ANALISA SISTEM LAYANAN VPN IP PADA PT.

TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK (TELKOM) JAKARTA

LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK
Diajukan untuk memenuhi mata kuliah KKP pada Program Diploma Tiga (D.III)

Pahlevi Azim Laksmono (12077360)

Jurusan Manajemen Infonnatika Akademik Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Infonnatika ( Jatiwaringin ) 2012

PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK

Kuliah Kerja Praktek ini telah disetujui dan disahkan serta diizinkan untuk dinilai Pada periode: Tahun Akademik 2011 / 2012 semester Enam.

DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK Kelas MI. 6D

Achmad Sumbaryadi, S. Kom

i

PENILAIAN LAPORAN KULIAH KERJA PRAKTEK

Kuliah Kerja Praktek ini telah dinilai pada tanggal ...............................................

PENILAI

( ..................................................... )

Saran-saran dari penilai :

ii

Tujuan penulisan laporan kuliah kerja praktek ini dibuat untuk memenuhi salah satu mata Kuliah Kerja Praktek (KKP) pada Program Diploma III (D III) AMIK BSI. Sebagai bahan penulisan diambil berdasarkan hasil penelitian. penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak. 5. MM. Kom. Ahmad Ishaq. yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya sehingga pada akhirnya penulis dapat menyelesaikan tugas laporan kuliah kerja praktek ini dengan baik dimana tugas laporan kuliah kerja praktek ini penulis sajikan dalam bentuk buku yang sederhana. Naba Aji Notoseputro selaku Direktur AMIK BSI.KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah. Tbk (TELKOM)”. S. S. iii . adapun judul penulisan laporan kuliah kerja praktek yang penulis ambil adalah sebagai berikut : “Analisa Sistem Layanan VPN IP Pada PT.Kom. selaku Dosen Pembimbing Akademik Kelas MI. Bapak Ir. selaku Ketua Jurusan Manajemen Informatika AMIK Bina Sarana Informatika. 2. Staf / Karyawan / dosen dilingkungan AMIK BSI. 4.Telekomunikasi Indonesia. oleh karena itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada : 1. M. observasi dan beberapa sumber literatur yang mengandung penulisan ini. penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT. Bapak Achmad Sumbaryadi.Kom selaku Pudir I Bidang Akademik Bina sarana Informatika 3. 5E. Bapak H. Mochamad Wahyudi. maka penulisan laporan kuliah kerja praktek ini tidak lancar. Bapak H.

6. Serta semua pihak yang terlalu banyak untuk disebut satu persatu sehingga terwujudnya penulisan ini. 9. Orang Tua tercinta yang telah memberi dorongan moril maupun spirituil kepada penulis. untuk itu penulis mohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulis dimasa akan datang. amin ya robbal alamin. Bapak Fanny Wantah selaku General Manager Grand Flora Hotel Jakarta 7. Tbk ( TELKOM) 8. Akhir kata semoga laporan KKP ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca yang berniat pada umumnya. Serta rekan-rekan sejawat dan seperjuangan yang ikut memberikan bantuannya dalam pembuatan kuliah kerja praktek. Penulis 2011 Pahlevi Azim Laksmono iv . Jakarta. Para Karyawan PT. Telekomunikasi Indonesia. Penulis menyadari bahwa penulisan laporan Kuliah Kerja Praktek ini masih jauh sekali dan belum sempurna.

..... 34 3................................................1......................................... 36 4..2.............................................................................................. Tinjauan Perusahaan ......... Sejarah Perusahaan ................................................................................................... viii Daftar Gambar ........................................................1........................................................................................................................................................................ Umum ... 33 3...................... 1....................... Ruang Lingkup ....................DAFTAR ISI Halaman Lembar Judul Laporan KKP .................................... i Lembar Persetujuan dan Pengesahan KKP ............... 12 ANALISA SISTEM BERJALAN 3................................... vi Daftar Simbol .... Permasalahan Pokok ... Konsep Dasar Sistem .................... 18 3.......... ii Lembar Penilai Laporan KKP ...................................................... Saran .......... Spesifikasi Dokumen Keluaran ........................................ 18 3................................ 34 PENUTUP 4..............................................................................................................1... 26 3...................2................................3............... Sistematika Penulisan ............ Struktur Organisasi dan Fungsi .. Peralatan Pendukung (Tool System) ...................................... 27 3........................5............... xi BAB I PENDAHULUAN 1....................... 22 3........................ 1..................................................................6................................6......2........2......................... Spesifikasi Dokumen Masukkan ......3...... Diagram Alir Data Sistem Berjalan ............................. Spesifikasi Sistem Berjalan ...................................1...........2.....2........ Umum .......................... Maksud dan Tujuan .................. ix Daftar Tabel .................................... Kesimpulan ..................... iv Daftar Isi ............................................................................................... 1..... Metode Penelitian ...........6......... Alternatif Pemecahan Masalah .... Prosedur Sistem Berjalan ....... 18 3....1.................................... 6 2............................1........2........................................................................ 36 BAB III BAB IV DAFTAR PUSTAKA DAFTAR RIWAYAT HIDUP SURAT KETERANGAN PKL / RISET NILAI PRAKTEK KERJA LAPANGAN LAMPIRAN-LAMPIRAN v ........ iii Kata Pengantar .....................................2........ 32 3...................................................... 1 2 3 4 4 BAB II LANDASAN TEORI 2....................4.......5.............. x Daftar Lampiran ........... 29 3............ 1.....................8...........................................7....................... Kamus Data Sistem Berjalan ................. 32 3...4.............

B.DAFTAR SIMBOL A. DATA FLOW Digunakan untuk menggambarkan arus data. vi . DATA STORE Digunakan untuk menggambarkan suatu tempat untuk menyimpan atau mengambil data yang diperlukan. PROCCESS Digunakan untuk menggambarkan suatu proses yang sedang berlangsung. Simbol Data Flow Diagram EXTERNAL ENTITY Digunakan untuk menggambar suatu sumber atau tujuan pada urusan data. Simbol Konfigurasi Komputer DISPLAY Digunakan untuk menggambarkan kegiatan menampilkan data melalui CRT (Cathode Ray Tube) atau monitor.

FLOPPY DISK DRIVE Digunakan untuk menggambarkan proses pembacaan data dengan media disket. LINE PRINTER Digunakan untuk menggambarkan pengeluaran data pada mesin pencetak (printer). HARD DISK DRIVE Digunakan untuk menggambarkan proses pembacaan data dengan media hard disk.MANUAL INPUT Digunakan untuk menggambarkan kegiatan memasukan data dengan menggunakan terminal (keyboard). vii .

Simbol Flowchart TERMINAL Digunakan untuk menggambarkan awal dan akhir dari suatu kegiatan. viii . SUBROUTINE Digunakan untuk menggambarkan proses pemanggilan sub program dari main program (recursivitas). DECISION Digunakan untuk menggambarkan proses pengujian suatu kondisi yang ada. FLOW LINE Digunakan untuk menggambarkan hubungan proses dari satu proses ke proses lainnya. dari proses yang akan dilakukan.C. PREPARATION Digunakan untuk menggambarkan persiapan harga awal. INPUT/OUTPUT Digunakan untuk menggambarkan proses memasukan data yang berupa pembacaan data dan sekaligus proses keluaran yang berupa pencetakan data.

Simbol Komponen Elektronika Resistor Kapasitor Dioda Kristal Transistor Coil Trafo MOSFET Switch/Saklar Loudspeaker Dioda LED Motor Listrik AND Gate ix .D.

Inverter E. Simbol Jaringan Komputer Server Mainframe Router HUB Switch Bridge Modem Communication Link Wireless Access Point Firewall Printer Ethernet x .

Telephone Scanner User Ring Network xi .

......... 4.2 Diagram Konteks Sistem Berjalan . 2............................ Gambar III...................1 Diagram Nol Sistem Berjalan .............. Gambar II............................................................1 Struktur Organisasi ....... Gambar III........................2 Diagram Detail Proses 1................................... 23 26 27 28 xii ...........DAFTAR GAMBAR Gambar 1...0 .................. Gambar II.. 3..

....... 17 xiii ...... Tabel II.................. 17 Tabel II..................................DAFTAR TABEL 1.............................2 Notasi struktur Data ............................. 2............1 Notasi Tipe Data ...

efektif. GM Datakom Divisi Multi Media PT. Komponen – komponen layanan komunikasi itu. maupun ATM. frame relay. menurut Achmad Sugiarto. Umum Seiring dengan perkembangan teknologi yang makin membuat semua mudah dan murah. frame relay dan ATM (Asynchronous Transport Mode). tidak terkecuali berpengaruh besar terhadap teknologi telekomunikasi. Contohnya jaringan yang berbasiskan IP (Internet Protocol) yang kini merupakan wujud tata dunia baru (new world). dan murah tetapi andal. Hasil penelitian InternetWeek Research memperlihatkan bahwa alasan utama para manajer teknologi informasi (TI) memilih teknologi VPN-IP 1 .1. Jaringan IP kini memungkinkan para pelaku bisnis maupun instansi menjalankan bisnis dan pekerjaannya dengan suatu cara yang jauh lebih efisien. VPN-IP (Virtual Private Network-Internet Protocol). Kemampuan teknologi IP membangun jaringan internet dalam skala besar dan tingkat keandalan tinggi merupakan salah satu modal utama untuk memberikan layanan komunikasi baru. VPN-IP mengkombinasikan berbagai unsur dalam teknologi IP untuk memberi layanan yang memenuhi berbagai komponen layanan komunikasi baku yang ditawarkan oleh teknologi sebelumnya. dan juga menawarkan solusi yang lebih murah. Telkom (2005). dan keamanan penggunaan. Semisal yang ditawarkan oleh saluran sewa (leased line). Teknologi VPN-IP memiliki tingkat fleksibilitas yang lebih baik dibandingkan dengan leased line. antara lain keandalan.BAB I PENDAHULUAN 1. jangkauan.

Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik untuk membahas laporan KKP ini yaitu dengan judul “Analisa Sistem Layanan VPN IP Pada PT. Alasan ini merupakan dasar yang kuat bagi manajer TI untuk menggunakan layanan VPN-IP karena tidak perlu waktu berlama-lama untuk mendapat persetujuan dari manajemen. Maksud dan Tujuan Adapun maksud penulisan laporan KKP ini adalah : 2 .Telekomunikasi Indonesia. perusahaan yang hendak menghubungkan cabang-cabang kantornya dalam suatu jaringan akan mengunakan saluran sewa secara titik ke titik (point to point) yang tentu saja biayanya sangat besar. extranet.2. Internet voice. Di masa lalu. Lebih dari separuh manajer TI yang diteliti mengatakan bahwa mereka telah dan akan menggunakan layanan VPN-IP dalam waktu enam bulan ke depan dan merencanakan semua layanan komunikasi seperti Intranet. Seiring dengan maraknya penggunaan Internet. Tbk (TELKOM) Jakarta”. tanpa klien yang satu dengan klien yang lain saling mengetahui. Dengan penulisan laporan KKP ini diharapkan dapat membantu tercapainya tujuan perusahaan. e-commerce. Suatu jaringan idealnya dapat menghubungkan antartitik secara any to any. banyak perusahaan yang kemudian beralih menggunakan Internet sebagai bagian dari jaringan mereka untuk menghemat biaya. 1. dan aplikasi multimedia lainnya yang akan diintegrasikan dengan layanan VPN-IP. VPN adalah salah satu cara untuk membuat sambungan any to any di atas jaringan publik seperti Internet.dibandingkan dengan teknologi lainnya adalah untuk mengurangi biaya komunikasi yang cukup tinggi.

Pengamatan (Observation) Penulis melakukan pengamatan-pengamatan langsung terhadap kegiatan yang berhubungan dengan masalah yang diambil. Sedangkan tujuan dalam penulisan laporan KKP ini adalah untuk memenuhi mata kuliah kerja praktek pada Semester Lima Jurusan Manajemen Informatika Akademik Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika. 3.TELKOM ini. untuk mendapatkan informasi secara lengkap maka penulis melakukan suatu metode suatu tanya jawab mengenai semua kegiatan yang berhubungan dengan sistem VPN-IP pada PT. Tbk (TELKOM) Jakarta. Agar penulis dapat membangun dan memahami suatu sistem VPN-IP yang sudah ada di PT.3. 2. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan langkah penting dalam penyusunan laporan KKP khususnya bagi perancangan sistem. Hasil dari pengamatan 3 . Menerapkan dan mempraktekkan ilmu pengetahuan yang didapat selama perkuliahan. Wawancara (Interview) Dalam penulisan laporan KKP ini. Didalam kegiatan penelitian penulis melakukan pengumpulan data melalui cara : 1. Telekomunikasi Indonesia.1. Lebih meningkatkan efesiensi dan efektivitas pada perusahaan. 2. 1.

metode penelitian. 4 . ruang lingkup dan sistematika penulisan.tersebut langsung dicatat oleh penulis dan dari kegiatan observasi ini dapat diketahui kesalahannya atau proses dan kegiatan tersebut. sebaiknya penulis menjelaskan dahulu secara garis besar mengenai sistematika penulisan. aplikasi jaringan. maksud dan tujuan penulisan laporan KKP. Mengingat pembahasan didalam layanan infrastruktur ini cukup banyak dan agar laporan KKP ini dapat mencapai sasaran. Sistematika Penulisan Sebelum membahas lebih lanjut. Ruang Lingkup Didalam penulisan laporan KKP ini. Tbk (TELKOM). maka ruang lingkup pembahasan meliputi infrastruktur jaringan. Dalam penjelasan sistematika penulisan laporan KKP ini adalah : BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini diuraikan masalah umum.5. 1.4. 1. Studi Pustaka Selain melakukan kegiatan tersebut diatas penulis juga melakukan studi kepustakaan melalui literatur-literatur atau referensi-referensi yang ada diperpustakaan Akademi Manajemen Informatika Bina Sarana Informatika maupun di perpustakaan lainnya. sehingga memudahkan pembaca memahami isi laporan KKP ini. Telekomunikasi Indonesia. 3. dan paket layanan. penulis membahas tentang sistem VPN-IP di PT.

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN Dalam bab ini menjelaskan tentang umum. kamus data sistem berjalan. dilanjutkan dengan saran-saran untuk mencapai suatu hasil akhir yang baik. diagram alir data (DAD) sistem berjalan. spesifikasi sistem berjalan yang memiliki sub antara lain berisi spesifikasi bentuk dalam keluaran. tujuan perusahaan dengan menguraikan sejarah perusahaan dan struktur organisasi dan fungsi. bab ini juga menguraikan tentang permasalahan dan alternatif pemecahan masalah. prosedur sistem berjalan.BAB II LANDASAN TEORI Dalam bab ini berisikan tentang uraian konsep dasar sistem dan peralatan pendukung sistem (system tool). 5 . BAB IV PENUTUP Bab ini merupakan bab terakhir yagn berisikan kesimpulan dari apa yang dibahas.

[Jogiyanto H. Pengertian Sistem Setiap sistem dibuat untuk menangani sesuatu yang secara terus-menerus (continue) dan berulang kali atau yang secara rutin terjadi. Mascove dan Mark G. “Suatu sistem adalah Suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan.M. Mempersoalkan sistem sebenarnya bukan membahas hal yang baru. yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya.1. Pengertian sistem menurut Drs. Untuk memudahkan pemahaman mengenai sistem pertama-tama kita peroleh dari definisinya. Komaruddi Sistem diartikan “suatu susunan yang teratur dari kegiatan yagn behubungan satu sama lainnya serta prosedur-prosedur yang berkaitan untuk melaksanakan dan memudahkan pelaksanaan kegiatan dan suatu organisasi” [Komaruddin 1998]. Menurut Stephen A.BAB II LANDASAN TEORI 2. Konsep Dasar Sistem A. Pendekatan sistem menurut Mulyadi lebih menekankan pada prosedurnya dan mendifinisikan sistem sebagai berikut : Menurut Jerry Fitz Gerald dan Warren D. Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendifinisikan sistem. Simkin dalam bukunya 6 . dengan demikian definisinya ini mempunyai peranan yang penting dalam pendekatan untuk mempelajari suatu sistem. 1999 hal 1]. berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu”. Stalling Jr.

Sedangkan proses merupakan penjelasan prosedur atau tata urutan kerja dari suatu sistem untuk mencapai tujuan tertentu. Struktur merupakan unsur-unsur yang secara terintegrasi membentuk sistem tersebut. Agar suatu sistem dapat bekerja secara efisien dan efektif maka setiap struktur dan proses tersebut harus saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Dapat pula dikatakan bahwa suatu sistem terdiri dari struktur dan proses. proses dan output. dari definisi-definisi sistem tersebut diatas dapat dikatakan bahwa sistem terdiri dari unsur-unsur atau elemen-elemen yang merupakan bagian yang saling terpadu dan saling berhubungan secara erat antara satu dengan yang lainnya dengan sifat serta kerjasamanya antar unsur atau elemen tersebut mempunyai bentuk yang tertentu dan saling mempengaruhi untuk mencapai satu atau beberapa maksud secara bersamasama berkeinginan untuk mencapai tujuan yang sama pula. Karakteristik Sistem Model umum sebuah sistem adalah input. B. 1999]. Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu.yang berjudul Accounting Information Sistem Concepts and Practice For Effective Decision Making. yaitu terdiri dari : 7 . Hal ini merupakan konsep sebuah sistem dapat mempunyai beberapa masukan dan keluaran. Menyatakan bahwa sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari interaksi subsistem yang berusahaan untuk mencapai tujuan (Goal) yang sama” [Jogiyanto.

1.

Komponen (Company) Merupakan daerah yang membatasi antara satu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

2.

Batasan Sistem (Boundary) Merupakan daerah yang membatasi antara satu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

3.

Lingkungan Luar (Environment) Enviroment dari suatu sistem adalah apapun diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi sistem, lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan juga dapat bersifat merugikan sistem tersebut.

4.

Penghubung Sistem (Interface) Penghubung atau interface merupakan media penghubung antara suatu subsistem dengan subsistem lainnya.

5.

Masukan Sistem (Input) Adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukkan perawatan (Maintenance Input) dan masukkan sinyal (Signal Input).

6.

Keluaran Sistem (Input) Keluaran (input) adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran dapat masukkan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.

8

7.

Pengolah Sistem Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran.

8.

Sasaran Sistem (Objective) Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective), kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

C. Pengertian Informasi Telah diketahui bahwa informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen didalam pengambilan keputusan. Informasi menunjukkan hasil dari pengolahan data yang telah diorganisasikan dan berguna bagi orang yang menerimanya. “Sistem Informasi adalah Suatu Sistem didalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari luar organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan.” [Jogiyanto HM 1999]. Dari pengertian informasi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa informasi merupakan hasil akhir dari data yang telah diproses pada suatu sistem sehingga menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya untuk pengambilan keputusan.

9

D. Pengertian Sistem Informasi Menurut M.G Alexander dalam bukunya yang berjudul Informasi Sistem Analysis Theory and Applications mengatakan bahwa “Sistem adalah suatu group dari elemen-elemen baik berbentuk fisik maupun bukan fisik yang menunjukkan suatu kumpulan saling berhubungan diantaranya dan berinteraksi bersama-sama menuju satu atau lebih tujuan sasaran akhir dari sistem” [Jogiyanto HM, 1999, hal. 1] Menurut Robert A. Letch dan K. Roscoe Davids dalam bukunya yang berjudul Accounting Information Sistem mengatakan bahwa “Sistem adalah kumpulan dan elemen-elemen (orang, perangkat keras, informasi dan lain-lain) diorganisasikan untuk mencapai satu tujuan tertentu” [Jogiyanto HM, 1999]. Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang tersebut dengan blok bangunan (Building Blok) yang terdiri dari : a. Blok Masukan Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi, input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang berupa dokumen-dokumen dasar. b. Blok Model Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan dibasis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

10

menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membentuk pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari tiga bagian utama yaitu teknisi (brainware). ketidak efesienan. Blok Teknologi Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi. Blok Kendali Banyak hal yang dapat merusak sistem Informasi. d. kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri. Blok Keluaran Produk dari keluaran sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen serta semua pemakai sistem. teknologi digunakan untuk menerima input. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan 11 . temperatur. tersimpan diperangkat keras komputer digunakan perangkat untuk memanimpulasinya. e. air. seperti bencana alam. menjalankan model. Blok Basis Data Basis Data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lainnya. api. menyimpan dan mengakses data. debu. kecurangan-kecurangan. f. sabotase dan lain sebagainya.c. Basis Data diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak paket yang disebut dengan DBMS (Database Management System). perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).

memproses. [Kamaruddin.2.bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi. 1998] bahwa sistem informasi manajemen adalah: “Suatu kerangka yang menjadi alat-alat penghubung bagi sumber daya – sumber daya terkoordinasi guna mengumpulkan. 2. 1998]. Peralatan Pendukung (Tools System) Dalam penulisan kuliah kerja praktik ini penulis menggunakan peralatan (Tools System) sebagai alat bantu dalam menyediakan kuliah kerja praktik ini. menurutnya Sistem Informasi Manajemen adalah “Suatu kumpulan manusia dan sumber modal didalam suatu organisasi yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan mengolah data dalam menghasilkan informasi yang berguna bagi setiap tingkat manajemen dalam perancangan dan pengendalian aktivitas-aktivitas organisasi”. E. 1998]. [Komaruddin. Sistem Informasi Manajemen Definisi Sistem Informasi Manajemen menurut Wilkinson [Kamaruddin. Jadi Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu penerapan sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi organisasi yang berguna untuk menyediakan informasi-informasi yang dibutuhkan suatu organisasi dan semua tingkatan manajemen. adapun peralatan yang digunakan: 12 . mengendalikan dan informasi yang disampaikan melalui jaringan komunikasi ke berbagai pemakaian menuju satu tujuan atau lebih”. Pendapat lain juga dikemukakan oleh Barry E Cushing.

Entitas/Lingkungan Luar (External Entity) Simbol ini digunakan untuk menggambarkan asal atau tujuan data. dapat berupa orang. Proses (Process) Simbol ini digunakan untuk proses pengolahan atau transformasi data. organisasi. digambarkan dengan simbol lingkaran. Jr. Diagram Alir Data (DAD atau DFD) Menurut Raymond Me Leod.A.” Data Flow Diagram atau Diagram Arus Data adalah suatu gambaran gratis dan suatu sistem yang menggunakan sejumlah bentuk-bentuk symbol untuk menggambarkan bagaimana data mengalir melalui suatu proses yang berkaitan. 2. Simbol atau lambang yang digunakan dalam membuat Diagram Alir Data yang lazim digunakan. mesin atau komputer dan hasil suatu data yang masuk kedalam proses untuk menghasilkan arus data yang akan keluara dari proses. menunjukkan entitas atau kesatuan yang berhubungan dengan sistem. 13 . menunjukkan kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang. terdiri dari empat buah simbol yaitu : 1. Diagram Alir Data “Merupakan alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dibutuhkan satu sama lain dengan alur data baik secara manual ataupun terkomputerisasi. atau sistem lainnya yang akan memberikan input atau menerima input dari sistem atau keduanya digunakan dengan simbol empat persegi panjang.

3. 3. Tahap pembuatan Diagram Alir Data (DAD) dibagi menjadi tiga tingkatan kontruksi Diagram Alir Data yaitu : 1. Simpanan Data (Data Store) Simbol ini digunakan untuk menggambarkan Data Flow yang sudah disimpan. 14 . 2. simpanan data (data store) dan entitas (external entity) digambarkan dengan arah panah. Arus Data (Data Flow) Simbol ini digunakan untuk menggambarkan aliran data yang berjalan. Tabel acuan dan lain-lain digambarkan dengan sepasang garis horizontal. Diagram Nol Diagram ini dibuat untuk menggambarkan tahap-tahap proses yang akan ada didalam konteks atau penjabaran secara rinci. Diagram Konteks Diagram ini dibuat untuk menggambarkank sumber serta tujuan data yang akan diproses atau dengan kata lain diagram tersebut untuk menggambarkan sistem secara global dari keseluruhan sistem yang ada. 4. arsip atau catatan manual. menunjukan suatu tempat penyimpanan data yang dapat berupa suatu file di sistem komputer. menunjukan arus data yang berupa masukan untuk Sistem atau hasil dari proses Sistem yang mengalir diantara proses (process). Diagram Detail Diagram ini dibuat untuk menggambarkan arus data secara lebih detail dan terperinci dari tahapan proses yang ada dalam diagram nol.

c. Didalam diagram alir data tidak boleh menghubungkan antara eksternal entity dengan eksternal entity lain secara langsung. b.Berikut ini adalah aturan main Diagram Alir Data dan bentuk rambutrambut atau aturan main yang baku dan berlaku dalam penggunaan diagram alir data untuk membuat model sistem yaitu : a. Arus Data Arus data menunjukkan dari mana data mengalir dan kemana data akanmenuju. Keterangan arus data ini perlu dicatat di kamus data supayamemudahkan mencari arus data di dalam diagram arus data. Kamus Data (Data Dictionary) Kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Didalam diagram alir data tidak diperkenakan menghubungkan data store dengan eksternal entity secara langsung. Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang ada pada Diagram Alir Data. maka kamus data harus memuat hal-hal berikut: 1. Setiap proses harus ada data flow yang masuk dan ada juga data flow yang keluar. Arus data yang ada didalam Diagram Alir Data sifatnya global dan hanya dapat mencerminkan keterangan yang jelas tentang data yang dicatat. B. d. Didalam diagram alir data tidak boleh menghubungkan data store dengan data store yang lain secara langsung. Untuk maksud keperluan ini. 15 .

Nama Arus Data Karena arus data dibuat berdasarkan arus data yang mengalir di diagramarus data. sehingga mereka yang membaca Diagram Alir Data memerlukan penjelasan lebih lanjut tentang suatu arus data tertentu di Diagram Alir Data dapat langsung mencarinya dengan mudah di kampus data. Tipe Data Telah diketahui bahwa arus data dapat mengalir dari hasil suatu proses ke proses yang lainnya. 3. laporan tercetak. variabel. parameter. Alias perlu ditulis karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang atau departemen yang satu dengan yang lainnya. maka nama dari arus data ini harus dicatat di kamus data.2. Alias Alias atau nama lain dari data yang harus dituliskan. Struktur Data Struktur data menunjukkan arus data yang dicatat pada kamus data yang terdiri dari item-item atau elemen-elemen data. dokumen hasil cetakan komputer. 6. 5. dan field-field. Bentuk data seperti ini perlu dicatat di kamus data. Volume Volume perlu dicatat didalam kamus data adalah tentang volume ratarata dan volume puncak dari arus data. Data yang mengalir ini biasanya dalam bentuk laporan serta dokumen dasar atau formulir. Volume rata-rata menunjukkan 16 . tampilan layar di monitor. 4.

Periode Periode ini menunjukkan kapan terjadinya arus data ini. Periode perlu dicatat di kamus data karena digunakan untuk mengidentifikasikan kapan input data harus dimasukkan kedalam sistem.banyaknya arus data yang mengalir dalam satu periode tertentu. yang disebut notasi tipe data Notasi atau Simbol yang digunakan dibagi menjadi dua macam yaitu sebagai berikut: a. Sedangkan volume puncak menunjukkan volume yang terbanyak. kapan proses program harus dilakukan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan. Notasi Tipe Data Notasi ini digunakan untuk membuat spesifikasi format input maupun input suatu data. Notasi yang umum digunakan antara lain: Tabel II.1. 8. maka bagian penjelasan dapat diisi dengan keteranganketerangan tentang analisis data tersebut. Notasi Tipe Data Notasi X 9 Setiap Karakter Angka Numeric Keterangan 17 . kamus data juga mempunyai suatu bentuk untuk mempersingkat arti atau makna dari simbol yang dijelaskan. Penjelasan Untuk lebih memperjelas lagi tentang makna dari arus data yang dicatat di kamus data. 7. Selain hal tersebut diatas.

