1.

Ringkasan Kasus Pepsico perusahaan snack besar di dunia dengan revenue pada tahun 2007 kurang-lebih $39.5 billion. Perusahaan dengan bisnis portofolio pada tahun 2008 meliputi Frito-Lay salty snacks, Quaker Chewy granola bars, Pepsi soft drink products, Tropicana orange juice, Lipton Brisk tea, Gatorade, Propel SoBe, Quaker Oatmeal, Cap’n Crunch, Aquafina, Rice-ARoni, Aunt Jemina pan cake mix dan beberapa produk konsumtif lainnya.

Gatorade, Propel, Rice–A-Roni, Aunt Jemina dan melalui akuisisi sebesar $ 13.9 billion Quaker Oat pada tahun 2001 gudang tambahan brand bagi Pepsico. Inisiating restrukturisasi dari akuisisi terakhir komponen portofolio dimulai tahun 1997. Sejak restrukturisasi,

revenue naik dan net income tahunan berturut-turut rates 7%dan 12 %.

Memasuki tahun 2007, para top manager perusahaan focus pada kekuatan kinerja yang bagus hal tersebut dicapai sejak diberlakukannya restrukturisasi melalui strategi kunci pada produk innovasi, membangun hubungan lebih erat dengan para distributor, international expansion dan strategic akuisisi. Melemparkan product baru seperti Gatorade G2, Tiger Woods mengeluarkan produk minuman sport dan quaker simple harvest mengeluarkan multigrain hot cereal dapat dihitung 15-20% pertumbuhan baru. Produk inovasi ditujukan untuk konsumsi kesehatan dan sangat baik untuk konsentrasi dimana merupakan

contributor terbesar pada pertumbuhan perusahaan, dengan produk PepsiCo’s better for you dan good for you terhitung 16% pada tahun2007.

Perusahaan juga menaikan prosentase snack kesehatan untuk konsumsi pasar diluar Amerika Utara sejak konsumen di kebanyaknan Negara berkembang mulai mengurangi makanan yang mengandung fat, kolesterol,trans fats, dan simple karbohidrat.

Satu kekuatan perusahaan retailer strategi aliansi yang berdampak lebih dari 10 tahun dan secara terus-menerus mendorong volume PepsiCo’s dan dapat mengindentifikasikan produk baru sesuai dengan keinginan pelanggan. Di bawah satu kekuatan strategi marketer
1

4 sampai dengan 15. Asia. tetapi perusahaan mempunyai peluang tambahan untuk menaikan market penjualan di luar Amerika Utara. Dalam tambahan. Timur tengah dan afrika devisi umum diexpetasikan membantu kemampuan perusahaan untuk strategi menangkap dengan tepat antara brand yang bervariasi dand product. 75 % dari penjualan quaker oat internasional $500 million dihitung dari 6 negara. Sementara. Eropa.3 hingga 25% pada periode yang sama. beberapa produk baru PepsiCo’s yang direkomendasikan oleh retailer sangat sukses. operasi divisi PepsiCo’ Internasional profit margin antara dari 13. Pepsico menejemen mengembangkan struktur organisasi baru pada tahun 2008 ditujukan untuk operasi internasional profitability relative rendah dan untuk menghasilkan pertumbuhan internasional market lebih cepat. Ditambahkan. Hal itu sangat mungkin dibutuhkan oleh manajement pepsico untuk mempertimbangkan restrukturisasi tetap pada garis bisnis snack dan minuman untuk memperbaiki seluruh profitability dan sebaliknya cenderung menurun pada persediaan harga dimulai tahun 2008. tetapi relative kurang berhasil dalam membuat branded Quaker produk yang disiapkan untuk di luar Amerika Serikat.dan retailer PepsiCo’s dikolaborasikan dalam satu store dan sejak pertemuan untuk taktik perencanaan untuk menaikan tendensi pelanggan guna membeli lebih dari satu produk ditawarkan oleh PepsiCo’s sejak mengujungi toko. Perusahaan ditahan pembagian pasar yang besar dalam beberapa pasar internasional untuk minuman dan snack gurih. 2 .6% antara 2004 dan 2007. Struktur baru akan ditempatkan UK. operasi PepsiCo’ Internasional dimana banyak tidak menghasilkan keuntungan terjadi pada operasi bisnis di Amerika Utara. Profit margin operasi untuk Frito Lay dan bisnis minuman amerika utara antara 21. PepsiCo’s internasional tumbuh 22% sejak 2007. Dalam 2006.

Doolin dan Lay setuju menggabungkan bisnis merekauntuk mendirikan Frito-Lay company. dan Fast Food saran yang sangat berpeluang cost-sharing dan skill transfer. Tahun 1971 PepsiCo’s mendapat revenue berlipat hingga meraih $1 billion. Mountain Dew. memasuki pasar di Jepang dan Eropa Timur dan dibuka pada rata-rata satu pabrik makanan snack baru per tahun. Lima tahun pertama perusahaan snack dan minuman ringan PepsiCo’s meluncurkan produk baru seperti Doritos dan Funyuns . Texas mulai membat dan memasarkan Fritos Corn Chip dan didistrbusikan di Nashville. Lay’s. Perusahaan baru ini mendapat revenue $510 million dan sngat mengenal baik brand Pepsi-Cola.Sejarah Perusahaan PepsiCo’s inc berdiri tahun 1965 antara pemegang saham pepsi-cola dan Frito-Lay merger antara icon snack gurih dan raksasa minuman ringan. Bisnis Snack gurih dimulai pada 1932 ketika Elmer Doolin dari San Antonio. Ruffles. Tennesse. Akar PepsiCo’s dapat dijejaki hingga tahun1898. Pepsico juga memperkuat portofolio snack food dan minuman ringan sejak 1980an dan 1990an dengan akuisisi Mug Roor Beer. Smartfood Ready To Eat Popcorn. dan Rold Gold. 7up Internasional. Fritos. Akuisisi Taco Bell pada 1978 dan Kentucky fried chiken 1986 kreasi bisnis yang didiskripsikan oleh Wayne Calloway (Pepsico’s CEO antara tahun 1986 dan 1996) seperti (keseimbangan tiga kaki dari kursi tanpa sandaran). north crolina. Walker Crips(UK). Cheetos. tetapi pada 1977 mengakuisisi pizza hut betul signifikan arah strategi dari pepsico untuk 20 tahun kedepan. dan dia secara routine merubah para manager antara tiga divisi perusahaan seperti bagian dari usaha pengembangan menegement perusahaan. Smiths Crip (UK). Calloway percaya kombinasi dari Snack Food. Soft Drink. Perusahaan mulai mengejar pertumbuhan akuisisi diluar snack dan minuman di awal 1968. ketika new bern. Pada tahun 1961. Perusahaan expansi keluar dari minuman carbonat dengan Ocean Spray 1992 untuk distribusi Single Serving Juice. seoran pharmacist called bradham mengkreate formula untuk minuman carbonated diberi nama Pepsi-Cola. memperkenalkan 3 .

Rice A Roni. Bagaimanapun. mengembalikan focus perusahaan PepsiCo pada industry makanan dan minunan. Gatorade memimpin market share dan sebab diexpetasikan pertumbuhan katagori minuman isotonic sport. air kemasan Aquafina. dan aunt jemima. ungulan rice cakes dan granonala snack bars. Smith’s Snack Food company di Australia. dengan tidak adanya new entrant untuk katagori minuman isotonic sebuah tantangan serius bagi dominasi brand. beberapa manfaat synergistic diraih dimana lebih dari offset oleh fast food industry kompetisi harga yang sengit dan profit margin yang rendah. member brand nomer satu outmeal di amerika. Segera setelah pemisahan fast food restaurant dari PepsiCo selesai Enrico memperoleh Cracker Jack. Gatorade dikembangkan melalui reset Universitas Florida tahun 1965. dan Quaker Oats company. dan grosir brand yang diketahui dengan baik lainnya seperti Cap’n Crunch. Sebagai tambahan. Tahun 1997 CEO Roger Enrico men-spin-off perusahaan restaurant. quaker memiliki banyak nilai asset dalam bentuk menyimpan brand yaitu Gatorade. didistribusikan berangsur-angsur bangkit dengan penjualan tahunan $90 million hingga $2 billion.Lipton Ready To Drink Tea pada 1993. Gatorade dapat menaikan penjualan lebih dari 10% per tahun sejak 1990. tetapi tidak dipasarkan secara komersial sampai formula tersebut dijual pada Stokely-Van Camp pada tahun 1967. Tropicana. Tasali Snack Food (unggulan pasar snack gurih di arab Saudi). 4 . Ketika Quaker Oats mendapatkan brand dari Stokely-Van Camp pada tahun 1983. Sobe Teas dan minuman alternative. Frappucinno Ready To Drink Coffees 1994.9 billion. dengan 60% lebih category share.tahun 1996 menjadi jelas menegement PepsiCo sulit untuk ditangkap menerapkan manfaat strategi yang tepat antara restaurant dan bisnis inti PepsiCo yaitu minuman dan snack. Akuisisi Quaker Oats PepsiCo mengakuisisi Quaker Oats dengan $13.

Akuisisi Setelah 2001 Setelah penyelesaian akuisisi Quaker Oats tahun 2001.PepsiCo berhasil menawar Quaker Oats dan Gatorade dengan struck persetujuan tahun 2000 tetapi tidak diterima approval FTC amerika hingga 2001. Bluebird snack (New Zealand). menetapkan Gatorade tidak dapat didistribusikan bersama dengan PepsiCo soft drink selama 10 tahun. Perusahaan yang juga dimasukan dalam kerjasama dengan Strauss group pada 2007 untuk pasar Sabra. Akuisisi tahun 2007 termasuk minuman juice fruit. Membangun Nilai Kepemilikan Saham Pada 2008 Tiga orang CEO sejak perusahaan mulai restrukturisasi portofolio pada tahun 1997. Kombinasi dari akuisisi dan kekuatan bisnis inti PepsiCo snack dan minuman. Steve Reinemund dan Indra Nooyi dimana keduanya kritis dalan restrukturisasi. Tuck-in akuisisi pada 2006 termasuk Stacy’s bagel dan pita chip. duyvis nuts (Netherlands) dan star food (Poland). Penelopa nut dan Seed (Bulgaria). Perusahaan membuat nomor tuck-in akuisisi. menjadi top selling dan tumbuh cepat.5 billion pada tahun 2007. Dalam approval merger. dan Lucky snack (Brazil). Roger Enrico pemimpin arsitek successor dari bisnis lineup pada 2007. perusahaan difokuskan integrasi Quaker Oats brand food snack dan minuman kedalam PepsiCo portofolio. 5 . perusahaan makanan dan minuman tumbuh cepatdi US dan internasional untuk meluaskan portofolio brand. minuman izze carbonate. sandora juice (Ukraine). revenue perusahaan naik dari kira-kira $20 billion pada tahun 2000 sampai lebih dari $39.

lay North America. dimana mempunyai tingkat pertumbuhan sangat rendah single digit per tahun 2000 untuk menjangkau $15. marketed dan distributed Frito.Pada tahun 2008. perusahaan diversifikasi dalam Salty dan Sweet Snack. dan strategi akuisisi. Bottled Water. ahli pencicip rasa dan gaya penyajian. Frito Lay juga tercatat 70 % lebih dari total penjualan salty snack food industy’s di USA. Orange Juice. hot and ready to eat breakfast cereals. minuman isotonic. expansi internasional. grain based products. 6 . Perusahaan dipercaya berusaha mengembangkan produk “good for you” atau “better for you” akan di create pertumbuhan peluang dari persimpangan bisnis dan public interest. industry peralatan yang menyenangkan. Termasuk elemen relative baru dari strategi korporasi PepsiCo. Kebanyakan PepsiCo brand mencapai posisi nomor satu atau dua pada masing-masing katagori makanan dan minuman melalui strategies keyed pada inovasi produk. hubungan yang dekat dengan para distributor allies. Konsumen menginginkan reward sendiri dengan rasa yang luar biasa. Soft Drinks. Frito lay North America Pada tahun 2007. PepsiCo’s mendapat total revenues 29 % dari Frito Lay brand dan dari company’s operating profit 36 %. strategi korporasi PepsiCo. PepsiCo international untuk 200 negara diluar amerika. Manufactured.9 billion pada tahun 2008. PepsiCo beverages North America. and breakfast condiment. yaitu mereformulasi produk untuk membuat snack food dan minuman lebih healthy. Purified dan functional waters. tumbuh kesadaran pada snack food berisi nutrisi dan snack yang baik. Perusahaan mengorganisir kedalam 4 divisi yang semuanya mengikuti pendekatan strategi korporasi umum. Ready To Drink Teas and Coffees. Quaker food North America. Restaurant dipengaruhi trend rasa yaitu mengisi keinginan konsumen untuk lari dari kondisi normal dan rasa snack yang bermacam-macam. Terdapat 3 trend kunci.

menyediakan cash devidends untuk pemegang saham. termasuk $160 million hasil cost saving dari pembelian corporate wide dari produk ingredients dan packaging material dan estimasi $40 million pada cost saving attribute penggabungan produk Quaker snack dan Frito Lay. Juga. 3600 distribution system dan 120. dan praktek terbaik dimana ditransfer secara routine diantara 230 plan. profit margin yang relatif rendah dari 7 . dana $8 billion untuk payback plan. Aktifitas procurement perusahaan dikoordinasikan secara global untuk mencapai kemungkinan skala ekonomi terbesar. PepsiCo juga membagi informasi riset pasar agar tiap divisi mempunyai kemungkinan lebih baik untuk mengembangkan produk baru seperti lebih hangat terhadap customer dan koordinasi aktifitas power of one melintasi produk lines. dan mengejar akuisisi akan menyediakan attractive return. Namun.Frito lay North America mendapatkan kenaikan revenue 7% sejak 2007. Pepsico Strategic Realignment In 2008 Internasional chief managers diexpetasi company’s lineup of snack. Value Chain Alignment Between Pepsico Brand And Product PepsiCo management team didedikasikan untuk menangkap manfaat strategi yang tepat dalam business lineup seluruhnya value chain. Quaker Oats integrasi nomor produksi dari noteworthy successes. tingkat pertumbuhan dalam penjualan mencapai double digit. PepsiCo management dapat membuktikan kemampuan untuk menangkap strategi manfaat yang tepat antara operasi akuisisi baru dengan bisnis lainnya. Tahun 2008 idivision cor salty brand dan lebihlanjut pengembangan kesehatan dan wellness product merupakan strategi inisiatif kunci dalam improving performance. Melalui program better for you dan good for you. kombinasi Gatorade dan Tropicana hot fill operations saved di estimasikan satu tahun $120 million tahun 2005. Frito lay North America division mendapat revenue 16 %. minuman dan item grosir mengenerate operating cash flow untuk reinvest dalam core bisnis.000 service routes diseluruh dunia.

pada 1977 mengakuisisi pizza hut sangat signifikan arah strategi dari PepsiCo’s untuk 20 tahunan. Africa & Asia. Identifikasi Masalah Perusahaan mulai mengejar pertumbuhan akuisisi diluar snack dan minuman. Latin American Food. Quaker food North America. United Kingdom & Europe. dan seluruh bisnis makanan dan snack di Amerika Latin akan dikombinasikan dalam PepsiCo’s Americas food division.bisnis-bisnis PepsiCo’s internasional diciptakan kebutuhan untuk struktur organisasi baru kemungkinan memunculkan strategic fit yang lebih baik antara company’s internasional operations. akuisisi baru. dan Fast Food. lebih lanjut usaha untuk menangkap strategic fits existing antara perusahaan variasi bisnis atau divestiture dari bisnis dengan prospect kurang baik dari pertumbuhan ke depan dan minimal strategic fit PepsiCo dengan bisnis-bisnis lain. PepsiCo’s Americas beverages. Awal 2008. kombinasi dari Snack Food. Akuisisi Taco Bell pada 1978 dan Kentucky Fried Chiken 1986. 2. PepsiCo’s Internasional akan memasukan seluruh perusahaan bisnis snack dan minuman diluar North America dan Amerika Latin. di awal 1968. Tiga struktur divisi baru termasuk laporan 6 segment: Frito lay North America. PepsiCo’s bentuk Frito lay North America. Soft Drink. Bisnis minuman di Amerika Latin akan ditarik dari PepsiCo International division dan dikombinasi dengan PepsiCo beverages North America ke bentuk PepsiCo beverages Americas division. PepsiCo’s juga memperkuat portofolio snack food dan minuman ringan sejak 1980an dan 1990an dengan akuisisi 8 . Aksi yang mungkin termasuk reprioritas dari internal uses of cash. dan Timur Tengah. Analisa beberapa industri makanan dan minuman dapat spekulasikan perubahan strategi korporasi juga dibutuhkan untuk memperbaiki profitability dari operasi PepsiCo International dan untuk menolong share price appresiasi. Quaker food North America.

Orange Juice. melakukan diversifikasi perusahaan Salty and Sweet Snack. mengembalikan focus perusahaan PepsiCo’s pada industry makanan dan minuman. Tahun 1997 CEO Roger Enrico men-spin-off perusahaan restaurant. Ready To Drink Teas And Coffees.Perusahaan expansi ke luar dari minuman carbonat dengan Ocean Spray 1992 untuk distribusi Single Serving Juice. perusahaan difokuskan integrasi Quaker Oats brand food snack dan minuman ke dalam PepsiCo’s portofolio. And Breakfast Condiment. memperkenalkan Lipton Ready To Drink Tea pada 1993. PepsiCo secara routine merubah para manager antara tiga divisi perusahaan sebagai bagian dari usaha pengembangan menegement perusahaan Strategi korporasi PepsiCo. 9 . minuman Isotonic. Soft Drinks. Aksi yang mungkin termasuk reprioritas dari internal uses of cash. Hot And Ready To Eat Breakfast Cereals. Grain Based Products. lebih lanjut usaha untuk menangkap strategic fits existing antara perusahaan variasi bisnis atau divestiture dari bisnis dengan prospect kurang baik dari pertumbuhan kedepan dan minimal strategic fit PepsiCo dengan bisnis-bisnis lain. Purified Dan Functional Waters. air kemasan Aquafina. Bottled Water. Frappucinno Ready To Drink Coffees 1994 tahun Tahun 1996 menjadi jelas menegement PepsiCo’s sulit untuk ditangkap menerapkan manfaat strategi yang tepat antara restaurant dan bisnis inti PepsiCo yaitu minuman dan snack. akuisisi baru. Tahun 2001.

Hal itu sangat mungkin dibutuhkan oleh manajemen PepsiCo sebagai pertimbangan restrukturisasi kembali pada garis core bisnis yaitu snack dan minuman. Memasuki tahun 2007. 4. Strategi aliansi yang berdampak lebih dari 10 tahun dan secara terus-menerus mendorong volume PepsiCo’s dan dapat mengindentifikasikan produk baru sesuai dengan keinginan pelanggan 10 .3. Analisa Masalah Melalui akuisisi sebesar $ 13. Maka manajemen PepsiCo mengembangkan struktur organisasi baru pada tahun 2008 ditujukan untuk operasi internasional yang profitability-nya relative rendah dan untuk menghasilkan pertumbuhan internasional market lebih cepat. begitu pula pertumbuhan internasional market lambat. Profitability untuk PepsiCo Internasional operation relative rendah. guna memperbaiki seluruh profitability yang cenderung menurun dan sebaliknya pada persediaan dimulai tahun 2008. Struktur baru divisi umum diexpetasikan dapat membantu kemampuan perusahaan untuk menerapkan strategic dengan tepat bagi brand yang bervariasi dan product. para top manager perusahaan focus pada kekuatan kinerja yang bagus hal tersebut dicapai sejak diberlakukannya restrukturisasi melalui strategi kunci pada produk innovasi.9 billion Quaker Oat pada tahun 2001 gudang tambahan brand bagi Pepsico. Kesimpulan Dan Saran Fast Food industry kompetisi harga yang sengit dan profit margin yang rendah. men-spin-off perusahaan restaurant adalah tepat untuk mengembalikan focus perusahaan PepsiCo pada industry makanan dan minuman. international expansion dan strategic akuisisi. membangun hubungan lebih erat dengan para distributor.

Manajemen Puncak bahkan pemegang saham terbesar masih terus memonitor dengan baik kinerja semua perusahaan dalam corporasinya. Diversifikasi merupakan strategi. pembelajaran dan pengembangan kompetensi inti atau aset tak terlihat. 3. Terlihat di sini bahwa Induk Corporate memegang kendali dengan cara membagi otoritasnya kepada masing-masing unit bisnis dan memberikan dukungan sebaik mungkin. Bisnis harus dapat monitor oleh kantor pusat perusahaan terutama aset keuangan Dengan ratusan pabrik dan ribuan cabang pewaralaba yang harus dikendalikan maka PepsiCo tentu saja harus mampu memonitor semua kegiatan usahanya di seluruh dunia dengan membagi menjadi wilayah-wilayah geografis hingga menjadi divisi-divisi sesuai kelompok produknya. Induk Corporate membenarkan keberadaan mereka dengan menambahkan nilai unit bisnis. Induk Corporate atau Headquater menetapkan strategi diversifikasi dengan melakukan beberapa akusisi terhadap beberapa perusahaan Fast Food seperti Kentucky Fried Chicken dan Pizza Hut. pertumbuhan yang memikat PepsiCo melakukan diversivikasi usaha pada saat perusahaan mulai melemah. dari industry makanan dan minuman mulai merambah ke Fast Food dan Restaurant. karena dengan baik mereka dapat memonitor semua kegiatan usahanya dengan baik dan sistematis.5. dan strategi diversifikasi ini cukup berhasil pada awalnya. Strategi diversifikasi berbasis sumber daya berkomitmen HQ perusahaan untuk memanfaatkan. hal ini terbukti dengan pembuatan strategi bisnis dan kebijakan yang selalu tepat. yang berarti keluar dari bisnis yang dikuasainya yaitu Makanan 11 . 4. dengan kebijakan dan strategi yang handal. 2. Lessons Learned 1.

yang dengan mengembangnya kompetensi mereka akan menambah intangible asset yang dimiliki. Mereka juga memanfaatkan hal ini untuk pengembangan sumber dayanya dalam meningkatkan kompetensi inti. dengan demikian mereka mulai focus kepada kompetensi khusus lainnya. setelah beberapa lama mereka mendiversifikasi bisnisnya mereka mulai melakukan alignment dan restrukturisasi dengan menata kembali organisasinya agar tidak berantakan.dan Minuman Ringan. 5. dan mereka berhasil melakukannya dengan baik. PepsiCo telah melakukan diversifikasi keluar dari kompetensi utamanya. 12 . Restrukturisasi adalah proses divestasi bisnis dan industri keluar untuk berfokus pada kompetensi inti khas dalam rangka meningkatkan profitabilitas perusahaan. dengan demikian mereka menjadikannya sebagai pembelajaran dalam pengelolaan bisnis yang baru ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful