You are on page 1of 44

AMANAH (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh

)
PELINDUNG 1. Bupati Kapuas 2. Wakil Bupati Kapuas PEMBINA Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas PENASEHAT/PENGARAH 1. Asisten Pemerintahan dan KESRA 2. Asisten Ekonomi dan Pembangunan 3. Asisten Administrasi Umum PENANGGUNG JAWAB/PEMIMPIN REDAKSI Kepala Bagian HUMAS dan Protokol PENASEHAT HUKUM Kabag Hukum Setda Kab. Kapuas WAKIL PIMPINAN REDAKSI Sapto Subagio KOORDINATOR LIPUTAN Arthir Menteng, SE KOORDINATOR DISTRIBUSI L u n d i, S.Sos REDAKTUR EKSEKUTIF Hadi Suwandoyo, SE REDAKTUR KHUSUS Pathurrahman Ruslan, S.Pd REDAKTUR PELAKSANA Dedy Purnadibrata, SE SEKRETARIS REDAKSI Nerylia Paulina, S.STP REDAKSI 1. S u w a n d i 2. Grace Sella, S.Ikom DISTRIBUSI MAJALAH 1. Y u n u s 2. M. Solikhin FOTOGRAFER Adi Nugraha, A.Md KEPALA LAYOUT Abdul Rohim, SE BAGIAN KEUANGAN M. Romansyah DASAR Keputusan Bupati Kapuas No. 12/HUMASPRO TAHUN 2011 Tanggal 9 Januari 2011

.
02 03 04 05 06 07 07 08 08 09 10 11 12 13 14 15 16 18 19 20 21 22 23

DAFTAR ISI

.

DAFTAR ISI 26 Salam Redaksi Bidang Perikanan 27 Bidang Lingkungan Hidup Bidang Pertanian 28 Gubernur Puji Kapuas Penghargaan Akte Gratis 29 Paviliun RSUD Kapuas 30 Angka Kemiskinan Menurun Bidang Kesehatan 31 ADD dari 6 M jadi 12 M 32 Bidang Perhubungan Pabrik Pupuk 33 Bidang Hukum 34 Jadi Ketua APKASI 35 MOTIVATOR 35 Da'wah Agama Islam 36 Masjid Al-Mukarram 37 HIBURAN MUSIK 38 PAD KAB KAPUAS APBD KAB. KAPUAS 39 PDAM Kapuas Berbagai Peningkatan 40 Fasilitas Umum 24 Penetapan Pelayanan 41 Publik oleh KPK 42 25 4 Pesan Bupati Diawal Tahun 2012 44

Dukung Perbaikan SDM Keagamaan Reses Sarana Serap Aspirasi Masyarakat Evaluasi Penilaian Capaian Tujuan & Kinerja Para Penari Daerah Kapuas Peletakan Batu Pertama Masjid Al Amin PPID Kapuas Rangking 1 Mou Pengembangan Komoditi Unggulan Padi Tingkatkan Persaudaraan Penyerahan DIPA & DPA Bupati Ikuti Istighotsah TOLAK BALA Program Khitan Gratis Bupati Teleconference Keberhasilan Kapuas bawa Kemajuan Kalteng Masyarakat Bangga Dikunjungi HM Mawardi Ustadz Ghifari ajak bersatu, Untuk Kemajuan Kapuas Bupati Motivasi Murid SD Guru Asri ; Pembangunan Kapuas Maju 476 Becak Di Cat Putih

Edisi KELIMA

Edisi KEEMPAT

Edisi KETIGA

Edisi KEDUA

Edisi PERDANA

ALAMAT REDAKSI : Bagian HUMAS dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Jl. Pemuda Km.5,5 No.01 Telp.(0536) 21686 Fax (0513)21732) Kuala Kapuas

2 2

Salam Redaksi
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah edisi ke 11 dapat kami hadirkan untuk pembaca simak, berbagai informasi dapat kami sajikan menjelang HUT Pemkab dan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas, diantaranya berbagai capaian keberhasilan yang telah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas terutama dalam kurun waktu 4 Tahun terakhir. Hal tersebut membuat kita patut berbangga dan bersyukur. Kami yakin dan percaya sajian kali ini membawa manfaat bagi banyak pihak terutama masyarakat Kabupaten Kapuas. Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Kuala Kapuas, 01-03- 2012 Pemimpin Redaksi Drs. M. HAFIZI

1. PROGRAM PERTANIAN, Menghasilkan Empat kali Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional dan Ketahanan Pangan pada Tahun 2008, 2009, 2010 dan 2011 dari Presiden Republik Indonesia ; Pada Tahun 2010 mendapat pujian dan pengakuan dari Gubernur Kalimantan Tengah,bahwa Kabupaten Kapuas sebagai lumbung padi Kalimantan Tengah ; Pendirian Pabrik Pupuk Organik pertama kali di Kalteng dan telah berproduksi sejak bulan Maret 2009 sampai sekarang yang menunjang peningkatan beraneka ragam hasil usaha Tani. 2. PROGRAM PELAYANAN PUBLIK BMW MENGHASILKAN ; Penobatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Peringkat ke 6 Kategori Pelayanan Publik terbaik se Indonesia pada Tahun 2008 dan Peringkat ke 4 terbaik se Indonesia Tahun 2009 ; Menerima Penghargaan Citra Pelayanan Prima Tingkat Madya Tahun 2010, diberikan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, EE Mangindaan 3. Pelayanan Gratis bagi masyarakat Kabupaten Kapuas : - Kartu Tanda Penduduk ( KTP ), Kartu Keluarga ( KK ) dan - Akta Kelahiran dan Santunan Kematian bagi masyarakat miskin. - Menerima Penghargaan Akta Kelahiran Bebas Bea/Gratis dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI 4. Pelayanan Dasar Kesehatan Gratis bagi masyarakat miskin menghasilkan: Penghargaan ” Kestria Husada Bhakti Kartika ”dari Menteri Kesehatan RI untuk Dinas Kesehatan Daerah Kab Kapuas Tahun 2011 5. PROGRAM INFRASTRUKTUR FISIK menghasilkan ; berbagai pembangunan fisik, jalan, jembatan, perkantoran dan perumahan serta pembangunan sarana/prasarana ; Membuka Isolasi wilayah Kecamatan Timpah, Pujon dan Sei Hanyo dengan pembuatan jalan darat melalui Kecamatan Mantangai lingkup wilayah Kab. Kapuas 6. PROGRAM PERIKANAN Menghasilkan ; Kabupaten Kapuas sebagai salah satu percontohan kawasan Minapolitan tahun 2011 di tanah air. 7. PROGRAM PENDIDIKAN Menghasilkan ; Hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) Kabupaten Kapuas memperoleh prestasi kelulusan mencapai 93% jauh berada diatas rata-rata tingkat Provinsi Kalteng yang hanya mencapai 60,28% (Kompas,20-04-2010) 8. PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN Menghasilkan ; Menurunnya angka kemiskinan (berdasarkan data dari BPS) dari 170 ribu jiwa lebih pada tahun 2009 menjadi 140 ribu jiwa terjadi penurunan sebanyak 30 ribu jiwa atau 18%. Sedangkan menurut Propinsi Kalteng Tahun 2009 6,34 % Tahun 2010 5,82 % (Kalteng Pos 31-12-2011) 9. PROGRAM KESRA Menghasilkan ; Peningkatan bantuan sosial, lembaga keagamaan dan bantuan Rumah Ibadah untuk semua agama di Kabupaten Kapuas. Alokasi Dana Desa (ADD) naik 100% Kenaikan Tunjangan Daerah Bagi PNS 10. PROGRAM INVESTASI DAN LAPANGAN PEKERJAAN Telah beroprasi dan berproduksinya Perusahaan Batu Bara di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah dan beberapa Perkebunan Kelapa Sawit. 11. PROGRAM KESADARAN HUKUM Menghasilkan ; Tetap terjaga dan terpelihara dengan baik, keamanan dan ketertiban dalam keadaan kondusif pada Tahun 2011 Angka Kriminalitas menurun drastis sebanyak 120 Kasus 12. PROGRAM PERHUBUNGAN Menghasilkan ; Terobosan baru dengan membuka Akses Ekonomi untuk Kalteng terutama Kabupaten Kapuas, melalui pembangunan Pelabuhan Laut Batanjung di Kecamatan Kapuas Kuala. 13. PROGRAM KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN KOTA menghasilkan Peningkatan penilaian ADIPURA - Tahun 2009 peringkat 6 meningkat menjadi peringkat ke 3 (tiga) se Kalimantan Tengah. - Tahun 2011 dari Peringkat 3 naik menjadi peringkat 2 selanjutnya menerima Piagam Adipura se Kalimantan Tengah Penyusun : Drs. M. HAFIZI (Kabag Humas Protokol)

S

elain menjadi salah satu

lumbung padi di Provinsi Kalteng, ternyata Kabupaten Kapuas juga menyimpan potensi sumberdaya perikanan yang cukup menjanjikan. Hal ini terlihat dari ditunjuknya Kabupaten Kapuas sebagai salah satu Kabupaten di Indonesia untuk menjadi percontohan kawasan minapolitan budidaya di tahun 2011. Menariknya dari puluhan Kabupaten di Kalimantan dan ratusan Kabupaten se Indonesia, Kabupaten Kapuas menjadi salah satu Kabupaten yang ditunjuk dari total 24 kabupaten percontohan se Indonesia. Bahkan di Kalimantan hanya dua Kabupaten termasuk Kapuas. Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas Ir. H. Moch. Chalinja yang ditemui awak Redaksi Majalah Amanah di ruang kerjanya menyebutkan salah satu komoditi perikanan yang menjadi unggulan Kabupaten Kapuas adalah budidaya ikan patin, nila dan lele. Diterangkan tujuan percontohan kawasan minapolitan budidaya dalam rangka mendorong percepatan pengembangan wilayah dengan kegiatan perikanan sebagai kegiatan utama dalam meningkatakan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat serta mendorong keterkaitan desa dan kota.

Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Kapuas Jln.Tambun Bungai Kuala Kapuas

“Penetapan ini didasari oleh Keputusan Dirjen Perikanan Budidaya Nomor : 70/DJ-PB/2010 tentang Penetapan Percontohan Kawasan Minapolitan Budidaya yang dikeluarkan pada tanggal 01 November 2010 lalu,” terang Chalinja.

Secara khusus penetapan lokasi kawasan minapolitan budidaya ditetapkan melalui Keputusan Bupati Kapuas. Dimana dalam surat keputusan ini menetapkan pusat kawasan minapolitan. Tercatat dua pusat/sentra yang ditunjuk. Pertama Kecamatan Basarang dengan Pusat Kawasan Desa Basarang dan Maluen dan yang kedua Kecamatan Kapuas Kuala dengan pusat kawasan berada di Desa Batanjung. .............. (berita selengkapnya Majalah AMANAH edisi 7 hal 37-39) (Humaspro)

Tambak Ikan di Desa Batanjung

Kecamatan Kapuas Kuala

Design Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala

Pasar Ikan Kuala Kapuas

4 4

Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kapuas dibidang Lingkungan Hidup,

dibuktikan dengan Meningkatnya penilaian ADIPURA : - Tahun 2009 dari peringkat 6 (enam) meningkat menjadi peringkat ke 3 (tiga) se Kalimantan Tengah. - Tahun 2011 dari Peringkat 3 naik ke peringkat 2 dan meningkat lagi menjadi peringkat 1 (satu) se Kalimantan Tengah, sehingga diterimanya Piagam Adipura

Bupati Kapuas Ir.Hm.Mawardi,MM Menerima Penghargaan Adipura yang diserahkan langsung oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Prof Dr Ir Gusti Muhammad Hatta MS, di Balai Kartini Jakarta, Selasa, 7 Juni 2011.

5 5

Penghargaan P2BN 2008
Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dan Ketahanan Pangan yang Pertama diterima oleh Bupati Kapuas Ir.HM.Mawardi,MM pada Tahun 2008 yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Jakarta

Untuk Kedua kalinya Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dan Ketahanan Pangan Tahun 2009 diterima lagi oleh Bupati Kapuas Ir.HM.Mawardi,MM yang juga diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Jakarta

Penghargaan P2BN 2009

Penghargaan P2BN 2010
Bupati Kapuas Ir.HM.Mawardi,MM pada Tahun 2010 kembali menerima Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dan Ketahanan Pangan Ketiga yang diserahkan oleh Gubernur Kalteng di Palangka Raya.

Pada Tahun 2011 Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dan Ketahanan Pangan untuk yang Keempat kalinya kembali diterima oleh Bupati Kapuas Ir.HM.Mawardi,MM yang diserahkan oleh Menteri Pertanian Ir H Suswono MA, di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Jum’at 19 Agustus 2011.

Penghargaan P2BN 2011

6 6

ubernur Kalteng Agustin Teras Narang, SH memuji Kabupaten Kapuas sebagai salah satu penyumbang padi terbesar di Kalteng. “Saya salut dengan Kabupaten Kapuas karena mampu menjadi lumbung padi terbesar di Kalteng. Bahkan mampu memenuhi sekitar 54,97 persen kebutuhan atau 318.136 ton padi pada tahun 2009 lalu,” kata Teras dihadapan para peserta Rapat Kerja Revitalisasi dan Sinkronisasi Program KAPET DAS KAKAB Dalam Percepatan Pembangunan di Kalteng, Kamis (25/3/10) pagi di Hotel Aquarius Palangka Raya, yang dihadiri Bupati/Walikota se Kalteng. Gubernur berharap produksi ini dapat ditingkatkan ditahun-tahun mendatang, sehingga potensi pertanian di Kabupaten Kapuas terus berkembang. Apalagi terang orang nomor satu di Provinsi Kalteng ini, Kabupaten Kapuas memliki luas

G

wilayah kerja KAPET DAS KAKAB terluas di Kalteng. Ditempat yang sama Kepala Dinas Pertanian dan TPH Kapuas Ir Afiadin Husni mengatakan pembangunan sektor pertanian harus terkoordinasi dan didukung oleh semua sektor. Misalnya pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu urat nadi pereknomian harus terus dibenahi khususnya yang menuju sentra pertanian. Tak hanya itu peran Disperindagkop kabupaten juga sangat diperlukan untuk mendukung pemasaran hasil pertanian di Kabupaten Kapuas khususnya beras. Hal ini penting dilakukan sebagai salah satu promosi potensi daerah kepada daerah lain. “Jadi sektor pertanian tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian saja tapi harus pula didukung oleh semua instansi/SKPD,” ucap Afiadin. Kedepan Kabupaten Kapuas tidak hanya menjadi lumbung

Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang, SH pangan di Kalteng, tapi juga menjadi lumbung energi. Caranya dengan memanfaatkan limbah sekam padi untuk menjadi energi. “Saat ini kami sudah mulai memikirkan untuk memanfaatkan sekam menjadi salah pembangkit energi,” tukas Afiadin. (humaspro)

Bupati Kapuas Ir.HM.Mawardi,MM kembali menerima Penghargaan
Akta Kelahiran Bebas Bea/Gratis dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Linda Amelia Sari,S.IP, Jum’at (23/7/2010) sore di Hotel Le Maridien Jakarta. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah kepada Kepala Daerah, atas keberhasilannya dalam meluncurkan program pelayanan masyarakat pembuatan Akta Kelahiran bebas bea/gratis, yang di gagas Bupati HM Mawardi, dengan didukung oleh segenap komponen masyarakat, yang secara kongkrit telah mampu memenuhi hak sipil anak sebagai warga negara yang mempunyai hak yang sama dihadapan hukum. (Humaspro)

7 7

Tampak dari Samping

T ahap Pertama telah dibangun sebanyak 24 ruangan yang terdiri dari ;
a. 16 ruangan untuk pasien dan b. 8 ruangan Polli Praktek Dokter. Tujuan dibangunnya Paviliun RSUD Kapuas adalah : 1. Merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Pelayanan Rumah Sakit yang Prima 2014. 2. Untuk memfasilitasi kebutuhan Pasien ekonomi menengah keatas, sehingga tidak harus keluar daerah 3. Agar ada masukan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Tampak dari depan

Menurut Propinsi Kalteng Penurunan Angka Kemiskinan di Kabupaten Kapuas Tahun 2009 6,34 % Tahun 2010 5,82 % (Kalteng Pos 31-12-2011)

Berdasarkan hasil survey sosial
ekonomi nasional (susenas) angka kemiskinan di Kabupaten Kapuas mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu perubahan garis kemiskinan 1,42% dan persentase 1,91 serta penduduk miskinnya 21,10%. Hasil survey pada 2008 hingga 2009, Kabupaten Kapuas mengalami penurunan angka kemiskinan, sebagaimana diungkapkan kepala BPS Kabupaten Kapuas, Teras Rumbang melalui Kasi STAT Sosial Ahmad Nasrullah.

Untuk pendataan survey tersebut dengan menggunakan sample yang sudah ditentukan dari BPS pusat yakni dengan menggunakan data blok sensus dan data wilayah serta menggunakan tekhnik yang dipelajari untuk melakukan pendataan sensus. Untuk data tahun 2010 pada pendataan maret lalu, masih dalam proses perbaikan tulisan setelah itu baru dikirim ke BPS provinsi. Karena dari hasil data lapangan atau dokumen BPS, provinsi yang mengolah, sedangkan untuk data inputnya dikeluarkan oleh BPS pusat.

Oleh karena itu BPS Kabupaten Kapuas sampai saat ini masih belum bisa memberikan estimasi data 2010.Angka penurunan kemiskinan 2008 hingga 2009 adalah hasil dari sebuah pembangunan Pemerintah Kabupaten Kapuas, baik pembangunan di segi infrastruktur maupun pembangunan fisik lainnya, termasuk dengan adanya para investor yang sudah menanamkan investasi di Kabupaten Kapuas seperti kelapa sawit dan pertambangan batubara.
(humaspro) SKH.Tabengan,07-07-10

8 8

Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali menerima piagam penghargaan Citra
Pelayanan Prima Tingkat Madya Tahun 2010, Rabu (15/12) lalu di Jakarta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh dr H Bawa Budi Raharja selaku Direktur RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Piagam penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, EE Mangindaan bertempat di Istana Wakil Presiden RI atas prestasi dalam peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di bidang pelayanan jasa rumah sakit……………… (berita selengkapnya bisa dibaca kembali Majalah AMANAH edisi 7hal 9)

Bupati Kapuas Ir.H.M.Mawardi,MM mencanangkan program kesehatan dasar gratis.
Program berobat cuma-cuma untuk penduduk kurang mampu itu diluncurkan bulan April 2009 lalu di Puskesmas Anjir Serapat Km. 8, Kecamatan Kapuas Timur. Pada kesempatan itu, Mawardi mengatakan pelayanan kesehatan dasar gratis berupa perlindungan terhadap seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas baik melalui Askes (Asuransi Kesehatan), Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) bagi keluarga miskin maupun Jamsostek (jaminan sosial tenaga kerja). Program ini menggratis-kan 11 jenis pelayanan kesehatan dasar di puskesmas dan jajarannya, serta pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kelas III. Menurut Mawardi program itu harus diluncurkan karena kesehatan adalah hak setiap insan dimuka bumi. Tak terkecuali rakya di Kabupaten Kapuas. Jangan sampai timbul sindiran “orang miskin dilarang sakit”. Orientasi dari pelayanan kesehatan adalah harkat kemanusiaan, itulah yang fundamental dan perlu dikedepankan tambahnya. (berita selengkapnya bisa dibaca pada Majalah AMANAH edisi 1hal 14-15)

9 9

Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Kapuas tahun 2012 mendatang dipastikan akan meningkat. Jika sebelumnya tahun 2011 sebesar Rp6 miliar, maka tahun 2012 naik 100 % menjadi Rp12 miliar. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas H.M. Mawardi saat membuka Sosialisasi dan Perencanaan Kegiatan Ruang Belajar Masyarakat PNPMMandiri Pedesaan Tahun 2011, Selasa (21/11) siang di Gedung Lawang Kameloh. Menurutnya peningkatan dana ADD ini untuk menjawab pertanyaan masyarakat terkait Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang sering tidak terakomodir.

A

lokasi dana desa (ADD) Kabupaten Kapuas tahun 2012 mendatang dipastikan akan meningkat

Jika sebelumnya tahun 2011 sebesar Rp.6 miliar, maka tahun 2012 naik 100 % menjadi Rp.12 miliar.

Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Sosialisasi dan Perencanaan Kegiatan Ruang Belajar Masyarakat PNPMMandiri Pedesaan Tahun 2011,Selasa (21/11/11) siang di Gedung Lawang Kameloh. Menurutnya peningkatan dana ADD ini untuk menjawab pertanyaan masyarakat terkait musyawarah rencana pembangunan desa (musrenbangdes) yang sering tidak terakomodir. Pada bagian lain, Mawardi mengungkapkan PNPM Mandiri pedesaan di wilayah Kabupaten Kapuas dimulai sejak tahun 2007 dengan nama PNPM- PPK (Program Pengembangan Kecamatan) Dimana pada tahun 2007 sampai 2008 program ini mendanai enam kecamatan yaitu Kecamatan Selat, Pulau Petak, Kapuas Murung, Mantangai, Kapuas Barat dan Kapuas Kuala. Kemudian pada tahun 2009 bertambah tiga kecamatan yakni Kecamatan Basarang, Kapuas Hilir dan Kapuas Timur sehingga berjumlah sembilan kecamatan. Lalu tahun 2010 sampai 2011 bertambah lagi tiga kecamatan yakni Timpah, Kapuas Tengah dan Kapuas Hulu, sehingga total 12 kecamatan. Tahun 2012 mendapatkan lokasi dan alokasi sebanyak 17 kecamatan PNPM Mandiri Pedesaan lima kecamatan pemekaran yaitu Bataguh, Tamban Catur, Dadahup, Pasak Talawang dan Mandau Lawang berpartisipasi ini dengan bantuan langsung masyarakat (BLM) sebesar Rp750 juta. ............................ (berita selengkapnya Majalah AMANAH edisi 10 hal 24) (Humaspro)

ebagai bentuk penghargaan karena dinilai mempunyai andil terhadap perkembangan Pers di Kalimantan Tengah selama ini, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menerima Pena Emas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pena emas tersebut disematkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat H Margiono, pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Ke-65 PWI, Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala kapuas, Sabtu (19/2/11). Kabupaten Kapuas merupakan Kabupaten pertama yang menyelenggarakan peringatan HPN dan HUT PWI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Tema yang peringatan HPN tahun ini “ Kemerdekaan Pers Dari dan Untuk Rakyat “ Pada kesempatan itu Ketua Umum PWI Pusat Margiono mengutarakan, kalau melihat kondisi

S

georafis dan suasananya, Kuala Kapuas sudah cocok menjadi Kota. “ jalanjalannya juga sudah bagus, bersih dan enak, jadi kalau NusaTenggara Timur saja bisa menjadi tuan rumah HPN, Kapuas juga pasti bisa dan lebih bagus dari pada disana, ungkap Margiono. Atas nama pengurus PWI pusat dan pantia HPN, Margiono menyampaikan aprersiasi dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan lembaga Pemprov Kalteng, Pemkab Kapuas serta masyarakatnya yang selama ini telah memberikan dukungan bagi perkembangan pers nasional. Pada kesempatan yang sama, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menyatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Kapuas telah berusaha untuk selalu terbuka dengan rekan-rekan pers. Hal ini dapat dilihat dari terbukanya pintu birokrasi bagi rekanrekan pers dalam mencari atau menggalu informasi tentang pembangunan atau

kendala yang dihadapi. Perlu diketahui, kata HM Mawardi, Pemerintah Kabupaten Kapuas telah membuka informasi yang berkaitan dengan kegiatan Pemerintah Daerah. Hal itu dapat terlihat dari adanya Majalah Amanah yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas................ (berita selengkapnya Majalah AMANAH edisi 7 hal 35) (Humaspro) h l 24) (H )

10 10

eada Tahun 2009 Pemerintah Kabupaten Kapuas serius berupaya mereaslisasikan pembangunan pelabuhan Batanjung di Lupak Dalam Kecamatan Kapuas Kuala.. Bupati Kapuas Ir. H. M. Mawardi, MM, Kamis (2/4/09) bersama rombongan yang terdiri dari anggota DPR-RI Sabam Sirait dan Kepala BP3MD Ir. Herson B. Aden, M.Si, Kepala Dinas PU Ir. Amri Baharudin serta Kepala Dishub Kominfo Drs.Oka Ariawan meninjau lokasi pemba ngunan Pelabuhan Batanjung.

P

Bupati Kapuas
Ir. H. M. Mawardi, MM

Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang,SH, Bupati Kapuas Ir.HM.Mawardi,MM & SKPD terkait ,Rapat membahas Rencana pembangunan Pelabuhan Batajung

Proyek pembangunan Pelabuhan Laut
Batanjung di Kecamatan Kapuas Kuala Kamis (21/4/2011) pagi . akhirnya dimulai. Hal ini diawali dengan penarikan tali oleh Bupati Kapuas HM Mawardi sebagai tanda dimulainya pemancangan tiang pelabuhan. Untuk Kecancaran dan keamanan pelaksanaannya, Sebelumnya dilakukan acara ritual pra menyanggar oleh tokoh adat. Selain acara adat juga dilakukan doa yang dipimpin oleh KH Abdul Muthalib (Ketua MUI Kapuas). Adpel Pulang Pisau Aprianus Hangki selaku kepanjangan tangan dari Kementerian Perhubungan RI yang hadir saat itu menjelaskan pembangunan pelabuhan mulai dilakukan dengan menggunakan alokasi dana APBN Tahun 2011 senilai Rp50 miliar. Terdapat 354 tiang pancang dengan panjang 12 hingga 18 meter yang siap dipancang. Pemancangan dilakukan di 120 titik untuk rencana luas pelabuhan 1.900 M2. Bupati Kapuas HM Mawardi menjelaskan. pembangunan pelabuhan laut ini merupakan kebijakan penyediaan infrastruktur yang refresentatif sebagai upaya Pemkab Kapuas untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi

upati Kapuas Ir.HM Mawardi,MM mengesakan bahwa pembangunan pelabuhan laut di Desa Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala bukan rekayasa atau main-main, tetapi Pemeritah Kabupaten Kapuas sangat serius untuk mewujudkannya terbukti sudah mendapat rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Kalteng dan telah disetujui oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI. Bahkan di jelas HM Mawardi, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Jakarta , program pembangunan pelabuhan laut Batanjung sudah masuk di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Pemerintah Pusat.

B

Design Pelabuhan Laut Batanjung

Tahap pertama (2010-2015) akan dibangun presto dan dermaga, gudang dan lapangan parkir, jalan lingkungan pelabuhan, jaringan listrik, alur pelayaran dan kegiatan fisik lainnya. Lalu tahap dua (2016-2020) akan dibangun fasilitas pokok dan fasilitas pendukung pelabuhan penumpang dan tahap tiga (2021-2026) akan dibangun fasilitas pokok dan fasilitas pendukung pelabuhan untuk kebutuhan batu bara dan CPO. Pemilihan lokasi ini dinilai karena pelabuhan Batanjung memiliki bentang center Asia Fasifik artinya dekat dengan negara-negara tetangga Indonesia. (humaspro)

11 11

abrik pupuk organik di Desa Tambun Raya Km. 4,5 Kecamatan Basarang diresmikan Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang, Sabtu (21/3/2010). Dengan beroperasinya pabrik tersebut diharapkan dapat mengatasi permasalah-an pupuk di wilayah ini. “Pupuk merupakan kebutuhan pokok bagi petani, dan kebutuhan pupuk di Kalteng, khususnya di Kabupaten Kapuas sangat luar biasa. Saya berharap beroperasinya pabrik pupuk organik ini dapat membantu para petani mencukupi kebutuhan pupuk di daerah ini,” ujar Teras saat peresmian hasil-hasil pembangunan Kabupaten Kapuas pada 2008 di Kecamatan Basarang. Menurutnya, untuk memajukan daerah seorang pemimpin harus dapat membuat program terobosan untuk kemajuan daerah. Ia mencontohkan salah satu terobosan yang dilakukan adalah dengan membuat kontrak kerja multi years, seperti apa yang dilakukan Bupati Kapuas untuk penanganan jalan hulu dari Sei Hanyo Kecamatan Kapuas Tengah sampai Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala yang menggunakan sistem multi years.

P

“Ini yang namanya terobosan. Kalau menunggu dana APBD untuk membangun bisa bosan rakyat menunggunya,” ucap Teras.

Pada kesempatan yang sama,
Bupati Kapuas Ir. H. M. Mawardi, MM. mengatakan, Pemerintah Kabupaten

BUPATI KAPUAS I r . H M. MAW A R D I , MM

Kapuas menyadari tidak semua keinginan masyarakat terpenuhi dengan pembangunan yang dilaksanakan. “Hal ini karena keterbatasan dana dan luasnya wilayah Kabupaten Kapuas.” ujar Mawardi. Sehingga, lanjutnya, pembangunan yang dilaksanakan harus berdasar kan skala prioritas yang benar-benar menyentuh kepentingan sebagian besar masyarakat sehingga mempunyai dampak positif pada kegiatan sosial ekonomi masyarakat dan diutamakan untuk kesejahteraan masyarakat. “Keberhasilan pembangunan tidak hanya selesai dalam bentuk fisik, tetapi diutamakan manfaatnya bagi masyarakat setempat dan daerah Kapuas pada umumnya,” tuturnya. (berita selengkapnya Majalah AMANAH edisi 1 hal 10-11) (Humaspro)

12 12

Kriteria penilaian penghargaan “Anubhawa Sasana Kelurahan” meliputi :
1. Tidak terjadi pelanggaran mengenai UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan.

2. Tidak ada pelanggaran tentang Narkotika sesuai UU No 35 Tahun 2009.
3. Tidak ada pelanggaran UU No 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga. 4. Realisasi pembayaran PBB sesuai data dari Dispenda.

ejumlah prestasi kembali ditorehkan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi. Jika sebelumnya mendapatkan penghargaan atas prestasi meningkatkan produksi padi, kini penghargaan “Anubhawa Sasana Kelurahan” berhasil diraih. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Patrialis Akbar SH MH kepada Bupati Kapuas HM Mawardi disaksikan oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang dan Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran. Penyerahan piagam penghargaan ini merupakan rangkaian acara Peresmian Law Canter Sebagai Pusat Pelayanan Informasi Hukum dan HAM dan Peresmian Kelurahan/ Desa Sadar Hukum serta MoU Dilkumjakpol, Pemda Provinsi/Kota dan Perguruan Tinggi di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Senin (2/5) pagi. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Lurah Selat Dalam, Sugiarto SE yang mendapatkan penghargaan berupa medali dan hadiah Toa Megaphone dari Menteri Hukum dan HAM. Kemudian Camat Selat Drs Yusransyah MD Atuk juga menerima penghargaan berupa medali dari Menteri Hukum dan HAM.

S

Ditempat yang sama Kabag Hukum Setda Kapuas Fitrayanto Suriadinata, SH M.Hum menjelaskan tercatat 13 kelurahan dan 13 Camat di Provinsi Kalteng yang menerima penghargaan. Sedangkan untuk kepala daerah tercatat 8 Bupati/Walikota yang juga menerima penghargaan termasuk Gubernur Kalteng.

Kriteria penilaian untuk mendapatkan penghargaan meliputi tidak terjadi pelanggaran mengenai UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Lalu tidak ada pelanggaran tentang narkotika sesuai UU No 35 Tahun 2009. Kemudian tidak ada pelanggaran UU No 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga. Dan yang terakhir penilaian dari kriteria pembayaran pajak bumi dan bangunan sesuai data dari Dispenda. ”Dari kriteria tersebut maka ditetapkan Kelurahan Selat Dalam Kecamatan Selat sebagai kelurahan sadar hukum. Kemudian penghargaan juga diberikan kepada Pak Camat Selat selaku kepala wilayah Kecamatan Selat dan Pak Bupati selaku pimpinan Kabupaten Kapuas,” terangnya. Sementara itu Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menjelaskan kelurahan dan desa sadar hukum ini merupakan cikal bakal dari terbentuknya masyarakat sadar hukum. Artinya penilaian sadar hukum ini diberikan kepada desa/kelurahan yang sadar membayar PBB, kemudian di daerah tersebut tidak ada perkawinan di bawah umur, tingkat kriminal sangat rendah serta tidak ada indikasi penyalahgunaan narkotika. “Jika semua daerah di Indonesia seperti ini saya yakin negara Indonesia akan aman dan tentram. Disamping itu tugas polisi, jaksa atau hakim tentunya akan menjadi ringan, sebab tidak ada lagi masyarakat yang berurusan dengan hukum,” terangnya. ( Humaspro )

13 13

Apkasi merupakan organisasi yang bersifat nirlaba, independen, koordinatif dan konsultatif dalam membangun kemitraan stretegis dengan Pemerintah maupun pihak ketiga. Tugas pokok Apkasi, adalah memfasilitasi kepentingan Pemerintah Kabupaten dalam penyelenggaraan otonomi daerah melalui peran advokasi , mediasi, dan fasilitasisasi dengan lembaga Pemerintah serta non Pemerintah baik dari dalam maupun luar negeri sesuai dengan peraturan perundang-undang yang berlaku.

M

dan konsultatif dalam membangun kemitraan stretegis dengan Pemerintah enteri Dalam Negeri Dr.Gumawan maupun pihak ketiga. Tugas pokok Apkasi, Fauzi mengukuhkan Bupati Kapuas Ir H tambah Sapto, adalah memfasilitasi Muhammad Mawardi MM sebagai kepentingan Pemerintah Kabupaten dalam Koordinator Asosiasi Pemerintah penyelenggaraan otonomi daerah melalui Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) peran advokasi , mediasi, dan fasilitasisasi Regional Kalimantan masa bakti 2011dengan lembaga Pemerintah serta non 2015 , bersama jajaran Dewan Pengurus Pemerintah baik dari dalam maupun luar Apkasi lainnya. Pengukuhan berlangsung negeri sesuai dengan peraturan perundangdi Bali Nusa Dua Convention Centre undang yang berlaku. Sedangkan fungsi (BNDCC) Bali, Jum’at (21/10) pagi , terang Apkasi , antara lain , menjadi mitra kritis Kasubag Pengumpulan Informasi dan dan stretegis pemerintah dalam menyusun Pemberitaan Humas dan Protokol Setda kebijakan nasional tentang pemerintah Kapuas Sapto Subagio,di Bali Jum’at daerah. Menjadi fasilitator dalam (21/10) Apkasi merupakan organisasi yang memperjuangkan kepentingan dan aspirasi bersifat nirlaba, independen, koordinatif , daerah kepada pemerintah, ungkap Sapto.

Sementara itu Mendagri Gumawan Fauzi mengharapkan , Apkasi sebagai wadah untuk membangun sinergi kerjasama yang baik dengan semua unsur, di daerah maupun dengan pemerintah pusat. “ Kerjasama ini saya harapkan harus dipelihara dengan baik , partisipasi anggota , partisipasi pengurus untuk menjadikan sebagaimana yang diharapkan dalam hal ini untuk kepentingan Apkasi, “ harap Mendagri. Kalau harmonisasi terjadi diantara lembaga di tingkat Kabupaten, antara Kabupaten dengan Provinsi dan Pemerintah Pusat,Insya Allah rasa bekerja itu akan lebih nyaman, ungkap Mendagri. Diharapkan semua pengurus dan anggota Apkasi berpartispisasi untuk kemajuan. Masing-masing daerah saling memberi yang baik , untuk kemajuan daerah. Manfaatkan waktu untuk berkarya dan bekerja dengan sebaik-baiknya Mendagri memberikan apresiasi atas segala rencana atau program dari Apkasi. ( Humaspro )

14 14

ehadiran motivator Ippho Santosa mampu menghinotis ribuan PNS yang memadati Aula Kantor Bupati Kapuas, Jalan Pemuda km 5,5, Selasa (25/1) siang. Mereka rela meluangkan waktu untuk mendengarkan seminar motivasi diri yang menghadirkan pakar pengembangan otak kanan ini. Ippho Santosa merupakan motivator asal Batam yang dikenal luas melalui buku megabest seller “ 7 keajaiban rejeki “ dan “ 13 wasiat terlarang “, yang telah beredar sampai Hongkong, Australia dan Timur Tengah. Menurut Ippho kehadirannya di Kota Kuala Kapuas merupakan kehadiran pertama atas undangan Pemkab Kapuas.

K

uar biasa. Itulah yang tergambar saat motivator Adrie Wongso saat memberikan pencerahan semangat di hadapan ratusan PNS Pemkab Kapuas yang memadati Aula Kantor Bupati Kapuas, Rabu (22/6) pagi. Acara yang didukung oleh PT Telen Orbit Prima (TOP) ini dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi, Wakil Bupati Suraria Nahan, Sekda Nurul Edy serta pejabat esolon II, III dan IV serta staf lingkup Pemkab Kapuas. Menariknya motivasi dari pria kelahiran Malang 57 tahun yang lalu ini mampu membangkitkan semangat para abdi negara. Salah satunya dengan ucapan ”Luar Biasa”. Artinya kata-kata ini dapat membakar semangat dan motivasi dalam berkarya. Diceritakan Andri, dirinya bukan berasal keluarga kaya raya. Melainkan berasal dari keluarga miskin. Bahkan Andrie mengaku hanya bersekolah sampai tingkat sekolah dasar dan itupun tidak selesai. ”Jangan sampai penyakit miskin mental seperti kalut, defresi, pesimis, stres dan bimbang menghinggapi kita. Lawan itu semua dengan sikap mental dengan mengatakan luar biasa karena mampu menumbuhkan spirit dan semangat,” kata pembuat kartu ucapan Herves ini. Bahkan disela kesempatan itu, Andrie juga membakar semangat pada undangan yang hadir dengan Lagu Ibu Pertiwi dan Lagu Berita Buat Kawan yang diciptakan Ebiet G Ade.

L

Pada kesempatan yang sama Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengatakan, seminar dilaksanakan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dalam rangka meningkatkan SDM PNS/ Birokrat di daerahnya “ Seharusnya didalam membangun ini kita memiliki kepercayaan diri dan memilki semangat yang tinggi, sebagaimana filosofi kita Isen Mulang (Pantang Mundur), tegas HM Mawardi. MH Mawardi ingin Birokrat di Kabupaten Kapuas menjadi handal, cerdas dan profesional untuk menjadi contoh dari Kabupaten/Kota se –Kalimantan Tengah. “ Pemkab Kapuas kedepan akan mengundang pakarpakar motivator lagi untuk datang ke Kuala Kapuas “ ungkap HM Mawardi. Hadir pada kesempatan itu , Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Kepala SKPD dan sejumlah PNS, TNI, karyawan/i BUMN dan BUMD...... (berita selengkapnya Majalah AMANAH edisi 7 hal 33) ( humaspro )

”Saya yakin dan percaya Kabupaten Kapuas tiga tahun yang akan datang akan lebih maju dari sekarang. Bahkan saya terkesan dengan pertemuan yang digelar secara lesehan ini karena terus terang baru pertama kali ini saya rasakan. Nanti ini saya akan tulis di website saya,” ungkap pria yang pernah jadi bintang film kungfu ini. Bupati Kapuas HM Mawardi ketika memberikan sambutan menjelaskan semangat kebersamaan sangat diperlukan dalam membangun Kabupaten Kapuas. Bahkan dia berharap kalangan birokrasi mampu menciptakan hal-hal positif untuk membangun Kapuas yang AMANAH (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh). ”Salah wujud keberhasilan kita adalah dengan diraihnya penghargaan Adipura dan penghargaan peningkatan produksi padi selama tiga tahun berturut-turut,” jelas Mawardi..................... (berita selengkapnya Majalah AMANAH edisi 8 hal 28) (Humaspro)

15 15

Dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 204 dan HUT Pemkab Kapuas ke 59, Selasa (20/4/10) malam digelar acara KAPUAS BERSYUKUR dengan menghadirkan penceramah kondang Habib Akhmad Al Habsy dari Jakarta yang dihadiri ribuan umat islam di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas.

Penceramah Habib Akhmad Al Habsy Pada kesempatan itu Bupati Kapuas Ir.HM Mawardi,MM,M.Si mengajak seluruh komponen masyarakat menjaga dan meningkatkan persaudaraan, rasa persatuan dan kesetuan demi menatap masa depan yang lebih cerah. Juga bersamasama Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk membangun Kapuas yang Amanah (Aman, Maju Mandiri, Sejahatera dan Tangguh). HM Mawardi selalu mengingatkan kepada masyarakatnya agar berhati-hati dan waspada terhadap bahaya kebakaran. Menurut Ketua Panitia Ny.Dra.Hj.Wiwid Nurul Edy, rencana mendatangkan penceramah Mamah Dedeh sudah cukup lama, sejak bulan Februari 2010. Hadir pada kesempatan itu Unsur Muspida, Sekda Drs.H.Nurul Edy,M.Si, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Ketua TP PKK Ny. Hj Aliyah , Asisten III Drs.Johansyah, Kepala SKPD, Alim Ulama, dan sejumlah undangan lainnya. (humaspro)

R

ibuan umat Islam hampir memenuhi lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas untuk menghadiri dan mendengarkan ceramah agama Ustadzah kondang dari Jakarta Mamah Dedeh, Senin (19/7/10) siang.

Dengan ciri khas gaya ceramahnya yang komunikatif, diselingi dengan humor,Ustadzah yang rutin mengisi acara di televisi swasta nasional, memberikan siraman rohani yang bermanfaat untuk hidup dan kehidupan kaum muslimin dan muslimat.

Ribuan umat muslim, Kamis (26/8/10) sore
memadati halaman parkir Pasar Sanjaya Jalan A. Yani Kuala Kapuas. Mereka datang dari berbagai penjuru Kota Kuala Kapuas untuk menghadiri undangan Bupati Kapuas HM Mawardi Dalam rangka syukuran HUT ke 65 Kemerdekaan RI dan menyambut Peringatan Nuzullul Qur’an. Kegiatan yang bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan ini juga dirangkai dengan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah. Pada acara tersebut, juga diisi dengan siraman rohani atau ceramah agama yang disampaikan oleh KH Ahmad Bakeri ulama kharismatik dari Kalsel.

16 16

W

alaupun rencana tablig akbar yang

mendatangkan daisejuta umat Zainuddin MZ batal dilakukan, tapi tak menyurutkan ribuanwarga Kapuas untuk datang ke Bukit Ngalangkang, Selasa (26/10/10) siang. Kedatangan Zainuddin MZ digantikan oleh anaknya Ustad Fiqri Haikal. Menariknya perawakan dan gaya bicara Fiqri Haikal hampir sama dengan ayahnya Zainuddin MZ. Bahkan tutur bicara nyaris sama dengan ayahnya. Hal ini tentu saja cukup mengobati ribuan undangan yang datang di Lapangan Bukit Ngalangkang. Hal ini penting dilakukan agar kita masuk dalam kumpulan orang-orang yang beriman dan bertaqwa,” ucap Fikri. Disamping itu dirinya juga meminta umat muslim untuk selalu berdoa agar bangsa dan negara ini dihindarkan dari segala mara bahaya. Apalagi diketahui saat ini Bangsa Indonesia sering sekali tertimpa bencana.

Sebelumnya Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya mengatakan acara tablig akbar ini merupakan rangkaian dari Rapat Kerja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini juga sebagai ajang silahturami ulama se Kabupaten Kapuas. (Humaspro)

Itulah yang tergambar saat ustazah Umi Qurrata’ayuni hadir di Kota Kuala Kapuas, Sabtu (11/6/11) malam. Ribuan jamaah yang didominasi kaum perempuan ini tumpah ruah memadati Lapangan Bukit Ngalangkang. Mereka rela berdesak-desakan untuk

Luar biasa.

menyaksikan tabliq akbar yang digagas oleh Pengajian Al Maratus Sholehah ini. Dalam tausiahnya Umi lebih menekankan peran perampuan dalam membantu tugas suami sehari-hari. Menurutnya keberhasilan suami tidak terlepas dari peran seorang istri. ”Ada empat perkara bagi seorang istri penghuni surga.

Pertama menjalankan sholat lima waktu, kedua menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, ketiga menjaga kehormatannya serta yang terakhir taat kepada suami,” ungkap Umi.Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya mengajak seluruh umat muslim untuk dapat mencontoh tauladan Rasulullah SAW, untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah sesama umat beragama. Kemudian tetap sabar dalam menghadapi cobaan dari Allah SWT. ”Marilah bersama-sama kita ciptakan suasana yang aman, tertib tenteram dan damai,” ungkapnya. Telaksananya kegiatan ini adalah berkat kerjasama antara umara, ulama dan umat. Kesemua komponen ini ini dengan hidayah Allah SWT, selalu seiring sejalan dalam melaksanakan syiar Islam. (Humaspro)

ibuan umat muslim dari berbagai penjuru Kota Kuala Kapuas memadati Lapangan Bukit Ngalangkang, Senin (14/2/11) malam. Mereka mulai berdatangan selepas Salat Isya guna menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H. Apalagi panitia pelaksana mendatangkan kiai kondang asal Kalsel KH Bahran Jamil. Ketua Panitia Aliansyah Noor dalam laporannya menyebutkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kerjasama dari beberapa organisasi, yaitu PERKEBAN, Paguyuban Sasano Karyo dan Paguyuban Lembur Kuring. Kemudian dari FPI serta dukungan dari MUI, PHBI serta Pemkab Kapuas.

R

Pada kesempatan itu Bupati juga mengajak umat muslim yang mamadati Lapangan Bukit Ngalangkang untuk selalu bersalawat dan menghaturkan salam kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga dan seluruh pengikut Beliau. “Semoga kita yang hadir di lapangan ini mampu secara konsisten dan konsekwen, mempunyai tekad serta komitmen yang sama untuk selalu berupaya secara maksimal guna menjadi ummat Nabi Muhammad SAW yang patuh lagi setia, hingga akhir hanyat,” terang Mawardi. (Humaspro)

17 17

KONSEP PENGEMBANGAN
Open Space (Ruang terbuka); Yang memiliki fungsi ruang Sholat dan terbuka dengan 1(satu) ruang wudhu utama berada di depan berupa menara (dibawahnya ruang wudhu) Wudhu Utama : Ruang yang dipersiapkan guna mempermudah pengunjung dan jamaah, baik secara cepat, efesien dan fungsional. Dengan bentukan berupa menara setinggi 40 M, yang disesuaikan dengan pengangkatan Muhammad sebagai Rasul. Tata Letak/Lokasi : Dengan tata letak masjid existing yang diapit oleh dua jalan (Jl. Tambun Bungai dan Jl.Komplek Sekolahan) dan berpo tensi menjadi kawasan Pengembangan Pusat Islam (Islamic Center) Konstruksi Bangunan : Konstruksi Bangunan 2 lantai, dengan daya tampung masjid lebih dari 6000 jamaah, halaman sebagai ruang sholat cadangan dilengkapi dengan taman dan kolam. Air Wudhu : Menggunakan distribusi air bawah dasar lantai bangunan sebagai saluran utama ruang wudhu. Pemanfaatan air bawah sebagai : - Tempat cuci kaki saat memasuki halaman - Ruang wudhu utama ke dua TAHAPAN PEKERJAAN Tahap I Tahun 2010 o Pendahuluan o Pekerjaan Tanah o Pekerjaan Pondasi o Pekerjaan Struktur Beton
Kemajuan Fisik Pembangunan Masjid Agung Al-Mukarram Sampai dengan tanggal 31 Januari 2012

Tahap II Tahun 2011 o Pekerjaan Tanah o Pekerjaan Pondasi o Pekerjaan Struktur Beton o Pekerjaan Struktur Atap & penutup Atap Tahap III Tahun 2012 Tambahan pemasangan lift dan perubahan menara : o Lift kapasitas 6 orang o Penyesuaian konstruksi dan besar menara

Realisasi Fisik Pembangunan Masjid Agung Al-Mukarram Sampai dengan tanggal 28 Nopember 2011

18 18

Group Band Letto Tampil di Kapuas ,Agustus 2008

Group Band ST-12 Tampil di Kapuas, Maret 2010

Group Band Radja Tampil di Kapuas, Agustus 2009

Group Band Wali Tampil di Kapuas, Maret 2011

19 19

PAD

Dalam Milyar Rupiah

30 25 20 15 10

Target Realisasi

5 0

2006
No 1 1 2 3 4 5 6 Tahun Anggaran 2 2006 2007 2008 2009 2010 2011

2007

2008

2009

2010

2011

Tahun Anggaran

PENDAPATAN ASLI DAERAH REALISASI TARGET Rp. Rp. % 3 4 5 13.732.276.000,00 15.222.265.000,00 15.552.480.000,00 23.571.460.800,00 25.537.624.890,00 24.155.672.000,00 15.481.502.197,00 24.444.894.474,00 23.528.323.908,00 19.422.915.424,00 18.277.895.891,00 25.190.521.909,16 112,74 % 160,59 % 151,28 % 82,40 % 71,57 % 104,28 %

PRESTASI Rp. 6 % 7

8.963.392.277,00 -916.570.566,00 -4.105.408.484,00 -1.145.019.533,00 6.912.626.018,16 9.709.019.712,16

57,90 % -3,75 % -17,45 % -5,90 % 37,82 % 62,71 %

6

Perbandingan PAD Tahun 2006 s/d 2011

Dari Grafik dan Tabel tersebut diatas dapat kita lihat pencapaian PAD per Tahunnya mulai dari Tahun 2006 – 2011 1. Tahun 2006-2007 mengalami kenaikan sebesar Rp. 8.963.392.277,- atau 57,90 % 2. Tahun 2007-2008 mengalami penurunan sebesar Rp. -916.570.566,atau -3,75 % 3. Tahun 2008-2009 mengalami penurunan sebesar Rp. -4.105.408.484,- atau -17,45 % 4. Tahun 2009-2010 mengalami penurunan sebesar Rp. -1.145.019.533,- atau -5,90 % 5. Tahun 2010-2011 mengalami kenaikan sebesar Rp. 6.912.626.018,16 atau 37,82 % 6. Peningkatan penerimaan PAD terlihat sangat signifikan jika dibandingkan dari Tahun 2006 s/d 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp. 9.709.019.712,16 atau 62,71 % Sumber : Dispenda Kab. Kapuas

20 20

Jumlah Anggaran dalam jutaan rupiah

1.000,0 900,0 800,0 700,0 600,0 500,0 400,0 300,0 200,0 100,0 0,0

2007
No 1 1 2 3 4 5 6 7 Tahun Anggaran 2 2007 2008 2009 2010 2011 2012

2008

2009

2010

2011
Rp. 4

2012

Tahun

Jumlah Anggaran 3 Rp. 590.685.907.215,Rp. 723.606.538.469,Rp. 742.043.678.926,Rp. 783.132.202.135,Rp. 920.625.446.000,Rp. 994.772.850.000,-

PENCAPAIAN PRESTASI % 5

132.920.631.254,00 18.437.140.457,00 41.088.523.209,00 207.493.243.865,00 4.147.404.000,00 404.086.942.785,00

22,50 % 2,55 % 5,54 % 26,50 % 0,53 % 68,41%

Perbandingan APBD Tahun 2007 s/d 2012

Dari Grafik dan Tabel tersebut diatas dapat kita lihat pertumbuhan APBD per Tahunnya, mulai dari Tahun 2007 – 2011 1. Tahun 2007-2008 mengalami kenaikan sebesar Rp.132.920.631.254,- atau 22,50 % 2. Tahun 2008-2009 mengalami kenaikan sebesar Rp. 18.437.140.457,- atau 3. Tahun 2009-2010 mengalami kenaikan sebesar Rp. 41.088.523.209,- atau 2,55 % 5,54 %

4. Tahun 2010-2011 mengalami kenaikan sebesar Rp.217.493.243.865,- atau 26,50 % 5. Tahun 2010-2011 mengalami kenaikan sebesar Rp. 4.147.404.000,- atau 27,02 %

6. Peningkatan terlihat sangat signifikan jika APBD Tahun 2007 dibandingkan dengan Tahun 2012 mengalami kenaikan sebesar Rp. 404.086.942.785,- atau 68,40 % Sumber : Bagian Keuangan Setda Kab. Kapuas

21 21

PROFIL SINGKAT
PEMKAB Kapuas telah memulai pembangunan sarana prasarana air bersih sejak tahun 1980 melalui proyek peningkatan sarana air bersih, sampai dengan tahun 1990 status lembaga pengelola berbentuk Badan Pengelola Air Minum (BPAM). Kemudian pada tanggal 13 Desember 1990, PDAM Kabupaten Kapuas resmi didirikan yaitu berdasarkan Perda No. 15 Tahun 1990 dan diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Kapuas Nomor 2 Tahun 1992 Seri D tentang pendirian PDAM Kabupaten Kapuas. PDAM merupakan lembaga/BUMD yang mengemban tugas pokok menyelenggarakan pengelolaan air minum bagi masyarakat secara adil dan merata, memenuhi syaratsyarat kesehatan dan berkesinambungan.

PDAM sendiri diisi oleh Dewan Pengawas sebanyak tiga orang, Direksi sebanyak dua orang meliputi Direktur Utama dan Direktur Teknik. Dalam operasionalnya, Direksi dibantu oleh tujuh Kepala Bagian yang terdiri dari Kepala Bagian Produksi, Distribusi, Perencanaan dan Pengawasan, Perawatan, Administrasi dan Umum, Keuangan serta Pelayanan Langganan.

Kondisi pegawai saat ini berjumlah 141 orang, dengan jumlah pegawai teknis sebanyak 61 orang dan pegawai non teknis sebanyak 80 orang, yang seluruhnya merupakan pegawai perusahaan. Dimana penempatannya tersebar di Kantor Pusat, Cabang dan Unit-Unit IKK di seluruh pelayanan PDAM Kabupaten Kapuas.

Bupati Kapuas Ir.Hm.Mawardi,Mm saat meninjau Pembangunan Sarana Air Bersih PDAM Kabupaten Kapuas TIGA TEROBOSAN PDAM KAB. KAPUAS 1. Pdam Jamin Air Bersih Terpenuhi Saat Musim Kemarau SEJUMLAH terobosan baru dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas guna meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggannya. Diantaranya dengan membuat peningkatan penyediaan air baku. Upaya ini ditempuh agar krisis air bersih yang selama ini sering terjadi pada saat musim kemarau dapat teratasi. Saat ini PDAM Kabupaten Kapuas telah melakukan program pembangunan jaringan baru pipa PDAM. Program ini telah dilakukan mulai tahun 2010 hingga 2012 dengan menelan dana senilai Rp126 miliar rupiah. Dana tersebut berasal dari APBN. Penambahan pipa transmisi dengan diameter 21 inch sepanjang 20 kilometer dimulai dari Palingkau menuju pusat pengolahan air bersih (boster) di jalan Mahakam Kuala Kapuas. Kemudian membeli pompa intake dengan kapasitas debit 110 liter/ detik dengan head 70 meter sebanyak tiga unit. Dua unit akan dioperasi onalkan dan satu unit lagi sebagai cadangan. Saat ini total pelanggan PDAM Kabupaten Kapuas sedah mencapai 12 ribu lebih dengan pelanggan terbanyak di Kota Kuala Kapuas. Bahkan direncanakan tahun 2013 Kota Kuala Kapuas akan terbebas dari air asin. 2. Terima Hibah Dari Negara Australia TAK hanya penambahan jaringan pipa baru, PDAM Kabupaten Kapuas juga mendapatkan proyek hibah air bersih dari negara Australia yang bekerjasama dengan Kementrian Pekerjaan Umum (PU) Pusat.

Proyek hibah ini akan diperuntukkan bagi masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan kriteria minimal acuan daya listrik terpasang pada rumah tangga calon pelanggan kurang dari 1.300 VA dan 50% diantaranya target sasaran pelanggan tersebut memiliki daya listrik kurang dari 900 VA. 3. Laksanakan Program UWSSP DISAMPING itu PDAM Kabupaten Kapuas juga bakal melakukan peningkatan cakupan pelanggan yang diharapkan dalam tiga tahun kedepan akan dapat mencapai sambungan baru sebanyak 8 ribu sambungan. Program ini disebut Urban Water Supply and Sanitation Project (UWSSP) dengan alokasi dana direncanakan sebesar 53 miliar rupiah. Dana tersebut berasal dari Pinjaman Bank Dunia senilai 39 miliar rupiah dan sharing dana APBD Kabupaten Kapuas sebesar 14 miliar rupiah. Khusus untuk dana sharing APBD Kabupaten Kapuas sebesar 14 miliar rupiah ini telah sesuai dengan Perda nomor 3 Tahun 2009 tentang penyertaan modal Pemda Kapuas kepada PDAM Kabupaten Kapuas.

22 22

upati Kapuas Ir. H. M. Mawardi, MM. menegaskan pada tahun 2009, Pemerintah Kabupaten Kapuas melakukan percepatan peningkatan tiga ruas jalan stategis kabupaten, yaitu Anjir Serapat-Palampai dengan panjang 70 Km, Timpah-Pujon 54 Km dan Pujon-Sei Hanyo 60 Km dengan pola kontrak tahun jamak. Penegasan tersebut disampaikan Mawardi pada araca peresmian hasil-hasil pembangunan Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2008 di Kecamatan Basarang akhir bulan lalu. (Sumber SKH Kalteng Pos 24-3-09)

B

P

Pengaspalan Jalan Kota Kuala Kapuas Photo tanggal 26 Mei 2009

embangunan infrastruktur khususnya jalan terus di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas. Bahkan tak hanya jalan-jalan utama yang menjadi prioritas tapi juga akses jalan gang juga jadi perhatian. Kepala Dinas PU Kabupaten Kapuas Ir Amry Baharuddin, Jumat (20/9/11) menjelaskan, pengaspalan gang dalam kota dilakukan dengan tiga jenis kontruksi yakni aspal, cor beton dan paving. ”Jadi untuk pengerjaan jalan di gang disesuaikan dengan kondisi di lapangan, kalau berair akan dilakukan cor beton. Sedangkan yang tinggi akan di aspal. Kita tergetkan tahun 2014 seluruh gang dalam kota akan di aspal,” terang Amry. Lebih lanjut dijelaskan pekerjaan perbaikan jalan gang telah dilakukan di sejumlah titik. Diantaranya di gang Jalan Anggrek, Seroja, Mahakam Tjilik Riwut dan di Jalan Pemuda. Tak hanya jalan dalam kota yang menjadi perhatian. Melainkan sejumlah ruas jalan dalam kota di sejumlah kecamatan juga dilakukan perbaikan.

Pada tahun ini misalnya Dinas PU telah melakukan pengaspalan di jalan dalam kota Timpah dan Sei Hanyo. Selain itu perbaikan jalan juga dilakukan di Kecamatan Basarang tepatnya di Desa Bungai Jaya dan Malang timur, termasuk jalan dalam kota Dadahup dan Mantangai. Bahkan rencananya tahun 2012 jalan masuk kota Pujon juga akan dilakukan pengaspalan. Disinggung tentang pendanaan, Amry mengatakan untuk pembangunan jalan tersebut dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Cipta Karya dan Bina Marga yang bersumber dari APBN. Selain itu ada pula Dana Alokasi Umum (DAU) dari APBD kabupaten.”Sebenarnya kita ingin perbaikan jalan di dalam kota khususnya gang dapat diselesaikan tahun depan tapi mengingat anggaran yang terbatas makanya dilakukan secara bertahap,” pungkasnya.. ( Humaspro)

Jalan dalam kota menuju Kecamatan Timpah Simpang 3 antara Jl. Tambun Bungai dan Jl. Patih Rumbih

Pengaspalan dan pembuatan Jembatan Salah satu Gang Jl. Cilik Riwut Bupati Kapuas saat meninjau pembangunan ruas jalan Kapuas - Mantangai Bupati Kapuas saat meninjau pembangunan ruas jalan menuju Kecamatan Tamban Catur

Salah satu Gang Jl. Seroja

Salah satu Gang Jl. Anggrek

Bupati Kapuas saat meninjau pembangunan Gorong-gorong ruas jalan Kapuas - Palingkau

23 23

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dua kali menobatkan Kabupaten Kapuas dalam Kategori Pelayanan Publik terbaik se Indonesia : 1. Pada Tahun 2008 Terbaik ke 6 Pelayanan Publik se Indonesia dan 2. Tahun 2009 Peringkat ke 4 terbaik se Indonesia;

Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Kapuas Darwandie mewakili
Ketua DPRD Kapuas, pada acara reses anggota DPRD Provinsi Kalteng di Kabupaten Kapuas, Selasa (7/9/11) pagi. mengatakan saat ini pihaknya telah melihat keseriusan dan konsistensi dari Pemkab Kapuas dalam melakukan pembangunan. “Kami dari DPRD Kapuas juga sesuai fungsinya melakukan pengawasan,” terangnya. Ditempat yang sama ketua rombongan DPRD Provinsi Kalteng Iber H Nahason mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah melakukan pembangunan di Kabupaten Kapuas. Bahkan pihaknya mendukung rencana Pemkab Kapuas yang berencana membanguna industri perberasan di Kapuas. ( humaspro )

DARWANDIE Ketua Fraksi PPP DPRD Kab. Kapuas

Panglima Komando Daerah
Milliter (Pangdam) XII Tanjung Pura Mayjen TNI Moeldoko beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas. Kedatangan Pangdam disambut Bupati Kapuas Ir.HM Mawardi,MM,M.Si Ketua DPRD Robert L Gerung,SE,MM, Unsur Muspida,Sekda Drs.H.Nurul Edy.M.Si dan sejumlah pejabat lainya Jum’at (9/7/11) sore.

Sebelum memasuki rumah jabatan Bupati Kapuas Pangdam beserta rombongan disambut dengan acara adat potong pantan yang dipandu oleh Ketua Majelis Adat Dayak Agie Rohan,BA dan tarian daerah. Saat ditanya Angie Rohan tentang keadaan Kabupaten Kapuas, Pangdam mengungkapkan, bahwa ia merasa terkejut ternyata Kabupaten Kapuas sudah sangat berkembang dengan pesat pembangunannya . Terkesan dengan sambutan yang sangat hangat dan akrab dari masyarakat Kabupaten Kapuas. (Humaspro)

24 24

pel gabungan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kapuas mewarnai awal tahun 2012 ini. Ribuan PNS, baik dari pejabat eselon II, III, IV dan staf memadati Halaman Kantor Bupati Kapuas, Senin (2/1) pagi. Kegiatan dipimpin langsung Bupati Kapuas HM Mawardi selaku inpsektur upacara. Apel ini juga diikuti oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Sekda Kapuas Nurul Edy. Dalam amanatnya Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan empat hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama selaku PNS bekerjalah selaku PNS bekerjalah secara keras, cerdas dan ikhlas. Keras artinya bekerjalah secara disiplin dan tidak pernah berhenti dalam melaksanakan tugas dan pengabdian, cerdas artinya bagaimana saudara dapat melihat situasi dan perkembangan dalam melaksanakan tugas saudara maupun perintah yang diberikan oleh pimpinan. Ikhlas artinya saudara tanpa pamrih melaksanakan tugas-tugas selaku PNS. Lalu yang kedua lakukanlah inovasi – inovasi yang baru dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi pada instansi saudara. Yang ketiga kita telah mencanangkan Kabupaten Kapuas menuju WTP (wajar tanpa pengecualian) tahun 2011. “Keinginan ini tidak akan pernah berhasil tanpa bantuan saudara-saudara, untuk itu saya minta agar saudara-saudara benar-benar dan bersungguh-sungguh dalam pengelolaan keuangan yang dipercayakan kepada saudara,” jelasnya. Berkaitan dengan kegiatan pemilukada dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Bupati meminta kepada PNS agar bersikap netral. Pada kesempatan itu, Bupati juga mengatakan pada tanggal 28 april sampai dengan 5 Mei 2012 nanti Kapuas menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ XXVI Tingkat Provinsi Kalteng. “Saya minta

A

Pertama selaku PNS bekerjalah selaku PNS bekerjalah secara keras, cerdas dan ikhlas. Kedua lakukanlah inovasi – inovasi yang baru dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi pada instansi saudara. Ketiga kita telah mencanangkan Kabupaten Kapuas menuju WTP (wajar tanpa pengecualian) tahun 2011. Saya minta agar saudarasaudara benar-benar dan bersungguh-sungguh dalam pengelolaan keuangan yang dipercayakan kepada saudara,” jelas Bupati. Keempat Berkaitan dengan kegiatan pemilukada dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Bupati meminta kepada PNS agar bersikap netral.
pada panitia yang telah dibentuk agar melaksanakan tanggung jawab yang sudah diberikan dengan sebaik-baiknya demi kelancaran pelaksanaan kegiatan nantinya. Harapannya tentu kita bisa menjadi tuan rumah yang baik dan dapat meraih prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi Kalteng,” jelasnya. Disamping itu pada tahun 2012 ini juga Kabupaten Kapuas akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu pemilihan umum kepala daerah (pemilu kada) untuk memilih bupati dan wakil bupati kapuas periode tahun 20132018. “Pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak seluruh peserta apel dan masyarakat Kabupaten Kapuas untuk mensukseskan kegiatan dimaksud,” ucapnya. Sementara itu usai apel gabungan, seluruh jajaran PNS Pemerintah Kabupaten Kapuas juga mengikuti Pengarahan Umum dari Bupati Kapuas mengawali tahun 2011 di Aula Kantor Bupati Kapuas. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi mengajak seluruh jajaran PNS untuk selalu berupaya memberikan pelayanan prima BMW ( Biaya transparan, Mudah proses pelayanan, dan Waktu proses pelayanan cepat dan tepat ) kepada masyarakat dalam rangka menuju pemerintahan yang baik (Good Governence) di Kabupaten Kapuas. “Mari kita jadikan Kabupaten Kapuas menjadi yang termaju di Kalimantan Tengah,” ajak HM Mawardi, hal ini bisa terjadi tentu saja dengan kerja keras kita semua. Untuk tahun 2012 lakukanlah yang terbaik bagi pembangunan di bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung yang kita cintai ini. Pada kesempatan itu juga, tidak lupa HM Mawardi mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh PNS dilingkungan Pemkab Kapuas atas dedikasi dan tanggung jawab yang telah diberikan selama ini. (Humaspro)

Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra,SH.,S.ik

Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra,SH.,S.ik seperti diberitakan pada Surat Kabar Harian Kalteng Pos 31-122011 menyatakan bahwa Angka Kriminalitas di Kabupaten Kapuas menurun Signifikan, pada tahun 2010 terjadi sebanyak 454 kasus sedangkan tahun 2011 sebanyak 334 kasus, dengan demikian terjadi penurunan sebanyak 120 kasus.

25 25

Bupati Kapuas menilai Pembangunan dibidang keagamaan di Kabupaten Kapuas cukup baik. Pemkab Kapuas juga terus mendorong kehidupan keagamaan, dengan menumbuhkan dan mengembangkan majelismajelis keagamaan, yang kontribusinya terhadap pembangunan rohani sangat besar, tutur HM Mawardi. “ Kedapan dalam membangun, selain dari sisi keagamaan yang memiliki SDM yang benar-benar beriman, tetapi juga memilki kemampuan didalam membangun ekonominya, membangun kehidupan berbangsa dan bernagara.
emerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas terus mendukung perbaikan Suber Daya Manusia (SDM) bidang pendidikan keagamaan. Dukungan itu diantaranya, memeberikan bantuan kepada guru-guru

P

swasta di sekolah agama, pengadaan guru-guru agama yang masih kurang di wilayah Kabupaten Kapuas. Dukungan itu disampaian Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, saat ditemui usai menjadi pembina upacara pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-66 Kementerian Agama RI,

di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, Selasa (3/1) pagi. Selanjutnya HM Mawardi menilai, pembangunan dibidang keagamaan di Kabupaten Kapuas cukup baik. Pemkab Kapuas juga terus mendorong kehidupan keagamaan, dengan menumbuhkan dan mengembangkan majelis-majelis keagamaan, yang kontribusinya terhadap pembangunan rohani sangat besar , tutur HM Mawardi. “ Kedepan dalam membangun, selain dari sisi keagamaan yang memiliki SDM yang benar-benar beriman, tetapi juga memilki kemampuan didalam membangun ekonominya , membangun kehidupan berbangsa dan bernegara,” harap HM Mawardi. Sementara itu Menteri Agama RI Suryadharma Ali dalam amanat terutulis dibacakan Bupati HM Mawardi mengatakan, berbagai isu keagamaan aktual di masyarakat belakangan ini, mengharuskan aparatur Kementerian Agama bekerja lebih optimal dalam melakukan pengaturan, bimbingan , pelayanan, dan pengawasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kementerian Agama. Kepada Keluarga besar Kementerian Agama agar mentaati aturan dan pedoman penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel berdasarkan kerangka ,manajerial dan moral yang ketat, himbau Menteri Agama melalui Bupati HM Mawardi. Upacara HAB itu dihadiri Sekda Drs H Nurul Edy MSi , Kakan Kemenag Kapuas Drs H Mahli, Sejumlah Kepala SKPD, Tokoh Agama. Kemudian diikuti seluruh keluarga besar Kantor Kemenag Kabupaten Kapuas (Humaspro)

Dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan kerjakanlah dengan semangat, kerja keras dan cerdas serta lakukanlah dengan keikhlasan, dan selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas kapasitas sebagai PNS.
Dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan kerjakanlah dengan semangat, kerja keras dan cerdas serta lakukanlah dengan keikhlasan, dan selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas kapasitas sebagai PNS. Harapan ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas Suhardjono SH pada Pengambilan Sumpah/ Janji PNS dilingkungan BKPPD Kapuas, Selasa (17/1) pagi. “ Marilah kita berusaha berperan aktif untuk dapat terwujudnya PNS yang handal, profesionalisme, dan bermoral, sebagai penyelenggara Pemerintahan yang menerapkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik,” ajak Suhardjono. Sebagai aparatur negara kita dituntut bersikap disiplin, jujur, adil, transparan, dan akuntabel dalam melaksanakan tugas. Lebih lanjut dikatakannya, Sumpah/Janji adalah suatu kesanggungan untuk mentaati keharusan atau untuk tidak melakukan larangan yang ditentukan, yang diikrarkan menurut Agama dan kepercayaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu hakekatnya merupakan kesanggupan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bahwa yang bersumpah/ berjanji akan menaati segala keharusan dan tidak melakukan segala larangan yang diatur oleh peraturan perundang-undangan. PNS yang diambil sumpah/janji sebanyak 7 orang, terdiri golongan II 5 orang dan golongan III 2 orang (humaspro)

Suhardjono, SH
Kepala BKPPD Kabupaten Kapuas egawai Negeri Sipil (PNS) harus bersedia melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi larangan yang telah diatur dalam peraturan perundangan-undangan kepegawaian.

P

26 26

K

egiatan reses merupakan salah satu media dan alat komunikasi politik yang efektif bagi seluruh anggota DPRD Kabupaten Kapuas untuk menyerap berbagai informasi, aspirasi, kebutuhan dan keinginan dari masyarakat yang menjadi konstituennya. Demikian dikatakan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis pada Rapat Paripurna Ke12 DPRD dengan Agenda Penyampaian Laporan Hasil Reses Dalam Daerah, Penyampaian Laporan Kegiatan Dewan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2011 Serta Penutupan Masa Persidangan III Sekaligus Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2012, Selasa (10/1) pagi. Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Robert L Gerung didampingi oleh Wakil Ketua H Mahmud Iif Syafrudin dan H Asrani. ”Saya mengharapkan hasil kegiatan reses ini dapat menjadi bahan bagi dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten kapuas bersama dengan pemerintah daerah kabupaten kapuas sebagai sumbang saran

untuk menyusun langkah strategis dan rencana kebijakan yang diperlukan,sehingga seluruh kebutuhan, keinginan dan aspirasi masyarakat tersebut dapat terakomodasi dan dilaksanakan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya Dijelaskan bahwa pemerintah daerah maupun DPRD Kapuas memiliki berbagai kekurangan dan keterbatasan, sehingga tentu tidak semua kebutuhan dan keinginan masyarakat dapat terpenuhi. Oleh karena itu perlu disusun skala prioritas dengan mempertimbangkan aspek disparitas kebutuhan dan kemampuan serta kapasitas pemerintah daerah untuk memenuhinya. Namun demikan dengan komitmen yang sama, semangat dan kerja keras dari kita semua selaku pengemban amanat rakyat yang didukung oleh seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kapuas, saya yakin dan percaya secara bertahap seluruh kebutuhan dan keinginan masyarakat di kabupaten kapuas dapat kita wujudkan bersama sehingga tujuan kita untuk mewujudkan kabupaten kapuas yang Amanah (aman, maju, mandiri, sejahtera

dan tangguh) dapat tercapai. Penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat yang diemban oleh lembaga penyelenggara pemerintahan di daerah baik itu pemerintah daerah maupun DPRD serta lembaga lain yang ada di daerah bukanlah tugas yang mudah. Diperlukan kerjasama, koordinasi dan kesepahaman yang sinergis antar lembaga tersebut agar terdapat sinkronisasi dalam rangka mencapai tujuan bersama.Tentu dalam prosesnya akan terdapat kendala dan permasalahan yang muncul karena dinamika hubungan antar lembaga. Namun sudah seyogyanya jika kita memiliki komitmen dan kesepahaman bersama tentu berbagai kendala dan permasalahan tersebut justru dapat kita jadikan peluang untuk membangun dan mengembangkan hubungan kearah yang lebih baik. ”Oleh karena itu pada kesempatan ini saya menghimbau kepada kita sekalian untuk bekerja lebih optimal, menyamakan persepsi dan membangun komitmen bersama dalam prinsip “huma betang” untuk menghadapi semua permasalahan dan tantangan yang ada, sehingga segala permasalahan tersebut dapat diminimalisir dan dikelola secara arif dan bijaksana yang pada akhirnya tujuan kita bersama untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat di kabupaten kapuas ini dapat terwujud,” terangnya. Sebelumnya telah disampaikan kegiatan dan hasil karya penting yang telah berhasil diselesaikan oleh DPRD Kabupaten Kapuas selama masa persidangan III tahun sidang 2011, serta telah dilaksanakannya reses ke wilayah kecamatan oleh anggota DPRD Kabupaten Kapuas berdasarkan daerah pemilihannya masing-masing. (Humaspro).

MAHMUD SYAFRUDIN, S.IP WAKIL KETUA DPRD KAB. KAPUAS FRAKSI P.GOLKAR

ROBERT L. GERUNG, SE., MM KETUA DPRD KAB.KAPUAS FRAKSI PDIP

H. ASRANIE, SE WAKIL KETUA DPRD KAB.KAPUAS FRAKSI PPP

27 27

Hasil evaluasi agar menjadi pedoman untuk pelaksanaan program tahun anggaran 2012, sehingga kelemahan, kekurangan dan permasalahan yang kita hadapi pada tahun 2011 benar-benar menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan program pada tahun 2012 ini. Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam meningkatkan opini BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah untuk meraih opini WTP tahun 2011, Beberapa permasalahan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah harus menjadi perhatian dan komitmen bersama dari kepala SKPD, camat dan seluruh jajaran pemerintah daerah tahun 2012

upati Kapuas HM Mawardi menegaskan bahwa evaluasi adalah proses penilaian pencapaian tujuan dan pengungkapan masalah kinerja program untuk memberikan umpan balik bagi peningkatan kualitas kinerja program. Evaluasi memperlihatkan keberhasilan atau kegagalan program, evaluasi berperan penting untuk menunjukkan di mana dan bagaimana perlu dilakukan perubahanperubahan, menentukan bagaimana kekuatan atau potensi dapat ditingkatkan, memberikan informasi untuk membuat perencanaan dan pengambilan keputusan, membantu untuk dapat melihat konteks dengan lebih luas serta implikasinya terhadap kinerja pembangunan. Hal ini dikatakan Bupati Kapuas saat membuka secara resmi Rapat evaluasi Pelaksanaan Program/Kegiatan Triwulan IV Tahun Anggaran 2011 dan Persiapan Pelaksanaan Program/Kegiatan Tahun 2012, Selasa (10/1) pagi. ”Target-target yang telah ditetapkan sebagian telah kita capai, akan tetapi ada juga target yang belum tercapai. Terhadap target-target yang belum tercapai atau tidak sesuai rencana, agar segera dilakukan re-evaluasi serta percepatan penyelesaian target-target tersebut,” terangnya.

B

Lebih jauh dijelaskan seharusnya kita mengakselerasi pencapaian target kinerja yang sudah ada dengan langkah inovatif dan kreatif untuk mengatasi hal itu. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut maka saya berharap menjadi pedoman untuk pelaksanaan program tahun anggaran 2012 sehingga kelemahan, kekurangan dan permasalahan yang kita hadapi pada tahun 2011 benar-benar menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan program pada tahun 2012 ini. Sementara itu terkait dengan langkah-langkah kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah dalam penanganan paska kebakaran di Pasar Sari Mulya dan Mapolres Kapuas, Bupati berharap dapat ditangani secara intensif oleh semua pihak terkait baik yang menyangkut rencana jangka pendek atau bersifat darurat maupun jangka menengah. Khususnya yang menyangkut rencana pembangunan kembali Pasar Sari Mulya sehingga langkah-langkah konkrit yang menjadi arah kebijakan pemerintah daerah paska kebakaran tersebut dapat diimplementasikan dengan baik dan dapat diterima oleh semua pihak. Selain itu berkaitan dengan tekad Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk meningkatkan opini BPK atas laporan

keuangan pemerintah daerah untuk meraih opini wajar tanpa pengecualian tahun 2011 dan tahun-tahun berikutnya maka beberapa permasalahan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah harus menjadi perhatian dan komitmen bersama dari kepala satuan kerja perangkat daerah, camat dan seluruh jajaran pemerintah daerah tahun 2012 yaitu rendahnya penyerapan anggaran, porsi penerimaan PAD yang masih rendah untuk mendukung belanja APBD, jumlah silpa yang signifikan dan keterbatasan sumber daya manusia aparatur pengelola keuangan. Sejalan dengan itu juga maka opini atas laporan keuangan berdasarkan empat perspektif atau kriteria yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern harus dijadikan budaya dalam birokrasi pemerintah daerah secara berkesinambungan. Sementara itu ditempat yang sama Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas Ir Herson B Aden, M.Si mengatakan mekanisme rapat koordinasi pengendalian (rakordal) rencana pembangunan kabupaten kapuas tahun anggaran 2011 dan persiapan pelaksanaan pembangunan tahun 2012 dilaksanakan melalui rapat pleno yang meliputi penyampaian paparan dari Kepala Bappeda, Kadis Pendapatan Daerah, Kabag Keuangan, Kepala BPMDes dan Kepala BPS. Dilanjutkan dengan penyampaian paparan dari Kepala SKPD. Laporan Kepala SKPD memuat progres pelaksanaan program dan kegiatan dari semua sumber dana yang ada di skpd sampai dengan akhir tahun anggaran 2011 dan persiapan pelaksanaan program/kegiatan tahun 2012. “Dengan evaluasi yang kita lakukan, kita dapat memantau dan mengendalikan jalannya proses pembangunan di daerah, baik kegiatan-kegiatan yang dananya bersumber dari APBD kabupaten maupun APBN, yang semuanya telah tertuang dalam dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat daerah (DPASKPD) dan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) untuk dana-dana yang bersumber dari APBN,” ungkapnya. Selain itu, akan diketahui masalah dan hambatan atas kegiatan yang dilaksanakan untuk dibahas bersama-sama, dikaji dan dicari alternatif-alternatif solusi pemecahannya sehingga pelaksanaan kegiatan yang akan datang dapat berjalan lancar, tepat waktu, tepat sasaran dan tepat kualitas, sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah. (Humaspro)

28 28

Bulan Januari 2012

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM meletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Amin di Kelurahan Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, Jumat (30/12) siang. Peletakan batu pertama dilakukan selasai sholat Jumat di Masjid tersebut,

B

disaksikan Camat Kapuas Hilir Dra Hartini, Unsur Tripika dan sejumlah jemaah Majid Al Amin. Pada kesempatan itu HM Mawardi mengajak kepada umat Islam setempat khususnya dan di Kabupaten Kapuas umumnya untuk rajin bersedah dan padai bersukur.

“ Kita perlu tempat rumah ibadah yang refesentatif dan nyaman , untuk itu mari kita bergotong royong bersamasama membangun Masjid ini,” ajak HM Mawardi. Sisihkan sebagian rezeki yang diberikan Allah SWT untuk di sedekahkan pada pembangun Masjid ini, sungguh sangat baik sekali , tutur HM Mawardi. Dari sedekah yang kita berikan sebagai bekal amal ibadah untuk kehidupan di akhirat kelak dan menjadi berkah. HM Mawardi juga mengajak, agar padai bersyukur, orang yang padai bersyukur , rezekinya akan ditambah oleh Allah SWT . “ Mari kita jaga dan tingkatkan ukhuwah Islamiah, persatuan dan kesatuan antar umat beragama, karena Islam merupakan agama Rahmatan Lil Alamin, tutur HM Mawardi. Menurut Ketua Pembangunan Masjid Al Amin Widodo, Masjid ini akan dibangun berukuran 14 meter x 14 meter , akan menelan biaya sekitar Rp. 130 juta. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Kapuas dan bantuan uang secara pribadi untuk pembangunan Masjid Al Amin Kelurahan Barimba.Bantuan diterima langsung oleh Ketua Pembangunan Masjid, Widodo. (Humaspro)

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak insan pers untuk bersamasama memberikan informasi yang positif serta menjaga dan menciptakan suasana kondusif dan aman.’ Demikian sambutan tertulis Bupati HM Mawardi dibacakan Asisten Adminstrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah pada pembukaan Konferensi IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Kapuas di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Kamis (12/1) pagi. Konfrensi IV PWI mengusung tema “ Tingkatkan Profesionalisme Pers sebagai Mitra Pemerintah “Tema ini sangat tepat dan susuai dengan harapan kita semua, bahwa profesionalisme dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan adalah sangat perlu menjadi perhatian untuk diwujudkan sesuai profesi, kata HM Mawardi dalam sambutan terulisnya dibacakan Johansyah. Diharapkan PWI Perwakilan Kapuas merumuskan program kerja yang bermanfaat bagi semua pihak, termasuk dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyaraat Kabupaten Kapuas.

B

Ditempat yang sama Ketua PWI Cabang Kalteng H Sutransyah menilai, bahwa PWI Perwakilan Kapuas selama ini telah memberikan kontribusi yang baik terhadap pembangunan di Kabupaten Kapuas. Kepada Anggota PWI setempat, Sutran panggilan akrab Sutransyah, mengingatkan agar dalam menulis suatu berita harus berdasarkan fakta . Kemudian atas nama jajaran PWI Kalteng, Sutran menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas dukungan

yang diberikan selama ini untuk kemajuan PWI Kapuas. “ Konferensi PWI ini tidak hanya untuk memilih Ketua , tapi juga dapat menyusun dan melaksanakan program kerja, ,” tegas Sutran. Menurut Ketua Pantia Lapro , Konferensi PWI Kapuas berlangsung satu hari penuh , diikuti seluruh anggota PWI Perwakilan Kabupaten Kapuas. Pembukaan Konferensi PWI dihadiri Wakil Ketua DPRD Kapuas H Asrani SE, Unsur Forkompimda, Kepala SKPD adan sejumlah undangan lainnya.(Humaspro )

30 30

B

upati Kotabaru H Irhami memuji pembangunan yang ada di Kabupaten Kapuas. Menurutnya banyak hal yang patut ditiru dari Kota Kuala Kapuas khususnya menyangkut tata kota dan tata lingkungan.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Kotabaru saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas. Menurut Bupati hasil pilkada 2011 ini, kunjungan ini merupakan kunjungan balasan dari Pemkab Kapuas ke Kotabaru tahun lalu.

“Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan sebelum saya jadi bupati disana. Dan Bupati Kapuas merupakan sahabat kami karena beliau saat masih muda banyak berkiprah di Kotabaru,” kata Irhami saat jamuan makan malam di Rujab Bupati Kapuas, Selasa (27/9/11) Menurut Bupati yang memiliki delapan anak ini, banyak hal yang pantas ditiru dari Kabupaten Kapuas. Bahkan dia mengaku akan ada bagian-bagian yang akan dibawa ke Kotabaru untuk bisa diterapkan disana. Diantaranya model pembangunan gues hause yang merupakan rumah unik yang berada di tepi sungai yang berfungsi sebagai penginapan.Selain itu penataan kota dan lingkungan yang cantik. ”Terus terang kami kalah cepat dengan Kapuas, apalagi usia Peemerintah kabupatennya hampir sama dengan kami. Jika Kapuas 60 tahun maka kami 61 tahun,” terang Irhami yang kala itu didampingi sejumlah pejabat Pemkab Kotabaru termasuk Ketua DPRD. Selain itu dirinya selaku Bupati Kotabaru juga mengundang Bupati Kapuas untuk dapat kembali berkunjung ke Kotabaru. (Humaspro) program pemberdayaan menjadi prioritas pihaknya 2012 yakni memberikan bantuan modal kerja dan perbengkelan untuk warga transmigran di wilayah Kota Mandiri Terpadu (KTM) Lamunti hingga bernilai Rp.50 juta per kelompok. Juga akan ada program bantuan sarana usaha untuk 5 kelompok warga transmigran. Masingmasing kelompok akan mendapatkan Rp.100 Juta serta program ternak besar,” ungkapnya. Diyakinkan pemerintah tetap konsisten membantu warga Transmigran sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di wilayah kawasan Eks PLG Sejuta Hektar (Ha) tersebut.bow Sumber : Surat Kabar Harian. Palangka Post 10 Januari 2012

abupaten Kapuas mendapat Rangking satu dalam penyelesaian program percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah PPID Tahun Anggaran 2011. Setidaknya program PPID dapat diselesaikan tepat waktu dari 16 Kabupaten/ Kota se-Indonesia penerima program serupa lainnya. Banyak manfaat bagi masyarakat Eks Proyek Lahan Gambut (PLG) telah nikmati dari hasil pembangunan tersebut, “ungkap Kepala Dinas Transmigrasi setempat Hj.Mariani melalui Kasubag Perencanaan Prance Abel, kemarin. Menurutnya sekitar Anggaran 17,2 Miliar dana APBN itu dimanfaatkan untuk pembangunan saluran pertanian, tanggul serta jalan usaha tani yang semuanya telah selesai 100 persen. Hal dimaksud guna pemberdayaan masyarakat eks PLG. Meski begitu, lanjut Prance, tahun ini pihaknya kembali mengusulkan sedikitnya Rp.30 Miliar ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) guna melanjutkan program pengembangan wilayah Transmigran tersebut. Prioritas pembangunan wilayah Eks PLG tahun 2012 berorientasi pada rehabilitasi saluran, cetak sawah, rehab jembatan serta peningkatan jalan lingkungan di wilayah Dadahup. Dengan harapan Dadahup dapat menjadi lumbung padi di Kabupaten Kapuas, ” harapnya. Sebab pihaknya menilai

K

kawasan tersebut potensial untuk pengembangan sektor pertanian. Pun dengan pengembangan pertanian organik di Wilayah G5 Dadahup. Dijelaskan Pertanian Organik juga akan dikembangkan sebagai upaya pemerintah memberdayakan petani perempuan. Dengan demikian, mereka dapat membantu meningkatkan penghasilan keluarga. Pengertian pertanian organik imbuh Prance, petani perempuan akan menanam jenis sayuran dengan pola organik. Pola itu menurutnya dinilai efektif karena di wilayah tersebut banyak terdapat ternak yang kotorannya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk Dan bio gas. Tak hanya itu

irektur Utama (Dirut) PT Kalteng Pos Press Zainal Muttaqin memuji kebersihan dan keindahan Kota Kuala Kapuas. “ Tanda Kota modern adalah bersih indah, dan enak di pandang mata “ , ungkap Muttaqin. Ia mengajak kepada warga masyarakat Kabupaten Kapuas untuk terus mendukung progam Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, diantaranya bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian Kota Kuala Kapuas, dan program pembangunan lainnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Zainal Muttaqin menyampaikan hal tersebut pada kegiatan jalan Sehat bersama Bupati Kapuas,

D

di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas, Minggu (27/3/11) pagi. Jalan sehat di gelar PT Kalteng Pos Press, Pemkab Kapuas dan Kadin dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-205 Kota Kuala Kapuas dan HUT Ke-60 Pemkab. Kapuas. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi mengajak warga Kota Kuala Kapuas khususnya dan Kabupaten Kapuas pada umumnya, agar tetap selalu menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian. “ Tidak membuang sampah sembarangan , buanglah sampah di tempat yang telah disediakan, selalu memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. (Humaspro)

31 31

P

Bupati Kapuas HM Mawardi saat menandatangi Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Program Pengembangan UMKM Berbasis Komoditi Unggulan Padi dan Klaster Perberasan melalui pola terpadu, Rabu (28/12) siang. di Balai Benih Utama (BBU) Padi Desa Mampai Kecamatan Kapuas Murung. “Target-terget yang mungkin untuk dicapai antara lain peningkatan jumlah produksi, kualaitas beras dan serapan tenaga kerja dengan adanya program klaster ini,” terang Amanlison. Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi yang mengatakan saat ini Kabupaten Kapuas sebagai salah satu lumbung padi di Kalimantan Tengah.

emerintah Kabupaten Kapuas menandatangi nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian program pengembangan UMKM berbasis komoditi unggulan padi dan klaster perberasan melalui pola terpadu, Rabu (28/12) siang. Kegiatan mengambil tempat di Balai Benih Utama (BBU) Padi Desa Mampai Kecamatan Kapuas Murung. MoU ini ditandatangi langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi bersama Ketua DPRD Robert L Gerung. Kemudian dilakukan pula dari pihak perbankan seperti Bank Indonesia, Bank Pembangunan Kalteng, BRI Kapuas, Bulog Divisi Regional Kalteng, PT Pupuk Kaltim, PD Panunjung Tarung dan BPN Kapuas. Dalam sambutannya Sekda Kapuas H Nurul Edy yang dibacakan oleh Asisten Ekonomi Pembangunan I Dewa Gde Oka Ariawan pemilihan tempat acara adalah semata-mata dalam rangka mendekatkan diri dan menikmati suasana pertanian di pedesaan dimana, nantinya program kerjasama ini akan dilaksanakan. Sementara itu Pimpinan Bank Indonesia Palangka Raya, Amanlison Sembiring menyebutkan penandatanganan MoU ini dimaksudkan untuk mensinergikan semua pihak untuk pengembangan UMKM berbasis komoditi unggulan padi serta klater perberasan. Apalagi diketahui padi/beras merupakan komoditas yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak. Disamping itu, beras juga memberikan bobot tertinggi dalam perhitungan inflasi di Kalteng. Pengambangan budidaya padi dan klaster perberasan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai dari setiap siklus produsksi, pengolahan dan distribusi komoditas padi/beras sehingga memberikan manfaat bagi anggota kelompok tani, pengusaha dan pada akhirnya kepada masyarakat Kalteng.

Namun yang kendala saat ini hasil produksi padi dibawa ke daerah lain untuk diolah, kemudian dijual dalam bentuk kemasan berupa beras dengan harga yang lebih tinggi. “Kami ingin agar kedepan Kabupaten Kapuas memiliki produksi beras dalam kemasan yang dijual keluar daerah dengan harapan kesejahteraan petani akan menjadi meningkat. Apalagi daerah Palingkau ini salah satu penopang produksi pada di Kapuas,” terang Mawardi. Lebih jauh dikatakan sebagai program pembangunan pertanian berkelanjutan dan berdaya saing maka faktor pendukung utama adalah potensi lahan dan air, sumber daya manusia (petani dan petugas penyuluh lapangan), infrastruktur, teknologi pertanian dan kelembagaan pertanian serta kerjasama penelitian pertanian. Peran kelompok tani dan gabungan kelompok tani (poktan dan gapoktan) telah memberikan kemajuan terhadap peningkatan pembangunan pertanian. Aktivitas petani maupun kelompok tani hendaknya tidak sematamata sebagai objek tetapi sebagai subjek dalam pembangunan pertanian. Usai kegiatan Bupati menerima bantuan alat-alat pertanian dari Pimpinan Bank Indonesia. Selain juga diserahkan pula bantuan kendaraan roda tiga untuk membantu para petani mengangkut hasil pertanian termasuk bibit pohon. (humaspro)

dalam pers rilisnya yag disampaian pada Bagian Humas dan Protokol Setda Kapuas, Kamis (26/1). Di Kecamatan Kapuas Hulu, petugas Dukcapil dan operator telah melaksanaan tugasnya di Desa Jakatan Petugas Menyeberangi sungai guna menjakau Desa dan Dusun di Pari, Supang, pedalaman untuk memberikan Pelayanan e-KTP Tumbang Puroh, Katunjung, Hurung Tabengan, dan Desa Baronang II. erhatian Pemerintah Kabupaten Sedangkan di Kecamatan Mandau Talawang, tambah Agus, Desa yang telah dilayani Kapuas melalui Dinas Kependudukan dan pembuatan e-KTP adalah Desa Sei Pinang, Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kapuas Tanjung Rendan, Lawang Tawang, Karentau terhadap pelayanan pembuatan Kartu Manta’a, Tumbang Bukoi, Tumbang Ihis, Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) Tumbang Manyarung dan Desa Masupa sangat tinggi. Diantaranya dengan mening katkan pelayanan yang menggunakan sarana Ria Adapun tantangan di lokasi atau mobile E-KTP hingga menembus ke Desa- perjalanan untuk menuju Desa/Dusun pedalaman, jarak tempuh cukup lama Desa di pedalaman wilayah Kabupaten dengan menggunaan perahu motor Kapuas, khususnya di Kecamatan Kapuas (kelotok), jalan kaki menelusuri jalan Hulu dan Mandau Talawang. Demikian setapak , turun naik bukit, dan melintasi diterangkan Kepala Dinas Dukcapil Kab. sungai, tutur Agus Jamaluddin (humaspro) Kapuas Drs H Agus Jamluddin

P

32 32

B

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak masyarakat Kabupaten Kapuas agar selalu meningkatkan rasa persaudaraan dalam keberagaman suku, agama, ras antar golongan untuk bersatu padu berperan aktif dalam membangun bangsa. Menciptakan kedamaian hidup dengan meningkatkan sikap toleransi internal beragama

dan antar umat beragama serta umat beragama dengan pemerintah. Ajakan HM Mawardi itu disampaikan pada malam pisah sambut Tahun 2011-2012 di lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas, Sabtu (31/12). “ Momentum pisah sambut tahun , kita jadikan sebagai media silaturahmi, perekat tali persaudaraan dalam Kebhinika Tunggal Ika, sekaligus refleksi yang

telah kita lakukan sepanjang tahun 2011, ” tutur HM Mawardi. Segala sesuatu yang sudah baik agar lebih ditingkatkan pada tahun 2012. Dengan semangat kebersamaan, Insya Allah kita akan dapat mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Kapuas 2008-2013, terang HM Mawardi. Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE MM mengatakan, secara keseluruhan pembangunan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Kapuas pada tahun 2011, baik pembangunan bidang politik, keamanan, ekonomi dan bidang sosial budaya berjalan dengan baik. Khusus di bidang keamaman, Robert menilai , kondisi Kabupaten Kapuas berjalan dengan baik dan kondusif , hal ini tentunya tidak terlepas dari peran aparat keamanan dan peran seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas. Malam pergantian tahun ditandai dengan membunyikan dan meniup terompet oleh Bupati Kapuas beserta pejabat Sipil, TNI, Polri masing-masing beserta istri , tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan diikuti masyakat yang hadir saat itu. Kemudian dimeriahkan dengan hiburan musik band dan dangdut penampilan 4 orang artis dari Jawa Timur. (humaspro)

M

usibah kebakaran di Pasar Sari Mulya

menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kapuas. Hal ini terlihat dari inisiatif Bupati Kapuas HM Mawardi dengan mengumpulkan pemilik tanah dan bangunan korban kebakaran, di Rujab Bupati, Selasa (10/1) malam. Dalam pertemuan turut pula hadir Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy Msi ,oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Fredrik Timbung SH, Asisten Administrasi Umum Drs Johansyah sejumlah Kepala SKPD terkait, Camat Selat Drs Yusransyah. Pertemuan dimaksud untuk berunding , bermusyawarah secara kekeluargaan untuk mencari solusi terbaik pasca kebakaran Pasar Besar sari Mulya. “Bagaimana kita bersama membangun kembali bangunan pasar yang terbakar dengan baik sesuai keinginan kita bersama,” tutur HM Mawardi. Bupati HM Mawardi merencanakan akan menata ulang pembangunan pasar yang terbakar. Apakah nanti akan dibangun bertingkat dua atau tiga, sehingga mempercantik wajah kota Kuala Kapuas. Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini juga menawarkan ganti rugi tanah milik pribadi untuk dibeli oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Namun semua itu tergantung dari pemilik tanah dan pedagang.“Jika nanti dibangun, yang menjadi prioritas menempati pasar itu adalah para pedagang korban kebakaran. Kita ingin berunding, bermusyawarah bagaimana menata kembali bangunan pasar yang terbakar dapat dibagun dengan baik, yang merupakan keputusan bersama,” tutur HM Mawardi. Pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan dan diisi dengan dialog. Sekedar diketahui jumlah pedagang yang terkena musibah kebakaran berjumlah 471 pedagang, 647 toko/bak , dengan kerugian ditaksir lebih dari Rp15 miliar lebih. Kebakaran terjadi pada hari Sabtu 7 Januari 2012 sekitar pukul 02.00 WIB Jalan Melati, Jalan Mawar dan sebagian Jalan Anggrek Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas. (Humaspro)

33 33

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM, Senin (2/1)siang , menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2012, dan Penandatanganan Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Tugas oleh kepala SKPD dan Camat, berlangsng di Aula Bappeda Kapuas. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi minta perhatiian kepada semua kepala SKPD dan Camat yang baru saja menandatangani surat pernyataan kesanggupan melaksanakan tugas, agar ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkrit dalam melaksanakan tugas masingmasing dan harus dipahami sebagai komitmen yang menjadi tanggung jawab bersama dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik (Good Governance) dan pemerintahan yang bersih (Clean Government) serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat Selanjutnya surat pernyataan yang sama saya minta dilakukan oleh masing-masing kepala SKPD dan Camat kepada jajaran eselon dibawahnya sampai dengan staf pelaksana sehingga pernyataan kesanggupan melaksanakan tugas

B

Bupati HM Mawardi minta perhatian kepada semua kepala SKPD dan Camat yang baru saja menandatangani surat pernyataan kesanggupan melaksanakan tugas, agar ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkrit dalam melaksanakan tugas masing-masing dan harus dipahami sebagai komitmen yang menjadi tanggungjawab bersama dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik (Good Governance) dan pemerintahan yang bersih (Clean Government) serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat

tersebut `benar-benar dapat terwujud menjadi sebuah kesepakatan, komitmen dan tanggungjawab bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas, tutur HM Mawardi. Anggaran yang kita diterima benar-benar dapat menjadi stimulan dalam menjalankan roda pembangunan, penyerapan anggaran di awal tahun anggaran dapat kita wujudkan sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk merubah pola pikir tidak hanya bekerja dengan apa adanya (business as usual) akan tetapi selalu mengutamakan profesionalisme, iniasitif, kreativitas dan

inovasi dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sesuai kewenangan masing-masing sehingga pelaksanaan tugas kita sebagai pelayan masyarakat dapat optimal dan juga diharapkan sasaran pembangunan dapat efektif untuk mengatasi isu dan masalah yang dihadapi masyarakat,tutur HM Mawardi Ditempat yang sama Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi melaporkan, alokasi dana APBN untuk Kabupaten Kapuas sebanyak 41 DIPA dengan jumlah dana Rp. 193.900.040.000,- Untuk DIPA Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp 660.647.985.000,-. Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp.72.816.160.000,-. Kemudian DPA SKPD Tahun Anggaran 2012 berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah No : 188.44/94/keu tanggal 27 Desember 2011 tentang hasil evaluasi Raperda Kabupaten Kapuas tentang APBD tahun anggaran 2012 dan Rancangan Peraturan Bupati Kapuas tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2012. Adapun volume APBD Kabupaten Kapuas tahun 2012 adalah sebesar Rp. 973.050.752.000,- yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp. 566.384.678.000,- (dan belanja langsung sebesar Rp. 406.666.074.000,- Apabila dibandingkan dengan volume APBD tahun 2011 terdapat kenaikan sebesar ± Rp. 52 milyar lebih atau 5,69 %, terang Nurul Edy.Penyarahan DIPA disaksikan Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE MM, Unsur Forkompimda dan sejumlah undangan lainnya (humaspro)

34 34

M

enyikapi musibah kebakaran yang terjadi di pasar Sari Mulya Kuala Kapuas

dan Asrama Polres Kapuas belum lama tadi . Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas bersama Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Istighotsah dan Tolak Bala di rumah jabatan Bupati Kapuas, Senin (16/1) malam. Kegiatan ini diikuti langsung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM. Kemudian Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Syaifuddin Tagamal SH, Dandim 1011/Klk Letkol Arm Moch Erwansyah SIP, Kapolres AKBP Wisnu Putra SH SIK , Ketua Pengadilan Negeri Kapuas Moch Arifin SH MHum, Asisten III Drs Johansyah, Kepala SKPD, Alim Ulama, Anak-Anak Panti Asuhan dan sejumlah warga masyarakat.

Pada kesempatan itu HM Mawardi mengatakan bahwa, musibah kebakaran yang terjadi di Kuala Kapuas diluar kuasa manusia, maka sebagai umat beragama tidak ada lain bagi kita untuk kembali kepada Allah SWT. “ Kita memohon ampun, petunjuk,perlindungan dan pertolongan dari Allah SWT,” ungkap HM Mawardi. Kemudian instrospeksi diri , mungkin kita ada berbuat sesuatu yang tidak di ridhoi Allah SWT. Mari kita semua berperilaku yang baik dan benar, yang di ridhoi Allah SWT, sehingga Allah selalu menjaga dan menyayangi kita. Kemudian Kabupaten Kapuas yang kita cintai terhindar dari bala bencana, tutur HM Mawardi. Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya memperhatikan nasib para pedagang yang terkena musibah kebakaran, diantaranya , saat ini sedang dibangun pasar sementara yang letaknya dekat dengan pasar Sari Mulya. HM Mawardi menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum , agar pembangunan pasar sementara ini cepat diselesaikan , sehingga para pedagang bisa kembali berjualan. Pada kesempatan yang sama Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib mendoakan , semoga Allah SWT selalu memberikan limpahan berkah, rahmat dan kemudahan bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Acara tersebut diawali dengan sholat maghrib, sholat hajat dan sholat Isya berjemaah. Kemudian Istighotsah dan Tolak Balak keliling Kota Kuala Kapuas dengan kendaraan roda empat, dipimpin langsung Ketua MUI KH Abdul Muthalib (humaspro)

ebagai bentuk kepedulian menyikapi musibah kebakaran yang terjadi Kota Kuala Kapuas beberapa waktu lalu, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kapuas dan Majelis Deerah Hindu Kaharingan Kabupaten Kapuas mengelar upacara ritual Tolak Bala, di Bundaran Besar Kuala Kapuas, Senin (23/1) pagi. Menurut Ketua PHDI Kapuas I Gusti Yasasila, upacara ritual Bhuta Yatnye ( Tolak Bala) bertujuan untuk mendokan agar Kota Kuala Kapuas khususnya , dan Kabupaten Kapuas umumnya terhindar dari berbagai musibah yang tidak kita inginkan. Kemudian Tuhan Yang maha Esa selalu melindungi dan memberikan kemudahan kita semua untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Memohon keselamatan agar semesta alam ini dihindari dari segala bencana, dan memohon kedamaian dan keselamatan alam semesta ini beserta isinya.

S

“Ucapacara Bhuta Yatnye ini sebenarnya dilaksanakan setiap waktu/saat oleh umat Hindu dimasing-masing keluarga,” ungkap Yasasila.Sementara itu pelaksana ritual Basir Sulatin SPd mengatakan, acara Tantulak Dahiang (Tolak Bala ) di Kabupaten Kapuas menurut ritual agama Hindu Kaharingan adalah salah satu kegiatan menolak sial kawe dahiang baya (sial). Dengan memohon kepada Ranying Mahatalla Langit, Sahut Parapah menyertai segala kegiatan, dengan perantara sesajen yang di kasih kepada penguasa alam , yaitu roh angin, api, air, tanah dan penguasa hutan. Bertujuan agar Kabupaten Kapuas terhindar dari marabahaya. Kegiatan ini dipimpim Eyai Msi dari Majelis Hindu Kaharingan Kabupaten Kapuas. Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas Drs I Dewa Gde Oka Ariawan, dan Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kapuas I Wayan Arnatha SH. (Humaspro)

35 35

M

asyarakat Kabupaten Kapuas diharapkan dapat memanfaatkan dengan

sebaik-baiknya program pelayanan gratis yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Kapuas Program dimaksud diantaranya pelayanan 12 dasar kesehatan gratis, seperti khitan (sunat) gratis. Harapan tersebut disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM ketika menghadiri kegiatan Khitanan Massal Gratis di Desa Basarang, Kecamatan Basarang, Sabtu (24/12) pagi. “ Kepada para orang tua yang tidak sempat mendaftar kan anaknya mengikuti khitanan massal dipersilahkan datang ke Puskesmas untuk mengkhitankan anaknya secara gratis,” harap HM Mawardi. Dia jelaskan , manfaat dari khitan (sunat) antara lain untuk menjaga kebersihan dan kesehatan serta meningkatkan pertumbuhan badan anak. HM Mawardi mengingatkan , agar masyarakat perhatikan masalah kesehatan , apabila kurang sehat, periksalah ke Puskesmas/Pustu ditempat masing-masing yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis, katanya. “ Apabila sehat , kita dapat menjalankan aktifitas dengan baik dan lancar, “ tutur HM Mawardi. Selanjutnya dia mengharapkan dukungan masyarakat setempat, untuk pembangunan jalan

darat Basarang – Batanjung , sehingga dapat berjalan lancar .“ Terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kerjasama dan dukungan masyarakat , mari kita terus membangun Kabupaten Kapuas yang Amanah (Aman, Maju , Mandiri, Sejahtera dan Tangguh), ucap HM Mawardi. Kedatangan HM Mawardi ditempat tersebut mendapat sambutan cukup antusias, penuh kearaban dari warga masyarakat. Ditempat yang sama Kepala Kemenag Kapuas Drs H Mahli menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kapuas dalam hal ini Dinas Kesehatan yang telah bekerjasama dengan baik dalam pelaksanaan khitanan massal gratis ini. Khitanan digelar dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-66, diikuti 65 orang anak. Sebelumnya di Kuala Kapuas juga dilaksanakan khitanan massal gratis , diikuti 46 orang anak , kegiatan lainnya lomba mewarnai, jalan sehat, kegiatan keagamaan dan anjangsana ke Panti Asuhan, jelas H Mahli. Hadir pada kesempatan itu sejumlah Kepala SKPD, Ketua MUI KH Abdul Muthalib dan Camat Basarang Drs H Agus Danang Msi. (Humaspro)

ari Ulang Tahun (HUT) dan Reuni Akbar Tahun 1993-2010 MAN Selat Tengah diisi dengan beragam kegiatan, Senin (9/1) pagi. Diantaranya tausiah dengan mendatangkan penceramah kondang asal Kalsel KH Ahmad Bakri. Kegiatan ini selain dihadiri oleh para alumnus juga para siswa siswi MAN, orang tua murid serta kkomite sekolah. Selain itu tampak pula sejumlah tokoh Ketua MUI KH Abdul Mutalib, Ketua NU H Nurani Sarji , Wakil Ketua DPRD H Asrani serta Asisten Administrasi Umum Drs Johansyah. Pada kesempatan itu Ketua MAN Selat Tengah, H Ahmad Nurhan mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai bentuk menjalin ukuwah dan silahturahmi antara siswa, orang tua dan para alumni serta masyarakat pada umumnya. ”Saat ini jumlah siswa yang ada disini berjumlah 600 orang dengan 50 orang tenaga pendidik,” terangnya. Sementara itu ditempat yang sama Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah mengatakan bahwa alumnus madrasah ini telah banyak yang berhasil mencapai cita-citanya. Baik dalam kancah perpolitikan, bidang pemerintahan, pendidikan maupun dunia swasta dan perdagangan. ”Reuni akbar ini merupakan salah satu dari sejumlah rangkaian kegiatan dalam masa kepengurusan Osis. Diharapkan dapat menciptakan interaksi yang semakin

H

semakin baik, antara alumus dengan almamaternya agar dapat memperkuat nilai jual atau mengundang minat calon siswa untuk menimba ilmu,” terangnya. Lebih jauh dijelaskan kebijakan Pemkab Kapuas dalam bidang pendidikan sebagaimana tujuan pembangunan nasional sebagai landasan pelaksanaan yang tertuang dalam UUD 1945. Maka masalah pendidikan juga sudah menjadi tanggungjawab pemerintah daerah sekalipun pada urusan tertentu masih menjadi tanggungjawab pemerintah pusat, disamping menjadi tanggungjawab orang tua dan masyarakat. Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan bahwa dalam dua hari lalu Kota Kuala Kapuas dilanda musibah kebakaran yang banyak merugikan dan mengsengsarakan masyarakat. Hal ini terjadi akibat kelalaian dalam memperhatikan dengan peralatan daput atau jaringan listrik yang seharusnya perlu direnovasi atau stop kontak/saklar yang melebihi kemampuannya jangan diberi beban lebih. (Humaspro)

36 36

alam rangka memantau programprogram pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan , maka Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang SH melakukan video teleconference dengan Bupati yang ada di Kalteng, Kamis (29/12) pagi.Tercatat empat Kabupaten yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Kabupaten Kapuas, Katingan, Gunung Mas dan Barito Selatan. Khusus untuk Kabupaten Kapuas kegiatan dipusatkan di Aula Kantor Bupati Kapuas. Sementara itu Gubernur bersama jajarannya berada di Kota Palangka Raya. Saat itu tampak hadir di Kuala Kapuas, Bupati Kapuas HM Mawardi, Ketua DPRD Robert L Gerung, unsur Forkominda Sekda H Nurul Edy, staf ahli Bupati serta para Asisten , serta sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Pemkab Kapuas. Menurut Agustin Teras Narang, acara ini digelar untuk memberikan arahan, pembinaan dan monitoring selaku wakil pemerintah pusat kepada para bupati dan walikota. ”Kegiatan ini bisa memperpendek jarak antara Provinsi dan Kabupaten sehingga terus tercipta sinergitas dalam menyusun program pembangunan. Diharapkan kedepan tidak ada lagi tumpang tindih program, apakah itu dari Pemerintah Pusat, Provinsi atau Kabupaten/Kota,” terang Gubernur. Bahkan Teras berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan minimal enam bulan dalam setahun. ”Dalam forum yang berbahagia ini perlu kami sampaikan bahwa evaluasi rancangan APBD 2012

D

Kabupaten Kapuas sudah selesai dilakukan. Selain itu berdasarkan data yang ada penurunan tingkat kemiskinan telah terjadi di Kabupaten Kapuas, jika tahun 2009 mencapai 6,34% dan pada tahun 2010 turun menjadi 5,82 %,” ungkapnya. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi pada kesempatan itu juga menyampaikan program-program kegiatan yang telah dilakukan. Antara lain bidang kesehatan, dengan memberikan pelayanan 12 dasar kesehatan gratis, diantaranya khitan gratis. Lalu adapula kenaikan dana operasional Puskesmas dari Rp10 juta menjadi Rp120 juta pertahun. Kemudian

pinjaman bergulir tanpa bunga untuk petani membeli pupuk. Lalu dilaporkan pula situasi Kabupaten Kapuas saat Natal dan menjelang tahun baru dalam keadaan aman dan kondusif. Kerukunan antar umat beragama berjalan baik dan harmonis. ”Kami juga berupaya secara maksimal untuk menuju penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI tahun 2011. Selain itu kami juga telah melakukan tandatangan MoU dengan pihak perbankan tentang klaster perberasan dengan tujuan mengolah hasil padi menjadi beras,” terangnya. (humaspro)

B

upati Kapuas Ir HM Mawardi MM menghimbau kepada warga masyarakat Kota Kuala Kapuas agar bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian Kota Kuala Kapuas. Tanpa adanya dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kapuas tidak dapat berbuat banyak untuk menjaga

kebersihan dan untuk mendapatkan penghargaan dibidang kebersihan yaitu Piala Adipura, yang sebelumnya kita sudah mendapatkan Piagam Adipura dari Menteri Negara Lingkungan Hidup. Himbauan HM Mawardi ini disampaikan pada Safari Jum’at di Masjid Jami At Taqwa Selat Tengah Kuala Kapuas, Jum’at (23/12).

“ Buanglah sampah ditempat yang telah disediakan agar kota kita selalu bersih, karena kebersihan merupakan sebagaian dari pada iman , tutur HM Mawardi.Tetap menjaga keamanan , ketertiban sehingga Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini selalu dalam keadaan kondusif. Meningkatkan ukhuwah Islamiyah, persatuan dan kesatuan intern dan antar umat beragama, karena Islam merupakan agama Rahmatan Lil Alamin, tutur HM Mawardi. Memasuki tahun baru Islam 1433 hijriah, mari kita lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT , ajak HM Mawardi. Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat dan jemaah Masjid Jami Al Taqwa yang telah membangun Masjid ini secara swadaya. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas HM Mawardi secara pribadi memberikan bantuan uang untuk pengembangan pembangunan Masjid Jami At Taqwa , yang diterima ketua pengurus Masjid H Darsani Hasan. (humaspro)

37 37

Materi di depan peserta Mukerwil Nahdlatul Ulama (NU) Kalteng di Gedung Gandang Garantung Kuala Kapuas, Jum’at (30/12). Dalam meterinya tentang, Membangun Kapuas Menuju Kapuas Yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh) . HM Mawardi mengatakan, kalau di Kabupaten pembangunan nya bagus, maka di Provinsi juga bagus, jika di Provinsi pembangunan bagus maka Indonesia juga bagus. Pada bagian lain diungkapkan ,” saya merasa sangat berterima kasih kepada NU atas perannya dalam bidang pendidikan yaitu dengan adanya pondok pesantren,” tutur HM Mawardi. Pondok pesantren sangat berperan didalam mencerdaskan masyarakat kita, katanya. “ Kita tidak lepas dari perbaikan sumber daya manusia”, ungkap HM Mawardi. Kemudian dia menyampaikan program strategis daerah Kabupaten Kapuas , diantaranya embangunan di Kabupaten Kapuas cukup berperan bagi Provinsi Kalimantan Tengah, keberhasilan Kabupaten Kapuas juga akan membawa kemajuan Kalimantan Tengah (Kalteng) Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengatakan, mengapa Kabupaten Kapuas cukup berperan terhadap Provinsi Kalimantan Tengah , ini bukan berarti Kabupaten lainnya tidak berperan, katanya, saya hanya membaca, memotret dari Kabupaten Kapuas, imbuhnya. Ada beberapa alasan terang HM Mawardi, dan ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas, diantaranya lumbung padinya Kalimantan Tengah adalah Kabupaten Kapuas. Kemudian letak Kabupaten Kapuas strategis, disebelah timur ibukota Kalimantan Selatan, sebelah barat Palangka Raya. HM Mawardi menyampaikan hal itu saat memberikan

P

Mengapa Kabupaten Kapuas cukup berperan terhadap Provinsi Kalimantan Tengah, ini bukan berarti Kabupaten lainnya tidak berperan, kata Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, saya hanya membaca, memotret dari Kabupaten Kapuas. Ada beberapa alasan dan ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas, diantaranya lumbung padinyaKalimantan Tengah adalah Kabupaten Kapuas. Kemudian letak Kabupaten Kapuas strategis, disebelah timur ibukota Kalimantan Selatan, sebelah barat Palangka Raya.

pembangunan pelabuhan laut Batanjung, KotaTerpadu Mandiri (KTM), pengembangan model konservasi (REDD) melalui Kalimantan Forest Climate Parntership KFCP), Untuk komoditi unggulan , meliputi padi, karet, rotan, ikan patin dan ternak sapi, sedangkan penunjang, budidaya perikanan dan peternakan, terang HM Mawardi. Materi yang disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi mendapat perhatian serius dan applause dari peserta Mukerwil NU Kalteng. (Humaspro)

38 38

M

asyarakat Desa Wargo Mulyo

Kecamatan Kapuas Kuala, merasa bangga dikunjungi Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM . “ Bapak HM Mawardi, merupakan Bupati Kapuas pertama yang berkenan menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa kami , “ tungkap Ketua Panitia Maulid, Sukardi. Hal ini sampaikan Sukardi saat Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati HM Mawardi di Desa tersebut, Rabu (1/2) siang. Lebih lanjut , Sukardi mengatakan , penduduk Desa Wargo Molyo sebagian besar bekerja di sektor pertanian dalam arti luas dan industri kecil . “ Desa ini termasuk kawasan lumbung padi Kabupaten Kapuas” katanya. Kemudian atas nama Masyarakat Desa Wargo Molyo, Sukardi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas yang akan meningkatkan pembangunan jalan poros Desa , dengan semenisasi. Sementara itu Bupati HM Mawardi menyatakan, rasa bahagia dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Wargo Molyo.Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena Desa ini tanahnya cukup subur , sehingga menjadi salah satu tempat lumbung padi Kabupaten Kapuas. “ Kalau kita selalu mensyukuri nikmat dan rejeki yang diberikan , Insya Allah, Allah akan menambahnya,” ungkap HM Mawardi. Kemudian Bupati HM Mawardi menyampai kan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat Desa Wargo Molyo yang telah membangun Masjid Al Ikhlas tempat pelaksanaan peringatan Maulid ini secara swadaya. “ Bangunan Masjid ini cukup

megah,” katanya. Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperhatikan pembangunan, diantaranya pembangunan infrastruktur jalan Desa , jalan sentra produksi dan pembangunan disektor pertanian dalam arti luas, tegas HM Mawardi. Ditempat yang sama, H Marino S Pdi dalam ceramahnya mengajak umat untuk menghidari diri dari perbuatan keji dan mungkar. Mengamalkan ajaran Al Qur’an , Insya Allah, Allah akan menyayangi kita. Dalam Kunker itu, Bupati HM Mawardi beserta rombongan juga mengunjungi Desa Tamban Lupak , Kecamatan Kapuas Kuala untuk menghadiri peringatan yang sama, di Masjid Darul Hidayah. Disamping menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW , HM Mawardi juga ingin melihat langsung kehidupan masyarakat dan menyerap aspirasi masyarakat.

Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Kapuas dan memberikan bantuan uang secara pribadi untuk pembangunan Masjid Al Ikhlas dan Darul Hidayah. Bantuan lainnya juga dari Kepala SKPD, Asisten III Drs Johansyah dan Dirut PDAM Kapuas Ir H Sri Harjito MSi. (Humaspro)

39 39

U

stadz muda HM Al Ghifari S Sos

mengajak para pejabat, orang kaya, ulama, pemuda , dan ibu-ibu bersatu untuk kemajuan Kabupaten Kapuas. Bersatu agar menjadi kuat. Ajakan Ustadz yang sering tampil di layar kaca TVRI Kalteng ini , disampaikan pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang di laksanakan Pengajian Mar’atussholihah Kabupaten Kapuas , di Halaman Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis (2/2) siang. Dihadiri Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, Unsur Forkompimda, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Penasehat Pengajian Mar’atussholihah Hj Aliyah Mawardi dan Kepala SKPD. Dengan ciri khasnya yang komunikatif serta diselingi humor , tausiyah ustadz Al Ghifari dari Palangka Raya mendapat sambutan antusias dari ibuibu yang memenuhi halaman rumah jabatan Bupati Kapuas. Kegiatan yang laksanakan ini, kalau kita awali dengan niat ingin bersilaturahim, menghidupkan syiar agama Islam,dan niat menuntut ilmu

serta amaliah yang benar, Insya Allah bernilai ibadah disisi Allah SWT, ucap Ghifari. “ Manusia yang baik adalah manusia yang selalu sibuk mencari kekurangan dirinya , mencari aib dirinya , mencari kelemahan dirinya , sebaliknya , manusia yang tidak baik yaitu manusia yang selalu sibuk mencari kesalahan orang lain, mencari aib orang lain, tapi dia lupa dengan aib dan kekurangan dirinya ” terang Ustadz Ghifari. Kemudian dia menjelaskan , ciri- ciri manusia yang dimasukan Allah ke dalam surga , diantaranya, orang yang selalu murah senyum dengan ikhlas, senang bersedekah dan menjaga silaturahim.

Ditempat yang sama Bupati HM Mawardi mengatakan, ibu-ibu yang baik , pastilah rumah tangganya juga baik, karena anak selaku generasi penerus lebih banyak berada disisi ibu. “ Kalau ibu-ibu dirumah bisa sebagai ratu , yang bisa menjaga rumah tangganya dengan baik , maka lingkungan masyarakat juga akan baik ,” tutur HM Mawardi. Kepada ibu-ibu , HM Mawardi mengajak untuk bersama-sama menjaga Kota Kuala Kapuas yang kita cintai ini agar selalu bersih. Jangan membuang sampah sembarangan , biasakan membuang sampah pada tempatnya, karena kebersihan itu adalah sebagian dari iman , kata HM Mawardi. (Humarpro)

40 40

ejumlah murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) I Batuah berjejer menyambut kedatangan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi. Satu persatu murid SD ini disalami , selanjutnya HM Mawardi memberikan motivasi dengan penuh kasih sayang. “ Jangan lupa ya nak, rajin sekolah dan belajar supaya pintar, agar nanti bisa menjadi Bupati “ tutur HM Mawardi. Dorongan motivasi itu diberikan, seperti layaknya seorang bapak dengan anaknya, pada saat Bupati HM Mawardi melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa

S

Batuah, Kecamatan Basarang, Kamis (2/2). Melihat ada beberapa murid SD, baju seragam sekolahnya sudah tidak layak lagi untuk dipakai, spontan HM Mawardi memerintahkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas H Sukiran MAP, untuk didata dan dibantu seragam sekolah, sebagaimana bantuan yang pernah dilaksanakan sebelumnya, kata HM Mawardi. Kepedulian HM Mawardi terhadap masyarakat yang kurang beruntung pun sangat tinggi, terbukti ketika memasuki ray/handil di Desa Batuah menggunaka sepeda motor,

HM Mawardi tiba-tiba singgah, karena dia melihat ada beberapa rumah penduduk yang tidak layak untuk ditempati. Kemudian HM Mawardi memanggil yang mewakili Kadis Pekerjaan Umum Iberahim MT, dia minta agar rumah-rumah tersebut didata untuk dibantu dalam program bedah rumah. “ kita bantu atap atau dinding rumah , sehingga layak untuk di tempati,” pinta HM Mawardi. Selanjutnya di depan masyarakat Desa Batuah yang sedang memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, HM Mawardi mengingatkan kepada para orang tua, agar menyekolahkan anaknya , memberi semangat anak untuk menuntut ilmu, minimal lulus tingkat SLTA, syukur kalau bisa sampai sarjana, katanya. “ Pendidikan merupakan modal yang sangat berharga untuk masa depan anak, “ ungkap HM Mawardi. Hadir pada kesempatan itu sejumlah kepala SKPD, Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib , Camat Basarang Drs H Agus Danang Msi dan Unsur Tripika. Kemudian sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi ruangan dan teras Masjid Nurul Iman Desa Batuah. ( Humaspro )

Melihat beberapa murid SD, mengenakan baju seragam sekolah yang sudah tidak layak pakai, spontan Bupati Kapuas HM Mawardi memerintahkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas H Sukiran MAP, untuk didata dan dibantu seragam sekolah. Kemudian melihat beberapa rumah penduduk yang tidak layak huni, HM Mawardi meminta kepada Kadis Pekerjaan Umum yang diwakili oleh Iberahim MT, agar rumah-rumah tersebut didata untuk dibantu dalam program bedah rumah. Pada acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, HM Mawardi mengingatkan kepada para orang tua, agar menyekolahkan anaknya, karena pendidikan merupakan modal yang sangat berharga untuk masa depan anak, “ ungkapnya.

41 41

P

impinan Majelis Zikir dan Shalawat Al Ma’rifah Desa Tamban Baru Timur Kecamatan Tamban Catur, Al Mukarram KH Asri atau yang lebih dikenal Guru Asri menilai, pembangunan di Kabupaten Kapuas terlihat maju. “ Selama kepemimpinan H Muhammad Mawardi jalannya Pemerintahan dan Pembangunan berjalan bagus,” tutur Guru Asri, diselasela usai Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Majelis tersebut, Minggu (12/2) pagi. Sementara itu Habib Shaleh Bin Ali Al Hadar dari Jakarta dalam ceramah agamanya mengajak untuk lebih meningkatkan kepedulian sesama saudara. Perbanyak beristifar kepada Allah SWT dan bersyalawat kepada Rasullulah SAW . “ Umarah atau pemimpin yang baik, mau datang dan berkunjung ke tempat-tempat acara/kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini,” terang Habib Shaleh. Nabi besar

Muhammad SAW mempunyai akhlak yang paling mulia. Islam adalah agama rahmatan lil alamin ( rahmat untuk alam semesta dan rahmat untuk semua), jelasnya. Ditempat yang sama Bupati Kapuas Ir H Muhammad Mawardi MM mengharapkan persatuan antara umarah, ulama dan masyarakat , “ kalau ini selalu kita lakukan, Insya Allah, Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini , selalu mendapat rahmat dari Allah SWT, ungkap HM Mawardi.

Tingkatkan jalinan tali silaturahmi, ukhuwah Islamiyah , persatuan dan kesatuan antar umat beragama di Kabupaten Kapuas, harap HM Mawardi. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW itu dihadiri sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi majelis Zikir dan Shalawat Al Ma’rifah. Usai peringatan Maulid, Bupati H Mumammad Mawardi bersama masyarakat melaksanakan sholat dzuhur berjemaah di Masjid Hidayatullah Tamban Baru Timur. Dalam kunjungan kerjanya itu, Muhammad Mawardi juga meninjau kondisi jalan darat yang menghubungkan Desa Tamban Baru Timur dengan Kabupaten Barito Kuala (Kalsel). Didampingi Kadis Pekerjaan Umum Kapuas Ir Amry Baharuddin, Kadis Pendidikan Drs H I Made Sumartha, Kadis Kesehatan dr Hj Ani Hadanigroem dan Dirum PDAM Kapuas Ir H Sri Harjito Msi. (Humaspro)

42 42

edikitnya 200 becak telah dilakukan pengecatan untuk penyeragaman warna dari total 476 becak yang ada di Kota Kuala Kapuas. Hal ini terungkap saat kegiatan pengecetan perdana penyeragaman warna becak yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Perindagkop UMKM Kapuas, Selasa (14/2) siang. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dan ratusan abang becak yang terlihat sangat antusias hadir pada kegiatan dimaksud. Bahkan mereka saling berebutan untuk berjabat tangan dengan orang nomor satu di Kabupaten Kapuas. Kepala Dinas Perindagkop UMKM Kapuas Ir Agung Lintar Alfian, Ms.Tr mengatakan tujuan untuk memberikan keseragaman warna putih agar seragam dan bersih. Kemudian dalam rangka menyambut MTQ Tingkat Provinsi Kalteng serta merangkul pebecak yang kedepan dapat terbentuk kelembagaan atau organisasi kesatuan becak. “Pengecetan telah dilakukan sejak tanggal 30 Januari lalu dan saat ini sudah di cat sekitar 200 becak dai total 467 becak,” terang Agung Lintar. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi berjanji selain dilakukan pengecetan juga akan dilakukan penyeragaman atap becak. Menurutnya Kabupaten Kapuas pada tahun ini tepatnya pada bulan April tahun 2012 akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (mtq) ke XXVI Tingkat Provinsi Kalteng.

S

Lebih lanjut dikatakan becak yang merupakan salah satu alat transportasi darat tentunya akan dipergunakan oleh sebagian besar masyarakat dan para kafilah nantinya sebagai salah satu sarana angkutan untuk menikmati keindahan Kota Kuala Kapuas. Diharapkan terlihat indah setelah dilakukannya keseragaman warna becak cat putih sebagai lambang kebersihan. “Oleh karena itu dimohon kepada seluruh pengusaha/tukang becak dapat melayani masyarakat sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Pembinaan yang dilakukan pemerintah terhadap pengusaha/tukang becak, tidak berhenti hanya pengecatan saja, tetapi ke depannya akan melakukan upaya pembinaan. Diantaranya pembentukan organisasi kesatuan becak yang bertujuan untuk memudahkan pembinaan, pengawasan dan kenyamanan berusaha bagi para pengusaha/tukang becak, dimana nantinya setiap becak mempunyai koordinator pada masing-masing pangkalannya. Saya minta kepada dinas perindustrian perdagangan koperasi usaha mikro kecil dan menengah kabupaten kapuas, sebagai leading sektor pembinaan dan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (umkm) untuk dapat memfasilitasi para pelaku usaha becak nantinya dalam hal rencana pembentukan Pemkab Kapuas terus berusaha untuk membangun dan menata Kota Kuala Kapuas yang kita cintai, seperti yang kita lihat bahwa Kota Kuala Kapuas sudah mulai terlihat indah dan rapi. Diharapkan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan penghargaan adipura dari pemerintah pusat, sebagaimana yang sudah dicapai pada saat ini. Tapi hal ini tentunya tidak akan terwujud tanpa ada rasa keperdulian dan partisipasi kita bersama dalam membangun kabupaten kapuas ke depannya. Maka pada kesempatan ini saya menghimbau kepada semua pengusaha/ tukang becak di kuala kapuas, untuk ikut perduli dengan menjaga kondisi becak kita tetap terlihat indah, juga tetap memberikan pelayanan yang terbaik terhadap para penumpang becak. Usai kegiatan Bupati berkenan melakukan pengecetan salah satu becak yang dilanjutkan dengan undangan yang hadir saat itu. Bahkan pada kesempatan itu para abang becak juga sangat antusias berfoto bersama dengan Bupati. (Humaspro)

43 43