A Z . Notasi Struktur Data Notasi = + () {} [] I * @ Terdiri Dan (And) Pilih (boleh Ya atau Tidak) Pengulangan Proses (Iterasi) Pilih salah satu pilihan Pemisahan pilihan didalam tanda [ ] Keterangan atau catatan Petunjuk (key field) Keterangan 18 . sebagai tanda pembagi. Dimana notasi yang umum digunakan adalah sebagai berikut : Tabel II. . sebagai pemisah ribuan Koma.2. Notasi Struktur Data Notasi ini digunakan untuk membuat spesifikasi elemen data. b. sebagai tanda penghubung Slash. sebagai pemisah pecahan Hypen. / Karakter Alphabet Angka nol ditampilkan sebagai spasi kosong Titik.

User Friendly. berbasis web (real time). etc. Reporting Cost Saving Opportunity (price tidak tergantung jarak. VPN IP digunakan untuk merealisasikan CoS dimana pelanggan dapat mengimplementasikan aplikasinya baik berupa aplikasi yang delay senitive. Voice dan Video. Multiservices Offering (Data. c. Manageability (End to End Manageable. pengembangan jaringan bertahap. b. d. Seiring dengan maraknya penggunaan Internet. Lingkup nasional POP). banyak perusahaan yang kemudian beralih 19 . Provisioning Scalability (Fleksibel.1. Beberapa kelebihan yang dapat disediakan oleh VPN IP sebagai berikut: a. tidak diperlukan banyak pegawai terlatih) Internet merupakan sebuah jaringan global dan terbuka. CRM. CPE terintegrasi. mission critical maupun non mission critical pada satu platform jaringan private IP MPLS. NMS untuk monitoring. dimana setiap pengguna dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi. Mudah dan cepat melakukan Rekonfigurasi / tidak diperlukan konfigurasi any to any .BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN 3. Layanan ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan layanan komunikasi data melalui leased line maupun layanan vpn berbasis frame relay. support banyak aplikasi bisnis: ERP. multiple access/last mile independent). Umum VPN IP MPLS adalah layanan komunikasi data any to any connection berbasis ip Multi Protocol Label Switching (MPLS).

menggunakan internet sebagai bagian dari jaringan mereka untuk menghemat biaya. Site-to-site VPN digunakan untuk menghubungkan antara 2 tempat yang letaknya berjauhan. infrastruktur publik yang paling banyak digunakan adalah jaringan internet. Akan tetapi permasalahan keamanan masih menjadi faktor utama. SOCKS. VPN yang digunakan untuk menghubungkan suatu perusahaan dengan perusahaan lain (misalnya mitra kerja. Protokolprotokol tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. 20 . Generic Routing Encapsulation (GRE). Dalam implementasinya. Secara umum VPN merupakan suatu jaringan komunikasi lokal yang terhubung melalui media jaringan publik. dan Internet Protocol Securuty (IPSec). supplier atau pelanggan) disebut ekstranet. Untuk mengatasi masalah keamanan dalam komunikasi data pada jaringan umum (public network / internet) maka lahirlah Virtual Private Network (VPN). Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP). implementasi ini termasuk jenis intranet site-to-site VPN. Sedangkan bila VPN digunakan untuk menghubungkan kantor pusat dengan kantor cabang. Didalam VPN terdapat perpaduan teknologi tunneling dan enkripsi yang membuat VPN menjadi teknologi yang handal untuk mengatasi permasalahan keamanan didalam jaringan. Cryptographic IP Encapsulation (CIPE). Pada VPN terdapat beberapa protokol yang paling umum digunakan. seperti halnya kantor pusat dengan kantor cabang atau suatu perusahaan dengan perusahaan mitra kerjanya. yaitu Point to Point Tunneling Protocol (PPTP). VPN terbagi menjadi remote access VPN dan site-to-site VPN.

Layanan komunikasi kemudian dikonsolidasikan oleh Pemerintah Hindia Belanda ke dalam jawatan Post Telegraaf Telefoon (PTT). 3.IPSec adalah sebuah pilihan tunneling protokol yang sangat tepat untuk digunakan dalam VPN level korporat.[1] Pada tahun 2009 momen bersejarah tersebut dijadikan sebagai patokan hari lahir Telkom. Struktur organisasi serta fungsi dari masing-masing bagian yang ada dalam perusahaan tersebut. 3. IKE bertugas untuk menangani masalah negosiasi dari protokol – protokol dan algoritma pengamanan yang diciptakan berdasarkan dari policy yang diterapkan pada jaringan si pengguna. pada tanggal 23 Oktober 1856.2. Sebelumnya.2.1 Sejarah Perusahaan Pada tahun 1882. dimulai pengoperasian layanan jasa telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan Jakarta (Batavia) dengan Bogor (Buitenzorg). 21 . didirikan sebuah badan usaha swasta penyedia layanan pos dan telegraf. keutuhan data. IPSec merupakan protokol yang dapat menyediakan keamanan data. IPSec menyediakan sistem keamanan data dengan menggunakan sebuah metode pengaman yang bernama Internet Key Exchange (IKE). IKE pada akhirnya akan menghasilkan sebuah sistem enkripsi dan kunci pengamannya yang akan digunakan untuk autentikasi pada sistem IPSec ini. dan autentikasi data antara kedua peer yang berpartisipasi di dalamnya.Tinjauan Perusahaan Dalam tinjauan perusahaan ini berisi sejarah perusahaan.

Sejak itu saham Telkom tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Pada tahun 1961. Saham Telkom juga diperdagangkan tanpa pencatatan di Bursa Saham Tokyo. Pada tahun 1989. Bursa Efek Surabaya (BES). Bursa Saham New York (NYSE) dan Bursa Saham London (LSE). yang juga mengatur peran swasta dalam penyelenggaraan telekomunikasi. ditetapkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi. terpisah dari Perumtel. Pada tahun 1991 Perumtel berubah bentuk menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991. Pada tanggal 14 November 1995 dilakukan Penawaran Umum Perdana saham Telkom. 22 . PN Telekomunikasi diubah namanya menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Pada tahun 1974. (Indosat) diambil alih oleh pemerintah RI menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi internasional. status jawatan diubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos & Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi). Tahun 1980 seluruh saham PT Indonesian Satellite Corporation Tbk. Kemudian pada tahun 1965.

Telkom meluncurkan "New Telkom" ("Telkom baru") yang ditandai dengan penggantian identitas perusahaan. data/internet serta jasa multimedia lainnya.Tahun 1999 ditetapkan Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Penghapusan Monopoli Penyelenggaraan Telekomunikasi. jasa telepon tetap nirkabel (fixed wireless). Telkom menyediakan jasa telepon tetap kabel (fixed wireline). Pada 23 Oktober 2009. jasa telepon bergerak (mobile service). Sejak bulan Agustus 2002 terjadi duopoli penyelenggaraan telekomunikasi lokal. Memasuki abad ke-21. Pemerintah Indonesia melakukan diregulasi di sektor telekomunikasi dengan membuka kompetisi pasar bebas. Dengan demikian. Tahun 2001 Telkom membeli 35% saham Telkomsel dari PT Indosat sebagai bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di Indonesia yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan silang antara Telkom dan Indosat. 23 . Telkom tidak lagi memonopoli telekomunikasi Indonesia.

Man SLG management & data management Manager broadband service problem & quality management Manager enterprise opeartion center As.Man Service quality management & operation support 24 As.Man Service Problem Management As.3.Man customer interface management As.Man costumer handling As.Man Service quality management & operation support As. Gambar Struktur Organisasi Instansi KKP OSM Service Operator Sekretaris Manager Service Configuration & activation Manager Enterprise Service Problem & Quality Management Manager broadband operation center As.Man customer interface management As.Man Service & specific instance rating As.2.Man costumer handling As.Man SLG management & data management .Man Service & specific instance rating As.2 Struktur Organisasi dan Fungsi A.Man Service problem management As.Man Service Design Configuration & Solution As.Man Service Design Deployment & Work Order Tracking As.

sehingga operasional tetap berjalan dengan baik dan sekaligus menjaga performasi MTTR agar selalu berada pada tolak ukurnya 25 . b. Manager Enterprise Service Problem & Quality Management a. Bertanggung jawab terhadap penyimpanan alat produksi untuk pasang baru atau provisioning. Bertanggung jawab terhadap penanganan gangguan layanan data dan internet end-to-end pelanggan corporate (Non-Speedy) b. Melakukan Surveillance Network Element dan customer interface management untuk layanan corporate customer. c.B. Upgrade dan downgrade bandwidth. 2. Melanjutkan proses orde tracking dari unit-unit Telkom (Account Manager) melalui Ticares. Tugas dan Wewenang Struktur Organisasi 1. d. Manager service configuration & activation a. Menghapus alat produksi yang sudah tidak diperlukan lagi di lapangan dan akan digunakan kembali untuk permintaan lainnya.

Unit Kegiatan 1) Unit EOC (Enterprise Operation Center) Unit EOC (Enterprise Operation Center) adalah unit yang mengelola dan bertanggung jawab terhadap provisioning. sehingga order yang sudah di closed dapat dikirim ke unit lainnya untuk diproses lebih lanjut. dan integrasi konfigurasi router. Dengan kata lain. delete. delete. unit ini melayani layanan data dan internet secara logic serta melakukan reenginering. 26 . segmentasi gangguan semakin akurat dan berdampak pada kepuasan pelanggan dalam upaya mencapai indikator SLA/SLG 4. Dengan adanya pengawalan penanganan gangguan ini. controlling closing tiket makin baik. Mengelola dan bertanggung jawab provisioning. Manager Broadband Operation Center dan Broadband Service Problem & Quality Management a.3. modify. Rata-rata per hari order yang harus diselesaikan sebanyak 300 order. Tenaga outsourcing dibutuhkan pada unit ini untuk dapat melakukan closed order dalam satu hari. intregasi. Manager Enterprise Operation Center a. Mengawal penanganan gangguan end-to-end after sales SPEEDY secara nasional. modify. trial. maka indikator MTTRecovery makin cepat. Pada akhirnya performansi MTTI dapat dijaga dan sesuai dengan tolak ukur. respond time maupun handling ticket semakin cepat. dan konfigurasi router C. trial.

yang mana Penetrasi pelanggan tersebut nantinya tidak luput dari gangguan. upgrade dan downgrade bandwidth. Dengan adanya penanganan gangguan ini maka indikator MTTRecovery makin cepat. Order tersebut 27 . dan berdampak pada kepuasan pelanggan dalam upaya mencapai indikator SLA/SLG.2) Unit BOC dan BSP&QM Unit BOC dan BSP&QM adalah unit yang mengawal penanganan gangguan end to end aftersales SPEEDY secara Nasional. Serta melanjutkan proses order tracking dari unit – unit Telkom (account manager) melalui Ticares.000 dalam sebulan. Mempertahankan perkembangan jumlah LIS Speedy s/d November 2010 sudah mencapai 1. karena order tracking minimal perhari mencapai 300 order. 3) Unit SCA (Service Configuration & Activation) Unit ini bertanggung jawab terhadap penyimpanan alat produksi (alpro) untuk pasang baru atau provisioning. sehingga dukungan dalam pengawalan gangguan Speedy harus tetap berjalan. termasuk menghapus/delete alpro yang sudah tidak diperlukan lagi di lapangan dan akan digunakanlah kembali untuk permintaan lainnya. segmentasi gangguan semakin akurat. tenaga outsourcing sangat dibutuhkan.66% atau 347. Operasional BOC dan BSP&QM pun diharapkan mampu berkontribusi terhadap suksesnya Leading Capacity Penetrasi 4 Juta pelanggan s/d tahun 2012.6 juta pelanggan. kontroling closing ticket semakin baik. kemudian ditangkap oleh unit ini. response time maupun handling ticket semakin cepat. sementara tingkat angka gangguan mencapai 20.

28 . Unit ini terbagi menjadi 3 sub unit dengan 3 scope pekerjaan yang berbeda. Tenaga outsourcing diperlukan untuk membantu menjaga dan meningkatkan penanganan gangguan khususnya saat non office hour dimana diberlakukan sistem kerja shift 7x24 jam secara end to end. SOC pada level 2. Selain penanganan gangguan. 4) Unit ESP&QM (Enterprise Service Problem & Quality Management) Unit ini bertanggung jawab terhadap penanganan gangguan layanan data dan internet end to end pelanggan Corporate (Non SPEEDY). unit ini pun melakukan Surveilance Network Element dan Customer Interface Management untuk layanan Corporate Customer. yang keseluruhannya beroperasi dengan sistem kerja regular dan shift 7x24 jam. yaitu Care Center (4 group) pada level 1.harus closed karena sangat dibutuhkan oleh unit lainnya untuk menyelesaikan proses berikutnya. karena akan berimbas kepada performansi MTTI dan MTTP yang telah ditetapkan sesuai tolak ukurnya. sehingga order ini tidak dapat diabaikan atau ditunda selama beberapa jam. dan TSE Global Datacom (Infonet) pada level khusus. sehingga operasional tetap berjalan dengan baik dan sekaligus menjaga performansi MTTR agar selalu berada pada tolak ukurnya.

telp> <nama>) Formulir Website: www. b. Fotokopi KTP dan Surat Keterangan Kepemilikan telepon 3.telkomspeedy. customer juga harus memiliki persyaratan yang diajukan agar bisa memakai jasa internet speedy.com/store. Prosedut pendaftaran Prosedur pendaftaran Telkom Speedy customer bisa mendatangi atau menghubungi: Plasa Telkom terdekat Telepon ke TELKOM 147 / Contact Center Telkom SMS ke 0811-114-147 (ketik: regspeedy <no. customer memilih paket internet yang tersedia.Telkom adalah sebagai berikut: a.3. Prosedur Sistem Berjalan Adapun prosedur pemakaian jaringan internet pada PT. Formulir permohonan pasang baru (PSB) dan uang administrasi diberikan kepada Service Point. Memiliki PC Setelah memberikan persyaratan yang diminta. adapun syarat – syaratnya sebagai berikut: 1. Prosedur Pemasaran Penawaran Telkom Speedy kepada setiap pelanggan yang sudah meiliki telepon rumah untuk menggunakan internet di rumah.html .3. Penawaran dilakukan melalui telepon dan pemasaran produk melalui Plasa Telkom terdekat. Wajib mempunyai telepon rumah 2. Surat 29 .

Prosedur Pemasangan Pemasangan modem dan setting internet langsung dilakukan oleh bagian Technic OMAN di tempat customer. c. 30 .Jastel (NJ). alamat. Jastel (NJ) pelanggan untuk melihat total tagihan berdasarkan tunggakan atau paket yang dipilih. 1 untuk customer dan 1 untuk dikirim ke bagian Marketing. Jika penanganan tidak bisa dilakukan melalui telepon antara customer dengan bagian Service Point. dan kasir mencetak bukti pembayaran 2 lembar. Data – data yang harus diperoleh dari pelanggan antara lain: nama. d. no.Pemasangan (SP) diserahkan kepada bagian teknisi untuk melakukan pemasangan sesuai form data customer baru. Surat Pemasangan (SP) diserahkan ke bagian Marketing. maka dari Plasa Telkom terdekat akan dikirim teknisi untuk penanganan gangguan internet. Prosedur Pembayaran Proses ini dilakukan setiap bulan dan customer hanya memberikan no. Prosedur Penanganan Gangguan Internet Pada kegiatan yang dilakukan ini adalah menerima pengaduan gangguan dari pelanggan baik yang datang ke Plasa maupun melalui telepon (IS) ke bagian Pengaduan. e. Kemudian data – data itu dimasukkan ke Service Point untuk diproses. dan jenis gangguan. Uang diserahkan kepada kasir.

4. DPT.3. DC. Diagram Alir Data Sistem Berjalan Dari hasil analisa yang dilakukan pada PT. TELKOM PSB Service Point PSB acc. akhirnya dapat diketahui bentuk sistem secara garis besar yang sedang berjalan didalam perusahaan tersebut. Bentuk secara garis besarnya dapat dilihat dalam diagram di halaman berikut: PSB Customer NJ PIN Speedy Analisa Sistem Penggunaan Jaringan Internet PT. Telkom.DPT Marketing Ket: PSB DPT NJ DC = Formulir Permohonan Pasang Baru = Data Pembayaran Tagihan = Nomor Jastel = Data Customer 31 .

karena kamus data harus dapat memberikan keterangan yang jelas tentang data yang dicari. A. Yang akan dijelaskan disini adalah dokumen masukan dan dokumen keluaran yang berhubungan dengan penggunaan jaringan internet PT.5.3.0 : Sebagai bukti pendaftaran : Setiap kali ada pendaftaran : Setiap harinya lima lembar. paling banyak sepuluh lembar Struktur Data : Header + Isi + Footer Header= nama_pers+jenis_form+judul Keterangan : Judul *Registration Form* Isi= No_Telp+Email+Nama_Lengkap+Tempat_Lahir+ Jenis_kel+Tgl_lhr+Jenis_Id+Alamat+Pendidikan_t erakhir+Pekerjaan+Nama_pers+Contact_Person+N o_Hp Footer= Tanggal+Tanda_tangan+Keterangan+Note 32 . Telkom. Kamus Data Dokumen Masukan 1. Kamus Data Sistem Berjalan Pada kamus data ini terdapat keterangan tertulis mengenai suatu data secara lebih rinci. Nama Arus Data : Formulir Permohonan Pemasangan Baru Alias Bentuk Data Arus Data Penjelasan Periode Volume : PSB : Cetakan Manual : Customer – proses 2.

Kamus Data Dokumen Keluaran 1.0 : Sebagai bukti pendaftaran : Setiap kali ada pendaftaran : Setiap harinya lima lembar. paling banyak seratus lembar Struktur Data : Header + Isi Header= judul Keterangan : Judul *Nomor Jastel* Isi= No_Jastel No *terdiri dari 12 digit* Footer= TandaTangan+Tanggal B. Nama Arus Data : PS Alias Bentuk Data Arus Data Penjelasan Periode Volume : PSB : Cetakan Manual : Customer – proses 2. Nama Arus Data : Nomor Jastel Alias Bentuk Data Arus Data Penjelasan Periode Volume : NJ : Cetakan Manual : Customer – proses 5. paling banyak sepuluh lembar Struktur Data : Header + Isi + Footer 33 .2.0 : Sebagai nomor speedy : Setiap kali pembayaran : Setiap harinya lima puluh lembar.

paling banyak seratus lembar Struktur Data : Header + Isi Header= judul Keterangan : Judul *Nomor Jastel* Isi= No_Jastel No *terdiri dari 12 digit* Footer= TandaTangan+Tanggal 34 .Header= nama_pers+jenis_form+judul Keterangan : Judul *Registration Form* Isi= No_Telp+Email+Nama_Lengkap+Tempat_Lahir+ Jenis_kel+Tgl_lhr+Jenis_Id+Alamat+Pendidikan_t erakhir+Pekerjaan+Nama_pers+Contact_Person+N o_Hp Footer= Tanggal+Tanda_tangan+Keterangan+Note 2.0 : Sebagai nomor speedy : Setiap kali pembayaran : Setiap harinya lima puluh lembar. Nama Arus Data : Nomor Jastel Alias Bentuk Data Arus Data Penjelasan Periode Volume : NJ : Cetakan Manual : Customer – proses 5.

6 Spesifikasi Sistem Berjalan Yang dimaksud dengan spesifikasi sistem berjalan adalah perincian dari bentuk dokumen – dokumen yang digunakan dalam proses pemasangan baru. 1) Nama dokumen Fungsi Sumber Tujuan Frekuensi Jumlah Bentuk 2) Nama dokumen Fungsi Sumber Tujuan Frekuensi Jumlah Bentuk : Formulir Permohonan Pemasangan Baru : Untuk Pendaftaran pelanggan : Customer : Service Point : Setiap kali pendaftaran : 2 lembar : Lampiran Tel 2 pelanggan : Nomor Jastel : Untuk pembayaran tagihan : Customer : Kasir : Setiap kali pembayaran (setiap bulan) : 1 lembar : Lampiran bukti pembayaran jasa Telkom 35 . 3. Bentuk dokumen itu sendiri digolongkan ke dalam dua bagian. Bentuk Dokumen Masukan Bentuk dokumen masukan adalah bentuk dari dokumen – dokumen yang masuk atau diterima untuk melakukan proses. Di bawah ini adalah uraian bentuk dokumen masukan yang ada dalam sistem penggunaan jaringan internet speedy.1. yaitu dokumen masukan dan dokumen keluaran.3.6.

Permasalahan Pokok Sistem penggunaan VPN-IP yang telah berjalan di PT.6.36 3. : Nomor Jastel : Untuk pembayaran tagihan : Customer : Kasir : Setiap kali pembayaran (setiap bulan) : 1 lembar : Lampiran bukti pembayaran jasa Telkom : Nomor Jastel : Untuk pembayaran tagihan : Customer : Kasir : Setiap kali pembayaran (setiap bulan) : 1 lembar : Lampiran bukti pembayaran jasa Telkom 36 .2. Bentuk Dokumen Keluaran 1) Nama dokumen Fungsi Sumber Tujuan Frekuensi Jumlah Bentuk 2) Nama dokumen Fungsi Sumber Tujuan Frekuensi Jumlah Bentuk 3.TELKOM STO Gambir umumnya telah berjalan dengan baik.7. hanya saja order dari yang sampai kepada SOC (Service Operation Center) kadang kala tertunda karena order dari divisi sebelumnya belum di closed.

37 . Alternatif Pemecahan Masalah Untuk mengatasi masalah tersebut.8.3. sebaiknya ditambahkan tenaga kerja di unit – unit tersebut guna meningkatkan produktifitas agar dapat terpenuhinya order yang telah dipesan oleh Perusahaan pemesan.

Kesimpulan Setelah melakukan Praktek Kerja Lapangan pada PT.BAB IV PENUTUP 4. availability. VPN IP MPLS merupakan solusi praktis bagi kantor cabang yang memerlukan komunikasi ke Kantor Pusat secara intensif (terus-menerus) dan dapat berhubungan dengan kantor cabang lainnya. karena menggunakan IP Private. Telekomunikasi Indonesia.1. Handal. Lebih terjamin keamanan datanya pada saat mengirim atau menerima data. b. d. c. Layanan ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan layanan komunikasi data berbasis Leased Line maupun layanan VPN berbasis frame relay. dimana tidak lagi mempertimbangkan jarak lokasi kantor pelanggan sehingga biayanya lebih efisien dengan tetap memiliki kemampuan yang sangat handal untuk mensolusikan kebutuhan pelanggan. maka dapat disimpulkan sebagai berikut: a. dan security jaringan terjamin. Perusahaan – perusahaan yang menggunakan VPN IP MPLS lebih mudah dan efisien ketika ingin bertukar data dan informasi. Tbk (TELKOM) dan melakukan perbandingan antara layanan jaringan yang ada di PT. Tbk (TELKOM). e. 38 . Telekomunikasi Indonesia.

2. Tbk (TELKOM) tanpa bekerja sama dengan vendor lain. efektif. hanya saja demi kemajuan di masa yang akan datang ada baiknya jika alat produksi bisa diproduksi sendiri oleh PT. 39 .4. Demikian saran yang dapat diberikan penulis agar dapat dijalankan dengan baik guna kepentingan perusahaan. 2. Agar tidak mengurangi informasi yang dibutuhkan pelanggan namun untuk lebih meningkatkan efisiensi dan efektisitas pada perusahaan pada perusahaan itu. 3. terlebih lagi VPN-IP tidak dihilangkan namun ditambahkan lagi agar lebih cepat. 4. Sistem yang dapat membantu analisa seputar pada penggunaan layanan jaringan internet. Memproduksi produk baru yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Tetapi tidak ada salahnya jika penulis memberikan saran sebagai berikut: 1. Saran Pada dasarnya pada layanan VPN IP ini tidak terdapat kekurangan. dan efisien. Telekomunikasi Indonesia. juga penambahan tenaga outsourcing karena order tracking yang harus mencapai 300 order perhari pada setiap divisi. Prosedur dan peralatan yang sudah dilengkapi agar lebih baik lagi untuk memberikan dampak yang positif bagi perkembangan ekonomi.

Jogiyanto. Cetakan ke 13. Basis Data. John J. Cetakan pertama. Bandung. Database Processing. Jakarta: Gramedia. 1999. Analisa dan Disain Sistem Informasi. Knenkoe. 1995. Longkutoy. Komaruddin. Andi Yogyakarta. Analisa dan Design Sistem Informasi edisi Pertama. Prentice Hall. David M. Engewoods Clipts. 40 . 1998.DAFTAR PUSTAKA Fathansyah. 1998. Cetakan kedua. HM. 1999. Fifit Edition. Pengenalan Dasar Elektronika. Surabaya.

Div. Sekretaris IST (OSIS) Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo. Fotografer Senja Photography Penggilingan Jakarta Timur. Anggota Sapala Kamufisa (pencinta alam) Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo.DAFTAR RIWAYAT HIDUP A. lulus tahun 2002 3. MTs Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo. lulus tahun 1999 2. Operator Warnet “Donet” Bintara Jaya Bekasi Barat. Div. Biodata Mahasiswa NIM Nama Lengkap Tempat & Tanggal Lahir Alamat Lengkap : 12077360 : Pahlevi Azim Laksmono : Jakarta. tahun 2009 s/d sekarang. Jakarta. tahun 2009 s/d tahun 2010. lulus tahun 2005 C. 3. tahun 2010 s/d sekarang. Anggota HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Ciputat. Perwakilan Konsulat Jadebotabek Alumni Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo.005/012 Bekasi Barat 17136 B. 8. 4. Riwayat Pengalaman Berorganisasi/Pekerjaan 1. 2. Kesenian MTs Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo. MAN 9 KJ Pondok Kopi. Gunung Bromo 2 A. 6. tahun 2004.386 RT. 2011 Foto 3x4 Pahlevi Azim Laksmono 41 .Rohani Islam Karang Taruna RW 012 Bekasi Barat. tahun 2005 s/d sekarang. tahun 2005 s/d tahun 2007. Riwayat Pendidikan Formal & Non-Formal 1. 10 November 1987 : Kompleks Masnaga Bintara Jaya Jl. SDN Pengasinan Bintara. tahun 2004. tahun 2002. 5. 7.

Tbk (TELKOM) Jl.PT. Telekomunikasi Indonesia. Merdeka Selatan No. Jakarta Pusat 11021 Indonesia 42 .12.

Jakarta Pusat 11021 Indonesia NO PARAMETER NILAI ANGKA HURUF A 1 2 3 4 B 1 2 3 C 1 2 3 Kemampuan Kerja Keterampilan Kerja Kualitas hasil Kerja Ketepatan Waktu/Disiplin Sikap Kerja/Prosedur Kerja KEDISIPILINAN Tanggung jawab Terhadap Tugas Kehadiran/Absensi PRESTASI KERJA KEMAMPUAN BERADAPTASI Kemampuan Berkomunikasi Kerjasama Kerajinan/Inisiatif 43 . Merdeka Selatan No. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TELKOM) EOC (Enterprise Operation Center) Jl.12.FORM NILAI PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) 1 2 3 4 5 6 7 NAMA/NIM PROGRAM STUDI/JURUSAN PERGURUAN TINGGI LAMA PKL INSTANSI/PERUSAHAAN UNIT KERJA PKL ALAMAT INSTANSI/PERUSAHAAN Pahlevi Azim Laksmono AMIK BSI/Manajemen Informatika Bina Sarana Informatika PT.

Nilai 50 – 67 =C Tanggal Penilaian Nama Penilai Jabatan Penilai : : : Tanda tangan & Stempel Instansi/Perusahaan : 44 . Nilai 80 – 100 =A 2. Nilai 68 – 79 =B 3.D 1 2 3 Memiliki rasa percaya diri LAIN-LAIN Mematuhi aturan dan tata tertib Penampilan/Kerapihan TOTAL NILAI RATA-RATA HURUF Ketentuan Penilaian: 1.

LAMPIRAN A.1 45 .

LAMPIRAN A.2 46 .

3 47 .LAMPIRAN A.

4 48 .44 LAMPIRAN A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful