Skenario 3

By : to edit ClickA - 01 Master subtitle style 3/18/12

Leukosit : 24.Tiba-tiba kejang Ani. nafas : 20 x/menit. Tanda rangsang meningeal kaku kuduk (+). Sebelumnya pasien mengalami demam tinggi selama 2 hari. Nadi : 92 x/menit. T : 40°C.000/mm³ Apa diagnosis klinis pada kasus 3/18/12 • . 20 tahun tiba-tiba kejang-kejang menyeluruh sekitar 30 menit dan tidak sadarkan diri. Kemudian timbul kejang lagi berulang kali. GCS : E2V3M5. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan umum sakit berat. Reflek Patologis Babinsky (+) kanan & kiri. TD : 110/80 mmHg. Pemeriksaan laboratorium.

A – 01 crew • Putri Mesita Muhammad Febriansyah Aldilla Rizky Fazlun Fitri Maiyani Ira Puspita Erisa Ulfah Ali Nur Hamidah Nurul Fadliati Maulida Muhammad Saiful Ahyar 3/18/12 Anna Rahmi Desi • • • • • • • • • • .

Kejang : lepasnya muatan berlebihan pada otak .Langkah III Brainstorming A.Demam yang tinggi dapat juga menyebabkan kejang 3/18/12 Suhu yang tinggi  metabolisme . Pasien kejang selama 30 menit & berulang tanpa ada fase sadar diantara kejang . Patofisiologi Manifestasi Klinis 1.

Terjadi instabilitas saraf  sel saraf lebih sensitif  mudah teraktivasi  ion yang terlepas berlebihan (asetilkholin meningkat & GABA menurun)  keseimbangan asam basa terganggu  KEJANG 3/18/12 ..

Kemungkinan terjadi suatu infeksi  tubuh memproduksi pirogen endogen  peningkatan prostaglandin  peningkatan set poin di hipotalamus  DEMAM 3/18/12 . Demam tinggi .2.

Terjadi infeksi bakteri  pengeluaran endotoksin  IL-1. IL-10. IL-8..dll  aktivasi pembuluh darah  proses radang meningkat  peningkatan termostat suhu di hipotalamus  DEMAM 3/18/12 .

Kaku kuduk (+) Terjadi kerusakan neurologis  nyeri kepala  menjalar ke tengkuk & pungggung  tengkuk kaku (mengejangnya otot-otot ekstensor di 3/18/12 tengkuk)  KAKU KUDUK . GCS E2V3M5 Terjadi penurunan kesadaran 5.3.kecuali Suhu semuanya NORMAL 4. Vital sign.

Refleks Patologis Babinski (+) Kanan & Kiri Menunjukkan lesi di bagian UMN 7.000 mm3 Terjadi proses infeksi pada pasien  demam  kompensasi tubuh  peningkatan leukosit 3/18/12 .6. Leukosit 24.

Gol.Breathing  pasang O2 .3 – 0.Airway  monitor jalan nafas . Tata laksana emergensi pada kasus .B.Circulation  Infus RD & kontrol tekanan darah  Berikan obat antikejang & kontrol pernafasan . Benzodiazepin (diazepam) IV 3/18/12 0.5 mg/kgBB diulangi tiap 5 .

TERIMA KASIH 3/18/12 .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.