Kimia Lingkungan

6. KIMIA LINGKUNGAN
1. Pencemaran Lingkungan
Perkembangan teknologi dan industri dapat berdampak positif atau negatif bagi kehidupan manusia. Dampak positif (menguntungkan), yaitu dampak yang diharapkan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kenyamanan hidup. Dampak negatif (merugikan), yaitu dampak yang dapat menurunkan kualitas/kenyamanan hidup. Dampak ini tidak diharapkan karena menimbulkan masalah yang harus diatasi, yaitu masalah kerusakan atau pencemaran lingkungan.

a. Pengertian Pencemaran Lingkungan
Pencemaran adalah peristiwa penyebaran bahan kimia dengan kadar tertentu yang dapat merubah keadaan keseimbangan pada daur materi dalam lingkungan (keseimbangan lingkungan) baik keadaan struktur maupun fungsinya sehingga dapat mengganggu kesejahteraan/kelangsungan hidup manusia. Pencemaran lingkungan meliputi pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah (daratan). Lingkungan dapat tercemar karena: 1) Kecepatan hilangnya senyawa tertentu dari lingkungan lebih besar daripada kecepatan masuknya senyawa pengganti. 2) Rusaknya atau putusnya alur siklus biokimia. 3) Kecepatan masuknya senyawa ke dalam lingkungan lebih besar daripada kecepatan pengambilannya. 4) Masuknya senyawa yang tidak terdegredasi ke dalam lingkungan.

b. Daur Pencemaran Lingkungan
Pencemaran lingkungan dapat disebabkan karena ulah manusia dan pada akhirnya dampaknya juga akan dirasakan oleh manusia, baik secara langsung maupun tak langsung.

Sumber Pencemar

Pencemaran Udara

Pencemaran Air

Pencemaran Tanah/Daratan

Tumbuhan

Hewan

Manusia

Gambar diagram daur pencemaran lingkungan.

http://romdhoni.staff.gunadarma.ac.id

Page 1

15 ppm.1 ppm. misalnya: • pembakaran bahan bakar fosil • debu atau serbuk dari kegiatan industri • pemakaian zat-zat kimia yang disemprotkan ke udara b.staff. ikut bereaksi secara metabolis dengan hemoglobin dalam darah (Hb) : Hb + O2 → O2Hb (oksihemoglobin) Hb + CO → COHb (karboksihemoglobin) COHb 140 kali lebih stabil daripada O2Hb. Sumber Pencemar Udara • • • • • • • • • transportasi industri pembuangan sampah pembakaran stasioner.Kimia Lingkungan 2. Pencemaran Udara Udara akan tercemar jika ada bahan-bahan atau zat asing di dalam udara yang menyebabkan perubahan susunan atau komposisi udara dari keadaan normalnya. Dampak pencemaran oleh gas CO antara lain: • Bagi manusia dampak CO dapat menyebabkan gangguan kesehatan sampai kematian. misalnya: • debu beterbangan oleh tiupan angin • abu atau debu dan gas-gas volkanik dari letusan gunung berapi • proses pembusukan sampah 2) Faktor eksternal (karena ulah manusia). Penyebab Pencemaran Udara 1) Faktor internal (secara alamiah). Dampak Pencemaran Udara 1).ac. Dampak Pencemaran oleh Karbon Monoksida (CO) Gas CO tidak berbau dan tidak berwarna. Pada keadaan normal konsentrasinya di udara ± 0. dan lain-lain c. dan lain-lain d.gunadarma. dan di kota dengan lalulintas padat ± 10 .id . a. Kadar CO : ≤ 100 ppm ± 30 ppm ± 1000 ppm ± 1300 ppm > 1300 ppm Waktu kontak : sebentar 8 jam 1 jam 1 jam 1 jam Dampaknya bagi tubuh : dianggap aman menimbulkan pusing dan mual pusing dan kulit berubah kemerah-merahan kulit jadi merah tua dan rasa pusing yang hebat lebih hebat sampai kematian Page 2 http://romdhoni. Komponen Pencemar Udara Karbon monoksida (CO) Oksida nitrogen (NOx) Oksida belerang (SOx) Hidrokarbon Partikel (particulate). karena CO bersifat racun metabolis.

Gas NO2 berbau menyengat.gunadarma. NO akan lebih berbahaya jika teroksidasi menjadi NO2. Pada konsentrasi 6 . orang tua. Dampak Pencemaran Oleh Oksida Nitrogen (NOx) Gas NO tidak berbau dan tidak berwarna. jika terkena NO2 akan membengkak sehingga sulit bernapas sampai kematian. http://romdhoni. PAN bersama senyawa yang lain akan menimbulkan kabut foto kimia (Photo Chemistry Smog). Organ yang paling peka paru-paru. SO2 bersifat korosif. terutama batubara. SO2 berbahaya bagi anak-anak. Oksida nitrogen bagi tumbuhan menyebabkan bintik-bintik pada permukaan daun. Di udara oksida nitrogen dapat menimbulkan PAN (Peroxy Acetyl Nitrates) yang dapat menyebabkan iritasi mata (pedih dan berair). dan orang yang menderita kardiovaskuler. tenggorokan dan saluran napas yang lain sampai ke paru-paru. SO2 dapat menimbulkan iritasi tenggorokan tergantung daya tahan masing-masing (ada yang 1 . Dengan uap air dari udara: SO2 + H2O → H2SO3 SO3 + H2O → H2SO4 Jika ikut terkondensasi di udara dan jatuh bersama air hujan menyebabkan hujan asam. Gas buang lebih banyak mengandung SO2 dibanding SO3. sehingga fotosintesis terganggu. kerusakan lapisan ephitelium. Konsentrasi NO 10 ppm dapat menurunkan kemampuan fotosintesis 60 – 70 %.5 ppm dapat menyebabkan timbulnya bintik-bintik pada daun. sakit kepala dan mual. Jembatan menjadi rapuh karena mempercepat pengkaratan.2 ppm.id Page 3 . Bagi tumbuhan. Sifat racun (toksisitas) NO2 empat kalinya NO. • Bagi tumbuhan kadar SOx ± 0. akhirnya kematian. • Bagi manusia SOx menimbulkan gangguan pernapasan. bila keracunan berlanjut mengakibatkan kelumpuhan.staff. Konsentrasi NO yang tinggi mengakibatkan kejang-kejang. Jika SOx berubah menjadi asam akan menyerang selaput lendir pada hidung. serangan jantung. Dampak Pencemaran oleh Oksida Belerang (SOx) SOx sebagian besar berasal dari pembakaran bahan bakar fosil. 3). bila konsentrasinya tinggi mengakibatkan nekrosis (kerusakan jaringan daun). Cat dan bangunan gedung warnanya menjadi kusam kehitaman karena PbO pada cat bereaksi dengan SOx menghasilkan PbS. gangguan pada sistem kardiovaskular. Kadar CO 200 ppm dengan waktu kontak 24 jam dapat mempengaruhi kemampuan fiksasi nitrogen oleh bakteri bebas terutama yang terdapat pada akar tumbuhan. sampai dengan kematian. berwarna coklat kemerahan. Otot saluran pernapasan akan mengalami kejang (spasma). Pada paparan lama akan terjadi peradangan yang hebat pada selaput lendir yang diikuti paralysis cilia (kelumpuhan sistem pernapasan). Gas SO3 sangat reaktif. kadar CO 100 ppm pengaruhnya hampir tidak ada khususnya tumbuhan tingkat tinggi. atau 6 ppm).12 ppm dengan paparan pendek yang berulang-ulang dapat menyebabkan hiperplasia dan metaplasia sel-sel epitel yang akhirnya menjadi kangker. Keadaan yang lebih berat lagi adalah: kemampuan gerak tubuh menurun.ac.Kimia Lingkungan • Tanda-tanda keracunan gas CO adalah: pusing. 2). • Pada benda-benda. Dengan oksigen dari udara SO2 menghasilkan SO3: SO2 + O2 → SO3 Gas SO2 berbau tajam dan tak mudah terbakar. Akan lebih berat lagi jika konsentrasi SO2 tinggi dan suhu udara rendah. Jika paparan lama daun menjadi berguguran.

