syahrul

Nama;m.

fietra hidayat kelas;9-2 tugas; agama TUGAS AGAMA PUASA WAJIB DAN PUASA SUNNAH
Pengertian Puasa Wajib/Contoh-Contoh Puasa Wajib Arti puasa menurut bahasa adalah menahan. Hari-hari yang dilarang untuk puasa, yaitu : - saat lebaran idul fitri 1 syawal dan idul adha 10 dzulhijjah - Hari tasyriq : 11, 12, dan 13 zulhijjah Orang yang diperbolehkan untuk berbuka puasa sebelum waktunya adalah : - Dalam perjalanan jauh 80,640 km (wajib qodo puasa) - Sedang sakit dan tidak dapat berpuasa (wajib qodo puasa) - Sedang hamil atau menyusui (wajib qada puasa dan membayar fidyah) - Sudah tua renta atau sakit yang tidak sembuh-sembuh (wajib membayar fidyah 3/4 liter beras atau bahan makanan lain) A. Puasa Ramadhan Puasa Ramadhan hukumnya adalah wajib bagi orang yang sehat. Puasa ramadhan dilakukan selama satu bulan penuh di bulan romadhon kalender hijriah / islam. Puasa ramadhan diakhiri dengan datangnya bulan syawal di mana dirayakan dengan lebaran ied / idul fitri. B. Puasa Senin Kamis Puasa senin kamis hukumnya adalah sunah / sunat di mana tidak ada kewajiban dan paksaan untuk menjalankannya. Pelaksanaan puasa senin kamis mirip dengan puasa lainnya hanya saja dilakukannya harus pada hari kamis dan senin saja, tidak boleh di hari lain. C. Puasa Nazar Untuk puasa nazar hukumnya wajib jika sudah niat akan puasa nazar. Jika puasa nazar tidak dapat dilakukan maka dapat diganti dengan memerdekakan budak / hamba sahaya atau memberi makan / pakaian pada sepuluh orang miskin. Puasa nazar dilakukan sebagai tanda syukur kepada Allah SWT atas ni'mat dan rizki yang telah diberikan. D. Puasa Bulan Syaban / Nisfu Sya'ban Puasa nisfu sya'ban adalah puasa yang dilakukan pada awal pertengahan di bulan syaban. Pelaksanaan puasa syaban ini mirip dengan puasa lainnya. E. Puasa Pertengahan Bulan Puasa pertengahan bulan adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan sesuai tanggalan hijriah. Pelaksanaan puasa pertengahan bulan mirip dengan puasa lainnya. F. Puasa Asyura Puasa asyura adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 10 di bulan muharam / muharram. Pelaksanaan puasa assyura mirip dengan puasa lainnya. G. Puasa Arafah Puasa arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 di bulan zulhijah untuk orang-orang yang tidak menjalankan ibadah pergi haji. Pelaksanaan arafah mirip dengan puasa lainnya. F. Puasa Syawal Puasa syawal dikerjakan pada 6 hari di bulan syawal. Pelaksanaan arafah mirip dengan puasa lainnya.

semisal puasa mutih (menyengaja menghindari makan daging atau yang lainnya). Bukhari Muslim dan yang lainnya) Sebagaimana jenis ibadah lainnya maka puasa haruslah didasari niat yang benar yakni beribadah kepada Allah subhanahu wa ta‟ala semata-mata serta dilaksanakan sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam. – - “Allah subhanahu wa ta‟ala berfirman Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. maka perbuatan ini termasuk kesyirikan yang besar karena memalingkan ibadah kepada selain Allah subhanahu wa ta‟ala Adapun seseorang yang berpuasa semata-mata karena alasan kesehatan. maka apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah ia berkata-kata keji. 1. dan janganlah berteriak-teriak. dan bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan yang ia berbahagia dengan keduanya. dan janganlah berperilaku dengan perilakunya orang-orang jahil.org Pengertian Puasa Sunnah/Contoh-Contoh Puasa Sunnah Puasa merupakan salah satu amalan yang dicintai oleh Allah Subhanahu wa ta‟ala yang mana Allah menjanjikan keutamaan dan manfaat yang besar bagi yang mengamalkannya. Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda: . apabila seseorang mencelanya atau menzaliminya maka hendaknya ia mengatakan: Sesungguhnya saya sedang berpuasa (dua kali). Mengkhususkan waktu tertentu yang tidak dikhususkan oleh Nabi shallallahu „alaihi wa sallam semisal mengkhususkan puasa pada hari atau bulan tertentu tanpa dalil dari al-Qur‟an dan sunnah. ataupun mengkhususkan jumlah hari yang tidak dikhususkan dalam syariat. Maka jika seseorang menahan diri dari makan dan minum tidak sebagaimana pengertian di atas atau menyelisihi dari apa yang menjadi tuntunan Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam maka tentu saja ini merupakan hal yang menyimpang dari syariat. Berpuasa tidak dalam rangka beribadah kepada Allah Semisal seseorang yang berpuasa karena hendak mendapatkan bantuan dari jin/syaitan berupa sihir atau yang lainnya. Muslim dan yang lainnya) Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam juga bersabda. demi Yang diri Muhammad ada di tangan-Nya. puasa adalah perisai. termasuk perbuatan yang sia-sia dan bahkan bisa jadi mendatangkan kemurkaan Allah subhanahu wa ta‟ala. puasa sehari semalam tanpa tidur atau tanpa berbicara dengan menganggap hal ini memiliki keutamaan dan yang lainnya. (HR. sesungguhnya ia untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.Sumber:organisasi. yakni ketika ia berbuka ia berbahagia dengan buka puasanya dan ketika berjumpa dengan Rabbnya ia berbahagia dengan puasanya ” (HR Bukhari. sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah pada hari kiamat dari wangi kesturi. Sebuah hadits dari „Aisyah radhiyallahu „anha dia berkata. walaupun hal ini bolehboleh saja akan tetapi ia keluar dari pengertian puasa yang syar‟i sehingga tidaklah ia termasuk orang yang mendapatkan keutamaan puasa sebagaimana yang dijanjikan Allah subhanahu wa ta‟ala Mengkhususkan tata cara tertentu yang tidak dituntunkan oleh Nabi shallalahu „alaihi wa sallam. atau bernazar puasa kepada selain Allah. Dari Abu Hurairah radhiyallahu „anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda.

“Barang siapa berpuasa Ramadhan. maka yang demikian itu (jika dilakukan) seperti puasa setahun ” Catatan Puasa Syawal tidak boleh dilakukan pada hari yang dilarang berpuasa di dalamnya. maka seperti ia berpuasa sepanjang tahun ” (HR Muslim) Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. kemudian melanjutkan dengan berpuasa enam hari pada bulan Syawal. Jika ada kewajiban mengqodo‟ puasa Ramadhan maka dianjurkan mendahulukan qodo baru kemudian berpuasa Syawal 6 hari sebagaimana hadits dari Abu Ayyub Al-Anshori di atas. dia berkata “Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan. dan puasa enam hari setelahnya seperti berpuasa selama dua bulan. 5. aku berharap kepada Allah agar mengampuni dosa-dosa setahun yang telah lalu ” (HR Muslim) Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. Memperbanyak Puasa Pada Bulan Muharrom .“Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami maka tertolak ” (HR Muslim) Maka berikut ini adalah beberapa jenis puasa yang dianjurkan di dalam Islam di luar puasa yang wajib (Puasa Ramadhan) berdasarkan dalil-dalil yang syar‟i. dan tidaklah saya melihat beliau memperbanyak puasa dalam suatu bulan seperti banyaknya beliau berpuasa pada bulan sya‟ban ” (HR Bukhari) Hendaknya tidak berpuasa pada hari syak (hari yang meragukan apakah sudah masuk ramadhan atau belum). 3 Puasa pada hari Asyura‟ (10 Muharrom) dan sehari sebelumnya Dari Abu Qotadah bahwasanya Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. yakni pada hari Idul Fitri. 2. Puasa 6 hari pada bulan Syawwal Dari Abu Ayyub Al-Anshory bahwasanya Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. “Puasa pada bulan Ramadhan seperti berpuasa sepuluh bulan . yakni sehari atau dua hari pada akhir Sya‟ban. “Puasa pada hari Arofah. semoga kita diberi kemudahan untuk mengamalkannya berdasarkan ilmu dan terhindar dari perkara-perkara yang menyelisihi syariat Allah subhanahu wa ta‟ala sehingga kita dapat memperoleh berbagai keutamaan dari apaapa yang dijanjikan Allah subhanahu wa ta‟ala Puasa-puasa Sunnah yang Dituntunkan Dalam Islam 1. aku berharap kepada Allah agar mengampuni dosa-dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang ” (HR Muslim) Catatan: Adapun bagi orang yang sedang melaksanakan ibadah haji. kecuali bagi seseorang yang kebetulan bertepatan dengan puasa yang biasa dilakukannya dari puasa-pusa sunnah yang disyariatkan semisal puasa dawud atau puasa senin kamis. “Puasa pada hari „Asyuro‟. “Sungguh jika aku masih hidup sampai tahun depan aku akan berpuasa pada hari yang kesembilan ” (HR Muslim) 4 Memperbanyak puasa pada bulan Sya‟ban Dari „Aisyah radhiyallahu „anha. maka yang lebih utama adalah tidak berpuasa pada hari Arofah sebagaimana yang diamalkan oleh Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam dan para shahabatnya. Puasa pada hari Arafah bagi yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda.

dikeluarkan oleh An-nasa‟i dan yang lainnya) 8 Berpuasa Sehari dan Berbuka Sehari (Puasa Dawud „alaihis salam) Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda ) “Puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Nabi Dawud. Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda “Kalau begitu saya berpuasa”. Puasa Hari Senin dan Kamis Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda “Amal-amal ditampakkan pada hari senin dan kamis. kemudian beliau memakannya (HR Muslim) Seorang istri tidak boleh berpuasa sunnah sedangkan suaminya bersamanya kecuali dengan seijin suaminya Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda Sumber artikel:muslim. dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam ” (HR Muslim) 6.Berdasarkan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu „anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah yakni bulan Muharrom. kemudian kami berkata “tidak”.or. ( ) . dan tidak ada qodho atasnya. Puasa 3 hari setiap bulan Dari Abu Hurairah radhiyallahu „anhu dia berkata. beliau bersabda: “Ia adalah hari ketika aku dilahirkan dan hari ketika aku diutus (atau diturunkan (wahyu) kepadaku ) ” (HR Muslim) 7. dan minum serta tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. (HR. maka Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam bersabda “Bawalah kemari. kemudian Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam datang pada hari yang lain kemudian kami katakan “Wahai Rasulullah sesungguhnya kami dihadiahi haisun (kurma yang dicampur minyak dan susu yang dihaluskan). Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam suatu hari datang kepadaku kemudian berkata “Apakah engkau memiliki sesuatu (dari makanan)?”. adalah beliau biasa tidur separuh malam. Bukhari Muslim) “Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk berpuasa pada tiga hari „baidh‟ tanggal 13.id . berbeda dengan puasa wajib maka niatnya harus dilakukan sebelum fajar. 14 dan 15 ” (Hadits Hasan. sesungguhnya aku tadi berpuasa”. dan bangun pada sepertiganya. Seseorang yang berpuasa sunnah diperbolehkan membatalkan puasanya jika ia menghendaki. maka aku suka jika ditampakkan amalku dan aku dalam keadaan berpuasa ” Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam pernah ditanya tentang puasa pada hari senin. dan tidur pada seperenamnya. adalah beliau berbuka sehari dan berpuasa sehari ” Beberapa Hal yang Terkait Dengan Puasa Sunnah Boleh berniat puasa sunnah setelah terbit fajar jika belum makan. dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Dawud.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful