You are on page 1of 37

Social Psychology

Social Perception
Toninardi Wijono, S.Psi Click to edit Master subtitle style

PERCEPT ION

Shiffman & Kanuk (2004)

Proses di mana individu MEMILIH, MENGORGANISASIKAN, dan MENGINTEPRETASIKAN stimuli menjadi sesuatu yang berkmakna

SOCIAL PERCEPTION

Baron (2008)

The Process through which we seek to know and understand other people (social)

Aspects
Nonverbal Communication is Communication between individual that does not involve the content of spoken language. It relies instead on an spoken language of facial expressions, eye contact, and body language

Nonverbal
Communication

Social Perception
Impression is a strong effect produced on the intellect, feelings, conscience, etc. or the first and immediate effect of an experience or perception upon the mind ; sensation

Impression Attribution

Atribution is the process through which we seek to identify, the cause of otherss behavior and so gain knowledge of their stable traits and dispositions

Non-verbal COMMUNICATION

Nonverbal Communication

Facial Expression
Fear Anger Happiness Sadness Disgust

Eye Contact
Staring (Stare) A form of eye contact in which person continues to gaze steadily at another regardless of what the recipient does

Social Gaze

Body Language

Gesture Posture Movement

Cues provided by the position, posture, and movement of others bodies or body parts

Touching

TIPUAN

Micro-expressions Interchannel Discrepancies Eye Contact Exaggerated Facial Expression

ATTRIBUTION
Understanding the cause of others behavior

Classic Theories
John & Davis (1965)

Theory of Correspondent Inference

Correspondent Inference
Apabila perilaku berhubungan dengan sikap atau karakteristik personal, berarti dengan melihat perilakunya dapat diketahui dengan pasti sikap atau karakteristik orang tersebut. Hubungan yang demikian adalah hubungan yang dapat disimpulkan

Classic Theories
Correspondent Inference

FREELY CHOSEN

EFFECTS

NONCOMMON

SOCIAL
DESIRABILITY

Classic Theories
Harold Kelley (1967, 1971)

Model of Scientific Reasoner

CONSENSUS Derajat kesamaan reaksi orang lain terhadap stimulus atau peristiwa tertentu dengan orang yang sedang kita observasi. Konsensus rendah bila orang lain tidak bereaksi sama dengan seseorang, dan sebaliknya.

CONSISTENCY Derajat kesamaan reaksi seseorang terhadap suatu stimulus atau suatu peristiwa yang sama pada waktu yang berbeda. Konsistensi dikatakan tinggi apabila seseorang merespon sama untuk stimulus yang sama pada waktu yang berbeda. Apabila responnya tidak menentu maka seseorang dikatakan konsistensinya rendah.

DISTINCTIVENESS Derajat Perbedaan reaksi seseorang terhadap berbagai stimulus atau peristiwa yang berbeda-beda. Distinctiveness yang tinggi terjadi apabila orang yang bersangkutan bereaksi secara khusus pada suatu peristiwa. Sedangkan distinctiveness rendah apabila seseroang merespon sama terhadap stimulus yang berbeda.

Internal Attribution
Distinctive rendah, Consensus rendah, Consistency tinggi

External Attribution
Distinctive tinggi, Consensus tinggi, Consistency tinggi

In-ex Attribution
Distinctive tinggi, Consensus rendah, Consistency tinggi

OTHER DIMENSIONS
1. 2. 3.

INTERNAL EKSTERNAL STABILITAS PENGENDALIAN

HADAPI KEMUNGKINAN PENYEBAB PERILAKU


1.

DISCOUNTING AUGMENTING

Suatu faktor penyebab berkurang pentingnya karena ada faktor penyebab yang lain.

1.

Suatu kecenderungan untuk menganggap suatu faktor penyebab bertambah pentingnya karena perilaku itu tetap terjadi meskipun ada faktor inhibisi (faktor penghambat perilaku) tersebut.

KESALAHAN ATRIBUSI

Corresponce Bias Self Serving Bias Actor Observer Effect

IMPRESSION

Proses di mana kita menyusun kesan tentang seseorang

Pembentukan Kesan
Impression Formation
Cerdas Serba bisa pandai hangat tekun praktis berhati-hati Cerdas Serba bisa pandai dingin tekun praktis berhati-hati

CENTRAL Solomon TRAIT Asch (1946)

Pembentukan Kesan
Impression Formation PERSEPSI KOGNITIF EKSEMPLAR OBSERVASI ABSTRAKSI PENGELOMPOKAN KATEGORI SOSIAL

MANAJEMEN KESAN
Impression Management SELF ENHANCEMENT OTHER ENHANCEMENT

PROSES PERSEPSI
Iklan, produk, kemasan, tempat, dll

Pancaindra

Eksternal
Kekontrasan kebaruan Intensitas Besarnya ukuran Gerakan Pengulangan

Internal
Selective Exposure Selective Attention Perceptual Defence Perceptual Blocking

Figure & Ground Grouping Closure

Penampilan Fisik Stereotype Tanda yang tidak relevan Kesan pertama Meloncat pada kesimpulan Efek Halo

SUBLIMINAL PERCEPTION
Menyajikan stimuli secara cepat
(Suara, tulisan-kata, gambar, dll)

PERSEPSI dan RESIKO


1 2 3 4 5 6 Resiko Keuangan Resiko Kinerja Resiko Psikologis Resiko Fisiologis Resiko Sosial Resiko Waktu

Click to edit Master subtitle style

Thank You!