5 .1 jam) paralysys (0. Hidrokarbon bereaksi dengan NO2 dan O2 mengahsilkan PAN (Peroxy Acetyl Nitrates). pandangan kabur setelah 8 jam. Dapat terjadi pada daerah pabrik pemintalan kapas/tekstil.ac. • Penyakit asbestosis Disebabkan oleh debu/serat asbes (campuran berbagai silikat terutama magnesium silikat). pabrik pemintalan serat asbes. • Penyakit Bisinosis Disebabkan oleh debu/serat kapas. bengkel yang mengerjakan besi (mengikir/ menggerinda). • Penyakit Beriliosis http://romdhoni. keramik.10 menit) pusing. penggunaan batubara pada tanur besi. Gas hidrokarbon dapat bercampur dengan gas buangan lainnya.id Page 4 . • Penyakit antrakosis Disebabkan oleh debu batubara. timah putih dan batubara. Panas yang tinggi menimbulkan peristiwa pemecahan (Cracking) menghasilkan rantai hidrokarbon pendek atau partikel karbon. lokomotif (stoker). Toluena (ppm): 5). pembuatan kasur atau jok kursi. Dampak Pencemaran oleh Partikel Partikel (debu) yang masuk/mengendap dalam paru-paru dapat menimbulkan berbagai macam penyakit saluran pernapasan (pnevmokoniosis) antara lain: • Penyakit silikosis Disebabkan oleh pencemaran debu silika bebas (SiO2). pabrik yang beratap asbes.Kimia Lingkungan 4). Campuran PAN dengan gas CO dan O3 disebut kabut foto kimia (Photo Chemistry Smog) yang dapat merusak tanaman. dan lain-lain. Padatan hidrokarbon akan membentuk asap pekat dan menggumpal menjadi debu/partikel. kapal laut bertenaga batubara. Cairan hidrokarbon membentuk kabut minyak (droplet). Bila sudah parah penyakit ini dapat diikuti hipertropi jantung sebelah kanan yang mengakibatkan kegagalan kerja jantung. dapat diikuti kematian jika waktu kontak lama.staff. gangguan syaraf. Daun menjadi pucat karena selnya mati. Berikut ini adalah toksitas benzena dan toluena: Konsentrasi Pengaruhnya terhadap tubuh: Benzena (ppm): 100 3 000 7 500 20 000 200 600 iritasi terhadap mukosa lemas (0.5 -1 jam) kematian (5 . lemah. Dapat terjadi di daerah pabrik/industri yang menggunakan asbes. Jika hidrokarbon bercampur bahan lain toksitasnya akan meningkat.gunadarma. Dapat terjadi pada daerah pabrik besi dan baja. pekerja boiler pada PLTU bertenaga batubara. Dapat terjadi pada daerah tambang batubara. Dampak Pencemaran oleh Hidrokarbon Pembakaran hidrokarbon menghasilkan panas. Penyakit ini dapat diikuti bronkitis kronis. penambangan bijih besi. pengecoran beton.

Pada keadaan normal: • Air hujan mengandung SO4. Indikator secara biologis: berdasar mikroorganisme yang ada (ada tidaknya bakteri patogen) b. • Pengendapan bahan buangan padat akan menutupi permukaan dasar air. 3. suhu bumi naik sehingga tidak nyaman. olahan bahan makanan. C. • Pembentukan koloidal yang melayang dalam air menyebabkan keruh dan menghalangi sinar matahari. O2. Larutan pekat dan berwarna gelap mengurangi penetrasi sinar matahari ke dalam air. CO2. N2. Ca. dan lain-lain. Dapat terjadi pada daerah industri logam campur berilium-tembaga. air ketel uap penggerak turbin. Pengamatan indikator dan pencemaran air: • • • Indikator secara fisis: kejernihan/kekeruhan. NH3. Fe.gunadarma. Air yang telah digunakan untuk industri tidak boleh langsung dibuang ke lingkungan karena dapat mencemari lingkungan. • Pelarutan bahan buangan padat menyebabkan perubahan warna. dan panas. fotosintesis terganggu dan jumlah oksigen terlarut berkurang sehingga mempengaruhi kehidupan dalam air. • Air murni tanpa mineral tidak enak/segar.staff. http://romdhoni. sulfat. Dapat menyebabkan kanker kulit. zat kimia. Proses daur ulang air limbah (Water Treatment Recycle Process) adalah salah satu syarat yang harus dimiliki oleh industri yang berwawasan lingkungan. pabrik fluoresen. radioaktivitas. dan warna. O2.Kimia Lingkungan Disebabkan oleh debu logam berilium yang dapat berupa logam murni. atau halogenida. 6). pabrik pembuat tabung radio. Mg. debu.ac. • Air mengandung bakteri/mikroorganisme lain. rasa. • Air mata air mengandung mineral Na. 1) Bahan buangan padat/butiran. air utilitas dan sanitasi. menghalangi fotosintesis. air pendingin. fotosintesis dalam air terganggu sehingga jumlah oksigen terlarut berkurang dan akan berpengaruh terhadap kehidupan organisme dalam air. anorganik. Indikator secara kimiawi: zat kimia terlarut. es kutub mencair sehingga permukaan laut naik. Efek rumah kaca dapat merusakkan lapisan ozon. oksida. perubahan suhu. perubahan pH. sehingga sinar ultra violet tidak tersaring. pengolahan bahan penunjang industri nuklir.id Page 5 . maka terlebih dahulu harus diolah agar sama dengan kualitas air lingkungan. Dampak Pencemaran yang Lain • • Pemakaian insektisida dapat menyebabkan cocarcinogenik. Pencemaran Air Jika terjadi penyimpangan dari keadaan normalnya dapat dikatakan air sudah tercemar. Komponen Pencemar air Komponen pencemar air dapat berupa bahan buangan padat. Dalam industri air digunakan untuk: air proses. Cl. menutupi sumber makanan dan telur ikan di dasar air. cairan berminyak. sehingga jumlah ikan berkurang. a. organik.

bulu burung lengket dan tak bisa mengembang. ketel uap. misalnya: a) Sabun. • Air tak dapat dikonsumsi karena mengandung zat beracun seperti benzena. 4) Bahan buangan olahan bahan makanan (termasuk bahan organik). hidrologi. elektroplating. Menyebabkan jumlah mikroorganisme bertambah dan tumbuh bakteri patogen yang merugikan. mengapung dan menutupi permukaan air. Bahan ini mengganggu lingkungan karena: • Menaikkan pH air. dan bahan pembersih lainnya. Sebagai pengganti Cr untuk bahan penyamak dipakai enzym. Akibat radiasi dapat merusak sel tubuh dan genetik. As. kedokteran. Tidak larut dalam air.5 .ac. industri) akan terbawa air ke lingkungan. 6) Bahan buangan zat kimia. Bersifat racun dan tak dapat/sulit terdegradasi (beberapa minggu sampai beberapa tahun). misalnya pada industri kimia. farmasi. Ion logam Ca dan Mg menyebabkan air sadah yang mengakibatkan korosi pada alat besi. Limbah ini berasal dari industri yang melibatkan unsur logam Pb. d) Larutan penyamak kulit. Populasi mikroorganisme akan bertambah dan memungkinkan berkembangbiaknya bakteri patogen yang berbahaya. Cd. 5) Bahan buangan cairan berminyak. Hg. Cr. enzym akan didegradasi menghasilkan senyawa yang mudah menguap dan berbau busuk (hasil peruraian protein dan senyawa amin). Mengandung ion logam Cr. Limbah ini dapat diproses menjadi pupuk/kompos. Terdegradasi oleh mikroorganisme dalam waktu lama. Co.11. shampoo. Penggunaan radiasi zat radioaktif di berbagai bidang (pertanian.staff. Bahan ini mengganggu karena: • Menghalangi difusi oksigen dari udara ke dalam air. Ca. • Sebagian jenis sabun/deterjen tak dapat terdegradasi. dan senyawa toluena. e) Zat radioaktif. peternakan. elektronika. Hg bersifat racun sehingga air tidak dapat untuk minum. tidak dapat untuk air minum. deterjen. pertambangan. • Menghalangi sinar matahari sehingga fotosintesis terganggu. Bersifat racun dan cocarcinogenik (merangsang/penyebab tumbuhnya kangker) dan dapat mempengaruhi kandungan oksigen dan pH dalam air. Mg.id Page 6 . 3) Bahan buangan anorganik.gunadarma. Jika memakai bahan non-pospat menaikkan pH menjadi 10.Kimia Lingkungan 2) Bahan buangan organik. Berupa limbah yang tidak dapat membusuk dan sulit didegradasi oleh mikroorganisme sehingga dapat meningkatkan jumlah ion logam dalam air. menimbulkan kerak/endapan pada peralatan proses seperti tangki/bejana air. c) Zat pewarna. As. Zat warna mengandung senyawa kimia berbahaya chromogen dan auxsochrome. http://romdhoni. dan pipa penyalur. • Ikan di permukaan dan burung air terganggu. Jika bahan mengandung protein dan gugus amin akan terdegradasi menjadi senyawa yang mudah menguap dan berbau busuk sehingga air mengandung mikroorganisme dan bakteri patogen. • Bahan antiseptik yang ditambahkan akan dapat membunuh/mengganggu mikroorganisme. Insektisida sering dicampur dengan senyawa minyak bumi sehingga permukaan air akan tertutupi minyak. Berupa limbah yang dapat membusuk/terdegradasi oleh mikroorganisme. Bersama lemak dan sisa kulit. Ion logam Pb. Jika mengandung senyawa volatil akan menguap. b) Bahan pemberantas hama/insektisida. Ni.

sakit disekitar jantung dan lambung. 2) Air menjadi penyebab timbulnya penyakit. Air tercemar oleh limbah organik terutama dari bahan makanan merupakan tempat subur berkembangbiaknya mikroorganisme. Kasus keracunan Co pernah terjadi di Nebraska dan Ohama. Keracunan insektisida. dan bayi lahir cacat. pergelangan kaki membengkak (oedema). Gejala keracunan ion Hg adalah: sakit kepala. Penduduk mengalami kelainan pada otot jantung primer karena gemar minum bir yang proses pembuatannya menggunakan Co. karena tanaman padi diairi dengan air tercemar ion Cd dari limbah industri seng dan timah hitam. meninggal.gunadarma. batuk-batuk. seng).staff. Jepang. Kasus lain di Niigata. Kasus keracunan Hg pernah terjadi di Minamata. Bila memakan makanan yang mengandung Co 150 ppm akan merusak kelenjar gondok (kekurangan kelenjar gondok). Di Kanada penduduk menderita gagal jantung disertai gejala sesak napas. • • http://romdhoni. Penduduk banyak yang sakit pinggang bertahun-tahun semakin parah. metazoa dan protozoa. bagian kaki dan tangan terasa tebal. Kasus keracunan ion Cd pernah menimpa penduduk Toyama.102 ppm. dan hati. • Keracunan ion logam Co. industri maupun pertanian. Gejalanya kepala pusing. Untuk proses pembentukan butir darah merah. • Keracunan ion logam Cd. banyak yang cacat dan meninggal karena mengkonsumsi ikan yang mengandung Hg sekitar 5 . dan kondisi badan lemah.20 ppm. Dampak/kerugian pencemaran air: 1) Air tidak bermanfaat lagi untuk keperluan rumah tangga. industri obat-obatan (sudah tak banyak dipakai). Penyebabnya ikan laut yang dimakan mengandung Hg sekitar 27 . Mikroorganisme merugikan yang dapat menyebabkan penyakit menular melalui air antara lain virus diare. Keracunan ion Cd dapat mempengaruhi otot polos.ac. amalgam pada penambal gigi. Ion Cd dapat berasal dari industri yang memakai logam Cd dalam proses produksinya misalnya industri elektroplating. Pada industri Co dipakai sebagai stabilisator. daya dengar menurun.id Page 7 . penduduk banyak yang menjadi cacat. pipa plastik PVC (Cd sebagai stabilisator). pada pabrik bir dulu dipakai untuk menstabilkan busa bir agar bagus. Keracunan ion logam Hg. dan fungisida. gusi membengkak disertai diare. campuran bahan antiseptik pada sabun dan kosmetik. hepatitis A. gagal jantung terutama pada anak yang baru tumbuh. pelunakan tulang punggung dan menjadi rapuh. ibu mengandung melahirkan bayi cacat.6 ppm. tekanan darah tinggi.Kimia Lingkungan c. kerusakan organ seperti hati dan ginjal. Penyakit tidak menular/keracunan ditimbulkan oleh air yang tercemar oleh senyawa anorganik/ion logam. Jika keracunan Co sel darah merah akan berubah. sukar menelan. mulut terasa tersumbat logam. Akumulasi sedikit demi sedikit menyebabkan penyakit tertunda (delayed effect) dalam bentuk kangker kulit. paru-paru. pembuluh darah (mengakibatkan tekanan darah tinggi dan gagal jantung). kondisi tubuh melemah dan kematian. Industri yang menggunakan Hg misalnya untuk proses produksi pada pabrik plastik. karena insektisida bersifat cocarcinogenic. tremor. mual. hasil samping penambangan logam (timah hitam. tubuh memerlukan Co dalam jumlah sedikit melalui vitamin B12 yang dimakan. dan merusak ginjal. Penyebabnya beras yang dimakan mengandung Cd ± 1. penglihatan jadi kabur. karena tercemari limbah pabrik plastik. dan kematian karena gagal ginjal. bakteri.

K. lalat. b. Senyawa ini dipecahkan oleh organisme dalam tanah (antara lain serangga. Bahan anorganik berbahaya misalnya bahan kimia beracun yang dibuang bersama limbah industri. maupun untuk pemukiman. dan bahan mineral 45 %. plastik 5 %. kain/serat tekstil 2 %.ac. cacing tanah. air 25 %. Ca. H. Unsur N. dan mikroorganisme seperti fungi dan bakteri) menjadi bentuk yang lebih sederhana. danau atau sawah maka tanah akan teraliri. P. gelas 12 %. Komponen Pencemar Tanah Meliputi kertas 4 %. Tanah menjadi jelek dan tumbuhan atau binatang air akan menderita. dan akhirnya akan sampai pada manusia. kayu 5 %. Unsur C. Komposisi tanah Komposisi tanah terdiri dari udara 25 %. dan lain-lain. demam berdarah. N. yaitu peristiwa alam seperti: letusan gunung berapi yang memuntahkan debu. kehutanan. Unsur/nutrisi yang diperlukan tumbuhan meliputi makronutrisi (yaitu 9 unsur yang diperlukan dalam jumlah besar meliputi C. seperti bau. yaitu karena ulah dan aktivitas manusia. dan S untuk membentuk molekul protein. Faktor eksternal. dan senyawa kompleks lainnya.Kimia Lingkungan 4. tikus. dan O digunakan untuk mensintesis karbohidrat. batu. nematoda. Bahan organik dalam tanah (seperti karbohidrat. O. Bahan organik akan terdegradasi oleh mikroorganisme. Dampak tak langsung. Senyawa organik yang kompleks tak dapat secara langsung dimanfaatkan tumbuhan. lemak . kaki gajah (filiariasis). besi 10 %. limbah bahan makanan 21 %. Perbandingan bahan organik dan anorganik 70 % : 30 %. c. selulosa. dan bahan volkanik lain yang menutupi dan merusak daratan/permukaan tanah. Pencemaran Tanah/Daratan Tanah/daratan dapat mengalami pencemaran jika ada bahan asing baik bersifat organik maupun anorganik yang berada di permukaan tanah yang menyebabkan tanah menjadi rusak dan tidak dapat memberikan daya dukung bagi kehidupan manusia. karet dan kulit 3 %. Mg. H. sikaki seribu. lilin. dan lain-lain. d. dan S) dan mikronutrisi (unsur yang lain).staff. Limbah yang dihasilkan oleh berbagai aktivitas manusia disebut anthropogenic pollutans. Dampak Pencemaran Tanah • • Dampak langsung. limbah pertambangan seperti logam berat dan logam radioaktif. sehingga akan terkontaminasi bahan-bahan kimia. baik untuk pertanian. bakteri. kotor dan kumuh. Penyebab Pencemaran Tanah • • Faktor internal.id Page 8 . bahan anorganik tidak/susah terdegradasi. merusak pandangan. Bila air membawa limbah mengalir ke sungai. Unsur lain yang jumlahnya tidak begitu banyak berperan dalam metabolisme pada tumbuhan. protein dan lemak) merupakan persediaan makanan bagi mikroorganisme dan tumbuhan. pasir. http://romdhoni.gunadarma. sehingga menjadi perantara atau penyebab penyakit pest. protein. aluminium dan logam lain 1 %. bahan organik 5 %. peternakan. Bahan-bahan itu akan terkontaminasi dalam tumbuhan dan hewan. seperti menjadi tempat berkembangnya nyamuk. malaria. Air akan melarutkan bentuk-bentuk sederhana itu dan membawanya sampai ke tumbuhan melalui akar. a. algae. P.

Pengaturan dan pengawasan kegiatan. http://romdhoni. maka ditambahkan zat aditif lain. ClCH2CH2Cl dan 65 % TEL. teknologinya telah dikuasai dengan baik. (CH3CH2)4Pb. dan secara teknis dan ekonomis dapat dipertanggungjawabkan. • Menambah alat bantu. Penanaman perilaku disiplin.2-dikloroetana. Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).2-dibromoetana. • Mengganti sumber energi.staff. a. yaitu 25 % 1. Usaha Penanggulangan Dampak Pencemaran Lingkungan Usaha untuk menanggulangi dampak pencemaran lingkungan dapat dilakukan secara teknis maupun secara nonteknis. Misalnya untuk menaikkan angka oktana pada bensin dengan ditambahkan zat aditif anti ketukan (anti knocking compound) dengan tetra ethyl lead (TEL). Hasil pembakarannya mengandung Pb. yang meliputi: • • • • • Penyajian informasi lingkungan (PIL). Campuran 90 % bensin dan 10 % alkohol disebut gasohol. Agar tidak mengandung ion Pb yang bersifat racun. maka untuk menaikkan angka oktana dipakai benzena dan alkohol. Perencanaan kawasan kegiatan industri dan teknologi. maka dipikirkan penanggulangan yang mengutamakan keselamatan lingkungan. Peraturan perundangan ini hendaknya dapat memberikan gambaran secara jelas tentang kegiatan industri dan teknologi yang akan dilaksanakan di suatu tempat. • Mengelola limbah. Secara nonteknis Dengan menciptakan peraturan perundangan yang dapat merencanakan. Secara teknis Bila berdasar kegiatan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) dapat diduga mungkin timbul pencemaran lingkungan.gunadarma. Penanggulangan secara teknis ini misalnya: • Mengubah proses. BrCH2CH2Br dan 10 % 1. Campuran ini disebut ethyl fluid yang menyebabkan Pb diubah menjadi PbBr2 yang mudah menguap sehingga mudah keluar dari silinder mesin bercampur gas buang. b. mengatur dan mengawasi segala macam bentuk kegiatan industri dan teknologi sedemikian rupa sehingga tidak terjadi pencemaran lingkungan.id Page 9 .ac.Kimia Lingkungan 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful