GRUP 7 CLASS A

Nama NIM

NurEfendi (Class D But Join in Class A) 201120120312174 DwicahyaAji M.P. Ivan Lutfianto N. YudistiraGilang Yuan Yudha 201110120311033 201110120311035 201110120311031 201110120311034

 Pengapian busi distributor dan kumparan pengapian diadaptasikan dari Toyota 5-ME 6-silinder. Dari data statistika tahun 2006 peternakan babi menghasilkan biogas 35.  Kontrol unit digunakan untuk memulai pengujianmesin. Generator dihubungkanlangsung oleh mekanisme kopling ke mesin dengan kecepatan 1. dan saluran pembuangan dimodifikasi sehingga tekanan dapat diatur. Ruang hampa udara dan sentrifugal advance dihilangkan karena mesin tersebut akan beroperasi pada kecepatan konstan dan beban penuh bila digunakan untuk menggerakan generator. kelebihan panas mesin. dengan nomor model 200L2-2.000. selain mesinitu mesin dengan volume yang besar seperti truk. Karena menggunakan turbocharger. Untuk itu tekanan turbocarger disesuaikan antara 40 kPa dan 80 kPa Deskripsi Percobaan Mesin Bertujuan untuk menemukan satu kondisi penyetelan yang optimal.500 rpm dan disingkronkan dayanya ketika beroperasi.00cc pada 1.RANGKUMAN DALAM BAHASA INONESIA Biogas memiliki kandungan 60-80% gas metana. perbandingan kompresi dikurangi menjadi 8:1.000 cc karena kecepatannya tinggi dan tidak dirancang untuk menghasilkan daya yang besar [14].  Perbandingan kompresi Dari literatur Untuk menghindari knocking pada mesin tekanan kompresi itu harus diantara 10:1 dan 12:1 untuk mesin dengan bahan bakar biogas [2].000kilowatt-jam pertahunnya [6].100 dolar AS sehingga kembalinya investasi paling cepat adalah satu tahun. mengunakan sistem injeksi denganperbandingan kompresi 16:1 serta memiliki control pada pembuangan gas. kekurangan jumlahgas. Untuk penyesuaian bahan bakar biogas maka perlu dipasang karburator biogas. Adapun tahapannya antara lain :  Pengujian mesinmenggunakan mesin Diesel Hino 13. distributor digerakkan oleh mekanisme injeksi distributor bahan-bakar yang asli.500 rpm harus mempunyai diameter leher 7.  Pengukuran saluran udara masukmenggunakan Kobold gas flow meter model GVPA-303-GDR .2] dan Masa jenis 12 kg/m3serta nilai oktana (RON) sekitar 130 [2. Sehingga keahlian mekanik harus sangat baik dalam merawat bus agar bus dapat beroperasi melebihi umur yang ditetapkan dari pabrikan.5]. Selain itu tekanan pencairannya200-300 bar. Venturi terbuat dari aluminium dan tubuh karburator dibuat dari pipa PVC. memiliki turbocharged. hilangnya tekanan minyak pada mesin. bus merupakan komoditas yang mahal dibandingkan pendapatan perorangan.  Generator listrik menggunakan generator 3-fase 4-kutub 132-kW dengan motor induksi yang dibuat HASCON. mengganti sistim injeksi bahan bakar menjadi penyalaan busi.5 mm. 4 katup persilinder dengan model mesin K-13CTI. Bahan dan Metode Mesin yang digunakan adalah Hino K-13CTI.000 m3 pertahun bila semuanyadipakai untuk memproduksi listrik akan menhasilkan energi sebesar 35. mesinkronkan generator dengan jaringan listrik. Adapun metodenya antara lain:  Desain karburator karburator harus memiliki venturi dengan kerucut akcelerator yang diruncingkan sebagai kurva berjari-jari 40 mm dan sudut kerucut pendifusi adalah 10o. Untuk itu perlu diberi plat baja dengan ketebalan10 mm.000. maka tekanan kompresi dibuat 8:1. nilai panas 23. hubung singkat.3]. Nosel injeksi bahan bakar di dalam kepala silinder diganti dengan busi dan satu tabung-antar yang sesuai. 20-40% gas karbon dioksida. Sehingga karburator yang dirancang untuk mesin 13. Sehingga biogas tidak bisa langsung dipakai sebagai bahan bakar pengganti mesin pembakaran dalam [4.000cc.Mesin yangdapat dikonversi untuk memproduksi listrik adalah mesin yang memiliki volume dibawah 5. dan sekitar 1% hidrogen sulfida beserta gas-gas lain. Biogas masuk ke dalam venturi melalui beberapa port melingkar yang ada di sekitar daerah leher dan percepatan udara leher harus diantara 100 sampai 150 meter/detik[2].  Tekanan turbocharge Tekanan turbocharge terlalu rendah akan menyebabkan hilangnya efisiensi dan bila terlalu tinggi akan menyebabkan knoking yang akan merusak mesin bila beroperasi dalam waktu yang lama. bisdapat dimodifkasi karena mesinnya dirancang untuk muatan yang besar dengan kecepataan yang pelan. Di Thailand. atau kegagalan jaringan listrik. Seorang pemilik peternakan dapat menghasilkan listrik sebesar 130 kilowat dengan tenaga generator menggunakan biogas sekitar 23. kelebihan jaringan listrik. Mesin ini dipilih karena ketersediaan mesin dan suku cadangnya.400 kJ/m3[1.

Setelah data dikumpulkan skrup campuran udara/bahan bakar diputar separuh ke arah campuran yang kaya sampai mesin berjalan dengan lembut.097. mesin diesel secara ekonomis untuk pembangkit listrik di peternakan memiliki masa pengembalian kurang dari satu tahun. proses pembakaran selesai setelah posisi titik mati bawah crankshaft dan suhu gas buangnya lebih tinggi. waktu penyalaan antara 50osampai 60osebelum titik mati atas. dengan rasio udara antara 0. Pada kondisi ini. 20]. Meningkatkan tekanan melebihi titik efisiensi akan mengakibatkan meningkatnya emisi NOXdan CO dan juga getaran mesin yang berlebihan sehinggapolusimeningkat danmemperpendekumur mesin.  . CO dan NOx pada gas buang serta mengukur suhu gas buang. dan tekanan turbocarger antara 40 sampai 68 kPa.2.  penyetelan awal campuran udara/bahan bakar waktu penyalaan diset 55o BTDC dan skrup penyetel campuran udara/bahan bakar disetel pada posisi mesin berjalan dengan lembut (campuran miskin). Campuran kaya dapat menyebabkan knoking mesin dan meningkatnyaemisi NOXdan CO serta suhugas buangnya. efisiensi mesin meningkat pada tekanan 40 sampai 56 kPa dan peningkatan NOX dan CO yang sedikit.  Pengaruh campuran udara/bahan bakar terhadap kinerja mesin Rasio udara yang optimal adalah 1. efisiensi mesin mulai berkurang dan jumlah pencemaran meningkat serta getaran mesin juga bertambah. Proses itu diulangi sampai waktu penyalaan mencapai 60o BTDC atau kelebihan waktu pra-penyalaan telah diamati. Tekanan kompresi untuk mesin penyalaan busi dengan bahan bakar biogas adalah antara 10 sampai 12:1 [2].Tekanan turbocharge yang optimal adalah 56 kPa karena dapat menghasilkan efisiensi yang paling tinggi dengan pencemaran yang sedikit.  Penyetelan awal waktu penyalaan 50o BTDC pada awal pengumpulan data Pengumpulan Data Pengumpulan data yang dilakukan antara lain:  waktu penyalaan dimajukan 2o dan data di atas dikumpulkan kembali. Prosedur Percobaan Percobaan itu dilakukan dengan langkah-langkah berikut untuk mengumpulkan data untuk dianalisis:  penyetelan tekananTurbocarger perbandingan tekanan kompresi yang tinggi dapat mempertinggi efisiensi termal [15-18]. Keluaran mesin yang lebih tinggi akan menghasilkan masa pengembalian lebih pendek tetapi meningkatkan tekanan turbocharge melebihi 56 kPa akan menyebabkan pencemaran berlebihan dan getaran mesin akan memendekkan umur mesin. dari data diatas. Ketika waktu penyalaan diperlambat dari seting optimal.  Pengukuran keluaran daya mengunakan Curcutor model AR5. bila disetel dengan benar mesin melewati standar kontrol polusi karbon monoksida yang diterima secara internasional dari mesin kendaraan [19. Kesimpulan Perbandingan kompresi ditetapkan 8:1 danturbocharger di set pada beberapa penyetelan. Sehingga perbandingan kompresi di seting 8:1 dan tekanan turbocharger 40 kPa denganpeningkatanpersatu kenaikan sebesar 4 kPa. Setelah tekana turbocharge ditingkatkan dari 56 kPa ke 68 kPa. Campuran miskin mengakibatkan kecepatan nyala api lebih rendah dan pembakaran taksempurna serta menyebabkan suhu gas buang tinggi. Untuk menghindari knocking mesin maka kepala silinder dipasang plat baja agar volume ruang bakar meningkat dan tekanan kompresi turun. Diskusi  Pengaruh waktu penyalaan terhadap kinerja mesin efisiensi mesin dan keluaran daya maksimum dapat dicapai pada waktu penyalaan 54o BTDC. Dan kecepatan aliran volume dari biogas diukur dengan Kobold gas flow meter model GVPA-303-GDR.  Pengaruh tekanan Turbocarger terhadap kinerja mesin tekanan turbocarger dapat meningkatkan keluaran mesin. suhu pembakarannya tinggi dan emisi NOX dan CO meningkat. Ketika sistim beroperasi pada 1.  Pengukuran gas buangMenggunakan Testo 300XL-1 karena dapat untuk memantau jumlah O2.9 sampai 1.  kenaikan campuran udara/bahan bakar.Pengukuran biogas saluran masuk menggunakan dua alat pengukur yaitu pada gas karbondioksida menggunakan Brigon IND 60 gas analyzer.500 rpm. Jika waktu penyalaan dimajukan melebihi seting optimal akanterjadi knoking.  pengukuran waktu pengapian menggunakan timing light (Sincro model DG86) dengan tanda picu dari kawat tegangan tinggi dari distributor ke busi silinder nomor satu.

used injection system with ratio compression 16:1 and controls at waste gate. bus can be modified because it’s designed for heavy load with slow speed. short circuit. has turbocharged.000cc. Besides its the liquefaction pressure 200-300 bars. .5 mm. The methods include:  Carburator design Carburator must have a venturi with cone accelerator being tapered as radius curve 40 mm and angle of diffuser cone is 10o. or failure of power grid.000 kilowatt-hour per year [6]. And volume flow rate of biogas was measured with Kobold gas flow meter model GVPA-303-GDR. Besides. The steps include:  The test of engine applies Diesel engine Hino 13. For the purpose needs to be given steel plate with thickness is 10 mm.  Compression ratio From literature.400 kJ/m3 [ 1. 20-40% carbon (dioxide gas). Generator was directly coupled by mechanism of clutch to engine with speed 1. so it can operate exceeds life specified from manufacturer. Distributor moved by original mechanism of injection distributor fuel. biogas fuel need to be attached biogas carburator. An owner of breeding can produce electricity 130 kilowatts by using generator energy applies biogas around 23. CO and NOx at exhaust gas and measures exhaust gas thermometer.TRANSLATE TO ENGLISH Biogas contains 60-80% methane (gas).000 cc because of the high speed and is not designed to produce a big power [14]. overloading in power grid. expertise of mechanic must be very good in taking care of that bus.5]. and about 1% hydrosulfide along with other gas. Using turbocharger.  Ignition plug firing Distributor and coil ignition adapted from Toyota 5-ME 6-cylinder. Fuel injection nozzle in cylinder-head is changed with ignition plug and an appropriate guide tube.000 m3 per year if altogether used to produce electricity 35.3]. ratio compression reduced to 8:1. Biogas fed into venturi through multiple circular ports around throat area and velocity of air in the throat must between 100 to 150 meters/second [ 2].000.2] and density 12 kg/m3 and octane value ( RON) around 130 [2. synchronize the generator with the power grid. overheating of engine . For the purpose turbocharger pressure is between 40 kPa and 80 kPa Test Rig Description Aims to find one condition of optimal adjustment. lacking of gas amounts. So biogas cannot be directly used as a substitute fuel in an internal combustion engine [4. will cause knocking which will damage the engine if it is operated for long term. the engine with big volume like truck. So.100 US dollars so that the return of the quickest investment is in a year.  Measuring of exhaust gas used Testo 300XL-1 because earning to watch number of O2.  Measuring of intake air using Kobold gas flow meter model GVPA-303-GDR  Measuring of intake biogas used two gauges at gas carbondioxide applies Brigon IND 60 gas analyzer. From statistics in 2006 piggeries yields biogas 35. 4 valve per cylinder with engine model K-13CTI.000.  Unit control applied to start test engine. bus is more expensive commodity than personal income. Venturi made of aluminum and carburetor body made of PVC pipe.00cc with 1. and waste gate was modified so the pressure can be adjusted.  Turbocharger pressure if turbocharge pressure too low will cause loss of efficiency and it is if too high.500 rpm and synchronized to power grid in operation. For adaptation. heat value to 23. Material and Method Engine applied is Hino K-13CTI. with model number 200L2-2. So designed for engine 13. changes injection system become spark ignition. loss of oil pressure at engine. hence compression ratio is made 8:1.  Electric generator applies generator 3-phase 4-pole 132-kW with induction motor which is made HASCON. Engine which can be converted to produce electricity is that the engine having volume below 5. This engine selected because engine availability and engine spare parts. In Thailand. Vacuum and centrifugal of advance is eliminated because the engine will operate on constant speed and fully loaded if applied to generator impulse. to avoid knocking at the compression ratio of engine must be between 10:1 and 12:1 for engine with biogas fuel [2].500 rpm must have throat diameter out of 7.

