Menjadi Jurnalis Online

Online Journalism Pertemuan 2 Sigit Widodo, S.T., M.Si.

Jurnalis Online? Jurnalis Online?

• • • • • •

Meliput peristiwa Mengambil gambar peristiwa Mewawancarai narasumber Menulis berita Mengedit berita Menyiarkan berita

Jurnalis Online?

Jurnalis Online? Jurnalis Online?

• Media Cetak • Media Elektronik • Media Online (New Media)

Apa Bedanya? Apa Bedanya? THE MEDIUM IS THE MESSAGE .

Sifat Media Online Sifat Media Online • • • • • Real Time Interaktif Personalisasi Tidak linier Menyertakan unsur-unsur multimedia • Space tidak terbatas • Mudah diakses kembali • Kontrol pada pengakses .

Namun ada media yang memperbolehkan Naskah harus diedit dan wartawan di lapangan disetujui redaktur yang telah dipercaya sebelum dimuat.Cetak Vs Online Unsur Media Cetak Media Online Tidak ada pembatasan panjang naskah. Panjang naskah Dibatasi Penurunan naskah Sama. perlu dihindarkan penulisan naskah yang terlalu panjang. keindahan desain dan alasan-alasan lainnya. untuk mengunggah sendiri tulisan-tulisan mereka. . Namun demi alasan kecepatan akses.

kecuali untuk jenis-jenis tulisan/rubrik tertentu. seperti merevisi salah ketik. Tapi biasanya. masih bisa diedit. Kapan saja bisa. Editing Kalau sudah naik cetak tidak bisa diedit lagi. dan seterusnya. editing hanya mencakup masalahmasalah teknis.Cetak Vs Online Walaupun sudah online. dua mingguan bulanan. . tiga bulanan). tidak ada jadwal khusus. mingguan. Jadwal terbit Berkala (harian. dua bulanan.

Walau sudah selesai berita dapat dicetak. memiliki akses internet.Cetak Vs Online Distribusi Begitu di-upload. . media langsung dibaca belum bisa langsung oleh semua orang di sebelum melalui seluruh dunia yang proses distribusi.

Jenis Media Online • Media Pers • Jurnalisme Warga (Citizen Journalism) .

Apa yang Harus Dipertimbangkan? • • • • Penting Aktual Unik Asas Kedekatan (proximity) .

Apa yang Harus Dipertimbangkan? • • • • • Asas Keterkenalan (prominence) Magnitude Human Interest Unsur Konflik Tren .

pemilihan berita ketat. pemilihan berita longgar.Berita Online Tak Harus Penting? Cetak: space terbatas. Aggregate  Filter  Curate  Published  Distribute Online: space tak terbatas. .

Dilema Media Online KECEPATAN AKURASI .

5W 1H ? • What • When • Where • Who • Why • How .

. dan kemerdekaan pers. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat. kemerdekaan berekspresi.Pedoman Pemberitaan Media Siber Kemerdekaan berpendapat. kemerdekaan berekspresi. dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila. Undang-Undang Dasar 1945. dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB.

dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut: .Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional. memenuhi fungsi. pengelola media siber. dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. hak. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers.

serta memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers. video dan berbagai bentuk unggahan yang melekat pada media siber. Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik. Ruang Lingkup • a. komentar pembaca atau pemirsa. • b. dan bentuk lain. suara. gambar. komentar. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber. antara lain. forum. seperti blog. artikel.1. .

Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan. kredibel dan kompeten. • c. • b. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi. • 2) Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas disebutkan identitasnya. Verifikasi dan Keberimbangan Berita • a. dengan syarat: • 1) Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang bersifat mendesak. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan. .2.

hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update) dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi. dan setelah verifikasi didapatkan. Penjelasan dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c). • d. di dalam kurung dan menggunakan huruf miring. Verifikasi dan Keberimbangan Berita • 3) Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai.2. • 4) Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya. media wajib meneruskan upaya verifikasi. .

40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. . Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) • a.3. Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut. yang ditempatkan secara terang dan jelas. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna. • b. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang No.

atau cacat jasmani. sakit. serta menganjurkan tindakan kekerasan. dan antargolongan (SARA). media siber mewajibkan pengguna memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang dipublikasikan: • 1) Tidak memuat isi bohong. serta tidak merendahkan martabat orang lemah. . sadis dan cabul. agama. fitnah. Dalam registrasi tersebut. ras. cacat jiwa.• c. • 2) Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku. miskin. • 3) Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa.

Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c).• d. Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan mudah dapat diakses pengguna. • e. . Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir (c).

• g. menghapus. (c). dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada butir (c). . Media siber wajib menyunting. (b). sesegera mungkin secara proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan diterima. • h.• f. dan melakukan tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan melanggar ketentuan butir (c). Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas waktu sebagaimana tersebut pada butir (f). Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a).

. Ralat. Koreksi. dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers. Kode Etik Jurnalistik. dan atau hak jawab tersebut. dan hak jawab wajib dicantumkan waktu pemuatan ralat. koreksi. dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan Dewan Pers. dan Hak Jawab • a. • c. koreksi. Di setiap berita ralat. • b. koreksi. Ralat. dikoreksi atau yang diberi hak jawab. koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang diralat.4. Ralat.

. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber lain.• d. • 2) Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber. juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip berita dari media siber yang dikoreksi itu. maka: • 1) Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya.

bertanggung jawab penuh atas semua akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu. .000 (Lima ratus juta rupiah). Sesuai dengan Undang-Undang Pers.000. media siber yang tidak melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda paling banyak Rp500. • e.• 3) Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat berita tersebut.

Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi. . kecuali terkait masalah SARA. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan diumumkan kepada publik. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari media asal yang telah dicabut. • c. kesusilaan. masa depan anak.5. • b. Pencabutan Berita • a. pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.

6. • b. ”iklan”. . ”sponsored”. Iklan • a. Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar wajib mencantumkan keterangan ”advertorial”. atau kata lain yang menjelaskan bahwa berita/artikel/isi tersebut adalah iklan. ”ads”. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita dan iklan.

7. . Hak Cipta Media siber wajib menghormati hak cipta sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pencantuman Pedoman Media siber wajib mencantumkan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini di medianya secara terang dan jelas.8. .

3 Februari 2012 (Pedoman ini ditandatangani oleh Dewan Pers dan komunitas pers di Jakarta.9 Sengketa Penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan Pedoman Pemberitaan Media Siber ini diselesaikan oleh Dewan Pers. 3 Februari 2012). Jakarta. .

Artikel yang singkat dan padat akan sangat membantu pembaca Anda karena membaca artikel panjang di layar komputer adalah pekerjaan berat.Menulis Untuk Web • Menulis singkat dan padat Ada beberapa cara. Artikel yang singkat dan padat akan membantu pembaca Anda untuk menemukan poin penting Anda tanpa harus menggulung layar monitor terlalu ke bawah. Jalan paling pintas adalah menulis artikel sependek mungkin. .

bila gagasan Anda terlalu padat untuk dikerutkan. Jadi dari sebuah artikel 3000 kata Anda bisa memecahnya jadi enam artikel yang saling ditautkan. Anda tidak boleh bertele-tele dan mengumbar detail yang tidak penting. buat saja potongan-potongan sepanjang 500 kata perbagian – masing-masing dengan fokus yang khusus.Menulis Untuk Web • Batasi 500 kata Untuk menuangkan poin penting ke dalam artikel singkat dan padat. . Anda harus mampu mengerutkan gagasan sepanjang 3000 kata ke dalam artikel web sepanjang 500 kata. Atau.

Daripada menghabiskan kata-kata untuk mengulang apa yang bisa Anda tautkan dari sumber luar. . Pilihan lain dalam penggunaan tautan ini adalah menulis artikel web sepanjang 500 kata dengan beberapa poin terpenting gagasan Anda dan membuat satu tautan yang mengarahkan pembaca agar mendapatkan selengkapnya dalam versi PDF untuk dibaca secara offline.Menulis Untuk Web • Maksimalkan penggunaan tautan (link) Beberapa bagian dari gagasan Anda mungkin tidak perlu dijabarkan lagi. lebih baik gunakan link rujukan.

Namun. Anda harus tetap membuat variasi yang menarik pada setiap kalimat agar artikel web Anda dapat mengikat perhatian pembaca. . Artinya. pastikan kalimat Anda tetap singkat sepanjang maksimal 20 kata.Menulis Untuk Web • 20 kata per kalimat Menulis singkat bukan berarti Anda tidak perlu mengupayakannya agar tetap menghibur. variasi apapun yang Anda buat.

5 kalimat per paragraf – adalah untuk membantu pembaca Anda agar dapat dengan cepat menemukan poin penting Anda. berhentilah dan pindahlah ke pikiran utama dan paragraf berikutnya. Jadi sebelumnya Anda harus punya satu pikiran utama untuk setiap paragraph. Temukan pikiran utama untuk satu paragraf dan fokuslah di situ. Begitu Anda selesai mengutarakan pikiran utama dari satu paragraf. .Menulis Untuk Web • Satu pikiran utama untuk setiap paragraf Tujuan dari menulis singkat – 20 kata per kalimat.

Menulis Untuk Web • Gunakan bullet/pointer Penggunaan bullet/pointer akan sangat membantu pembaca Anda untuk menangkap dengan cepat poin-poin kunci yang ingin Anda sampaikan. Contoh penggunaan bullet/pointer adalah pada artikel ini. .

Tugas • Carilah satu berita di media online yang melanggar Pedoman Pemberitaan Media Siber. . • Berikan pendapat Anda tentang berita tersebut dan apa saran Anda agar berita tersebut sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik.

Terima kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful