Nama NPM

: PRATIWI AYU SETYO PAMUNGKAS : 10.12000.000015 Fakultas Hukum Semester 2 (dua) Tugas Mata Kuliah Hukum Adat (Dosen : Surjanti, SH.,MH.)

Jawaban 1. Adat atau kebiasaan dapat diartikan tingakah laku seseorang yang terus menerus dilakukan dengan cara tertentu dan dan diikuti oleh masyarakat dalam waktu yang lama dan hidup sebagai sebuah kebiasaan dimasyarakat. Hokum adat adalah sebagian dari adat istiadat dan kebiasaan yang diyakini terus menerus dalam masyarakat yang memiliki unsure nilai positif, dan hidup sebagai norma atau pun kaidah dan memiliki sangsi terhadap sipelanggarnya. 2. Menurut Teori reception in complexu : jika didalam suatu masyarakat memeluk agama tertentu maka hokum adat masyarakat tersebut adalah hokum agama yang dipeluknya. Kalau terjadi penyimpangan terhadap hokum agama yang bersangkutan maka hal itu dianggap pengecualian, dan tetap dapat menggunakan hokum adat tersebut. Sebagian besar pendapat dari para sarjana menentangnya karena tidak sesuai dengan pendapat mereka karena dua hal yang berbeda bicara mengenai adat adalah sebuah kebiasaan yang memiliki unsure tingkah laku atau perilaku masyarakat yang memiliki kaidah dan norma untuk diikuti bersama dalammasyarakat, sedang agama adalah sebuah keyakinan yang memiliki unsure hati nurani dan perasaan bagi perorangan yang jelas2 berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. 3. Sifat hokum adat yang ada di Indonesia 1) Bercorak religious magis 2) Bercorak komunal dan kemasyarakatan 3) Bercorak demokrasi 4) Bercorak kontan 5) Bercorak konkrit Contoh : Ruwatan. Genduren (slamatan), dan Pitonan (7bulanan bayi). Dimana kesemuanya memiliki corak sebagaimana hokum adat Jawa di Indonesia. 4. Jawab: 1) Adat istiadat atau kebiasaan. 2) kebudayaan tradisional rakyat 3) ugeran atau kaidah kebudayaan asli Indonesia 4) perasaan keadilan yang hidup dimasyarakat 5) pepatah adat 6) yurisprudensi adat 7) dokumen2 yang hidup pada saat itu dan memuat ketentuan ketentuan hokum yang hidup. 8) kitab2 hukum yang pernah dikeluarkan oleh raja-raja 9) doktrin tentang hokum adat. 10) hasil-hasil penelitian mengenai hokum adat serta nilai-nilai yang tumbuh dan berlaku dalam masyarakat

5. 2) persekutuan hokum territorial : berdasarkan wilayah dan daerah tertentu 3) persekutuan hokum geologis dan territorial : berdasarkan penggabungan keduanya yang cenderung setiap persekutuan tersebut dipimpin oleh kepala atau ketua persekutuan itu masing-masing. . Jawab. 1) Persekutuan Hukum geologis : berdasarkan pada pertalian darah.