You are on page 1of 50

Modul TIK - Pemrograman Pascal

SMA Negeri 3 Magelang

Bab 1 Dasar-Dasar Algoritma

Dewasa ini, computer digunakan dihampir semua bidang kehidupan manusia, mulai dari pendidikan, bisnis, sampai dengan game. Bicara soal computer tidak lepas dari pemrograman computer. Hal ini karena computer adalah mesin yang tidak bisa apa-apa. Kita harus memberikan serangkaian instruksi kepada computer agar mesin 'pintar' ini dapat memecahkan suatu masalah. Langkah-langkah yang kita dilakukan dalam memberikan instruksi kepada computer untuk memecahkan masalah dinamakan dengan pemograman computer. Computer adalah mesin digital artinya computer hanya mengenal kondisi ada arus listrik biasanya dilambangkan dengan 1 dan tidak ada arus listrik dilambangkan dengan 0. Dengan kata lain kita harus menggunakan sandi 0 dan 1 untuk melakukan pemograman computer. Bahasa pemograman yang menggunakan sandi 0 dan 1 disebut dengan bahasa mesin. Karena bahasa ini sangat susah maka muncul ide untuk melambangkan untaian sandi 0 dan 1 dengan singkatan kata yang yang disebut dengan emnemonik code. Bahasa pemograman yang menggunakan singkatan ini disebut dengan bahasa assembly. Sebagain Contoh perintah 0011 1010 0000 1011. Perintah dalam bahasa mesin ini sama artinya dengan bahasa assembly CMP AK, 0D. CMP disini artinya CoMpare. Bahasa assemblypun dirasa orang masih sangat sulit maka dikembangkan bahasa 3GL(third generation language) HLL (high level language). Contoh dari bahasa ini antara lain : Basic, Pascal, C, C++, COBOL, dll. Bahasa yang digunakan adalah bahasa inggris memang bahasa tersebut adalah bahasa international. Langkah-langkah pemograman computer 1) Mendifinisikan masalah Langkah ini sering kali dilupakan oleh banyak pemogram. Begitu mereka mendapat perintah untuk membuat suatu program, mereka langsung menuliskan programnya tanpa mendifinisikan masalahnya terlebih dahulu. " semakin cepat anda menulis program akan semakin lama anda menyelesaikannya" by Henry Ledgard. 2) Menentukan solusi Apabila permasalahan terlalu komplek biasanya harus membaginya dalam beberapa modul kecil agar lebih mudah diselesaikan. Contoh : Program untuk menghitung invers dapat dibagi menjadi beberapa modul kecil. Modul pertama adalah meminta memasukkan dari pengguna berupa matrik bujur sangkar. Modul kedua adalah mencari invers matriks yang dimasukkan pengguna. Modul terakhir adalah menampilkan hasilnya kepada pengguna. 3) Memilih algoritma Langkah ini merupakan langkah penting dalam pemograman computer. Mengapa ? karena pemilihan algoritma yang salah akan menyebabkan program memiliki unjuk kerja yang kurang baik. 4) Menulis program 5) Menguji program 6) Setelah program selesai ditulis anda harus mengujinya. Apakah program berhasil dikompail, apakah program menampilkan output program yang diinginkan. 7) Menuliskan dokumentasi Saat menulis program setiap baris atau beberapa program tambahkan komentar yang menjelaskan kegunaan dari suatu pernyataan.

BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal

1

Modul TIK - Pemrograman Pascal

SMA Negeri 3 Magelang

8) Merawat program Simbol-simbol flowchart Sebelum masuk dalam algoritma ada baiknya kalian mengetahui terlebih dahulu tentang flowchart. Flowchart digunakan untuk menggambarkan proses dalam program. No 1. 2. 3. 4. Simbol Fungsi Terminal, untuk memulai dan mengakhiri suatu program Proses, suatu symbol yang menunjukkan setiap pengolahan yang dilakukan oleh komputer. Input – Ouput, maka memasukkan data maupun menunjukkan hasil dari suatu proses. Decision, suatu kondisi yang akan menghasilkan beberapa kemungkinan jawaban atau pilihan.

5. 6. 7. 8.

9. 10. 11. 12.

Preddifined Process, suatu symbol untuk menyediakan tempattempat pengolahan data di storage. Connector, suatu procedure akan masuk dan keluar melalui symbol ini dalam lembar yang sama. Off line conector, merupakan simbol untuk masuk dan keluarnya suatu prosedure pada lembar kertas yang lain. Arus atau flow, procedure yang dapat dilakukan dari atas kebawah, bawah ke atas, dari kanan ke kiri atau dari kiri ke kanan. Document, merupakan symbol untuk data yang berbentuk informasi. Untuk menyatakan sekumpulan langkah proses yang ditulis sebagai procedure. Symbol, untuk output yang ditunjukkan suatu device seperti printer, plotter. Untuk menyimpan data.

Apa itu ALgoritma ? Algoritma adalah urutan langkah berhingga untuk memecahkan masalah logika atau matematika. Contoh 1). Anda ingin mengirim sms, maka ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan a.l : 1) Mengambil Hp 2) Cek pulsa, jika masih ada pulsa lanjut jika pulsa habis beli pulsa terlebih dahulu 3) Klik menu messaging 4) Masukkan no Hp yang dituju 5) Ketik pesan 6) Kirim Langkah-langkah dari 1 sampai dengan 6 itu yang disebut dengan algoritma. Berikut contoh flowchart :

BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal

2

Modul TIK - Pemrograman Pascal

SMA Negeri 3 Magelang

Contoh 2. Tentang percabangan algoritma untuk menuliskan nilai absolute dari nilai yang dimasukkan pengguna. Definisi dari nilai absolute adalah sebagai berikut : | x | = x, jika x ≥ 0 | x | = -X, jika x < 0 berikut ini adalah algoritma untuk menuliskan nilai absolute dari masukkan pengguna : 1. Masukkan x 2. Jika (x < 0 ) maka kerjakan baris 3, jika tidak kerjakan baris 4 3. X ← -x 4. Tulis x Artinya baris pertama meminta masukkan suatu bilangan dari pengguna yang disimpan dalam variable x. Baris ke 2 mengecek nilai variable x lebih kecil dari 0 atau tidak. Jika ya, yang dikerjakan adalah baris ketiga. Jika tidak maka yang dikerjakan adalah baris keempat. Baris ke 3 membuat nilai x, menjadi positif karena baris ini hanya dikerjakan jika nilai x lebih kecil dari nilai 0. Baris keempat menuliskan nilai x yang selalu positif. Contoh diagram flowchart / diagram alir :

Contoh 3. Pengulangan Menghitung rata-rata dari sekumpulan data yang dimasukkan pengguna. Rumus mencari ratarata dari data xi yang berjumlah N adalah sebagai berikut :

BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal

3

Modul TIK - Pemrograman Pascal

SMA Negeri 3 Magelang

Algoritma untuk menghitung rata-rata data yang dimasukkan pengguna : 1. Masukkan N 2. i ← 1 3. j ← 0 4. Selama (i <= N) kerjakan baris 4 sampai dengan baris ke 7 5. Masukkan dt 6. i ← 1 + 1 7. j ← j + dt 8. Rata ← j / N 9. Tulis Rata Penjelasnya : Baris pertama meminta pengguna memasukkan N, yaitu jumlah data Baris kedua, variable i, yaitu berguna sebagai pencacah banyaknya data yang telah dimasukkan pengguna, diberi nilai 1. Baris ke tiga, variable j, yang digunakan untuk menyimpan hasil penjumlahan data, diberi nilai 0. Baris keempat, memberikan perintah untuk mengulangi baris keempat sampai dengan baris ketujuh selama i kurang dari sama dengan N. dengan kata lain setelah i lebih besar dari N, baris kedelapan yang dijalankan. Baris kelima meminta masukkan data yang ke-i. Baris keenam menambah variable I dengan 1. Perhatikan arti perintah i ← i + 1 adalah nilai I ditambah dengan 1 kemudian hasilnya disimpan pada variable i kembali. Baris ketujuh menambah variable j dengan data yang dimasukkan pengguna. Sebagaimana dijelaskan diatas, variable j digunakan untuk menyimpan hasil penjumlahan semua data, jadi untuk setiap masukkan data, nilai variable j harus ditambah dengan dt. Baris kedelapan menghitung rata-rata dengan cara membagi hasil penjumlahan dengan banyaknya data. Baris terakhir menuliskan rata-rata tersebut. Diagram alir / flowchart :

Masukkan N i←1 j←0 selama (i <= N)

Masukkan dt i←i+1 j ← j + dt Rata ← j / N

Masukkan dt

Selesai

BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal

4

Modul TIK - Pemrograman Pascal

SMA Negeri 3 Magelang

Latihan 1. Tulislah algoritma dan buatlah flowchart untuk mencari luas segitiga jika masukkan dari pengguna adalah alas dan tingginya. 2. Tulislah algoritma untuk menampilkan teks "Turbo Pascal" sebanyak 100 kali. 3. Tulislah algoritma untuk meminta masukkan dua bilangan dari pengguna kemudian manampilkan bilangan terbesar diantara kedua bilangan tersebut.

BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal

5

Mengeksekusi program sampai posisi kursor.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Bab 2 Mengenal Tampilan Turbo Pascal Menu Turbo Pascal Yah. Compile. Jika anda ingin kembali ke menu utama anda bisa saja menekan tombol F10. Memanggil program kedalam editor. dan Break / Watch. kurang lebih seperti itulah tampilan awal Turbo Pascal. Menyimpan berkas yang ada pada editor. Mengganti jendela yang aktif. Edit. untuk pindah dari menu satu ke menu yang lain anda juga bisa menekan panah kanan () atau panah kiri (). Debug. Contohnya ketika anda berada di menu File maka untuk pindah ke menu Compile anda cukup menggunakan tombol panah kanan () atau panah kiri (). atau menekan Alt + [huruf pertama dari menu]. Sebetulnya akan lebh mudah jika memanggil sebuah menu dengan menggunakan hotkey.Modul TIK . dari gambar diatas kita bisa lihat di Turbo Pascal memiliki 7 buah menu utama yang terdiri dari : File. Options. Memperbesar atau memperkecil jendela yang aktif. Untuk menutup menu anda bisa menggunakan tombol Esc. Melompati pemanggil subrutin. table dibawah ini adalah hotkey yang digunakan dalam turbo pascal : Kunci F1 F2 F3 F4 F5 F6 F7 F8 Fungsi Mengaktifkan jendela pertolongan. Untuk memilih salah satu dari menu itu anda bisa menekan tombol Alt + F (untuk memanggil menu file). Melacak kedalam subrutin. BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 6 . Run. dan anda juga bisa langsung menekan huruf C.

maka anda tinggal menekan huruf N. Mengaktifkan editor. dan banyak lainnya. sekarang kita langsung aja yah mempelajari menu di Turbo Pascal ini. Menambahkan ungkapan pada jendela watch. Didalam submenu ini anda juga bisa memilih submenu yang lain dengan hanya menekan tombol huruf depan dari submenu yang dituju.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Kunci F9 F10 Alt + F1 Alt + F3 Alt + F5 Alt + F6 Alt + F9 Alt + B Alt + C Alt + D Alt + E Alt + F Alt + O Alt + R Alt + X Ctrl + F1 Ctrl + F2 Ctrl + F3 Ctrl + F4 Ctrl + F7 Ctrl + F8 Ctrl + F9 Ctrl + F10 Fungsi Mengaktifkan perintah „Make‟. Memanggil jendela pertolongan yang terakhir dibaca. Mengaktifkan menu Break / Watch. Berpindah dari menu-menu ke jendela yang aktif. Menampilkan menu pertolongan bahasa. Mengaktifkan menu run. Mengkompilasi program. Submenu Load Pilihan ini digunakan untuk memanggil program dari suatu folder atau directory ke dalam editor. Mengakaktifkan menu file. Mengaktifkan menu option. Menampilkan versi layar monitor Nah. Memilih berkas untuk dimuat. contohnya anda mau ke submenu New. Melakukan penghitungan atau mengubah nilai peubah. Mengaktifkan menu debug. Menghentikan pembetulan. Memperlihatkan hasil eksekusi. itu tadi adalah beberapa hotkey yang ada pada Turbo Pascal. Toggles Breakpoint. Keluar dari Turbo Pascal dan kembali ke DOS. Mengaktifkan menu compile. Submenu Pick BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 7 . Menjalankan program. Menu File Didalam menu File banyak submenu yang bisa dipilih misalkan saja perintah Load / F3 yang berfungsi untuk memanggil berkas yang sudah tersimpan. Menampilkan isi tumpukan.Modul TIK . Mengganti isi jendela yang aktif.

Submenu Write to pilihan ini digunakan untuk menggantikan program lama dengan program yang baru (istilah kerennya Overwrite…☺). Menu Edit Perintah edit ini digunakan untuk mengaktifkan editor Turbo Pascal. Menu Run [Ctrl + F9] Perintah ini digunakan untuk mengeksekusi program yang sudah anda buat. nama apa yang akan anda berikan pada program yang akan disimpan tersebut. Submenu Quit [Alt + x] Dari namanya sudah jelas. Anda juga bisa menekan Ctrl + F9 untuk mengeksekusi program anda. nama ini bisa anda rubah ketika anda mau menyimpannya. anda tinggal mengetikan “exit”. Submenu OS shell Perintah ini digunakan bagi anda yang ingin ke tampilan DOS tetapi tanpa mematikan Turbo Pascalnya. Jika nama program anda sudah ada pada cakram atau folder maka ada verifikasi dari Turbo Pascal untuk penggantian nama. Atau anda juga bisa menekan tombol F2. Submenu New Program yang ada di editor akan dihapus dan program yang akan anda tulis dianggap sebagai program yang baru dengan nama NONAME. Submenu Save [F2] Pilihan ini digunakan untuk menyimpan suatu program yang sudah di edit ke dalam cakram atau folder.Modul TIK . jika nama program itu masih NONAME. Hal ini ditujukan agar kita tidak perlu repotrepot lagi mencarinya di submenu load.PAS maka Turbo Pascal akan menanyakan pada anda. Anda juga bisa menggunakan pilihan Load. Submenu Directory pilihan ini digunakan untuk menampilkan direktori dan nama-nama file yang anda inginkan. Submenu Change Dir Pilihan yang satu ini digunakan untuk menampilkan direktori yang sedang digunakan dan juga bisa digunakan untuk mengganti nama direktori yang baru. perintah ini digunakan untuk keluar dari Turbo Pascal dan kembali ke prompt DOS.PAS. untuk kembali lagi ke Turbo Pascal. BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 8 . tetapi biasanya ketika anda sedang membuat suatu program atau mengedit suatu program perintah ini tidak dapat dijalankan karena kurangnya kapasitas memory.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Pilihan yang satu ini digunakan untuk mengambil salah satu dari beberapa buah program yang sebelumnya telah dimuat ke dalam jendela Edit.

maka eksekusi akan dilanjutkan sampai statement yang bersifat executable. Pilihan ini sangat berguna jika terdapat beberapa program yang secara fisik terpisah tetapi secara logikanya merupakan suatu kesatuan. tetapi tidak merubah nilai-nilai perubah. jika tidak maka file yang terakhir yang sedang dimuat di editor akan dikompilasi. Submenu Go to Cursor [F4] Pilihan ini digunakan untuk memulai / melanjutkan eksekusi program dimulai dari posisi saat eksekusi dimulai sampai tempat kursor berada. Sekaligus juga akan memuat berkas-berkas atau unit Include jika dimungkinkan. seperti spasi atau baris komentar. Jika kursor berada pada statement yang bersifat executable. Pilihan ini sangat berguna jika anda ingin menjalankan pilihan File / OS shell. Pilihan ini sekaligus membebaskan pengingat yang telah dialokasikan dan menutup semua berkas. Menu Compile [Alt + F9] Perintah ini digunakan untuk mengkompile program atau bisa juga kita bilang kalau program yang telah kita buat tadi dengan bahasa pascal di terjemahkan kedalam bahasa komputer agar si komputer ini mengerti apa-apa saja perintah kita. Submenu Step Over Step over ini memiliki cara kerja yang hampir sama dengan Trace Into. jika file yang primer telah diberi nama. Submenu Trace Into [F7] Perintah ini digunakan untuk mengeksekusi baris berikutnya. jika ada pemanggilan ke suatu subrutin. Submenu Make Pilihan ini digunakan untuk mengaktifkan perintah make. Submenu Build BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 9 . Submenu User screen [Alt + F5] Pada umumnya perintah ini digunakan untuk melihat hasil dari program yang telah compile dan kita run. maka pelacakan akan dimulai dari statement pertama dari subrutin tersebut. hanya saja jika statement adalah sebuah prosedur atau fungsi.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Submenu Program Reset [Ctrl + F2] Pilihan ini digunakan untuk memberitahukan Turbo Pascal bahwa anda selesai dengan pembetulan-pembetulan dan menginisialisasi debugger untuk operasi yang lain. Perintah ini juga digunakan oleh File / OS shell. Pada tampilan ini IDE [Integrated Debugger Environment] berpindah-pindah pada saat anda menjalankan dan mendebug program.. maka keseluruhan subrutin akan dikerjakan sekaligus dan debugger akan berhenti pada statement sesudah pemanggilan ke subrutin. maka file ini akan dikompilasi.Modul TIK .

contohnya pengecekan batas [Range checking] adalah sama dengan {$R}. ukuran file .EXE atau . Submenu Destination [Memory] Perintah ini secara umumnya hanya berfungsi untuk memilih apakah hasil kompilasi akan disimpan dalam cakram atau folder sebagai file yang bertipe . jika anda kembali ke IDE. Jika anda terlanjur memindahkan kursor sembarangan maka anda bisa memindahkan kembali kursor ke tempat kesalahan dengan menekan Ctrl + Q + W.TPU dalam byte dan data Menu Options Pilihan pada menu yang satu ini berfungsi mengkonfigurasi untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas-fasilitas pada turbo pascal.EXE atau hanya di pengingat utama yang akan hilang pada saat anda keluar dari Turbo Pascal. turbo pascal akan menempatkan kursor pada baris dimana terjadi kesalahan. Pilihan ini sama dengan petunjuk kompiler {$R}.PAS akan dikompilasi pada saat make [F9] atau build [Alt + C + B] diaktifkan.PAS yang sedang anda gunakan. sekarang saya akan coba jelaskan satu persatu agar lebih jelas dari masing-masing penggunaan ini. Jika dihidupkan. kompiler akan membangkitkan kode yang akan mencek batas index pada array dan string dan juga nilai yang dihasilkan dalam suatu statement pemberian. Lokasi kesalahan dinyatakan dengan format seg:off. Submenu Find Error Dari namanya anda pasti sudah tahu. perintah ini digunakan untuk menampilkan jendela informasi dari program . pengecekan tumpukan dll. seperti yang anda lihat pada gambar di atas. hanya saja perintah build ini sifatnya bebas. Jika dihidupkan pada saat terjadi kesalahan operasi I/O proses akan langsung BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 10 . Submenu Get info Tidak salah lagi. Submenu Primary File Perintah ini digunakan untuk menyatakan bahwa file . Submenu Compiler Pilihan ini didalamnya pun masih banyak perintah yang lainnya seperti pengecekan batas. Range checking [Off]: Perintah ini digunakan untuk menghidupkan atau mematikan pengecekan batas. termasuk ukuran kode sumber [dalam sumber dan baris].Modul TIK . Stack checking [On]: Digunakan untuk menghidupkan atau mematikan pengecekan kesalahan operasi I/O. yah perintah ini digunakan untuk menentukan lokasi kesalahan pada saat program dijalankan [run time error]. sedangkan perintah make hanya akan mengkompilasi file-file selain file yang digunakan.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Perintah ini mirip dengan perintah make. misalnya 2BE0:FFD4.

Overlay Allowed [Off] : Mengaktifkan atau menonaktifkan pembakitan kode Overlay. Memory sizes: Digunakan untuk mengkonfigurasi peta pengingat. Pilihan sama dengan penunjuk kompiler {$V}.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang dihentikan. Allign Data [Word] : Digunakan untuk mengatur cara penyimpanan perubah dan konstanta bertipe dari byte ke word atau sebaliknya. Model pemanggilan bisa secara far atau near. Pilihan ini sama dengan penunjuk kompiler {$I}.Modul TIK . Numeric Processing [Software] : Digunakan untuk memilih pembangkitn kode operasi titik mengambang [floating point] yang didukung oleh Turbo Pascal. BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 11 . Pilihan ini sama dengan penunjuk kompiler {$O}. Force far calls [Off]: Digunakan untuk memilih model pemanggilan terhadap prosedur atau fungsi yang telah dikompilasi. kode kesalahan akan tersimpan dalam fungsi IO Result. Low Heap limit: ukuran heap minimum standart adalah 0 K. Jika dimatikan. Local Symbol [On] : Digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan symbol informasi local. Pilihan ini sama dengan penunjuk kompiler {$D}. Stack Size: ukuran segmen tumpukan maksimum 64 K dengan standart 16 K. Var string checking [Strict] : Digunakan untuk mengendalikan cara pengecekan data string yang digunakan sebagai parameter berubah. pilihan ini sama dengan penunjuk kompiler {$E} Debug Information [On] : Digunakan untuk membangkitkan atau tidak membangkitkan informasi pada saat didalam program terjadi kesalahan. Pilihan ini juga sama dengan penunjuk kompiler {$N} Emulation [On] : Mengaktifkan atau menonaktifkan linking dengan run – time yang mengemulasikan ke prosessor numeric 8087. Pilihan ini sama dengan penunjuk kompiler {$F}. Pilihan ini sama dengan penunjuk kompiler {$B}. Dengan penunjuk kompiler{$M}. Pilihan ini sama dengan penunjuk kompiler {$A}. Conditional defines: Digunakan untuk menyatakan penunjuk kompiler berkondisi. Boolean Evaluation [Short Circuit] : Digunakan untuk memilih pembangkitan kode pada saat operasi logika [operasi Boolean] dijalankan.

Pilihan ini hanya bisa diaktifkan jika perangkat kerasnya mendukung. semua nama-nama symbol dan alamatnya dan titik masukkan program. Zoom Windows [Off] : Jika di On kan maka. Backup Files [On] : Secara standard. Watch. Berkas peta akan ditempatkan dalam direktori . Submenu Environment Pilihan ini digunakan untuk memberitahukan Turbo Pascal dimana bisa ditemukan berkas yang akan dikompilasi. di link dengan dilengkapi dengan menu-menu pertolongan. Submenu Linker Pilihan ini digunakan untuk mengatur konfigurasi built in linker. turbo pascal akan membangkitkan berkas backup pada saat anda menyimpan berkas. dan Output akan diperluas sampai satu layar penuh. BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 12 . Screen Size [25 line] : Digunakan untuk memilih ukuran layar. Awal dan Akhir segment dan kelasnya]. Ukuran yang diperbolehkan adalah 2 sampai 16 dengan defaultnya 8. informasi symbol dan titik masukkan program dan nomor barisnya dan tabel-tabel modul. Detailed : segement. Ukuran. Dengan standard 25 baris. Jendela Edit. Map File [Off] : Menentukan berapa banyak informasi dalam berkas peta map yang akan dihasilkan.BAK Tab Size [2] : Digunakan untuk mengatur ukuran Tab pada editor. 43 baris [EGA] atau 50 baris [VGA].Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang High Heap limit: ukuran heap maksimum adalah 655360 byte.Modul TIK . Public : Informasi segment. Config Auto Save [Off] : Digunakan untuk mencegah kehilangan setting komfigurasi yang telah anda lakukan.EXE dengan akhiran . Yang biasa kita lihat dengan .MAP Segment : Informasi segment [Nama. Edit Auto Save [Off] : Digunakan untuk mencegah kehilangan berkas yang disebabkan oleh penyimpanan otomatis pada saat anda menggunakan Run / Step Over atau Run / Run.

EXE & TPU directory : Digunakan untuk menyimpan berkas . Current pick file : Digunakan untuk menunjukkan nama dan lokasi pick file.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Submenu Directories Pilihan menu ini digunakan untuk menunjukkan kepada Turbo Pascal lokasi setiap direktori yang diperlukan.OBJ]. Pick file name : Digunakan untuk menentukan nama dan lokasi pick file.TPU. menunjukan nilai perubah / ungkapan saat itu an memungkinkan anda untuk memberikan nilai yang baru untuk sembarang perubah.Modul TIK . Environment. Submenu Save Option Digunakan untuk menyimpan semua pengaturan dalam menu Compiler. Submenu Parameters Digunakan untuk memberikan parameter baris perintah [Command Line parameters] pada program-program yang akan dijalankan.EXE dan . jika ada. Submenu Evaluate [Ctrl + F4] : Dengan pilihan ini anda akan dibawa ke suatu jendela dengan 3 kotak yang memungkinkan anda untuk menuliskan sembarang nama perubah / ungkapan. Turbo directory : Digunakan untuk menemukan berkas konfigurasi [. mencari letak suatu fungsi atau prosedur dan lain-lain. Submenu Call Stack [Ctrl + F3] : BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 13 . Unit Directories : Digunakan untuk memberitahu TP dimana berkas-berkas unit berada. Object Directories : Digunakan untuk menentukan direktori yang berisi berkas [.HLP]. dan Directories dalam berkas konfigurasi [standardnya adalah TURBO. Menu Debug Pilihan-pilihan yang ada dalam menu ini terutama digunakan untuk melacak nilai-nilai perubah.TP] Submenu Retrieve Options Digunakan untuk memuat berkas konfigurasi yang sebelumnya disimpan dengan pilihan save.TP] dan berkas pertolongan [Turbo. Include Directories : Digunakan untuk menentukan direktori yang berisi Include File.

Submenu Display Swapping [Smart] Penampilan pada layar bisa dipilih salah satu dari 3 pilihan. perubah atau ungkapan kedalam jendela watch. terutama jika program anda merusak tampilan yang sudah ada dalam layar. • Never : pilihan ini akan memberitahukan debugger untuk tidak melakukan pemindahan layar. Submenu Refresh Display : Pilihan ini digunakan untuk memanggil kembali layar IDE. • Smart : debugger akan melihat kode yang sedang dieksekusi untuk melihat apakah perlu menampilkan hasilnya ke layar. Submenu Delete Watch : Untuk menghapus ungkapan dalam jendela Watch pada saat jendela ini terlihat. debugging dilakukan menggunakan IDE. Submenu Edit Watch : Pilihan ini akan membawa posisi watch ke kotak input sehingga anda bisa mengubahnya.EXE untuk digunakan oleh Turbo Debugger. Submenu Remove All Watches : Menghapus semua rinci dalam jendela watch sekaligus memperkecil ukurannya sampai minimum. • Always : pilihan ini akan menyebabkan layar dipindah setiap kali suatu statement dieksekusi. Submenu Stand Alone Debugging [Off] Jika diset Off. Hal ini perlu.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Pada saat anda melakukan debugging. Submenu Toggle Breakpoints [Ctrl + F8]: BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 14 . Submenu Integrated Debugging [On] Jika dipilih On. dan compile / destination dipilih ke Disk debug information akan ditambahkan ke dalam berkas . Menu Break / Watch Submenu Add Watch [Ctrl + F7] : Digunakan untuk menambahkan rinci data. suatu jendela yang menunjukan daftar pemanggil prosedur dan fungsi akan terlihat. Submenu Find Procedure : Memungkinkan anda untuk menuliskan nama prosedur dan fungsi dan kemudian mencari dalam program yang sedang anda aktifkan.Modul TIK . Always atau Never. Smart.

Perintah Dasar untuk Menggerakkan Kursor Tombol Ctrl + S atau panah kiri Ctrl + D atau panah kanan Ctrl + A atau Ctrl + panah kiri Ctrl + F atau Ctrl + panah kanan Ctrl + E atau panah naik Ctrl + X atau panah turun Ctrl + W Ctrl + Z Ctrl + R atau PgUp Ctrl + C atau PgDown Fungsi Bergerak ke kiri satu karakter Bergerak ke kanan satu karakter Bergerak ke kiri satu kata Bergerak ke kanan satu kata Bergerak ke atas satu baris Bergerak ke baah satu baris Memutar layar ke atas Memutar layar kebawah Kehalaman sebelumnya Kehalaman berikutnya Perintah Kursor Tambahan Tombol Ctrl + U Ctrl + O + I atau Ctrl + Q + I Ctrl + P Ctrl + K + D atau Ctrl + K + Q Ctrl + Q + F Ctrl + Q + A Ctrl + Qn Ctrl + Q + W Ctrl + O + O F10 Ctrl + F1 F3 Ctrl + O + F Ctrl + Q + [ Ctrl + Q + ] Fungsi Membatalkan kegiatan Meng – On atau meng – Off kan autoindent Awal karakter kendali Keluar dari editor tanpa menyimpan Mencari kata Mencari kata dan menggantinya Mencari penanda tempat Menuju ke posisi kesalahan Menyisipkan penunjuk kompiler Mengaktifkan menu utama Pertolongan bahasa Memuat berkas Mengisi On / Off secara optimal Pasangan tanda kurung kedepan Pasangan tanda kurung kebelakang BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 15 . Dalam editor breakpoint ditunjukkan dengan highlight text.Modul TIK . Submenu View Next Breakpoint : Digunakan untuk menggerakkan kursor ke posisi breakpoint berikutnya.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang mengatur suatu baris sebagai breakpoint. Submenu Clear All Breakpoints: Menghapus semua breakpoint yang telah diset.

Modul TIK . lebih baik kita langsung saja praktekan. disini saya akan memberikan contoh yang paling mudah yaitu mengkopi blok Tampilan sebelum suatu blok dipilih BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 16 .Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Ctrl + L Ctrl + Q + L Ctrl + K + S atau F2 Ctrl + Kn Ctrl + I atau Tab Ctrl + O + T atau Ctrl + Q + T Ctrl + O + U Tombol-Tombol Kendali Operasi Blok Tombol Ctrl + K + Y Ctrl + K + V Ctrl + K + C Ctrl + K + W Ctrl + K + H Ctrl + K + R Ctrl + K + T Ctrl + K + P Ctrl + K + I Ctrl + K + U Mengulang pencarian terakhir Menyimpan kembali baris Menyimpan dan meneruskan Mengatur penanda tempat Tab Mode Tab Unindent On / Off Fungsi Menghapus blok Memindah blok ke tempat lain Membuat duplikat blok Meyimpan blok ke dalam cakram Menyembunyikan atau menampilkan blok Membaca blok dari cakram untuk digabung di merge Menandai satu kata Mencetak satu blok Mengident blok Mengunident blok Untuk lebih jelasnya tentang pengoperasian blok diatas.

GERAK sampai end [8 baris] akan dipilih sebagai blok. tempatkanlah kursor dimana blok tersebut akan dikopi. maka tampilan akan berubah menjadi tampilan yang dibawah ini.Modul TIK . caranya sama dengan teknik pengkopian diatas… Tampilan sesudah di kopi BAB 2 Dasar-Dasar Turbo Pascal 17 . Begitu juga dengan perintah blok yang lain. Maka kita letakkan kursor kita di huruf p di kata procedure dan kita tekan Ctrl + K + B. Tampilan setelah diblok Untuk mengkopi blok.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Procedure FLU. kemudian kursor dipindahkan ke tempat di sebelah kanan d dari kata end dan kita tekan Ctrl + K + K. Kemudian tekanlah Ctrl + K + C maka blok akan dikopi.

Sintaks : Read/Readln(x).].]) Keterangan : x = variabel. Statemen statemen dalam bahasa Pascal terdiri dari pernyataan yang berupa fungsi dan prosedur yang telah disediakan sebagai perintah standar Turbo Pascal. Akhir dari setiap statemen diakhiri dengan titik koma [. Turbo Pascal masih memiliki tambahan Reserved Word berikut: ABSOLUTE ASSEMBLER () Beberapa Statemen Turbo Pascal Statemen adalah perintah untuk pengerjaan program pascal. Statemen terletak di bagian deklarasi statemen dengan diawali oleh kata cadangan BEGIN dan diakhiri dengan kata cadangan END. (ingat. Dalam bahasa pemrograman Pascal. FAR FORWARD INDEX BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 14 .Modul TIK . # Read/Readln [prosedur]. sekarang anda sudah masuk ke bab statement pemrograman …. sehingga tidak dapat digunakan sebagai pengenal (Identifier). Statemen-statemen yang digunakan untuk input/output. 1. selalu diakhiri dengan titik koma [. Perintah ini digunakan untuk memasukkan [input] data lewat keyboard ke dalam suatu variabel. beberapa Reserved Word dalam Pascal antara lain : AND ASM ARRAY BEGIN CASE CONST DOWNTO ELSE END EXPORTS FILE FOR IN INHERITED INLINE INTERFACE LABEL LIBRARY OF OR PACKED PROCEDURE PROGRAM RECORD REPEAT SET SHL SHR STRING THEN TO TYPE UNIT UNTIL USES VAR WHILE WITH CONSTRUCTOR FUNCTION MOD DESTRUCTOR DIV GOTO IF NIL NOT OBJECT IMPLEMENTATION DO Selain dari Reserved Word di atas.selamat mencoba… Reserved Word Reserved Word adalah kata-kata baku yang digunakan dalam program dan sudah terintergrated dalam pascal dan juga mempunyai bentuk serta kegunaan tertentu yang telah didefinisikan oleh Pascal. Reserved Word tidak boleh didefinisikan kembali oleh pemakai.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Bab 3 Statemen-Statemen pada Pemrograman Pascal Nah.

Digunakan untuk menampilkan isi dari suatu nilai variable di layar. BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 15 . npm : String. Writeln ('masukkan nama dan NPM '). Readln = pada statemen ini posisi kursor akan pindah ke baris selanjutnya setelah di input. Begin Clrscr. Untuk pembacaan sebuah karakter dari keyboard. Readln (nm). Untuk menempatkan posisi kursor pada layar. # ReadKey [fungsi]. Readln (npm). Sintaks: Write/Writeln(x). Write/Writeln= statement ini digunakan untuk mencetak variable ke dalam monitor Contoh : Program input.  [Clear screen] # GotoXY[prosedur]. Keterangan : x = variabel. Var nm : String. End. Tipe data yang dihasilkan adalah char. Statemen-statemen yang digunakan untuk pengaturan letak layar. Uses Crt. Perintah ini digunakan untuk membersihkan layar.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Read = pada statemen ini posisi kursor tidak pindah ke baris selanjutnya. # ClrScr [prosedur]. Bila dijalankan hasilnya adalah: masukkan nama dan NPM -----------------------------nama anda : ( di input ) NPM anda : ( di input ) 2. Sintaks: ReadKey. # Write/Writeln [prosedur]. Writeln ('NPM anda : '). Writeln ('------------------------------'). sintaks: ClrScr. Write ('nama anda : ').Modul TIK .

Write (tunggu sebentar. InsLine. # InsLine [prosedur]. Statemen yang digunakan untuk memanipulasi string.11). # ConCat[fungsi]. Untuk menggabungkan 2 atau beberapa variabel string.Modul TIK . Keterangan : X = sumbu X (posisi horisontal) Y = sumbu Y (posisi vertikal) # DelLine [prosedur]. GotoXY(35.!! Tekan Enter ! 3. Sintaks: InsLine.Writeln (‘I Love Dinda'). Uses Crt. Hasilnya adalah : I Love Dinda Bayi sehatku tunggu sebentar. BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 16 . # Delay [prosedur]. Untuk menghapus sebuah baris pada posisi kursor dan menaikkan baris-baris dibawahnya.13). Var x : Char.12). Read(x).Writeln ('Tekan Enter !'). Sintaks: Delay (MS: Word). Sintaks: DelLine.. Keterangan : variable MS = ukuran waktu dalam milisecond. Untuk menyisipkan sebuah baris pada posisi kursor dan menggeser kebawah tampilan-tampilan baris dibawahnya. Y: Byte). Begin ClrScr. DelLine. End. GotoXY (35.Writeln ('Bayi sehatku').. GotoXY(15. Contoh : Program Layar. Delay (5000). GotoXY(01.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Sintaks: GotoXY(X.10).!!').. Untuk menghentikan sejenak proses program. Delay(1000)..

contoh: ConCat ('ABC'. Keterangan : S = string Length(S) menghasilkan nilai integer. # Delete [prosedur]. Sintaks: Insert (Source. Menghapus sebagian karakter dari sebuah string.s2.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Sintaks: ConCat (s1 [.S).'DEF') { ABCDEF } # Copy [fungsi]. # Pos [fungsi].. Sintaks: Copy (S..sn]: String) : String. BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 17 .var S. Keterangan : Source = sumber string untuk disisipi (string) var S = string tujuan yang akan disisipi oleh string Source (string) Index = posisi mulai (integer). {menghasilkan nilai Byte} Keterangan : Substr = substring yang akan dicari posisinya di dalam sebuah string S. Keterangan : S = sebuah string (string). Merubah nilai numerik ke dalam nilai string. Sintaks: Delete (S.. Memberikan nilai panjang dari suatu string (jumlah karakter dalam string). # Val [prosedur]. # Str [prosedur]. Sintaks: Str (N. Mencari posisi sebuah bagian string (substring) didalam sebuah string. Keterangan : sama dengan statemen Copy. S = data tipe string. Menyisipkan satu atau beberapa karakter ke dalam sebuah string.. Sintaks: Pos (Substr.Count) : String.Count).Index. # Insert [prosedur]. Mengambil satu atau beberapa karakter dari sebuah string.Index). Sintaks: Length (S).Modul TIK .S).Index. # Length [fungsi]. Keterangan : N = data tipe integer. Index = posisi awal kita akan mengambil beberapa karakter (integer) Count = banyaknya karakter yang akan diambil (integer). Bila bernilai 0 berarti nilai string yang dicari tidak ada.

# UpCase [fungsi]. Nilai string harus berisi angka.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Merubah nilai string ke dalam nilai numerik. bila tidak berarti kesalahan dan letak kesalahannya ditunjukkan oleh variabel posisi salah.s. s:= ConCat (a. c='Sehatku'. Memberikan huruf kapital dari argumen. Writeln (h). h:=Copy (s. Uses Crt.7).c). Writeln(s). Delete (s. Begin ClrScr.POS('Sehat'. Contoh : Program Man_String. P = posisi salah.P).s)). h : String. plus atau minus. Writeln (s).N. Keterangan : S = nilai string.6). Writeln ('Panjangnya string S : '. Var s : String. Const a='Dinda'. END. Sintaks: Val (S. l : Integer. b='Bayi '. Hasilnya adalah : DindaBayiSehatku Dinda & Bayi Sehatku Dinda Sehatku Dinda Panjangnya string S : 16 Posisi "Sehat" pada nilai S : 7 BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 18 . maka nilai variabel tsb = 0 (nol). Insert (' & '.5).l). Writeln (s). Writeln ('Posisi "Sehat" pada nilai S : '. Sintaks: UpCase (S). Jika benar.7.1.Modul TIK . Keterangan : S = variabel bertipe karakter. l:= Length(s). N = nilai real.b.

# Ln [fungsi]. Digunakan untuk menghitung nilai akar dari suatu bilangan. Sintaks: Exp (x). Dan hasilnya akan sama dengan tipe dari x. # Sin [fungsi]. Sintaks: ArcTan (x). yaitu sebesar x. # Exp [fungsi]. Menghitung nilai pangkat dari bilangan e (bilangan alam). BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 19 . Untuk mendapatkan nilai pecahan dari suatu bilangan. Memberikan nilai dari fungsi Cosinus. x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasilkan nilai bertipe real. Memberikan nilai integer (bilangan bulat) dari suatu variabel dengan membuang bilangan di belakang koma. # Sqr [fungsi]. Tipe dari x bisa berupa real maupun integer. Sintaks: Ln (x). # Cos [fungsi]. # Sqrt (fungsi). Memberikan nilai dari fungsi Sinus. # Frac [fungsi]. Tipe dari x sama seperti yang diatas. Digunakan untuk menghitung nilai logaritma alam (natural logarithm) dari nilai x. Sintaks: Int (X). dimana x dapat bertipe real atau integer dan akan menghasilkan nilai bertipe real. # Abs [fungsi]. Digunakan untuk menghitung nilai pangkat kuadrat dari suatu bilangan. # ArcTan[fungsi]. Memberikan nilai dari fungsi arctangent dari perhitungan goniometri. Memberikan nilai mutlak dari suatu argumen. Sintaks: Cos (x). Sintaks: Sqr (x). Sintaks: Frac (x).Modul TIK . Statemen-statemen untuk perhitungan aritmatik.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang 4. # Int [fungsi]. Sintaks: ABS(x). Sintaks: Sin (x).

Keterangan : x bertipe byte BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 20 . End. Writeln('.Sin(x):9:3).Cos. If x <0 Then x:=Abs (x).5 Nilai X = 2.x:5:2). Write('Nilai X jika dimasukkan dalam ').SQRT(x):9:3).EXP(x):9:3). Writeln ('Nilai fraksionalnya = '.Cosinus = -0.Sinus = '.Cosinus = '. Writeln('Nilai X = '.Cos. Writeln('. Write('Masukkan nilai dari X = ').Tangen: ').801 . Statemen-statemen untuk transfer nilai dari suatu variabel.SQRT(x):9:3).LN(x):9:3).190 5.250 Nilai X diakarkan = 1. Begin Clrscr. Writeln ('Nilai X diakarkan = '.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Sintaks: Sqrt (x). Writeln ('Nilai X dipangkatkan = '. Var x : Real. # Chr [fungsi].Cos(x):9:3). Writeln('. Merubah nilai dari byte ke bentuk karakter yang sesuai dengan kode ASCII.Tangen = '. Sintaks: Chr (x).ArcTan(x):9:3).Modul TIK .196 Nilai integernya = 2.FRAC(x):5:2).50 Nilai eksponensialnya = 12.Sinus = 0.INT(x):5:2).Tangen: .581 Nilai X jika dimasukkan dalam fungsi Sin. Readln (x).Tangen = 1. Writeln ('Nilai integernya = '.50 Nilai X dipangkatkan = 6. Writeln ('Nilai logaritma alamnya = '.598 . Hasilnya : masukkan nilai dari X = -2.00 Nilai fraksionalnya = 0. Contoh : Program Aritmatik. Writeln('fungsi Sin. Writeln ('Nilai eksponentialnya = '.182 Nilai logarima alamnya = 0. Uses Crt.

hasilnya : 20/3 dibulatkan kebawah = 6 6. {i >=1} BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 21 . Mengurangi (decrements) nilai suatu variabel.Modul TIK . Sintaks: Pred (x). # Succ [fungsi]. contoh : Writeln('20/3 dibulatkan kebawah = '. hasilnya : a # Ord [fungsi]. Sintaks: Ord (x).5 maka dibulatkan kebawah. Merubah nilai suatu variabel dari bentuk karakter ke bentuk longint. Keteranagn : x bertipe char contoh : Writeln(Ord ('B')). Sintaks: Round (x).Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang contoh : Writeln (Chr (61)). hasilnya : 42 # Round [fungsi]. # Pred [fungsi]. Statemen-statemen untuk memanipulasi data.i). {i >= 1} # Dec [fungsi].i). Sintaks: Succ (x).Round(10/3)). Menambah (increments) nilai suatu variabel.5 maka dibulatkan keatas. Jika nilai pecahan > 0. Membulatkan data tipe real ke data tipe longint. contoh : Writeln('10/3 dibulatkan = '. Sintaks: DEC(x. hasilnya : 10/3 dibulatkan = 3 # TRUNC [fungsi]. Membulatkan kebawah data tipe real ke data tipe longint. # Inc[fungsi].Trunc (20/3)). Keterangan : Jika nilai pecahan < 0. Sintaks: Trunc (x). Memberikan nilai sebelum nilai argumen dalam urutannya dalam ASCII. Memberikan nilai sesudah nilai argumen dalam urutannya dalam ASCII. Sintaks: Inc (x.

While Urutanhr < hr7 DO Begin urutanhr := Succ(urutanhr).hr3.'Jumat'.' adalah ').'Rabu'. Sintaks: TextColor (color : Byte).Modul TIK . Type hari = (hr0. hasilnya adalah : Daftar Nama Hari hari ke 1 adalah Senin hari ke 2 adalah Selasa hari ke 3 adalah Rabu hari ke 4 adalah Kamis hari ke 5 adalah Jumat hari ke 6 adalah Sabtu hari ke 7 adalah Minggu 7.hr6.suara dan window).hr5.hr1.hr7) Var urutanhr : hari.'Sabtu'. Untuk mengatur warna dari karakter-karakter di layar. Catatan : untuk pilihan warna lihat pada buku Turbo Pascal yang anda miliki. End. Uses Crt. urutanhr := hr0.hr4. # TextColor [prosedur]. Const namahr : Array [hr1. Begin Writeln('Daftar Nama Hari).Ord(Urutanhr):2.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Contoh : Progam Man_Data.hr2. End.'Minggu').hr7] of String [6]= ('Senin'.'Kamis'. Statemen-statemen tambahan (warna..'Selasa'. Daftar TextColor : (2) (5) (8) --> --> --> Hijau Muda Ungu Tua Biru Tua (3) (6) (9) --> --> --> Hijau pupus Kuning Biru Cerah Ungu Cerah Hitam (4) (7) --> Merah --> Putih (10) --> Hijau Muda (14) --> Kuning Muda (12) --> (15) --> Merah Muda (13) --> Ungu Pupus (16) --> Daftar TextColor dengan Blink : BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 22 . Write('hari ke '. Writeln(namahr[urutanhr]).

x1. Default = C80 BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 23 . # TextMode [prosedur]. Untuk membuat suatu jendela (window) yang terletak pada layar. Untuk mengatur lebar layar.x2 = kordinat kiri atas dengan nilai maksimal sesuai dengan mode layar. # Window [prosedur]. 80 kolom atau 40 kolom. Sintaks: TextMode(Mode: Byte). Sintaks: Window (x1.x2.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang (17) --> Biru Tua (18) --> Hijau Muda (19) --> Hijau Pupus (20) --> Merah (21) --> Ungu Tua # TextBackGround [prosedur].y2 = kordinat kanan bawah dengan nilai maksimal sesuai dengan mode layar. Sintaks: TextBackGround (Color : Byte).y1.Modul TIK .y2 : Byte). Untuk mengatur warna latar belakang dari karakter-karakter di layar. y1.

8. NoSound. Mencari nilai Sinus. End. gunakan statemen NoSound.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang # Sound [prosedur]. dan Sound untuk memperindah tampilan.Modul TIK . dan terletak pada tengah-tengah layar. Menghitung Luas dan Keliling segitiga sembarang yang diketahui ke tiga sisinya. Sebagai Latihan dari teori-teori yang sudah anda pelajari diatas. 7. Tampilkan tulisan 'I Love Dinda‟ di dalam window pada pojok kanan atas dengan ukuran window sama dengan tulisan tersebut. Writeln('Bayi Sehatku'). Writeln('I Love Dinda'). Menghitung Luas dan Keliling lingkaran. dan Tangen dengan sudut diinput. Cosinus. TextColor. Begin ClrScr. Window (5.5. Textbackground. Contoh : Program Layar2.75). Nilai pecahan tersebut dibulatkan sampai 3 angka dibelakang koma (.7).7). Soal I Buatlah program dibawah ini dengan tampilan menggunakan perintah Window. GotoXY(10. Untuk mengnonaktifkannya. Mencari nilai bulat dan pecahan dari suatu nilai yang dimasukkan melalui keyboard (diinput). Mencari akar dan kuadrat dari suatu nilai (nilai diinput). 1. 5. Blink TextColor. Untuk mengaktifkan suara (beep) pada internal speaker. 3. GotoXY(11. --> anda juga bisa menggunakan angka (4) TextColor(Yellow). 4. Sound (220). Tampilkan nama dan NPM anda di dalam window. TextBackGround(Red). Soal Latihan 1. 6. Uses Crt. Mengubah derajat temperatur. Sintaks: Sound (Hz : word).). BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 24 . dengan jari-jari diketahui (diinput).20. GotoXY. dari derajat Celcius ke derajat Fahreinheit dan Reamur (derajat Celcius diinput) 2. --> ). coba anda kerjakan soalsoal dibawah ini (Good Luck….

Buatlah program untuk menampilkan window secara acak dengan warna yang berbeda.Modul TIK . Soal III 1. Window yang kedua untuk hasil dari program (output). 3.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang 2. Setiap kata yang diinput harus berada didalam window yang dan hasilnya berada pada window yang berbeda pula. Soal II Buatlah program pada soal jenis I (no. 2. 1-6) dengan tampilan menggunakan 2 window. Window yang pertama digunakan untuk nilai yang diinput. BAB 2 Statemen-statemen pada Pemrograman Pascal 25 . Buatlah program untuk menggabungkan buah kata yang diinput.

# Perulangan For.1.Then 4. 3. Statement If . Tujuan perulangan disini adalah untuk mengulang statement atau blok statement berulang kali sesuai sejumlah yang ditentukan pemakai. Statement Case – Of . termasuk didalamnya : 1.Else 4. Perulangan dengan statemen For digunakan untuk mengulang statemen atau suatu blok statemen berulang kali. 2.Else Materi # Bentuk – bentuk Perulangan Dalam hampir setiap program yang kompleks mutlak memerlukan suatu perulangan dan percabangan. Memberikan Penjelasan dan contoh mengenai struktur perulangan dengan statement While – Do termasuk didalamnya penjelasan menge nai While-Do tersarang (nested While-Do). Pengertian dan contoh perulangan tersarang (Nested Loop). Pengertian dan contoh perulangan statement For Positif. Bab 4 Array 37 .Modul TIK .2. 1.1. 4. 1.3.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Bab 4 Bentuk Perulangan & Penyeleksian Kondisi Wah gak terasa kita sudah nyampe di bab perulangan & kondisi ……selamat mencoba.3. Tujuan : 1. Statement If – Then . Pengertian dan contoh perulangan statement For Negatif.2.5. Statement If tersarang (Nested IF) 4.Of 4. Perulangan dengan statemen For dapat berupa perunlangan positif dan perulangan negatif.4. Dalam materi ini akan memberikan gambaran konsep dasar dari pengertian diatas. # Perulangan For positif contoh : perulangan positif untuk satu statement : Uses Crt. Statement Case . Memberikan penjelasan dan contoh mengenai penyeleksian kondisi dengan : 4. Memberikan penjelasan dan contoh mengenai perulangan dengan Statement Repeat-Until termasuk di dalamnya penjelasan mengenai Repeat –Until tersarang . Memberikan penjelasan mengenai struktur perulangan dengan statement For.

Var a. END. Begin For i := 1 To 5 Do Writeln ('I Love Dinda’). End. Begin For i:= 1 To 10 Do Begin Writeln ('I Love Dinda'). Var i : Integer. # Contoh dengan menggunakan blok statement: cara penulisannya dengan pada awal blok diawali dengan Begin dan pada akhir blok diakhiri dengan End. Maka bila program diatas dicompile hasilnya : I Love Dinda I Love Dinda I Love Dinda I Love Dinda I Love Dinda Penjelasan : Berati statemen I Love Dinda akan diulang sebanyak 5 kali yaitu dengan menghitung nilai i dari i ke 1 sampai nilai i terakhir yaitu i ke 5.Modul TIK .c : Integer. { blok statement } End. Begin Bab 4 Array 38 . tapi yang harus diingat disini untuk penggunaan blok pada perulangan For biasanya mempunyai banyak statement [lebih dari 1 statement] # Contoh 3 : Penggunaan perulangan For dalam blok statement untuk membuat tabel Uses Crt. Hasil yang akan didapat akan sama dengan contoh yang pertama.b.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Var i : Integer. bagi : Real. Uses Crt.

Writeln('----------------------------------------------').000 0. Writeln(a:4. End. bagi := 1/a.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Writeln('----------------------------------------------').100 ---------------------------------------------- # Perulangan For negatif Perulangan negatif adalah perulangan dengan menghitung (counter) dari besar ke kecil.500 0. Begin For i := 10 DownTo 1 Do Write (i:3). c:=a*a*a. maka hasilnya : ---------------------------------------------a a*a a*a*a 1/a ---------------------------------------------1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 4 9 16 25 36 49 64 81 100 1 8 27 64 125 216 343 512 729 1000 1.250 0.333 0. Var i : Integer. For a := 1 To 10 Do Begin b:= a*a. Writeln ('----------------------------------------------').c:10.Modul TIK . End.167 0.d:10.bagi:12:3). Hasil : 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 # Perulangan For tersarang Bab 4 Array 39 .111 0. Writeln(' a a*a a*a*a 1/a '). End.143 0.125 0. Statement yang digunakan adalah For-DownTo-Do contoh : Uses Crt.200 0.

b:2). Hasil : 1112 2122 3132 # Perulangan While . mengerjakan perulangan yang lebih dalam lagi mulai dari nilai awalnya dan seterusnya. Contoh : Var a.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Perulangan For tersarang adalah perulangan For yang berada pada perulangan yang lainnya. Begin For a := 1 To 3 Do Begin For b := 1 To 2 Do Write (a :4. End. kemudian perulangan yang lebih luar baru akan bertambah. Writeln. Hasilnya : 01234 # Perulangan While – Do tersarang Perulangan While – Do tersarang (nested While . Var i : Integer.b : Integer. While < 5 do Begin Write (i:3). sehingga program dapat menentukan tindakan apa yang harus dikerjakan. Perulangan yang lebih dalam akan diproses terlebih dahulu sampai habis. Contoh : Uses Crt. End. Perulangan While – Do tidak dilakukan jika kondisi tidak terpenuhi.Do Penyeleksian kondisi digunakan untuk agar program dapat menyeleksi kondisi. Inc (i). { sama dengan i:=i+1 } End.Do) merupakan perulangan While – Do yang satu di dalam perulangan While – Do yang lainnya. End. Contoh : Uses Crt. Begin i := 0. Bab 4 Array 40 .Modul TIK . tergantung dari kondisi yang diseleksi tersebut.

a:= 1.c : Real. Sintak dari statement ini adalah : Contoh : Var i : Integer. End. End. Repeat { perulangan luar } Bab 4 Array 41 . b:=1. Writeln(' sisi A sisi B Sisi C '). Readln. While b < 3 Do{ loop selama b masih lebih kecil dari 3 } Begin Write (a:3. Begin i:=0. Repeat i:= i+1.Until yang satu berada didalam perulangan Repeat – Until yang lainnya. Begin ClrScr. Contoh : Var a.Until. Writeln (' ======================================='). End. Writeln (i). End. b : Integer.b:2). Until i=5. While a < 4 Do{ loop selama a masih lebih kecil dari 4 } Begin a := a+1.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Var a. Begin Writeln('========================================'). Repeat – Until digunakan untuk mengulang statement-statemen atau blok statement sampai (Until) kondisi yang diseleksi di Until tidak terpenuhi. b:=b+1.Modul TIK . a:=1. # Perulangan Repeat . hasil : 1 2 3 4 5 # Repeat – Until tersarang Repeat – Until tersarang adalah suatu perulangan Repeat .b.

c:9:2).b:2). Bila kondisi yang diseleksi terpenuhi. Misalnya : If Pilihan = 2 Then Begin { jika kondisi terpenuhi.. b:=b+5. maka yang akan diproses statement berikutnya. Begin Write ('Jumlah Nilai :'). Writeln (a:6:2. End... Var Nilai : Real.. b := 0. . Until a>3. Bab 4 Array 42 . { berhenti jika a lebih besar dari 3 untuk perulangan luar } Writeln(' ======================================='). yaitu jika pilhan tidak sama dengan 2} Begin . Readln (nilai). Yaitu jika pilihan = 2 } . End.. sebaliknya bila kondisi tidak terpenuhi.. End Else { jika kondisi tidak terpenuhi. Contoh Program : Uses Crt.Then Bentuk struktur If – Then adalah sebagai berikut : If Kondisi Then Statement Ungkapan adalah kondisi yang diseleksi oleh statement If. maka statement yang mengikuti Then akan diproses.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang a := a+1... { Pemasukan data } If nilai > 60 Then { seleksi kondisi variabel nilai } Writeln('Lulus') { Dilaksanakan jika nilai lebih besar dari 60 } Else Writeln('Tidak lulus').Modul TIK ..... End. While b < 3 Do{ loop selama b masih lebih kecil dari 3 } Begin Write (a:3. End.. End. Until b>25. .. { berhenti jika b lebih besar dari 5 untuk perulangan dalam } a:=a+1. # Percabangan # If .. Readln.. b:9:2..... b:=b+1. { Dilaksanakan jika variabel nilai lebih kecil dari 60 } End. Repeat{ perulangan dalam } c:=Sqrt (a*a+b*b)...

Bentuk struktur dari Case . atau If Kondisi1 Then Begin IF kondisi2 Then statemen1 Else statemen2 End. Case nil Of 'A': Writeln ('Sangat Baik’).. Case – Label n . Program nilai. Statement 3.. Var nil : Char . Statement yang mempunyai case label yang bernilai sama dengan case label yang bernilai sama dengan nilai selector akan diproses sedang statemen yang lainya tidak. Statement 4... End . Case – Label 2. . Statement 1. 'D': Writeln('Kurang'). 'B': Writeln('Baik’).. Case – Label 4.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Hasil : Jika kita Memasukan 40 pada varibel nilai. Bab 4 Array 43 . range dari konstanta yang bukan bertipe real.Of Struktur Case – Of mempunyai suatu ungkapan logika yang disebut dengan selector dan sejumlah statemen yang diawali dengan suatu label permasalahan (case label) yang mempunyai tipe sama dengan selector.Modul TIK .. Contoh program . Begin Write ('Nilai Numerik yang didapat :'). Case – Label 3.. Readln (nil). .. { end dari case } Daftar Case label dapat berupa konstanta. # If tersarang (nested If) Struktur If tersarang merupakan bentuk dari suatu statement If berada di dalam lingkungan statemen If yang lainya. Statement 2.. # Case . Statement n .Of: Case Variabel Kondisi Of Case – Label 1. Maka program diatas akan mencetak Tidak lulus. 'C': Writeln('Cukup')...... 'E': Writeln('Sangat Kurang'). Bentuk statement If tersarang sebagai berikut : If kodisi1 Then If kondisi2 Then statemen1 Else statemen2.

End.5). GotoXY(10.bar jum tl : Array [1.5). : Array [1. Write ('Nilai 2'). GotoXY(47. Write ('Abjad’). Write('Nama :'). Readln (nama[i]). : Char.5+i). Write ('NPM'). Write('Nilai 1 :').5).Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang End. Readln(nil 2[i]). { proses Cetak isi array dan seleksi kondisi } bar := 7. Write ('Nilai 1'). GotoXY(9. For i:= 1 To n Do Begin Bab 4 Array 44 .7+i). End. : Real.10] Of String [8]. GotoXY(10. { proses data dalam array } ClrScr.6). GotoXY(5. Write ('Rata'). Readln (n). Uses Crt. GotoXY(5. Begin ClrScr.4).Modul TIK . Realdn(nil 1[i]). Readln (npm[i]).i:2).nil2 npm nama n. GotoXY(30. GotoXY(10. {Array dgn Type subjangkauan} : Array [1. Write('NPM :').5).10] Of String [15].i. GotoXY(34. Write ('Nama'). GotoXY(54. For i:= 1 To n Do Begin ClrScr.8+i).10] Of 0.. Write(Garis).5). Write('Nilai 2 :').. GotoXY(10. GotoXY(41. Program Pemakaian_Array_Untuk_10_data_dengan_menggunakan_For.4+1). Write ('No'). Var nil1.6+i). GotoXY(5. Write (Garis). Program input data dengan array.100. hasil : Nilai Numerik yang didapat : B  Input Baik Contoh Listing Program untuk Dicoba 1.. Write('Data Ke-:'..5). GotoXY(18. : Integer. { pemasukan data dalam array } Write ('Mau Isi Berapa Data:'). Const garis='------------------------------------------------------'.5).

Writeln (tl). GotoXY(28.bar). Uses Crt. GotoYX(34. Writeln (jum:5:1). For i := 1 To 9 Do Begin TextBackGround(white).38+i*4. TextColor(black). Writeln (NAMA[i]). Writeln (NIL2[i]:4).15+i). GotoXY (28. ClrScr.bar). TextColor(15).bar). ClrScr. Readln.2). End. Writeln(i:2). Var i : Integer.Writeln('c'). Delay (100). GotoYX(54. Writeln ('A'). End. If jum>= 90 Then tl:='A' Else If jum>80 Then tl:='B' Else If jum>60 then tl:='C' Else If jum 50 Then tl:='D' Else tl:='E'. Window (42-i*4. GotoYX(18. TextBackGround(black). Delay(100). End.4). GotoYX(9. GotoXY (8.bar). NoSound.bar+1). Program Window_Bergerak_dgn_delay. End. Writeln ('3'). Program jendela bergerak. GotoYX(47. { cetak hasil yang disimpan di array dan hasil } { penyeleksian kondisi } GotoYX(5.3). Bab 4 Array 45 .Modul TIK . GotoXY(5.bar).bar).Writeln(garis).10-i. 2.bar). bar:=bar+1.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang jum:=(nil1[i]+nil2[i])/2. Writeln (NIL1[i]:4). Begin For i:=1 To 15 Do Begin Sound (i*100). Writeln (NPM[i]). GotoYX(41.

3......21).......... 5.2)..1/3.... TextColor (red*25).. Buat deret hitung 3.. For i := 6 To 20 Do Begin GotoXY(5..Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang GotoXY (44. Write('c'). For i := 6 To 65 Do Begin GotoXY (i..-8..=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T..21)..=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T....Modul TIK . Write('U'). End...4)........i).. Writeln ('c')..3)..21).11..... GotoXY(65. 2. Buat deret seperti berikut 1. End... GotoXY (44.. TextColor(yellow)..5)....15. Writeln ('&').=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T... GotoXY (30.... 6..5). For i := 6 To 20 Do Begin GotoXY(65.. Soal Latihan Buatlah program untuk soal dibawah ini dengan tampilan sebagus mungkin (gunakan perintah Window. Writeln('3 ')..3)..27..1/2...3.. Writeln ('').... Textcolor dll).-2. Bab 4 Array 46 .... Buat deret ukur 3...5)..7. Writeln (' ').... GotoXY (65.. Writeln ('U')..=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T. Jumlah suku sesuai dengan input dari keyboard.. Buat tabel deret bergoyang 1... End.... TextColor(white)....i).-2... 3... Writeln('3').5...9. Buat deret fibbonaci 1.. Readln...=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T.2...... GotoXY (5.. End. TextColor (black). 1. End. Writeln(' `)....1.......4. Writeln ('B E L A J A R'). GotoXY (5. For i := 6 To 64 Do Begin GotoXY (i. 4.. Writeln ('3'). Buat deret suku harmonis 1.-4. TextColor (29.

Contoh: Var Untai : array[1..50] of Integer. 2. sesuai dengan input yang diminta. word. 6..Modul TIK . Buat deret seperti berikut 100. Uses Crt. Bab 5 Array Array adalah tipe data terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe sama.. Contoh Program : Program Contoh_Array_Input... Banyaknya komponen dalam larik ditunjukkan oleh suatu index.. Buat deret seperti berikut 256.. Begin ClrScr. 70 .. integer...... Array dapat bertipe data sederhana seperti byte.. Komponen-komponen tersebut disebut sebagai komponen type. dimana tiap komponen di array dapat diakses dengan menunjukkan nilai indexnya atau subskript. real. Bab 4 Array 47 . Writeln('nilai varibel bilangan ke 3 ='.. Buat deret seperti berikut 1. dengan jumlah elemen maksimum 50 elemen... larik mempunyai jumlah komponen yang jumlahnya tetap. 12.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang 7.......komponenya mempunyai nilai dengan tipe data tersebut.50] of Integer.. Bilangan[4]:=31. Bilangan[1]:=3. 5.. Bilangan[2]:=29........ 144. 2....Bilangan[3]). 9. Bilangan[3]:=30. 11...... 90. 8.... nilai dari elemen array tersebut diatas harus bertipe integer... Pada contoh Array dengan nama untai telah dideklarasikan dengan tipe integer.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T... 1.. 196... Bilangan[5]:=23. 10. 4.. char.. 24. Buatlah program huruf yang berjatuhan sehingga membentuk suatu kalimat yang telah diinput dari keyboard . 1. Var Bilangan : array[1. 4.. 3...=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T. Buatlah program untuk mencari faktorial. Buat deret kuadrat 1. string dan tipe data scalar atau subrange. bolean.=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T..... Tipe larik mengartikan isi dari larik atau komponen..=? Program akan berhenti jika pada pertanyaan "Hitung Lagi [Y/T] ?" diisi huruf T... 9.

50] of Angka.20] of string[25]. Umur : array[1. tetapi tidak bisa real.. Write('Umur ='). End.20] of real.. Write('Nama ='). Readln. {cetak varibel array} Writeln('NPM NAMA NILAI UMUR ').10] of Integer.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Readln. Deklarasi tipe indeks subrange integer Indeks pada array dapat tipe skalar atau subrange.. End.Readln(banyak). End.readln(Umur[i]).. End. pada contoh ini array nilai mempunyai 10 buah elemen yaitu dari 1 sampai 10. Nama : array[1. Untuk deklarasi array dapat digunakan beberapa cara seperti berikut ini : Type Angka = String[20]. Contoh: Var Nilai : Array[1.20] of string[10]. Uses Crt.Modul TIK . Begin .i : integer. Array tersebut dapat dideklarasikan dengan type seperti berikut ini : Bab 4 Array 48 . Nilai : array[1.Nama[i]:25.Readln(NPM[i]). Var NPM : array[1. .Nilai[i]:3:2. Write('Nilai=').. For i:= 1 to banyak Do Begin Writeln(Npm[i]:10. Array juga dapat dideklarasikan bersama dengan tipe yang beragam seperti contoh dibawah ini : Program Contoh_Deklarasi_Array_Beragam.readln(Nilai[i]).' '.20] of byte. Begin ClrScr. For i := 1 to banyak Do Begin Write('NPM =').readln(Nama[i]). Var Nama : Array [1. End.. banyak.Umur[i]:3). Write('Isi berapa data array yang diperlukan :').

Jum[feb]:=45. type Y = Array[Atas. atau : Type Y = Array[1. Contoh.mar.10.. Var Nilai : Y. Jum[mar]:=21. End. : Program Deklarasi_Indeks_Array_Skalar.10] of Integer. dapat juga ditulis : type Bln = (jan. Begin Jum[jan]:=25.Jum[mar]). Var Jum : Array[bln] of Integer.mei). Bawah = 5.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Type Skala = 1. Jum[apr]:=23. Var Nilai : Y..10.Bawah] of Integer. Var Nilai : Y. Var Jum : Array[(jan. atau : type Bln =(jan. Jum[mei]:=50. : Bab 4 Array 49 .feb.apr. Writeln('Jumlah nilai bulan maret ='.apr.feb. Deklarasi Type Indeks Skalar Indeks dari larik dapat berupa tipe skalar.mar.mei)] of Integer.apr. atau Const Atas =1. Readln.mar. atau : Type Skala = 1. Y = Array[skala] of Integer.. Var Nilai : Array [skala] of Integer.feb. I.mei)..Modul TIK . Uses Crt.

10.Modul TIK . Uses Crt.Tetap[i]).20).Nama[i]). Begin For i:= 1 to 5 Do Writeln('Nilai Array ke-'. Var i : Integer. konstanta array dapat juga berupa ketetapan dalam bentuk karakter seperti berikut. Var i : Integer.' = '.5] of String. Const Tetap : Array[1. Deklarasi Konstanta Array Array tidak hanya dapat berupa suatu varibel yang dideklarasikan di bagian deklarasi variabel. Begin For i:= 0 to 5 Do Writeln('Nilai konstan array ke'. End.'D'.'cobol'. Readln.i:2.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Var Jum : Array[jan. II. end.mei] of Integer. Bab 4 Array 50 . Const Huruf : Array[0.'E'.4] of Integer=(7. Uses Crt.'pascal'. Contoh Program : Program Constanta_Array_String. Begin For i:= 1 to 4 Do Writeln('Nilai Konstan array ke '.'F'). Konstanta array dapat juga berupa string seperti berikut ini. readln.21..Huruf[i]). End.'= '.'C'.. Const Nama : A = ('basic'. Type A = Array [1..i:2.'B'. Readln.'dbase').'paradox'. Var i : Integer. Uses Crt. tetapi dapat juga berupa konstanta (const). Contoh Program : Program Contoh_Konstan_Array_Char_.. Contoh Program : Program Contoh_Deklarasi_Array_Konstan.5] of Char=('A'.i:2.' ='.

For i := 2 to 100 Do Begin Prima[i]:=i.' dari '. Uses Crt.'= '.Nama.' '). Begin ClrScr.elemen karakter seperti berikut : Contoh Program : Program String_Adalah_Array_Tipe_Char. Contoh pengurutan data dengan metode buble sort. i : Integer. {*cetak array yg prima*} End. bil : Integer.i. n. Uses Crt.Modul TIK . Uses Crt. Readln. End. Begin ClrScr.. For i:= 1 to Length(nama) Do Writeln('Elemen '. {* i dibagi j dicek apakah 0*} If bil = 0 then Prima[i]:=0.berarti bkn prima*} End. Readln. contoh program bilangan prima dengan menggunakan bantuan array.Nama[i]).100] of Integer. Bab 4 Array 51 . {*jika habis dibagi.j : Integer. For j:= 2 to i-1 Do Begin bil := (i mod j). i. yaitu dengan cara penukaran. Var Prima : Array[1.. End. Begin Nama:='Turbo Pascal'. Var nil1 : Array[1.j.dum : Integer. If Prima[i]<> 0 Then Write(Prima[i].i. Var Nama : string.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Dalam pascal string merupakan array dari elemen. Contoh program : Program Mencari_Bilangan_Prima_Dengan_Array.100] of Integer. dapat dilihat pada contoh dibawah ini : Contoh Program : Program Penggunaan_Array_Untuk_Sortir_Buble_Sort.

1]:=5. Contoh Program: Program Deklarasi_Array_Dua_Dimensi. writeln.3.j : Integer.':').Readln(nil1[i]). Array 2 dimensi dapat mewakili suatu bentuk tabel atau matrik.2]:=2.1. Var Tabel : Array[1.Modul TIK . Tabel[2.2]:=6. i. Tabel[3. Tabel[1. nil1[j]:=nil1[i]. yaitu indeks pertama menunjukkan baris dan indeks ke dua menunjukkan kolom dari tabel atau matrik.2] of Integer. nil1[i]:=dum. III.. end.. For I := 1 to 3 Do Begin Bab 4 Array 52 . end. For i := 1 to n Do Begin Write('Data Ke '. Tabel[2. writeln('Hasil Sortir'). Begin ClrScr. readln. for i := 1 to n do write(nil1[i]:3). end. Array Dua Dimensi Di dalam pascal Array dapat berdimensi lebih dari satu yang disebut dengan array dimensi banyak (Multidimensional array).1]:=1.i. Tabel[3. 12 123 Untuk mengetahui cara mendeklarasikan dari penggunaan aray dua dimensi dapat dilihat pada listing program dibawah ini . readln(n). Tabel[1. Uses Crt.2]:=4. end.1]:=3. End. {* penyapuan proses} for i:= 1 to n-1 do begin for j:= i to n do begin if nil1[j]<nil1[i] then begin dum:=nil1[j].Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Write('mau isi berapa data acak (integer) ='). disini akan dibahas array 2 dimensi saja.

'. Readln. IV..Modul TIK ..2. Begin ClrScr.'= '.2] of Integer.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang For J:= 1 to 2 Do Begin Writeln('Elemen '.3. i.2] of Byte. beberapa cara tersebut dapat dilihat dibawah ini : Contoh : Var Tabel : Array[1. Kolom=1.3.j : Integer..tabel[i.2. atau : Type Baris = 1. Var Tabel : Matrik. Var Matrik1. Alternatif Deklarasi Array Dua Dimensi.j]). Dibawah ini akan diberikan listing program penggunaan array dua dimensi dalam aplikasi penjumlahan matrik : Contoh Prorgam: Program Penjumlahan_Matrik..1. atau : Type Baris = 1. { input matrik ke satu } Writeln(' Elemen matrik satu'). Uses Crt.Kolom] of Byte.j.Matrik2.2] of Byte.. Hasil : Array[1.. Ada beberapa cara dalam mendeklarasikan array dua dimensi.'. For i := 1 to 3 Do Begin For j := 1 to 2 Do Bab 4 Array 53 .i. End.3..3. End. End. Var Tabel : Matrik. Var Tabel : Matrik. Kolom = 1. Matrik= Array[Baris] of Array[Kolom] of Byte. atau : Type Matrik = Array[1..3] of Array[1..1.. Matrik = Array[Baris.

Writeln. Huruf = Array[1. End.. Bulat = Array[1.j]:6). End. End.' Kolom -'.'= ').j. Procedure yang menggunakan parameter berupa array harus dideklarasikan di dalam judul procedure yang menyebutkan parameternya bertipe array. End. {proses penjumlahan tiap elemen} For i := 1 to 3 Do Begin For j:= 1 to 2 Do Begin Hasil[i.. Type Untai = Array[1. Readln.i.j. Uses Crt.i. V. End. Readln(matrik1[i.j]:=Matrik1[i. End. Array Sebagai Parameter Array dapat digunakan sebagai parameter yang dikirimkan baik secara nilai (by value) atau secara acuan (by reference) ke procedure atau ke function. Readln(matrik2[i.j]). {proses cetak hasil} For i:= 1 to 3 Do Begin For j:= 1 to 2 Do Begin Write(Hasil[i.. {input matrik ke dua} Writeln('input elemen matrik dua').'= ').Modul TIK .j]).j]. End.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Begin Write('Elemen baris -'.10] of Integer. End. End.j]+Matrik2[i. Const Garis ='---------------------------------------------------'. For i:= 1 to 3 Do Begin For j:= 1 to 2 Do Begin Write('Elemen baris -'.' kolom -'.10] of String[15]. Bab 4 Array 54 . Contoh Program : Program Contoh_Pengiriman_Parameter_Array_Di_Procedure.10] of Char.

Banyak : Integer. Ket :='Sangat kurang'. End.Readln(Banyak). Var Ket : String. End. Abjad : Char. End. End. End. If (Nilai[i]<70) And (Nilai[i]>60) Then Begin Abjad:='C'. Writeln('Nama Nilai Abjad Keterangan').' '. Var Nama : Untai.Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Var i. Ket :='Kurang'. End. Begin Write('Banyak data ='). Ket :='Memuaskan'. Writeln(Garis). End. Begin Writeln(Garis).Nilai[i]:4. Procedure Masuk_Data. If Nilai[i]< 45 Then Begin Abjad:='E'. Ket :='Istimewa'. Ket :='Cukup'.' '. If (Nilai[i]<60) And (Nilai[i]>45) Then Begin Abjad:='D'.Modul TIK . Nilai : Bulat.' '.Nilai:Bulat). If (Nilai[i]<90) And (Nilai[i]>70) Then Begin Abjad:='B'. Procedure Proses(Nama:Untai. Writeln(Garis).Abjad.Ket:15). For i := 1 to Banyak Do Begin If Nilai[i] > 90 Then Begin Abjad:='A'. Writeln(Nama[i]:15. For i:= 1 to Banyak Do Begin ClrScr. Bab 4 Array 55 .

Bab 4 Array 56 .readln(Nama[i]).'.i).Nilai). Insap Santosa. Readln. End. End. M.P. Teori dan Program terapan .Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Writeln('Data ke .Modul TIK . Write('Nilai =').readln(Nilai[i]). Referensi : # Lepkom Universitas Gunadarma.Sc. # Dasar-dasar Pemrograman Pascal. {modul Utama} Begin Masuk_Data. Proses(Nama. End. Ir. Write('Nama =').

Pemrograman Pascal SMA Negeri 3 Magelang Bab 3 Bentuk Perulangan & Penyeleksian Kondisi 26 .Modul TIK .