You are on page 1of 2

Grass Rock, Band asal kota buaya ini didirikan tahun 1985.

Selama perjalanan
karier bermusik, band asal Surabaya ini telah merilis empat album, yakni: Anak
Rembulan (1992), Bulan Sabit (1993) dengan hitnya Gadis Tersesat, album Grass Rock
(1994) dengan hitnya Datang Padaku, dan terakhir Menembus Zaman (1999) yang antara
lain berisi lagu Adakah Hasrat

Band yang gawangi oleh Rere (drum), Edi Kemput (gitar), Yudhie Adjie (bass), dan
Alm Dayan (vocal), di daerah asalnya, Surabaya, termasuk band yang disegani. Lirik
puitisnya banyak digemari oleh pecinta musik di kota buaya tersebut.

Grass Rock muncul sebelum band seperti Boomerang merajai dan masuk panggung
nasional. Boleh dibilang, Grass Rock lebih dulu ‘bermain’ di blantika musik
Indonesia.

Namun sayangnya, peruntungan grup ini tidak sebaik Boomerang. Empat Album yang
pernah dilahirkan tidak mendongkrak nama Grass Rock sejajar dengan Jamrud,
Boomerang, atau /rif.

Belum sempat berdiri di puncak, Dayan sang vokalis meninggal. Kematian Dayan
meninggalkan segudang pertanyaan. Ada yang mengatakan kematian Dayan Zmach tahun
1999 akibat overdosis. Namun, ada juga yang bilang kematian Vokalis bersuara
tinggi itu karena sakit.

Sepeninggal Dayan, perlahan nama Grass Rock tenggelam. Kreatifitas bermusik mereka
mandeg. Tak adalagi syair puitis yang tercipta seperti ketika masih ada
Dayan,"Tadinya kita berpikir untuk mengakhiri perjalanan Grass Rock sampai di
situ. Bukan bubar, tetapi kita tutup semua langkah dan kenangan kita," kata Yudhi
Adjie, pembetot bass group tersebut. "Kehilangan Dayan sangat kami rasakan,"
tambahnya.

Grass Rock sempat vakum selama setahun. Mereka belum berencana untuk memulai
debutnya lagi. Kehilangan Dayan membuat semangat rekannya yang lain hilang. Namun,
mereka mencoba bangkit kembali setelah dua orang simpatisan grup ini meminta Grass
Rock kembali bernyanyi. Tawaran itu langsung disambut oleh Eddy Kemput dan kawan-
kawan.

Mereka lalu menyiapkan lagu-lagu untuk rekaman. Saat ini, Grass Rock tengah
merekam musik dasar untuk lagu-lagu mereka. Untuk mengisi posisi Dayan yang
kosong, sudah sejak tahun 2001, Grass Rock membuka kesempatan bagi siapa saja yang
mau menggantikan posisi Dayan.

Ketika lowongan dibuka, tak kurang dari 30 calon vokalis datang dari berbagai
daerah untuk mendaftarkan diri. Melalui seleksi yang sangat ketat terpilih empat
calon terkuat. Dan setelah dilakukan penyaringan ulang, maka Hendry yang terpilih
untuk menggantikan Dayan. Grass Rock pun kembali masuk dapur rekaman.

"Hendry kami rekrut sejak bulan Agustus lalu," ujar Edi yang menilai Hendri belum
pas sebagai vokalis. "Tapi kami maklum, karena jam terbangnya memang belum tinggi.
Apalagi suasana di studio dan panggung, memiliki perbedaan besar."

Namun Grass Rock tak begitu saja melepas Hendri. Sebagai ajang pematangan kualitas
vokalnya, Hendry senantiasa diikutsertakan dalam setiap pertunjukan Grass Rock.

Begitu juga ketika Grass Rock mempunyai agenda untuk untuk promo ke kafe-kafe,
sebelum meluncurkan album baru. Di acara tersebut Hendiri diajak. Namun sayangnya,
sambutan penonton tak seperti yang mereka harapkan.

Grass Rock sadar untuk kembali bangkit tak mudah. Mereka banyak mendapat kendala
dengan kualitas vokal Hendry yang belum matang, juga dengan masalah dana. Akan kah
Grass Rock bangkit kembali? Semoga!