PENDIDKAN GRATIS SULAWESI SELATAN Pendidikan gratis, khususnya bagi anak kurang mampu untuk jenjang pendidikan Sekolah

Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2008. Tahun mendatang, pendidikan gratis juga akan berlaku untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)/ sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA). Meski demikian, beberapa kabupaten di Sulsel bahkan sudah menggratiskan siswanya di tingkat SMA. Sebut saja Kabupaten Sinjai, Pangkep, Gowa, Enrekang, dan Parepare. Sejak program pendidikan gratis dicanangkan di Sulsel tahun 2008, Pemprov Sulsel sudah menyiapkan dana untuk diberikan pada sekitar 1,3 juta siswa SD dan SMP di daerah ini. Program menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa ini tidak sulit dilaksanakan sebab 60 persen anggarannya dari pusat, sisanya 40 persen ditanggung pemerintah provinsi Sulsel dan pemerintah kabupaten/kota melalui APBD Sulsel dan APBD kabupate/kota. Sebelumnya, memang ada keraguan beberapa kabupaten apakah bisa mewujudkan program ini, dengan dukungan dana yang ada. Sharing dana itu 60 persen APBD Provinsi Sulsel dan 40 persen APBD kabupaten maingmasing. Namun tampaknya semua kabupaten bisa merealisasikan program pendidikan gratis sebagai komitmen tinggi dari kepala pemerintahan di daerah, yang menginginkan murid SD dan SMP, bahkan SMA dibebaskan dari biaya pendidikan. Bagi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, pendidikan dan kesehatan gratis bukanlah program yang sulit untuk diterapkan. Hitung-hitungan itu sudah dirumuskannya dengan matang dan hati-hati sehingga dia optimis program ini berjalan dengan baik. Secara umum pada program pendidikan gratis, ada 14 item yang dibebaskan kepada siswa. ''Wajib belajar itu merupakan hak dasar rakyat yang diatur dalam amanat UUD 45. Saya ini cuma melaksanakan amanat undang-undang. Ini

’’ kata Sekda Gowa. Karena itu pada penerimaan siswa baru semuanya bisa terserap. Kabupaten Sinjai juga merupakan daerah yang getol soal pendidikan gratis. Safari jurnalistik ini kerjasama PWI Sulsel dan Pemprov Sulsel. Di Gowa ada juga Satpol yang menjemput guru-guru yang malas mengajar. sudah membuat Perda Nomor 4/2008 soal pendidikan gratis yang dibarengi sanksi.berarti. pendidikan dan kesehatan. . ‘’Tidak ada pungutan disini. Hukuman denda dan kurungan diberikan kepada orang tua yang tidak bertanggungjawab menyekolahkan anaknya. Rabu (6/10). Tak jauh berbeda dengan Gowa. Kendati sudah berjalan tiga tahun. namun ini menjadi ‘warning’ bagi orang tua yang lalai menyekolahkan anaknya. Program gratis ini telah dilaksanakan di Sinjai sejak tahun 2004 . merupakan aktualisasi dalam memperkokoh tiga pilar pembangunan yaitu agama. pemerintah Sulsel telah menindak-lanjuti UU tersebut dengan menggratiskan biaya pendidikan sembilan tahun khususnya kepada anak didik. H Muh Yusuf Sonneng Msi saat menerima peserta Safari Jurnalistik di Kantor Bupati Gowa.'' kata Syahrul Yasin Limpo. Reaksi positif dari program pendidikan gratis boleh dikata sungguh luar biasa. Kendati belum ada yang menjadi ''korban'' sanksi Perda tersebut. Gowa tampaknya tidak mau ada warganya yang tidak sekolah dengan alasan apapun. Di Kabupaten Gowa misalnya. pendidikan gratis di Gowa betul-betul gratis. Dua kabupaten tidak sempat dikunjungi rombongan karena terbatasnya waktu. di gubernuran sebelum melepas sekitar 60 wartawan peserta Safari Jurnalistik 2010 yang memantau pelaksanaan Pendidikan dan Kesehatan Gratis di 14 kabupaten dari rencana 16 kabupaten di Sulsel yang dikunjungi selama lima hari. Kabupaten mengembangkan program ini dengan kiat dan strategi masing-masing. dan wajib belajar kami malah 15 tahun.

Namun. "Program kerja pemerintah sinjai mengenai pendidikan gratis sudah dilaksanakan jauh sebelum perda gubernur dikeluarkan. Program ini pertama kali dilakukan oleh Kabupaten Sinjai. Menurut Kepala Badan Komunikasi dan Informatika Sinjai. "Cukup tekan nomor 123. Program ini juga dibarengi dengan program peningkatan kompetensi guru. SMP dan SMA baik negeri maupun swasta. maka haram hukumnya bagi dokter. Untuk menjaga keberlangsungan pendidikan gratis di kabupaten ini telah ditetapkan Perda No 6 tahun 2010 tentang Pembebasan Biaya Pendidikan. Kendati demikian daerah ini cukup berhasil mewujudkan program ini yang terlihat dari kualitas output sekolahnya yang berada di atas standar rata-rata. Bantaeng punya strategi membanggakan soal penanganan bencana alam. Khusus untuk program kesehatan. Lain Gowa. pendidikan gratis dilaksanakan untuk pendidikan 9 tahun yakni mulai dari SD . perawat dan sopir yang piket tidak segera menangani pasien.Pendidikan gratis di Sinjai mulai dari SD.SMP. Termasuk penyempurnaan kurikulum. peningktan mutu dan sarana prasarana. Kabupaten hijau yang berhasil dengan pertaniannya ini tak mau kalah soal program pendidikan dan kesehatan gratis. lain pula Bantaeng. Drs A Grandiyanto Asapa MSI. Pelaksanaan program pendidikan gratis ini ditunjang pula oleh beberapa program oleh instansi terkait seperti fasilitas perpustakaan malam dan internet gratis. Disana disiapkan mobil penanganan kesehatan masyarakat. Sinjai adalah satu-satunya kabupaten yang sementara ini‘’menolak’’ dana pendidikan dan kesehatan gratis dari Provinsi Sulsel dengan alasan program tersebut sudah berjalan sejak 2004. Pasti kami . Mukhlis Isma menyatakan kedepan sharing dana itu akan dibicarakan kembali dengan pemprov untuk menemukan persamaan persepsi. jauh sebelum keluarnya Perda Provinsi.

000 dan sementara berjalan. Kabupaten Bone telah mengalokasikan dana pendidikan gratis tahun 2009 sebesar Rp 19. program ini mendapat respon sangat baik dari masyarakat dan mampu mencapai target yang diharapkan. SMP dan SMA yang berarti meningkatnya daya serap sekolah-sekolah dimana SD hampir mencapai 100%. daerah ini memang betul-betul menerapkan sekolah gratis. .480 yang bersumber dari alokasi dana Pemprov 40% dan kabupaten 60%.375. Di kabupaten Bone misalnya. Program ini dilaksanakan dalam bentuk subsidi pendidikan mulai tingkat SD sampai SMA. Ini terlihat meningkatnya angka partisipasi murni dan angka partisipasi kasar anak usia SD.561. Berdasarkan evaluasi. Sedikit pun uang orang tuanya tidak keluar selama bersekolah di SMP. Berbicara sekolah gratis. Untuk tahun 2010 dialokasikan dana Rp 31. SMP 98% dan SMA 78%. Dalam konteks realisasi pendidikan gratis. pendidikan gratis sebenarnya telah dilaksanakan sejak Januari 2003 sebelum diprogramkan secara khusus di Sulsel. ‘’Sarana yang diberikan kepada guru berupa fasilitas pelatihan guna menambah mutu pendidikan guru.210. Sesuai data yang ada. hampir semua daerah yang kami kunjungi sudah mencapainya mendekati 100%. Pelayanan bencana alam dan penanganan kesehatan darurat. Sementara pendidikan gratis dibiayai oleh pemda masuk dalam 14 item.’’ kata Kadis Pendidikan Bantaeng.langsung menanganinya. serta pendidikan gratis merupakan program andalan daerah ini. Boleh jadi model penanganan bencana alam ini satu-satunya dilaksanakan di Indonesia. Ini diakui salah satu siswa SMP yang berdomisili di Pa'jukukang. ada pula siswa SMKN 3 Bantaeng justeru mengaku dikenakan biaya sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 13 ribu untuk pembelian buku paket. Ini terkait SDM. dimana disinergikan dengan program yang digagas Gubernur Sulsel.959. Namun.

Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 Kabupaten Bone sampai saat ini belum dilaksanakan karena menunggu juknis. Sekda Wajo. Bahkan Pemerintah Australia juga membantu dana pembangunan unit sekolah baru itu. Untuk penuntasan wajib belajar 9 tahun bagi anak putus sekolah. Di Bone juga tercatat ada 4000 guru tenaga honorer. Dari aspek yurudis ketentuan itu kontras dengan Peraturan Gubernur Sulsel. Sekteratis Pendidikan Bone berpendapat masih ada ketentuan pasal yang bertentangan dalam UU No 17 dan 15 tahun 2005. Natsir Taufik justeru mengaku mendapat bantuan JICA untuk pendidikan gratis. juga dibangun sekolah satu atas (satap) termasuk USB tadi. Kabupaten Bone juga menerima dana DAK dari pemerintah pusat untuk pembangunan unit sekolah baru (USB) yang sejak kurun tiga tahun terakhir mengalami pertumbuhan dimana telah dibangun 112 USB di Bone. pemkab tidak selalu harus menunggu bola. Disana juga ada sekolah satu atap. termasuk mendirikan SMP terbuka. Realisasi dananya dari Rp 15 miliar itu sudah mencapai 53. Untuk penuntasan wajib belajar 9 tahun bagi anak putus sekolah. Lain Bone.33%. juga diupayakan melalui pendidikan luar sekolah melalui paket A dan C. Soal regulasi sekitar pendidikan gratis ini. Drs HAM Said Pabokori mengungkapkan. Jumlah anak putus sekolah dan pembenahan faktor sarana dan prasarana pendidikan terus digenjot. lain pula Kabupaten Wajo. Program ini memang tidak statis.Disamping alokasi dana itu. Cukup banyak negara dengan dukungan dana Internasional yang peduli dengan pendidikan dunia. melainkan juga menjemput bola. Untuk 2010 mencapai Rp 31 miliar. . Sementara realisasi dana pendidikan tahun 2009 mencapai Rp 19 miliar atau sekitar 53 persen. Bagai sebuah pertandingan bola. pendidikan gratis sejak tahun 2008 ini membutuhkan waktu untuk mencapai sasaran yang lebih bermutu. Wakil Bupati Bone.

Format atau kegiatan yang terkait dengan tenaga pendidikan dan kependidikan tahun 2009 dibiayai sesuai anggaran pendidikan gratis yang tersedia.Tidak ada salahnya kalau bantuan-bantuan serupa juga dirasakan daerah lain demi meringankan beban anggaran yang ada. termasuk disiplin moral para guru sangat menentukan keberhasilan pendidikan gratis yang bermutu. Pemkab Wajo tidak segan-segan menurunkan tim pengawas untuk melihat apakah program pendidikan gratis tersebut berjalan atau tidak di sekolah-sekolah. Dari sejumlah pemantauan tatap muka soal pendidikan gratis. Mereka mendapat subsidi biaya yang sama setiap bulan.555. Sedangkan SMA 24. Pengunaan dana pendidikan gratis ini ditujukan untuk SD-SMP SLB dan masuk dalam 14 item sesuai juknis pemprov. Pendidikan gratis umumnya sudah terlaksana dengan mekanisme atau juknis pemprov dan Pemda Wajo.292. SD sebanyak 47.861.000. Apalagi partisipasi orang tua yang mampu atau pihak ketiga yang ingin membantu sekolah tidak selamanya bisa diharapkan.000 mahasiswa mengenyam pendidikan di kota sagu ini. dan kalau bisa menjadi contoh secara nasional. Pemkot Palopo satu-satunya kota yang mengklaim diri sebagai kota pendidikan. Saya kira disini peran kepala sekolah dengan sistem kebijakannya. Sedangkan untuk tahun 2009. ‘’Kami berharap program ini sukses dilaksanakan.000 dan dana provinsi Rp 4.571.967.153. Karena itu.133.235 siswa dan SMP 8134 siswa. Ada 30. karena sifatnya insidentil dan tentu terbatas. .000 terdiri dana kabupaten Rp 7.000 dari pagu anggaran Rp 24.600 persiswa/perbulan. Dana itu antara lain terserap untuk biaya 58.097 siswa dengan biaya Rp 17.422. Alokasi pembiayaan pendidikan gratis di Wajo tahun 2010 total Rp 12.’’ tandas Natsir.244 siswa SD yang mendapat subsidi Rp 4000 persiswa/bulan. Wajar saja karena di sana terdapat beberapa perguruan tinggi selain sekolah unggulan yang diminati siswa dan mahasiswa dari luar Palopo.

juga terjadi efisiensi anggaran yang sangat besar. pendidikan gratis tidak menjamin terciptanya pendidikan yang bermutu atau berkualitas. selain memberikan keuntungan dari sisi proses belajar dan mengajar serta optimalisasi sarana dan prasarana pendukungnya. SD dan SMP gratis dengan kepala sekolah yang sama dengan rasio siswa yang terbatas pula. Itu karena sekolah hanya membayar gaji untuk satu kepala sekolah. Sebab itu. Dan hal ini telah diterapkan di tingkat sekolah dasar. Ini merupakan grand strategi yang akan mengangkat Palopo dalam konteks membangun dimensi religi. Tidak heran kalau Palopo menjadi kota tujuan pendidikan APM-nya masuk 8 besar se-Indonesia berdasarkan Rapenas. BANTUAN NATURA Yang menarik dari program pendidikan gratis ini justeru ada di Toraja dan Toraja Utara. Ikon pendidikan gratis sudah menjadi komitmen politik daerah ini--jauh sebelum pemprov menjadikan program unggulan. pendidikan dan kesehatan yang merupakan kebutuhan manusia. menurut HM Jaya. indah sejahtera dan aman. Disana ada sekolah satu atap. dana sharing kota palopo 60% -40% sudah berjalan baik. namun daerah ini lebih mengedepankan pendidikan bermutu. Memang. Dengan pola satu atap atau regrouping ini. di Indonesia tidak dikenal adanya pendidikan gratis tetapi pendidikan yang bermutu dan terjangkau. Mungkin istilah pendidikan gratis belum cocok diterapkan di Torut dengan alasan mengajak orang tua siswa apatis yang tidak memiliki tanggungjawab pendidikan. Boleh jadi ini persoalan istilah saja. Regulasinya pun sudah diatur dalam Perda. Sejalan program gubernur. Kewenangan untuk menerapkan format pendidikan seperti itu memang ada pada masing-masing pemerintah kota dan kabupaten.Palopo memang dikenal kota damai. Meski DPRD Torut menolak diterapkannya program pendidikan gratis di tingkat SMA-SMK dengan alasan terbatasnya dana. dalam penyelenggaraan .

baik Toraja maupun Toraja Utara adalah daerah yang sangat konsisten dalam hal menelorkan siswa berprestasi. orang tua siswa kerap masih harus membeli buku paket di toko buku untuk kebutuhan belajar siswa. termasuk alumni Universitas Hasanuddin. Padahal program pendidikan gratis satu paket dengan komponen pembiayaan tersebut. meski tujuannya sama. Satu sekolah SD Kristen Rantepao menolak dana gratis. Pangkep dan Maros. Pendidikan gratis pun menggunakan istilah subsidi pendidikan bermutu untuk siswa SMA-SMK dan dituangkan melalui perda. Kabupaten Pinrang. Menyangkut pendidikan gratis ini juga mendapat reaksi positif daerah-daerah lain seperti Pemkot Parepare. Tingginya perhatian pemkab dalam dunia pendidikan karena Torut juga merupakan kota pendidikan yang memiliki sumber daya manusia yang handal. Sayangnya. subsisi pendidikan bermutu terdiri 33 komponen pembiayaan. Meski demikian ‘’keluhan’’ yang ada masih bisa diatasi dengan pengalaman . namun Pemkab setempat terus ‘berjuang’ agar target wajar 9 tahun itu dapat tercapai secara optimal. Soal pendidikan.Namun alasan klasik bisa jadi karena anggaran APBD Torut sebagai kabupaten baru berdiri setelah pemekaran dengan Toraja induk ini belum mampu membiayai seluruh komponen dalam penyelenggaraan pendidikan gratis di tingkat SMA-SMK. Berbeda dengan pembiayaan pendidikan gratis yang hanya terdiri 17 komponen. Di kabupaten tujuan wisata ini ada 187 sekolah gratis dengan 39. Tidak heran kalau daerah ini tercatat masuk daerah paling banyak melahirkan sarjana di berbagai perguruan tinggi. Meski program pendidikan gratis di Toraja belum berjalan maksimal karena terkendala medan dimana banyak siswa bermukim di pegunungan yang sulit terjangkau. Namun yang penting bagaimana program pendidikan gratis maupun subsidi pendidikan bermutu ini terus diawasi dalam pelaksanaanya. Plus-minus program ini hampir sama dialami daerah tersebut.147 siswa.

Kadis Pendidikan Parepare mengaku dana pendidikan gratisnya nyaris mengalami devisit. dan uang pangkal. Lantas bagaimana dengan komponen pendidikan lainnya seperti tenaga pengajar atau guru? Bagaimanapun kualitas pengajar atau guru akan sangat mempengaruhi kualitas anak didik itu sendiri. Ini juga yang diterapkan Bupati Luwu. Gratis bagi wajib belajar 9 tahun penduduk Parepare adalah tidak membayar SPP dan sebagainya. termasuk uang buku. Untuk SMA diberi dalam bentuk bantuan.yang dimiliki di tingkat daerah masing-masing. Mungkin karena pembiayaan yang begitu besar. namun untuk pendidikan gratis sudah menjadi komitmennya untuk merealisasikan program ini sesukses mungkin. Mulai dari SD sampai SMP. Karenanya. Program ini diperuntukkan kepada guru-guru untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sampai menempuh pendidikan di Malaysia. Umumnya program pendidikan gratis ini dapat dikatakan berjalan lancar. Meski diakui H A Muzakkar banyak pos dana yang terpaksa dihapus karena desakan masyarakat. agar tidak berjalan sia-sia. Pemkab Enrekang telah menggulirkan kebijakan berupa Program Peningkatan Kualitas Guru dan Siswa. Pemkot Parepare bahkan mengaku sudah menerapkan pendidikan gratis sejak lama. Tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah. Tapi bagi Kabupaten Enrekang. . penerapan pendidikan gratis yang mulai dilaksanakan sejak tahun 2004 boleh dikatakan tanpa hambatan. baik dari daerah maupun dari pemerintah pusat diprioritaskan bagi masyarakat tidak mampu. atau orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya karena alasan biaya. H A Muzakkar dimana melibatkan semua pihak dalam program ini secara maksimal. sehingga kendala yang ada bisa diatasi. sejak tahun 2009. Pemerintah Kabupaten Enrekang menyadari betul akan posisi strategis itu. Tapi pengalaman memang guru yang baik.

Beberapa variable kebijakan pendidikan gratis pada sekolah swasta belum diimplementasikan. Berkaitan dengan pembebasan biaya pendidikan gratis melalui 12 variabel.400. Meski demikian dia menilai jika sistem pembagian anggaran masih belum mencukupi. Karena aturannya izin belajar itu baru bisa dikeluarkan jika yang bersangkutan sudah bertugas minimal dua tahun. . yang giat melaksanakan program-program gratis. seperti pembuatan KTP gratis. Jumlah guru belum berijazah sarjana atau S1 yang akan disekolahkan mulai tahun depan mencapai 200 orang. Itu sebabnya dia berharap Kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) agar dapat memberi izin bagi guru yang akan mengikuti pendidikan itu. Setda Enrekang.905. umumnya baru teraplikasi pada sekolah-sekolah negeri. Berapapun dana yang digelontorlan jika tidak digunakan sebagaimana mestinya maka ujung-ujungnya akan mengalami divisit anggaran. kiat dan strategi yang baik. Kabupaten Enrekang memperoleh alokasi anggaran dari APBD Propinsi Sulsel Rp 5. Memang. Sedangkan sekolah swasta masih sebatas pada alokasi dana BOS. Apalagi dalam penggunaan dana pendidikan gratis ini pihak kejaksaan ikut serta dalam pengawasannya. sehingga dia berharap ada prioritas khusus bagi guru. Beasiswa ini ditujukan bagi para pengajar baik untuk strata satu (S1) maupun program magister. berbicara soal dana gratis itu banyak tergantung dari bagaimana daerah mengelolanya dengan sistem.Sebanyak 220 guru di Bumi Massenrempulu ini mendapat beasiswa untuk disekolahkan lagi.088. Arfah Rauf mengatakan pemerintah daerah menyiapkan biaya dalam APBD 2010. Karena itu kedepan diupayakan ditingkatkan cakupan sekolah yang menerapkannya. akte kelahiran gratis hingga menyediakan uang santunan kematian. Muh Amiruddin mengakui daerahnya memang dikenal sebagai salah satu kabupaten di Sulsel.

A Patabai Pabokori mengungkapkan. Harus diakui. tetapi pada saat yang sama juga memerlukan pendidikan yang bermutu. Untuk merealisasikan program pendidikan gratis itu. Setahun kemudian alokasi dana itu ditingkatkan lagi menjadi Rp 443 miliar. Kadis Diknas Sulsel.Dana pendidikan gratis di Sulsel yang disiapkan pemerintah untuk tahun depan. sedangkan tingkat pertumbuhan investasi berada di peringkat enam. bukan menunggu bola. Pemprov Sulsel pada 2008 telah mengalokasikan dana senilai Rp 193 miliar. Dana untuk pendidikan dari provinsi terus meningkat. seterusnya ke rekening sekolah. Masyarakat memang memerlukan pendidikan yang murah. Bahkan karena medannya yang sulit. malah ada yang meminta perbandingan dana sharing itu ditinjau kembali. Bisakah kedua hal itu berjalan seiring? . Alokasi dana itu menjadi tanggung jawab bersama antara Pemprov Sulsel sekitar 40 persen dan pemkab/pemkot 60 persen. ada daerah yang sulit memantau anak-anak yang tidak bersekolah. Dana yang dianggarkan senilai Rp 443 miliar. Yang menjadi masalah di sebagian besar daerah karena tidak semua kabupaten/kota mampu mengalokasikan anggaran pendidikan gratisnya. Ada daerah yang juga mempertanyakan anggarannya yang tidak cukup. dinaikkan delapan persen dari dana yang ada tahun ini. dana itu langsung masuk ke kas dinas pendidikan daerah masing-masing. keberhasilan Provinsi Sulsel dalam pengelolaan pendidikan dan kesehatan sejak 2008 mampu menerobos peringkat indeks pembangunan manusia (IPM) dari peringkat 23 menjadi tujuh besar nasional. namun peran serta masyarakat untuk mengawasi jalannya pendidikan gratis ini juga sangat diharapkan. Dalam konteks pelayanan itu maka dinas terkait harus melakukan sistem jemput bola.

gratisnya anak-anak bukan berarti tidak membayar. Namun demikian mungkinkah tidak akan ada lagi pungutan yang dilakukan oleh sekolah maupun komite sekolah dalam konteks pendidikan gratis ini. kini mimpi itu telah terwujud. Memang. .Yah! sudah dua tahun lebih gong pendidikan gratis itu ditabuh. tetapi karena pemerintah yang membayarnya. Kalau lima tahun lalu semuanya itu hanya mimpi. Yang jelas. Pemprov Sulsel telah memberikan jaminan akses terhadap pendidikan sebagai kebutuhan dasar masyarakatnya. Pendidikan gratis di Sulsel memang bukan mimpi lagi.