You are on page 1of 13

ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN MASALAH GENITOURINARI

By Kelompok 7

Kelompok 7
Reza Al Afsyar K (20080320106) Hudan Bailawan (20080320107) Isnaini Sepriyaningsih (20080320108)

Kasus
Ny. Tinah 65 tahun mengeluh sering merasa air seninya keluar tidak sengaja saat ia terbatuk. Ia mengatakan tidak dapat menahan air seninya itu. Kejadian ini sudah sering terjadi semenjak 5 tahun yang lalu. Beliau tidak segera mengobati penyakitnya ini karena beliau malu. Statusnya saat ini memiliki 7 anak.

Struktur dan Fungsi Sistem Renal dan Urinaria

System renal dan urinaria terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. System urinaria memiliki dua fungsi yaitu penyimpanan pasif dan pengeluaran aktif urin.

Perubahan Terkait Usia Pada Sistem Genitorinaria

Perubahan yang umumnya menyertai penuaan, termasuk kapasitas kandung kemih yang lebih kecil, peningkatan volume residu dan kontraksi kandung kemih yang tidak disadari. Pada wanita lansia, penurunan produksi esterogen menyebabkan atrofi jaringan uretra dan efek akibat melahirkan dapat dilihat pada melemahnya otot-otot dasar panggul.

Perubahan Terkait Usia Pada Sistem Genitorinaria (cont..)

Pada pria lansia, hipertrofi prostat menyebabkan tekanan pada leher kandung kemih.

Inkontinensia

Inkontinensia urine adalah ketidakmampuan menahan air kencing. Disebabkan oleh perubahan otot dan fasia di dasar panggul. Inkontinensia jangka panjang disebut inkontinensia menetap, persisten, atau kronis. Sedangkan dengan durasi pendek disebut inkontinensia akut.

Jenis Inkontinensia
1.

2.
3. 4.

Inkontinensia Stress Inkontinensia Urgensi Inkontinensia Aliran berlebihan Inkontinensia fungsional

Faktor Penyebab Terjadinya Inkontinensia pada Lansia


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.

Gangguan Sistem Saraf Pusat Depresi Obat Gangguan psikologi Gangguan penglihatan Cairan Hormone estrogen Ginjal Kandung kemih Saraf System muskuluskeletal Spinter

Asuhan Keperawatan

Pengkajian
1.
2. 3. 4.

5.
6. 7. 8.

9.
10.

Usia Jenis kelamin Tanda-tanda Vital Riwayat kesehatan Status genitourinary Status cairan elektrolit Status nutrisi Status neuromuscular Status seksualitas Status psikologi

Asuhan Keperawatan (cont..)

Diagnosa Inkontinensia perkemihan stress berhubungan dengan kelemahan spinter ditandai dengan umur 65 tahun, air seninya keluar saat batuk.

Hasil yang diharapkan


1. 2. 3.

4.

Pasien mempertahankan kontinensia Pasien melaporkan peningkatan rasa nyaman. Pasien menyatakan pemahamannya terhadap penanganan. Pasien dan keluarga atau pasangan mengidentifikasi sumber-sumber untuk membantu perawatan setelah pemulangan.

Asuhan Keperawatan (cont..)

Intervensi 1. Observasi pola berkemih pasien, waktu berkemih, jumlah air kencing dan apakah diprovokasi oleh stimuli. 2. Berikan perawatan yang sesuai terhadap kondisi urologis, pantau kemajuannya, dan laporkan respon pasien terhadap penanganan. 3. Bantu pasien untuk memperkuat otot-otot dasar pelvis dengan latihan Kegel untuk mengendalikan sfingter. 4. Tingkatkan kesadaran pasien terhadap kondisi melalui pendidikan. 5. Menghindari kursi atau tempat tidur terlalu rendah atau terlalu tinggi. 6. Beri tindakan pendukung 7. Beri dukungan pasien untuk mengungkapkan perasaan dan keluhannya.

TERIMA KASIH