You are on page 1of 16

www.rsud.kapuaskab.go.

id

1

Beranda

Kembali Hadir
Kemajuan dalam pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo semakin pesat sehingga diperlukan adanya sebuah media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas sebagai pengguna jasa pelayanan kesehatan di rumah sakit. Setelah sempat vakum beberapa bulan, WartaRSUD kembali hadir dengan memberikan informasi yang semoga bisa memberikan manfaat kepada para pembacanya. Bertambahnya fasilitas dan sumber daya manusia yang ada di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas diharapkan mampu untuk mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Kapuas, yang tidak hanya dilakukan dengan kuratif dan rehabilitatif, tetapi juga melalaui tindakan preventif dan promotif, salah satunya adalah dengan menambah pengetahuan tentang kesehatan. Dalam memberikan informasi, tidak lah bisa hanya disampaikan secara satu arah, selain itu juga diharapkan partisipasi para pembaca untuk memberikan masukan-masukan untuk perbaikan WartaRSUD di masa yang akan datang. Keberagaman disiplin ilmu yang ada dirumah sakit juga diharapkan bisa memberikan beragam informasi kepada masyarakat luas, WartaRSUD dengan senang hati menerima tulisan-tulisan yang sangat bermanfaat. Besar harapan kami agar WartaRSUD bisa menjadi media komunikasi yang bersifat mendidik, dan bisa juga dijadikan sebagai media untuk melatih kebiasaan membaca dan membuat sebuah tulisan yang bermanfaat. Salam Redaksi

Dewan Redaksi Bulletin WartaRSUD : Pembina : Direktur RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kepala Bagian Kesekretariatan dan Rekam Medis Kepala Bidang Keuangan Kepala Bidang Pelayananan Medis Kepala Bidang Keperawatan

: : : : :

dr. H. Bawa Budi Raharja Selot, ME Yuli Antie, SE dr. Jum’atil Fajar, MHlthSc H. Dusi, SKM

Pelaksana Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit : Ketua H. M. Sholichuddin, S.Kep Staf Redaksi : Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Ahmad Fauzi—Arkani, S.Fisio—Christine Pallangan, SKM—Edvina, AMG—Hary Ernanto, AME—Rokhmad, Amd— Tri Suharsih, S.Si—Wahyu Nikmah, SKM—Yusuf Eko Budianto Sekretariat : RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Jl. Tambun Bungai No. 16 Telp/Fax 0513-23791 email : pkrs.rsudkapuas@gmail.com website : www.rsudkapuas.org facebook : Pkrs Rsud Kapuas Redaksi menerima tulisan maksimal 2 halaman A4, tulisan yang dimuat akan melalui proses editing, tulisan yang diterima menjadi hak WartaRSUD. Disediakan honor bagi tulisan yang dimuat. Bulletin ini dibagikan GRATISSS. Untuk pemasangan iklan hubungi langsung staf redaksi WartaRSUD. Printed by PKRS

2

www.rsud.kapuaskab.go.id

Cover Story

P

ada akhir tahun 2011, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas telah melaksanakan survey kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan di fasilitas pelayanan kesehatan. RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas sebagai tempat pelayanan kesehatan rujukan di Kabupaten Kapuas yang sedang menuju ke arah BLUD terus berusaha introspeksi terhadap kinerja pelayanan. Dasar Pelaksanaan Survei Kepuasan Pasien RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan pada bulan Desember 2011. Dengan memberikan kuisioner kepada pasien/keluarga rawat inap dan rawat jalan yang berjumlah total 150 responden. Penyusunan kuisioner berdasar Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. : Kep/25/M.PAN/2/ 2004 tanggal 24 Pebruari 2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah. Beberapa Pengertian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) adalah data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik denagn membandingkan antara harapan dan kebutuhannya. Unit pelayanan publik adalah unit/kantor pelayanan pada instansi pemerintah yang secara langsung maupun tidak langsung memberikan pelayanan kepada penerima pelayanan. Pemberi pelayanan publik adalah pegawai instansi pemerintah yang melaksanakan tugas dan fungsi pelayanan publik sesuai dengan peraturan perundang-undangan. www.rsud.kapuaskab.go.id

Kepuasan pelayanan adalah hasil pendapat dan penilaian masyarakat terhadap kinerja pelayanan yang diberikan oleh aparatur penyelenggara pelayanan publik. Unsur Indeks Kepuasan Masyarakat 1. Prosedur pelayanan, yaitu kemudahan tahapan pelayanan yang diberikan kepda masyarakat dilihat dari sisi kesederhanaan alur pelayanan; 2. Persyaratan pelayanan, yaitu persyaratan teknis dan administrative yang diperlukan untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan jenis pelayanannya; 3. Kejelasan petugas pelayanan, yaitu keberadaan dan kepastian petugas yang memberikan pelayanan (nama, jabatan serta kewenangan dan tanggung jawabnya); 4. Kedisiplinan petugas pelayanan, yaitu kesungguhan petugas dalam memberikan pelayanan terutama terhadap konsistensi waktu kerja sesuai ketentuan yang berlaku; 5. Tanggung jawab petugas pelayanan, yaitu kejelasan wewenang dan tanggung jawab petugas dalam penyelenggaraan dan penyelesaian pelayanan; 6. Kemampuan petugas pelayanan, yaitu tingkat keahlian dan ketrampilan yang dimiliki petugas dalam memberikan/menyelesaikan pelayanan kepada masyarakat; 7. Kecepatan pelayanan, yaitu target waktu pelayanan dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan oleh unit penyelenggara pelayanan; 8. Keadilan mendapatkan pelayanan, yaitu pelaksanaan pelayanan dengan tidak membedakan golongan/status masyarakat yang dilayani; 9. Kesopanan dan keramahan petugas, yaitu sikap dan perilaku petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara sopan dan ramah serta saling menghargai dan menghormati; 3

Cover Story
10. Kewajaran biaya pelayanan, yaitu keterjangkauan masyarakat terhadap besarnya biaya yang ditetapkan oleh unit pelayanan; 11. Kepastian biaya pelayanan, yaitu kesesuaian antara biaya yang dibayarkan dengan biaya yang telah ditetapkan; 12. Kepastian jadwal pelayanan, yaitu pelaksanaan waktu pelayanan, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan; 13. Kenyamanan lingkungan, yaitu kondisi sarana dan prasarana pelayanan yang bersih, rapi, dan teratur sehingga dapat memberikan rasa nyaman kepada penerima pelayanan; 14. Keamanan Pelayanan, yaitu terjaminnya tingkat keamanan lingkungan unit penyelenggara pelayanan ataupun sarana yang digunakan, sehingga masyarakat merasa tenang untuk mendapatkan pelayanan terhadap resikoresiko yang diakibatkan dari pelaksanaan pelayanan. Hasil Survei Survei dilaksanakan pada pelayanan rawat jalan dan rawat inap, dimana untuk pasien rawat inap dilakukan di Ruang Perawatan, kecuali ruang perinatologi yang pada waktu penelitian bayi yang dirawat adalah anak dari pasien yang dirawat di ruang cempaka atau ruang bersalin, sedangkan untuk rawat jalan pengumpulan data dilakukan di tiga gedung rawat jalan, yaitu : 1) loket dan sekitarnya, 2) laboratorium dan sekitarnya, dan 3) poli bedah, dengan total jumlah 150 responden. Jumlah data yang diambil di unit rawat jalan adalah 59 orang (39,33%) dan yang diambil di unit ruang rawat inap adalah 91 orang (60,67%). Responden yang mengisi survei sebanyak 77 orang (51,33%) berjenis kelamin laki-laki dan 73 orang (48,67%) berjenis kelamin perempuan. 4 Umur rata-rata responden 38,77 tahun, dengan responden termuda berusia 15 tahun dan usia responden tertua 88 tahun. Tingkat pendidikan responden terbanyak SLTA sebanyak 52 orang (34,67%), SLTP sebanyak 32 orang (21,33%), SD ke bawah sebanyak 30 orang (20,00%), S1 sebanyak 26 orang (17,33%), Diploma sebanyak 8 orang (5,88%), dan S2 ke atas sebanyak 2 orang (1,33%). Jenis pekerjaan responden dikelompokkan dalam lima jenis pekerjaan adalah sebagai wiraswasta/usaha sebanyak 41 orang (27,33%), PNS/TNI/Polri sebanyak 38 orang (25,33%), Pegawai swasta sebanyak 12 orang (8,00%), Pelajar/mahasiswa sebanyak 10 orang (6,67%), dan pekerjaan lainnya 49 orang (32,67%) Indeks per Unsur Pelayanan Keamanan pel ayanan 3 ,126; Kenyamanan lingkungan 3,104; Kesopanan dan keramahan petugas 3,087; Kejelasan petugas pelayanan 3,033, Kemampuan petugas p el ay a na n 3 ,007; P er sy ar a t a n pelayanan 3,000; Kedi siplinan petugas pelayanan 3,000; Tanggung jawab petugas pelayanan 2,993; Keadilan mendapatkan pelayanan 2,993; Prosedur pelayanan 2,980; Kewajaran biaya pelayanan 2,972; Kepastian jadwal pelayanan 2,910; Kepastian biaya pelayanan 2,880; dan Kecapatan pelayanan 2,821. Nilai Indeks Unit Pelayanan 1. Nilai IKM setelah dikonversi 74,39 2. Mutu Pelayanan B 3. Kinerja Baik Demikian hasil survei indeks kepuasan masyarakat yang dihimpun pada bulan Desember 2011, semoga hasil survei ini bisa dijadikan bahan penyusunan kebijakan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien/masyarakat, serta agar survei ini bisa dilakukan secara berkala untuk memantau tindak lanjut perkembangan dari unsur-unsur yang dinilai dalam pengukuran indeks kepuasan masyarakat. www.rsud.kapuaskab.go.id

Cover Story

P

ada hari Senin, 30 Januari 2012, pihak manajemen RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo didampingi oleh anggota dewan, Kepala Bagian Keuangan Pemda, Syahfiri dan staf serta staf dari Bagian Umum Pemda mengunjungi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjen H. Hassan Basri di Kandangan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Kunjungan ini dilakukan sebagai sebuah upaya menimba pengalaman dari RSUD di Kandangan dalam memenuhi persyaratan BLUD. Kegiatan diawali dengan sambutan dari direktur rumah sakit Kandangan, dilanjutkan dengan sambutan dari direktur rumah sakit Kapuas, kemudian dari anggota DPRD Kabupaten Kapuas. Setelah itu direktur rumah sakit Kandangan menjelaskan sekilas tentang BLUD dan proses pemenuhan persyaratannya mulai dari administrasi sampai masalah teknis. Setelah itu paparan dilanjutkan oleh Kepala Bagian TU dan sub bagian keuangan. Setelah itu dilakukan diskusi mengenai apa yang sudah disajikan tadi. Pertanyaan diajukan oleh para kepala bidang dan bagian dari rumah sakit Kapuas, serta oleh anggota dewan dan kepala bagian keuangan Pemda. Semua pertanyaan tersebut dijawab oleh pihak rumah sakit Kandanwww.rsud.kapuaskab.go.id

gan. Pihak rumah sakit Kapuas diberitahu tentang tahapan pemenuhan persyaratan BLUD tahap demi tahap berikut dengan kendala yang nanti mungkin akan dihadapi dalam pelaksanaannya. Dari hasil kunjungan ini tampak sekali bahwa mengingat tahapan awal dari per-

siapan menuju BLUD adalah PPK-BLUD, maka tim dari bagian keuangan harus betul-betul mumpuni dalam mempersiapkan Business Plan (Rencana Strategi Bisnis) kemudian memperkirakan kebutuhan anggaran setiap tahunnya. Bila tim ini solid, maka PPK-BLUD insya Allah akan bisa dinikmati oleh rumah sakit Kapuas pada tahun 2012 ini dibawah bimbingan dari BPKP Provinsi Kalimantan Selatan. sumber : www.kapuas.info
5

Artikel

K

(oleh : dr. Ronald Leonardo) kan wejangan untuk tidak menyepelekan sesuatu hal, sekecil apapun hal itu, dan menuruti saran dokter sedini mungkin. Banyak kasus juga, kebanyakan karena faktor biaya yang membuat pasien maupun keluarganya menolak untuk mengikuti saran dokter. Tetapi ketika kondisi pasien semakin memburuk, barulah keluarga memohon untuk diberikan terapi meskipun sudah terlambat. Hal ini malah membuat biaya pengobatan akan semakin mahal. Jadi kesimpulan tetaplah Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati.

emarin dulu aku sempat bertemu seorang pasien, sebut saja bapak Alex yang dirawat karena mengalami gagal ginjal dan gagal jantung. Ia menceritakan kisah hidupnya berdampingan hampir 15 tahun dengan penyakit diabetes. Pada awal divonis oleh dokter bahwa pak Alex menderita diabetes, dia tidak menghiraukan anjuran dokter untuk mengubah diet makanan rendah gula, mengkonsumsi obat penurun gula secara teratur, dan melakukan olahraga. Resikonya bertambah pula dengan berat badannya yang overweight. Pernah sepulang dari pesta, dia hampir pingsan karena tidak mengontrol makanan yang dia lahap. Sering pula dia merasa gampang letih dan bengkak-bengkak di kakinya. Alih-alih kontrol ke dokter, dia malah mencari pengobatan tradisional. “Masih mau makan enak”, alasannya ketika itu (maklum, kalau mendapat pengawasan terapi dari dokter, dia harus berhenti memakan terlalu banyak Karbohidrat dan makanan berlemak lainnya). Seperti biasa, nasi telah berubah menjadi bubur. Setelah beberapa kali dirawat, dokter memvonis adanya penurunan fungsi ginjal dan penurunan fungsi jantung karena kadar gula tinggi yang tidak terkontrol merusak pembuluh darah yang vital. Mau tidak mau dia harus menjalani terapi cuci darah seumur hidupnya. Coba bayangkan berapa besar biaya yang harus dia tanggung. Seminggu sekitar 2 kali cuci darah. Sekali cuci darah biayanya 750 ribu. Jadi kurang lebih 72 juta setahun hanya untuk cuci darah saja. Belum kompensasi kesehatan lainnya. Ketika ditemui, tampak sekali raut penyesalan di wajah bapak Alex. Dia memberi-

WartaRSUD menerima tulisan mengenai artikel kesehatan atau hasil penelitian dari Anda. Silakan kirim ke redaksi WartaRSUD melalui e-mail ke pkrs.rsudkapuas@gmail.com atau melalui facebook dengan akun Pkrs Rsud Kapuas
6 www.rsud.kapuaskab.go.id

Artikel

(oleh : dr. Erny Indrawati)

P

enyakit demam berdarah dengue (DBD) termasuk salah satu penyakit yang cukup berbahaya dalam kehidupan masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, yang dapat menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah (menurunnya kadar trombosit dalam darah) sehingga dapat mengakibatkan perdarahan-perdarahan, yang dapat berujung pada kematian. Penyakit ini ditemukan di daerah-daerah tropis seperti, Asia Tenggara, India, Brasil, Amerika, termasuk di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat dengan ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut. DBD dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak sampai dewasa. Kelompok umur yang sering terkena adalah anak-anak umur 410 tahun, walaupun dapat menyerang bayi dibawah umur 1 tahun. Akhir-akhir ini banyak juga menyerang orang dewasa muda umur 1825 tahun. Laki-laki dan perempuan dapat mengalami penyakit ini tanpa terkecuali. Tanda dan Gejala Pada umumnya penderita DBD, sebelumnya mengalami gejala yang sangat bervariasi (dapat menyerupai penyakit lain seperti radang tenggorokan, campak, dan tifus), mulai demam ringan sampai gejala yang berat, seperti muntah-muntah, mimisan, dan berak darah segar. Pada bayi atau anak-anak biasanya ditandai dengan ruam-ruam pada kulit. Masa tunas/ inkubasi selama 3-15 hari sejak seseorang terserang virus dengue, selanjutnya penderita akan menampakkan berbagai tanda dan gejala sebagai berikut :  Dimulai demam tinggi secara mendadak (38 -40⁰C) www.rsud.kapuaskab.go.id

 Selama 2-7 hari penderita merasa sakit

  

kepala yang hebat, rasa pegal pada otot dan sendi Badan terasa lesu dan lemah Pada kulit tangan atau kaki penderita tampak bercak-bercak merah Bila mau menelan sesuatu akan terasa nyeri di perut, sehingga merasa mual-mual dan muntah-muntah, mengakibatkan penderita tidak nafsu makan Kalau cukup parah akan mengalami pendarahan di hidung (mimisan), pendarahan di kelopak mata bagian dalam (konjungtiva), buang air besar darah segar atau berak darah hitam (melena)

Tanda dan Gejala Lanjutan Saat kritis terjadi pada hari sakit ke 3-5. Suhu badan akan turun, seolah-olah anak sembuh karena tidak demam lagi. Yang perlu diperhatikan pada saat ini adalah tingkah laku si anak, apabila demam menghilang, dan anak tampak segar dan mau bermain serta mau makan dan minum biasanya termasuk demam dengue ringan. Tetapi bila demam menghilang dan anak bertambah lemah, ingin tidur terus, dan tidak mau makan atau minum apalagi disertai nyeri perut. Ini merupakan tanda awal terjadinya syok. Yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat. Tanda-tanda syok pada anak dengan DBD atau anak yang telah demam tinggi selama 3 hari atau lebih adalah :  Anak tampak gelisah sampai tidak sadarkan diri (pada syok yang berat  Nafas cepat, seolah-olah sesak nafas  Seluruh badan teraba dingin dan lembab. Perasaan dingin yang paling mudah dikenal saat kita meraba kaki dan tangan penderita Bibir dan kuku tampak kebiruan/ sianosis. Hal ini menggambarkan pembuluh darah di bagian ujung mengkerut sebagai kompensasi untuk memompa darah yang 7

Artikel
lebih banyak ke jantung
 Anak akan merasa haus, serta kencing

berkurang atau tidak kencing sama sekali Syok akan mudah terjadi bila anak sebelum terjadi syok, kurang atau tidak mau minum. Apabila syok yang terjadi tidak diobati dengan baik/adekuat dapat mengakibatkan perdarahan di organ-organ tubuh bagian dalam, misalnya :  Perdarahan pada saluran cerna (paling banyak terjadi), pada awalnya tidak terlihat dari luar, oleh karena terjadi di dalam perut. Yang tampak, perut semakin lama semakit membuncit dan biasanya penderita mengalami kesakitan hebat, muntah darah, dan berak darah.  Perdarahan yang lain adalah perdarahan paru, dimana penderita semakin sesak nafas, semakin gelisah, dan sangat pucat.  Perdarahan otak, semakin mempercepat kematian. Hari ke-6 dan seterusnya, merupakan saat penyembuhan. Saat ini demam telah menghilang dan suhu menjadi normal kembali, tidak dijumpai perdarahan baru, dan nafsu makan timbul kembali. Sebagai tanda penyembuhan kadang-kala timbul bercak-bercak merah menyeluruh di kedua kaki dan tangan dan biasanya penderita mengeluh gatal. jadi, bila telah timbul bercak merah yang sangat luas di kaki dan tangan, itu pertanda telah sembuh dan tidak perlu dirawat lagi. Pertolongan pertama pada penderita DBD Seorang penderita DBD pada awalnya menderita demam tinggi. Dalam keadaan demam ini tubuh mengalami penguapan yang lebih daripada biasanya, sehingga dapat menyebabkan hilangnya cairan tubuh lebih banyak dari biasanya. Cairan tubuh akan semakin berkurang bila penderita juga mengalami muntah-muntah dan tidak mau minum. Maka pertolongan pertama yang terpenting adalah memberi minum sebanyak8

banyaknya. Minuman yang dapat diberikan sesuai selera penderita, misalnya air putih, air teh manis, sirup, sari buah, susu, oralit, dll. Dengan memberikan minum banyak diharapkan cairan dalam tubuh tetap stabil. Untuk memantau apakah apakah cairan tidak kurang, perhatikan jumlah kencing anak. Apabila anak banyak buang air kecil, minimal 6 kali dalam satu hari berarti jumlah cairan yang diminum mencukupi. Untuk menurunkan demam, dapat diberikan obat penurun demam dari golongan paracetamol atau asetaminofen, jangan diberikan dari golongan asetosal atau aspirin maupun golongan ibuprofen karena dapat merangsang lambung sehingga memperberat perdarahan lambung. Kompres dapat membantu bila anak menderita demam terlalu tinggi, sebaiknya diberikan kompres hangat dan bukan kompres dingin. Bila anak mempunyai riwayat kejang demam, maka disamping obat penurun panas dapat juga diberikan obat anti kejang. Kapan Penderita Harus Dibawa ke Rumah Sakit ? Seorang penderita DBD sebaiknya dirawat di rumah sakit apabila mengalami gejala-gejala sebagai berikut :  Demam terlalu tinggi (>39⁰C)  Muntah terus menerus  Tidak dapat atau tidak mau minum sesuai anjuran  Kejang  Perdarahan hebat (muntah atau berak darah)  Nyeri perut hebat  Timbul gejala syok (gelisah, tidak sadarkan diri, nafas cepat, seluruh badan teraba dingin dan lembab, bibir dan kuku kebiruan, anak merasa haus, kencing kurang atau tidak ada sama sekali)  H a si l l a bor a t or i u m menu nj u k ka n peningkatan kekentalan darah yang d i t u nj u k ka n d e ng a n p en i n gka t a n hemoglobin dan hematokrit (>40%) dan atau penurunan jumlah trombosit (<100.000/mm³)

www.rsud.kapuaskab.go.id

Artikel
Pengobatan DBD Fokus pengobatan penyakit DBD adalah mengatasi perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan syok/ presyok, yaitu dengan mengusahakan agar penderita bayak minum. Penambahan cairan tubuh melalui infus mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. Yang perlu diperhatikan pada saat pemberian cairan infus, harus diawasi selama 24-48 jam, dan dihentikan setelah penderita terehidrasi, dengan ditandai jumlah urine yang cukup, denyut nadi yang kuat dan tekanan darah yang membaik. Apabila pemberian cairan infus diteruskan setelah ada tandatanda tersebut akan terjadi overhidrasi yaitu dapat mengakibatkan meningkatnya jumlah cairan dalam pembuluh darah, edema paruparu, dan gagal jantung. Tranfusi trobosit dilakukan jika jumlah trobosit menurun drastis. Pemberian obat-obatan terhadap keluhan yang timbul, misalnya parasetamol. Antibiotik berguna untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder. Pencegahan DBD Pencegahan DBD mencakup : Pemberantasan nyamuk dewasa. Upayakan membersihkan tempat-tempat yang disukai oleh nyamuk (misal: menggantung baju bekas pakai), pasang kasa nyamuk pada ventilasi dan jendela rumah, penyemprotan dengan zat kimia, pengasapan dengan insektisida (fogging), memutus daur hidup nyamuk dengan menggunakan ikan cupang ditempat penampungan air. Pemberantasan jentik nyamuk. Dengan melakukan 3 M (menguras, menutup, dan mengubur) artinya kuras bak mandi seminggu sekali, tutup tempat penyimpanan air g rapat-rapat, kubur kaleng, ban bekas, dll. Pada kolam atau tempat penampungan air yang sulit dikuras dapat ditaburkan bubuk ABATE. Pedoman Penggunaan Bubuk Abate (abatisasi) : 1 sendok makan peres (10 gram) untuk 100 liter air www.rsud.kapuaskab.go.id

Dinding jangan disikat setelah ditaburi abate→ bubuk abate akan menempel di dinding bak/ tempayan/ kolam Bubuk abate tetap efektif sampai 3 bulan Penyuluhan Bagi Masyarakat. Karena DBD belum ada obat yang dapat membunuh virus dengue ataupun vaksin DBD, maka upaya untuk pencegahan DBD sangatlah penting. Gerakan Pemberantasan sarang Nyamuk (PSN) sangatlah penting untuk pencegahan DBD. Gerakan PSN harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat, baik di rumah, di sekolah, di rumah sakit, dan tempat-tempat umum seperti tempat ibadah, makam, dll. dengan demikian masyarakat dapat mengubah perilaku hidup sehat terutama meningkatkan kebersihan lingkungan.

SPACE AVAILABLE :
Redaksi menerima tulisan maksimal 2 halaman A4, tulisan yang dimuat akan melalui proses editing, tulisan yang diterima menjadi hak WartaRSUD. Disediakan honor bagi tulisan yang dimuat. Untuk pemasangan iklan hubungi langsung staf redaksi WartaRSUD.
9

Cover Story

D

irektur RSUD Dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Dr H Bawa Budi Raharja sosok yang ramah, merakyat dan supel, dan dalam kesehariannya selalu mengedepankan kinerja serta menjalin Komunikasi dua arah. Dan dari kelancaran komonikasi dua arah tersebut berujung pada berbagai prestasi serta penghargaan yang di raih oleh RSUD Kapuas selama kepemimpinannya diantaranya meraih penghargaan Pelayanan Prima tahun 2006, Pelayanan Prima tahun 2010 serta meraih juara Rumah sakit Gerakan Sayang Ibu Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah selama dua tahun berturut turut. Selain berbagai jenis penghargaan baik di tingkat nasional dan regional teraih oleh RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, tak sedikit Rumah Sakit Rumah Sakit Umum dari luar daerah baik di lingkup Provinsi dan antar Provinsi ingin melihat secara dekat keberadaan RSUD Dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas diantaranya yaitu RSUD Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan juga melakukan studi Banding ke RSUD Kapuas, selain itu RSUD Martapura juga turut serta melakukan lawatan yang sama ke RS Kapuas tentunya berbagai macam yang ingin di ketahui tentang RSUD Dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Tak ketinggalan dari dalam provinsi Kalimantan Tengah sendiri RSUD Kabupaten Seruyan tak kalah penasarannya dengan keberadaan RSUD Dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas selain ingin mengadopsi berbagai macam hal yang di anggap perlu juga ingin mengenal lebih dekat dengan Direkturnya yaitu Dr H Bawa Budi Raharja. Dari berbagai lawatan yang di lakukan Berbagai RSUD dari luar daerah rata rata para tamu tersebut ketika memasuki pintu gerbang RSUD Dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas mengira adalah taman, tidak ada kesan ini adalah bangunan Rumah sakit karena secara geografis bangunan RSUD Kapuas berada 10

tepat di lingkungan taman Kota Kuala Kapuas di dukung lagi berbagai ornament taman yang menghiasi berbagai sudut perwajahan RSUD Kebanggaan Kapuas tersebut dan ini mengubah image bahwa salah satu yang paling menakutkan di kalangan masyarakat adalah masuk rumah sakit tapi image tersebut tertepis di RSUD Dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Dalam memimpin RSUD Dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas beliau selalu mengedepankan menjalin komunikasi dua arah antara karyawan dan pihak unsur managemen sehingga komunikasi dua arah tersebut akan berjalan dengan lancar dan berbagai potensi miss communication akan dapat di hindari sedapat mu ngki n ucapnya. Meski berbagai penghargaan dapat diraih rumah sakit Kapuas di bawah tangkup Kepemimpinan Dr Bawa Budi Raharja, Itu hanya sebagai penyerta saja ungkap Dokter pecinta taman ini saat di wawancarai secara eksklusif kepada WartaRSUD. Ada beberapa program yang menurutnya menjadi icon di RSUD Dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas yaitu program pelayanan untuk masyarakat Jamkesda ungkap Dr Bawa, dan selama ini Pihak Pemerintah Kabupaten Kapuas telah memberikan dukungan terhadap Masyarakat melalui Program Jamkesda ucapnya,kendati demikian hal ini perlu di kaji tentang kepemahaman masyarakat tentang Jamkesda tersebut,Jamkesda adalah bantuan dari Pemerintah Daerah untuk meringankan beban biaya Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat baik di Puskesmas maupun di Rumah Sakit terang Direktur RSUD Kapuas yang juga pecinta sepeda Onthell tersebut. Masih menurut Direktur yang bersahaja, untuk pasien Jamkesda untuk pelayanan kesehatan di Puskesmas masyarakat dapat mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan dengan Cuma-cuma atau gratis imbuhnya, sedangkan untuk di Rumah Sakit untuk pasien Jamkesda akan mendapatkan pelayanan www.rsud.kapuaskab.go.id

Cover Story

kesehatan serta obat obatan yang masuk dalam daftar DPHO/obat obat Generik yang di tanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas, sedangkan obat obatan yang paten yang tidak terdaftar dalam daftar generik dibantu juga oleh Pemerintah Daerah sebatas kemampuan anggaran Pemerintah dan selebihnya Pasien membianyai obat-obatan yang biasa di perlukan. “Selain program Jamkesda, program yang menjadi icon RSUD Dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas adalah penangganan Gizi Buruk tegas Direktur berkumis tipis ini, semua kebutuhan pasien selama di rawat di RSUD Semua ditanggung oleh Pemerintah Daerah (RSUD) termasuk akomodasi penunggu pasien 2 orang selama pasien di rawat” kata Dr Bawa. RSUD Dr H Soemarno sosroatmodjo Kuala Kapuas adalah satu-satunya RSUD kebanggaan masyarakat Kabupaten Kapuas dalam menjalankan tugasnya RSUD Kapuas mengemban misi sosial dari Pemerintah Kabupaten juga mengemban misi bisnis sehingga kemandirian sebuah rumah sakit dapat terwujud dan pada akhirnya dapat memberikan retribusi/Pendapatan Asli Daerah terhadap Pemerintah Kabupaten Kapuas tentunya dengan tidak meninggalkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Masih menurut Direktur, “Hidup adalah pilihan artinya semua pilihan yang di ambil mengandung sebuah konsekwensi dan itu me-

rupakan konsekwensi bagi pegawai yang bergelut di dalam dunia pelayanan kesehatan, dan melayani pasien orang yang sedang sakit ini tentunya banyak liku-likunya meski demikian kita sebagai pegawai yang melayani bidang pelayanan harus tetap bangga atas pelayanan yang kita berikan” ucapnya, “Pelayanan yang smart dan yang terbaik harus kita berikan kepada masyarakat yang memerlukan pelayanan di RSUD Kapuas” kata Bawa. Secara gamblang Direktur yang murah senyum tersebut menyampaikan pesan, “kita kembali ke falsafah klasik, yaitu kita berikan pelayanan yang seoptimal mungkin, dengan tulus selayaknya apa yang kita harapkan kepada rumah sakit jika kita sedang di rawat di sebuah rumah sakit” pungkas dr Bawa. Masih menurut Dr Bawa, mari kita berikan pelayanan terbaik yang kita miliki kepada semua lapisan masyarakat tanpa memandang status dan dan strata sosialnya sesuai motto RSUD kebanggaan kita yaitu “Bajenta dan Pamasi” yang berarti ramah dan siap menolong. “Meskipun selama ini kita telah melakukan namun hal ini harus kita terus dan kita tingkatkan mutu pelayanan selain peralatan serta fasilitas pendukung lainnya tapi yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pengembangan kepribadian di seluruh Pegawai yang bertugas di RSUD Kapuas tanpa terkecuali” harap Dr Bawa Budi Raharja.
(Rokhmad)

www.rsud.kapuaskab.go.id

11

Artikel

Makanan dan Minuman Pencetus Stress Makanan-makanan yang tinggi kadar garam dan lemak merupakan makanan pencetus stress. Penyebabnya karena makanan tersebut memacu produksi hormon stress yaitu hormon kartisol. Hormon t ersebut aka n menghambat kerja dari serotonin, yang berperan mempengaruhi mood atau suasana hati, karena sifatnya menenangkan dan mengontrol rasa gelisah. Efek lain dari kartisol adalah menyebabkan pelepasan hormone neuropeptide Y dan hormon galanin yang membuat seseorang ingin mengkonsumsi makanan berlemak dan makanan yang manis. Akibatnya, seseorang akan mengalami bad mood terus. Makanan siap saji seperti nugget, bakso, sosis atau makanan kaleng olahan merupakan makanan yang dapat memicu stres karena pada makanan ini banyak mengandung garam dan lemak. Karbohidrat sederhana seperti roti atau mie dan lemak trans juga merupakan makanan penyebab stres. Selain makanan, pilihan minuman yang dipilih juga dapat menyebabkan stres. Minuman keras dan beralkohol, kopi, serta minuman dengan kadar kafein tinggi tidak baik untuk mood Anda. Kurangi minum minuman tersebut agar tidak memicu stres Anda.

Makanan dan Minuman Pereda Stress Kandungan vitamin B, omega 3, asam folat, magnesium dan vitamin C dapat menjadikan suatu makanan digolongkan sebagai makanan pereda stres. Pilih makanan yang mengandung antioksidan yang akan membantu melancarkan fungsi memori. Alpukat, pisang, ikan tuna, ikan salmon, sumber : www.kumpulan.info ikan sardin, susu, dan yoghurt banyak men12

gandung vitamin B. Sedangkan asam folat dapat diperoleh dari oatmeal, jeruk atau asparagus. Magnesium, yang dapat membantu Anda tidur pulas, banyak terdapat pada kacang almond, sayur bayam atau tofu yang akan membantu tubuh memproduksi dopamin. Sedangkan makanan dengan vitamin C dapat dengan lebih mudah ditemukan pada buahbuahan seperti jeruk, kiwi, jambu biji atau stroberi. Untuk mendapatkan manfaat yang diinginkan, menu makanan Anda hendaknya dikombinasikan. Pada waktu jam makan, pilih makanan dengan kandungan protein, lemak sehat dan karbohidrat kompleks. Kombinasi yang baik akan membuat gula darah stabil dan mengurangi keinginan untuk makan cemilan. Setelah mengetahui makanan pereda stres, perlu juga untuk mengetahui minuman yang mampu mengurangi stres. Cukup minum air putih, yaitu sebanyak 2 liter per hari atau menyeruput secangkir teh akan membantu menenangkan hati. Apalagi jika minum teh dengan keluarga dan dalam suasana yang menyenangkan, pasti akan menjauhkan Anda dari stress. Setelah mengetahui makanan dapat memicu stres, maka kini pilihlah menu makanan dengan cerdas agar tidak mengganggu emosi Anda. Makan dengan tenang, perlahan, dinikmati sambil mengucapkan terima kasih karena Anda masih dapat memperoleh makanan yang sehat. Dengan demikian, makanan akan membantu Anda memperoleh ketenangan pikiran.

www.rsud.kapuaskab.go.id

Renungan

Yesaya 40:30-31 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. Seringkali dalam kehidupan ini, kita diharuskan menunggu. Entah itu Anda menunggu giliran untuk membayar belanjaan Anda di depan kasir, menunggu saat hendak membeli bensin, atau menunggu antrian di depan mesin ATM. Mungkin hal tadi tidak membutuhkan waktu lama untuk menunggu, tapi ada beberapa hal yang harus ditunggu cukup lama seperti: menunggu bertemu dengan pasangan hidup kita yang dari Tuhan, menunggu bayi yang dikandung selama sembilan bulan, atau menunggu promosi jabatan selama bertahun-tahun. Jika kita evaluasi kehidupan kita, hidup ini penuh dengan waktu untuk “menunggu” dimana tidak jarang juga kita merasa tidak sabar. Seberapa sering Anda tidak sabar menunggu dan akhirnya memutuskan untuk keluar dari antrian dan mencoba melakukan apa yang Anda inginkan? Sering bukan. Bahkan seringkali, kita pun tidak sabar saat Tuhan berkata “Tunggu dulu! Waktumu belum tiba.” Pada hal jelas Tuhan berfirman “tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru.” Kadang kegagalan yang sering kita alami bukanlah Tuhan tidak mau menolong, namun lebih karena ketidak
www.rsud.kapuaskab.go.id

sabaran kita dalam menanti waktu Tuhan. Sebagai manusia yang hidup dijaman moderen ini, kita terbiasa dengan segala sesuatu yang instant sehingga ketika harus menjalani proses yang cukup panjang untuk memperoleh sesuatu kita menjadi tidak sabar. Hari ini, mari kita belajar menunggu waktunya Tuhan, dan belajar bersabar hingga janji yang Tuhan berikan itu digenapi. Percayalah, penantian Anda tidak akan sia-sia karena Anda pasti akan menerima yang terbaik dari Tuhan. Ingatlah bahwa lebih cepat tidak selalu lebih baik, kadang dibutuhkan proses menunggu untuk mendapatkan yang terbaik. Sumber : jawaban.com

13

Renungan

H

ai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencaricari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang (QS. Al-Hujuraat [49] 12). Lisan merupakan bagian tubuh yang paling banyak digunakan dalam keseharian kita. Sebagian besar – atau bahkan hampir semua – aktivitas komunikasi kita menggunakan lisan. Sebuah pepatah yang terkenal mengatakan, mulutmu adalah harimaumu. Namun, ada pula yang menimpali, mulutmu adalah mutiaramu, mulutmu adalah emasmu, dan seterusnya. Artinya, lisan kita berpotensi untuk mendatangkan keburukan maupun kebaikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga lisan kita. Apakah banyak kebaikannya dengan menyampaikan yang benar atau malah terjerumus ke dalam dosa dan maksiat. Pada berbagai pertemuan, formal maupun obrolan biasa sehari-hari, seringkali kita mendapati pembicaraan berupa gunjingan (ghibah), mengadu domba (namimah) atau maksiat lainnya. Padahal, Allah SWT melarang hal tersebut. Allah SWT menggambarkan ghibah sebagai sesuatu yang amat kotor dan menjijikkan. Allah berfirman, ”Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik dengannya.” (QS. Al-Hujuraat [49]: 12). Nabi SAW telah menerangkan makna ghibah (menggunjing) melalui sabda beliau, yang artinya: “Tahukah kalian apakah ghibah itu?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui” Beliau bersabda: “Engkau mengabarkan tentang saudaramu 14

dengan sesuatu yang dibencinya.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang aku katakan itu memang terdapat pada saudaraku?” Beliau menjawab, “Jika apa yang kamu katakan terdapat pada saudaramu, maka engkau telah menggunjingnya (melakukan ghibah) dan jika ia tidak terdapat padanya maka engkau telah berdusta atasnya.” (HR. Muslim). Apapun yang terdapat pada diri seorang muslim, baik tentang agama, kekayaan, akhlak, atau bentuk lahiriyahnya, sedang ia tidak suka jika hal itu disebutkan, dengan membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok. Banyak orang meremehkan masalah ghibah, padahal dalam pandangan Allah, ghibah adalah sesuatu yang keji dan kotor. Rasulullah SAW bersabda: “Riba itu ada tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan daripadanya sama dengan seorang laki-laki yang menyetubuhi ibunya (sendiri), dan riba yang paling berat adalah pergunjingan seorang laki-laki atas kehormatan saudaranya.” (As-Silsilah AsShahihah, 1871). Menjaga lisan sesungguhnya merupakan salah satu upaya menjaga hati. Benar bahwa apa yang diucapkan adalah representasi dari apa yang ada dalam hati dan pikiran. Namun, ketika kita melakukan ghibah dan namimah, maka sesungguhnya kita telah menanamkan dan memupuk kebencian terhadap orang lain dalam hati dan otak kita. Semakin sering kita meliarkan lisan kita, semakin besar pula kebencian dalam hati kita. Lebih lanjut – secara psikologis – kita akan selalu terbawa emosi, kehilangan rasionalitas, dan selalu dalam kondisi tertekan. Sebaliknya, ketika kita berusaha untuk tidak melakukan ghibah atau namimah, maka hati kita akan tertata. Benih-benih kebencian dan amarah sedikit demi sedikit akan menghilang. Keuntungannya, rasionalitas kita akan terjaga, dan emosi kita akan stabil. Pada akhirnya, kita akan dapat menjalankan aktivitas dengan baik. Wallahu’alam www.rsud.kapuaskab.go.id

Quiz

Accros : 5. To do something to show that a day/event is special 6. Fully awake, ready to act 10. Particular smell especially a bad one 14. Way of feeling, behaving 15. neglect 16. to get, accept 18. to have, belong 19. Good effect, profit 20. Habit, custom, belief that passed on to the next generation

Down : 1. To stop something from happening 2. To make some one who is sick healthy 3. To watch something very carefully 4. To find the size or amount of something 7. Necessary, vital, important 8. Sex, kind 9. To experience pain, difficulty 11. To harm or injure 12. Intention, aim 13. To feel uncertain about something 17. To believe or think that something will happen

Kirimkan jawaban Anda melalui :  facebook : Pkrs Rsud Kapuas  e-mail : pkrs.rsudkapuas@gmail.com Dengan subject : Quiz WartaRSUD Jawaban diterima paling lambat 29 Februari 2012
www.rsud.kapuaskab.go.id 15

16

www.rsud.kapuaskab.go.id