//

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan limpahan rakhmat dan hidayahNya sehingga dapat terselesaikan buku pedoman ini. Buku Pedoman Teknis (Domnis) Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2011/2012 ini disusun dengan tujuan agar pihak-pihak terkait yang bertugas sebagai panitia pada setiap jenjang, baik tingkat Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota maupun sekolah penyelenggara dapat berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pedoman Teknis ini merupakan pelengkap Prosedur Operasi Standar (POS) UN 2011/2012 dengan penjelasan tambahan tentang hal-hal yang belum diatur dalam POS. Dengan Domnis ini, diharapkan penyelenggaraan UN tahun ini menjadi baik dan lancar. Kami telah berusaha agar Domnis ini memuat semua permasalahan yang terkait dengan penyelenggaraan UN. Namun demikian, mungkin saja masih ada permasalahan UN yang belum termuat. Untuk itu, kami mengharapkan saran dan masukan untuk penyempurnaannya. Walaupun ada kekurangannya, kami berharap Domnis ini banyak manfaatnya.

Surabaya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

Dr. HARUN, M.Si, MM Pembina Utama Madya NIP. 19550320 198503 1 008

i

DAFTAR ISI
Kata Pengantar.................................................................. Daftar isi................................................................................... BAB I - PENDAHULUAN A. Latar Belakang .................................................................. B. Dasar ............................................................................. C. Tujuan ............................................................................ D. Daftar Istilah .................................................................... BAB II - TUGAS PANITIA UJIAN NASIONAL A. Tahap Persiapan ................................................................. 1. Panitia Rayon ......................................................... 2. Panitia Subrayon ...................................................... 3. Sekolah/Madrasah Penyelenggara .................................. B. Tahap Pelaksanaan ............................................................. 1. Panitia Rayon ......................................................... 2. Panitia Subrayon ...................................................... 3. Sekolah/Madrasah Penyelenggara .................................. C. Tahap Pelaporan ................................................................ i ii

1 1 1 2

3 3 4 4 5 5 5 6 7

BAB III - KEPENGAWASAN, PEMERIKSAAN DAN KELULUSAN A. Kepengawasan ................................................................... 8 1. Ujian Nasional ........................................................ 8 2. Ujian Sekolah.......................................................... 9 B. Pemeriksaan ..................................................................... 9 1................................................................................................................Ujian Nasional ............................................................... 9 2................................................................................................................Ujian Sekolah................................................................. 10 C. Kelulusan ......................................................................... 10 1................................................................................................................Keten tuan Kelulusan ........................................................ 10 2................................................................................................................Kelulu san dari Satuan Pendidikan.......................................... 11 3................................................................................................................Kelulu san Ujian Sekolah .................................................... 11 4................................................................................................................Kelulu san Ujian Nasional ................................................... 12 D. Syarat Peserta Ujian ............................................................ 12

ii

TATA TERTIB PENGAWAS.................. Tata Tertib Peserta UN . B............. Jadwal Ujian Nasional ...................................................... E.. G............ 15 BAB V . 13 B................................................ Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah..... I............. Pengiriman Hasil Nilai Sekolah/Madrasah ............. Monitoring penyelenggaraan Ujian Nasional & Ujian Sekolah/Madrasah ... C.......... Penyerahan Dokumen UN .. Materi Ujian Sekolah ..........................................PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH A.. Entry Nilai Sekolah/Madrasah ...................BAB IV ............ PESERTA DAN DOKUMENTASI UJIAN NASIONAL A.............PENUTUP LAMPIRAN 16 17 24 25 26 28 28 28 30 iii .............................. 14 C.... H.. D............................................ BAB VI – SANKSI BAB VII ........................ F........................ Tata Tertib Pengawas Ruang UN ..................... Penyusunan Bahan Ujian Sekolah/Madrasah .................................................................................................................. Ruang Ujian Nasional........ Materi Ujian Nasional ..................

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Stándar Nasional Pendidikan ( Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 41. Ujian Sekolah/Madrasah adalah kegiatan yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sebagai pengakuan prestasi belajar dan/atau penyelesaian dari sekolah/madrasah. Memberi pedoman kepada Ketua Rayon/Subrayon/kepala SMP/MTs. Sekolah Menengah Atas. TUJUAN Tujuan Domnis ini adalah: 1. Untuk keberhasilan pelaksanaan ini perlu adanya pedoman agar semua kegiatan berjalan dengan sebaik-baiknya. Pedoman Teknis (Domnis) penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah SMP/MTs dan SMA/MA ini perlu dibuat. dan SMA/MA penyelenggara Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 dan semua pihak yang terkait agar dalam melaksanakan tugasnya. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2011 tanggal 16 Desember 2011 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggara Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional. 5. 1 . sehingga dicapai hasil sebaik-baiknya. Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor : 0011/P/BSNP/XII/2011 tanggal 19 Desember 2011 tentang Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama.BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Ujian Nasional merupakan kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah. Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496 ). Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa. DASAR Domnis penyelenggaraan Ujian Nasional SMP/MTs dan SMA/MA ini didasarkan pada : 1. Sekolah Menengah Atas Luar Biasa dan Sekolah Menengah Kejuruan Tahun Pelajaran 2011/2012. Madrasah Tsanawiyah. 3. Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301 ). 4. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ( Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78. Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/8/KPTS/013/2012 tanggal 11 Januari 2012 tentang Penyelenggara Ujian Nasional Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2011/2012. 2. sebagai acuan sebagaimana ketentuanketentuan aturan yang ada. Madrasah Aliyah.

Dokumen Ujian Nasional: a. Subrayon : Penyelenggara UN di daerah Kabupaten/Kota : Penyelenggara UN yang mengkoordinasikan beberapa Satuan Pendidikan 3. DNS : Daftar Nominasi Sementara b.Domnis 11. NA 20. SKHUN : Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional g. Rayon 2.DKN 12. SMP 5. Daftar hadir 4. Naskah soal 2). B.US/M 16. Berita acara 3). DAFTAR ISTILAH 1. Bahan Ujian Nasional terdiri atas: 1). DKHUN : Daftar Kolektif Hasil Ujian Nasional f.SKLUS 15. Membantu tercapainya tujuan dan fungsi Ujian Nasional. LJUN : Lembar Jawaban Ujian Nasional e. MTs 7.NS/M 18. POS 10.NR : : : : : : : : : : : : : : : : : Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengah Atas Madrasah Tsanawiyah Madrasah Aliyah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional Prosedur Operasi Standar Pedoman Teknis Daftar Kumpulan Nilai Standar Kompetensi Lulusan Stantar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional Stantar Kompetensi Lulusan Ujian Sekolah Ujian Sekolah/Madrasah Ujian Nasional Nilai Sekolah/Madrasah Nilai Ujian Nasional Nilai Akhir Nilai Rapor 2 . DNT : Daftar Nominasi Tetap c. Menjadi pedoman penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2011/2012 dan menyelesaikan permasalahan yang timbul.NUN 19.2.SKL 13. SMA 6.UN 17. 3. RSBI 9. MA 8.SKLUN 14. KPUN : Kartu Peserta Ujian Nasional d.

1. Melakukan penandatanganan pakta integritas dengan satuan pendidikan d. Menerima DNT dari panitia Ujian Nasional Provinsi dan mendistribusikan ke Subrayon 3 . Panitia Rayon a. Mendata sekolah/madrasah penyelenggara UN dengan prosedur sebagai berikut: 1) Mendata sekolah/madrasah yang memiliki kelas/tingkat tertinggi dan mengidentifikasi sekolah/madrasah berdasarkan jenjang akreditasi serta aspek-aspek kelayakan yang dipergunakan sebagai bahan pertimbangan penetapan sekolah/madrasah penyelenggara UN dan menyampaikan ke penyelenggara tingkat provinsi 2) Persyaratan sebagai sekolah penyelenggara UN: a) Sudah terakreditasi b) Jumlah siswa ≥ 20 untuk SMP/MTs c) SMA/MA memiliki 2 program masing-masing program ≥ 10 siswa atau memiliki 1 program dengan jumlah siswa ≥ 20 d) Sekolah/madrasah rintisan bertaraf internasional (RSBI) atau sekolah/ madrasah bertaraf internasional yang memiliki peserta didik kurang dari 20 orang setelah mendapat izin dari Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Kementerian Agama e) Sekolah yang tidak memenuhi syarat sebagai Sekolah Penyelenggara maka Sekolah tersebut bergabung pada Sekolah Penyelenggara dengan tempat penyelenggaraan dapat di Sekolah Penyelenggara atau Sekolah Penggabung dengan pertimbangan Rayon 3) Menerima SK penetapan sekolah/madrasah penyelenggara UN dan sekolah/madrasah yang menggabung dari penyelenggara tingkat provinsi 4) Menyampaikan surat keputusan tersebut ke sekolah/madrasah penyelenggara UN e.BAB II TUGAS PANITIA UJIAN NASIONAL TAHAP PERSIAPAN Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota yang dimaksud adalah Panitia Rayon dan Panitia Subrayon. Mendata calon peserta Ujian Nasional untuk SMP/ MTs dan SMA/MA f. Mensosialisasikan penyelenggaraan Ujian Nasional di daerahnya c. Menerima dari panitia Ujian Nasional Provinsi dan selanjutnya menyerahkan ke Subrayon : 1) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) dan Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 2) Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 (Kisi-kisi UN 2011/2012) 3) Pedoman Teknis penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2011/2012 b. Mencetak Daftar Nominasi Sementara (DNS) dan mendistribusikan ke Subrayon g.

Menyerahkan daftar usulan guru/calon pengawas ruang ke panitia Subrayon h. Menerima dan mendistribusikan DNS/DNT dari rayon d. Menerbitkan surat tugas panitia Ujian Nasional sekolah/madrasah penyelenggara g. Menerima dari panitia rayon dan selanjutnya menyerahkan ke sekolah/madrasah penyelenggara : 1) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) dan Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012. Menerima daftar usulan guru/pengawas ruang UN SMP dan MTs dari Subrayon k. f. Menerima daftar usulan guru/pengawas ruang UN dari Sekolah/Madrasah dan selanjutnya menyampaikan ke Rayon c. Melakukan pendataan calon peserta Ujian Nasional d. Melaksanakan sosialisasi penyelenggaraan Ujian Nasional kepada peserta Ujian Nasional dan orang tua peserta ujian nasional c. Menerima DNS dan DNT dari panitia Subrayon e. Menerima daftar usulan guru/pengawas ruang UN SMA dan MA dari Subrayon dan selanjutnya menyampaikan ke perguruan tinggi penyelenggara UN j.h. Sekolah/Madrasah Penyelenggara a. Menetapkan pengawas ruang UN SMP dan MTs l. Menerbitkan SK panitia Ujian Nasional tingkat Rayon 2. Panitia Subrayon a. Menerima dari panitia Subrayon: 1) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) dan Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 2) Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 (Kisi-kisi UN 2011/2012) 3) Pedoman Teknis penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2011/2012 b. Meneliti dan mengoreksi DNS/DNT. Menyiapkan ruangan penyelenggaraan Ujian Nasional serta sarana lain yang diperlukan 4 . objektivitas dan akuntabilitas pada semua proses pelaksanaan UN m. Menerapkan prinsip kejujuran. Menerima DNS/DNT dari Subrayon yang telah dikoreksi oleh sekolah/madrasah penyelenggara dan selanjutnya menyerahkan ke panitia Ujian Nasional Provinsi melalui Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Pertama dan Pendidikan Menengah Atas i. 2) Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 (Kisi-kisi UN 2011/2012) 3) Pedoman Teknis penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2011/2012 b. Menerima DNS/DNT yang telah dikoreksi dari sekolah/madrasah penyelenggara dan selanjutnya menyerahkan ke Rayon 3. selanjutnya menyerahkan ke Subrayon.

pengamanan UN. TAHAP PELAKSANAAN 1. Semua penyerahan dokumen Ujian Nasional selalu disertai berita acara i. dan akuntabilitas pada semua proses pelaksanaan UN j. pelaksanaan. Membuat laporan pelaksanaan UN Tingkat Kabupaten/Kota untuk disampaikan kepada Penyelenggara UN Tingkat Provinsi yang berisi tentang persiapan. dan evaluasi UN dan dilengkapi dengan: 1) Surat Keputusan Penyelenggara UN Tingkat Rayon 2) Data peserta UN 3) Data sekolah/madrasah penyelenggara UN 4) Data kelulusan satuan pendidikan 2. pengaturan tempat duduk. Panitia Subrayon a. dan tanggung jawab sekolah penyelenggara. Menjaga keamanan penyelenggaraan UN d. Menjaga kerahasiaan dan keamanan bahan UN c.B. Menerapkan prinsip kejujuran. Memberi pengarahan kepada sekolah penyelenggara tentang tugas. pengawas ruang. Mengumpulkan nilai sekolah/madrasah yang telah diisi dalam bentuk blanko digital (soft copy) dan cetak nilai sekolah/madrasah dari Sekolah Penyelengara selanjutnya mengirimkan ke Panitia Rayon 5 . Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Ujian Nasional di daerahnya e. dan tata cara pembagian naskah UN pada saat pelaksanaan UN b. Mengkoordinasikan pengumpulan nilai sekolah/madrasah yang telah diisi dalam bentuk blanko digital (soft copy) dan cetak nilai sekolah/madrasah dari Panitia Subrayon selanjutnya mengirimkan ke Penyelengara UN Tingkat Provinsi g. melalui Panitia Subrayon b. objektivitas. Menerima DKHUN dan SKHUN dari Penyelenggara UN Tingkat Provinsi dan mengirimkannya ke sekolah/madrasah penyelenggara UN melalui Panitia Subrayon h. Mendistribusikan bahan UN dan LJUN ke sekolah/madrasah penyelenggara Ujian Nasional. Menerima LJUN dari Panitia Subrayon dan mengirimkannya ke Penyelenggara UN Tingkat Provinsi untuk: 1) SMP dan MTs ke Dinas Pendidikan Provinsi 2) SMA dan MA ke Perguruan Tinggi f. Panitia Rayon : a.

dan akuntabilitas pada semua proses di atas Menyampaikan laporan penyelenggaraan UN kepada Panitia Subrayon Memberi pengarahan kepada pengawas ruang pada hari pertama 45 menit sebelum pelaksanaan UN tentang tugas. e. Menerima DKHUN dan SKHUN dari Panitia Rayon dan mengirimkannya ke sekolah/madrasah penyelenggara e. k. b. h. Menjaga kerahasiaan dan keamanan naskah UN Melaksanakan UN sesuai dengan tata tertib dan POS UN Menjaga keamanan dan ketertiban penyelenggaraan UN Menerima DKHUN dari Panitia Subrayon Menetapkan dan mengumumkan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan sesuai kriteria kelulusan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Menerbitkan. p. dan membagikan SKHUN kepada peserta UN Menerbitkan. dan membagikan ijazah kepada peserta didik yang dinyatakan lulus dari satuan pendidikan Menerapkan prinsip kejujuran. d. n. q. Menjaga kerahasiaan dan keamanan bahan UN g. pengaturan tempat duduk. pelaksanaan. dan tanggung jawab pengawas ruang. Mengirimkan nilai sekolah/madrasah ke Panitia Subrayon Memberikan penjelasan tentang tata tertib pengawasan ruang ujian dan cara pengisian LJUN Mengambil bahan UN dan LJUN di Subrayon setiap hari H. Membuat laporan pelaksanaan UN Tingkat Subrayon untuk disampaikan kepada Panitia Rayon yang berisi tentang persiapan. serta tata cara memasukkan hasil LJUN 6 . Pada saat penyelenggaraan Ujian Nasional (hari H) 1) Mengirim petugas ke sekolah/madrasah penyelenggara untuk mengamankan naskah Ujian Nasional 2) Menyerahkan bahan UN dan LJUN ke sekolah/madrasah penyelenggara 3) Menerima kembali LJUN yang telah digunakan oleh sekolah/madrasah penyelenggara kecuali naskah soal tetap berada di sekolah/madrasah penyelenggara 4) Menyerahkan LJUN yang telah digunakan ke rayon 5) Memantau pelaksanaan Ujian Nasional di sekolah/madrasah penyelenggara d. pengamanan UN. m. l. objektivitas. Merencanakan penyelenggaraan Ujian Nasional di sekolah/madrasah Melakukan latihan pengisian LJUN kepada calon peserta Ujian Mengisi blanko digital (soft copy) dan mencetak nilai sekolah/madrasah. Menjaga keamanan penyelenggaraan UN h. Sekolah/Madrasah Penyelenggara a. i.c. Semua penyerahan dokumen/bahan Ujian Nasional selalu disertai Berita Acara f. dan tata cara pembagian naskah UN. f. g. dengan diikuti seorang petugas dari Subrayon dan serah terima dokumen Ujian Nasional disertai berita acara Memeriksa dan memastikan amplop naskah UN dalam keadaan tertutup. dan evaluasi UN 3. j. menandatangani. menandatangani. o. c.

2. Permasalahan penting yang timbul sebelum. saat dan setelah pelaksanaan Ujian Nasional pada tingkat rayon. Sekolah/madrasah penyelenggara membuat laporan tertulis rangkap 2 (dua) disampaikan pada subrayon. Surat pengantar b. 7 . subrayon segera menyusun laporan dan disampaikan kepada rayon rangkap 2 (dua). Rekapitulasi laporan dari subrayon dengan menggunakan format yang sama dengan format subrayon c. Rekapitulasi laporan dari sekolah/madrasah penyelenggara c. Permasalahan penting yang timbul sebelum.TAHAP PELAPORAN Tugas panitia Ujian Nasional pada tahap pelaporan : 1. Surat pengantar b. Setelah dua hari subrayon menerima laporan penyelenggaraan Ujian Nasional dari sekolah/madrasah penyelenggara. 3. saat dan setelah pelaksanaan Ujian Nasional. satu hari setelah pengumuman kelulusan tentang penyelenggaraan Ujian Nasional di sekolahnya. yang diserahkan adalah: a. terdiri dari: a. Setelah lima hari rayon menerima laporan dari subrayon selanjutnya rayon menyampaikan laporan rangkap 2 (dua) kepada panitia tingkat Provinsi melalui Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Pertama dan Pendidikan Menengah Atas .

Pengawas ruang adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diujikan Pengawas Ujian Nasional harus menandatangani surat pernyataan bersedia menjadi Pengawas Ruang Ujian Nasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus hadir 45 menit sebelum ujian dimulai di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara ujian (rangkap 3). g. Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Kabupaten/Kota pada tingkat SMA/MA terdiri atas unsur dosen sebagai pengawas satuan pendidikan dan penempatan pengawas satuan pendidikan ditentukan oleh perguruan tinggi. pelaksanaan silang murni dapat antar Subrayon yang diatur oleh rayon. Apabila dalam satu Subrayon terjadi kekurangan tenaga guru untuk pengawas ruangan. Jika kekurangan guru untuk pengawas ruangan. UJIAN NASIONAL h. f. c. teliti dan memegang teguh kerahasiaan. a. d. b. jujur. e. i. 8 . k. j. m. dan sekolah asal. Setiap ruang diawasi oleh 2 (dua) orang Pengawas Ruangan Ujian Nasional. Guru yang sesuai dengan mata pelajaran yang diujikan tidak diperbolehkan berada di lingkungan sekolah saat pelaksanaan Ujian Nasional berlangsung. Penempatan pengawas ruangan Ujian Nasional dilakukan oleh Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Kabupaten/Kota dengan prinsip sistem silang murni : 1) antarsekolah dengan madrasah.BAB III KEPENGAWASAN. Guru yang diusulkan menjadi pengawas Ruang Ujian Nasional harus disertai keterangan sekurang-kurangnya: nama lengkap. Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Kabupaten/Kota pada tingkat SMP/MTs menetapkan Pengawas ruangan Ujian Nasional di tingkat satuan pendidikan atas usul dari sekolah dan madrasah penyelenggara UN. PEMERIKSAAN DAN KELULUSAN KEPENGAWASAN 1. Perguruan Tinggi menetapkan pengawas ruang UN di satuan pendidikan SMA/MA berdasarkan masukan dari Dinas Pendidikan dan Kankemenag kabupaten/kota sebagai penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota. Tim Pengawas Ruangan Ujian Nasional terdiri atas unsur guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin. 2) antarsekolah atau antarmadrasah atau antarSubrayon apabila nomor 1) tidak dimungkinkan. Pengawas Ruangan Ujian Nasional tidak diperkenankan untuk membawa alat komunikasi elektronik. l. Subrayon SMA/MA dapat meminjam guru dari SMP/MTs dan sebaliknya Subrayon SMP/MTs dapat meminjam guru SMA/MA. mata pelajaran yang diampu. bertanggungjawab.

10) Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Provinsi dan Perguruan Tinggi mengelompokkan LJUN per mata pelajaran per sekolah/madrasah penyelenggara Ujian Nasional per Kabupaten/Kota. Pengawas Ujian Sekolah/Madrasah dilakukan oleh tim pengawas ujian yang ditetapkan oleh Satuan Pendidikan. disertai dengan Berita Acara Serah Terima yang disaksikan oleh Pengawas Tingkat Provinsi. 9 . disertai dengan Berita Acara Serah Terima. 7) Panitia Rayon mengirimkan LJUN SMA/MA ke Perguruan Tinggi yang ditentukan. 5) Kepala Sekolah/Madrasah penyelenggara mengirimkan LJUN ke Panitia Subrayon disertai dengan Berita Acara Serah Terima.2. UJIAN NASIONAL a. Pengumpulan Hasil Ujian 1) Kepala Sekolah/Madrasah penyelenggara mengumpulkan amplop LJUN yang telah diserahkan oleh pengawas ruang Ujian Nasional 2) Memeriksa dan memastikan amplop LJUN dalam keadaan tertutup dengan dilem/dilak dan di segel serta telah ditandangani oleh pengawas ruang UN di dalam ruang ujian. jujur. Pengawasan silang dilakukan antar guru mata pelajaran dalam satu sekolah/madrasah. 3) Membubuhkan stempel satuan pendidikan pada amplop LJUN (dekat segel) di ruang sekretariat panitia penyelenggara. Pengawas Ujian Sekolah/Madrasah terdiri atas unsur guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin. d. bertanggungjawab. PEMERIKSAAN 1. teliti dan memegang teguh kerahasiaan. 6) Panitia Subrayon mengirimkan LJUN yang telah terkumpul dari sekolah/madrasah penyelenggara ke Panitia Rayon disertai dengan Berita Acara Serah Terima. e. c. 4) Segera ( 30 menit) menyerahkan sampul berisi LJUN yang telah digunakan dan perangkatnya ke Subrayon setiap hari H setelah mata pelajaran (bahan pusat) yang diujikan selesai dilaksanakan. b. 9) Penyelengara Ujian Nasional Tingkat Provinsi dan Perguruan Tinggi memeriksa kesesuaian jumlah berkas LJUN dengan jumlah peserta Ujian Nasional dari setiap sekolah/madrasah penyelenggara Ujian Nasional. 8) Panitia Rayon mengirimkan LJUN SMP/MTs ke Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Provinsi. UJIAN SEKOLAH a. Setiap ruang diawasi oleh 2 (dua) orang pengawas ujian dan harus hadir 20 menit di ruang ujian sebelum ujian dimulai. kecuali naskah soal tetap di sekolah/madrasah penyelenggara. Guru yang mata pelajarannya sedang diujikan tidak diperbolehkan mengawasi pelaksanaan ujian sekolah/madrasah. A.

Apabila terjadi perbedaan nilai ≥ 2. i. atau dapat dikoordinir oleh Dinas Pendidikan/Kemenag Kabupaten/Kota. Peserta didik yang dinyatakan lulus satuan pendidikan berhak mendapatkan ijazah. apabila desimal ketiga ≥ 5 maka dibulatkan ke atas. maka untuk menjaga obyektifitas. nilai rapor dan nilai akhir adalah nol sampai sepuluh. KETENTUAN KELULUSAN a. Pembobotan nilai praktik dan tertulis diserahkan pada satuan pendidikan. c. Jika soal ujian sekolah berupa uraian dan atau pilihan ganda (yang tidak memungkinkan dipindai). UJIAN SEKOLAH Pemeriksaan Ujian Sekolah/Madrasah. dijadikan sebagai nilai akhir. Skala yang digunakan pada nilai S/M. b.b. Tidak dibenarkan adanya penambahan nilai. h. j. Pengolahan Hasil Ujian Pemeriksaan dan pengolahan nilai Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 seluruhnya dilakukan panitia Ujian Nasional Provinsi dengan sistem komputerisasi. Pemeriksaan Ujian Sekolah/Madrasah dilakukan oleh sekolah penyelenggara. 2. Kabupaten/Kota atau Provinsi. Ujian Sekolah dan Ujian Nasional sebelum pengumuman kelulusan. b. setiap lembar jawaban/hasil pekerjaan diperiksa oleh 2 orang pemeriksa oleh guru yang mengampu pada mata pelajaran yang sama dengan soal yang diujikan. Hasil pemeriksaan ujian tertulis dan praktik ditulis terpisah. Nilai rata-rata dari ke duanya (kedua pemeriksa) pada point g di atas. Tingkat SMA/MA pemindaian (scanning) LJUN dilakukan oleh Perguruan Tinggi. Pemeriksaan hasil Ujian Sekolah/Madrasah untuk seluruh mata pelajaran dilaksanakan pada waktu dan tempat yang sama diatur sekolah/madrasah penyelenggara. panitia sekolah/madrasah menetapkan mekanisme dan prosedur pemeriksaan yang mencakup : a. KELULUSAN 1. Ditentukan dalam rapat pleno yang diselenggarakan oleh panitia sekolah/madrasah penyelenggara yang dihadiri oleh perwakilan serta kepala sekolah penggabung dan minimum seluruh guru kelas IX untuk SMP/MTs atau XII untuk SMA/MA pada sekolah/madrasah penyelenggara dengan merujuk pada kriteria kelulusan dari Satuan Pendidikan. f. Pembulatan nilai S/M dalam bentuk dua desimal. Petugas pemeriksa melakukan evaluasi berdasarkan pedoman penilaian. dan dapat secara silang antar sekolah/madrasah penyelenggara atau kelompok sekolah/madrasah penyelenggara. dan nilai rata – rata ketiga pemeriksa dijadikan nilai akhir. harus dilakukan pemeriksaan oleh petugas pemeriksa ketiga. g. Tingkat SMP/MTs pemindaian (scanning) LJUN dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. c. e. SKHUN dan rapor sampai dengan semester terakhir 10 . Apabila memungkinkan pemeriksaan soal bentuk pilihan ganda dilakukan dengan komputer pada kelompok sekolah. d.

dan semester 5 untuk SMA/MA dengan pembobotan 60% (enam puluh persen) untuk nilai US/M dan 40% (empat puluh persen) untuk nilai rata-rata rapor. d. data kelakuan baik (Format 2 dan 3 terlampir). dan kelompok mata pelajaran jasmani. 4. KELULUSAN UJIAN SEKOLAH a. 3. kelompok mata pelajaran estetika. nilai rapor dan nilai akhir adalah nol sampai sepuluh. Laporan hasil kelulusan satuan pendidikan disahkan oleh pengawas sekolah/pejabat yang ditunjuk dengan bukti fisik dokumen pendukung DKN rapor kelas IX untuk SMP/MTs atau XII untuk SMA/MA . c. 2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. (Format Penilaian terlampir) c. apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M. Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada ayat (a) diperoleh dari gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1. KELULUSAN UJIAN NASIONAL 11 . dan semester 5 untuk SMP/MTs dengan pembobotan 60% (enam puluh persen) untuk nilai US/M dan 40% (empat puluh persen) untuk nilai rata-rata rapor. d. 3) Daftar hadir rapat pleno. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. b. e.kelas IX untuk SMP/MTs atau XII untuk SMA/MA dan sebaliknya yang tidak lulus hanya diberikan rapor sampai semester akhir kelas IX untuk SMP/MTs atau XII untuk SMA/MA. Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada ayat (a) diperoleh dari gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 3. DKN ujian. Peserta didik dinyatakan lulus US/M SMP/MTs dan SMA/MA. b. olah raga. disertai lampiran daftar nama-namanya. f. 3. Lulus Ujian Nasional. 4. Lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. e. Skala yang digunakan pada nilai S/M. Notulen tersebut memuat : 1) Semua keputusan yang dihasilkan saat rapat pleno. Tempat pengesahan lulus/tidak lulus satuan pendidikan adalah di rayon. Pembulatan nilai gabungan nilai S/M dan nilai rapor dinyatakan dalam bentuk dua desimal. peserta yang lulus dan tidak lulus dengan menyebut jumlah peserta laki-laki/perempuan. KELULUSAN DARI SATUAN PENDIDIKAN Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan sebagai berikut: a. d. 2. apabila desimal ketiga ≥ 5 maka dibulatkan ke atas. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. Hasil rapat pleno ditulis dalam notulen rapat yang dibuat oleh notulis dan disahkan oleh kepala sekolah/madrasah penyelenggara. 2) Perincian jumlah peserta seluruhnya. dan kesehatan. 4.

Peserta didik yang memiliki ijazah atau surat keterangan lain yang setara. 2. Peserta didik yang belajar pada tahun terakhir di satuan pendidikan berhak mengikuti Ujian Nasional (UN). 4. Peserta didik yang memiliki rapor lengkap penilaian hasil belajar pada satuan pendidikan sampai dengan semester I tahun terakhir. Peserta didik yang belajar di sekolah internasional di Indonesia yang memiliki izin untuk menerima peserta didik WNI. dan SMK. 7. atau berpenghargaan sama. Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN di satuan pendidikannya. 5. Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA b. 3. dengan ijazah dari satuan pendidikan yang setingkat lebih rendah. atau sekurang-kurangnya 2 tahun untuk peserta program percepatan belajar. c. Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN utama dapat mengikuti UN susulan. dilarang mengikuti UN sekolah/madrasah 12 . Memiliki nilai sekolah/madrasah. B. dengan pembobotan 40% untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk Nilai UN. Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada butir b mencapai paling rendah 5. MA. dan Program Paket C Kejuruan serta dinyatakan lulus. Peserta UN yang belum lulus UN sekolah/madrasah dan telah mengikuti UN Program Paket B/Wustha. Pembulatan nilai akhir (NA) dinyatakan dalam bentuk satu desimal. dan/atau 2010/2011 yang akan mengikuti UN Tahun Pelajaran 2011/2012: a. 8. Program Paket C. SYARAT PESERTA UJIAN 1. serta sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. d. 6. atau memiliki bukti kenaikan kelas dari kelas III ke kelas IV untuk peserta didik Kulliyatul-Mu’alimin Al-Islamiyah (KMI)/Tarbiyatul-Mu’alimin Al. Peserta yang tidak lulus UN pada tahun pelajaran 2009/2010. dapat mengikuti UN di sekolah/madrasah lain pada jenjang dan Jenis yang sama.5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4.a. Penerbitan ijazah yang dimaksud sekurang-kurangnya 3 tahun sebelum mengikuti ujian sekolah/madrasah. dapat mengikuti UN pada sekolah/madrasah penyelenggara UN terdekat dengan persyaratan sebagaimana tercantum pada butir 1 dan 3 di atas.0 (empat koma nol). Nilai yang digunakan adalah nilai tertinggi dari hasil ujian. c. Harus mendaftar pada sekolah/madrasah asal atau sekolah/madrasah penyelenggara UN. Mengikuti seluruh mata pelajaran yang diujinasionalkan. NA sebagaimana dimaksud pada butir a diperoleh dari gabungan Nilai S/M sebagaimana yang ditetapkan dalam persyaratan Kelulusan Ujian Sekolah pada point 3 di atas dari mata pelajaran yang di-ujinasional-kan dengan Nilai UN. apabila desimal kedua ≥5 maka dibulatkan ke atas.Islamiyah (TMI) yang pindah ke SMA. b.

Setelah tanda waktu mengerjakan dimulai. amplop LJUN. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UN 1. 2) meminta peserta UN untuk memasuki ruang UN dengan menunjukkan kartu peserta UN dan menempati tempat duduk sesuai nomor yang telah ditentukan.BAB IV TATA TERTIB PENGAWAS. dan berita acara pelaksanaan UN. tanggal lahir. Pelaksanaan UN a. kepada peserta UN untuk setiap mata pelajaran (nomor paket yang sama tidak boleh diberikan kepada peserta didik yang duduknya saling berdekatan). Pengawas ruang UN menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua penyelenggara UN. alat komunikasi elektronik. 8) setelah seluruh peserta UN selesai mengisi identitas. PESERTA DAN DOKUMENTASI UJIAN NASIONAL A. Pengawas ruang UN menerima bahan UN yang berupa naskah soal UN. 7) memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar. pengawas ruang UN membuka amplop soal. Empat puluh lima (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang UN telah hadir di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN. 3) mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal. buku atau catatan lain. Peserta UN tidak diperkenankan untuk menyentuhnya sampai tanda waktu UN dimulai. 3) memeriksa dan memastikan setiap peserta UN tidak membawa tas. daftar hadir. Pengawas ruang UN masuk ke dalam ruang UN 20 (dua puluh) menit sebelum waktu pelaksanaan untuk: 1) memeriksa kesiapan ruang ujian. 6) membagikan LJUN kepada peserta dan memandu serta memeriksa pengisian identitas peserta UN (nomor ujian. 5) meminta peserta ujian menandatangani daftar hadir. 4) membacakan tata tertib UN. Persiapan UN a. pengawas ruang UN: 1) mempersilakan peserta UN untuk mengecek kelengkapan soal. LJUN. 2) mempersilakan peserta UN untuk mulai mengerjakan soal. disaksikan oleh peserta ujian. b. 13 . kalkulator dan sebagainya ke dalam ruang UN kecuali alat tulis yang akan dipergunakan. dan meyakinkan bahwa amplop tersebut dalam keadaan baik dan tertutup rapat (disegel). kode soal ujian nama. 2. b. 10)membagikan naskah soal UN dengan cara meletakkan di atas meja peserta UN dalam posisi tertutup (terbalik). 9) membagikan naskah soal UN yang terdiri atas 5 (lima) paket. memeriksa kelengkapan bahan ujian. dan tanda tangan). c.

Peserta UN membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B. 5) mempersilakan peserta UN meninggalkan ruang ujian. 5. dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di depan kelas di samping pengawas. 2. Tas. satu lembar berita acara pelaksanaan. Peserta UN mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan. yakni 15 (lima belas) menit sebelum UN dimulai. Lima menit sebelum waktu UN selesai. Peserta UN dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke sekolah/madrasah. 4. kemudian ditutup. Peserta UN memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan. d. Selama UN berlangsung. Setelah waktu UN selesai. petunjuk.c. dilem/dilak dan disegel serta ditandatangani oleh pengawas ruang UN di dalam ruang ujian. 3. 14 . dan kartu tanda peserta ujian. Peserta UN yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti UN setelah mendapat izin dari ketua Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah. penggaris. pengawas ruang UN memberi peringatan kepada peserta UN bahwa waktu tinggal lima menit. 6) menyusun secara urut LJUN dari nomor peserta terkecil dan memasukkannya ke dalam amplop LJUN disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta. Pengawas Ruang UN menyerahkan amplop LJUN yang sudah dilem/dilak dan ditandatangani. 7. 2) memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan. pengawas ruang UN wajib: 1) menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian. B. Kelebihan naskah soal UN selama ujian berlangsung tetap disimpan di ruang ujian dan tidak diperbolehkan dibaca oleh pengawas ruangan. tanpa diberi perpanjangan waktu. 4) menghitung jumlah LJUN sama dengan jumlah peserta UN. penghapus. Pengawas ruang UN dilarang memberi isyarat. e. TATA TERTIB PESERTA UN 1. 3) mengumpulkan LJUN dan naskah soal UN. 6. 3) melarang orang memasuki ruang UN selain peserta ujian. buku. pengawas ruang UN: 1) mempersilakan peserta UN untuk berhenti mengerjakan soal. g. h. 8. 2) mempersilakan peserta UN meletakkan naskah soal dan LJUN di atas meja dengan rapi. dan bantuan apapun kepada peserta berkaitan dengan jawaban dari soal UN yang diujikan. f. serta naskah soal UN kepada Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar berita acara pelaksanaan UN. Peserta UN mengisi identitas pada LJUN secara lengkap dan benar serta menandatangani pernyataan “mengerjakan UN dengan jujur”. Peserta UN yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUN dapat bertanya kepada pengawas ruang UN dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu.

b. Peserta UN berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian. 14. Rekapitulasi kelulusan peserta didik SMA dan MA Lihat lampiran 3 4. dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti UN pada mata pelajaran yang terkait. Peserta UN yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak. peserta UN hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang UN. peserta UN dilarang: a. Peserta UN yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan. Jadwal penyerahan dokumen Lihat lampiran 1 2. Peserta UN yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu UN berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian. 11. Peserta UN mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian. 10.9. c. pengerjaan soal tetap dilakukan sambil menunggu penggantian naskah soal. d. Rekapitulasi kelulusan peserta didik SMP dan MTs Lihat lampiran 2 3. 12. PENYERAHAN DOKUMEN UJIAN NASIONAL 1. Selama UN berlangsung. membawa naskah soal UN dan LJUN keluar dari ruang ujian. bekerjasama dengan peserta lain. menggantikan atau digantikan oleh orang lain. Selama UN berlangsung. memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain. e. Hasil kelulusan sekolah penyelenggara dan sekolah menggabung Lihat lampiran 4 15 . 15. 13. memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal. C. f. menanyakan jawaban soal kepada siapa pun.

4. Materi Ujian SMA dan MA Program IPA : No 1. 2. 2. 2. 4. 3. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Kimia Biologi PG 50 35 40 40 40 40 Ujian Tulis LC Jml 50 15 *) 50 40 40 40 40 Waktu (menit) 120 120 120 120 120 120 Program IPS : No 1. 6. 5. 5. 4. 6. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ekonomi Sosiologi Geografi Ujian Tulis PG LC Jml 50 50 35 40 40 50 50 15 *) 50 40 40 50 50 Waktu (menit) 120 120 120 120 120 120 Program Bahasa : No 1. Materi Ujian Nasional : 1.BAB V PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH A. 6. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Indonesia Sejarah Budaya (Antropologi) Bahasa Arab Bahasa Jepang Bahasa Jerman Bahasa Prancis Bahasa Mandarin Ujian Tulis PG LC Jml 50 50 35 40 40 50 50 50 50 50 50 15 *) 50 40 40 50 50 50 50 50 50 Waktu (menit) 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 16 . 5. 3. 3.

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) LC : Listening Comprehension PG : Pilihan ganda Jml : Jumlah B. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Tafsir Hadis Ujian Tulis PG LC Jml 50 50 35 40 50 50 50 15 *) 50 40 50 50 50 Waktu (menit) 120 120 120 120 120 120 6. Materi Ujian Nasional SMP dan MTs No 1. afektif). Khusus mata pelajaran yang diuji nasionalkan dilakukan ujian tertulis atau tertulis dan praktek. *) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Matematika Bahasa Inggris PG 50 40 50 40 Ujian Tulis LC Jml 50 40 50 40 Waktu (menit) 120 120 120 120 4. Ujian praktik mencakup semua mata pelajaran yang memerlukan ujian praktik. Sekolah/Madrasah wajib melaksanakan Ujian Sekolah/Madrasah untuk semua mata pelajaran baik yang diujinasionalkan maupun yang tidak diujinasionalkan. 1. 2. b. e. 3. 6.d. 5. Fiqih Keterangan: *) LC : Listening Comprehension PG : Pilihan ganda Jml : Jumlah 2. 2. Materi Ujian Sekolah: Dengan memperhatikan ketiga ranah/aspek (kognitif. psikomotor. Bahan Ujian Sekolah/Madrasah pada mata pelajaran yang diujinasionalkan diambil dari materi semester 1 s. d.Program Keagamaan: No 1. Materi Ujian Sekolah Tingkat SMA/MA a. maka jenis ujian tulis maupun praktik serta waktu dan jadwal dapat disesuaikan/diatur oleh Dinas Pendidikan/Kemenag Kabupaten/Kota dan sekolah/madrasah penyelenggara. 4. Daftar mata pelajaran yang diujikan dan bentuk ujian pada Ujian Sekolah/Madrasah Tahun Pelajaran 2011/2012 adalah sebagai berikut: 17 . c. 3.

3. b. 12. 2. Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Pendidikan Jasmani Kesenian Teknologi Informasi dan Komunikasi Muatan Lokal V V V V V V V V V V V V V V V V V V Keterangan Khusus SMA sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Berbicara. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Kimia Biologi Pendidikan Jasmani Kesenian Teknologi Informasi dan Komunikasi Muatan Lokal Al. Menulis/ Mengarang. 11.KURIKULUM 2004 a. dan Menyimak Speaking and Writing Disesuaikan dengan jenisnya 18 .Qur’an-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam Bahasa Arab Bentuk Ujian Tertulis Praktik V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V Berbicara. 5. 3. 11. 16. 6. 14. 9. 17. Menulis/ Mengarang. 13. Pendidikan Agama V V 2. 5. dan Menyimak Speaking and Writing Keterangan Khusus SMA sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Disesuaikan dengan jenisnya Khusus MA SMA/MA Program Studi Ilmu Sosial Bentuk Ujian No. 15. 9. SMA/MA Program Studi Ilmu Alam No. 6. Mata Pelajaran Tertulis Praktik 1. 4. 7. 4. 8. 10. 10. 8. 7. 13. 1. 12.

dan Menyimak Speaking and Writing Berbicara. 1. 6. 7. 10. 8. 17. Menulis/ Mengarang. 18. 15. 16. 9. c. 11.14. Menulis/ Mengarang. 16. 16. 4. No. dan Kebahasaan Berbicara dan Menulis/Mengarang Disesuaikan dengan jenisnya Khusus MA 19 . 3. 2. 15. Al-Qur’an-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam Bahasa Arab V V V V V V V V Khusus MA SMA/MA Program Studi Bahasa Bentuk Ujian Mata Pelajaran Tertulis Praktik Pendidikan Agama V V Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing lain Pendidikan Jasmani Sejarah Kesenian Teknologi Informasi dan Komunikasi Muatan Lokal Al-Qur’an-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam Bahasa Arab V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V Keterangan Khusus SMA sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Berbicara. 13. 12. 5. 14.

18. 3. 11. 11. Olahraga dan kesehatan Teknologi Informasi dan Disesuaikan dengan jenisnya Khusus MA Bentuk Ujian Tertulis Praktik V V V V V V V V V V V V V V V V V V Keterangan Khusus SMA sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Berbicara. 4. 5. 19. SMA/MA Program IPA Bentuk Ujian No. 8. 13. 16. 12. 5. 9. 6. 4. b. Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Kimia Biologi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani. 9. 8.KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN a. 3. Menulis/ Mengarang. 7. 17. 10. 6. Mata Pelajaran Tertulis Praktik 1. Al-Qur’an-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam Bahasa Arab SMA/MA Program IPS Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani. 10. 2. No. Muatan Lokal 15. Olahraga. 1. dan Menyimak Speaking and Writing Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan 20 . Menulis/ Mengarang dan Menyimak Speaking and Writing V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Keterampilan/Bahasa Asing 14.dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Keterangan Khusus SMA sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Berbicara. 12. Pendidikan Agama V V 2. 7.

No 1. 4. 15. Antropologi 9. 18. 16. Keterampilan/Bahasa Asing Muatan Lokal Al-Qur’an-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam Bahasa Arab SMA/MA Program Bahasa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Indonesia Bahasa Asing lain V V V V V V V V V V V V Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Disesuaikan dengan jenisnya Khusus MA Bentuk Ujian Tertulis Praktik V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V Keterangan Khusus SMA sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Berbicara. 3. c. dan Kebahasaan Berbicara dan Menulis/Mengarang 8. 17. dan Kesehatan 12. 16. Olahraga. dan Menyimak Speaking and Writing Berbicara. 18. Al-Qur’an-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam Bahasa Arab Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Disesuaikan dengan jenisnya Khusus MA 21 .Komunikasi 13. Sejarah 10. 14. 19. 6. 7. Pendidikan Jasmani. 19. Keterampilan/Bahasa Asing 14. Menulis/ Mengarang. Seni Budaya 11. 5. Menulis/ Mengarang. Muatan Lokal 15. Teknologi Informasi dan Komunikasi 13. 2. 17.

V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V Disesuaikan dengan jenisnya Berbicara. e.d. 6. 8. Sejarah Kebudayaan Islam Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Tafsir Hadist Fiqih Seni Budaya Pendidikan Jasmani. 7. Fiqih d. 6. Bahan Ujian Sekolah/Madrasah pada mata pelajaran yang diujinasionalkan diambil dari materi semester 1 s. 11. Menulis/ Mengarang.d. 1. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bentuk Ujian Tertulis Praktik V V V V V V - Keterangan 2. d. Al-Qur’an-Hadis b. Sekolah/Madrasah wajib melaksanakan Ujian Sekolah/Madrasah untuk semua mata pelajaran baik yang diujinasionalkan maupun yang tidak diujinasionalkan. MA Program Keagamaan Mata Pelajaran Pendidikan Agama: a. 5. Daftar mata pelajaran yang diujikan dan bentuk ujian pada Ujian Sekolah/Madrasah Tahun Pelajaran 2011/2012 adalah sebagai berikut: 22 . 13 14. b. 10. 4. 12. dan Menyimak Speaking and Writing Keterampilan Muatan Lokal Bahasa Arab Materi Ujian Sekolah Tingkat SMP / MTs Mata Pelajaran yang Diujikan : a. No. 9. 3. Olahraga. Ujian praktik mencakup semua mata pelajaran yang memerlukan ujian praktik. 2. c. Akidah-Akhlak c. Khusus mata pelajaran yang diuji nasionalkan dilakukan ujian tertulis atau tertulis dan praktek.

12. Keterampilan/TIK 11. 2. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan/ Pendidikan Kewarganeraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bentuk Ujian Tertuli s Praktik Keterangan Khusus SMP Sesuai dengan kurikulum yang digunakan Mendengarkan. Bahasa Arab V V Catatan:  Khusus mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. 3. Sesuai dengan kurikulum yang digunakan Sesuai dengan kurikulum yang digunakan V V Muatan Lokal V V Al-Quran-Hadis V V Akidah-Akhlak V Fiqih V V Khusus MTs Sejarah Kebudayaan V Islam 16. Berbicara. dua atau tiga aspek sesuai dengan kondisi sekolah/madrasah. 5. Writing V V V - V V V V V V V V V V V V Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Kerajinan Tangan dan 8. 14. Sesuai dengan kurikulum yang digunakan Disesuaikan dengan jenisnya 23 . 7. Menulis Listening. sekolah/madrasah boleh mengujikan satu. 6. 13. Kesenian (KTK)/ Kesenian/Seni Budaya Pendidikan Jasmani dan Kesehatan/Pendidikan 9. 15.No 1. 4. Olahraga dan Kesehatan 10. Speaking. Jasmani /Pendidikan Jasmani.

6. Menyusun kisi-kisi soal berdasarkan SKLUS Tahun Pelajaran 2011/2012. Mengidentifikasi SKL dan Standar Isi (SI) mata pelajaran yang diujikan. Kunci jawaban c.Jadwal Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah diatur oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota 24 . Penyiapan perangkat naskah soal dilakukan oleh tim penyusun dari sekolah/madrasah penyelenggara atau kelompok sekolah/madrasah. Jumlah Paket Soal Ujian Sekolah ditentukan oleh Panitia Penyelenggara Kabupaten/Kota (Rayon) atau Sekolah Penyelenggara. Tim penyusun perangkat naskah soal harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. tekun. 2. bertanggungjawab. Kisi-kisi dan naskah soal dibuat dan disusun oleh masing-masing sekolah/madrasah penyelenggara atau sekelompok sekolah/madrasah penyelenggara. b. b. Lembar jawaban d. Naskah soal b. mutu. dan validitas. berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan Kurikulum yang digunakan dan kaidah penulisan soal. Mengidentifikasi dan membuat butir-butir soal dari bank soal nasional sesuai dengan kisi-kisi US/M Tahun Pelajaran 2011/2012. 5. dan dapat memegang teguh kerahasiaan.C. Memberi kode pada master naskah soal US/M. 10. Penyusunan Bahan Ujian Sekolah/Madrasah: 1. Merakit naskah soal US/M dengan memperhatikan sebaran tingkat kesukaran soal. c. teliti. Penyiapan bahan Ujian Sekolah/Madrasah mencakup : a. Perangkat naskah soal ujian sekolah terdiri atas : a. Pedoman penilaian/penskoran dan blanko penilaian 7. Sekolah/Madrasah menyiapkan Ujian Sekolah meliputi naskah soal untuk ujian utama dan ujian susulan. 3. Blanko daftar hadir dan berita acara pelaksanaan Ujian Sekolah 8. Memiliki sikap dan perilaku yang jujur. 9. Mempunyai kemampuan menyusun bahan ujian. Menguasai materi pembelajaran yang akan diujikan. c. dari segi kesetaraan tingkat kesukaran. b. e. 4. d. Memeriksa naskah soal US/M. Menata perwajahan (layout) naskah soal US/M. Penyusunan kisi-kisi soal berdasarkan SKL dengan langkah-langkah sebagai berikut : a. diutamakan bagi guru yang sudah dilatih di bidang penilaian pendidikan.

Jadwal pelaksanaan Ujian Nasional sebagai berikut : JADWAL PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL 2011/2012 UN UTAMA dan SUSULAN SMA/MA Mata Ujian No Hari & Tanggal UN Utama : Senin.00-13. 19 April 2012 UN Susulan : Kamis.00-13.00 Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Fisika Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Ekonomi 08.D. 18 April 2012 UN Susulan : Rabu. 25 April 2012 UN Utama : Kamis. 08. Ujian Nasional Susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah.00 Matematika Matematika Matematika Matematika 4. 2. 24 April 2012 UN Utama : Rabu.00 3. Jadwal Ujian Nasional Ujian Nasional akan dilaksanakan sesuai dengan Jadwal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 08. yang terdiri atas Ujian Nasional Utama dan Ujian Nasional Susulan. 17 April 2012 UN Susulan : Selasa.00–10. Ujian Nasional dilakukan satu kali. Ujian Nasional dilaksanakan secara serentak.00–10. 16 April 2012 UN Susulan : Senin. 23 April 2012 UN Utama : Selasa. 11. 26 April 2012 Waktu Program IPA Program IPS Program Bahasa Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bahasa Asing Program Keagamaan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Tafsir 1.00 Kimia Biologi Sosiologi Geografi Antropologi Sastra Indonesia Fiqih Hadis 25 . 4.00 2.00–10.00 11. 08.00–10. 3.

Satu bangku untuk satu orang peserta UN b. 30 April 2012 UN Utama : Selasa. UN Susulan : Rabu. Setiap meja diberi nomor peserta UN 4. Setiap ruang UN disediakan denah tempat duduk peserta UN 6.00 – 10. Setiap ruang UN disediakan lem/lak dan segel untuk amplop LJUN 7. 4 Mei 2012 08. UN Susulan : Jumat.00 Bahasa Indonesia Waktu Mata Ujian Matematika E. dan 1 (satu) meja untuk 2 (dua) orang pengawas UN 3. Tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut: a.00 – 10. Setiap ruang ujian ditempel pengumuman yang bertuliskan “DILARANG MASUK SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS” 5. Penempatan peserta UN sesuai dengan nomor peserta 9. Setiap ruang ditempati paling banyak 20 (dua puluh) peserta.00 Bahasa Inggris 08. 1 Mei 2012 UN Utama : Rabu. 24 April 2012 2. Jarak antara meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter c.00 – 10. 26 April 2012 4.00 Ilmu Pengetahuan Alam 08. 3 Mei 2012 UN Utama : Kamis. 23 April 2012 1.UN UTAMA dan SUSULAN SMP / MTs No Hari & Tanggal UN Utama : Senin. Ruang kelas yang digunakan aman dan layak untuk UN 2. 25 April 2012 3. UN Susulan : Kamis. UN Susulan : Selasa. Naskah soal UN yang terdiri atas 5 (lima) paket dibagikan kepada peserta UN untuk setiap mata pelajaran dengan cara seperti pada gambar Pembagian Paket Soal UN 26 . Ruang Ujian Nasional Satuan pendidikan penyelenggara UN menetapkan ruang UN dengan persyaratan sebagai berikut: 1. Gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UN dikeluarkan dari ruang UN 8.00 – 10.00 08.

DENAH TEMPAT DUDUK Pengawa s1 Pengawa s2 1 2 3 4 8 7 6 5 9 16 10 15 11 14 12 13 17 18 19 20 PEMBAGIAN PAKET SOAL UN Pengawa s1 Pengawa s2 1 3 1 3 2 4 2 4 3 4 5 2 3 4 5 2 5 1 5 1 27 .

00 sampai dengan 10. Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah Ujian Sekolah/Madrasah dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut. Penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah dimonitor dan dievaluasi sesuai dengan kewenangan serta ketentuan yang berlaku. Nilai yang di-entry adalah Nilai Rapor (NR) tiap-tiap semester dan Nilai Ujian Sekolah/Madrasah (NS/M) untuk setiap mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional (UN). Program studi IPA : mata pelajaran Bahasa Indonesia. dan Bahasa Asing (Bahasa Arab/Bahasa Jepang/Bahasa Jerman/Bahasa Prancis/Bahasa Mandarin) Program studi Keagamaan : mata pelajaran Bahasa Indonesia. dan tingkat kabupaten/kota secara sampling melakukan verifikasi NR dan NS/M yang di-entry oleh sekolah/madrasah. 3. G. 3. Pelaksanaan Ujian sekolah sebelum pelaksanaan Ujian Nasional. 4. Bahasa Inggris. Penyelenggara UN tingkat pusat. 4. Sastra Indonesia. 2. Bahasa Inggris. Jadwal. 28 . Ekonomi. Matematika. Antropologi. Bahasa Inggris. dan Fikih. Jenjang SMA/MA Nilai rapor dari semester 3. urutan mata pelajaran dan bentuk soal Ujian Sekolah diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan/Kemenag Kabupaten/Kota dan/atau Sekolah/Madrasah Penyelenggara. 2. Matematika. dan Geografi Program studi Bahasa : mata pelajaran Bahasa Indonesia.F. Hadis. dan IPA. dengan ketentuan sebagai berikut : a. b. Bahasa Inggris. 3. dan 5 serta NS/M. Matematika. Entry Nilai Sekolah/Madrasah Nilai yang dientry 1. 4. Nilai Sekolah/Madrasah yang di-entry adalah nilai murni (tanpa pembobotan) karena secara otomatis pembobotannya akan dilakukan oleh program entry yang hasilnya dapat dilihat pada hasil cetakan NS/M.). Rentang nilai yang di-entry adalah angka 0. Bahasa Inggris. H. 1. tingkat provinsi. 2. Tafsir. Tanda desimal menggunakan titik (. dan 5 serta NS/M untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Monitoring penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah.00. Sosiologi. Jenjang SMP/MTs Nilai rapor dari semester 1. Kimia. Matematika. Matematika. Ujian Sekolah/Madrasah mencakup ujian tertulis atau ujian tertulis dan praktik untuk menilai hasil belajar pada semua mata pelajaran. dan Biologi Program studi IPS : mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Kepala Sekolah/Madrasah menyampaikan file database nilai beserta catakan nilai yang sudah ditandatangani (yang asli) ke penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota. diatur sebagai berikut : a. Kepala Sekolah/Madrasah memeriksa kebenaran hasil entry dan cetakan nilai. h. e. Penyelenggara UN tingkat provinsi menyampaikan perangkat lunak tersebut penyelenggara UN tingkat kabupaten/Kota.Mekanisme entry Nilai Rapor dan Nilai Ujian Sekolah/Madrasah a. Sekolah/Madrasah mencetak hasil entry nilai dengan menggunakan perangkat lunak yang disediakan. Kepala Sekolah/Madrasah membubuhkan paraf pada setiap halaman. c. i. Penyelenggara UN tingkat provinsi kemudian melakukan verifikasi dokumen nilai sekolah (NS) sesuai dengan bukti-bukti pendukung pada permohonan klarifikasi NS/M oleh penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota untuk diteruskan ke penyelenggara UN tingkat pusat dengan disertai surat pengantar. Siswa/Orang tua murid/wali murid yang berkeberatan terhadap NS/M dapat melakukan permohonan klarifikasi kepada Kepala Sekolah/Madrasah. Penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota selanjutnya menyampaikan file database nilai beserta cetakan nilai tersebut ke penyelenggara UN tingkat provinsi. Sekolah/Madrasah melakukan entry nilai. j. Penyelenggara UN tingkat pusat membagikan perangkat lunak (file data base dan data pendukung) ke penyelenggara UN tingkat provinsi. Penyelenggara UN tingkat provinsi menyampaikan file database nilai ke penyelenggara UN tingkat pusat. b. serta menandatangani dan memberi stampel pada halaman terakhir. Mekanisme Klarifikasi Nilai Sekolah Apabila terjadi perbedaan nilai antara hasil entry dengan nilai rapor (NR) dan nilai ujian sekolah/madrasah (NS/M). e. Sekolah/madrasah meng-copy cetakan hasil entry untuk arsip sekolah/madrasah. c. d. kecuali untuk daerah terpencil. d. k. Penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota meneruskan permohonan klarifikasi NS/M Kepala Sekolah/Madrasah ke penyelenggara UN tingkat provinsi dengan surat pengantar dan bukti pendukung. f. g. b. Setelah meyakini kebenaran entry dan cetakan nilai. Penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota mendistribusikan file database beserta data pendukung yang diterima ke sekolah/madrasah. Kepala Sekolah/Madrasah selanjutnya membawa permohonan klarifikasi NS/M tersebut ke penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota disertai dengan surat pengantar dan bukti pendukung. 29 . Permohonan klarifikasi NS/M diterima di penyelenggara UN tingkat provinsi selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman hasil ujian nacional.

(Jadwal lihat lampiran 1) BAB VI SANKSI 1. Apabila Peserta UN sesudah diberi peringatan tetapi tidak mengindahkan peringatan tersebut. Pengawas ruang UN yang melanggar ketentuan POS/Domnis dibebastugaskan dan diganti oleh yang lain.I. ke Rayon. Sekolah/Madrasah penyelenggara UN yang melanggar ketentuan POS/Domnis diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Peserta UN yang melanggar tata tertib diberi peringatan oleh pengawas ruangUN. Semua pelanggaran yang dilakukan oleh pengawas ruang UN. 30 . 5. serta tidak diikutsertakan dalam kegiatan UN berikutnya. 4. Pengiriman Hasil Nilai Sekolah/Madrasah Pengiriman hasil Nilai Sekolah/Madrasah berupa blanko digital (soft copy) dan cetak nilai yang merupakan gabungan nilai ujian sekolah/madrasah dan rata-rata nilai rapor harus diserahkan pada Subrayon. serta tidak diikutsertakan dalam kegiatan UN yang akan datang. dan ke Panitia Ujian Tingkat Provinsi. maka pengawas ruang ujian mencatat dan mengusulkan peserta UN tersebut untuk dinyatakan gagal ujian dan dimuat dalam berita acara. Pengawas satuan pendidikan yang melanggar ketentuan POS/Domnis dibebastugaskan dan diganti oleh yang lain. dan sekolah/madrasah penyelenggara dilaporkan kepada pimpinan lembaga asal yang bersangkutan. 3. 2.

Surabaya. M. M. Kepala Bidang Mapenda Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Kepala Bidang Pendidikan Menengah Pertama dan Menengah Atas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Drs. Alimufi Arief. BAMBANG SUDARTO.Ag Pembina Utama Muda NIP. M. Sudjak. melaksanakan sampai dengan melaporkan penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah sesuai dengan yang diharapkan. MM Pembina Utama Madya NIP. Ketua Koordinator Penyelenggara UN SMA/MA dan SMK Provinsi Jawa Timur Drs. 19540201 197903 1 002 Dr.Si Pembina Tingkat I NIP 19590325 198003 1 012 Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Mengetahui.Ag Pembina NIP 19640801 198503 1 004 Drs. M. sekolah/madrasah penyelenggara/penggabung.Pd NIP.Si. HARUN. MUSTA’IN. 19520615 197802 1 001 31 . dan pihak-pihak terkait lainnya untuk mempersiapkan. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Drs. M. H. 19550320 198503 1 008 Menyetujui.BAB VII PENUTUP Pedoman Teknis Ujian Nasional dan Ujian Sekolah SMP/MTs dan SMA/MA diharapkan dapat membantu Dinas Pendidikan/Kankemenag Kabupaten/Kota. Pedoman Teknis ini disusun untuk dipedomani sebagaimana mestinya.

18. Minggu ke-1 Desember 2011 S.19 April 2012 .17.26 32 16.R.R. 19 April 2012 16.R.24.25.24.19 April 2012 16 April 2012 21 April 2012 23.Lampiran 1 : JADWAL KEGIATAN UJIAN NASIONAL SMA/MA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 N o. ke Rayon Rayon ke S.d.26 23.18.18.17.25.26 23.18.25.17.d.24. ke Rayon Minggu ke-1 Desember 2011 Minggu ke-1 Januari 2012 Minggu ke-1 Februari 2012 Rayon ke Prov. 26 April 2012 23.19 April 2012 Minggu ke-4 Januari 2012 Minggu ke-1 Maret 2012 Minggu ke-4 Desember 2011 Minggu ke-4 Januari 2012 Minggu ke-1 Maret 2012 Minggu ke-4 Desember 2011 Minggu ke-4 Januari 2012 Minggu ke-1 Maret 2012 Minggu ke-1 Januari 2012 Minggu ke-1 Februari 2012 21 Maret 2012 Minggu ke-3 Januari 2012 Minggu ke-2 Februari 2012 28 Maret 2012 5 April 2012 16 s.19 April 2012 16.26 April 2012 23 s.25. 1 Jadwal Penyerahan/Pengembalian Dokumen Jenis Kegiatan Sosialisasi Pendataan Peserta Prov.R. November 2011 S. ke Sekolah Sekolah ke S. Penyerahan Lembar 2 Verifikasi Calon Peerta UN 3 Penyerahan DNS 4 Penyerahan DNT 5 Penyerahan KPUN 6 Penyerahan Nilai Sekolah 7 8 9 10 11 12 Penyerahan Naskah Ujian Nasional Utama dan LJUN Kosong Pelaksanaan Ujian Nasional Utama Penyerahan LJUN (hasil pekerjaan peserta Ujian Nasional) Utama Penyerahan Naskah Ujian Nasional Susulan dan LJUN Kosong Pelaksanaan Ujian Nasional Susulan Penyerahan LJUN (hasil 9 April 2012 14 April 2012 16.17.24.

24.24.R. ke Rayon Jadwal Penyerahan/Pengembalian Dokumen Rayon ke S.R. ke S. 26 April 2012 23.pekerjaan peserta Ujian Nasional) Susulan 13 Penyerahan DKHUN 14 Pengumuman Kelulusan 15 Penyerahan SKHUN 16 Penyerahan Ijazah April 2012 24 Mei 2012 24 Mei 2012 25 Mei 2012 26 Mei 2012 Menunggu Pengumuman BNSP April 2012 April 2012 JADWAL KEGIATAN UJIAN NASIONAL SMP/MTs TAHUN PELAJARAN 2011/2012 N o.R.26 April 2012 Minggu ke-1 Januari 2012 Minggu ke-1 Maret 2012 Minggu ke-1 Desember 2011 Minggu ke-1 Januari 2012 Minggu ke-1 Maret 2012 Rayon ke Prov. 3 Penyerahan DNS 4 Penyerahan DNT 5 Penyerahan KPUN 6 Penyerahan Nilai Sekolah Penyerahan Naskah Ujian 7 Nasional Utama dan LJUN Kosong Pelaksanaan Ujian Nasional 8 Utama Penyerahan LJUN (hasil 9 pekerjaan peserta Ujian Nasional) Utama Minggu ke-4 Februari 2012 Minggu ke-1 April 2012 Minggu ke-3 Januari 2012 Minggu ke-2 Maret 2012 Minggu ke-4 Februari 2012 Minggu ke-1 April 2012 25 Maret 2012 16 April 2012 21 April 2012 3 April 2012 10 April 2012 23.25.25. ke Sekolah ke S.d.25.26 April 2012 33 .R. Rayon November 2011 Minggu ke-1 Desember 2011 Minggu ke-4 Desember 2011 Minggu ke-4 Desember 2011 Minggu ke-4 Februari 2012 Minggu ke-1 April 2012 23.26 April 2012 23 s.24. 1 2 Jenis Kegiatan Sosialisasi Pendataan Peserta Penyerahan Lembar Verifikasi Peerta UN Prov.24.26 April 2012 23.25. Sekolah S.

3 Mei 2012 30 April s. 1.3 Mei 2012 30 April.2.2. 1.3 Mei 2012 31 Mei 2012 31 Mei 2012 1 Juni 2012 2 Juni 2012 Menunggu Pengumuman BNSP 34 . 3 Mei 2012 30 April.Penyerahan Naskah Ujian 10 Nasional Susulan dan LJUN Kosong Pelaksanaan Ujian Nasional 11 Susulan Penyerahan LJUN (hasil 12 pekerjaan peserta Ujian Nasional) Susulan 13 Penyerahan DKHUN 14 Pengumuman Kelulusan 15 Penyerahan SKHUN 16 Penyerahan Ijazah 23 April 2012 28 April 2012 30 April.3 Mei 2012 30 April.2. 1.d. 1.2.

.. 2...…………. Jumlah Sekolah Penyelenggara : …………. 2.Lampiran 2 (digunakan oleh Subrayon) REKAPITULASI KELULUSAN PESERTA DIDIK PESERTA UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH TINGKAT SMP/MTs *) TAHUN PELAJARAN 2011/2012 RAYON ……… SUBRAYON …... Sekolah Swasta 3. Peserta Didik SMP/MTs *) yang lulus/tamat pada tingkat Subrayon Penyelenggara Jenis Status L P Jml % Kelulusan L Yang Menggabung P Jml % Kelulusan L Penyelenggara dan Yang Menggabung P Jml % Kelulusan Calon Peserta Yang menempuh Lulus N S N+S N S N+S N S N+S Catatan : N = S = N+S = *) = Negeri Swasta Negeri + Sawsta Coret yang tidak perlu ….. 2.….. 2012 Ketua Subrayon ____________________ NIP 35 . KABUPATEN/KOTA ………………………  KTSP 1... 4... 3. Sekolah Negeri No 1.. Dst.. Dst..sekolah Nama Sekolah Penyelenggara : No 1... 3. 2.. 3.. Jumlah Sekolah yang menggabung : ……………sekolah Nama Sekolah yang menggabung : No 1.. Sekolah Swasta 5. Dst.

Lampiran 3 (digunakan oleh Subrayon) REKAPITULASI KELULUSAN PESERTA DIDIK PESERTA UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH TINGKAT SMA/MA *) TAHUN PELAJARAN 2011/2012 RAYON ………. Nama Sekolah Penyelenggara : No 1.. 2. SUBRAYON ………… KABUPATEN/KOTA …………………………. Sekolah yang menggabung Jenis Program Status N S N+S N S N+S N S N+S N S N+S L Bahasa P Jml L IPA P Jml L IPS P Jml L Jumlah Total P Jml Calon Peserta Yang Menempuh Lulus Prosentase Kelulusan (%) 36 . Dst. 2. Dst. Dst. 2.2. Jumlah Sekolah yang menggabung : ……………sekolah. Nama Sekolah yang menggabung : No 1.. Sekolah Swasta 3. Sekolah Swasta 5. 3.1.sekolah. 3. 2. 4. Peserta Didik SMA/MA *) yang lulus/tamat pada tingkat Subrayon 5. Sekolah Negeri No 1. Jumlah Sekolah Penyelenggara : ………….  KTSP 1. 3. Sekolah Penyelenggara: Jenis Program Status N S N+S N S N+S N S N+S N S N+S L Bahasa P Jml L IPA P Jml L IPS P Jml L Jumlah Total P Jml Calon Peserta Yang Menempuh Lulus Prosentase Kelulusan (%) 5.

... 2012 Ketua Subrayon __________________ NIP 37 .5..... Jenis Sekolah Penyelenggara + Sekolah yang menggabung Program Status N S N+S N S N+S N S N+S N S N+S L Bahasa P Jml L IPA P Jml L IPS P Jml L Jumlah Total P Jml Calon Peserta Yang Menempuh Lulus Prosentase Kelulusan (%) Catatan : N = S = N+S = *) = Negeri Swasta Negeri + Sawsta Coret yang tidak perlu …...….…………...3..

2012 Kepala Sekolah Penyelenggara _____________________________ 38 . …………. (Negeri/Swasta **) Negeri Jumlah II Swasta Negeri + Swasta Negeri Jumlah I + II Swasta Negeri + Swasta Catatan : ** diisi yang sesuai *) coret salah satu L L ………………..……… Kabupaten / Kota …………………………….. …………. (Negeri/Swasta **) 2..…. (Negeri/Swasta **) Dst …………. ………….. …………………….Lampiran 4a (digunakan oleh sekolah penyelenggara) HASIL KELULUSAN TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SEKOLAH PENYELENGGARA DAN SEKOLAH MENGGABUNG TINGKAT SMP/MTs *) Rayon ……. Jumlah I Nama Sekolah Menggabung 1. Calon Peserta Ujian KTSP L P Jml Yang Menempuh KTSP P Jml Lulus KTSP P Prosentase Kelulusan Jml KTSP NAMA SMP/MTs *) Sekolah Penyelenggara (Negeri/Swasta **) ……………………. (Negeri/Swasta **) 3.… Subrayon ..

………….. ……………………. (Negeri/Swasta **) 2.. Jumlah I Nama Sekolah Menggabung 1.. (Negeri/Swasta **) 3. (Negeri/Swasta **) Dst ………….….……… Kabupaten / Kota …………………………….Lampiran 4b(digunakan oleh sekolah penyelenggara) HASIL KELULUSAN TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SEKOLAH PENYELENGGARA DAN SEKOLAH MENGGABUNG TINGKAT SMA/MA*) Rayon ……. (Negeri/Swasta **) Negeri Jumlah II Swasta Negeri + Swasta Negeri Jumlah I + II Swasta Negeri + Swasta Catatan : ** diisi yang sesuai *) coret salah satu L L ………………. 2012 Kepala Sekolah Penyelenggara _____________________________ 39 . ………….… Subrayon . Calon Peserta Ujian KTSP L P Jml Yang Menempuh KTSP P Jml Lulus KTSP P Prosentase Kelulusan Jml KTSP NAMA SMA/MA*) Sekolah Penyelenggara (Negeri/Swasta **) ……………………... ………….

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful