BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia terdiri dari 33 provinsi dengan mayoritas wilayahnya berupa laut.

Untuk menjaga pengelolaan darat dan laut masing-masing provinsi diberlakukan Undang- Undang No 32 tahun 2004 tentang Pemerintah daerah. Pada pasal 18 ayat 1 Undang- Undang No 32 Tahun 2004 disebutkan bahwa daerah yang memiliki wilayah laut diberi kewenangan untuk mengelola wilayah lautnya. Dimana pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melakukan eksplorasi, eksploitasi, konservasi, pengelolaan kekayaan laut, pengelolaan tata ruang

wilayah, pengaturan administratif, penegakan hukum, dan ikut serta dalam pemeliharaan kedaulatan negara. Berkaitan dengan undang-undang tersebut, khususnya dalam pengelolaan sumber daya laut dan pesisirnya, ketegasan batas wilayah laut antar daerah menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Kepastian batas antar daerah yang berdekatan dimaksudkan untuk menghindari konflik antar daerah dalam hal pengelolaan wilayah laut yang sangat mungkin terjadi. Mengingat pentingnya kepastian wilayah bagi pemerintah daerah, penegasan batas daerahpun menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan, bukan saja untuk wilayah tersebut tetapi juga untuk daerah-daerah yang berbatasan. Pedoman penentuan batas daerah telah ditetapkan dan diatur dalam Permendagri No 1 Tahun 2006 termasuk aspek teknis dari penentuan batas daerah laut maupun darat.

Bagaimana analisa batas wilayah laut daerah menggunakan data citra satelit dan peta RBI sebagai opsi data selain peta LPI dan peta Laut dalam penentuan batas wilayah laut daerah? 1. Bagaimana aplikasi teknis penetapan batas laut daerah Kota Semarang dan Kabupaten Kendal secara kartometrik berdasarkan Permendagri No 1 Tahun 2006? 2. Mengkaji aspek teknis penentuan batas wilayah laut daerah dari Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Menentukan Batas Kabupaten Kendal. Bagaimana pemilihan garis pangkal agar diperoleh klaim wilayah laut yang maksimal? 3. 2. yaitu sebagai berikut: 1. 1.3 Tujuan Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah : 1.2 Rumusan Masalah Perumusan masalah dari tugas akhir ini mencakup beberapa hal.4 Ruang Lingkup Pembahasan Ruang lingkup dari barasan masalah yang akan dikaji dalam tugas akhir ini adalah : wilayah laut daerah dari Kota Semarang dan .1. 3. Memberikan masukan dan pertimbangan bagi pemerintah daerah masing-masing daerah dalam menentukan batas kewenangan wilayah di laut.

3.5 Metodologi Penelitian Metodologi penelitian yang akan dilakukan pada tugas akhir ini ditunjukkan pada gambar flowchart di bawah ini : .000. Penetapan Batas daerah di laut dilakukan secara kartometrik. 1. 2. Peta Dasar yang digunakan adalah peta laut dan peta Lingkungan Pantai Indonesia (LPI) skala 1:50.1. Lokasi penelitian adalah Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Penentuan Garis Batas Laut menggunakan pendekatan garis pangkal normal dan garis pangkal lurus. 4.

UU No 32 Tahun 2004 Rektifikasi Citra Konversi data Peta LPI Analog menjadi Peta Digital Mozaik Citra Proses Transformasi dan Georeferensi Citra Satelit Orthorektifikasi Vektorisasi Lokasi Penelitian Digitasi On Screen Batas Pantai Pendefinisian teknis Garis Pantai Koordinat Titik Batas/Titik Awal Pemilihan Titik Awal Penetapan Garis Dasar Penetapan Garis Dasar Penarikan batas daerah dengan prinsip ekuidistan Penarikan batas daerah dengan prinsip ekuidistan Penentuan Batas Laut Daerah Penentuan Batas Laut Daerah Peta Batas Laut Daerah Analisa Kesimpulan Selesai .Mulai Pengumpulan Data Cita Satelit Semarang Peta LPI SemarangKendal Permendagri No 1 Tahun 2006.

BAB II Dasar Teori Di dalam bab ini dibahas tentang prinsip-prinsip dasar yang dapat diterapkan dalam prosedur penentuan batas wilayah laut daerah.1. titik awal. BAB III Penetapan Batas Daerah Nusa Tenggara Timur Dalam bab ini dilakukan metode untuk menetapkan batas laut daerah serta perhitungan luas daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. BAB IV Analisis Dalam bab ini dilakukan analisis terhadap metode yang dilakukan dalam penentuan batas dan penghitungan luas daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. ruang lingkup masalah. garis dasar. maksud dan tujuan penulisan. meliputi penentuan garis pantai. sehingga di dapat hasil akhir penelitian berupa Peta Batas Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan luas daerahnya. BAB V Kesimpulan dan Saran . metodologi penelitan dan sistematika penulisan. dan cara matematis dalam menentukan luas daerah berdasarkan hitungan numeris. serta penarikan garis batas daerah.6 Sistematika Penulisan Adapun sistematika penulisan tugas akhir ini dibagi menjadi lima bab yang secara rinci dibagi menjadi: BAB I Pendahuluan Bab ini akan menjelaskan latar belakang masalah.

.Bab ini merupakan bab penutup yang berisi kesimpulan dan saran yang dapat disampaikan dari hasil penelitian.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.