Reduktor dan Oksidator

Beberapa hal yang penting diperhatikan : 1. Reaksi redoks adalah reaksi yang disertai perubahan bilangan oksidasi 2. Jika dalam suatu reaksi terlibat suatu unsur (bilangan oksidasi nol) baik sebagai pereaksi maupun hasil reaksi maka boleh dipastikan reaksi itu adalah reaksi redoks 3. Jika dalam suatu reaksi tidak terdapat perubahan bilangan oksidasi (semua atom memiliki bilangan oksidasi tetap) maka reaksi itu bukan reaksi redoks perhatikan reaksi. H2SO4 + 2NaOH ---->Na2SO4 + 2H2O Reaksi ini bukan redoks sebab bilangan oksidasi atom-atomnya tidak ada yang berubah : yaitu H tetap +1, S tetap +6, O tetap-2 dan Na tetap +1 Contoh lain reaksi yang bukan reaksi redoks SO2 + NaOH ---->NaHSO3 2Ag+ + CrO42- --->Ag2CrO4

Contoh soal .1: Tentukan reduktor dan oksidator pada reaksi berikut! MnO2 + 4HCl → MnCl2 + H20 + Cl2 Jawab. +4 -4=0 ............+2 -2=0 MnO2 + 4HCl → MnCl2 + H20 +.Cl2 +4 -2..... +1 -1.. +2 +1.....+1-2 .....0 l____________l........................... . reduksi.........l_______________l ........................oksidasi Reduktor : HCl ......Hasil oksidasi : Cl2 Oksidator: MnO2 ..Hasil reduksi : MnCl2 Untuk menentukan reduktor dan oksidator dalam suatu reaksi ,tahap-tahapnya adalah: 1. Dibawah unsur ditulis bilangan oksidasinya.Tulis bilangan oksidasi yang diketahui dahulu. Jika belum diketahui dibantu dengan perhitungan di atasnya. 2. Menentukan unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi. Dari soal diatas Mn mengalami perubahan biloks dari +4 menjadi +2 (penurunan biloks) . Mn pada MnO2 mengalami reduksi , sehingga MnO2 merupakan oksidator. Cl mengalami perubahan biloks juga dari -1 menjadi o (kenaikan biloks). Cl pada HCl mengalami oksidasi, sehingga HCl merupakan reduktor.

Contoh soal 2: +6 -6=0 .........+2-2=0 ...........+4-4=0 Fe2O3 ..+ .......3CO → 2Fe + ..3CO2 +3 -2 ..............+2-2.....0.........+4-2 l_________________l reduksi..............l___________l .............................oksidasi Reduktor : CO ...........Hasil oksidasi : CO2 Oksidator : Fe2O3 ....Hasil reduksi : Fe

Asam Kuat dan Asam Lemah
Ditulis oleh Jim Clark pada 07-11-2007

Halaman ini menjelaskan istilah kuat dan lemah yang digunakan pada asam. Sebagai bagian dari penjelasan, halaman ini juga memberikan definisi dan menerangkan apa yang dimaksud dengan pH, Ka dan pKa. Adalah penting bahwa kamu jangan keliru memahami kata kuat dan lemah dengan istilah pekat dan encer. Seperti yang akan anda lihat di bawah ini, kekuatan asam berhubungan dengan perbandingan asam yang dapat bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion. Konsentrasi menjelaskan kepada anda mengenai seberapa banyak jumlah asam semula yang terlarut dalam air. Adalah suatu kemungkinan yang sangat sempurna untuk memiliki larutan pekat dari asam lemah, atau larutan encer dari asam kuat.

Asam kuat
Penjelasan istilah "asam kuat" Kita akan menggunakan definisi Bronsted-Lowry mengenai asam. Ketika asam dilarutkan dalam air, sebuah proton (ion hidrogen) ditransferkan ke molekul air untuk menghasilkan ion hidroksonium dan sebuah ion negatif tergantung pada asam yang anda pakai. Pada kasus yang umum

Reaksi tersebut reversibel, tetapi pada beberapa kasus, asam sangat baik pada saat memberikan ion hidrogen yang dapat kita fikirkan bahwa reaksi berjalan satu arah. Asam 100% terionisasi.

konsentrasi ion hidrogen lebih tinggi dalam larutan. Asam kuat dan pH pH adalah ukuran konsentrasi ion hidrogen dalam larutan. Asam kuat lain yang biasa diperoleh adalah asam sulfat dan asam nitrat. Jika anda menggunakannya. dan ketika anda menuliskan H+(aq) yang anda maksudkan sebenarnya adalah ion hidroksonium. sangat sedikit sekali terjadi reaksi kebalikan yang dapat kita tulis: Pada tiap saat. harus diingat bahwa air memang benar-benar terlibat.1 mol dm-3 asam klorida. Asam kuat seperti asam hidroklorida pada konsentrasi seperti yang sering anda gunakan di lab memiliki pH berkisar antara 0 sampai 1. Versi ini sering digunakan dalam pekerjaan ini hanya untuk menjadikan sesuatu terlihat lebih mudah. Hidrogen klorida digambarkan sebagai asam kuat. Penentuan pH Penentuan pH asam kuat Jika anda menentukan pH dari 0. sebenarnya 100% hidrogen klorida akan bereaksi untuk menghasilkan ion hidroksonium dan ion klorida. . Anda barangkali menemukan suatu persamaan untuk ionisasi yang dituliskan melalui sebuah bentuk yang disederhanakan: Persamaan ini menunjukkan hidrogen klorida terlarut dalam air yang terpisah untuk memberikan ion hidrogen dalam larutan dan ion klorida dalam larutan.Sebagai contoh. ketika hidrogen klorida dilarutkan dalam air untuk menghasilkan hidrogen klorida. dan kemudian mengubahnya menjadi bentuk pH dengan menggunakan kalkulator. Asam kuat adalah asam yang terionisasi 100% dalam larutan. pH yang lebih rendah. H3O+. Yang anda perlukan untuk melakukannya adalah menentukan konsentrasi ion hidrogen dalam larutan terlebih dahulu.

Anda mungkin melakukannya dalam bentuk yang berbeda. Asam etanoat (asam asetat) adalah asam lemah yang khas. Asam hidroklorida adalah asam kuat – terionisasi 100%. Hal ini berarti bahwa jika konsentrasi asam adalah 0.Dengan menggunakan asam kuat hal ini sangatlah mudah. Sisanya tetap sebagai molekul asam etanoat yang sederhana.(-1) = 1 pH asam adalah 1.1 mol dm-3. Sebagaian besar asam organik adalah asam lemah.1] = -1 Tetapi pH = – log10 [0.1 mol dm-3. dam kemudian tekan tombol "log". tetapi reaksi kebalikannya lebih baik dibandingkan dengan reaksi ke arah depan. Asam etanoat bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion hidroksonium dan ion etanoat. anda harus menemukannya! log10 [0. Asam lemah Penjelasan istilah "asam lemah" Asam lemah adalah salah satu yang tidak terionisasi seluruhnya ketika asam lemah tersebut dilarutkan dalam air.1] . Hidrogen fluorida (dilarutkan dalam air untuk menghasilkan asam hidrofluorida) adalah asam anorganik lemah.1. . Ion bereaksi dengan sangat mudah untuk membentuk kembali asam dan air. Membandingkan kekuatan asam lemah Posisi kesetimbangan reaksi antara asam dan air bervariasi antara asam lemah yang satu dengan asam lemah yang lainnya. maka konsentrasi ion hidrogen juga 0. Tiap mol HCl bereaksi dengan air untuk menghasilkan 1 mol ion hidrogen dan 1 mol ion klorida. hanya sekitar 1% molekul asam etanoat yang diubah ke dalam bentuk ion. ke sisi asam yang lebih lemah. Pada setiap saat. Gunakan kalkulator untuk mengubahnya ke dalam bentuk pH. Selanjutnya bergeser ke arah kiri. Kalkulator menginginkan untuk menekan 0.

Tetapan disosiasi asam. jika anda berfikir dengan lebih hati-hati. Apa yang terjadi adalah pernyataan pertama telah disusun untuk mnghasilkan Kc sebuah konstanta) yang menyatakan konsentrasi air (konstanta yang lain) pada bagian sebelah kiri. Tetapan yang memiliki harga lebih rendah. Disosiasi (ionisasi) asam adalah contoh reaksi homogen. Jika anda memiliki asam lemah dengan konsentrasi sekitar 1 mol dm-3. Catatan: Istilah untuk konsentrasi air telah diabaikan. terdapat sekitar 55 mol air. Hasil kali ionnya kemudian diberi nama Ka. Berikut adalah kesetimbangan lagi: anda mungkin ingin menuliskan tetapan kesetimbangan dengan: Akan tetapi. Catatan: Berat 1 mol air adalah 18 g. jumlah mol air hanya turun sekitar 0. Dengan kata lain. Pada kasus tersebut. Dengan membagi angka 1000 dengan 18 diperoleh kurang lebih 55. anda memiliki hubungan untuk konsentrasi air dalam larutan. . 1 dm3 larutan mengandung kurang lebih 1000 g air. pada larutan dalam air. Tetapan kesetimbangan yang baru ini disebut dengan Ka. tetapan kesetimbangan yang baru didefinisikan tanpa menyertakannya. jika asam adalah lemah maka konsentrasi air tetap. Malahan. terdapat sesuatu hal yang ganjil. Pada bagian bawah ungkapan. Hal itu bukanlah suatu masalah – kecuali jumlah tersebut sangatlah besar untuk dibandingkan dengan jumlah yang lain. Semuanya berada pada fasa yang sama – pada kasus ini. kesetimbangan bergeser ke arah kiri. Kc.01. dan hanya sekitar 1% asam lemah tesebut bereaksi dengan air. Ka anda dapat memperoleh ukuran posisi kesetimbangan dengan menuliskan tetapan kesetimbangan untuk reaksi. tidak terdapat batasan yang luas dalam memasukan hubungan konsentrasi air ke dalam ungkapan tersebut jika hubungan konsentrasi air itu merupakan suatu variabel. Dalam 1 dm3 larutan. Karena itu anda dapat menuliskan ungkapan yang sederhana untuk tetapan kesetimbangan.

sebenarnya kita membicarakan ion hidroksonium.anda mungkin menemukan ungkapan Ka ditulis berbeda jika anda menuliskannya dari versi reaksi kesetimbangan yang disederhanakan: Ungkapan ini mungkin ditulis dengan atau tanpa simbol yang menunjukkan keadaan. Ketahuilah! Untuk mengambil contoh tertentu. tetapan untuk disosiasi asam etanoat tepatnya ditulis sebagai: Ungkapan Ka adalah: Jika anda menggunakan kesetimbangan dengan versi yang lebih sederhana ungkapan Ka adalah: Tabel menunjukkan beberapa harga Ka untuk beberapa asam yang sederhana: asam Ka (mol dm-3) . Ungkapan Ka versi yang kedua tidak persis sama dengan ungkapan yang pertama. Hal ini sebenarnya persis sama dengan ungkapan sebelumnya untuk Ka! Ingatlah bahwa meskipun kita sering menulis H+ untuk ion hidrogen dalam larutan. tetapi penguji anda mungkin akan menyetujuinya.

6 x 10-4 1. bilangan tersebut seringkali diubah ke dalam sesuatu yang baru.asam hidrofluorida asam metanoat asam etanoat hidrogen sulfida 5. jika anda sangat tidak menyukai bilangannya. Meskipun demikian. disebut pKa. Pengantar untuk pKa pKa memuat dengan tepat hubungan yang sama untuk Ka sebagaimana pH digunakan untuk menunjukkan konsentrasi ion hidrogen: Jika anda menggunakan kalkuator anda pada seluruh harga Ka pada tabel di atas dan mengubahnya menjadi harga pKa anda akan memperoleh: asam asam hidrofluorida asam metanoat asam etanoat Ka (mol dm-3) 5.6 x 10-4 1.6 x 10-4 1.7 x 10-5 pKa 3.9 x 10-8 Semuanya adalah asam lemah karena harga Ka sangat kecil.8 4. bilangan tersebut tidaklah nyata. bentuk yang lebih mudah. Asam-asam tersebut diurutkan seiring dengan penurunan kekuatan asam – harga Ka yang diperoleh lebih kecil seiring dengan menurunnya urutan pada tabel.7 x 10-5 8. terlalu banyak untuk membicarakannya dengan cepat! Untuk menghindari hal ini. Karena bilangan terdiri dari dua bagian.8 .3 3.6 x 10-4 1.

memiliki harga pKa yang lebih besar. Harga pKa lebih tinggi. yaitu reduksi dan oksidasi.hidrogen sulfida 8. Ia dapat dijelaskan dengan mudah sebagai berikut:   Reduksi menjelaskan pelepasan elektron oleh sebuah molekul. atom. atom. Redoks Dari Wikipedia bahasa Indonesia. asam lebih lemah. ngatlah:   Harga pKa lebih rendah.9 x 10-8 7. atau ion. atau reduksi karbon oleh hidrogen menghasilkan metana(CH4). Hal ini dapat berupa proses redoks yang sederhana seperti oksidasi karbon yang menghasilkan karbon dioksida. ataupun ia dapat berupa proses yang kompleks seperti oksidasi gula pada tubuh manusia melalui rentetan transfer elektron yang rumit. asam lebih kuat. cari Ilustrasi sebuah reaksi redoks Redoks (singkatan dari reaksi reduksi/oksidasi) adalah istilah yang menjelaskan berubahnya bilangan oksidasi (keadaan oksidasi) atom-atom dalam sebuah reaksi kimia. Sekarang sangat mudah untuk melihat bahwa kecenderungan mengarah pada asam yang lebih lemah seiring dengan menurunya posisi asam pada tabel. Istilah redoks berasal dari dua konsep. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. atau ion Oksidasi menjelaskan penambahan elektron oleh sebuah molekul.1 Dengan catatan bahwa asam yang lebih lemah. .

Sehingga oksidasi lebih baik didefinisikan sebagai peningkatan bilangan oksidasi. Dua bagian dalam sebuah reaksi redoks Besi berkarat . Reaksi non-redoks yang tidak melibatkan perubahan muatan formal (formal charge) dikenal sebagai reaksi metatesis. transfer elektron akan selalu mengubah bilangan oksidasi. Dalam prakteknya. namun terdapat banyak reaksi yang diklasifikasikan sebagai "redoks" walaupun tidak ada transfer elektron dalam reaksi tersebut (misalnya yang melibatkan ikatan kovalen). penjelasan di atas tidaklah persis benar. dan reduksi sebagai penurunan bilangan oksidasi. Oksidasi dan reduksi tepatnya merujuk pada perubahan bilangan oksidasi karena transfer elektron yang sebenarnya tidak akan selalu terjadi.Walaupun cukup tepat untuk digunakan dalam berbagai tujuan.

Oleh karena ia "mendonorkan" elektronnya.1 Media asam o 5. OsO4) atau senyawa-senyawa yang sangat elektronegatif. Cr2O72−. CrO3.2 Contoh-contoh lainnya 3 Reaksi redoks dalam industri 4 Reaksi redoks dalam biologi o 4. Oleh karena ia "menerima" elektron. fluorin. ia juga disebut sebagai penerima elektron. MnO4−. Reduktor melepaskan elektronnya ke senyawa lain. Oksidator melepaskan elektron dari senyawa lain.1 Siklus redoks 5 Menyeimbangkan reaksi redoks o 5.Pembakaran terdiri dari reaksi redoks yang melibatkan radikal bebas Daftar isi [sembunyikan]         1 Oksidator dan reduktor 2 Contoh reaksi redoks o 2. sehingga ia sendiri teroksidasi. sehingga dirinya sendiri tereduksi. klorin.1 Reaksi penggantian o 2. sehingga dapat mendapatkan satu atau dua elektron yang lebih dengan mengoksidasi sebuah senyawa (misalnya oksigen. Senyawa-senyawa yang memiliki kemampuan untuk mereduksi senyawa lain dikatakan sebagai reduktif dan dikenal sebagai reduktor atau agen reduksi. Oksidator bisanya adalah senyawa-senyawa yang memiliki unsur-unsur dengan bilangan oksidasi yang tinggi (seperti H2O2.2 Media basa 6 Lihat pula 7 Referensi 8 Pranala luar [sunting] Oksidator dan reduktor Senyawa-senyawa yang memiliki kemampuan untuk mengoksidasi senyawa lain dikatakan sebagai oksidatif dan dikenal sebagai oksidator atau agen oksidasi. dan bromin). ia juga .

Senyawa-senyawa yang berupa reduktor sangat bervariasi. Metode reduksi lainnya yang juga berguna melibatkan gas hidrogen (H2) dengan katalis paladium. reagen-reagen ini digunakan dengan luas dalam kimia organik[1][2]. Reduktor jenus lainnya adalah reagen transfer hidrida. hidrogen teroksidasi dari bilangan oksidasi 0 menjadi +1. reduktor mentransfer elektronnya ke oksidator. bahkan dalam bentuk molekul. Mg. Reduksi katalitik ini utamanya digunakan pada reduksi ikatan rangkap dua ata tiga karbon-karbon. Unsur-unsur logam seperti Li. Na. sering kali memiliki bilangan oksidasi nol. Pasangan oksidator dan reduktor yang terlibat dalam sebuah reaksi disebut sebagai pasangan redoks.disebut sebagai penderma elektron. reduktor melepaskan elektron dan teroksidasi. Pada reaksi di atas. elektron-elektron yang terlibat akan saling mengurangi: . platinum. dan oksidator mendapatkan elektron dan tereduksi. dan Al dapat digunakan sebagai reduktor. Ketika reaksi oksidasi dan reduksi digabungkan. Logam-logam ini akan memberikan elektronnya dengan mudah. sedangkan fluorin tereduksi dari bilangan oksidasi 0 menjadi -1. Fe. jumlah elektron yang berlebihan pada reaksi oksidasi haruslah sama dengan jumlah yang dikonsumsi pada reaksi reduksi. Cara yang mudah untuk melihat proses redoks adalah. atau nikel. Karena tidak terdapat perbuahan total muatan selama reaksi redoks. [sunting] Contoh reaksi redoks Salah satu contoh reaksi redoks adalah antara hidrogen dan fluorin: Kita dapat menulis keseluruhan reaksi ini sebagai dua reaksi setengah: reaksi oksidasi dan reaksi reduksi Penganalisaan masing-masing reaksi setengah akan menjadikan keseluruhan proses kimia lebih jelas. terutama dalam reduksi senyawa-senyawa karbonil menjadi alkohol. misalnya NaBH4 dan LiAlH4). Sehingga dalam reaksi. Unsur-unsur. Zn.

nitrat tereduksi menjadi nitrogen dengan keberadaan asam: 2NO3− + 10e− + 12 H+ → N2 + 6H2O . Komponen redoks dalam tipe reaksi ini ada pada perubahan keadaan oksidasi (muatan) pada atom-atom tertentu.Dan ion-ion akan bergabung membentuk hidrogen fluorida: [sunting] Reaksi penggantian Redoks terjadi pada reaksi penggantian tunggal atau reaksi substitusi. Sebagai contoh. dan bukanlah pada pergantian atom dalam senyawa. reaksi antara larutan besi dan tembaga(II) sulfat: Persamaan ion dari reaksi ini adalah: Terlihat bahwa besi teroksidasi: dan tembaga tereduksi: [sunting] Contoh-contoh lainnya  Besi(II) teroksidasi menjadi besi(III)  hidrogen peroksida tereduksi menjadi hidroksida dengan keberadaan sebuah asam: H2O2 + 2 e− → 2 OH− Persamaan keseluruhan reaksi di atas adalah: 2Fe2+ + H2O2 + 2H+ → 2Fe3+ + 2H2O  denitrifikasi.

aldehida atau keton. Reaksi ini berlangsung secara simultan karena sel. Agen biokimia yang mendorong terjadinya oksidasi terhadap substansi berguna . asam karboksilat. dan berturut-turut alkohol. [sunting] Reaksi redoks dalam biologi Atas: asam askorbat (bentuk tereduksi Vitamin C) Bawah: asam dehidroaskorbat (bentuk teroksidasi Vitamin C) Banyak proses biologi yang melibatkan reaksi redoks. dan energi panas. Oksidasi penuh bahan-bahan yang mengandung karbon akan menghasilkan karbon dioksida. sebagian kecil karbon monoksida. dan kemudian peroksida. oksidasi seselangkah (stepwise oxidation) hidrokarbon menghasilkan air. karbon dioksida. [sunting] Reaksi redoks dalam industri Proses utama pereduksi bijih logam untuk menghasilkan logam didiskusikan dalam artikel peleburan. Oksidasi digunakan dalam berbagai industri seperti pada produksi produk-produk pembersih. Besi akan teroksidasi menjadi besi(III) oksida dan oksigen akan tereduksi membentuk besi(III) oksida (umumnya dikenal sebagai perkaratan): 4Fe + 3O2 → 2 Fe2O3   Pembakaran hidrokarbon. Dalam kimia organik. harus melangsungkan semua fungsi hidup. menghasilkan air. sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reaksi biokimia. contohnya pada mesin pembakaran dalam. Reaksi redoks juga merupakan dasar dari sel elektrokimia.

pernapasan. diperlukan penyeimbangan komponen-komponen dalam reaksi setengah. Istilah keadaan redoks juga sering digunakan untuk menjelaskan keseimbangan antara NAD+/NADH dengan NADP+/NADPH dalam sistem biologi seperti pada sel dan organ. yang akan mendorong sintesis adenosina trifosfat (ATP) dan dijaga oleh reduksi oksigen.dikenal dalam ilmu pangan dan kesehatan sebagai oksidan. Lihat pula Potensial membran. . Zat yang mencegah aktivitas oksidan disebut antioksidan. [sunting] Siklus redoks Berbagai macam senyawa aromatik direduksi oleh enzim untuk membentuk senyawa radikal bebas. Secara umum. Reaksi bersihnya adalah oksidasi koenzim flavoenzim dan reduksi oksigen menjadi superoksida. Fotosintesis secara esensial merupakan kebalikan dari reaksi redoks pada pernapasan sel: 6 CO2 + 6 H2O + light energy → C6H12O6 + 6 O2 Energi biologi sering disimpan dan dilepaskan dengan menggunakan reaksi redoks. seperti hipoksia. Keadaan redoks yang tidak normal akan berakibat buruk. Tingkah laku katalitik ini dijelaskan sebagai siklus redoks. Keadaan redoksi direfleksikan pada keseimbangan beberapa set metabolit (misalnya laktat dan piruvat. yang kemudian berkontribusi dalam pembentukan gradien proton. Pada sel-sel hewan. H2O. dan viologen dan kuinon lainnya seperti menadion. mengoksidasi gula.76 MiB) [sunting] Menyeimbangkan reaksi redoks Untuk menuliskan keseluruhan reaksi elektrokimia sebuah proses redoks. Seketika terbentuk. Fotosintesis melibatkan reduksi karbon dioksida menjadi gula dan oksidasi air menjadi oksigen. contohnya. Persamaan ringkas dari pernapasan sel adalah: C6H12O6 + 6 O2 → 6 CO2 + 6 H2O Proses pernapasan sel juga sangat bergantung pada reduksi NAD+ menjadi NADH dan reaksi baliknya (oksidasi NADH menjadu NAD+). mitokondria menjalankan fungsi yang sama. Sebagai langkah antara. dan elektron untuk menutupi perubahan oksidasi. guncangan (shock). radikal-radikal bebas anion ini akan mereduksi oskigen menjadi superoksida. Contoh molekul-molekul yang menginduksi siklus redoks adalah herbisida parakuat. [3]PDF (2. menghasilkan karbon dioksida dan air. Untuk reaksi dalam larutan. penderma elektronnya adalah berbagai jenis flavoenzim dan koenzimkoenzimnya. senyawa karbon yang direduksi digunakan untuk mereduksi nikotinamida adenina dinukleotida (NAD+). dan sepsis. Pernapasan sel. hal ini umumnya melibatkan penambahan ion H+. Reaksi baliknya. ion OH-. beta-hidroksibutirat dan asetoasetat) yang antarubahannya sangat bergantung pada rasio ini. adalah oksidasi glukosa (C6H12O6) menjadi CO2 dan reduksi oksigen menjadi air.

Sebagai contoh. ion H+ dan air ditambahkan pada reaksi setengah untuk menyeimbangkan keseluruhan reaksi. ketika mangan(II) bereaksi dengan natrium bismutat: Reaksi ini diseimbangkan dengan mengatur reaksi sedemikian rupa sehingga dua setengah reaksi tersebut melibatkan jumlah elektron yang sama (yakni mengalikan reaksi oksidasi dengan jumlah elektron pada langkah reduksi. Reaksi diseimbangkan: Hal yang sama juga berlaku untuk sel bahan bakar propana di bawah kondisi asam: Dengan menyeimbangkan jumlah elektron yang terlibat: Persamaan diseimbangkan: [sunting] Media basa .[sunting] Media asam Pada media asam. demikian juga sebaliknya).

ion OH. Asam dan Basa Konstanta disosiasi asam Ekstraksi asam-basa Reaksi asam-basa Konstanta disosiasi Fungsi keasaman .dan air ditambahkan ke reaksi setengah untuk menyeimbangkan keseluruhan reaksi. tolong hapus pesan ini. reaksi antara kalium permanganat dan natrium sulfit: Dengan menyeimbangkan jumlah elektron pada kedua reaksi setengah di atas: Persamaan diseimbangkan: Basa Dari Wikipedia bahasa Indonesia. cari Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel.Sebagai contoh. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi.Pada media basa. Setelah dirapikan.

Basa dapat dibagi menjadi basa kuat dan basa lemah. Kekuatan basa sangat tergantung pada kemampuan basa tersebut melepaskan ion OH dalam larutan dan konsentrasi larutan basa tersebut. Kostik merupakan istilah yang digunakan untuk basa kuat.Larutan penyangga pH Afinitas proton Swaionisasi air Tipe Asam Brønsted–Lowry · Lewis · Mineral Organik · Kuat Superasam (Adiasam) · Lemah Tipe Basa Brønsted–Lowry · Lewis · Organik Kuat · Superbasa (Adibasa) Non-nukleofilik · Lemah    l b s Definisi umum dari basa adalah senyawa kimia yang menyerap ion hydronium ketika dilarutkan dalam air. yaitu ditujukan untuk unsur/senyawa kimia yang memiliki pH lebih dari 7.Basa adalah lawan (dual) dari asam. .

3. maka natrium hidroksida yang merupakan basa kuat akan terionisasi menjadi ion natrium dan ion hidroksida: NaOH → Na+ + OH- di saat yang sama.1 Menentukan pH basa kuat 5 Basa lemah [sunting] Beberapa Contoh Basa Contoh basa Alumunium hidroksida (AI[OH]3) Kalsium Hidroksida Magnesium Hidroksida Natrium Hidroksida (NaOH) Kalium Hidroksida Terdapat di Deodorant dan antasida Plester Antasida Pembersih saluran pipa Pembuatan sabun Ammonium Hidroksida (NH3[aq]/NH4OH) Pelarut desinfektan [sunting] Sifat-sifat Basa 1. asam klorida dalam air akan membentuk ion klorida dan ion hidronium: .Daftar isi [sembunyikan]      1 Beberapa Contoh Basa 2 Sifat-sifat Basa 3 Netralisasi oleh asam 4 Basa kuat o 4. 2. 5. Kaustik Rasanya pahit Licin seperti sabun Nilai pH lebih dari 7 Mengubah warna lakmus merah menjadi biru Dapat menghantarkan arus listrik [sunting] Netralisasi oleh asam Ketika dilarutkan dalam air. 4. 6.

akan bergabung menjadi satu membentuk air: H3O+ + OH. Asam dengan pKa lebih daru 13 dianggap sangat lemah. maka asam dan basa akan tepat ternetralisasi. Hal itu bukan suatu masalah – kalsium hidroksida tetap terionisasi 100% menjadi ion kalsium dan ion hidroksida.HCl + H2O → H3O+ + Cl- Ketika 2 campuran ini dijadikan satu. sehingga hanya akan terdapat larutan NaCl (atau garam dapur). dan basa konjugasinya adalah basa kuat. Kalsium hidroksida tetap dihitung sebagai basa kuat karena kalsium hidroksida 100% terionisasi. . Beberapa basa kuat seperti kalsium hidroksida sangat tidak larut dalam air. Contoh paling umum dari basa kuat adalah hidroksida dari logam alkali dan logam alkali tanah seperti NaOH dan Ca(OH)2. Gunakan Kw untuk menentukan konsentrasi ion hidrogen.→ 2 H2O Jika jumlah NaOH dan HCl yang dilarutkan sama persis. Berikut ini adalah daftar basa kuat:          Kalium hidroksida (KOH) Barium hidroksida (Ba(OH)2) Caesium hidroksida (CsOH) Natrium hidroksida (NaOH) Stronsium hidroksida (Sr(OH)2) Kalsium hidroksida (Ca(OH)2) Magnesium hidroksida (Mg(OH)2) Litium hidroksida (LiOH) Rubidium hidroksida (RbOH) Kation dari basa kuat di atas terdapat pada grup pertama dan kedua pada daftar periodik (alkali dan alkali tanah). [sunting] Basa kuat Bagian ini membutuhkan pengembangan Basa kuat adalah jenis senyawa sederhana yang dapat mendeprotonasi asam sangat lemah di dalam reaksi asam-basa. maka ion H3O+ dan OH. Ubahlah konsentrasi ion hidrogen ke bentuk pH. [sunting] Menentukan pH basa kuat Skema metode penentuan pH basa kuat    Tentukan konsentrasi ion hidroksida.

Amonia adalah salah satu contoh basa lemah. HCl Asam klorida 2. dan pada setiap saat sekitar 99% amonia tetap ada sebagai molekul amonia. Akan tetapi. HNO3 Asam nitrat 3. H2SO4 Asam sulfat 4. Daftar Asam dan Basa Kuat asam .[sunting] Basa lemah Basa lemah adalah larutan basa tidak berubah seluruhnya menjadi ion hidroksida dalam larutan. kimia dasar by S Hamdani Daftar 7 asam kuat : 1. HClO3 . tetapi amonia bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion amonium dan ion hidroksida. HBr Asam bromida 5. reaksi berlangsung reversibel. Sudah sangat jelas amonia tidak mengandung ion hidroksida. Hanya sekitar 1% yang menghasilkan ion hidroksida.basa. HI Asam iodida 6.

Ba(OH)2 Barium hidroksida Contoh-contoh asam [sunting] Asam kuat  Asam sulfat (H2SO4) . CsOH Secium hidroksida 8. KOH Kalium hidroksida 4. HClO4 Asam perklorat Daftar 8 basa kuat : 1. NaOH Atrium hidroksida 3. LiOH Litium hidroksida 2. Sr(OH)2 Stronsium hidroksida 7. RbOH Rubidium hidroksida 6.Asam klorat 7. Ca(OH)2 Kalsium hidroksida 5.

Asam-asam lainnya:       Asam askorbat Asam karbonat Asam sitrat Asam etanoat Asam laktat Asam fosfat [sunting] Contoh bahan yang mengandung asam Jenis asam Kuat / lemah Terdapat pada Buah-buahan Minuman berkarbonat Jeruk Cuka Susu basi Lambung Pupuk Cat anti karat Aki semut Asam askorbat Lemah Asam karbonat Lemah Asam sitrat Lemah Asam etanoat Lemah Asam laktat Asam klorida Asam nitrat Asam fosfat Asam sulfat Lemah Kuat Kuat Lemah Kuat Asam formiat lemah .     Asam klorida (HCl) Asam nitrat (HNO3) Asam bromida (HBr) Asam iodida (HI) Asam klorat (HClO4) Semua asam lainnya selain 6 asam ini merupakan asam lemah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful