ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.

DATA JUMLAH KELUARGA BERDASARKAN HASIL SURVEI Jumlah penduduk haruyan 685 jiwa, Yang terdiri dari 194 orang kepala keluarga.

Distribusi warga berdasarkan umur dan jenis kelamin
N o Umur Jenis Kelamin

Lakilaki 1 2 3 4 5 6 0-1 tahun 1-5 tahun 6-12 tahun 13-18 tahun 19-35 tahun 36-54 tahun 8 24 50 47 68 101

%

Perempuan

%

Total

%

2, 34 7,02 14, 62 13,74 19,88 29,53

4 22 40 35 80 113

1,17 6,41 11, 67 10, 20 23,32 32,94

12 46 90 82 148 214

1,75 6,71 13, 14 11, 97 21, 61 31,24

7

> 55 tahun
Total

44
337

12,87
100,00

49
348

14, 29
100,00

93
685

13, 58
100,00

PERMASALAHAN YANG DIDAPAT SETELAH MELAKUKAN PENDATAAN ANTARA LAIN MENGENAI:
1. 2. 3. 4.

Penampungan sampah sementara Pembuangan limbah rumah tangga Kunjungan ulang balita ke Posyandu Rumah bebas jentik nyamuk

PENAMPUNGAN SAMPAH SEMENTARA
No Penampungan sementara 1 Ada 2 Tidak ada/sembaraangan Total No 1 2 Kondisi penampungan Terbuka Tertutup Total Frekuensi 136 58 194 Frekuensi 94 42 136 % 70,10 29,9 100,00 % 69,11 30,89 100,00

Jadi, dapat disimpulkan tempat penampungan sampah sementara belum sesuai dengan syarat kesehatan.

PEMBUANGAN LIMBAH
No 1 2 3 4 5 6 Tempat pembuangan Resapan Got Sungai Danau Sembarang tempat ............... Total Frekuensi 103 25 66 194 % 53,09 12,88 34,03 100,00

Menurut data diatas masih ada 34,03% yang membuang limbah rumah tangganya sembarangan. Hal ini dapat menyebabkan lingkungan kotor dan berbau serta menjadi media berbagai penyakit.

KUNJUNGAN ULANG BAYI/BALITA KE POSYANDU

Jumlah bayi dan balita : 72 jiwa
Kunjungan ke posyandu Jumlah %

Rutin Tidak rutin Total

41 17 58

71,93 28,07 100,0

BGM 1 ORANG BALITA

Alasan orang tua tidak rutin membawa bayi/ balitanya ke posyandu
Alasan Sibuk Lupa Dilarang suami Total Jumlah 13 3 16 % 81,25 18,75 100,00

PENAMPUNGAN AIR BEBAS JENTIK NYAMUK
No 1 2 Ada Tidak ada Kondisi Air Frekuensi 140 54 194 % 72,2 27,8 100,00

Total

Berdasarkan tabel di atas, sebagian besar (72,2%) tempat penampungan air masih terdapat jentik.

Dari

beberapa permasalahan yang dikemukakan yang dominan adalah kunjungan ulang bayi/ balita agar rutin ke posyandu dan rumah bebas jentik nyamuk.

 CARA

YANG DITEMPUH

Agar kunjungan ulang bayi/ balita dapat tercapai diharapkan kepatuhan dari orang tua untuk membawa bayi/ balitanya ke posyandu, selain itu juga diharapkan dukungan oleh suami masyarakat sekitar.

Terutama Balita BGM

Posyandu adalah suatu form komunikasi yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini (bayi/ balita)
Manfaaat membawa balita keposyandu adalah 1) Untuk mengetahui berat badan bayi/balita naik atau tidak 2) Untuk mengetahui perkembangan bayi/ balita 3) Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bayi/balita 4) Pemantauan sejak dini kelainan tumbuh kembang balita

JENTIK NYAMUK …

Air yang tergenang/ tidak dikuras dapat menjadi sarang nyamuk. Yang dapat menjadi vektor penyakit demam berdarah maupun malaria pada manusia.

 Agar

air bebas dari jentik diharapkan warga menguras penampungan air minimal 1x seminggu.  Menutup penampungan air dengan rapat  Mengubur sampah yang dapat menampung air hujan(kantong plastik, kaleng bekas)  Membunuh jentik nyamuk di tempat air yang sulit dikuras/ dibuang dengan menaburkan bubuk temphos (abate) atau altosid 2-3 bulan sekali.

RENCANA TINDAK LANJUT
 Pembagian

abate pada warga dan demo cara menggunakan abate (untuk 1 RT 5 buah rumah yang didemonstrasikan.)  1 gram abate untuk 10 liter air  Atau 2,5 gram altosid untuk 100 liter air

TERIMAKASIH

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.