BAB I PENDAHULUAN I.

I LATAR BELAKANG Beberapa model dan metode pembudidayaan ikan kerapu terus di gali dan diteliti untuk mendapatkan salah satu model pembudidayaan yang paling efisien. Beberapa model yang sudah diterapkan adalah metode keramba jaring apung. Penggunaan bubu, bagan, atau pancing sebagai alat tangkap sering membuat ikan terluka sehingga melemahkan kondisi tubuhnya, mengingat hal tersebut potensi budidaya di KJA sangat menjanjikan (Anonim.1994). Metode KJA merupakan metode akuakultur yang paling produktif. Beberapa keuntungan yang dimiliki metode KJA, yaitu tingginya padat penebaran, jumlah dan mutu air yang selalu memadai, tidak diperlukannya pengelolaan tanah, mudahnya pengendalian gangguan pemangsa, dan mudahnya pemanenan. Agar budidaya ikan di KJA berhasil maka pemasangan KJA tidak dilakukan disembarang tempat, harus dipilih lokasi yang memenuhi aspek teknis dan sosial ekonomis(Sunyoto.1994). Lima persyaratan utama dalam pembudidayaan ikan di laut adalah ketersediaan benih, lingkungan yang memadai, stock pakan yang cukup, sumberdaya manusia dan penguasaan teknologi pembudidayaan (Kriswantoro, Sunyoto. 1986). Lima persyaratan utama dalam pembudidayaan ikan di laut adalah ketersediaan benih, lingkungan yang memadai, stock pakan yang cukup, sumberdaya manusia dan penguasaan teknologi pembudidayaan (Kriswantoro, Sunyoto. 1986). I.2 RUMUSAN MASALAH 1. Apa yang di maksud dengan keramba jarring apung? 2. Apa saja bahan dan peralatan dalam pembuatan keramba jarring apung?
3. Bagaimana langkah-langkah pembuatan keramba jaring apung? 4. Apa saja bagian-bagian dari keramba apung?

5. Bagaimana manajemen resiko dalam pembuatan keramba jarring apung?

I.3 TUJUAN 1. Mengetahui definisi keramba jarring apung.
2. Mengetahui langkah-langkah pembuatan keramba jaring apung.

3. Mengetahui bagian-bagian dari keramba apung. 4. Mengetahui manajemen resiko dalam pembuatan keramba jaring apung.

. sehingga dari segi kemampuan dan keterampilan SDM pada umumnya tidak menjadi masalah. yaitu pembesaran ikan kerapu dengan keramba jarring apung yang bibitnya berupa ikan tangkapan(Suryanti.2000).2 Bahan-bahan dan Peralatan Bahan-bahan yang diperlukan dalam kegiatan ini adalah : .BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. . apalagi di beberapa daerah para nelayan telah berinisiatif merintis usaha semacam ini secara tradisional. .Jaring pengganti : mennganti jaring yang sudah kotor. Budidaya ikan kerapu relative lebih mudah dari pada budidaya udang tambak.I Definisi Keramba jaring apung adalah salah satu budidaya ikan yang ideal yang di tempatkan di badan air dalam.Feed additive ikan pembesaran : menambah asupan nutrisi oleh ikan Kerapu Bebek Adapun peralatan yang dipergunakan dalam kegiatan ini adalah : .Keranjang sortir : memilah dan memisahkan ikan ssesuai ukuran. . Usaha keramba jarring apung di kembangkan hamper di sebagian besar wilayah pantai di tanah air. . 2.Pakan ikan rucah : (rincian terlampir). .Benih ikan Kerapu Bebek.Karamba jaring apung : sebagai sarana / wadah pemeliharaan.Keranjang pakan : menampung pakan dalam freezer.Pakan buatan : (rincian terlampir). .

. .Tali PE 4mm : untuk mengikat jaring di KJA. pemilihan dan penentuan lokasi budidaya harus didasarkan pertimbangan ekologis. .Pemotong ikan rucah. higienis. .Lambit.. .Scopnet kecil : mengambil sisa kotoran / ikan mati di dasar jarring. 1. Oleh karena itu. Selain factor lokasi. Faktor keamanan merupakan salah satu penentu dalam keberhasilan setiap kegiatan usaha yang dilakukan. Lokasi yang sangat ideal akan tetapi jika faktor keamanan tidak mendukung akan menimbulkan kerugian akibat dari pencurian dan hal ini akan mengakibatkan kerugian yang cukup besar.Ember.Timbangan duduk : untuk sampling. . dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. .Jas hujan 2.Bak kap. faktor yang sangat penting untuk dipertimbangkan adalah faktor keamanan. Hal ini yang akan menjadi pertimbangan utama dalam memilih lokasi budidaya kerang abalone. 30 liter : untuk perlakuan pengobatan dan perendaman ikan dengan multivitamin.Aerator batery : dipakai pada saat ikan diberi perlakuan dalam bak/ember.3 Langkah-langkah pembuatan keramba jaring apung A. . Persyaratan teknis . teknis.Tali coban : menjahit / perawatan jaring yang robek. Pemilihan Lokasi Sebagai langkah awal budidaya laut adalah pemilihan lokasi budidaya yang tepat. . sosio-ekonomis. Pemilihan lokasi sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan gabungan beberapa faktor yang dikaji secara menyeluruh. Oleh karena itu.Scoopnet besar : menangkap ikan. Kerang abalone hidup pada daerah karang berpasir disekitar pantai dan jarang bahkan tidak terdapat dimuara sungai. tidak semua lokasi dapat dijadikan sebagai tempat budidaya kerang abalone. .

hasil dan lain-lain. Masalah pencurian harus dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi budidaya agar proses budidaya aman dan tidak terganggu. Lokasi budidaya yang dipilih sebaiknya adalah lokasi yang mudah dijangkau. lingkungan bagi kegiatan budidaya laut dalam keramba jaring apung sangat menentukan keberhasilan usaha. lokasi budidaya biasanya dipilih di tempat yang terlindung atau terhalang oleh pulau. antara kegiatan perikanan dan nonperikanan (pariwisata). biologi. Selain itu. Pemilihan lokasi yang baik harus memperhatikan aspek fisika. a) Keterjangkauan lokasi. d) Kondisi masyarakat. terutama pemberdayaan masyarakat dan nelayan.Sesuai dengan sifatnya yang sangat dipengaruhi oleh kondisi perairan. Persyaratan non-teknis Persyaratan non-teknis yang harus dipenuhi dalam pemilihan lokasi adalah : a) Keterlindungan. dan kimia perairan yang cocok untuk biota laut. pemilihan lokasi perlu juga mempertimbangkan aspek efisiensi biaya operasional budidaya. Lokasi budidaya harus terlindung dari bahaya fisik yang dapat merusaknya. Persyaratan sosial-ekonomi Berikut beberapa aspek sosio ekonomi yang perlu mendapat perhatian dalam pemilihan dan penentuan lokasi. benih. Lokasi budidaya tidak boleh menimbulkan konflik kepentingan. . misalnya. Misalnya gelombang besar dan angin. c) Sarana dan pra sarana. Tenaga kerja sebaiknya dipilih yang memiliki tempat tinggal berdekatan dengan lokasi budidaya. b) Keamanan lokasi. Lokasi budidaya sebaiknya berdekatan dengan sarana dan prasarana perhubungan ynag memadai untuk mempermudah pengangkutan bahan. b) Tenaga kerja. c) Konflik kepentingan. 2. Oleh karena itu. 3. Kondisi masyarakat yang lebih kondusif akan memungkinkan perkembangan usaha budidaya laut di daerah tersebut.

Pada daerah curah hujan tinggi akan berdanpak sangat buruk pada saat air surut. hal ini untuk menghindari fluktuasi parameter air laut terutama salinitas yang mencolok. Kedaan pantai yang landai/datar akan memudahkan dalam membangun konstruksi pen-culture. yaitu air hujan akan tergenang pada lokasi pen-culture. Persyaratan lokasi untuk budidaya kerang abalone dengan metode pen-culture adalah sebagai berikut: . Pada kedua metode ini memiliki spesifikasi lokasi yang berbeda. daerah ini sebaiknya tidak dijadikan lokasi buddiaya kerang abalone. . Teknis Budidaya Berdasarkan pada metode budidaya. Oleh karena itu. Keadaan sperti ini memberikan danpak yang buruk terhadap kehidupan kerang abalone. 1).d) Aspek peraturan dan perundang-undangan. Sebaliknya. terutama salinitas serta partikel dan limbah yang terbawa oleh arus sungai.Dasar pantai pasir berkarang dan terdapat alga laut yang tumbuh (ex: padang lamun) Pemilihan lokasi yang seperti ini untuk mendekatkan keadaan wadah budidaya dalam bentuk habitat asli kerang abalone. pada daerah pantai yang terjal akan mengakibatkan sulitnya menempatkan konstruksi/wadah budidaya. . Apabila hal ini berlangsung cukup lama akan menimbulkan stress dan membahayakan kehidupan kerang abalone dan berujung pada kematian. akibatnya salinitas akan turun secara drastis. . saat ini Loka Budidaya Laut-Lombok telah menerapkan dan mengembangkan 2 metode.Daerah pantai yang jauh/tidak ada muara sungai. a. demikian sebaliknya.Keadaan pantai yang landai/datar (tidak curam/terjal). Adanya alga yang tumbuh pada daerah tersebut akan menjadi tolak ukur untuk kesinambungan ketersediaan pakan serta kelangsungan hidup pakan yang akan diberikan seperti Gracilaria sp. Metode pen-culture (kurungan tancap) dan 2). Selain itu. Metode Keramba Jaring Apung (KJA). pada daerah berpasir suspensi atau partikel lumpur dalam badan air sangat sedikit sehingga kejernihan air tetap terjamin. Pemilihan lokasi harus sesuai dan tidak melanggar peraturan agar budidaya dapat berkelanjutan.Daerah pantai dengan curah hujan rendah Lokasi sebaiknya mempunyai curah hujan rendah sepanjang tahun. B. . yaitu. pada daerah berlumpur akan terus terjadi kekeruhan akibat partikel tanah yang terbawa dalam badan air yang dapat menimbulkan endapan/sedimen yang pada akhirnya membahayakan kehidupan kerang abalone yaitu kerang abalone dapat tertimbun dalam endapan tersebut sehingga menyulitkan untuk memperoleh oksigen yang akhirnya tingkat mortalitas menjadi tinggi. Metode Pen-Culture. Hal ini bertujuan untuk menghindari abrasi air tawar yang dapat mengakibatkan perubahan kualitas air.

Gelombang/ombak pantai yang tidak terlalu besar Daerah pantai yang dijadikan lokasi harus terlindung dari hempasan ombak yang cukup besar. Lokasi seperti ini sebaiknya dihindari. . jika lokasi terletak pada daerah pantai yang kering. terutama kerusakan konstruksi atau hal lain yang dapat menimbulkan kerugian dan membahayakan kehidupan kerang abalone. budidaya kerang abalone dapat dilakukan secara bersama dengan ikan kerapu bebek dalam jaring yang berbeda ataupun terpisah. . dimana air bawah dengan kandungan oksigen yang sangat rendah serta gas-gas beracun akan kepermukaan yang dapat menimbulkan kematian secara massal. Gelombang dan Arus: Gelombang yang besar akan mengakibatkan goncangan rakit yang cukup kuat. kekuatan arus juga sangat menentukan. Hal lain. Lokasi harus mudah dijangkau (dekat dengan tempat tinggal). seperti.Ketinggian air saat surut terendah. dekatnya lokasi juga merupakan tindakan pengamanan yang tepat. hal ini akan menyebakan rusaknya konstruksi rakit dan kesulitan dalam bekerja. Arus erat kaitannya dengan sirkulasi air dalam wadah pemeliharaan/jaring. Oleh karena itu. Adapun persyaratan lokasi adalah sebagai berikut: . Selain itu. adanya predator.Faktor gangguan alam. bertujuan untuk memudahkan pengawasan setiap saat. Pada daerah yang sering terjadi up-welling sangat membahayakan kehidupan organisme yang dipelihara. maka bagian dalam pen-culture harus digali dengan kedalaman minimal 10-15cm dengan tujuan untuk mempertahankan genangan air saat surut terendah. Metode KJA Pemilihan lokasi budidaya kerang abalone dengan metode KJA pada prinsipnya sama dengan pemilihan lokasi pada budidaya ikan kerapu bebek (Cromileptes altivelis) dengan sistim KJA. lokasi yang memiliki ombak besar maka usia ekonomis sarana akan menjadi pendek serta akan menambah biaya dalam konstruksi yang harus dibuat kokoh serta perbaikan. Arus yang kuat akan dapat mengakibatkan terlilitnya wadah/jaring. Selain itu.Mudah dijangkau dan diawasi. Pada saat surut terendah. . b. Oleh karena itu. sebaiknya lokasi tetap pada daerah yang tergenang air. tentunya hal ini akan memperkecil margin keuntungan dan bahkan dapat mengakibatkan kerugian. Hal ini bertujuan untuk menghindari perubahan suhu yang sangat mencolok dan menghindari kekeringan pada kerang abalone yang dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan kematian. bertujuan untuk menghindari kerusakan pada wadah/konstruksi pen-culture.. besar gelombang sebaiknya <> Bukan daerah up-welling: Lokasi ini terhindar dari proses perputaran air dasar kepermukaan (up-welling).

Lokasi yang dangkal akan lebih mudah terjadinya pengadukan dasar akibat dari pengaruh gelombang yang pada akhirnya menimbulkan kekeruhan.5 6.5 5 .(1991) kebutuhan oksigen pada ikan mempunyai kepentingan pada 2 aspek. yang mempengaruhi hubungan antara tekanan parsial oksigen dalam air dfan derajat kejenuhan oksigen dalam sel darah.0 Pengaruh terhadap ikan Air bersifat racun bagi ikan. malah dapat membunuh ikan. maka segala aktivitas ikan akan terhambat.Pencemaran: Kerang abalone merupakan hewan yang bergerak sangat lambat sehingga jika terjadi pencemaran baik pencemaran industri. Kedalaman perairan: Kedalaman perairan sangat berpengaruh terhadap kualitas air pada lokasi tersebut. Pertumbuhan ikan terhambat dan ikan sangat sensitive terhadap bakteri dan parasit. Menurut zoneneveld dkk. . Hubungan antara pH Air an Kehidupan Ikan Budidaya pH air < 4. Ikan mengalami pertumbuhan optimal. kualitas atau mutu airnya harus optimum.5 – 9.Faktor kualitas air Suatu lokasi yang di pilih untuk membangun KJA. Pertumbuhan ikan terhambat. . b.0 >9. yaitu kebutuhan lingkungan pada spesies tertentu dan kebutuhan konsumtif yang tergantung pada metabolism ikan. Perbedaan kebutuhan oksigen dalam suatu lingkungan bagi ikan dari spesies tertentu di sebabkan oleh adanya perbedaan struktur molekul sel darah ikan. Beberapa parameter yang di gunakan untuk mengukur kualitas air antara lain sebagai berikut: a.6. Derajat Keasaman Ph air mempengaruhi tingkat kesuburan perairan karena mempengarihi kehidupan jasad renik. Perairan asam akan kurang produktif. Sebagai dasar patokan pada saat surut terendah sebaiknya kedalaman perairan lebih dari 3m dari dasar waring/jaring. tambak maupun dari limbah masyarakat setempat akan sulit untuk menghindar. akibatnya akan mengalami kematian secara massal. Oksigen Oksigen merupakan salah satu factor pembatas sehingga bila ketersediaannya dalam air tidak mencukupi kebutuhan ikan budidaya.

limbah pertanian. 1. bila suhu tinggi ikan akan stress bahkan mati. . Pencemaran Lingkungan perairan seringkali tercemar oleh limbah. Arus air Kedalaman air sangat membantu prosess pertukaran air di dalam keramba dan juga dapat berfungsi membersihkan timbunan sisa-sisa metabolism ikan. karena itu penyebaran organisme baik di laut maupun di perairan tawar di batasi oleh suhu perairan tersebut kisaran suhu optimal bagi kehiddupan ikan adalah antara 24 – 32 derajat celcius. 6.c. atau arus air yang kuat. Gelombang Gelombang alam dapat berupa ombak yang terjadi secara terus-menerus. misalnya dengan pembuangan limbah atau sisa minyak yang menjadi bahan bakarnya. 3. Selain itu. 5. 2. baik limbah rumah tangga. yaitu jarak dari keramba dengan dasar perairan. Kedalaman air Adapun kedalaman air yang cocok bagi keramba jarring apung adalah 1 m. Bila suhu rendah ikan akan kehilangan nafsu makan. atau antara 7 m – 15 m jarak dari permukaan air sampai ke dasar perairan. maupun limbah industry. yaitu menjadi bahan berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan ikan secara langsung. Predator Predator atau pemangsa utama ikan dalam keramba jarring apung adalah hewan buas laut dan burung-burung laut pemakan ikan. Suhu Suhu mempengaruhi aktivitas metabolism organism. badai dan gelombang yang besar. Limbah rumah tangga biasanya dapat mempengaruhi kondisi perairan. 4. kapal-kapal besar juga berpotensi untuk mencemari lingkungan perairan. Lalu lintas laut Lalu lintas perahu atau kapal dapat mengganggu ketenangan ikan yang di budidayakan di keramba jaring apung. Air yang bergelombang dapat menyebabkan stress pada ikan budidaya. sehingga mengurangi selera makan ikan.

Proses kegiatan Pra budidaya Pra budidaya yaitu waktu dimana sebelum dilakukannya budidaya. Kelestarian lingkungan Seluruh aktivitas pembangunan.11 8. Pasar dan Konsumen.Namun. dan Teknik budidaya. SDM yang berkaitan dengan ketersediaan tenaga terampil seringkali menjadi masalah yang sangat mendasar. termasuk budidaya ikan-ikan di keramba jarring apung. 5. 4. NTB. Tabel 1. Hal ini penting untuk mencegah rusaknya terumbu karang mengingat jangkar sangat potensial untuk merusak terumbu karang. 2005 Faktor kualitas air bukan merupakan suatu kendala jika daerah tersebut merupakan daerah budidaya ikan kerapu. 3. minimal sekitar 2-4 minggu (sekitar 1 bulan). 6 Parameter Salinitas Suhu DO pH Amonia Kecerahan Satuan Ppt °C mg/l Ppm M Nilai rata-rata 30-33 29.yang termaksud didalam pra budidaya antara lain : Sumber Daya Manusia (SDM) .7. Ini yang akan dijadikan sebagai tolak ukur bahwa lokasi tersebut telah mampu mendukung budidaya kerang abalone. dan parameter yang diamati adalah dapat bertahan hidup dan mampu memakan pakan yang diberikan. asinina).9 <> >10 Sumber: Loka Budidaya Laut-Lombok. . sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi mereka. Lain halnya pada lokasi yang baru. penyediaan tenaga terampil dapat diupayakan melalui pelatihan-pelatihan.2-8. karena tanpa sumber daya manusia mustahil kita bisa melakukan budidaya. Modal.5-30 5. Sumber Daya Manusia merupakan aspek penting dalam melakukan suatu kegiatan budidaya. 2. harus memperhatikan kelestarian ekosistam perairan.9-6. Parameter kualita air untuk budidaya kerang abalone (H. No 1. perlu dilakukan suatu pendekatan dengan cara pengukuran parameter kualitas air serta tindakan uji coba yang bersifat sederhana jika tidak memiliki alat pengukur kualitas air yaitu dengan cara memelihara beberapa ekor kerang abalone pada daerah tersebut.Biasanya kita dapat manfaatkan warga sekitar lokasi budidaya yang tidak mempunyai pekerjaan tetap.

Makro alga merah. 1) makro alga merah (Red seaweeds). pemeliharaan larva Abalone dan pendederan. Metode produksi benih Abalone adalah melakukan seleksi induk dari alam. yaitu hewan pemakan tumbuh-tumbuhan dan aktif makan pada suasana gelap. benih Abalone umur 2-2.Gracilaria . Pakan awal berupa benthic Nitzschia sp. Makro alga coklat: . pemeliharaan pakan hidup. Pemeliharaan larva dilakukan dalam bak fibre glass kapasitas 1.Lithothamnium . pemijahanalami.Porphyra b.5 bulan sudah dapat memakan rumput laut jenis Gracilaria sp. bibit. Berikut ini spesies/jenis seaweed yang dapat dimanfaatkan kerang abalone sebagai makanannya. Jenis seaweed/makro alga yang tumbuh dilaut sangat beraneka ragam. panen benih untuk pembesaran. alat rekonstruksi. Ketiga golongan tersebut terbagi atas beberapa jenis dan beraneka ragam. 2) alga coklat (Brown seaweeds). lingkungan Pakan merupakan hal terpenting dalam hal budidaya kerang abalone. Keragaman tersebut tidak semuanya dapat dimanfaatkan kerang abalone sebagai makanannya. kerang abalone merpakan hewan herbivore.Laminaria .Ecklonia . Mungkin dalam budidaya abalone di Indonesia masih belum terkenal makanya pembudidayaan ini harus segera dikembangkan karena sangat bermanfaat dan menjadi potensi yang menjajikan.Corallina .Jeanerettia . yaitu: . dan 3) alga hijau (Green seaweed). yaitu. Secara garis besar ada 3 golongan seaweed/makro alga yang hidup di laut. pakan untu kerang abalone adalah makroalga atau biasanya seaweed. Budidaya Monotoring organisme. biasanya para pembudidaya bekerjasama dengan para investor. Pasar dan Konsumen perlu diperhatikan sebelum melakukan kegiatan budidaya. yaitu: a.Modal merupakan faktor yang mungkin bisa dikatakan harus di punyai setiap pembudidaya.5 m3. Jenis makanannya adalah seaweed yang biasa disebut makro alga.

Pada daerah terpencil..pemberat. hasil budidaya abalon dijual dalam bentuk diawet secara didinginkan/dibekukan.dudukan bangunan gudang dan jalan. abalon yang ditangkap nelayan diawetkan dengan cara direbus. Harga untuk budidaya abalone ini belum mengetahui harganya secara pasti. b.pelampung.Undaria . Penawaran jumlah produksi dan jhasil panen budidaya abalon masih dalam tahap pengembangan jadi untuk pemasaran masih kurang optimal dan belum bisa ditentukan secara pasaran.dalam membuat keramba jarring . Manajemen pemasaran : a.dan gudang atau rumah jaga. Rakit Rakit adalah kerangka yang mengapung dipermukaan air dan berfungsi sebagai tempat menggantungkan keramba. kemudian dikeringkan sebelum dijual/diekspor. seperti Ulva Pasca-Budidaya Pemanenan abalon dilakukan tanpa menggunakan alat.jangkar. C.Nereocystis .Bagianbagian ini membentuk satu unit keramba jarring apung yang saling memperkuat antara satu sama lain.Macrocystis . tetapi menggunakan tangan setelah tercapai ukuran pasar. c. 1. Makro alga hijau.Sargasum c.keramba/kantong jarring. Untuk saat ini. Bagian-bagian keramba jarring apung Sebuah keramba jarring apung terdiri dari atas bagian-bagian rakit. Pemasaran pemasaran budidaya abalone masih dalam tahap pengembangan masih harus dikembangkan secara intensif karena memilki potensi yang akan bermanfaat dari segi ekonomi maupun sosial.

sebuah rakit berukuran 8 m x 8 cm dengan keramba berukuran 3 m x 3 m x 3m. Gambar 2. dll). misalnya drum besi. Bahan yang dapat digunakan sebgai pelampung antaralain bamboo.sinar matahari Fouling dan menyerap air .5 1 Penyebab kerusakan Sinar matahari dan gesekan Fouling dan korosi Gigitan ikan dan hewan lain Fouling dan korosi Sinar matahari dan gesekan Fouling. Bagi bahan pelampung yang mudah berkarat. Pelampung dari stirofoam sebaiknya dibungkus dengan plstik. misalnya cacing.0 >5 0.Namun. kerang. memerlukan minimal 9 buah pelampung.0-1.pipa besi. ruang jaga. sebaiknya dilakukan pelapisan dengan cat anti karat atau dibungkus plastic untuk memperkuat proses korosi dan menghindari tumbuhnya fouling (jasad menempel pada bangunan yang terendam air laut. Bila tidak maka dalam waktu 3 bulan pelmpung sudah di tempati fouling sehingga mengurangi daya apungnya. dan peralatan kerja. Pelampung Pelampung berfungsi untuk mengapungkan keramba atau kantong jaring.Pembuatan rakit ini dilakukan diperairan pantai yang dangkal agar mudah dalam pembuatan dan pemindahannya kelokasi penempatan.apung. busa plastic / stirofoam berdimeter 70 cm – 80 cm dengan panjang 80 cm – 100 cm atau drum minyak ukuran 200 L.0 >5 1. Daya Tahan Beberapa Bahan Pelampung Jenis pelampung Drum plastic Drum besi Stirofoam Drum besi dibungkus plastic Fiberglass Bambu Gelondongan kayu Daya tahan (tahun) 3 0. gelondongan kayu.5-1.besi siku dan paralon. rakit bagunan gudang.langkah pertama adalah membuat rakit.8-1.yang umum digunakan adalah bamboo bulat dan kayu.Keramba rakit dapat dibuat dari bamboo bulat.kayu bulat.balok kayu.

angin.tali jangkar yang digunakan berdiamater 3cm-5cm dengan panjang masing-masing 3 kali kedalaman perairan.Untuk membawa rakit ini kelokasi.bahan keramba harus bersifat tahan dalam air dan dapat menahan beban terutama pada saat panen.Bahan pembuat jangkar dapat berupa besi baja. Jangkar dan pemberat Jangkar atau tapu berfungsi menahan keramba jarring apung dari pengaruh arus air.Salah satu bahan yang memenuhi persyaratan tersebut antara lain jarring polietilen yang umum dipakai untuk jarring trawl. . 5. 4.berarti rakit sudah siap dicburkan keperairan untuk diletakkan pada posisi yang telah ditentukan.ombak dan pasang surut.dan kemudian ditambah dengan karung isi pasir sementara. Pemasangan dan penetapan keramba jaring apung Bila rakit budidaya sudah dipasang pelampung.selain itu jarring kawat terbungkus plastic dapat digunakan sebagai bahan pembuat keramba.sehingga keramba jarring apung tetap ditempat yang telah ditetapkan. Keramba Keramba atau kantong jarring berfungsi sebagai wdah untuk pemiliharaan dan pelindung ikan dari serangan predator dan dari segala gangguan lainnya.3.semen beton atau batu beserta pasir yang diisikan dalam karung.Besar dan berat jangkar disesuaikan dengan besar kecilnya kermba jarring apung tetapi umumnya digunakan jangkar dengan berat 30kg-40kg.dapat dilakukan dengan cara menaikinya dan langsung mendayungkan nya atau dengan menggunakan perahu motor untuk menariknya.

.

Deskrepsi pekerjaan Identifikasi bahaya Jenis bahaya sumber Target proses Penilaian dan analisa resiko Kemungkinan terjadi Akibat keparahan ) Pengendalian resiko (tingkat Aspek teknis Aspek medis SOP K3 Suatu pembuatan kegiatan jarring apung didasar perairan. Tahapan pekerjaan: .

Persiapan bahan bakar.serta obat-obatan.bahan makanan dan minuman.1. Ajarkan teknis relaksasi seperti mengatur pernapasan dan akan persiapan lakukan tidak maksimal lingku meditasi Perbekalan di Bahaya Ergonomi Alat dan bahan Manusi a n dan peralata lakukan secara manual sehingga memungkinka n persiapan tidak maksimal(kur Kekuranga n bahan makanan dan obatobatan(kela paran) Softsk ill Pertolongan medis bila merasa sakit tentan terbakatau g apa segerarujuk ke rumah sakit saja yang . Persiapan didarat A. Bahaya psikologi Kecema Manusi san a Rasa yang cemas di Stress dan kehilangan konsentrasi Berik an ngan yang kondu sif sehin gga dapat meng urangi stress.

kepala.ang dari kebutuhan atau tertinggal) Terpapar Bahaya fisik Panas manusi a Pekerj a keram ba jarring apung tidak mema kai baju khusus . gunak an topi berpoi sakit tentan . cahaya matahari secara langsung harus di persia pkan Akan trrjadi iritasi kulit. gangguan penglihatan dan demam. Tingk atkan penge tahun g bahay a sengat an sinar matah ari.dehidr asi.

gunak an cream pelind ung yaitu tabir surya kemu dian gunak an kacam ata .ngiran besar.lindu ngi tubuh yang terbuk a. .

hitam .

Lindu ngi bagia n tubuh yang terbuk a. .gun akan kaca mata hitam.1.sakit kepala. dan jika terlalu lama terpapar cahaya matahari dapat menyebabk an kanker kulit.dem am. Perjalanan kelokasi Bahaya fisik Manusi a Mabuk laut Mual dan muntah Mesas e bagia n pungg ung Terlalu lama terpapar matahari Iritasi pada kulit.

Terlalu lama terpapar angin Masuk angin Guna kan pakaia n yang tebal. Kecelakaan kapal akibat ombak Hipotermia Jauhk an dari tempa t yang dingin .guna kan pakaia .

n yang hanga t. Hipoksia Di perluk an softsk ill tentan g penan ganan pada hipok sia Bahaya kimia Zat kimia yang manusi a Kapal mengeluarkan sisa Keracunan zat kimia berbahaya Pilih bahan Seger a .

dan terhirup oleh pekerja.con toh:karsinogen . iperpigmen kanker kulit. asap bakar yang tidak meng hasilk kimia berba hay berika n oksig en yang untuk menet ralisir racun jika berat rujuk ke rumah sakit. an zat cukup 2.kelelaha n. Pelaksanan Bahaya fisik Panas manusi a Terpapar sinar Dehidrasi.mta Pence gahan pertol ongan Mena mbah intake cairan tubuh.iritas i mata. resiko dan . pemasangan keramba apung tasi.berbaha ya pembakaran berupa yang mengandung zat kimia berbahaya.h matahari.

penge tahua n tentan g cara meng atasi kelela han. Mema kai pakaia n yang menut upi tubuh pertol ongan medis rijuk kerum ah sakit. perta ma pada asi. dehidr segera .perih. meng konsu msi obatobata n.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful