P. 1
JENIS – JENIS VALVE

JENIS – JENIS VALVE

1.0

|Views: 1,864|Likes:
Published by Ken Ray Bhaskara

More info:

Published by: Ken Ray Bhaskara on Apr 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2015

pdf

text

original

Kelompok 1 Batara Sakti 2408100040 Mahendra Ega Higuitta 2408100054 I Gst Ngr Ken Ray B 2409100010

Gate Valve
 Pada dasarnya digunakan menutup laju aliran fluida

dengan kuat.  Valve jenis ini tidak boleh digunakan untuk mengontrol /menekan laju aliran fluida dengan cara membuka setengah atau seperempat posisi gate.  Posisi gate pada valve ini harus normally open atau normally close.  Untuk membuka valve harus dengan cara memutar handwheel berlawanan jarum jam, untuk menutup valve harus dengan cara memutar handwheel searah jarum jam.

Gambar dan Simbol Equipment Gate Valve

.Ball Valve  Digunakan untuk membuka dan menutup laju fluida dengan cepat.  Cara kerjanya adalah dengan cara memutar handle yang menyebabkan posisi ball berubah 90 derajat.  Tidak boleh digunakan untuk mengontrol/menekan laju aliran fluida.

.

Gambar dan Simbol Equipment Ball Valve .

 Apabila ingin merelease laju fluida. cara kerjanya adalah dengan memutar valve cukup 1 atau 2 putaran saja.  Apabila ingin menahan laju fluida. .Needle Valve  Digunakan untuk mengontrol (menahan atau merelease) laju aliran fluida.  Laju aliran fluida dapat dikontrol dengan cara mengatur jumlah putaran sesuai kebutuhan. cara kerjanya adalah dengan memutar handle yang kemudian akan menekan needle yang nantinya akan menutup outlet port.

Gambar dan Simbol Equipment Needle Valve .

 Ketika handwheel diputar searah jarum jam maka akan mendorong globe hingga menutup laju aliran fluida. begitu pula sebaliknya. .Globe Valve  Digunakan untuk mengontrol laju aliran fluida dan menutup laju aliran fluida dengan cepat.

Gambar dan Symbol Equipment Globe Valve .

 Biasanya digunakan di pipa – pipa yang bertekanan rendah seperti pada pipa air dan pada outlet surge/gauge tank.  Baffle disk berputar hingga 90 derajat.  Posisi baffle dapat diatur sedemikian rupa mulai dari fully open sampai fully closed. .Butterfly Valve  Digunakan untuk mengonrol dan menutup laju aliran fluida.

Gambar dan Simbol Equipment Butterfly Valve .

Video Butterfly Valve .

.  Dioperasikan secara otomatis.Relief Valve  Digunakan untuk melindungi sistem dari tekanan berlebih atau untuk mengontrol proses dengan cara mengatur laju aliran fluida ketika tekanan yang diinginkan sudah tercapai.

Gambar dan Simbol Equipment Relief Valve V-1 .

maka plug atau disk akan tertutup.  Ketika laju aliran sesuai dengan arahnya.  Jika ada tekanan yang datang dari arah berlawanan. laju aliran tersebut akan membuka plug atau disk terbuka. .Check Valve  Digunakan supaya laju aliran fluida searah dan untuk mencegah tekanan balik.

Gambar dan Simbol Equipment Check Valve .

Video Check Valve .

Video Check Valve .

.  Tidak boleh digunakan untuk mengontrol/menekan laju aliran fluida.Plug Valve  Digunakan untuk membuka dan menutup laju fluida dengan cepat.  Cara kerjanya adalah dengan cara memutar handle yang menyebabkan posisi ball berubah 90 derajat.

Gambar dan Simbol Equipment Plug Valve .

dan level cairan (LCV). PC. temperatur (TCV). . tekanan (PCV).Control Valve  digunakan untuk mengontrol aliran (FCV). LC). TC.  Bisa dengan valve yang terbuka penuh.sebagian terbuka atau menutup penuh sebagai respons atas sinyal yang diterima dari control(FC.

Gambar dan Simbol Equipment Control Valve .

Video Control Valve .

namun. Katup diafragma bisa manual atau otomatis. mereka umumnya memerlukan lebih dari satu kursi diafragma. aktuator ganda khusus dapat menangani lebih banyak pelabuhan dengan satu membran. Aplikasi mereka umumnya seperti close-off katup dalam sistem proses dalam makanan dan minuman. .Diaphragm Valve Diaphragm Valve biasanya datang dalam dua bentuk-port (2/2way diaphragm valve). industri farmasi dan biotek. mereka juga bisa datang dengan tiga port (3/2way diaphragm valve juga disebut t-valve) dan lebih (sehingga disebut blok-valve) . Bila lebih dari tiga port yang disertakan.

Gambar dan Simbol Equipment Diaphragm Valve .

Diaphragm valve video .

Angle Valve Sebuah valve yang dioperasikan secara manual dengan membuka outlet berorientasi pada sudut yang tepat untuk membuka inlet nya. digunakan untuk mengatur aliran cairan dalam pipa. .

Gambar dan Simbol Equipment Angle Valve .

umur panjang. Solenoida menawarkan switching cepat dan aman.Solenoid Valve Sebuah solenoid valve adalah katup elektromekanis untuk digunakan dengan cairan atau gas. kontrol daya rendah dan desain yang kompak. . menengah kompatibilitas yang baik dari bahan yang digunakan. keandalan yang tinggi.

Pressure chamber D.Ada 2 bagian utama : .Pressure relief conduit E.Output side .Solenoid F.Valve Keterangan : A.Input side B.Solenoid .Diaphragm C.

Video Solenoid Valve .

Gambar dan Simbol Equipment Solenoid Valve .

Safety Valve Sebuah safety valve adalah mekanisme katup untuk rilis otomatis dari suatu zatdari boiler. atau sistem lain ketika tekanan atau temperatur melebihi batas yang telah ditetapkan. . bejana tekanan.

.

Gambar dan Simbol Equipment safety Valve .

shutdown valve Shutdown valve digerakkan dirancang untuk menghentikan aliran cairan atas deteksi peristiwa berbahaya. Hal ini memberikan perlindungan terhadap bahaya yang mungkin orang. peralatan atau lingkungan. Shutdown Valve terutama berhubungan dengan industri minyak meskipun industri lain juga mungkin memerlukan jenis sistem perlindungan .

Gambar shutdown valve .

Selama berbagai pengaturan valve mengalir melalui valve dapat dipahami dengan mengabaikan viskositas cairan melewati valve. . laju aliranditentukan hanya oleh tekanan ambien pada sisi hulu dari katup.Choke Valve Sebuah choke valve adalah jenis katup yang dirancang untuk menciptakan aliran choke dalam fluida.

Gambar Choke Valve .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->