500 rpm. When system operate on 1. efficiency of engine began to decrease and number of pollutions as well as vibration of engine.  Measuring output power using Corruptor model AR5. timing ignition between 50 o until 60o before top dead center. when the engine is properly tuned through carbon monoxide. At this condition. Less mixture results lower flame speed and incomplete combustion also causes high exhaust gas temperature. Higher engine Output will produce shorter payback period but increasing pressure of turbocharge exceed 56 kPa will cause excessive pollution emission and engine vibration will shorten the engine life. combustion process is completed after the bottom position of the crankshaft and the exhaust gas temperature was higher. That processed is repeated until ignition timing reach 60o BTDC or observed excessive pre-ignition. hence cylinder-head is installed with steel plate that combustion chamber volume increases and reduce compression pressure.  Effect of Turbocharger pressure on engine performance Turbocharger pressure can increase engine output. screw of mixture air/fuel was turned half in rich mixture until engine runs smoothly. Rich mixture can cause knocking engine and increased emissions of NOx and CO as well as exhaust gas temperature.  Initial adjustment of mixture air/fuel The ignition timing was set 55o BTDC and screw mixture was adjusted when the engine runs smoothly (less mixture). Optimal pressure of turbocharge is at 56 kPa because it can produce a highest efficiency with a few pollution. pollution control standards is internationally accepted from vehicle engines [ 19. To avoid knocking engine. increased. After collecty data.  Increase of mixture air/fuel. with air ratio between 0. Experimental Procedure The experiment was conducted with following steps to collect data to be analyzed:  Adjustment TurbochargerPressure A high ratio compression pressure can increase thermal efficiency [ 15-18]. pollution increases and shortened engine life. So.Measuring of ignition timing used timing light ( Sincro model DG86) with trigger signal from high tension wire from distributor to cylinder number one spark plug. After pressure of turbocharge was increased from 56 kPa to 68 kPa.9 to 1. If timing was advanced beyond optimal point. Increasely pressure exceed point of efficiency will result the increasing of emission CO and NOX as well as the excessive vibration of engine.2.  Initial adjustment of ignition timing is 50o BTDC at the beginning of data collection. Compression pressure for spark ignition engine with biogas fuel is between 10 to 12:1 [ 2]. and turbocharger pressure between 40 to 68 kPa. So compression ratio is 8:1 and turbocharger pressure is 40 kPa with improvement of per one increase of equal to 4 kPa. Discussion  Effect of timing ignition on engine performance Efficiency of engine and maximum output power can be achieved at 54o BTDC. will cause knocking.  Effect of air/fuel mixture on engine performance Optimal air ratio is 1097. combustion temperature high and emission NOX and CO increases. From data stated. Conclusion Ratio of compression was set at 8:1 and turbocharger set at some adjustments. 20]. When timing was slowed from optimal settings.  . efficiency of engine increases at pressure 40 to 56 kPa and improvement of less NOX and CO. Data collection Data collection was conducted include:  Ignition timing was advanced 2o and above data is reassembled. diesel engine economically for power generation in farm has payback period less than a year.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful