Cara Menentukan Jumlah dan Posisi Lampu Pada Suatu Bangunan

Posted: Februari 1, 2011 in Iptek

21

9 Votes Perhitungan daya dipengaruhi beberapa faktor, seperti fungsi ruang ( untuk menentukan terang lampu ), jenis lampu ( mempengaruhi banyaknya cahaya yang dipancarkan ), dan jumlah armatur/ titik lampu ( agar distribusi cahaya lebih merata dan sesuai kebutuhan ). Daya listrik terpasang tak boleh melebihi angka maksimum yang ditentukan untuk setiap ruang.

Menurut SNI, daya pencahayaan maksimum untuk ruang kantor/ industri adalah 15 watt/ m2. Untuk rumah tak melebihi 10 watt/m2.( tambahan Ir. Hartono Poerbo, M.Arch : untuk toko 20-40 watt/m2, hotel 10-30 watt/m2, sekolah 15-30 watt/m2, rumah sakit 10-30 watt/m2 ). Coba terapkan perhitungan ini pada setiap ruang di rumah, kemudian jumlahkan dan diratarata. Misalnya, rumah anda berukuran 36 m2, maka jumlah daya untuk lampu harus di bawah 360 watt. Jika jumlahnya berlebih, sebaiknya kurangi titik lampu atau gunakan jenis lampu hemat energi.

( SNI adalah standar konservasi energi sistem pencahayaan pada bangunan yang dimaksudkan sebagai pedoman bagi semua pihak yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengelolaan bangunan untuk mencapai energi efesien. Standar ini dibuat oleh Badan Standarisasi Nasional ( BSN ) yang bekerja sama dengan instansi terkait. Standar kebutuhan terang untuk rumah tinggal juga tersedia sehingga bila anda membutuhkannya untuk keperluan desain, anda bisa mendapatkannya di kantor BSN, Senayan, Jakarta ).

10 jam hemat energi, solar dan batubara juga dihemat.

Jika kita menghemat daya sebesar 100 watt selama 10 jam, maka kita menghemat energi sebesar 1000 watt-jam atau 1 kWh. Ini artinya menghemat energi pada pembangkit listrik sebesar 10 kali lipat, yaitu 10 kWh. Energi sebesar ini setara 0,75 liter solar atau 1,5 kg batubara. ( Pekik Argo Dahono/ Kompas ).

Contoh perhitungan :

misalnya. Yang dimaksud dengan bidang kerja adalah area yang paling banyak digunakan untuk berkegiatan di ruang tsb. selain boros. Jarak yang lebih besar menyebabkan panas yang dikeluarkan lampu akan terasa saat orang akan berdiri. tinggi plafon 3 meter dan bidang kerja 80 cm. Daya lampu : 3 buah ( titik lampu ) x 15 watt = 45 watt. Di ruang kerja. Namun. Hitung ketinggian plafon dan tinggi bidang kerja dari atas lantai. Jarak antara permukaan meja dengan armatur lampu gantung tidak lebih dari 75 cm. Ketinggian meja tsb. kegiatan menulis dan membaca di atas meja. tak ada salahnya jika anda mengerti sedikit mengenai prinsip penentuan titik lampu. Contoh berikut menggunakan downlight yang memiliki sudut cahaya 30°. juga menyebabkan ketidaknyamanan di mata. Sekitar 3 bulan. Menghitung kebutuhan cahaya dalam ruangan memang tidak mudah. biasanya dilakukan oleh para profesional di bidang perlampuan. Kawatnya akan putus setelah sekian ratus kali pemakaian. Misalnya. Lumen dipakai sebagai satuan kuat/ terang cahaya. nantinya menjadi patokan tinggi bidang kerja. Untuk menentukan secara akurat. atau bohlam. Setelah itu dengan rumus Pythagoras anda bisa menghitung jarak antar titik lampu di ruang tsb. Lumen adalah jumlah cahaya yang dihasilkan sebuah lampu.Luas ruang makan : 5 m x 4 m = 20 m2. adalah yang paling sering dilakukan. Jarak ideal antara titik penerangan lampu ( di plafon ) dengan lantai . 25 watt/m2 ( memenuhi syarat ). Perhitungan ini gunanya agar lampu yang digunakan jumlahnya pas dengan kebutuhan. Daya : luas ruang = 45 : 20 = 2. Menentukan posisi lampu. Anatomi lampu pijar. Jika kurang atau berlebihan.

Hitung. jumlah lampu dan daya listrik yang dibutuhkan. rumusnya I = Ø watt Kuat penerangan disimbolkan E. rumusnya Ø = I x watt. satuannya lumen. satuannya lux. jumlah lumen = 40 x 75 = 3000 lumen. LLF tergantung . Untuk rumah 75 – 250.8 Jumlah lampu yang dibutuhkan ( N ) = E x A dibagi lampu x CU x LLF = 300 x 200 dibagi 12000 x 0. Rumus menghitung jumlah lampu : Jumlah lampu ( N ) = kuat penerangan ( E ) x luas bidang kerja ( A ) dibagi Ø lumen lampu x LLF x CU Contoh perhitungan : ruangan kantor berukuran 20 x 10 x 3 m direncanakan memakai TL 4 x 40 watt dengan penerangan E = 300 lux. Kuat cahaya disimbolkan I. Dipilih CU 60 % dan LLF 0. dll. Untuk kantor 200-500.000 lumen.5 meter. rumusan E = Ø : A A adalah luas bidang kerja. CU ( coeffesien of utilization ) –nya 50-65 %. tipe kap lampu. Di ketinggian manapun lampu diletakkan.7-0. Penyelesaian : dari tabel.8 = 10. Light loss factor ( LLF ) = 0. Untuk stop kontak peralatan kantor diperhitungkan 20 % dari beban lampu = 20 % x . Menghitung jumlah lampu & daya listrik     Arus cahaya disimbolkan Ø. supaya terang lampu yang diterima ruang tidak berkurang. penyusutan cahaya dari permukaan lampu.4 Jadi N = 11 buah 4 x TL 40 watt.6 x 0.8. Ø = E x A. kebersihan sumber cahaya. Untuk 1 bh TL 40 watt. usahakan agar jarak ini terpenuhi. Pemakaian watt untuk lampu TL 40 watt termasuk ballast = 50 watt.adalah 2. Jumlah beban dari lampu = 11 x 4 x 50 watt = 2200 watt. Untuk sistem penerangan langsung dengan warna plafon dan dinding terang. satuannya candle. jumlah lumen = 4 x 3000 = 12. Untuk 4 TL 40 watt.

atau watt/m2 = 13.go. Memang harga awal lebih mahal.pln.lipi. Apalagi jika tak lupa mematikan lampu setelah selesai menggunakan ruangan. dalam satuan kWH ). bea beban dibagi atas blok2. sampai industri besar. Tambahan : Untuk saat ini sudah ada software khusus untuk menghitung dan merencanakan kebutuhan lampu pada suatu bangunan.id/admin/jurnal/72083242.2200 watt = 440 watt. Untuk perumahan. ruang tamu dan dapur. 4.5 x area of cavity wall dibagi area of work plane Tagihan listrik dari mana ? Pilih bohlam atau neon ? CFL bisa mengurangi tagihan listrik. mulai skala rumah tangga. 1300 ) dikategorikan rumah tangga kecil. Daya cadangan listrik ( generator set diesel ) harus dapat melayani emergency load. Penggolongan tarif didasarkan besar kebutuhan daya. bea beban tidak dibagi blok konstan dengan nilai yang lebih tinggi. tapi jika awet dan konsumsi listriknya lebih rendah. Perhitungan rekening listrik dari PLN dilakukan melalui besar pemakaian kWH atau stand meter ( awal – akhir. R2 ( 3500 ) dikategorikan rumah tangga menengah. R1 ( 900. Di situs ini. Simulasi rekening bisa diakses di situs www. jumlah stop kontak diperhitungkan masing2 satu buah @ 100 watt pada kamar tidur. berapa biaya pasang baru atau mengubah daya listrik.co.id. Rumusnya : Cavity Ratio ( CR ) = 2. Total kebutuhan watt = 2640 watt. Silahkan download programnya DISINI http://isjd.pdf . ( Serial Rumah ).pdii. kita bisa berhemat berkali-kali lipat. kita dapat menghitung biaya tagihan. Nama programnya adalah Dialux.

Dalam suatu pabrik dimana terdapat banyak mesin dan proses pekerjaan yang berbahaya maka penerangan harus didesain sedemikian rupa sehingga dapat mengurangi kecelakaan kerja. visibility dan eyestrain. Penerangan yang cukup dan diatur dengan baik juga akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan menyenangkan sehingga dapat memelihara kegairahan kerja. karena banyak kecelakaan terjadi akibat penerangan kurang memadai. Hal mi untuk menanggulangi jika dalam keadaan mendung atau kerja di malam hari. Tenaga kerja disamping harus dengan jelas dapat melihat obyek-obyek yang sedang dikerjakan juga harus dapat melihat dengan jelas pula benda atau alat dan tempat disekitarnya yang mungkin mengakibatkan kecelakaan. akan tetapi setiap tempat kerja harus pula disediakan penerangan buatan yang memadai. Penerangan yang baik adalah penerangan yang memungkinkan pekerja dapat melihat obyek-obyek yang dikerjakan secara jelas. Salah satu faktor penting dari lingkkungan kerja yang dapat memberikan kepuasan dan produktivitas adalah adanya penerangan yang baik. dimana seluruh perusahaan yang diteliti menunjukkan kenaikkan hasil kerja antara 4-35%. Selanjutnya Armstrong (1992) menyatakan bahwa intensitas penerangan yang kurang dapat menyebabkan gangguna visibilitas dan eyestrain. dimana lm adalah lumens atau lux cahaya. . yaitu antara 500 lux sampai dengan 100 lux (Suma’mur. Semakin halus pekerjaan dan mnyangkut inspeksi serta pengendalian kualitas. excessive shadows. Sebaliknya intensitas penerangan yang berlebihan juga dapat menyebabkan glare. makin tinggi illuminasi yang diperluka. Sanders dan McCormick (1987) menyimpulkan dari hasil penelitian pada 15 perusahaan. Intensitas penerangan yang sesuai dengan jenis pekerjaannnya jelas akan dapat meningkatkan produktivitas kerja. atau halus detailnya dan kurang kontras.Pencahayaan Pencahayaan didefinisikan sebagai jumlah cahaya yang jatuh pada permukaan. Pekerjaan yang berbahaya harus dapat diamati dengan jelas dan cepat. Telah kita ketahui hampir semua pelaksanaan pekerjaan melibatkan fungsi mata. Satuannya adalah lux (1 lm/m2). Secara umum jenis penerangan atau pencahayaan dibedakan menjadi dua yaitu penerangan buatan (penerangan artifisial) dan penerangan alamiah (dan sinar matahari). dimana sering kita temui jenis pekerjaan yang memerlukan tingkat penerangan tertentu agar tenaga kerja dapat dengan jelas mengamati obyek yang sedang dikerjakan. Untuk mengurangi pemborosan energi disarankan untuk mengunakan penerangan alamiah. Maka penerangan umum harus memadai. 1996). cepat dan tanpa upaya-upaya yang tidak perlu. reflections.

4. Standar penerangan yang ditetapkan untuk di Indonesia tersebut secara garis besar hampir sama dengan standar internasional. Kelelahan mental. Tingkat penerangan pada-tiap tiap pekerjaan berbeda tergantung sifat dan jenis pekerjaannya. Kehilangan produktivitas 2. Sebagai contoh di Australia menggunakan standar AS 1680 untuk ‘Interior Lighting‘ yang mengatur intensitas penerangan sesuai dengan jenis dan sifat pekerjaannya.Perlu diingat bahwa penggunaan penerangan buatan harus selalu diadakan perawatan yang baik oleh karena lampu yang kotor akan menurunkan intensitas penerangan sampai dengan 30%. Kelelahan mata sehingga berkurangnya daya dan effisiensi kerja. yaitu: 1. Tentang syarat-syarat kesehatan. demikian pula sebaliknya. Sebagai contoh gudang memerlukan intensitas penerangan yang lebih rendah dan tempat kerja administrasi. 3. Kecelakan kerja meningkat Intensitas penerangan yang dibutuhkan di masing-masing tempat kerja ditentukan dan jenis dan sifat pekerjaan yang dilakukan. dimana diperlukan ketelitian yang lebih tinggi. Keluhan pegal di daerah mata dan sakit kepala di sekitar mata. sebagai berikut: . Standar penerangan di Indonesia telah ditetapkan seperti tersebut dalam Peraturan Menteri Perburuhan (PMP) No. Kerusakan indra mata dan lain-lain. kebersihan dan penerangan di tempat kerja. Selanjutnya pengaruh kelelahan pada mata tersebut akan bermuara kepada penurunan performansi kerja. Secara ringkas intensitas penerangan yang dimaksud dapat dijelaskan. Semakin tinggi tingkat ketelitian suatu pekerjaan. sebagai berikut: 1. Menurut Grandjean (1993) penerangan yang tidak didesain dengan baik akan menimbulkan gangguan atau kelelahan penglihatan selama kerja. Banyak terjadi kesalahan 4. Kualitas kerja rendah 3. 7 Tahun 1964. Pengaruh dan penerangan yang kurang memenuhi syarat akan mengakibatkan dampak. maka akan semakin besar kebutuhan intensitas penerangan yang diperlukan. 2.

Penerangan yang cukup untuk pekerjaan membeda-bedakan barang halus dengan kontras yang sedang dalam waktu yang lama. 2. harus mempunyai intensitas penerangan paling sedikit 2000 lux. pemeriksaan atau pekerjaan dengan mesin Pemilihan warna. pekerjaan mesin halus dan perakitan halus Pekerjaan agak halus 500 Pekerjaan halus 1000 . 6. paling sedikit mempunyai intensitas penerangan 300 lux. pekerjaan mesin dan perakitan Pembuatan gambar atau bekerja dengan mesin kantor. pemrosesan tekstil.1000 lux. Penerangan untuk halaman dan jalan-jalan di lingkungan perusahaan harus mempunyai intensitas penerangan paling sedikit 20 lux. 7. Tabel Intensitas cahaya di ruang kerja Jenis Kegiatan Pekerjaan kasar dan tidak terus-menerus Pekerjaan kasar dan terus-menerus Pekerjaan rutin Tingkat Pencahayaan Minimal (lux) 100 200 300 Keterangan Ruang penyimpanan dan peralatan atau instalasi yang memerlukan pekerjaan kontinyu Pekerjaan dengan mesin dan perakitan kasar Ruang administrasi. Penerangan yang cukup untuk pekerjaan yang membedakan barangbarang kecil secara sepintas paling sedikit mempunyai intensitas penerangan 100 lux. 3. 4. Penerangan untuk pekerjaan yang membeda-bedakan barang kecil agak teliti paling sedikit mempunyai intensitas penerangan 200 luks. harus mempunyai intensitas penerangan paling sedikit 500 . Penerangan untuk pekerjaan yang membedakan dengan teliti dan barang-barang yang kecil dan halus. 5.1. ruang kontrol. Penerangan yang cukup untuk pekerjaan membeda-bedakan barang yang sangat halus dengan kontras yang kurang dan dalam waktu yang lama. Penerangan untuk pekerjaan-pekerjaan yang hanya membedakan barang kasar dan besar paling sedikit mempunyai intensitas penerangan 50 lux.

com/pencahayaan.Pekerjaan sangat halus Pekerjaan terinci Mengukir dengan tangan. http://www. tidak menimbulkan dan perakitan yang sangat halus bayangan 3000 Pemeriksaan pekerjaan. perakitan tidakmenimbulkan sangat halus bayangan 1500 Uraian tentang lingkungan kerja fisik tersebut dapat dipertegas bahwa dengan pengendalian faktor-faktor yang berbahaya di lingkungan kerja diharapkan akan tercipta lingkungan kerja yang sehat. Hal tersebut dimaksudkan untuk menurunkan angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja sehingga akan meningkatkan produktivitas tenaga kerja.htm .anneahira. aman. pemeriksaan pekerjaan mesin. nyaman dan produktif bagi tenaga kerja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful