PENENTUAN TEGANGAN PERMUKAAN CAIRAN DENGAN METODE RAMBAT KAPILER

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FISIK

PERCOBAAN 1 PENENTUAN TEGANGAN PERMUKAAN CAIRAN DENGAN METODE RAMBAT KAPILER

NAMA : RADEN ALIP RAHARJO

STAMBUK : A1C4 08 027

KELOMPOK :

LABORATORIUM PENGEMBANGAN UNIT KIMIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS HALUOLEO

KENDARI

2010

akan tetapi cairannjuga mempunyai kecenderungan yang kuat untuk tetap kuat. Juga. Teori Tegangan permukaan didefinisikan sebagai kerja yang dilakukan dalam memperluas permukaan cairan dengan satu satuan luas. Pengukuran sifat merekat [mendasari/membuat] suatu metoda penting untuk menentukan bobot molekular yang relatif polymers.perbaiki. maka gaya yang sangat besar diperlukan untuk memisahkan pelat-pelat tersebut.PENENTUAN TEGANGAN PERMUKAAN CAIRAN DENGAN METODE RAMBAT KAPILER I. jika air murni tanpa ada udara yang dilarutkan didalamnya ditekan antara dua pelat licin. Faktor lain yang mengendalikan yang sifat merekat untuk suatu polymer solusi meliputi yang tertentu polymer dan bahan pelarut. yang sifat merekat untuk suatu polymer solusi meningkat/kan dengan polymer bobot molekular. Tujuan dan Prinsip Percobaan A. dan g adalah konstanta gravitasi (Dogra. solute konsentrasi. dan memerlukan hanya instrumentasi minimal. 2005). l adalah panjang cairan yang ditekan atau yang akan naik. II. pengukuran sifat merekat adalah menabrak. gampang.5 g/100 mL bahan pelarut) dengan menentukan waktu arus volume suatu solusi melalui suatu kapiler untuk panjangnya ditetapkan. kekohesifan cairan diakibatkan oleh tarikan diantara . Sebagai contoh. sifat merekat /Terukur pada melemahkan konsentrasi ( sekitar 0. dan temperatur (Ali. Seperti didalam benda padat. Satuan untuk tegangan permukaan (γ) adalah (J m-1) atau dyne cm-1 atau N m-1. Tujuan Praktikum Menentukan tegangan permukaan cairan dengan Metode Kapiler B. 1990). Prinsip Percobaan Prinsip percobaan dalam praktikum ini adalah berdasarkan pada gaya tarik molekul permukaan cairan dengan metode rambat kapiler. sejumlah yang Kecil dihancurkan polymer bisa menyebabkan peningkatan luar biasa di dalam sifat merekat sanak keluarga solusi yang menghasilkan untuk menyangkut bahan pelarut murni itu . r adalah jari-jari kapiler. Metoda adalah unik untuk menjadi cepat. Secara umum. Kita mempertimbangkan untuk menarik suatu zat sampai itu. menyerang temperatur tetap. maka biasanya kita memikirkan mengenai benda padat . Metode yang paling umum untuk mengukur tegangan permukaan adalah kenaikan atau penurunan dalam pipa kapiler. yaitu: γ = d r g l/ 2 dimana d adalah kerapatan cairan.

di dalam kedua-duanya keperluan dan arus tidak keperluan. Riak di dalam sebuah kolam yang licindan tenag ditekan karena riak itu memerlukanpertambahan luas permukaan. Metode Praktikum A. Mari kita mempertimbangkan suatu lapisan cairan (sebagai contoh gliserin ) antara dua wahana plat paralel seperti diplat Yang yang lebih rendah adalah keperluan. dan sifat ini pula yang menyebabkan cairan dapat jatuh membentuk tetesan. Alat dan bahan yang digunakan Alat alat yang digunakan pada praktikum ini adalah a) Tabung kapiler 1 set b) Termometer c) Penangas (gelas kimia 250 cc) d) Viskosimeter e) Piknometer Bahan-bahan yang digunakan pada praktikum ini adalah a) Aquades .molekul-molekul. Karena tarikan ini. seperti selaput yang direnggangkan atau lembaran karet yang direnggangkan . sebuah molekul mengalami gaya tarik dari molekul tetangganya .Perilaku cairan pada permukaan cairan inilah yang disebut teganggan permukaan .gerakkan dengan suatu percepatan yang mana adalah lebih kecil. dapat merambat pada pembuluh/pipa kapiler atau dapat mengembangkan selembar kertas logam (Rimba. 1994) kekuatan Yang tentang geseran yang mana dua lapisan yang bersebelahan suatu cairan riil menggunakan pada atas satu sama lain dapat dipahami melalui/sampai konsep sifat merekat. suatu cairan mempunyai suatu permukaan yang jelas. Serangga air mampu bergerak pada permukaan karena berat serangga itu dilawan oleh hambatan permukaan terhadap deformasi (Atkins. 2010) III. tegangan-geser di permukaan antara lapisan bersebelahan dari cairan. plat yang bagian atas bergerak dengan suatu percepatan tetap Vo. semakin besar jarak dari plat yang bagian atas. diberi oleh hukum newton sifat merekat (Sternheim. Gerakkan plat bagian atas menetapkan cairan yang bersebelahan ke sedang bergerak. tetapi pada permukaannya. 1988) Di dalam cairan. lapisan yang bertetangga dilaksanakan oleh gaya lintang kecil ang pindah. Lapisan cairan di dalam kontak langsung dengan plat yang bagian atas diseret bersama dengan percepatan Vo. yang cenderung mempunyai luas permukaan yang minimum. sebuah molekul hanya dikelilingi sebagian saja dan akibatnya molekul pada permukaan ini hanya mengalami gaya tarik ke arah badan cairannya (dapat dikatakan seolah-olah badan cairan dibungkus oleh suatu membran/lapisan yang tidak tampak).

b) Alkohol c) Aseton d) Larutan garam dapur 5% .

.

Sifat-sifat khusus yang berhubungan dengan permukaan cairan ini menyebabkan ketidakseimbangan di sepanjang permukaan.D. sebanyak mungkin molekul akan mengambil kedudukan dalam bagian ini. Gaya bersihnya menimbulkan tegangan pada permukaan cairan. Pandangan lain mengenai hal ini adalah karena molkeum pada permukaan ditarik oleh banyak molekul di bagian bawahnya/sampingnya. pembahasan Sifat-sifat yang berhubungan denga n gaya-gaya intermolekul dalam caira adalah tegangan permukaan. molekul di bagian dalam cairan mempunyai keadaan energi yang lebih rendah dibandingkan dengan yang di permukaan. seolah-olah permukaan cairan tertutup ole kulit yang ketat. Bentuk geometri yang dimiliki oleh suatu enda cair . Akibtnya.

Kendari. The McGraw-Hill Companies. 1988. Dalam penentuan massa jenis larutan sangat ditentukan oleh besar kecilnya massa serta volume larutan masing-masing.akan mempunyai luas permukaan yang kecil ialah sebuah bulatan. Simpulan Hasil yang dapat disimpulkan pada percobaan ini adalah bahwa Tegangan permukaan pada larutan alkohol yaitu sebesar 39. Sternheim. Hal ini dilakukan untuk mengaktifkan pipa kapiler sehingga kotoran yang menempel pada pipa kapiler dapat dikeluarkan.6 cm.W. V. 1994. NaCl 5 %. Aquadest digunakan sebagai pembanding. New York .F.654 dyne/cm Daftar Pustaka Ali. Artinya.Sydney Atkins.968 dyne/cm. Gaya antar molekul masing-masing larutan saling mempengaruhi. larutan tersebut terlebih dahulu pipa kapiler dicuci dengan menggunakan aquadest. Peniupan tersebut merupakan salah satu untuk memberikan tekanan atau tegangan pada aquadest. aseton. M. Morton M . alkohol 2 cm.81 g/ml massa jenis aseton 0. Jadi. Begitu juga yang terjadi dengan ketiga larutan yang lain yaitu alkohol. selang yang menghubungkan viskosimeter yang menuju permukaan cairan/larutan ditiup. Dan sebaliknya. Dogra. untuk menentukan tegangan permukaan cairan dengan menggunakan metode kapiler digunakan tiga jenis larutan yaitu alkohol. massa jenis NaCl 5 % 1. Kimia Fisik dan Soal-soal. Setelah itu barulah tiga jenis larutan tersebut dimasukan dalam pipa kapiler secara bergantian. SK dan S.Kane.Pada percobaan ini.2005. Penuntun Kimia Fisik II. NaCl 5%. P. 2010. Larutan pertama yang dimasukan adalah aquadest. sehingga aquadest dapat naik ke atas dan mengalami efek kapiler. Pada percobaan ini. dan aseton 1.W. larutan yang mengalami perubahan kenaikan ketinggian paling besar dibanding dengan larutan yang lainnya adalah garam dapur 5 %. Penerbit Erlangga Dogra.79 g/L. Setelah dimasukan. 1990.1 cm. Physics 3rd edition. John willey and Sons Inc. sehingga larutan mengalami kenaikan yang berbanding lurus dengan gaya antara molekulnya yang tinggi. semakin besar gaya yang bekerja maka semakin tinggi pula larutan tersebut kenaikan. Hamid. Tegangan permukaan pada larutan NaCl 5 % sebesar 83. Rimba. Universitas Indonesia. Hal tersebut disebabkan karena gaya antara molekul-molekul dalam larutan garam dapur 5 % jauh lebih besar dibandingkan larutan yang lainnya sehingga terjadi perubahan kenaikan tinggi yang lebih besar.008 g/ml. seperti halnya pada air hujan Pada percobaan ini. aseton. Handbook of Industrial Chemistry Organic Chemicals. Sebelum pipa kapiler dimasukan. Berdasarkan perhitungan. semakin gaya yang bekerja pada larutan tersebut maka semakin kecil pula larutan tersebut mengalami perubahan kenaikan. cairan membentuk butira bulat apabila ia dibiarkan mengalir bebas.69 dyne/cm dan untuk aseton yaitu sebesar 30. Hal ini terbukti dari data yang diperoleh yaitu tinggi garam dapur 5% sebesar 4. Massa jenis larutan berbanding terbalik dengan volume larutan. Inc. Universitas Haluoleo. Kimia Fisik Edisi ke-4 jilid I. yakni percobaan I yaitu menentukan tegtangan permukaan cairan dengan metode rambat kapiler. massa jenis alkohol yaitu 0. Jakarta. J.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful