You are on page 1of 6

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www

.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika

Soal-soal dan Pembahasan Matematika

Soal-soal Mid Semester
Matematika kelas XI

1. Jika diketahui P(x) = 2x3+4x2-3x+2, maka nilai dari P(5) adalah … a. 57 b. 75 c. 337 d. 373 e. 377 𝑃𝑃(5) = 2.125 + 4.25 βˆ’ 3.5 + 2 Jawab (C): 𝑃𝑃(5) = 337 2. Jika P(x) = 3x4-(m-1)x3+2(n-1)x+6 dan Q (x) = ax4-bx2+6x+c maka nilai dari m+n adalah … a. 3 b. 4 c. 5 d. 6 e. 7 𝑛𝑛

+ π‘šπ‘š = 1 + 5 = 5 3. Jika
3π‘₯π‘₯βˆ’1 π‘₯π‘₯ 2 βˆ’9 π‘Žπ‘Ž

adalah … a. 3 b. 2/3 c. -2 d. 1/3 e. ΒΎ

= π‘₯π‘₯+3 + π‘₯π‘₯βˆ’3 maka nilai a-b 𝑏𝑏

Jawab (D) 3π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 π‘Žπ‘Ž(π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) + 𝑏𝑏(π‘₯π‘₯ + 3) = (π‘₯π‘₯ + 3)(π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ 9 Masih tentang kesamaan fungsi
3π‘₯π‘₯βˆ’1 π‘Žπ‘Ž

+ 𝑏𝑏 = 3 Dengan π‘Žπ‘Ž =

βˆ’3π‘Žπ‘Ž + 3𝑏𝑏 = βˆ’1 π‘₯π‘₯

2 βˆ’9

=

(π‘Žπ‘Ž+𝑏𝑏)π‘₯π‘₯βˆ’3π‘Žπ‘Ž+3𝑏𝑏 π‘₯π‘₯ 2 βˆ’9

…(1) …(2) kedua

mengeliminasi

persamaan tersebut didapatkan

Jawab (C) Soal tersebut adalah tentang kesamaan fungsi, sehingga kita menyamakan koefisien dari suku yang mempunyai βˆ’(π‘šπ‘š βˆ’ 1) = 0 π‘šπ‘š = 1
1|Page π‘Žπ‘Ž

βˆ’ 𝑏𝑏 =

Sehingga

5 4 π‘‘π‘‘π‘Žπ‘Žπ‘›π‘› 𝑏𝑏 = 3 3

derajat pangkat sama. 2(𝑛𝑛 βˆ’ 1) = 6

4. Jika

2𝑛𝑛 βˆ’ 2 = 6 β†’ 𝑛𝑛 = 4

(π‘₯π‘₯ + 1)𝑄𝑄(π‘₯π‘₯) + π‘˜π‘˜ maka nilai k … a. -3 b. -2 c. -1

5 4 1 βˆ’ = 3 3 3 π‘₯π‘₯

6 βˆ’ 3π‘₯π‘₯ 4 βˆ’ π‘₯π‘₯ 2 + 2π‘₯π‘₯ + 4 =

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika

d. 3 e. 4

Pembagi adalah (π‘₯π‘₯ βˆ’ 1) maka x = 1 𝑃𝑃(1) = 5 𝑃𝑃(1) = 3 βˆ’ 2 + 4

Masih menggunakan teorema sisa.

Jawab (C) Suatu fungsi dapat dinyatakan dengan hasil kali antara pembagi dan hasil sisanya. Dalam soal tersebut (π‘₯π‘₯ + 1) merupakan pembagi, Q(x) merupakan hasil bagi dan k adalah sisanya. Teorema sisa menyatakan bahwa sisa merupakan fungsi dari nilai pembagi (π‘₯π‘₯ + 1), π‘šπ‘šπ‘Žπ‘Žπ‘˜π‘˜π‘Žπ‘Ž π‘₯π‘₯ = βˆ’1. fungsi tersebut. fungsi
6 4 2

Maka sisa dari hasil pembagian tersebut adalah 5 6. Jika P(x) dibagi π‘₯π‘₯ 2 + π‘₯π‘₯ sisanya 3π‘₯π‘₯ + 8, jika P(x) dibagi (π‘₯π‘₯ + 1) sisanya … a. -11 b. -8 c. 2 d. 3 e. 5

bagi kemudian dijumlahkan dengan

Pembagi

adalah

Selanjutnya

kita masukkan nilai tersebut ke dalam 𝐹𝐹(π‘₯π‘₯) = π‘₯π‘₯ βˆ’ 3π‘₯π‘₯ βˆ’ π‘₯π‘₯ + 2π‘₯π‘₯ + 4 𝐹𝐹(βˆ’1) = 1 βˆ’ 3 βˆ’ 1 βˆ’ 2 + 4 𝐹𝐹(βˆ’1) = βˆ’1 Berdasarkan teorema sisa maka -1 merupakan sisa dari fungsi tersebut. Maka nilai k= - 1 (π‘₯π‘₯ βˆ’ 1), maka sisanya … a. 5 b. 6 c. 7 d. 8 e. 10 𝑃𝑃(π‘₯π‘₯) = 3π‘₯π‘₯ 3 βˆ’ 2π‘₯π‘₯ + 4 Jawab (E) Jika suku banyak dibagi oleh fungsi bentuk (π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ + 𝑏𝑏). Pembagi berderajat 2 dalam soal tersebut adalah π‘₯π‘₯ 2 + π‘₯π‘₯ yang berderajat 2 maka sisanya dalam dan sisanya adalah 3π‘₯π‘₯ + 8. π‘₯π‘₯ 2 + π‘₯π‘₯ = π‘₯π‘₯(π‘₯π‘₯ + 1)

Untuk pembagi berderajat satu, maka berderajat 1 adalah (π‘₯π‘₯ + 1) yang juga sisanya adalah konstanta. Pembagi merupakan salah satu faktor dari 𝑆𝑆(π‘₯π‘₯) = π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ + 𝑏𝑏 𝑆𝑆(βˆ’1) = 5 pembagi berderajat 2, maka 𝑆𝑆(βˆ’1) = 3(βˆ’1) + 8

5. Jika

dibagi

Jawab (A)

2|Page

7. Suku banyak 2π‘₯π‘₯ 5 βˆ’ 3π‘₯π‘₯ 4 βˆ’ π‘₯π‘₯ 2 + 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 dibagi π‘₯π‘₯ 3 βˆ’ 1, maka sisanya … a. π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 d. π‘₯π‘₯ 2 + π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 Jawab (A) dapatkan hasil 2π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ 3π‘₯π‘₯ dan sisanya π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 Dengan cara pembagian biasa kita b. π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ c. βˆ’3π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ + 1 e. π‘₯π‘₯ 2 + 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika 𝑃𝑃

(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ 3 + 7π‘₯π‘₯ 2 + 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 3 Maka fungsi P(x) menjadi jika P(x) dibagi sisanya adalah: 𝑆𝑆(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ 2 + 8π‘₯π‘₯ + 6 maka persamaan 0 = 2π‘₯π‘₯ 2 + 8π‘₯π‘₯ + 6 faktorkan 0 = π‘₯π‘₯ 2 + 4π‘₯π‘₯ + 3

Dengan menggunakan cara horner, maka

(2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1)

Untuk mencari 2 faktor yang lain, tersebut kita

8. Jika (2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1) adalah faktor dari suku banyak maka faktor lainnya adalah … b. (π‘₯π‘₯ + 3) dan (π‘₯π‘₯ + 1) c. (π‘₯π‘₯ + 3) dan (π‘₯π‘₯ βˆ’ 1) d. (π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) dan (π‘₯π‘₯ βˆ’ 1) e. (π‘₯π‘₯ + 2) dan (π‘₯π‘₯ βˆ’ 6) Jawab (B) Teorema faktor menyatakan bahwa jika suatu fungsi dibagi menggunakan 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 = 0 π‘₯π‘₯ =
1 𝑃𝑃 οΏ½2οΏ½

a. (π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) dan (π‘₯π‘₯ + 1) 𝑃𝑃

(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ 3 + 7π‘₯π‘₯ 2 + π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ βˆ’ 3

9. Jika P(x) dibagi (π‘₯π‘₯ βˆ’ 2) sisanya -3 dan dibagi π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ βˆ’ 2adalah … a. – π‘₯π‘₯ + 5 c. π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 e. π‘₯π‘₯ + 3 Jika b. βˆ’3π‘₯π‘₯ + 3 d. βˆ’9π‘₯π‘₯ + 5 Jawab (B) π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ βˆ’ 2

jika dibagi (π‘₯π‘₯ + 1) sisanya 6. Jika P(x)

0 = (π‘₯π‘₯ + 3)(π‘₯π‘₯ + 1)

akarnya maka sisanya adalah 0. 1 2

hasilnya adalah (π‘₯π‘₯ βˆ’ 2) dan (π‘₯π‘₯ + 1). kita faktorkan sisanya dalam bentuk π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ + 𝑏𝑏. Dengan 𝑆𝑆(π‘₯π‘₯) = π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ + 𝑏𝑏 dari pembagi Jika pembaginya berderajat 2, maka menggunakan teorema sisa dapat kita peroleh bahwa sisa merupakan fungsi 𝑆𝑆(2) = 2π‘Žπ‘Ž + 𝑏𝑏

0=2+2βˆ’3
3|Page π‘Žπ‘Ž

= 2

= + + βˆ’3
1 4 π‘Žπ‘Ž 7 4 π‘Žπ‘Ž 2

βˆ’3 = 2π‘Žπ‘Ž + 𝑏𝑏 6 = βˆ’π‘Žπ‘Ž + 𝑏𝑏 Dengan

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika 𝑆𝑆

(βˆ’1) = βˆ’π‘Žπ‘Ž + 𝑏𝑏

(1)

(2) kedua 𝑝𝑝

Γ— (βˆ’π‘π‘) Γ— π‘žπ‘ž = βˆ’

mengeliminasi 𝑝𝑝

Γ— (βˆ’π‘π‘) Γ— 0 = βˆ’π‘šπ‘š 0. π‘šπ‘š

1

Semua bilangan jika dikalikan 0 hasilnya juga 0, maka nilai m adalah 11. Jika 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ 2 + 5π‘₯π‘₯ dan 𝑑𝑑(π‘₯π‘₯) = π‘₯π‘₯ maka (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) adalah … a. 3 b. 2 c. 1 d. Β½ e. 1/3 Pertama kita cari fungsi (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(π‘₯π‘₯) Jawab (A) 1 2 1 (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(π‘₯π‘₯) = 2 οΏ½ οΏ½ + 5 οΏ½ οΏ½ π‘₯π‘₯ π‘₯π‘₯ dulu. 1 1 2 (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) = 2 οΏ½ οΏ½ + 5 οΏ½ οΏ½ 2 2 1 5 (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) = + 2 2 (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) = 3 Maka (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) adalah
1

persamaan tersebut, didapatkah a = -3 𝑆𝑆(π‘₯π‘₯) = βˆ’3π‘₯π‘₯ + 3 dan b = 3 sehingga sisanya adalah

10. Diketahui persamaan suku banyak

akarnya berlawanan adalah … a. -2 b. -1 c. 0 d. 2 e. 4 π‘₯π‘₯

3 βˆ’ 9π‘₯π‘₯ + π‘šπ‘š = 0, nilai m jika 2

Jawab (C) Persamaan tersebut mempunyai 2 akar π‘₯π‘₯1 = 𝑝𝑝 berlawanan, kita misalkan: π‘₯π‘₯3 = π‘žπ‘ž π‘₯π‘₯2 = βˆ’π‘π‘ (π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘Žπ‘Žπ‘π‘π‘Žπ‘Žπ‘›π‘›π‘Žπ‘Žπ‘›π‘› π‘‘π‘‘π‘π‘π‘›π‘›π‘‘π‘‘π‘Žπ‘Žπ‘›π‘› π‘₯π‘₯1 ) Selanjutnya akar-akar tersebut kita masukkan ke sifat-sifat persamaan π‘₯π‘₯1 + π‘₯π‘₯2 + π‘₯π‘₯3 = βˆ’ 0 𝑝𝑝 βˆ’ 𝑝𝑝 + π‘žπ‘ž = βˆ’ 1 π‘žπ‘ž = 0 π‘₯π‘₯1 Γ— π‘₯π‘₯2 Γ— π‘₯π‘₯3 = βˆ’
4|Page

berderajat 3, yaitu: 𝑏𝑏

π‘Žπ‘Ž

12. Diketahui 𝑑𝑑

π‘Žπ‘Ž 𝑑𝑑

(π‘₯π‘₯)=√5 βˆ’ π‘₯π‘₯ domain fungsi (𝑓𝑓 + dan 𝑑𝑑π‘₯π‘₯

adalah …

a. {π‘₯π‘₯|π‘₯π‘₯ β‰₯ 3, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} b. {π‘₯π‘₯|π‘₯π‘₯ ≀ 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} 𝑓𝑓

(π‘₯π‘₯) = √2π‘₯π‘₯ βˆ’ 6

c. {π‘₯π‘₯|3 ≀ π‘₯π‘₯ ≀ 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅}

d. {π‘₯π‘₯|3 < π‘₯π‘₯ < 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} e. {π‘₯π‘₯|3 ≀ π‘₯π‘₯ < 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} Jawab (C)

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika 𝑑𝑑

= βˆ’1 π‘Žπ‘Žπ‘‘π‘‘π‘Žπ‘Žπ‘Žπ‘Ž 𝑑𝑑 =

4𝑑𝑑 2 βˆ’ 2𝑑𝑑 βˆ’ 6 =0

(2𝑑𝑑 + 2)(2𝑑𝑑 βˆ’ 3) = 0

Domain fungsi dalam bentuk akar kuadrat adalah yang didalam akar harus lebih besar atau sama dengan 0, 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 6 β‰₯ 0 maka π‘₯π‘₯ β‰₯ 3 dan π‘₯π‘₯ ≀ 5 kedua 5 βˆ’ π‘₯π‘₯ β‰₯ 0

14. Jika 𝑓𝑓

βˆ’1 (βˆ’4) adalah … a. -19 b. -11 c. -5 d. -3 e. 1 𝑓𝑓

(2π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) = 5π‘₯π‘₯ + 1

3 2

maka

Karena fungsinya adalah (𝑓𝑓 + 𝑑𝑑)(π‘₯π‘₯) maka domainnya harus memenuhi {π‘₯π‘₯|3 ≀ π‘₯π‘₯ ≀ 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} batas tersebut

Misalkan π‘Žπ‘Ž = 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 3, π‘šπ‘šπ‘Žπ‘Žπ‘˜π‘˜π‘Žπ‘Ž π‘₯π‘₯ = Jawab (C) π‘Žπ‘Ž + 3 οΏ½+1 𝑓𝑓(π‘Žπ‘Ž) = 5 οΏ½ 2 5π‘Žπ‘Ž + 17 𝑓𝑓(π‘Žπ‘Ž) = 2 5π‘₯π‘₯ + 17 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 2 Selanjutnya invers. 𝑦𝑦 = fungsi misalkan 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 𝑦𝑦 Untuk 5π‘₯π‘₯ + 17 2 π‘Žπ‘Ž

+3 2

13. Diketahui fungsi 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ + 1 dan (𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(𝑑𝑑) = 7 maka nilai t adalah … Jika a. 1 atau 2 b. -2/3 atau 1 c. -1 atau 2/3 d. -1 atau 3/2 e. -2 atau -1 Pertama kita hitung (𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(π‘₯π‘₯) Jawab (D) (𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(𝑑𝑑) = 7
4𝑑𝑑 2 βˆ’ 2𝑑𝑑 + 1 = 7 𝑑𝑑

(π‘₯π‘₯) = π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ 3π‘₯π‘₯ + 3.

nilai

tersebut

kita kita

menginvers

Selanjutnya fungsi tersebut kita balik 2𝑦𝑦 = 5π‘₯π‘₯ + 17 menjadi x= π‘₯π‘₯ = 𝑓𝑓 βˆ’1 (π‘₯π‘₯) = Maka 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 17 5 2(βˆ’4) βˆ’ 17 𝑓𝑓 βˆ’1 (βˆ’4) = = βˆ’5 5 2𝑦𝑦 βˆ’ 17 5

(𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(π‘₯π‘₯) = 4π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ 2π‘₯π‘₯ + 1 = 0

(𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(π‘₯π‘₯) = (2π‘₯π‘₯ + 1)2 βˆ’ 3(2π‘₯π‘₯ + 1) + 3

5|Page

15. Invers dari fungsi 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 5π‘₯π‘₯βˆ’1 βˆ’ 3 adalah … a. log 5 (5π‘₯π‘₯ + 15) b. log 5 (π‘₯π‘₯ + 4) c. log 5 (π‘₯π‘₯ + 3)

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika

Ada 2 cara untuk menyelesaikan soal tersebut, yaitu dengan menginvers masing-masing fungsi kemudian di (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)βˆ’1 (π‘₯π‘₯) = (π‘‘π‘‘βˆ’1 𝑓𝑓𝑓𝑓 βˆ’1 )(π‘₯π‘₯) komposisikan, (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(π‘₯π‘₯) = 1 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 atau 𝑦𝑦 = Selanjutnya kita invers 2π‘₯π‘₯𝑦𝑦 βˆ’ 𝑦𝑦 = 1 π‘₯π‘₯ = (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)βˆ’1 (π‘₯π‘₯) = Maka 1 + 𝑦𝑦 2𝑦𝑦 π‘₯π‘₯ + 1 2π‘₯π‘₯ 1 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 menggunakan

e. 1 βˆ’ log 5 (π‘₯π‘₯ + 3) 𝑦𝑦 = 5 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 5π‘₯π‘₯βˆ’1 βˆ’ 3 Jawab (A) π‘₯π‘₯
βˆ’1

d. -1 + log 5 (π‘₯π‘₯ + 3) π‘₯π‘₯

= log 5 (𝑦𝑦 + 3) + 1 π‘₯π‘₯ = log 5 (𝑦𝑦 + 3) . 5
1 π‘₯π‘₯

= log 5 (𝑦𝑦 + 3) + log 5 5 π‘₯π‘₯ = log 5 (5𝑦𝑦 + 15) 𝑓𝑓 βˆ’1 (π‘₯π‘₯) = log 5 (5π‘₯π‘₯ + 15)
2π‘₯π‘₯βˆ’1 π‘₯π‘₯+1 π‘₯π‘₯βˆ’1 2π‘₯π‘₯ 2π‘₯π‘₯ π‘₯π‘₯ 2π‘₯π‘₯ π‘₯π‘₯

Ingat log π‘Žπ‘Ž 𝑏𝑏 = 𝑐𝑐 β†’ 𝑏𝑏 = π‘Žπ‘Ž π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 = log 5 (𝑦𝑦 + 3)

βˆ’3 𝑐𝑐

Ingat log π‘Žπ‘Ž 𝑏𝑏𝑐𝑐 = log π‘Žπ‘Ž 𝑏𝑏 + log π‘Žπ‘Ž 𝑐𝑐

16. Diketahui 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = π‘₯π‘₯ dan 𝑑𝑑(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 maka nilai (π‘‘π‘‘βˆ’1 𝑓𝑓𝑓𝑓 βˆ’1 )(π‘₯π‘₯) adalah …

a.

b. c. d. e. π‘₯π‘₯

βˆ’1

2π‘₯π‘₯βˆ’1

Jawab (B)
6|Page