You are on page 1of 2

LAPAK BIRU

Lapak biru...ya...lapak biru aku sering menyebut Facebook, salah satu jejaring sosial yang sudah memiliki banyak penggemar yang gak memandang usia,gender ataupun kelas ekonomi. Disinilah aku berkenalan denganmu yang hadir tiba ± tiba dan membuat jantungku kebat ± kebit jika dirimu sehari saja tidak online atau coment statusku. Awalnya dirimu tidaklah spesial di lapak biruku, sama seperti teman yang lain tapi entah darimana datangnya seiring waktu aku merasa lebih nyaman berbincang, saling ejek dan dirimu sering memberi motivasi dan nasehat padaku. Kita bahkan bertukar nomor handphone dengan alasan agar tidak putus komunikasi. Aku selalu menanti koment ± komentnya di semua status FB-ku dan kukira dia pun mengidamkan hal yang sama, kebetulan hobi kita sama, kami sering diskusi tentang Moto GP dan saling bertukar informasi tentang raider jagoan kami yang tak pelak berakhir dengan saling ejek satu sama lain. Arrrgghh...ada yang beda dariku, ³Apakah aku mencintainya ya ..?? ³ Nggak ah , nggak mungkin ! gumamku, Bagaimana mungkin aku mencintai seseorang yang notabene gak jelas di dunia nyata, toh kami sekalipun semenit pun , nggak pernah tahu alamat rumah bahkan statusnya ³apakah dia single atau tidak ?? ³ aku tak tahu. Aku benar ± benar galau berat gak tahu harus bagaimana, karena terkena sihir cintanya. Ya Tuhan ,...tolong bantu aku, apa yang harus aku lakukan pada cowok satu ini, yang bagiku perfect,smart dan unyu ± unyu yang pasti... aarrrrghh.....ternyata benar lirik lagu SLANK ³Virus Cinta´ benar ± benar gak enak. Pernah terpikir untuk memilikimu ...hmmm..tapi tidak...karena kupikir cinta tidak harus memiliki .. Sepertinya benar kata orang tua Jawa dulu bahwa witning tresno jalaran soko kulino, cinta bisa saja terjadi karena faktor kebiasaan....dan sim salabim ³ itulah yang terjadi sekarang, aku jatuh cinta dengannya. Akhirnya aku mengambil keputusan untuk mengeluarkan dia dari jaringan pertemanan dengan hati yang sakit dan jari ± jari tangan yang gemetaran aku mendelete dia. Keesokan harinya ada sebuah pesan masuk mampir ke FB-ku yang ternyta darinya,...bisa ditebak isinya adalah pesan protes darinya ³ Apa salahku ko aku di-resign out dari FB-mu ? ³ pesannya. Disambung pesan kedua ³ Ini ku-add lagi,approve ya ..?? ³. Aku hanya bisa terdiam dan termangu membaca semua message-nya di inbox FB ±ku,..tapi apa dayaku...kerinduan ini menyiksaku..membuat jam tidurku kacau.. Ya Tuhan...pliss beri aku petunjuk-Mu, aku tahu ini gak bisa kusikapi dengan dualisme jiwa begini..pelan tapi pasti aku akan selalu berharap padamu dan merindukan membaca setiap aktivitasmu... Setelah dua hari berpikir keras, aku putuskan menerima kembali semua permintaan pertemanannya dan membalas pesannya,. ³Maaf ms, baru balas pesanmu,..maaf ya kemarin FB-ku gak sengaja dibuat mainan keponakan lewat HP,kepencet..ko, ojo nesu ± nesu ³ pesan pertamaku padanya ,.gak butuh waktu lama pesanku berbalas ³ Gak marah ko dek, cuma aneh aj..aku ko di-delete hehh..., dek kita ketemuan yuukk...?? ³ pesan balasan darinya.

Oh my God! Shock rasanya...baca balasan pesannya..hatiku serasa melayang di nirwana...beneran gak ya.., aku kirimkan balasan pesanku ³ ketemu dimana ms? Nanti ada yang marah lo .. ? ³. Sejurus kemudian balasan pesanku datang ³ Gak ada yang marah ko dek, mau kan ketemu ? kita minum kopi sambil lihat Moto GP.. ³. Alamaak berbunga ± bunga hatiku membaca pesannya ..dan tanpa pikir panjang lagi aku terima ajakan minum kopinya. Yup! Akhirnya disinilah aku menunggu dengan dag-dig dug pangeran berkuda putihku datang,.ternyata betul kata oma Titik Puspa ³jatuh cinta memang berjuta rasanya, .. ^_^ Akhirnya seseorang yang dinanti tiba juga..dan aku berterima kasih aku tidak kehilangannya. Kini aku yakin ..ternyata gak buruk juga sikap hati ±hatiku kemarin karena persoalan terbesar dari kita dalam urusan pergaulan modern seperti sekarang bukanlah mengambil langkah³ menjauh atau mendekat ³ tetapi lebih ke hati, ya, di dalam hati!