P. 1
Data

Data

|Views: 115|Likes:
Published by Erny Machmud

More info:

Published by: Erny Machmud on Mar 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2013

pdf

text

original

Gambar 3.

9 Kegiatan Pemboran Batubara

Gambar 3.10 Metode Perhitungan Cadangan Batubara (USGS)

(Metric Ton) Dimana : C t A SG L W = Cadangan Batubara . MJE menggunakan rumus dasar yang dikemukakan oleh Charles E Wier.11) berdasarkan atas laporan eksplorasi PT.Cadangan batubara yang dihitung pertama kali untuk setiap lapisan batubara yang berada dibawah tanah (insitu) (lihat gambar 3. Metric Ton (MT) = Ketebalan rata lapisan Batubara (m) = Luas areal lapisan Batubara atau A = L x W (m2) = Berat jenis Batubara (Ton / m3) = Panjan lapisan Batubara searah lurus (m) = Lebar lapisan Batubara searah kemiringan atau W = d sin α (m) d = batas kedalaman vertical α = besar sudut kemiringan lapisan batubara . tahun 1976 adalah dengan rumus berikut : C = t x A x SG.

Keterangan gambar : L W d α β A-A’ : Panjang penyebaran lapisan batubara : Lebar penyebaran batubara searah kemiringan : Batas kedalaman vertikal penambangan batubara : besarnya sudut kemiringan lapisan batubara : besarnya sudut kemiringan lereng tambang : sayatan penampang Gambar 3. . dimana tiap-tiap lapisan batubara dibuat sayatan per 10 meter (dikumulatifkan kedalam per 100 meter) sehingga akan dapat diketahui masing-masing luasan persayatan dan kemudian dilakukan perhitungan matematis sesuai dengan rumusan perhitungan yang tersebut didalam uraian perhitungan cadangan.11 – Ilustrasi Perhitungan Cadangan Batubara Metode yang dipakai adalah metode cross section. Luas lapisan batubara dihitung berdasarkan penyebaran lapisan dari hasil korelasi singkapan dan data pemboran kearah lateral maupun vertikal dari modeling dan interpretasi data geologi. Besaran overburden dihitung dari jumlah lapisan penutup diatas lapisan batubara yang telah diukur dengan pembatasan yang dilakukan pada waktu perhitungan sumber daya terukur.

411 .MJE Kedalaman Batubara (m) 15 Sumberdaya Batubara (Mton) Tanah Penutup (m3) Stripping Ratio 11.932. Berdasarkan hasil perhitungan sumber daya dan cadangan batubara yang diambil dari data-data hasil eksplorasi maka didapatkan jumlah sumber daya dan cadangan batubara pada wilayah IUP PT.993.7 – Hasil Perhitungan Sumberdaya dan Cadangan Batubara di Wilayah IUP PT.972.705 30 3.230 1:6 23. MJE diuraikan pada Tabel dibawah ini (lihat Tabel 3. terindikasi dan tereka .Berdasarkan kelengkapan data eksplorasi yang dilakukan .327.662. maka digunakan jumlah cadangan terkira. Untuk perhitungan rencana produksi.984 1:6 19.7) Tabel 3. serta cadangan terbukti.979.623 20 2. maka cadangan batubara didaerah ini diklasifikasikan menjadi sumber daya terukur .738 1:6 15.655.996. terkira dan terduga.959.966.246 50 6.476 1:6 39.466 1:6 1.164 25 3.

4.2. Moisture in Analysis (% ad) 3.01 – 38.88 % : 5718 – 5745 Kcal/Kg . Fixed Carbon (% ad) 6.3. Kuallitas Batubara Hasil analisa proximate kualitas barubara pada IUP PT. Total Sulfur (% ad) 7.92 % : 2.72 – 8.12 % : 38.82 % : 6.00 % : 15. adalah sebagai berikut : 1. Geoservice.47 – 2. Volatile Matter (% ad) 5.31 – 26. Calorific Value (Kcal/KG adb) : 25.24 – 16.79 % : 37. dimana analisa laboratorium kualitas batubara dilakukan di PT. MJE yang dilakukan terhadap 27 sample barubara yang diperkirakan dapat mewakili keseluruhan seam yang terdapat didaerah penyelidikan.38 – 39. Ash Content (% ad) 4. Total Moisture (% ar) 2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->