PROGRAM KESEHATAN


   

Resisten Penyakit pada Ternak Desain Fasilitas Sanitasi dan Desinfektans Kontrol Penyakit Kontrol Keracunan Tanaman

Resistensi Penyakit

Pertahanan Primer
– kulit – selaput lendir

Pertahanan Sekunder
– Imunitas alami – Imunitas Buatan
Imunitas aktif  Imunitas pasif

Ventilasi  Mencukupi kebutuhan udara segar  Mengontrol kelembaban ruangan  Menjamin pergerakan udara di dalam kandang .Desain Fasilitas.

Faktor yg harus diperhatikan Kebutuhan ruangan bagi ternak  Lokasi bangunan  Jumlah dan ukuran saluran udara  Tipe dan jumlah insolator  Perlu tidaknya kipas angin  .

Sanitasi dan Desinfeksi  Terjaganya kebersihan  Suci hama peralatan operasional  Pemilihan desinfektan .

korosif. Tidak inaktif oleh zat lain Stabil dalam penyimpanan & penggunaannya Mudah diaplikasikannya .Pemilihan desinfektan        Efektif menyerang mikroorganisme Efektif dalam konsentrasi yang rendah Ekonomis Tidak menyebabkan iritasi.

sediakan pula tempat “dipping” dan “spraying” atau “jetting”.Kontrol Parasit  usahakan sinar matahari dan pergerakan udara dapat bebas terjamin dalam area mobilitas ternak. .

Kontrol Keracunan tanaman. Tanaman beracun lazimnya tumbuh pada : –Area yang lembab –Sepanjang aliran air –Sepanjang pagar –Area yang banyak kayu .

Perlakuan Kesehatan Ternak terserang “Milk fever” perlu injesi kalsium glukonat  Kesulitan melahirkan perlu pencegahan komplikasi  Penggunaan trocar dan cannula untuk penanganan kembung perut  .

 Menjaga ternak dari kecelakaan  Perhatian lebih intensif terhadap ternak yang sakit. Kandang bersih. ruangan hangat dan tersedia pakan dan air minum. .

Subcutan (SC). Intrarumen (IR). Drenching: Dicekokkan ke dalam mulut Tubing: Menggunakan tabung ke dalam oessophagus / lambung Piling: Seperti drenching ( pil atau bolus) . Intraperitonium (IP).Metode Pemberian Obat      Ingesti: Dicampur pakan / air minum Injeksi: Intramuskuler (IM). Intravena (IV).

.Transportasi Ternak  Kereta api jangan lebih dari 28 jam (jika terpaksa istirahat 5 jam) berikan pakan & air minum  Perjalanan lebih dari 36 jam jangan menggunakan Truk.

penanggulangan bloat. vaksinasi. pemotongan tanduk. kontrol parasit.Pengelolaan Awal (Preconcitioning)  Kastrasi. . pemotongan kuku dan penimbangan berat badan. penyapihan. pemberian obat cacing.

 ternak lebih jinak.  pertumbuhan lebih cepat (?) .1) Kastrasi Tujuan :  kualitas daging menjadi lebih baik.

 Cara tertutup –Tang burdizo –cincin karet (elastrator).  Cara Terbuka (Operasi) .

Pemotongan Tanduk  Dishorning  Dehorning  Tipping .

Pemberian Obat Cacing Kerugian akibat serangan cacing : Rendahnya feed efisiensi  Rendah pertambahan bobot badan  Menurunkan bobot sapih  Rendah produksi susu  Gagal berahi kembali  .

Penanggulangan Bloat  frothy dengan cairan berbentuk busa (paling berbahaya)  gaseous bloat (terbentuk gas tanpa bercampur cairan) bloat (campuran gas .

. Legume di berikan siang hari Berikan 56.5 gram minyak sayur atau lemak hewan/ekor/hari. Culling ternak breeding yang kronis bloat.Mencegah bloat     Legume tidak lebih 50% pakan.5 – 114.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful