BAHAN KONSTRUKSI KIMIA ( INDUSTRI KERAMIK

)

DISUSUN OLEH : KELOMPOK IV KELAS 4 KIB ULTRI AMALIA 061030401029

YOLANDA FEBRI A. 061030401031 YUYUN RASMITHA S. 061030401032

Dosen Pembimbing :

JURUSAN TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG 2012

Perkembangan tersebut meliputi di dalam struktur. Sipil. keramik telah di gunakan sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. . yaitu sejak 4000 SM. Salah satunya adalah keramik. Keramik adalah sejenis bahan yang telah lama di gunakan. Keramik juga berfungsi sebagai isolator listrik. Keramik pada dasarnya terbuat dari tanah liat dan umumnya di gunakan untuk perabot rumah tangga dan bata untuk pembangunan perumahan. Bahan keramik sebagian sudah di gunakan dalam motor bakar seperti untuk komponen-komponen mesin diesel misalnya untuk turbo charge. Barang – barang yang di buat dari keramik adalah pot bunga dan bata. Sifat-sifat fisik yaitu berkaitan dengan berat jenis material tersebut. Nuklir bahkan bahan keramik ini di gunakan juga dalam bidang Kedokteran. Karena sifatnya yang kuat dan dapat merintangi kehausan pada temperatur yang tinggi. komposisi. Para engineer material dewasa ini sedang giat-giatnya mengadakan penelitian terhadap bahan-bahan yang terbuat daripada non metal. manakala sifat mekanik berkaitan dengan kemampuannya untuk digunakan di dalam produk teknik.BAB I PENDAHULUAN 1. Pada masa kini keramik tidak lagi hanya terbatas penggunaanya untuk keperluan tradisional seperti tersebut di atas. klep dan kepala piston. Mekanik. sifat-sifat fisik dan mekanik. Bahan keramik sudah di gunakan dalam bidang Teknik Elektro.1 Pendahuluan Material teknik dewasa ini mengalami perkembangan yang begitu pesat. Dewasa ini bahan keramik menjadi bahan yang penting di dalam mesin. malah sekarang keramik telah mengalami kemajuan dan di kenal dengan bahan keramik termaju. yaitu untuk menghasilkan ignition park di dalam proses pembakaran otomotif. Dalam industri otomotif modern.

jenis produknya : a. alumunium silika dan produk alumina d. Email dan logam lapis email .1 Sejarah Umum Pada beberapa tahun terakhir ini telah dikembangkan pula beberapa produk baru sesuai dengan perkembangan kebutuhan akan bahan yang tahan suhu yang lebh tinggi . Porselin cina. tekanan yang lebih besar.BAB II DAFTAR PUSTAKA 2. Jinis. Refraktori. keramik tanah. serta karakteristik listrik yang khusua. refraktori silika karbida dan zirkonia. kromit. bata dnding. sifat – sifat mekanik yang lebih baik. bata bangunan. bata magnesit-kromit. porselin . Keramik putih (whiteware). silika. keramik batu dan keramik vetrio b. atau tahan terhadap bahann kimia yang korosif. Produk kramik khusus e. ter-kota. dan ubin comber c. Produk – produk lempung struktual. gerabah. magnesit. bata tahan api. pipa got.

1 Klasifikasi Proses Keramik di bagikan kepada dua kumpulan utama yang berdasarkan jenis bahan.1.BAB III PEMBAHASAN 3. Dua kumpulan tersebut adalah: 3. metode pembuatannya dan jenis penggunaannya.1 Keramik Konvensional Keramik ini biasanya di bagikan kepada empat bagian mengikut fungsinya: a. Keramik Berstruktur .

Keramik Refraktori Yakni keramik yang mencakup bahan – bahan yang digunakan untuk menahan pengaruh termal. silicon nitrida. zirkonia. . silicon nitrida. Bahan ini sangat potensi di gunakan di dalam mesin diesel sebagai piston dan ruang pra pembakaran. whisker-reinforced composite. bata silica. Keramik Listrik Yang termasuk dalam kategori keramik ini mempunyai fungsi electromagnet dan optic dan juga fungsi kimia yang berkaitan dengan penggunaannya secara langsung. Refraktori dijual dalaam bentuk bata tahan api.Keramik jenis ini mempunyai sifat mekanik yang baik. borida dll -Keramik komposit: Fiber reinforced composite. kimia dan fisik.2 Keramik Termaju Di bagi kepada empat jenis berdasarkan bahan dasarnya. -Keramik oksida: Alumina. Antara bahan yang termasuk di dalam golongan ini ialah alumina. turbo charge dan turbin gas. porselin. b. silicon karbida. titania.dsb. Keramik ini dibuat dari bahan dasar lempung kualitas terpilih dan fluks dalam jumlah bervariasi yang dipanaskan pada suhu 12001500oC di dalam tanur (kiln). d. komposite dan bahan yang di lapisi dengan keramik. magnesit. c. Ia di gunakan juga sebagai bahan penyekat ruang pembakaran bersuhu tinggi dan mata pahat potong logam (Cutting tool). keramik china. magnet.1. ubin keramik putih. dan pensemikonduksi. -Keramik bukan oksida: Silikon karbida. Keramik ini digunakan sebagai bahan penyekat. tranducer. Contohnya keraamik tanah. Keramik Putih Yaitu jenis keramik yang biasanya berwarna putih dan mempunyai tekstur jaringan yang halus.dsb. barium titanat. 3.

mangkuk. . ukuran partikel. berukuran partikel halus. kalsium oksida. Kedua-dua tanah liat kaolin ini kebanyakan di gunakan dalam industri keramik konvensional seperti industri pembuatan piring. peralatan listrik untuk voltan rendah dan tinggi. dan kandungan besi oksida diantara 0 – 2 %. dan pasir. berukuran partikel sederhana. keliatan yang tinggi. yaitu lempung. peralatan kamar mandi.2 Sifat Fisik dan Kimia Bahan Baku dan Produk 3.2SiO2. 3. • Tanah liat api (fire clay) berwarna kemerahan. natrium oksida.Al2O3.2. Lempung adalah aluminium silikat hidrat yang tidak terlalu murni yang terbentuk sebagai hasil pelapukan dari bahan beku yang mengandung feldspar sebagai salah satu mineral asli yang penting.6SiO2 + CO2 + 2H2O Terdapat tiga jenis lempung/tanah liat utama yang di bedakan oleh warna. kalium oksida. sifat keliatan dan komposisi kimianya yaitu : • Tanah liat kaolin berwarna putih. Reaksinya dilukiskan sebagai berikut : K2CO3 + Al2O3. berukuran partikel antara sederhana dan besar dan komposisi besi oksida yang tinggi.2H2O + 4 SiO2  K2O. kurang keliatannya/sifat plastis. Dan mengandungi komposisi besi yang kurang dari 1%. perhiasaan rumah seperti pot bunga porselin. lantai dan dinding.-Keramik kaca: Silika. kobalt oksida dll. • Tanah liat bola (ball clay) berwarna hitam atau kelabu.1 Bahan baku Ada tiga bahan utama yang digunakan untuk membuat produk keramik klasik. feldspar.

magnesit (MgCO3). oksida besi. soda (NaO. seperti garam dan oksida juga digunakan sebagai bahan fluks dan perawis refraktori. feldspar. yaitu menyingkirkan pasir dan mika dari lempung. berbagai mineral lain. mekanik. Ada tiga jenis feldspar yang umum.6SiO2). alumunium silikat. Silicon nitrida. mempunyai unsur ketahanan panas dan temperatur cair yang tinggi. Al2O3. 10H2O). sehingga biasanya harus ditingkatkan mutunya terlebih dahulu melalui prosedur benafisiasi. Diantara bahan fluks yang biasa digunakan untuk menurunkan suhu vitrifikasi. Silicon karbida. dan suhu reaksi adalah boraks (Na2B4O7. tidak bertindak balas dengan bahan kimia. Hasil penggunaan bahan mentah ini dapat membentuk komponen atau produk yang mempunyai sifat-sifat kekuatan yang amat tinggi. yang kesemuanya dipakai dalam produk keramik. mahal dan kegunaannya tertumpu kepada industri teknik. tulang kalsinasi. Kaolinit Feldspar Pasir/ Flin . titania. suhu lebur. silicon. Sedangkan beberapa bahan perawis refraktori khusus misalnya alumina (Al2O3). yaitu potas (K2O.6SiO2). Bahan-bahan ini mempunyai potensi dan reputasi masa depan yang tinggi bagi menggantikan bahan-bahan yang telah ada seperti besi dan baja. biological. Al2O3. soda abu (Na2CO3). zirnkonia (ZrO2). Barium titanat adalah merupakan sebahagian barangan keramik berteknologi tinggi. Selain dari pada bahan di atas. dll. kadar kehalusan yang rendah.SiO2). Feldspar sendiri berfungsi sebagai pemberi sifat fluks dalam formulasi keramik. Al2O3. Bahan – bahan ini termasuk bahan mentah yang di gunakan dalam pembuatan barang keramik konvensional seperti. elektronik dan listrik. Zirkonia. kekerasan yang kuat. kalsium karbonat. mineral litium. Bahan mentah ini mempunyai kemurnian yang tinggi.Beraneka ragamnya sifat fisik lempung dan kandungan tak kemurniannya. fluorspar (CaF2). Berikut ini adalah bahan baku dasar pembuatan keramik. Seperti Alumina. dll. beserta sifat-sifat lempung dan feldspar. dan gamping (CaO. kriolit (Na3AlF6).

2H2O K2 O.3 Reaksi Yang Terjadi Pada pembuatan keramik terjadi reaksi • Bahan Baku K2OAL2O3 . rapuh.Al2O3. o o o o 3. sedikitnya 450 macam yang sudah diklasifikasi. 2SiO2 . .o o o o o Rumus Al2O3. 6SiO2 + CO2 + 2H2O 4SiO2 K 2CO2 + Al2O3 .2 Produk Sifat – sifat umum keramik: o o Tahan terhadap suhu tinggi Dapat digunakan sebagai bahan insulasi listrik atau semikonduktor denagn variasi sifat – sifat magnetic dan dielektrik.3. 2H2O + Tahan erhadap demormasi. 3.2SiO2.6SiO2 SiO2 Plastisitas Plastic Non plastic Non plastic Fusibilitas Refraktori Perekat mudah lebur Refraktori Titik cair 1785oC 1150oC 1710oC Ciut pada pembakaran Sangat ciut Lebur Tidak ciut Banyak lagi bahan baku lain yang digunakan daalam berbagai susunan. Ketergantungan rendah Kekerasan tinggi.

Demikian sebaliknya. 4.• Produk AL2O3 . misal CaCO3 pada suhu 600-900oC Oksidasi besi fero dan bahan organic pada suhu 350-900 oC Pembentukan silica pada suhu 900oC lebih. 2SiO2 . Tahapan proses dalam membuat keramik saling berkaitan antara satu dengan lainnya. atau “ penguapan air kimia” pada suhu 150-650oC Kalsinasi. Tahap-tahap membuat keramik : Ada beberapa tahapan proses yang harus dilakukan untuk membuat suatu produk keramik.4. kesalahan di tahapan awal proses akan mengasilkan produk yang kurang baik juga. membentuknya lalu memanaskan sampai suhu pembakaran. akan menghasilkan produk yang baik juga.4 Uraian Proses Semua produk keramik dibuat dengan mencampurkan berbagai kuantitas bahan baku yang sudah disebutkan di atas. yaitu: 3. Pada suhu vitrifikasi terjadi sejumlah reaksi. 5.1 Pengolahan Bahan Tujuan pengolahan bahan ini adalah untuk mengolah bahan baku dari berbagai material yang belum siap pakai menjadi badan keramik plastis yang telah siap pakai. 2H2O Al2O3 + 2SiO2 + 2H2O 3. Didalam . yang merupakan dasar kimia bagi konversi kimia: 1. Proses awal yang dikerjakan dengan baik. 2. Pengolahan bahan dapat dilakukan dengan metode basah maupun kering. Suhu ini mungkin hanya 7000C untuk beberapa glasir luar. Dehidrasi. tetapi banyak pula vitrifikasi yang dilakukan pada suhu 2000oC. dengan cara manual ataupun masinal. 3.

kemudian diperam agar didapatkan keplastisan yang maksimal. pencampuran.2 Pembentukan Tahap pembentukan adalah tahap mengubah bongkahan badan tanah liat plastis menjadi benda-benda yang dikehendaki. dan teknik cetak (casting). Pembetukan Tangan Langsung . Massa badan keramik yang telah diuli. Penyaringan dimaksudkan untuk memisahkan material dengan ukuran yang tidak seragam. yaitu pengentalan untuk mengurangi jumlah air yang terkandung sehingga menjadi badan keramik plastis. Pengulian dimaksudkan untuk menghomogenkan massa badan tanah liat dan membebaskan gelembunggelembung udara yang mungkin terjebak. Tahap terakhir adalah pengulian. 3. Pengurangan kadar air dilakukan pada proses basah. Ada tiga keteknikan utama dalam membentuk benda keramik: pembentukan tangan langsung (handbuilding).pengolahan bahan ini ada proses-proses tertentu yang harus dilakukan antara lain pengurangan ukuran butir. Pengadukan dapat dilakukan dengan cara manual maupun masinal dengan blunger maupun mixer. Ukuran yang lazim digunakan adalah 60 – 100 mesh. a. pengadukan (mixing). dan pengurangan kadar air. Ukuran butir biasanya menggunakan ukuran mesh. disimpan dalam wadah tertutup. teknik putar (throwing). penyaringan. Pencampuran dan pengadukan bertujuan untuk mendapatkan campuran bahan yang homogen/seragam. dimana hasil campuran bahan yang berwujud lumpur dilakukan proses lanjutan.4. Pengurangan ukuran butir dapat dilakukan dengan penumbukan atau penggilingan dengan ballmill. Proses ini dapat dilakukan dengan dianginanginkan diatas meja gips atau dilakukan dengan alat filterpress.

Secara singkat tahap-tahap pembentukan dalam teknik putar adalah: centering (pemusatan). refining the contour (merapikan). Pembentukan dengan Teknik Putar Pembentukan dengan teknik putar adalah keteknikan yang paling mendasar dan merupakan kekhasan dalam kerajinan keramik. Keunggulan dari teknik cetak ini adalah benda yang diproduksi mempunyai bentuk dan ukuran yang sama persis. dan (3) Air yang terserap pada . tetapi menggunakan bantuan cetakan/mold yang dibuat dari gipsum. forming (pembentukan). dan teknik lempeng (slabbing). Berbeda dengan teknik putar atau pembentukan langsung. rising (membuat ketinggian benda). ada beberapa metode yang dikenal selama ini: teknik pijit (pinching). Tujuan utama dari tahap ini adalah untuk menghilangkan air plastis yang terikat pada badan keramik. b. Pembentukan dengan Teknik Cetak Dalam keteknikan ini. (2) Air dalam pori hilang tanpa terjadi susut. sampai akhirnya partikel-partikel saling bersentuhan dan penyusutan berhenti. 3. menguap. Pada teknik cetak padat bahan baku yang digunakan adalah badan tanah liat plastis sedangkan pada teknik cetak tuang bahan yang digunakan berupa badan tanah liat slip/lumpur. coning (pengerucutan). teknik pilin (coiling). Ketika badan keramik plastis dikeringkan akan terjadi 3 proses penting: (1) Air pada lapisan antarpartikel lempung mendifusi ke permukaan. produk keramik tidak dibentuk secara langsung dengan tangan.4. c.3 Pengeringan Setelah benda keramik selesai dibentuk.Dalam membuat keramik dengan teknik pembentukan tangan langsung. Teknik cetak dapat dilakukan dengan 2 cara: cetak padat dan cetak tuang (slip). maka tahap selanjutnya adalah pengeringan.

2SiO2 + 4SiO2 + 6H2O 3 (Al2O3. Pembakaran biscuit Pembakaran biskuit merupakan tahap yang sangat penting karena melalui pembakaran ini suatu benda dapat disebut sebagai keramik.2H2O) Kaonit Munit kristobalit 3. keras.2SiO2. 1975/1976). dan kuat. artinya tahan terhadap panas dan sifaat ini bergantung pada oksida refraktori terhadap oksida fluks di dalamnya. Karena produk keramik hampir semuanya punya sifat refraktori. Untuk bendabenda keramik berglasir. Tahap-tahap ini menerangkan mengapa harus dilakukan proses pengeringan secara lambat untuk menghindari retak/cracking terlebih pada tahap 1 (Norton. keras.permukaan partikel hilang. seperti terlihat dari penelitian dengan sinar X.2SiO2. ini terjadi pada suhu 600-650oC dengan menyerap sejumlah besar kalor. Efek dari pemanasan yang utama yaitu mendorong air hidrasi keluar . Pembakaran biskuit sudah cukup membuat suatu benda menjadi kuat. meninggalkan suatu campuaran amorf alumunia dan silica.2H2O Keseluruhan reaksi yang terjadi pada pemanasan lempung adalah : 3Al2O3. Al2O3 + 2SiO2 + 2H2O Al2O3. Pembakaran dilakukan dalam sebuah tungku/furnace suhu tinggi.4 Pembakaran Pembakaran merupakan inti dari pembuatan keramik dimana proses ini mengubah massa yang rapuh menjadi massa yang padat.4. Biskuit (bisque) merupakan suatu istilah untuk menyebut benda keramik yang telah dibakar pada kisaran suhu 700 – 1000oC. pembakaran biskuit merupakan tahap awal agar . kedap air.

4. Benda keramik biskuit dilapisi glasir dengan cara dicelup. .benda yang akan diglasir cukup kuat dan mampu menyerap glasir secara optimal. semikoncuktor. konstruksi bangunan. • • K2OAl3O3 6SIO2 + CO2 + H2O  K2CO3 + Al2O3 2SIO2 2H2O + 4SIO2 K2OAl3O3 6SIO2 + CO2 + H2O  K2CO3 + Al2O3 2SIO2 2H2O + 4SIO2 3. Keramik tipe zirconias. atau dikuas. dituang. silikon nitrida maupun karbida dapat digunakan untuk saluran pada rotorturbocharger diesel temperatur tinggi dan Gas-Turbine Engine. pembentuk dan penghancur logam. supaya lebih kedap air.5 Kegunaan Keramik dinilai dari propertinya. • • Keramik sebagai insulator adalah aluminum oksida (AlO3). Keramik dengan properti yang berbeda dapat digunakan pada aerospace. konduktor dan magnet. 3. dan industri nuklir. Beberapa contoh penggunaan keramik industri: • Peralatan yang dibuat dari alumina dan silikon nitrida dapat digunakan sebagai pemotong. dan menambahkan efek-efek tertentu sesuai keinginan. Sebagai superkonduktor adalah senyawa berbasis tembaga oksida. untuk bendabenda yang besar pelapisan dilakukan dengan penyemprotan. biomedis.5 Pengglasiran Pengglasiran merupakan tahap yang dilakukan sebelum dilakukan pembakaran glasir. disemprot. Untuk benda-benda kecil-sedang pelapisan glasir dilakukan dengan cara dicelup dan dituang. Keramik dengan properti elektrik dan magnetik dapat digunakan sebagai insulator. Fungsi glasir pada produk keramik adalah untuk menambah keindahan. Keramik sebagai semikonduktor adalah barium titanate (BaTiO3) dan strontium titanate (SrTiO3). Kegunaan keramik beragam disesuaikan dengan kemampuan dan daya tahannya.

Porous alumina dapat berikatan dengan tulang dan jaringan tubuh. Proses Penyingkiran Pasir dan Mika dari Lempung . Keramik juga digunakan sebagai coating (pelapis) untuk mencagah korosi. 7 Flowsheet Gambar 1. • • Butiran uranium termasuk keramik yang digunakan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir.• Keramik dengan campuran semen dan logam digunakan untuk pelapis pelindung panas pada pesawat ulang-alik dan satelit. Keramik yang digunakan adalah jenis enamel. kompor gas. Keramik Biomedical jenis porous alumina digunakan sebagai implants pada tubuh manusia. Butiran ini dibentuk dari gas uranium hexafluorida (UF6). mesin cuci. mesin pengering. Keramik berbasis feldspar dan tanah liat digunakan pada industri bahan bangunan. Peralatan rumah tangga yang menggunakan pelapisan enamel ini diantaranya adalah kulkas. • • 3.

Gambar 2. Proses Pembuatan Porselin dengan Proses Basah Westinghouse Gambar 3. diagram Alir Proses Pencetakan Lempung .

refraktori dan berbagai hasil berkaitan dengan silikat. lempung. feroelektrik.1 Keimpulan Dari makalah ini dapat disimpulkan : • Keramik merupakan suatu kesenian dan sains membuat dan menggunakan hasil padat yang terdiri daripada atau sebahagian besar komponennya adalah bahan tak organik (porselin. superkonduktor dan sebagainya). semen. • • • Keramik tradisional adalah keramik yang berdasarkan lempung. mekanik. Proses Percetakan Lempung BAB 4 KESIMPULAN 4. kaca. Bahan keramik tradisional adalah tembikar. . semen. lempung. Keramik modern adalah keramik yang mempunyai sifat-sifat fisik. kimia dan listrik yang istimewa.gambar 4.

TiO2. SiC. dan sebagainya) dan keramik bukan oksida (Si3N4. ZrO2.• Bahan keramik modern terdiri daripada keramik oksida (Al2O3. BaTiO2. . B4C dan sebagainya). TiN.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful