1.1.

Metode Penelitian Pada penulisan karya tulis ini kami menggunakan satu metode, yaitu dengan melakukan praktikum peluncuran roket air yang telah kami buat. Dimana dalam melakukan praktikum peluncuran roket air tersebut kami jadi lebih mengetahui bagaimana cara kerja roket air tersebut. Dan kami juga mengetahui seberapa jauh roket air kami terbang. 1.2. Hipotesa 1. Roket air adalah roket yang berbahan bakar atau lebih tepatnya berbahan pendorong air dan udara bertekanan. 2. Agar roket air dapat meluncur jauh dibutuhkan ketepatan mengukur banyaknya air dan tekanan udara. 3. Sebelum membuat roket, para pelajar terlebih dahulu diberikan dasar teori dan pengenalan tentang roket. 4. Sebenarnya cara kerja roket air tidaklah sesulit yang kita bayangkan dalam teori. 1.3.Manfaat Penelitian 1. Dapat mengetahui faktor apa yang mempengaruhi laju roket air. 2. Dapat mengetahui jarak maksimum roket air tersebut. 3. Dapat mengetahui kendala dan kemulusan laju roket itu sendiri.

1

roket dihubungkan dengan pompa udara. 2 . Khususnya mengenai tekanan dan gaya dorong yang disebabkan udara. hanya dari dua buah botol plastik bekas minuman yang diberi sayap di bagian bawahnya sehingga menyerupai bentuk roket. Roket air merupakan bentuk praktik dari pelajaran atau teori fisika yang biasa dipelajari di sekolah. Prinsip propulsi roket akan dianalogkan dengan mengguanakan roket air sederhana.BAB II LANDASAN TEORI Roket air merupakan salah satu jenis roket yang menggunakan air sebagai bahan bakarnya. Sebagai contoh: garam dapat ditambahkan untuk meningkatkan densitas massa mengakibatkan reaksi yang lebih tinggi yang disebut dorongan spesifik. Dengan tekanan udara dari pompa roket pun meluncur. biasanya udara yang telah terkompresi. Wahana tekan yang berfungsi sebagai mesin roket biasanya terbuat dari botol plastik bekas mineral.Kompresor udara. Gaya dorong yang bekerja pada roket merupakan gaya yang bekerja pada roket akibat gas yang dikeluarkan. Air dan gas yang digunakan dalam kombinasi. botol akan meluncur bila botol diberi tekanan udara yang tinggi (dari pompa). Agar roket dapat dipercepat keatas maka gaya dorong harus lebih besar dari gaya eksternal. dan diperoleh kelajuan gerak roket untuk kelajuan roket yang bergerak tanpa gaya eksternal. Tak hanya menjadi wahana praktik. Setelah siap. Botol kemudian bertekanan dengan gas. tapi kadang-kadang CO 2 atau nitrogen dari sebuah silinder. prinsipnya yaitu. roket air ternyata sudah dikenal di kalangan komunitas pecinta ilmu pengetahuan. dan didalamnya diberi sedikit air untuk menghasilkan tenaga semburan yang lebih besar. biasanya udara dikompresi dari sebuah Pompa sepeda. menyediakan sarana untuk menyimpan energi potensial yang mampat. Air dipaksa keluar oleh udara yang bertekanan. Kemudian botol diisi air. Kadang-kadang aditif digabungkan dengan air untuk meningkatkan kinerja dalam berbagai cara. atau silinder sampai dengan 125 psi. Prinsip kerja populasi roket ini merupakan penerapan dari hokum ketiga newton dan kekekalan momentum. Sabun juga kadang-kadang digunakan untuk membuat busa padat di roket yang menurunkan kepadatan massa reaksi tetapi meningkatkan durasi dorong. Cara membuatnya sangat sederhana. dan air meningkatkan Fraksi massa dan memberikan momentum yang lebih besar ketika dikeluarkan dari nozzle roket.

3 . Jenis Penelitian Jenis penelitian yang kami gunakan ini adalah penelitian korelatif. Teknik Pengumpulan Data Adapun teknik pengumpulan data yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan hasil praktikum atau percobaan meluncurkan roket yang kami lakukan disekolah. Sehingga diharapkan penelitian kami bisa menjadi penelitian yang benar dan tepat. Teknik Analisis Data Cara kami dalam menganalisis data yang kami dapat yaitu.3. dan juga berdasarkan informasi-informasi yang ada kami dapatkan di internet dan blog milik mahasiswa. Langkah berikutnya. pertama-tama memastikan bahwa semua data dan landasan teori yang kami perlukan telah diperoleh dengan baik. Lalu kami memastikan kebenaran data yang telah kami kumpulkan berdasarkan hasil praktikum kami. 1. kami menghubungkan data-data yang satu dengan data yang lain dan juga dengan landasan teori yang ada. 1. Sesuai dengan pengertian tersebut kami menghubungkan data-data yang kami dapat antara yang satu dengan yang lain.1.4. Langkah terakhir. kami menuangkannya dalam karya tulis ini. Selain itu kami juga menghubungkan data-data yang ada dengan landasan teori yang kami gunakan. 1. dan blog mahasiswa teknik fisika. sesuai dengan jenis penelitian kami. Yang dimaksud dengan penelitian korelatif adalah penelitian yang menghubungkan datadata yang ada. Sumber Data Sumber data kami adalah dari hasil praktikum disekolah dan informasi-informasi yang kami dapatkan dari internet.2.BAB III METODE PENELITIAN 1.

g . 4. Setelah kertas terekat dengan kuat. 4. 3. h Semakin besar massa jenisnya (ρ) maka semakin besar gaya dorong roket (FA). 6.2. jika ingin memperindah roket air lapisi dengan kertas manila. 5. tapi harus yang muda agar pentil bisa tembus kedalam katup dan memberikan udara kedalam botol. Botol bekas aqua (minimal 1. Cara Membuat Roket Air 1. Sesuai dengan hukum Tekanan Hidrostatis: FA = ρ . Alat dan Bahan Dalam Pembuatan Roket Air. 2. volume air sepertiga volume botol). Setelah itu dua buah paku tadi di ikat dengan benang nilon sepanjang 2-3meter. Cara Kerja Roket Air 1. 3. 10. 4. buatlah kerucut pada belakang botol menggunakan kertas karton.1. 2. 7. Sesuai dengan Hukum Pascal : Semakin kecil luas penampang (A1). 8. 9. 4 . 1. Balutlah botol dengan kertas karton. semakin besar gaya dorong yang dihasilkannya (F2). Dimasukkan air (fluida cair) secukupnya ke dalam badan roket air melalui mulut botol (Untuk gaya dorong maksimum.5 Liter. 7. Lubangi bibir botol dengan paku yang saling berhadapan. Buatlah sayap sebanyak 4buah dan di lengketkan pada badan roket agar roket tersebut seimbang. Siapkan aqua botol yg berukuran 1.5 inchi Katup (dari pohon sawit) Pentil (untuk bola voli) Pompa Benang nilon Penyangga Air 4. Air digunakan sebagai medium pendorong roket air (massa jenis air lebih besar dari pada massa jenis udara). Na 2.3. 6.5 liter ) Karton Isolasi/ lem Paku 1. Buatlah katup (penutup botol) dengan menggunakan batang sawit atau batang kelapa ataupun batang tebu. Katup Roket air memiliki luas penampang yang jauh lebih kecil dibandingkan mulut botol. 5.BAB IV PEMBAHASAN 4. Katup roket air dipasang dengan badan roket air.

Setelah itu lekatkan dua buah paku yang sudah di ikatkan benang nilon sepanjang 2-3 meter tadi kebibir botol sehingga melekat pada katup. namun kuat sehingga mampu mengarahkan roket. semakin jauh jarak yang ditempuh roket. Dilakukan pemompaan. Bagian Launcher dan fungsinya Pada Roket Air Launcher mempunyai bagian-bagian yang mempunyai fungsi tertentu launcher pada umumnya terdiri dari beberapa sistem yaitu. Sesuai dengan rumus Gerak Vertikal Ke atas lintasan parabola 7. Pentil berfungsi untuk menghubungkan launcher dengan sumber udara yang berupa pompa atau kompresor.4. Katup. juga mengatur pada sudut berapa roket akan diluncurkan. Penyangga ini terbuat dari kayu. dan paku pada luas penampang katup ditarik dengan benang. 4. Tusukkan pentil kedalam katup. sistem pengisian udara. Semakin kecil volum semakin besar tekanan. sampai melewati katup tersebut. pentil juga mempunyai katup yang dapat menahan tekanan dan mencegah kebocoran. sehingga katup akan terdorong keluar. 1. gaya dorongnya juga akan semakin besar. Pentil bola voli. 1. 5 2. dan roket air dapat mengangkasa ke udara. namun pemompaan yang berlebihan dapat merusak pompa itu sendiri dan juga merusak roket). Selain itu.system penjepit/ penahan roket. . 8. 6.3. 4. Luruskan kedua benang yang berhadapan tadi sesuai arah paku. Sesuai dengan hukum Tekanan Hidrostatis: P≈F (P berbanding lurus dengan F) Semakin besar tekanan. Penyangga. Kayu ini juga berfungsi untuk mengisi udara kedalam roket tanpa gelembung udara yang menyebabkan roket akan berubah posisi sebelum diluncurkan. Penyangga berfungsi untuk memperkokoh posisi launcher pada permukaan tanah. Sudut peluncuran roket diatur sedemikian rupa (Untuk menempuh jarak terjauh digunakan sudut 450 terhadap garis horizontal). 3. Pada saat pemompaan dirasa cukup. (Semakin besar frekuensi pemompaan atau semakin banyak dipompa. volume berbanding terbalik dengan tekanan. Penyangga pengisian udara dan pengarah. 5. Katup berfungsi menahan tekanan dalam roket agar tekanan tidak keluar atau kembali menuju pompa. sistem penyangga dan lain-lain. pemompaan bertujuan untuk memampatkan volume.

1. 2. 4. Kesimpulan 1. 6 . kita menghitung jarak maupun ketinggian roket tersebut. Agar roket dapat dipercepat keatas maka gaya dorong harus lebih besar dari gaya eksternal. Pada dasarnya. Seharusnya siswa/i telah mengetahui bagaimana meluncurkan Roket Air dengan baik dan benar.2. Sebaiknya dalam peluncuran Roket Air. Bahan bakar yang berupa air menciptakan gas panas yang terus mengembang sehingga menghasilkan tekanan ke bawah dan mendorong roket untuk meluncur. sebuah roket dari jenis apa pun memiliki cara kerja yang sama. 2. memanfaatkan gaya aksi-reaksi.BAB V PENUTUP 5. Saran 1. yakni. 3. 5. Roket air adalah sejenis Roket model yang menggunakan bahan bakar air sebagai reaksi massa.

id.google.co. http://wikipedia.com 7 .org http://fisikaasyik.DAFTAR PUSTAKA www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful