Tugas Pengantar Teknologi dan Informasi

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER DAN PENERAPANNYA

Disusun Oleh: Nama: Imam Mahdi NIM: 311 5211 023 Kelas: Sistem Komputer

PROGRAM STUDI S-1 SISTEM KOMPUTER FAKULTAS SAINS & TEKNOLOGI UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
Tahun Akademik2011/2012

i

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan Puji syukur kehadirat Allah SWT atas kebesaran dan keagungan-Nya yang telah menolong hambanya, menyelesaikan tugas ini. Tanpa pertolongan-Nya mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikannya dengan baik. Referensi ini dibuat guna memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Teknologi dan Informasi yang berisi tentang “topologi jaringan komputer dan penerapannya”. Penyusun berharap semoga makalah ini memberikan manfaat bagi pembaca, penyusun menyadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna meskipun sejatinya kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Ucapan terima kasih dan permohonan dukungan senantiasa penyusun sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu terselesainya penyusunan karya tulis ilmiah ini.

Yogyakarta, 19 Maret 2012

i

DAFTAR ISI
Halaman KATA PENGANTAR ................................................................................ i DAFTAR ISI ................................................................................................ ii PENDAHULUAN ........................................................................................ 1 BAB I PENGENALAN JARINGAN KOMPUTER .................................. 2 BAB II JENIS TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER ............................. 3 BAB III KONFIGURASI JARINGAN ....................................................... 8 3.1 Penamaan Komponen dan Object Jaringan.................................. 8 3.2 Konfigurasi IP Address..................................................................10 BAB IV INSTALASI JARINGAN KOMPUTER....................................... 12 4.1 Pemasangan kartu jaringan .......................................................... 13 4.2 Menentukan design jaringan ........................................................ 13 BAB V KOMPONEN JARINGAN KOMPUTER ...................................... 15 5.1. Media transmisi ......................................................................... 16 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................... 18

ii

PENDAHULUAN

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini sangat berkembang di masyarakat. Umumnya teknologi informasi adalah sebuah teknologi yang dipergunakan untuk mengelola data, meliputi didalamnya: memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai macam cara dan prosedur guna menghasilkan informasi yang berkualitas dan bernilai guna tinggi. Perkembangan TIK pun terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia. Saat ini tren penggunaan jaringan komputer telah marak digunakan dalam berbagai macam golongan mulai dari usaha kecil (seperti warnet,) maupun instansi pemerintah(sekolah, kampus dll) dan lain sebagainya. Teknologi Informasi dan Komunikasi seakan telah mendarah daging di dalam diri setiap manusia di era ini, Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah menglobal mampu mencakupi segala aspek yang ada dalam kehidupan. Akibat maraknya penggunaan Teknologi Informasi dewasa ini, perlu adanya pengetahuan tentang penerapan jaringan komputer dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, untuk mencegah dari adanya kesalah pahaman tentang teknologi informasi yang berakibat pada penyalahgunaan fungsi utama teknologi informasi.

1

Pengenalan Dasar Tentang Jaringan Komputer
Berdasarkan distribusi sumber informasi/data.
Berdasarkan distribusi sumber informasi/data, jaringan komputer dibedakan menjadi 2 macam yaitu: - Jaringan terpusat. Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server - Jaringan terdistribusi. Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.

Berdasarkan jangkauan geografis.
Berdasarkan jangkauan geografisnya jaringan komputer dibedakan menjadi 3 macam yaitu: - Jaringan LAN. merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet. - Jaringan MAN Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet. - Jaringan WAN Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data jaringan komputer dibedakan menjadi 2 macam yaitu: - Jaringan Client-Server Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah
2

melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client. -Jaringan Peer-to-peer Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.

Berdasarkan media transmisi data
Berdasarkan media transmisinya jaringan komputer dibedakan menjadi 2 macam yaitu: - Jaringan Berkabel (Wired Network) Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan. - Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

Jenis Topologi Jaringan Komputer
Yang dimaksud dengan jaringan komputer adalah kumpulan dari beberapa komputer yang dapat saling berbagi informasi berupa data atau resource lainnya yang menggunakan perangkat-perangkat khusus. Karena setiap system memiliki kebutuhan dan keinginan yang berbeda-beda maka bentuk pemasangan jaringan ini atau sering juga disebut dengan topologi jaringan. Dirancang secara berbeda-beda disesuaikan dengan kebutuhan dan system yang diperlukan.

3

Jenis-jenis dari topologi jaringan ini ada beberapa jenis, antara lain :
1. Bus 2. Ring 3. Star 4. Extended Star 5. Hierarchical Topology 6. Mesh

Setiap topologi memuliki karakteristik yang berdeda-beda dan juga memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Topologi tidak tergantung kepada medianya (yang menghubungkan) dan media tersebut pada umumnya adalah sebagai berikut : 1. Twisted Pair 2. Coaxial Cable 3. Optical Cable 4. Wireless

Topologi ini dapat dibagi lagi menjadi dua Physical Topology dan Logical Topologi. Untuk jenis-jenis dari Physical Topologi terdiri dari beberapa topologi, antara lain: Topologi Bus atau Daisy Chain Topologi, ini saat ini sudah jarang digunakan dan memiliki karakteristik sebagai berikut:

merupakan satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node

  

umum digunakan karena sederhana dalam instalasi signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.

4

Gambar 1. Bus Topologi

Topologi Ring, Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
   

lingkaran tertutup yang berisi node-node sederhana dalam layout signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision (dua paket data bercampur), sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana

 

problem: sama dengan topologi bus biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah

consentrator dan kelihatan seperti topologi star.

Gambar 2. Ring Topologi
5

Topologi Star, Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:

setiap node berkomunikasi langsung dengan central node,traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.

mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.

 

keunggulannya adalah jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu. dapat digunakan kabel yang lower grade karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP.

Gambar 3. Star Topologi

Topologi Extended Star, merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star.

Gambar 4. Extended Star Topologi
6

Topologi Hierarchical, topologi ini biasa disebut sebagai topologi tree. Dibangun oleh sama seperti topologi extended star yang dihubungkan melalui sub node dalam satu central node. Topologi ini dapat mensupport baik baseband maupun broadband signaling dan juga mensupport baik contention maupun token bus access.

Gambar 5. Hierarchical Topologi

Topologi Mesh, MESH topologi dibangun dengan memasang link diantara station-station. Sebuah fully-connected mesh adalah sebauh jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal lainnya. Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di implementasikan. Mesh topologi memiliki tingkat redundancy yang tinggi. Sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.

Gambar 6. Mesh Topologi

7

Konfigurasi Jaringan
Konfigurasi jaringan dimaksudkan untuk memberikan nama dan identitas yang unik dalam jaringan corporate anda. Anda perlu merencanakan suatu standard konfigurasi jaringan didalam organisasi global business anda untk memudahkan identifikasi dan management. Konfigurasi jaringan bisa terdiri dari identitas unik seperti: 1. Penamaan komponen dan object jaringan Konfigurasi jaringan dengan memberikan standard penamaan yang universal dalam corporasi anda sangat diperlukan sekali untuk semua komponen dan object jaringan. Adalah suatu kebutuhan bahwa entitas jaringan seperti file server; share printer; router; switch; user; group dan system email mempunyai suatu standard penamaan global yang unik dan konsisten. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa entitas resources dari corporate anda dapat dengan mudah diidentifikasi dan di temukan dalam jaringan global anda. Jika corporasi anda mempunyai banyak unit bisnis secara global, suatu kode ID unit bisnis anda sangat diperlukan sebagai kode prefix dalam system penamaan. Setiap kode ID bisnis unit haruslah unik. Sekarang kita kembali ke scenario dalam jaringan komputer kita sebelumnya, korporasi tambang ini mempunyai 3 unit bisnis yaitu Guinea; Hongkong dan Sidoarjo sehingga contoh penamaan dalam unit bisnis bisa diberikan seperti berikut:    GUI sebagai prefix untuk Guinea HNK sebagai prefix untuk Hongkong SDA untuk prefix tambang di Sidoarjo Untuk suatu company yang mempunyai banyak cabang bisnis, suatu prefix company bisa disambung dengan prefix unit bisnis cabang sebagai kode untuk identifikasi bisnis cabang seperti contoh berikut ini:   GUISML untuk Guinea dengan bisnis cabang Smelter GUIFRG untuk Guinea dengan bisnis cabang Freight

8

System penamaan ini akan membentuk dasar prefix kode penamaan yang bisa dipakai secara universal untuk mendefinisikan berbagai macam komponen dan object dalam direktori dan jaringan corporasi. Nama komputer Nama komputer dari setiap server haruslah terdiri dari ID Company, ID site (jika diperlukan), role dari server dan nomor urut yang unik (jika memang diperlukan): <CompanyID><Site><Role><Sequence number> Role dari suatu server bisa didefinisikan sebagai berikut:

Role

Server (Primary) Function

DC

Domain controller

SQL

SQL Database Server

MAIL EXCH

or

Mail or Exchange server

FS

File and Print server

<Site> mendefinisikan lokasi dari piranti server ini. Hal ini diperlukan untuk membantu managemen dan support dalam jaringan. Jika suatu server mempunyai beberapa role, maka nama server berdasarkan role utama dari server tersebut. Misalkan untuk Domain Controller diberikan nama dengan kode role prefix DC, missal GUISMLDC01 untuk Domain Controller – Guinea unit bisnis Smelter #01 Konfigurasi Jaringan lain mengenai penamaan adalah penamaan Piranti jaringan seperti Router; Switch; yang sangat diperlukan untuk memberikan identifikasi secara konsisten dalam group corporasi anda.
9

Penamaan Switch Standard Systaxnya adalah ebagai berikut: < CompanyID>-< Location>-<Device-Type><Sequence Number> Location seharusnya tidak lebih dari 8 karakter (hanya sebagai panduan saja) dan digunakan untuk mendefinisikan nama yang bersifat lokal yang unik. Hal ini bisa berdasarkan pada <kota/Jalan:Nomor gedung:tingkat lantai>. S mendefinisikan jenis piranti SWITCH Lan CS mendifinisikan core SWITCH Lan Sebagai contoh adalah yang berikut, jika core Switch Lan ke dua di Guinea Smelter di lantai 1 maka penamaannya adalah: GUISML-L1-CS2 Penamaan standard Router Hostname dari suatu router harus terdiri dari kode ID company, lokasi, jenis router dan nomor urut unik (jika ada): < CompanyID>- Location>-<Device-Type><SequenceNumber > R dipakai sebagai jenis router yang dipakai CR adalah jenis Core Router yang biasa dipakai sebagai titik penghubung ke jaringan WAN (interlink).

2.

Konfigurasi IP address Jika suatu piranti ingin berkomunikasi mnggunakan TCP/IP, maka setiap piranti

memerlukan IP Address. Artikel lain akan membahas secara detil mengenai IP Addressing ini. Kembali ke scenario awal kita mengenai koneksi jaringan, mari kita lihat diagram core sederhana dibawah ini yang menghubungkan kedua gedung Mining dan HRD.

10

Konfigurasi Jaringan Diagram Kita lihat bahwa konfigurasi jaringan di Mining office (MO) mempunyai file server sendiri (GUISML-MO-FS01) yang hanya akan di akses oleh para enginner geologi di gedung Mining. Penempatan resource server yang sering di akses pada area yang dekat para pengakses bakal meningkatkan respons time jaringan. Pemberian IP address pada Server dan Switch dalam konfigurasi jaringan haruslah menggunakan IP addres yang fix. Yang perlu anda punyai adalah dokumentasi yang memadai – mengenai register dari Fix IP address seperti dalam table berikut ini sebelum dikonfiguraskan kedalam piranti jaringan. IP Address register – Guinea Smelter

IP Address

ID piranti

Keterangan

192.168.100.2 54

GUISML-HRR01

E0 Core Router di gedung HRD untuk koneksi WAN

192.168.100.2 53

GUISML-HRDC01

Domain controller #01 gedung HRD

192.168.100.2 52

GUISML-HRDC02

Domain controller #02 gedung HRD

11

192.168.100.2 51

GUISML-HRFS03

File server #03 di gedung HRD

192.168.100.2 50

GUISML-HRCs1

Core switch #1 di gedung HRD

…..

…..

192.168.100.1 to 192.168.100.220

DHCP IP pool

Reserve IP for DHCP IP address pool

Untuk memulai suatu konfigurasi jaringan akan sangat mudah jika semua sudah didokumentasikan dengan bagus dengan konfigurasi standard dalam bisnis global anda.

Instalasi Jaringan Komputer

Dalam membangun sebuah jaringan komputer dipertukan beberapa tahap, mulai memilih desain jaringan, memilih berbagai perangkat jaringan, sistem operasi, instalasi Jaringan hingga pengesetan jaringan. Pada proses perancangan jaringan merupakan langkah yang sangat berpengaruh terhadap kinerjanya. Pemilihan desain jaringan, perangkat keras, media transmisi, perangkat koneksi, dan sistem operasi harus dipertimbangkan dengan seksama. Suatu jaringan juga harus

mempertimbangkan aspek-aspek lain, seperti tingkat kemampuan dan penggunanya serta tujuan dan pembangunan jaringan itu sendiri. Pada kebanyakan usaha warnet dan game center, jaringan komputer yang digunakan adalah jaringan komputer dengan media transmisi kabel. Penggunaan media transmisi menjadi
12

pilihan utama karena selain lebih ekonomis, penggunaan kabel juga lebih efektif dibandingkan menggunakan jaringan wireless.

Pemasangan Kartu Jaringan

Walaupun telah banyak motherboard yang telah menyertakan port LAN Card, namun tidak ada salahnya jika Anda mengenal langkah-langkah pemasangan kartu jaringan sehingga apabila nantinya terjadi kerusakan pada port LAN Card bisa diganti dengan segera. Pemasangan kartu jaringan pada motherboard. Dalam melakukan pemasangan kartu jaringan pada motherboard disesuaikan dengan kartu jaringan yang dimiliki. Jenis kartu jaringan ini ada dua, yaitu model ISA atau PCI. Jika kartu jaringan yang Anda miliki adalah model ISA, maka tidak dapat dipasangkan pada slot PCI dan begitu juga sebaliknya. Jadi, pemasangan kartu jaringan harus sesuai dengan slot ekspansi yang disediakan pada motherboard. Karena ukuran slot ekspansi yang tidak sama, maka akan mempermudah dalam pemasangan sehingga tidak mungkin tertukar. Pemasangan kartu jaringan dapat dilakukan pada slot manapun selama slot tersebut tidak dipakai oleh komponen lain atau masih kosong. Berikut adalah langkah dalam pemasangan tersebut: 1. Matikan PC Client jika komputer masih dalam keadaan menyala. 2. Buka tutup casing dengan obeng. 3. Pasang LAN card di slot PCI (jika LAN card menggunakan PCI) pada PC Client. 4. Tutup kembali casingnya, kemudian hidupkan kembali PC. 5. Pada saat PC hidup, sistem akan langsung mendeteksi adanya perangkat yang baru terpasang. 6. Masukkan CD driver dan ikuti proses penginstalan driver sampai selesai. 7. Lakukan pada langkah yang sama pada PC client yang lain.

Menetukan Desain Jaringan Proses perancangan suatu jaringan merupakan langkah yang sangat berpengaruh terhadap kinerjanya. Desain jaringan merupakan fondasi bagi sebuah jaringan. Desain apa pun yang dipilih akan menentukan perangkat keras lain yang akan dibutuhkan.

Topologi Jaringan Komputer Desain jaringan merupakan fondasi bagi sebuah jaringan. Desain apa pun yang dipilih akan menentukan perangkat keras lain yang akan dibutuhkan. Jaringan komputer sendiri
13

diklasifikasikan menurut topologi jaringan yang dibuatnya sebagai Bus network, Star network, Ring network, Mesh network, Star-bus network, Tree atau Hierarchical topology network. Topologi Network menentukan cara bagaimana peranti di jaringan melihat relasi logis mereka satu dengan lainnya. Penggunaan kata logical di sini merupakan hal yang signifikan karena topologi jaringan komputer tidak ada hubungannya dengan layout fisik dad jaringan. Maksudnya walaupun jaringan komputer tersebut diletakkan secara fisik menggunakan layout linear, apabila dibuat menggunakan hub maka tetap saja disebut jaringan dengan topologi star. Jadi, topologi logical berbeda dengan layout fisik.

Bus Network Jaringan dengan topologi Bus adalah jaringan di mana beberapa client dihubungkan menggunakan line komunikasi yang terbagi yang disebut Bus. Jaringan Bus ini sangat mudah dibuat sehingga jaringan paling mudah dibuat untuk menghubungkan client yang ada. Namun kekurangannya adalah apabila 2 klien ingin mentransmisikan data pada saat yang sama di bus yang sama, maka akan ada collision atau tabrakan data. Untuk menangani hal itu, beberapa sistem yang menggunakan arsitektur bus umumnya memiliki skema collision handling untuk menangani apabila ada tabrakan data, misalnya menggunakan Carrier Sense Multiple Access atau penggunaan master Bus untuk mengontrol akses yang ada di sumber daya bus yang terbagi. Jaringan yang menggunakan topologi bus merupakan jaringan yang pasif, di mana komputer yang terhubung ke bus akan mendengarkan saja apakah ada sinyal dan tidak bertanggung jawab untuk menjalankan sinyal tersebut. Walaupun demikian, banyak arsitektur aktif yang bisa juga diklasifikasikan sebagai bus mengingat mereka menggunakan fungsi logis yang sama seperti bus pasif. Misalnya Switch yang bisa dianggap sebagai jaringan bus logis.

Star Network Topologi yang paling sering digunakan pada saat ini, yaitu dengan menggunakan alat lain seperti hub, switch, dan lain sebagainya untuk menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya. Keuntungan yang didapat dan penggunaan topologi star adalah:

14

1.Performa Paket data yang tidak perlu melewati titik-titik yang tidak diperlukan. Komunikasi antara perangkat komputer hanya memerlukan 3 perangkat dan 2 link. Trafik yang terisolasi dari simpul yang tidak diperlukan akan membuat titik yang tidak dipergunakan tidak akan ikut bekerja. 2.Isolasi Tiap peranti terisolasi di link dia sendiri. Jadi, jika ingin mencopot sebuah node di jaringan, caranya sangat mudah. Anda tinggal mencopot colokan link dari peranti tersebut ke hub. 3.Sentralisasi Jaringan bisa dengan mudah dikembangkan dan ditingkatkan jumlahnya dengan hanya menambah kapasitas dari simpul hub. Atau dengan menambahkan peranti lain ke topologi star. Karena semua lalu lintas data akan melalui hub, maka hub bisa digunakan dengan mudah untuk inspeksi atau mengontrol trafik melalui jaringan.

Komponen Jaringan Komputer
Memahami komponen jaringan komputer dan implementasinya. Disini dibahas mengenai hardware ato alat-alat dan software yg dipake dlm membangun jaringan komputer. Pemilihan hardware yg kurang tepat akan menyebabkan terganggunya komunikasi di dalam jaringan komputer. Pastikan kalo hardware yg dipilih kualitasnya lumayan bagus. Misalnya kabel UTP sebagai media transmisi di toko-toko ada banyak macam dan merek yg dijual pilih aja misalnya Belden Categori 5e dibanding TP-Link masih bagusan Belden. Untuk software yg dipake dlm jaringan lebih baik pake aja yg paling anda kuasai dan lisensinya. Banyak sopwer yg dipake dlm jaringan komputer seperti microsoft server, xp dll) mikrotik , linux dll. Pelajari dulu sopwernya yg mo dipake ke jaringan kompi anda.

15

Media transmisi
Ini media fungsinya untuk menghubungkan antar komputer secara fisik sbg sarana komunikasi data. Ini dibedakan jadi 3 macam :
  

Media transmisi dengan kabel Media tansmisi tanpa kabel/WiFi Media transmisi dengan satelit (VSAT)

Media transmisi dengan kabel Dalam jaringan komputer dikenal dengan 3 macam kabel sebagai sarana komunikasi data, antara lain :

Kabel Coaxial

Bahas dikit aja yah… tipenya RG-6 dan RG-58 Contohnya gambar bawah biasanya buat kabel antena

Coaxial Cable

BNC konektor

Kabel Twisted Pair

Twisted Pair terdiri 2 jenis kabel : 1. Unshielded Twisted Pair (UTP) 2. Shielded Twisted Pair (STP) Beda keduanya adalah di ada ato tidak adanya lapisan pelindung interferensi. Yang mempengaruhi besar kecilnya derau/noise/nggereng atopun interferensi adalah jumlah

16

annyaman (twisting) dari kabel tersebut. Kabel STP mempunyai lapisan pelindung interferensi tapi harganya mahal, rugi kalo buat RT/RW-Net. Nah kalo RT/RW-Net pake yg murahan dah cukup yang penting konek internet dulu. Kabel UTP yang sering digunakan teman-teman saya di jaringan adalah kabel UTP Categori 5 (Cat5)

Cara nyari kabel UTP yg kualitas baik pas beli kabel intinya digesek-gesek dengan amplas / silet atau kater kalo inti kabel tdk berubah warnanya ato tetap warna asli tembaga berarti kabel tersebut baik tetapi jika inti kabel berubah menjadi perak ato luntur.

Media Transmisi Tanpa Kabel / WiFi (Wireless Fidelity)
Media ini biasanya disebut wireless atau jaringan nirkabel, yang menggunakan gelombang radio sebagai sarana penyampaian informasi paket data. Wireless merupakan perangkat jaringan yang fleksibel dari perawatan, kerapian dan instalasi infrastrukturnya.

Gambar perangkat wireless

17

Daftar Pustaka
http://www.mikroakses.com/news/15/Pengertian-dan-Jenis-Topologi-Jaringan-Komputer http://www.helpdeskindonesia.com/index.php?page=12 http://artikelterbaru.com/teknologi/komputer/instalasi-jaringan-komputer-2011806.html http://www.sysneta.com/konfigurasi-jaringan http://iyan.cx/?pilih=news&aksi=lihat&id=54&Login=ptxecwlzyo

18

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful