TEORI DAN KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL

ISI Pentingnya Kerjasama Ekonomi Internasional  Teori-teori Perdagangan Internasional  Kebijakan Perdagangan Internasional  .

“Pentingnya Kerjasama Ekonomi Internasional” Makhluk Sosial Saling Melengkapi (pertukaran dan spesialisasi) Hubungan Antar Negara Alokasi Sumberdaya Ekonomi Hasil yang Lebih Baik Jangka Pendek dan Jangka Panjang .

3.Keuntungan Perdagangan Internasional 1. 4. Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri Memperoleh keuntungan dari spesialisasi Memperluas pasar industri-industri dalam negeri Menggunakan teknologi modern dan meningkatkan produktivitas . 2.

naik konsumsi dan kesempatan kerja. impor minimal). naik output keseimbangan.“Teori-teori Perdagangan Internasional” MERKANTILISME Suatu negara akan makmur bila mampu memaksimalkan surplus perdagangan (ekspor maksimal. idle capacity Proteksi ketat terhadap impor dan hak monopoli pada produk domestik Mengorbankan efisiensi dan produktifitas . Surplus perdagangan. naik Kelemahan : Kemakmuran diukur dengan uang.

KEUNGGULAN ABSOLUT Suatu negara akan makmur bila dilaksanakan melalui mekanisme perdagangan bebas. Perdagangan bebas Spesialisasi Peningkatan efisiensi Pertimbangan keunggulan absolut (kemampuan produksi vs biaya yang lebih rendah) (tergantung pada nilai tukar internasional) .

jaminan kepastian pasar. dampak ketergantungan impor . tidak tersedianya industri pendukung 5. profit super normal 4. Ketergantungan yang makin besar pada impor. dampak industrialisasi 4. Manfaat: 1.“Kebijakan Perdagangan Internasional” a. insentif penanaman modal 2. Kebijakan Substitusi Impor Yaitu memproduksi di dalam negeri terhadap barang-barang yang tadinya impor. fasilitas keringanan pajak. fasilitas memperbesar swasta berinvestasi 3. Memperkuat gejala monopoli (akibat kecilnya pasar). Memperkuat sektor industri. Memperluas kesempatan kerja. perbaikan neraca pembayaran Kerugian: 1. industri penyedia kebutuhan pokok dan produk antara 2. Pasar domestik cepat jenuh (kekuatan permintaan terbatas) 3. Menguntungkan perusahaan asing. Menghemat devisa. pembatasan jumlah produsen. Pemborosan devisa. Mengurangi ketergantungan pada impor.

Mengatasi dampak kekurangan devisa Kerugian: 1. Cepat jenuhnya pasar internasional. Meningkatnya persaingan berdasarkan prestasi perusahaan 4.b. . Mempertahankan permintaan sektor pertanian terhadap sektor industri 2. 2. Makin kuatnya kebijakan proteksi oleh negara maju sebagai upaya memperoleh dukungan politis. Mendorong produksi massal yang skala ekonominya efiien 3. barang yang diekspor elastisitasnya rendah. Kebijakan Promosi Ekspor Yaitu kebijakan dibidang industri yang mengutamakan pengembangan industri untuk pasar ekspor Manfaat: 1.

Kebijakan Proteksi Adalah usaha pemerintah untuk membatasi atau mengurangi jumlah barang yang diimpor dari negara lain dengan tujuan untuk mencapai beberapa tujuan tertentu . Untuk mendiversifikasikan perekonomian (kecukupan pangsa pasar domestik) 4. Menghindari kemerosotan industri tertentu (bagi negara maju) 5. Memperbaiki neraca pembayaran (impor>ekspor) 6. Mendorong perkembangan industri baru 3. Mengatasi masalah deflasi dan pengangguran (dampak efisiensi dan spesialisasi) 2. yaitu : 1. Menghindari dumping .c.

.Kuota. yaitu kebijakan pembatasan jumlah barang impor yang boleh masuk ke pasar domestik  Tidak dapat menambah pendapatan pemerintah.  Bisa menambah pendapatan pemerintah. Tarif.Bentuk Proteksi : 1. yaitu pajak untuk komoditas ekspor  Diberlakukan bila harga pasar internasional lebih rendah daripada harga domestik. 2.

BI . Sumber : BPS.TUGAS Ulasan tentang struktur ekspor dan impor negara Indonesia (data tahun 2009-2010).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful