B.

Isi Laporan
1. Landasan Teori Log adalah suatu grafik kedalaman dari suatu set data yang menunjukkan parameter yang diukur secara berkesenambungan dalam sebuah sumur. Dalam analisis lioligi, kurva log terdiri dari beberapa jenis dimana masing- masing mempunyai parameter sendiri serta keunggulan. Adapun jenis log yang digunakan dalam analiaia litologi yaitu : a. Spontaneous Potential log (sp log) Log sp adalah rekaman perbedaan potensial listrik antara elektroda dipermukaan yang tetap dengan elektroda yang terdapat dilubang bor yang bergerak naik turun. Skala sp adalah millivolt. Dari kurva log sp ini dapat di interpretasikan jenis litologi atau suatu lapisan yang permeabel dan serpih (shale) yang tak permeabel. Litologi serpih ditunjukkan oleh penampakan kurva yang terdefleksi ke kanan, sedangkan litologi permeabel (batu pasir) terdefleksi ke kiri. Sp tidak membaca harga mutlak, tetapi mencatat besarnya penyimpangan yang dihitung dari shale base line. Sp diukur dalam millivot dan refleksi dari porositas ssp (static spa) adalah harga maksimum dari suatu sp. Bentuk-bentuk kurva sp adalah sebagai berikut :  Lapisan permeabel mengandung air asin, kurva sp mengalami defleksi negative (kearah kiri dari garis shale).  Lapisan permeabel mengandung hidrokarbon, terjadi defleksi positif.  Lapisan shale, kurva sp berbentuk garis lurus Faktor-faktor yang mempengaruhi kurva sp adalah sebagai berikut :  Litologi, terjadi kurva lurus pada shale / clay yang dikenal dengan istilah shale base line, menurut tingkat kekompan batuan dan defleksi dapat terjadi positif atau negatif pada lapisan permeabel tergantung pada jenis kandungannya.  Kandungan air asin dan hidrokarbon akan membentuk defleksi negative, air tawar akan terjadi defleksi positif sedangkan air payau akan mendekati shale base line.

Kegunaan gamma ray adalah sebagai berikut :  Untuk mendeteksi lapisan shale  Korelasi (cassed hole)  Mendeteksi mineral radioaktif yaitu coal Jenis log yang dapat mengidentifikasikan besarannya tingkat porositas batuan adalah log densitas dan log neutron. serpih yang banyak mengandung illit (unsur K tinggi) lebih bersifat radioaktif dari pada mengandung monorillonit atau klorit. Ketiga elemen tersebut umum dijumpai pada mineral-mineral lempung dan beberapa evaporit.  Batu pasir arkose (K-feldsfar tinggi) lebih radioaktif dari pada yang tidak mengandung feldsfar. Gamma Ray log (GR log) GR log adalah suatu rekaman tingkat radioaktivitas alami yang terdiri dari 3 unsur : Uranium (U).b.  Log densitas digunakan untuk mengidentifikasi beberapa jenis litologi yang mengandung anhidrit. Dalam formasi batuan sedimant. kurva yang menunjukkan besarnya densitas batuan yang akan ditembus lubang bor. Gamma ray dapat direkam di cased hole dan open hole dan direcord dalam API unit. gamma ray log umumnya menggambarkan kandungan shale karena radioaktif cenderung terkumpul di clay / shale.  Lempeng-lempeng radioaktif dalam pori batuan. Ada tiga hal utama yang dapat diinterpretasikan dari log gamma ray yaitu :  kenampakan kurva log yang diakibatkan oleh proses diagenetik. yang dapat digunakan untuk menentukan besarnya porositas. halit dan batuan karbonat yang tidak porous. . Fungsi lain adalah mendeteksi adanya hidrokarbon dan air bersama-sama dengan log netron. Thorium (Th) dan Potassium (K) yang ada pada batuan.

Log ini menggambarkan waktu kecepatan suara yang dikirimkan ke dalam formasi terhadap pantulan suara yang diterima kembali ke receiver. Porositas neutron diperhitungkan berdasarkan minyak atau air yang mengisi ruang pori batuan. air asin atau air tawar) sehingga harga Sw (kejenuhan air) lebih tinggi atau lebih rendah atau sama dengan harga Rtnya. pada kondisi ini harga Sn dan Rt sangat tergantung pada tingkat kekompakan batuan. dengan demikian log ini dapat berguna untuk mengetahui adanya lapisan permeabel. udara atau air terikat dalam mineral-mineral lempung. Waktu yang diperlukan gelombang suara untuk sampai ke receiver disebut interval transit time. Pada lapisan permeabel terbentuk mud cake sehingga pada log caliper terlihat lubang bor lebih kecil dari pada besar pahat bor. Gradded fluvial.  Lapisan shale. Untuk analisa suatu profil dapat digunakan kurva log. dimana kurva log tersebut dibagi atas dua bagian yaitu : 1. canyon fill. Sedangkan pada lapisan shale atau clay yang sering terjadi keruntuhan akan terlihat diameter lubang bor lebih besar dari pada ukuran pahat. kandungan shale yang ada dalam lapisan permeabel menurunkan harga Rt dan Sn. memberikan nilai anomaly yang rendah.  Lapisan kompak. Log untuk penentuan lingkuan pengandapan. sub marine. . Log caliper Log caliper adalah log yang menggambarkan kondisi (diameter) lubang bor. Log acustic / sonic Berfungsi untuk menentukan porositas seperti halnya log density dan neutron.  Lapisan permeabel. c. Reef. Log neutron digunakan untuk mengukur konsentrasi hidrogen pada air atau minyak dalam batuan. d. Log ini dapat dibagi menjadi lima bentuk antara lain :  Bentuk cylindrical yang dipakai untuk lingkungan eolian. clean harga Rt (resistivitas formasi sebenarnya) bisa tinggi dan rendah tergantung dari jenis kandungan (minyak. carbonate shelf.

Barrier Island.  Bentuk ireguler yang digunakan untuk lingkungan pengendapan fluviatil floodpailn. Depp sea channel. submarine fun iaobe.  Bentuk symetrical yang dipakai untuk lingkungan sandy offshore bar. tidal point bar. canyon fill. Cu dan Fu unit. Log Resistivitas . dan beberapa pada transgrensi shelf sand. carbonate slope /clastik slope.  Bentuk shapped yang digunakan untuk lingkungan fluvial. Log untuk menentukan litologi yang ada pada urutan batuan. e.2.  Bentuk funnle shapped digunakan untuk lingkungan distribusi mouth bar. klastik strand pelain. transgresive shelf sens. carbonate shoalling upward sequence. shallow marine sheet sandstone.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful