You are on page 1of 13

WORK FLOW WEB PAYROLL PLUS (WP2)

Work Flow Web Payroll Plus (WP2) Dimulai dari initial payroll: Company Profile, Setting Reference Tables, Master Employee (Master karyawan) Master Payroll (Master gaji dan setting tax), Parameter system yang berisi parameter perhitungan untuk payroll sesuai dengan regulasi pemerintah, Calculation Period untuk membatasi transaksi sesuai dengan bulan berjalan, sama seperti closing pada system akuntansi. Payroll Entry adalah komponen gaji bulanan karyawan, dimana jika ada penambahan komponen gaji baik pada tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, potongan, bonus, jamsostek, asuransi dll. Posting adalah proses dimana pengumpulan semua data yang sudah dientry untuk kemudian dip roses. Calculation adalah proses dimana penghitungan dengan menghasilkan nilai untuk distribusi dan pembuatan slip gaji, list gaji, pajak pph21, transfer bank.

WEB PAYROLL PLUS (WP2) Payroll Web Plus adalah Sistem komputer yang terpadu dan comprehensive untuk pengelolaan Payroll Proses dan Administration. Personnel Master Digunakan untuk memasukkan data pegawai baru dan mengupdate data tersebut jika ada perubahan kapan saja. Data disajikan dalam bentuk history, misalnya Career History, Tax Status History , Work Location, Organization. Field dan sheet yang mutlak harus diisi oleh user di form ini adalah

- Employee Nr. adalah Nomor dari tiap-tipa pegawai yang akan menjadi identitas utama. - Join/Resign/Probation Date adalah field dengan format tanggal, tanggal bisa sama atau berbeda dengan field date of Hire. - Level adalah field yang berhubungan dengan System Security Web Payroll Plus (WP2). User dapat mengisi nilai 1 s/d 9. Dimana nilai 1 tidak lebih tinggi/rendah dari 9. -Nationality dan Expatriate Status berpengaruh dalam peghitungan pajak. Bila nationalitynya Indonesia maka dalam penghitungan pajaknya tidak disetahunkan.Bila nationalitynya selain dari Indonesia maka penghitungan pajaknya secara otomatis disetahunkan. Personnel Status terdiri dari Pegawai, Pension dan Honor. Yang dimaksud status sebagai Pegawai adalah pegawai tersebut merupakan pegawai tetap. Pension adalah status pegawai yang diberikan kepada pegawai yang berumur lebih dari 55 tahun (usia pensiun) tetapi tetap dipekerjakan. Honor adalah status pegawai yang bukan pegawai tetap.

- Employee Status adalah jenis-jenis pegawai yang ada menurut peraturan perpajakan. List item terdiri dari Employee dan Contract. Perbedaan setiap type akan mempengaruhi perhitungan pajak. - Married Status adalah field yang menyatakan status pegawai tersebut diperusahaan. (Optional) - Tax Status adalah field yang digunakan dalam transaksi pajak. - Child adalah jumlah tanggungan yang akan mempengaruhi besarnya PTKP keluarga. Maksimum 1 spouse dan 3 orang anak. Organization

Organization mutlak untuk di isi, karena bila tidak terisi maka record pegawai tidak akan terproses. History dari Organization ini bisa dicetak dengan mengklik button Print di bagian bawah form. Untuk Masukan data organization tekan tombol Add maka akan tampil lookup sbb:

Career

Sheet Career ini untuk menyimpan data Occupation, Job Title dan Grade dari pegawai. Sama halnya dengan Organization, user dapat mencetak history Career dengan mengklik button Print. Photograph

Sheet yang merekam identitias pegawai dalam bentuk gambar. Sheet ini bermanfaat sekali bagi user yang menangani pegawai dalam jumlah besar.

Cara mengisi data ini adalah: Siapkan terlebih dahulu foto pegawai tersebut dalam bentuk file, sebaiknya berbentuk JPEG files. Cara membuat file tersebut dapat dengan menggunakan Scanner. Klik kanan pada Mouse pilih Load, selanjutnya BCLite akan menanyakan lokasi foto tersebut disimpan. Pilih pegawai yang akan dimasukan/load fotonya. Work Location

Bank

Work Location untuk menyimpan data lokasi dari setiap pegawai

Sheet Bank merekam data berhubungan dengan transfer gaji karyawan Payroll Master Payroll Master digunakan untuk membuat setup untuk pegawai yang berhubungan dengan pajak dan gajinya. Secara ringkas apabila ada pegawai baru maka langkah yang harus dilakukan oleh seorang user adalah: Mengisi data yang berhubungan dengan HRM: Personnel Master. Masuk ke Modul Payroll Master untuk setup data gajinya.

Tax Setup

Tax terdiri dari 2 bagian yaitu: - Taxable Income (Tax, Medical, Fix Allowance Type) Field yang diisi berbentuk list item. Item didalam list tersebut terdiri dari metode perhitungan perlakuan pajak yang berlaku di Indonesia yaitu Gross, Gross Up dan Net. - History Merupakan display dari history metode perhitungan perlakuan pajak yang dipakai. Tax setup ini berfungsi untuk menentukan perlakuan pajak terhadap komponenkomponen gaji. Komponen gaji tersebut adalah: Basic Salary & Work Hours Adjustment Overtime Fixed Allowances Non Fixed Allowances Type Jamsostek (Accident, Death, Health) Medical Reimbursment Service Charge Syarat yang harus dipenuhi apabila user ingin mengubah Tax Setup Individual atau Global adalah perubahan dapat dilakukan diawal tahun pajak. Yaitu bulan Januari tahun bersangkutan. WP2 memberikan toleransi pengubahan Tax Setup sampai dengan bulan Februari tahun tersebut. Field yang diisi berbentuk list item. Item didalam list tersebut terdiri dari metode perhitungan perlakuan pajak yang berlaku di Indonesia yaitu Gross Up, Gross atau Net. Perhitungan Tax pada WP2 Menurut Keputusan Dirjen Pajak April 2000, pembagian Braket Pajak adalah :

5% untuk penghasilan 10% untuk penghasilan 15% untuk penghasilan 100,000,000.00/p.a 25% untuk penghasilan 200,000,000.00/p.a 35% untuk penghasilan

<= 25,000,000/p.a 25,000,000.00/p.a < income <= 50,000,000/p.a 50,000,000.00/p.a < income <= 100,000,000.00/p.a < income <= > 200,000,000.00/p.a

PTKP keluarga adalah Penghasilan Tidak Kena Pajak yang dihitung berdasarkan tanggungan keluarga wajib pajak tersebut. Ketentuan dari Dirjen Pajak tahun 1998 adalah: Wajib Pajak : Spouse/Pasangan: Child/Anak: Rp. 240,000/bulan Rp. 120,000/bulan Rp. 120,000/bulan

Untuk laki-laki maka jumlah dependen maksimum yang dapat mempengaruhi PTKP maksimum adalah satu istri dengan 3 (tiga) orang anak atau Rp. 8,640,000/tahun. Untuk wajib pajak wanita walaupun telah memiliki suami dan anak maka PTKP maksimum adalah untuk dirinya sendiri atau Rp. 2,880,000/tahun. Tunjangan Jabatan adalah termasuk komponen pengurang pajak. Ketentuannya sejak 1998 tunjangan pajak maksimum adalah Rp. 108,000/bulan atau dihitung dari gaji kotor dikali 5%. Tunjangan pajak dipengaruhi oleh masa kerja dalam satu periode tahun pajak. Misalnya seseorang yang bekerja selama 8 bulan dalam setahun ( January Desember ) maka Tunjangan Jabatannya adalah Rp. 108,000 * 8 bulan = Rp. 864,000/tahun. Pada perhitungan pajak Metode Gross, pajak ditanggung sendiri oleh pegawai, secara matematis perhitungannya akan lebih mudah dimengerti. Rumus Perhitungan Pajak Metode Gross adalah: Bracket pajak 5% = 5% * (Income PTKP) Bracket pajak 15 % = 5% * 50,000,000 + (15 % * (Income 50,000,000)) Bracket pajak 25 % = 5% * 50,000,000 + 15% * ( 250,000,000)+ 15% - (Income 250,000,000) Bracket pajak 30% = 5% * 50,000,000 + 15% * 250,000,000 + 15% * 500,000,000 + 25% * (Income 500,000,000) Bracket Pajak 30 % = 5% * 50,000,000 + 15% * 250,000,000 + 15% * 500,000,000 + 25% * (1,000,000,000) + 30% * (Income 1,000,000,000) Contoh Perhitungan dengan Metode Gross untuk Wajib Pajak Dalam Negeri (Subject PPh 21)

Pegawai A menikah dan memiliki 3 orang anak, status pegawai bulanan tetap. Komponen gajinya adalah: Basic Salary Transport Allowances Rp. 3,000,000,- perbulan Rp. 300,000,- perbulan

Diikutsertakan dalam Program Jamsostek dengan kewajiban premi Accident Insurance 0,24%, Death Insurance 0,30%, THT yang ditanggung perusahaan 3,7% dan THT yang ditanggung karyawan 2%. Dasar perhitungan Premi Jamsostek adalah Basic Salary. Selain Jamsostek pegawai A diikutsertakan juga dalam program Dana Pensiun yang diselenggarakan oleh suatu lembaga keuangan dengan premi yang harus dibayarkan sebesar 5% kontribusi perusahaan dan 7% kontribusi pegawai. Pada bulan Januari 2004 A mendapatkan THR sebesar Rp. 2,000,000.00 dan dibayarkan terpisah dari gaji. Maka pajak yang harus dibayarkan A pada bulan Januari 2010 adalah: Gross Income: Basic Salary Rp. 3,000,000.00 Transport Allow. Rp. 300,000.00 Jamsostek Allow. Rp. 16,200.00 -----------------------+ Rp. 3,316,200.00/bulan Estimasi penghasilan setahun dibulan Januari 2010 adalah: (Fixed Income * 12) + Reguler Income Januari 2010 Basic Salary * 12 : Transport Allow. * 12 : Jamsostek Allow. * 12 : Total Fixed Income Total Irreguler Income Total Estimasi Income : : : Rp. 3,000,000.00 * 12 = Rp.36,000,000.00 Rp. 300,000.00 * 12 = Rp. 3,600,000.00 Rp. 16,200.00 * 12 = Rp. 194,400.00 --------------------------+ Rp. 39,794,400.00 Rp. 2,000,000.00 --------------------------+ Rp. 41,794,400.00

PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak): PTKP Keluarga (setahun) : M/3 Himself Rp. 1,320,000.00

Spouse Child 1 Child 2 Child 3

Rp. 110,000.00 Rp. 110,000.00 Rp. 110,000.00 Rp. 110,000.00 -----------------------+ Rp. 1,760,000.00/bulan

PTKP Keluarga setahun: Rp. 1,760,000.00* 12 = Rp. 21,120,000.00 Occupational Allowances setahun: Rp. 41,794,400.00 * 5% = Rp. 2,089,720 Jamsostek, employee contribution (2%) setahun : Rp. 3,000,000.00 * 2% = Rp. 720,000.Dana Pensiun, Empoyee Contribution (5%) setahun : Rp. 3,000,000.00 * 5% = Rp. 2,520,000.00 Jadi Total PTKP adalah: PTKP Keluarga Occupational Allow. Jamsostek Employee Contrib. Dana Pensiun Employe Contrib. = Rp. 21,120,000.00 = Rp. 2,089,720.00 = Rp. 720,000.00 = Rp. 2,520,000.00 -----------------------------+ = Rp. 26,449,720

Bila Estimasi Income setahun dan Total PTKP setahun telah diketahui maka dapat di tentukan jumlah PKP (Penghasilan Kena Pajak). Rumus : PKP = Estimasi Income setahun PTKP PKP = Rp. 41,794,400.00 Rp. 26,449,720.00 = Rp. 15,344,680.00 PKP Pembulatan = 15,344,000.00 Bila PKP dibawah dari Rp. 50,000,000.00 artinya penghasilan A dikenakan braket pajak 5%. Rp. 25,000,000.00 * 5% = Rp. 762,200.00 Jadi total pajak setahun bersama bonus Rp. 762,200.00

Estimasi Annual Tax (perkiraan pajak setahun) untuk penghasilan yang sifatnya tetap saja maka (tanpa bonus):

Estimasi Annual Reguler Income = Basic Salary * 12 Transport Allw * 12 Jamsostek Allw * 12 Total Reg. Inc. Rp. 3,000,000.00 * 12 Rp. 300,000.00 * 12 Rp. 16,200.00 * 12 = Rp. 36,000,000.00 = Rp. 3,600,000.00 = Rp. 194,400.00 + = Rp. 39,794,400.00

Occupational Allowances setahun: Rp. 39,794,400.00 * 5% = Rp. 1,989,720 Total PTKP = 26,349,720 PKP = Rp. 39,794,400.00 Rp. 26,349,720.00 .PKP Pembulatan 13,444,000 Estimasi Reguler Annual Tax Income: Rp. 13,444,000.00 * 5% = Rp. 672,200 = Rp. 13,444,680

Selanjutnya setelah semua penghasilan yang sifatnya tetap dihitung, untuk Bonus baru dapat ditentukan tarif pajaknya. Bulan Januari 2010 menerima THR sebesar Rp. 2,000,000.00 berarti tarif pajaknya adalah Rp. 762,200.00 672,200= Rp. 100,000.00 Pajak bulan January menjadi Rp. 672,200 / 12 = Rp. 56,016.6

C. Rate Setting

Terdiri dari sheet-sheet yang berhubungan dengan penghitungan dari komponenkomponen salary. Sheet-sheet tersebut adalah:

merupakan setup rate untuk Overtime, Deduction ( biasanya untuk potongan Absent ), Astek ( Jamsostek ), dan Promotion. Perhitungan rate bisa berdasarkan Basic Salary, Basic Salary + Fix Allowance, atau Rate by Entry.