bagus untuk memenuhi kebutuhan yang satu ini. Pasalnya jalan kaki bukan hanya membakar kalori, tapi bisa meredakan stress dan refreshing. 4. Menyantap makanan siang yang sehat merupakan bagian penting dari diet seimbang. Tapi makan dengan porsi yang masuk akal merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan Anda. Jadi selain menyantap makanan sehat, juga perhatikan porsi makan Anda, jangan sampai makan terlalu banyak dan lalu hanya duduk di kursi sepanjang sore atau jangan pulan makan terlalu sedikit hingga Anda kurang asupan nutrisi. 5. Tension neck syndrome (TNS) atau sakit dibagian leher dapat terjadi saat otot-otot bagain leher dan pundak atas tak tepat, atau salah posisi dalam waktu lama, demikian menurut National Institute of Environmental Health Sciences. Biasanya ini dialami oleh pekerja yang bertugas menerima telepon hampir sepanjang hari atau mengetik selama berjam-jam.

www.rsudkapuas.org

Artikel
Untuk menghindari leher sakit dalam jangka lama, seorang profesor ergonomics – yang mempelajari hubungan manusia dan mesin – di Universitas Cornell, menyarankan bagi pekerja yang bertugas menerima telepon sebaiknya menggunakan speakerphone, penyangga bahu atau menggunakan headset saat menerima telepon. 6. Ketegangan mata merupakan masalah lain yang diakibatkan terlalu lama duduk di depan komputer. Ketegangan mata dapat menyebabkan sakit kepala, susah fokus, dan menambah sensitifitas pada cahaya, demikian menurut ahli dari Universitas California. Jadi sebaiknya jika Anda tak dapat membaca tulisan di layar komputer Anda dari jarak jauh, lebih baik perbesar ukuran hurufnya. 7. Tips yang kerap kali kita dengar adalah melakukan liburan. Memang pada kenyataanya, melakukan liburan sangat berguna untuk meredakan diri dari kesibukan, pun membantu mengisi kembali ‘baterai’ Anda. Liburan juga bermanfaat untuk mengurangi stress dan membuat pikiran Anda berhenti bekerja, khusunya jika Anda memiliki konflik, demikian juga saat Anda memiliki masalah dengan bos, rekan kerja atau proyek yang Anda kerjakan. Stres dapat berimbas pada kesehatan, seperti melemahkan sisitem imun dan meningkatkan resiko sakit. Jadi, mengurangi tingkat stres adalah inti permasalahnnya, dan satu-satunya yang paling manjur untuk maslaah ini adalah liburan, demikian jelas presiden Business Psychology Consulting. 8. Cara lain untuk menjaga kesehatan di tempat kerja adalah menghindari mengulur waktu lebih lama. Bisanya orang fokus pada tugas masing-masing dan berusaha menyelesaikan proyek tersebut. Tapi mereka tak menyadari kalau itu mempengaruhi kesehatan, demikian menurut persiden Business www.rsudkapuas.org Psychology Consulting. Para pekerja keras biasanya baru menyadari saat mengalami stress dalam tingkat tinggi, yang mulai mempengaruhi hubungan serta mood mereka. Stres semacam ini biasanya disebabkan oleh kondisi yang terlalu lelah. Kelelahan dapat juga mempengaruhi sistim imun seseorang, begitu puladapat menyebabkan gangguan tidur atau gangguan konsentrasi. 9. Keyboart, mouse dan telepon yang biasa Anda gunakan bisa jadi sarang ribuan kuman yang menungu untuk membuat Anda sakit. Jadi basmi dengan obat anti kuman. Menurut Science Daily, peneliti di 100th General Meeting of the American Society for Microbiology melaporkan kalau virus dapat bertahan selama berjam-jam hingga berhari-hari di permukaan kasar. Seperti rotavirus (yang menyebabkan diare) biasanya berada di permukaan penerima telepon, yang menularkan penyakit pada orang lewat telepon. National Consumers League menyarankan untuk selalu membersihkan obyek ini dengan pembersih anti kuman atau semprot dengan pembersih yang sudah terbukti mampu membasmi semua jenis kuman. 10. Hal apa yang paling penting untuk Anda lakukan supaya tetap sehat di tempat kerja? Menurut Business Psychology Consulting, langkah paling penting untuk menjaga kesehatan di tempat kerja adalah kesadaran diri. Mengetahui diri Anda sendiri dan batas yang Anda miliki. Tahu kapan saatnya Anda istirahat dan kapan waktunya mengambil libur. Dan jangan lupa berolah raga, yang selama ini terbukti membantu secara fisik dan mental, lakukan saat di kantor dan di rumah. Ternyata banyak hal yang bisa membuat kita jatuh sakit di tempat kerja, kadang kita jarang memikirkan hal-hal yang paling sederhanapun saat sedang sibuk melakukan pekerjaan. Semoga tips ini bermanfaat, selamat mencoba! 13

Iklan

Jl. A. Yani No. 16 (Ruko Depan BNI 46) Telp. 081349366666 Kuala Kapuas

Sebagai salah satu unit penyelenggara pelayanan kesehatan di Kabupaten Kapuas, RSUD Kapuas memberikan pelayanan spesialisasi untuk Internis, Anak, Bedah dan obsgyn. Untuk jenis spesialisasi lainnya, diselenggarakan secara rutin setiap bulannya untuk Spesialisasi Jantung dan Mata. Untuk pelayanan bulan Oktober 2010 ini jadwal spesialisasi jantung dan mata adalah : 14

Spesialis Mata Tanggal 20 Oktober 2010 Dr. Hamdanah, Sp.M Spesialis Jantung Tanggal 16 Oktober 2010 Dr. Yoyo Ambeng, Sp.J

www.rsudkapuas.org

Quiz
Quiz WartaRSUD No. 9 Tahun IV, edisi Juli—September 2010

Detektif Jodi sedang di TKP menyelidiki kasus kematian seseorang. Dugaan sementara orang yg mati itu bunuh diri, karena ditemukan telah menggantung diri dengan bukti lain berupa surat yang menunjukkan bahwa dia memang benar2 bunuh diri... Orang ini hanya memiliki ayah, ibunya sudah meninggal. Dan kebetulan ayahnya-pun ada disini. Dari keterangan ayahnya dikatakan bahwa surat itu memang ditulis oleh anaknya, karena dia hapal tulisannya Surat itu berbunyi seperti ini: Salamku buat ayah Waktuku telah tiba untuk "die" Emang dunia ini penuh angkara murka Enggak... aku nggak bisa bersikap tegar Titik darahku sudah habis, untuk mengakhiri riwayat Namun detektif tetap merasa curiga. Sepertinya ini kasus pembunuhan. Setelah dilacak, ada 4 orang tersangka yg berhubungan erat dan punya alasan untuk membunuh si korban... 1. Sweetheart. Si korban diketahui memiliki hutang yang banyak kepada orang yg bernama Sweetheart. 2. Tisa. Dia adalah pacar korban, tapi akhir2 ini diketahui bahwa tisa sering sekali terlibat pertengkaran dengan si korban. 3. Calon akhwat. Dia adalah pemilik kontrakan tempat korban tinggal. Belakangan diketahui kalo calon akhwat mengancam akan membunuh si korban jika dia tidak bisa mambayar kontrakannya... 4. Si ayah. Si ayah adalah orang yg sering mabuk-mabukan dan berjudi. Hubungan ayah dengan korban sudah lama putus, namun beberapa hari ini si ayah mengunjungi korban dgn niat karena rindu. Bagaimana nih temen2... detektif Jodi benar-benar bingung. Ada yang bisa bantu menemukan pembunuh tersebut?? Ketentuan Menjawab :
Kirim jawaban Anda melalui e-mail ke pkrs.rsudkapuas@gmail.com Facebook : Pkrs Rsud Kapuas Dengan mencantumkan subjek Quiz WartaRSUD Sebelum tanggal 31 Oktober 2010 Pemenang akan mendapatkan kenang-kenangan dari PKRS RSUD dr. H. Soemarno Sosroatomodjo Kuala Kapuas www.rsudkapuas.org 15

Info Kegiatan

umah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H soemrano Sosroatmodjo Kuala Kapuas dalam melakukan pembinaan mental spiritual kepada segenap karyawan dan karyawati dilingkungannya mendirikan Majelis Ta,lim dengan Nama As Syifa yang di dirikan sejak tahun 2001 silam. Majelis ini aktif dalam melakukan pembinaan kepada jama,ahnya baik dilingkungan RSUD sendiri maupun melakukan pembinaan di luar lingkungan RSUD sendiri hal ini dilakukan pihak Majelis Ta,lim untuk senantiasa melakukan fungsi socialnya termasuk melakukan pembinaan spiritual dan silaturahmi dengan para penghuni Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas beserta unsure pimpinan dan jajarannya.seperti yang dilakukan pihak Majelis Ta,lim pada bulan suci Ramadhan 1431 H pihak Majelis Ta,lim AS Syifa, RSUD Dr Soemarno Sostroatmodjo menggelar buka puasa,silaturahmi dan melakukan siraman rokhani rumah tahanan (Rutan) Kapuas tepatnya di Masjid At Taubah lingkungan Rutan setempat minggu ( 22/8) Kegiatan ini disambut baik dari sejumlah kalangan baik dari unsure pimpinan,para penghuni serta seluruh karyawan dan karyawati dilingkungan RSUD kapuas. Siraman rokhani di berikan oleh Dr Jum,atil Fajar MHLth,SC tak sedikit para penghuni yang hadir dan mendengarkan ceramah dari pemateri sebelum waktu berbuka puasa tiba 16

R

menitikan air mata karena terharu,dan bangga atas kunjungan yang dilakukan pihak Majelis Ta,lim As Syifa,RSUD Kapuas. Suasana semakin hening tat kala sang penceramah menyatakan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin bukan berarti dari orang orang yang rtak pernah melakukan kesalahan tapi taidak menutup kemungkinan sang pemimpin itu akan lahir dari para penghuni yang saat ini asih menjalani masa “pendidikan” sebut dr Jum,atil istilahnya masa menjalani hukuman adalah sarana pendidikan ujarnya. Para penghuni terasa memiliki semangat baru setelah mendapatkan siraman rokhani tersebut. Direktur RSUD Dr.H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas Dr H Bawa Budiraharja kepada sejumlah wartawan menyatakan bahwa tujaun dari kunjungan dan silaturahmi ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi kepada warga binaan Rutan ucapnya.dan ini merupakan Kegiatan rutin tahunan RSUD melalui panitia kegiatan Ramadan majelis Ta,lim As Syifa tersebut pun sebagai pembinaan spiritual kepada mereka menjalani masa-masa sulit di balik jeruji besi ungkapnya. www.rsudkapuas.org

Info Kegiatan
Diharapkan dr Bawa, buka puasa bersama di Rutan dapat memberikan motifasi kepada masyarakat dilayani selama ini. Pihaknya, berusaha menembus batas kontabilitas, waktu, jarak dan tempat sehingga silaturahmi terjalin.“Sebab RSUD dan Rutan mengemban tugas fungsi sosial yang sama yakni pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya. Kepala Rutan Kapuas (Karutan), Hensyah,SH menyatakan kunjungan RSUD dan Majelis Taqlim Asifa ini merupakan pengakuan keberadaan warga Rutan oleh masyarakat. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih, karena buka puasa bersama dapat menimbulkan rasa percaya diri warga binaan. “Mereka akan merasa diperhatikan oleh masyarakat luar, sehingga krisis kepercayaan takan disandang lagi ketika kembali bermasyarakat nantinya,” terangnya. Motifasi silaturahmi diharapkan Karutan akan menjadi bekal warga binaan terdiri dari 114 narapidana (Napi) dan 89 tahanan di Rutan Kapuas. Selain kegiatan di luar lingkungan RSUD Kapuas Majelis ini juga aktif menggelar kegaitan di dalam lingkungan RSUD sendiri selama bulan Ramadhan berbagai kegiatan yang di gelar diantaranya yaitu menggelar buka puasa bersama karyawan dan karyawati dan para keluarga pasien yang sedang di rawat di Rumah sakit,kegiatan buka puasa bersama ini di gelar setiap hari di Mushalla As Syifa,lingkungan RSUD Kapuas selain buka puasa tiap hari selama bulan ramadhan pihka panitia juga menggelar shalat fardu berjamaah serta shalat sunnat Tarawih dan dilanjudkan dengan Tadarus al Quran serta diisi dengan berbagai tausiah. Setelah menggelar di dalam dan luar lingkungan RSUD Kapuas pihak panitia juga masih belum genap rasanya kalau belum bersilaturahmi dengan anak anak di panti asuhan Budi Mulya,Kuala Kawww.rsudkapuas.org puas.acara silaturahmi dan buka puasa dengan anak anak yatim piatu dip anti Asuhan Budi Mulya,Kuala Kapuas di gelar minggu (29/8). Puluhan anak yatim piatu yang ditampung di panti Asuhan ini merasa sabagt gembira menerima kunjungan dari pihak RSUD Kapuas. Sejumlah pejabat structural di RSUD Kapuas dan karyawan dan karyawati turut hadir dalam acara silaturahmi tersebut,acara diawali dengan siraman rokhani yang di berikan oleh Ustadz H.Suryani Jiddy,LC sebelum berbuka puasa bersama. Direktur RSUD Kapuas dr H Bawa Budiraharja Nampak akrab dengan para penghuni panti Asuhan,setelah melaksanakan ibadah sholat Magrib berjamaah,acara dilanjudkan dengan makan bersama. Sebelum acara di usai Direktur RSUD memberikan bantuan uang unrtuk operasional panti asuhan,bantuan diserahkan langsung oleh direktur dan di terima oleh pengasuh panti Asuhan,hal yang sama juga diikuti oleh panitia kegiatan melalui coordinator lapangan juga menyerahkan bantuan uang tunai senilai 1,8 juta dari donasi yang terhimpun kaum muslimin dan muslimat RSUD Kapuas. Panitia juga membuka pundi amal,bagi anak yatim piatu di panti Asuhan Budi Mulya,kuala Kapuas. Dari edaran yang di buat sedikitnya 20 amplop amanah berupa zakat,infaq dan sedekah terhimpun dan di serahkan pada acara buka puasa tersebut. Kepala Panti Asuhan Budi Sejahtera, H Aspiani menyatakan bahwa pihak panti Asuhan Budi Sejahtera dan Selaku pengurus, pihaknya megucapkan terimasih kepada pihak RSUD Dr Soemarno Sostroatmodjo Kapuas dan Majelis Taqlim Asifa yang berkenan bersilaturahmi dan berbuka puasa di panti asuhan ini ucapnya. 17

Info Kegiatan
Diharapkannya , kegiatan buka puasa yang digelar oleh Majelis Ta,lim As Syifa,RSUD Kapuas ini dapat memotivasi belajar anak-anak para penghuni panti, untuk menjadi insan yang taqwa , berguna bagi nusa dan bangsa. Dijelaskanya,para penghuni panti yang ditampung disini Tak hanya menampung anak yatim dan piatu, Panti Asuhan Budi Sejahtera siap menampung anak-anak terlantar dan tidak mampu katanya. Ia berharap kepada masyarakat Kapuas pada umumnya agar dapat menempatkan anaknya di panti ini , apabila ucapnya tidak dapat melanjutkan sekolah tuturnya. Menurutnya panti masih menyediakan banyak kamar kosong berkapasitas 50 orang. “Tentunya semua biaya pendidikan akan ditanggung panti dan Pemda Kapuas,” jelasnya. Ditambahkan, hingga kini sudah 2 anak panti menempuh pendidikan perguruan tinggi di Sekolah Tingi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas. Sedangkan Panti Asuhan Budi Sejahtera menampung 34 terdiri dari 27 laki-laki dan 7 perempuan. Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadahan Pihak Majelis Ta,lim As Syifa,RSUD Kapuas turut serta dalam kegaitan pawai takbiran yang di selenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) kabupaten Kapuas yang menagmbil star depan rujab Bupati Kapuas dan finis di masjid Agung Almukarram Kuala Kapuas. Iring iringan peserta pawai satu persatu mulai bergulir menyusuri rute yang telah di tetapkan, lambaian tangan ketika melintas di pendopo terus terlambai hal serupa dib alas oleh Bupatio Kapuas Ir H M Mawardi,MM yang di damping oleh Ibu Bupati,peserta terus berjalan meninggalkan pendopo. Saatnya peserta dengan nomor urut 72 melintas dengan obor di tangan,dengan langakah pelan dan semangat gegap gembita menyerukan takbir dan tahmit sepanjang jalan rute yang di lalui.Bupati tersenyum ketika melihat puluhan obor bak api berjalan melintas di depannya ternyata iring iringan obor tersebut peserta dari majelis Ta,lim As Syifa,RSUD Dr. H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas,gelak tawa,sorak sorai para penonton yang sejak sore telah berjejer di sepanjang jalan mulai star hingga finis, kilatan blit lampu camera dari sejumlah paparezi dan fotografer media cetak terus menggiring langkah rombongan ini. Nuasa menyambut hari kemenangan pada malam Takbir Hari raya Idul Fitri 1 sawal 1431 H ini bener benar terasa takbir dan tahmit menggema di seluruh sudut kota Kapuas saling bersahutan,suasana langit sigitu riang sebagaian masyarakat Kapuas juga memeriahkan dengan menyalakan aneka kemvbang api untuk menyambut hari kemenangan tersebut.(R)

18

www.rsudkapuas.org

Artikel

Tema pesan pendukung Hari Kesehatan Nasional ke46 tahun 2010 sesuai dengan target pencapaian MDG’s danRPJMN 2010 -2014 adalah : 1. Kesehatan harus dimulai dari rumah 2. Gizi baik, anak tumbuh sehat dan cerdas 3. Jadilah keluarga Sadar Gizi 4. Ibu sehat, mampu memenuhi tugas dalam keluarga dan masyarakat 5. Lindungi keluarga dari Narkoba dan HIVAIDS 6. Berperilaku sehat, cegah penyakit 7. Bersama kita jaga kesehatan diri, rumah dan lingkungan 8. Tetaplah sehat, jika sakit segera berobat 9. Keluarga sehat, lebih produktif dan berprestasi 10. Kutanam, Kupelihara Pohon, Lestari Alamku

Sambungan dari halaman ...7 sebanyak mungkin kontak dengan kursi  Bila duduk waktu lama, letakkan satu kaki lebih tinggi dari yang satunya Waktu tidur Waktu tidur punggung dalam keadaan mendatar ( jangan pakai alas dari per ) Olah raga  Hindari oleh raga beregu, satu lawan satu karena akan meningkatkan stress pada punggung  Dianjurkan oleh raga perorangan seperti renang dan jogging. www.rsudkapuas.org

PENUTUP Dengan pola latihan yang benar, bertahap dan teratur, keluhan LBP akan berkurang dan tidak tergantung dengan pemberian obat. Selain itu pola hidup yang sehat, dengan tidak menggunakan hak yang tinggi, tidak tidur di atas kasur dengan per, akan membantu mengurangi keluhan LBP. INFO : untuk informasi dan konsultasi dapat berkunjung ke Instalasi Rehab Medik RSUD Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, setiap hari kerja. 19

20

www.rsudkapuas.org