You are on page 1of 4

SINOPSIS FILM BEC ANALISIS TAHADAP TERBENTUKNYA PERILAKU KOLEKTIF Perilaku kolektif merupakan cara berpikir, berperasaan, dan

bertindak sekumpulan individu yang secara relative bersifat spotan dan tidak terstruktur yang berkembang dalam suatu kelompok atau populasi sebagai akibat saling stimulasi antar individu. Neil Smelser yang mengajukan teori nilai tambah (value added theory) mengemukaan bahwa terdapat enam tahap penentu terjadinya perilaku kolektif. Setiap tahap dipengaruhi oleh tahap sebelumnya dan kemudian tahap tersebut mempengaruhi tahap selanjutnya. Keeenam tahap itu adalah : y Kekondusifan struktural, merupakan kondisi social umum yang menyebabkan timbulnya suatu perilaku kolektif. y Kendala struktural, terjadi apabila beberapa aspek dalam suatu siste sosial tidak berjalan secara harmonis. y Berkembang dan menyebarnya keyakinan yang digeneralisasikan. Keyakinan yang digeneralisasikan merupakan proses pemberian makna yang signifikan bagi yang mengalami ketidak puasan mendalam terhadap kendala struktural. y y y Faktor-faktor pemicu Mobilisasi partisipasi bagi suatu gerakan Oprasi kontrol sosial, merupakan teknik yang digunakan oleh elit-elit yang menmimpin untuk menghentikan, melindungi, menghambat, atau mengarahkan akumulasi tahap-tahap lain. Terdapat dua tipe operasi kontrol sosial: pertama, kontrol untuk memcapai minimalisasi kekondusifan serta kendala sosial. Kedua, merepresi perilaku kolektif pada saat baru dimulai. Dalam film BECK ini banyak sekali contoh-contoh perilaku kolektif yang dapat dianalisis. Oleh karenanya, akan diambil satu contoh perilaku kolektif yang ada dalam film tersebut untuk dianalisis, yaitu saat terjadi perpindahan penonton dati area panggung utama dan panggung kedua menuju ke area panggung ketiga. Apabila perilaku kolektif berupa perpindahan kumpulan orang yang sedang menonton acara musik ³The Great Full Song´ pada panggung utama dan panggung kedua menuju panggung ketiga yang terdapat dalam film Beck dianalisis menggunakan teori nilai tambah, maka tahap-tahap terbentuknya perilaku kolektif tersebut adalah sebagai berikut

kemungkinan besar konser di panggung utama dan panggung kedua tidak akan diteruskan hingga hujan reda. Tetap berlangsungnya konser di panggung ketiga 2. Kondisi tersebut dan ketidak pastian kapan konser akan dilanjutkan menyebabkan penonton kecewa karena harus menunggu konser dimulai kembali hingga waktu yang belum ditentukan. Adanya suatu keunikan yang terdapat dalam kerumunan penonton di panggung ketiga yang tersiarkan juga. Keunikan itu adalah saat sekumpulan . Sehingga hal tersebut menyebabkan penonton yang mengalami kendala sosial itu merasakan ketidak puasan dan cemas menunggu kapan konser akan dimulai kembali. dimana acara konser tetap berjalan walaupun turun hujan merupakan sebuah respon kolektif dari para penonton yang mengalami ketidak puasan dan kecemasan akibat penghentian konser tersebut. Penyiaran konser yang terus berjalan tersebut di layar-layar besar yang terdapat disamping panggung utama dan kedua. 3. y Faktor-faktor pemicu Faktor pemicu perpindahan penonton tersebut adalah : 1. Padahal konser tersebut merupakan sarana pemenuhan kebutuhan rekreasi bagi mereka. y Berkembang dan menyebarnya keyakinan yang digeneralisasikan Berpindah menuju panggung ketiga. Respon tersebut terjadi sebagai akibat dari keyakinan umum sebaga penonton yang berkembang saat itu bahwa pada situasi tersebut. yaitu hujan yang menyebabkan gangguan terhadap sound system pada panggung utama dan artis yang sedang tampil dipanggung kedua tidak mau melanjutkan penampilannya. y Kendala struktural Kendala struktural yang terjadi merupakan faktor alam.y Kekondusifan struktural Kondisi sosial umum yang menimbulkan perilaku kolektif tersebut adalah penghentian acara konser pada panggung utama (panitia menghentikan penampilan Belle Ame karena sound system tidak berfungsi sebagaimana mestinya) dan panggung kedua (Malcolm tidak melanjutkan penampilannya) akibat terjadinya hujan yang cukup deras.

gadis remaja yang melepaskan bajunya sehingga mereka hanya memakai bikini atau pakaian renang. y Mobilisasi partisipasi bagi suatu gerakan Beberapa penonton yang berada dalam area panggung utama dan panggung kedua berkeinginan untuk menonton konser di area panggung ketiga karena merasa kurang puas bila harus menonton melalui layar yang tersedia di samping panggung. Mereka melakukan proses rekruitmen utuk mengajak orang-orang yang merekan kenal (misalnya teman atau keluarga) agar ikut berpindah menuju area panggung ketiga. Hal ini dilakukan dengan harapan untuk mengurangi ketidak puasan penonton karena terhentinya acara konser di kedua panggung lainnya. y Oprasi kontrol social Kontol untuk minimalisasi kekondusifan dan kendala social yang muncul adalah panitia menyiarkan acara konser di area panggung ketiga yang terus berlangsung melalui layar-layar yang ada di sisi kanan dan kiri panggung utama dan panggung kedua. . Kontrol untuk merepresi perilaku kolektif pada saat baru dimulai adalah panitia didepan gerbang masuk menuju area panggung ketiga tetap berjaga dan mengatur jalur untuk orang-orang yang ingin memasuki area tersebut.

ANALISIS TERBENTUKNYA PERILAKU KOLEKTIF DALAM FILM BECK MENURUT TEORI NILAI TAMBAH Untuk memenuhi tugas Psikologi Sosial Yang dibina oleh Bapak Fattah Hanurawan Oleh Lenny Latifah 100112400014 UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN JURUSAN BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PROGRAM STUDI PSIKOLOGI NOVEMBER 2011 .